Live Streaming
super me

super me

Page 4 of 240

Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar Apel Penyerahan Direktorat Pengamanan (Ditpam) Aset dan Kawasan dari Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur kepada Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum di Mako Ditpam BP Batam, Senin (15/6).

Apel penyerahan ini sebagai implementasi Peraturan Kepala BP Batam Nomor 3 Tahun 2026 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Unit Organisasi di Bawah Anggota/Deputi Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.

Melalui regulasi tersebut, Direktorat Pengamanan Aset dan Kawasan secara resmi beralih dari pembinaan Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur kepada Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam sebagai bagian dari penyesuaian struktur organisasi guna mendukung efektivitas pelaksanaan tugas dan fungsi BP Batam.

Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh personel Ditpam dalam menjalankan tugas pengamanan aset dan kawasan di kawasan strategis Batam.

“Saya harap kita tetap bersinergi, kompak, dan semangat dalam membangun Batam sebagai tempat yang aman dan nyaman bagi pelaku usaha maupun masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menyampaikan terima kasih kepada Mouris atas kepemimpinan dan pembinaan yang telah diberikan kepada Ditpam selama satu tahun terakhir.

Menurutnya, berbagai perubahan positif yang terjadi di lingkungan Ditpam merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran di bawah kepemimpinan Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur.

“Terima kasih kepada Bapak Mouris yang telah membimbing dan memimpin Ditpam selama satu tahun terakhir sehingga mampu membawa berbagai perubahan positif. Ini merupakan tanggung jawab yang berat bagi saya karena Ditpam memiliki peran penting dalam melindungi aset-aset BP Batam,” ujarnya.

Ariastuty dalam kesempatan itu, mengajak seluruh personel untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, khususnya dalam pengamanan aset-aset vital BP Batam seperti bandara, rumah sakit, kawasan pelabuhan, serta berbagai aset lainnya.

“Kita harus memberikan pelayanan yang prima di setiap aset yang menjadi tanggung jawab kita. Oleh karena itu, bekerjalah dengan tulus dan maksimal agar menghasilkan kinerja dan pelayanan terbaik,” tuturnya.

BP Batam berharap Direktorat Pengamanan Aset dan Kawasan semakin solid, profesional, dan responsif dalam menjalankan tugas pengamanan, sekaligus mendukung terciptanya iklim investasi yang aman serta pelayanan publik yang semakin optimal. (AP)

Batam, 15 Juni 2026

Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga
Badan Pengusahaan Batam
Sthefani Barlian

Maraknya pencurian dan vandalisme terhadap fasilitas publik menjadi perhatian serius.

Untuk menutup ruang peredaran barang hasil kejahatan, BP Batam bersama Polda Kepri dan pelaku usaha besi tua (scrap) menandatangani Pakta Integritas Pencegahan Penadahan dan Perdagangan Barang Hasil Tindak Pidana di Aula Polresta Barelang, Senin (15/6).

Pakta integritas ini menjadi bentuk komitmen bersama untuk memutus mata rantai pencurian dan vandalisme yang merugikan masyarakat, mengganggu keamanan lingkungan, serta mengancam keberlangsungan aset dan fasilitas publik.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa perlindungan fasilitas umum membutuhkan energi kolektif seluruh pihak. Menurutnya, vandalisme tidak hanya merusak aset publik, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan, mengganggu aktivitas masyarakat, membebani biaya perbaikan, serta berdampak pada iklim investasi dan citra Kota Batam.

“Kami minta komitmen dari pelaku usaha besi tua agar bersama-sama mengawal supaya vandalisme tidak terulang. Jika kita sehati menjaga Batam, kota ini akan semakin maju, bukan hanya untuk kita tetapi juga untuk generasi mendatang,” ujar Amsakar.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk pelaku usaha scrap yang memiliki peran strategis dalam menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan berintegritas.

“Pelaku usaha memiliki peran penting dengan tidak menerima maupun memperjualbelikan barang yang diduga berasal dari tindak pidana. Mari kita jaga sama-sama Kota Batam yang kita cintai ini Pak.” tegas Li Claudia kepada para pelaku usaha besi tua.

Melalui pakta integritas tersebut, pelaku usaha menyatakan komitmen untuk tidak membeli, menerima, menyimpan, mengolah, maupun memperdagangkan barang yang diketahui atau patut diduga berasal dari tindak pidana. Mereka juga mendukung pengawasan, penertiban, dan penegakan hukum serta siap menerima sanksi sesuai ketentuan yang berlaku apabila terbukti melanggar.

Sementara itu, Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin menegaskan bahwa keberhasilan penegakan hukum tidak cukup hanya dengan menangkap pelaku pencurian, tetapi juga harus menutup ruang bagi praktik penadahan yang menjadi tujuan akhir kejahatan tersebut.

“Kami mengajak seluruh pelaku usaha scrap untuk berhati-hati dan melakukan identifikasi penjual, termasuk memeriksa identitas serta asal-usul barang yang diterima, agar tidak terjerumus menerima barang hasil tindak pidana,” kata Asep.

Ia juga menyoroti maraknya vandalisme terhadap objek vital dan fasilitas umum, mulai dari kabel lampu lalu lintas, kabel telekomunikasi, kabel perusahaan hingga kasus terbaru pencurian besi pada underpass Pelita.

“Kejadian ini sudah sangat mengkhawatirkan dan harus menjadi perhatian bersama. Seluruh pelaku akan diusut tuntas tanpa toleransi,” tegasnya.

Kapolresta Barelang Kombes Pol. Anggoro Wicaksono menambahkan bahwa sepanjang tahun 2026 telah ditangani 10 perkara terkait pencurian fasilitas umum dengan 18 tersangka dan 3 penadah berhasil diamankan.

Termasuk pelaku rayap besi yang beraksi di underpass pelita beberapa waktu lalu telah diamankan oleh pihak kepolisian.

Pelaku pencurian dapat dijerat Pasal 477 KUHP Baru (UU Nomor 1 Tahun 2023) dengan ancaman pidana penjara maksimal 7 tahun dan denda maksimal Rp500 juta. Sementara penadah dapat dikenakan Pasal 591 KUHP Baru dengan ancaman pidana penjara maksimal 4 tahun dan denda maksimal Rp500 juta.

“Dengan komitmen bersama ini, ruang gerak pelaku kejahatan akan semakin sempit karena tidak adanya pasar bagi barang hasil tindak pidana. Sinergi pemerintah, aparat penegak hukum, dan dunia usaha menjadi kunci menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.

BP Batam mengapresiasi semua pihak atas dukungan laporan masyarakat serta kecepatan responsif dari pihak Kepolisian.

Amsakar dan Li Claudia berharap kolaborasi ini dapat memperkuat kesadaran bersama dalam menjaga aset negara, fasilitas umum, dan objek vital lainnya sekaligus menciptakan iklim investasi yang aman, tertib, dan kondusif di Kota Batam. (NA)

Batam, 15 Juni 2026

Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga
Badan Pengusahaan Batam
Sthefani Barlian

Jakarta, Indonesia, – Ascott Indonesia sukses menyelenggarakan ASR Festival 2026 yang berlangsung pada 3–7 Juni 2026 di The Forum, Mall Kelapa Gading 3, Jakarta. Mengusung tema “Beyond the Stay”, festival tahunan yang kini memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan 30 & Beyond, menandai 30 tahun perjalanan Ascott di Indonesia dalam menghadirkan pengalaman yang melampaui sekadar tempat menginap.
Antusiasme pengunjung terlihat sepanjang lima hari penyelenggaraan ASR Festival 2026 yang berhasil menarik lebih dari 7.000 pengunjung ke The Forum, Mall Kelapa Gading 3. Tingginya antusiasme tersebut menunjukkan bahwa masyarakat kini semakin mencari pengalaman perjalanan yang lebih dari sekadar tempat menginap. Melalui berbagai penawaran menarik, aktivitas seru, dan hiburan yang berlangsung sepanjang acara, festival ini berhasil menghadirkan pengalaman yang menyatukan keluarga, anggota Ascott Star Rewards (ASR) dan para pecinta travelling.

Selama festival berlangsung, pengunjung dapat menikmati berbagai penawaran spesial untuk hotel, F&B, pernikahan, meeting, dan social event dari portofolio properti Ascott Indonesia. Festival ini juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat beragam brand dalam jaringan Ascott di Indonesia, mulai dari, Ascott Citadines, lyf, Somerset, Oakwood, The Unlimited Collection, Preference Hotels, Vertu Hotels, Harris Hotels, Fox Hotels, Yello Hotels, Pop! Hotels, hingga berbagai properti yang dikelola oleh The Ascott Limited di Indonesia seperti, Kimaya Hotels, Pesona Alam, The Botanica Sanctuary, dan Shanaya Resort Malang.

Festival ini menghadirkan beragam program yang berlangsung setiap hari, mulai dari cooking demo, rangkaian acara bertajukan warisan Indonesia, hingga talkshow yang mengangkat topik sustainability. Sementara itu, Discover the Star – Kids Singing Competition kembali hadir sebagai salah satu program yang menjadi favorit dan daya tarik utama, memberikan kesempatan bagi talenta muda untuk menunjukkan kemampuan mereka di panggung utama ASR Festival.

Sejalan dengan semangat Beyond the Stay, ASR Festival 2026 juga menghadirkan berbagai inisiatif yang memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Salah satu momen spesial berlangsung pada 5 Juni 2026 yang bertepatan dengan World Environment Day, di mana Ascott Indonesia menggelar talk show mengenai konservasi mangrove. Sesi ini mengangkat pembahasan mengenai peran mangrove dalam mendukung keberlanjutan lingkungan, pengembangan ekonomi lokal, serta implementasi ESG (Environmental, Social, and Governance), sebagai bagian dari komitmen Ascott dalam menghadirkan praktik perhotelan yang bertanggung jawab melalui Ascott CARES.

Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui aksi nyata selama festival berlangsung. Untuk setiap satu voucher menginap yang terjual selama ASR Festival 2026, Ascott Indonesia berkontribusi melalui penanaman tiga bibit mangrove yang akan ditanam bersama Mangrove Jakarta dalam rangka memperingati World Mangrove Day. Melalui inisiatif ini, Ascott Indonesia berhasil berkontribusi terhadap lebih dari
5.000 bibit mangrove yang diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat.

Philip Barnes, Country General Manager, The Ascott Limited Indonesia, mengatakan, “Tahun ini menjadi momen yang istimewa bagi kami karena ASR Festival 2026 hadir bertepatan dengan perayaan 30 tahun perjalanan Ascott di Indonesia melalui kampanye 30 & Beyond. Selama tiga dekade, kami terus berkembang bersama para tamu, mitra bisnis, dan komunitas di berbagai kota di Indonesia. Melalui tema Beyond the Stay, kami ingin menunjukkan bahwa pengalaman menginap bersama Ascott bukan hanya tentang akomodasi, tetapi juga tentang menciptakan koneksi, pengalaman yang berkesan, serta kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan.”

Sementara itu, Irene Janti, Country Director Brand & Marketing, Indonesia and Philippines, The Ascott Limited Indonesia, menambahkan, “Bagi kami, Beyond the Stay berarti membangun hubungan dengan para tamu jauh melampaui pengalaman menginap itu sendiri. Melalui ASR Festival, kami ingin menghadirkan inspirasi perjalanan, pengalaman yang menyenangkan, serta kesempatan untuk terhubung lebih dekat dengan para pengunjung baru dan juga anggota Ascott Star Rewards. Kehadiran ASR Festival di The Forum Mall Kelapa Gading 3, dan antusiasme dari para pengunjung menunjukkan bahwa masyarakat menyambut baik konsep festival yang menggabungkan travel, lifestyle, hiburan, dan berbagai pengalaman dalam satu destinasi.”

Antusiasme terhadap ASR Festival 2026 juga berlanjut melalui ASR Online Sale yang masih berlangsung hingga 15 Juni 2026. Melalui program ini, masyarakat dapat menikmati potongan harga hingga 40% di berbagai properti Ascott yang berpartisipasi di Indonesia. Periode pemesanan berlaku hingga 15 Juni 2026 dengan periode menginap mulai 15 Mei 2026 hingga 28 Februari 2027, memberikan fleksibilitas lebih bagi para wisatawan untuk merencanakan liburan, staycation, maupun perjalanan bisnis para pengunjung di berbagai destinasi pilihan.

Selama acara berlangsung, ratusan pengunjung mendaftar menjadi anggota baru Ascott Star Rewards (ASR) karena tertarik dengan berbagai keuntungan sepanjang tahun, mulai dari tarif khusus, poin hadiah, hingga penawaran eksklusif di seluruh jaringan hotel dan serviced residence Ascott di dunia. ASR merupakan program loyalitas yang dirancang untuk memberikan kenyamanan dan berbagai promo menarik bagi pelanggan, dari bonus poin hingga kemudahan check-in lebih awal dan check-out lebih lambat. Informasi lebih lanjut dan reservasi tersedia di situs resmi www.discoverasr.com dan akun media sosial @discoverasrindonesia. Unduh juga aplikasi Discover ASR di App Store dan Google Play untuk menikmati penawaran eksklusif lainnya.

Kesuksesan acara ASR Festival – Beyond the Stay tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, di antaranya BCA, Telkomsel Halo, Serta, My Eraspace, Bluebird Group, AQUA, Mizone, SOGO, JavaMifi, dan Tanamera, serta dengan dukungan media partner Liputan6, Kapanlagi.com, Fimela, Kumparan, Media Indonesia, NOW! Jakarta, What’s New Indonesia, Venue Magazine, The Rockin’ Life, ISWARA, dan Mother & Beyond.

Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) memutuskan untuk menunda rencana pembongkaran lapak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan Mega Legenda hingga Desember 2026.

Keputusan ini diambil guna memberikan tenggat waktu bagi para pedagang untuk bersiap secara mandiri sebelum kawasan tersebut disterilkan sepenuhnya pada Januari 2027.

Penundaan tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, bersama perwakilan pedagang dan jajaran direktorat terkait di Batam, Senin (15/6/2026) di Marketing Center BP Batam.

Langkah ini menjadi titik tengah setelah para pedagang sempat menyuarakan keresahan terkait minimnya sosialisasi dan waktu relokasi.

Ariastuty Sirait menjelaskan bahwa penataan ini merupakan bagian dari visi bersama BP Batam dan Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk membenahi tata ruang kota.

Area yang saat ini ditempati oleh para pedagang UMKM merupakan jalur hijau atau Right of Way (ROW) Jalan 200, yang merupakan bagian dari Jalan Sudirman yang merupakan jalan protokol di Batam.

“Lokasi tersebut harus clean and clear dari seluruh kegiatan komersial. Kami mengakui ada pembiaran pemanfaatan lahan komersial di masa lalu, namun sekarang saatnya untuk ditertibkan. Melihat situasi di lapangan, BP Batam memutuskan untuk memberikan kelonggaran waktu hingga Desember 2026 agar warga bisa mencari tempat baru,” ujar Ariastuty.

Terkait kepastian tempat baru, Ariastuty menegaskan bahwa BP Batam tidak menyediakan lahan relokasi secara mandiri karena fokus pada pengosongan ROW jalan.

Kendati demikian, BP Batam berkomitmen untuk segera berkoordinasi dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam guna mencari solusi penempatan para pedagang.

Di sisi lain, perwakilan pedagang Mega Legenda, Sanai Setia Sihombing, menyambut baik kelonggaran waktu yang diberikan, meskipun sebelumnya pedagang sempat diresahkan oleh terbitnya Surat Peringatan (SP) 3 dan surat perintah pembongkaran tertanggal 11 Juni 2026 tanpa adanya dialog.

Menurut Sanai, pada prinsipnya pelaku UMKM di kawasan tersebut kooperatif dan bersedia untuk ditata maupun direlokasi. Hanya saja, mereka membutuhkan waktu dan biaya untuk melakukan pemindahan usaha.

“Kami mengapresiasi adanya ruang dialog ini. Kelonggaran waktu hingga akhir tahun sangat berarti bagi kami untuk mempersiapkan modal dan tempat baru, sekaligus mencegah terjadinya simpang siur informasi di kalangan pedagang,” kata Sanai.

Sementara itu, Kasubdit Pengamanan Lingkungan dan Hutan BP Batam, Tony Febri, mengingatkan agar masa tenggang ini dimanfaatkan dengan baik oleh para pedagang untuk melakukan pembongkaran secara mandiri.

Ia menegaskan, jika hingga batas waktu yang ditentukan area belum dikosongkan, tim Direktorat Pengamanan (Ditpam) BP Batam akan turun ke lapangan untuk melakukan penertiban secara tegas.

Surat pemberitahuan final dijadwalkan terbit pada akhir Desember 2026, dengan target seluruh kawasan ROW Jalan 200 Mega Legenda telah bersih dan tertata rapi pada Januari 2027.

Turut hadir dalam kegiatan, Tenaga Ahli Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, David Panjaitan; Tenaga Ahli Anggota/Deouti Bidang Infrastruktur, Evan Kriswandi; Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga, Sthefani Barlian; Direktur Pengamanan Aset dan Kawasan, Mujiyono; Kepala Bagian Protokol dan Humas, Afthar Fallahziz; Kasubdit Pembangunan Jalan dan Jembatan, Himawan Putra; dan Kepala Seksi Pengukuran Lahan, Michael Hasiholan Hutapea.

Wakil Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Li Claudia Chandra, meninjau langsung kondisi infrastruktur di kawasan Terowongan Pelita pada Sabtu (13/6/2026) malam.

Peninjauan ini dilakukan menyusul maraknya aksi pencurian penutup drainase, atau yang dikenal dengan istilah “rayap besi”, di kawasan tersebut.

Aksi vandalisme tersebut teridentifikasi terjadi sekitar pukul 05.02 WIB.

Sejumlah penutup drainase yang baru saja dipasang untuk mempercantik estetika kota sekaligus memperkuat fungsi infrastruktur, dilaporkan rusak dan komponen besinya hilang digondol pihak tidak bertanggung jawab.

Li Claudia menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden ini.

Ia menegaskan bahwa perusakan fasilitas publik bukan sekadar kerugian materiil bagi pemerintah, melainkan kerugian langsung bagi masyarakat pengguna fasilitas.

“Kami sangat menyayangkan tindakan perusakan ini. Penutup drainase tersebut dipasang untuk memperindah kawasan sekaligus mengoptimalkan fungsi infrastruktur. Saat fasilitas ini dirusak dan dicuri, masyarakat luaslah yang paling dirugikan karena kenyamanan dan keamanan mereka terganggu,” ujar Li Claudia di sela peninjauan lokasi.

Ia menjelaskan bahwa BP Batam terus berkomitmen melakukan akselerasi pembangunan dan perbaikan sarana publik di Kota Batam.

Namun, ia menekankan bahwa keberlanjutan hasil pembangunan tersebut sangat bergantung pada kepedulian masyarakat untuk ikut menjaga.

“Kami bekerja tanpa kenal waktu untuk membangun dan menghadirkan fasilitas yang lebih baik bagi Batam. Upaya ini membutuhkan sinergi dan dukungan kolektif agar apa yang telah dibangun tidak sia-sia,” tuturnya.

Li Claudia juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif dalam pengawasan lingkungan.

Ia meminta masyarakat tidak ragu melapor jika melihat aktivitas mencurigakan yang mengarah pada perusakan fasilitas negara.

“Partisipasi warga sangat krusial. Jika melihat ada tindakan mencurigakan, segera laporkan kepada pihak berwenang. Dengan kepedulian bersama, kita bisa memutus rantai pencurian ini agar tidak terus berulang,” kata Li Claudia.

Saat ini, BP Batam berkoordinasi dengan aparat penegak hukum tengah melakukan penelusuran untuk mengidentifikasi pelaku. Langkah hukum tegas akan diambil sesuai ketentuan yang berlaku untuk memberikan efek jera.

Sebagai penutup, ia kembali mengingatkan bahwa menjaga aset publik merupakan tanggung jawab moral seluruh warga.

“Batam adalah milik kita bersama. Merawat fasilitas umum adalah bentuk tanggung jawab demi keselamatan dan kenyamanan seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya. (RUD)

Proses perbaikan kebocoran pipa transmisi di kawasan Simpang Plamo menuju Kepri Mall akhirnya selesai dilakukan pada Jumat (12/6/2026) dini hari.

Pasokan air bersih bagi warga yang terdampak gangguan tersebut kini mulai dialirkan kembali secara bertahap.

Badan Usaha SPAM dan Pengelolaan Limbah BP Batam bersama Tim Teknis PT. Air Batam Hilir di lapangan berhasil menyelesaikan seluruh proses pengelasan akhir pipa pada hari Jumat, 12 Juni 2026, pukul 03.30 WIB.

Sebelumnya, proses pemulihan sempat mengalami keterlambatan dari estimasi awal akibat sejumlah kendala teknis yang membutuhkan penanganan ekstra di lokasi.

“Kami memahami betul bahwa keterlambatan ini berdampak pada aktivitas sehari-hari masyarakat di wilayah terdampak,” ujar Ariastuty, Jumat (12/6/2026).

Ia mengatakan, di lapangan, tim harus bekerja dengan presisi tinggi karena menghadapi dua kendala utama.

Hambatan pertama, menurut Ariastuty, adalah adanya kendala teknis saat proses penyambungan pipa.

Demi memastikan ketahanan jangka panjang dan mencegah kebocoran berulang, petugas terpaksa melakukan perombakan serta penyesuaian ulang pada komponen penyambung agar terpasang secara sempurna.

Selain itu, tantangan kedua berkaitan dengan kondisi internal pipa yang masih dialiri sisa air aktif. Kondisi pipa yang basah membuat proses pengelasan akhir menjadi sangat sulit.

“Kami tidak bisa memaksakan pengelasan dalam situasi tersebut karena sangat berbahaya bagi keselamatan pekerja dan bisa mengurangi kualitas sambungan pipa itu sendiri,” tambahnya.

Setelah memastikan seluruh sambungan memenuhi standar teknis, proses normalisasi jaringan langsung berjalan.

Saat ini, pendistribusian air minum sudah mulai dilakukan kembali ke rumah pelanggan secara bertahap.

PT. Air Batam Hilir mengingatkan bahwa pemulihan tekanan air di wilayah dataran tinggi atau yang berada di ujung jalur pipa akan memakan waktu sedikit lebih lama.

Baik BP Batam dan PT. Air Batam Hilir menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas ketidaknyamanan serta terganggunya pendistribusian air selama proses perbaikan ini.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesabaran, pengertian, dan dukungan masyarakat selama tim berupaya maksimal memulihkan infrastruktur ini.

Batam, 12 Juni 2026

BP Batam melalui Anggota/Deputi Bidang Pelayan Umum, Ariastuty Sirait, menerima kunjungan Kepala Staf Komando Armada (Kaskoarmada) I Tanjungpinang, Laksamana Pertama TNI Dr. Arif Badrudin, Jumat (12/6).

Selain mempererat silaturahmi antar instansi, kunjungan ini juga membahas beragam isu strategis terkait keamanan pelabuhan, manajemen risiko, serta pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mendukung keamanan dan daya saing sektor maritim Kota Batam.

Ariastuty mengatakan bahwa pertemuan ini menjadi bagian penting dalam mendorong upaya BP Batam melakukan transformasi manajemen risiko di kawasan pelabuhan dan perairan Batam yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa pemanfaatan AI dalam rangka transformasi tersebut dapat memberikan dampak positif. Terutama pada peningkatan kemampuan analisis risiko secara real-time, khususnya terhadap potensi ancaman keamanan, kepadatan lalu lintas kapal, aktivitas ilegal di laut, hingga prediksi cuaca ekstrem yang dapat mengganggu operasional pelabuhan.

“Batam memiliki posisi yang sangat strategis dalam jalur perdagangan dunia. Penerapan teknologi, penguatan manajemen risiko, dan kolaborasi lintas instansi menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan kawasan sekaligus meningkatkan daya saing pelabuhan Batam di tingkat global,” ujar Ariastuty.

Selain membahas pemanfaatan AI dalam keamanan pelabuhan, pertemuan juga mengulas implementasi standar keamanan internasional, termasuk kepatuhan terhadap International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code, sebagai upaya menjaga kepercayaan dunia internasional terhadap pelabuhan-pelabuhan di Batam.

Diskusi juga menyoroti pentingnya pengelolaan risiko operasional pelabuhan, mulai dari mitigasi kemacetan logistik, keselamatan pelayaran di jalur pelayaran padat, hingga penguatan sistem keamanan siber untuk melindungi data strategis sektor maritim.

“Pertemuan ini kita harapkan dapat menjadi langkah awal untuk memaksimalkan pengelolaan pelabuhan sebagai salah satu bagian penting bagi sektor maritim Batam. Melalui kolaborasi yang baik, BP Batam dan Koarmada I dapat bersama-sama mendukung kemajuan ekosistem maritim yang modern,” tambah Tuty, panggilan akrabnya.

Dalam pertemuan ini, turut hadir Komandan Detasemen Markas Koarmada I, Direktur Pengamanan Aset dan Kawasan BP Batam, Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, Direktur Rumah Sakit BP Batam, Tenaga Ahli Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, serta jajaran dari Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan.

Wakil Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Li Claudia Chandra, meninjau langsung kondisi infrastruktur di kawasan Terowongan Pelita pada Sabtu (13/6/2026) malam.

Peninjauan ini dilakukan menyusul maraknya aksi pencurian penutup drainase, atau yang dikenal dengan istilah “rayap besi”, di kawasan tersebut.

Aksi vandalisme tersebut teridentifikasi terjadi sekitar pukul 05.02 WIB.

Sejumlah penutup drainase yang baru saja dipasang untuk mempercantik estetika kota sekaligus memperkuat fungsi infrastruktur, dilaporkan rusak dan komponen besinya hilang digondol pihak tidak bertanggung jawab.

Li Claudia menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden ini.

Ia menegaskan bahwa perusakan fasilitas publik bukan sekadar kerugian materiil bagi pemerintah, melainkan kerugian langsung bagi masyarakat pengguna fasilitas.

“Kami sangat menyayangkan tindakan perusakan ini. Penutup drainase tersebut dipasang untuk memperindah kawasan sekaligus mengoptimalkan fungsi infrastruktur. Saat fasilitas ini dirusak dan dicuri, masyarakat luaslah yang paling dirugikan karena kenyamanan dan keamanan mereka terganggu,” ujar Li Claudia di sela peninjauan lokasi.

Ia menjelaskan bahwa BP Batam terus berkomitmen melakukan akselerasi pembangunan dan perbaikan sarana publik di Kota Batam.

Namun, ia menekankan bahwa keberlanjutan hasil pembangunan tersebut sangat bergantung pada kepedulian masyarakat untuk ikut menjaga.

“Kami bekerja tanpa kenal waktu untuk membangun dan menghadirkan fasilitas yang lebih baik bagi Batam. Upaya ini membutuhkan sinergi dan dukungan kolektif agar apa yang telah dibangun tidak sia-sia,” tuturnya.

Li Claudia juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif dalam pengawasan lingkungan.

Ia meminta masyarakat tidak ragu melapor jika melihat aktivitas mencurigakan yang mengarah pada perusakan fasilitas negara.

“Partisipasi warga sangat krusial. Jika melihat ada tindakan mencurigakan, segera laporkan kepada pihak berwenang. Dengan kepedulian bersama, kita bisa memutus rantai pencurian ini agar tidak terus berulang,” kata Li Claudia.

Saat ini, BP Batam berkoordinasi dengan aparat penegak hukum tengah melakukan penelusuran untuk mengidentifikasi pelaku. Langkah hukum tegas akan diambil sesuai ketentuan yang berlaku untuk memberikan efek jera.

Sebagai penutup, ia kembali mengingatkan bahwa menjaga aset publik merupakan tanggung jawab moral seluruh warga.

“Batam adalah milik kita bersama. Merawat fasilitas umum adalah bentuk tanggung jawab demi keselamatan dan kenyamanan seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya. (RUD)

Batam, 14 Juni 2026

Korpri Malang Kunjungi Korpri Batam, Belajar soal Program Kopri dan Pariwisata Batam

Dewan Pengurus (DP) Korpri Kota Batam menerima kunjungan kerja DP Korpri Kabupaten Malang, Senin (15/6/2026) di Kantor Walikota Batam. Kunjungan terkait soal program-program dan digitalisasi Korpri serta perizinan dan investasi di Batam.

Rombongan Korpri Kabupaten Malang dipimpin Ketua Korpri Malang Budiar Anwar dan diterima Ketua Korpri Kota Batam Yusfa Hendri dan pengurus Korpri Kota Batam lainnya.

Pertemuan ternyata tak hanya membahas soal program-program Korpri dan kegiatan kepegawaian. Namun, juga membahas soal membangun Kota Batam.

Budiar Anwar yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, banyak bertanya soal kemajuan Batam, terutama soal tata ruang, investasi, perizinan, dan pariwisata Batam. "Kami ingin belajar bagaimana agar Kabupaten Malang ini bisa lebih maju seperti Batam," katanya.

Yusfa Hendri menjelaskan soal program Korpri dan kesejahteraan anggota. Juga ada kegiatan tahunan Pekan Olahraga yang diikuti oleh OPD-OPD di lingkungan Pemko Batam. Tak hanya anggota, keluarga anggota seperti janda-janda ASN yang sudah meninggal dunia, juga mendapatkan santunan dari Korpri Kota Batam.

Untuk pembangunan Batam, Yusfa mengatakan Batam adalah kota yang berdekatan dengan dua negara tetangga Malaysia dan Singapura dan menjadi tujuan investasi. APBD Batam juga selalu naik setiap tahun.

"Di bidang pariwisata, Batam selalu masuk tiga besar tujuan wisata mancanegara. Biasanya posisinya, Bali, Jakarta, Batam, atau Bali, Batam, Jakarta. Selalu begitu," kata Yusfa.

Budiar Anwar juga menawarkan kerjasama di bidang holtikultura antara Kabupaten Malang dan Kota Batam. "Karena Batam lebih banyak mendatangkan sayur mayur dari luar kota, kami menawarkan untuk kerjasama di bidang pertanian ini. Kabupaten Malang adalah pusat holtikultura terbesar di Jawa Timur," katanya. *

BATAM, INDONESIA – Liminal Coffee + Bites di Radisson Golf & Convention Center Batam memasuki babak baru dengan menghadirkan pengalaman menikmati kopi yang semakin istimewa melalui kolaborasinya dengan illy, merek kopi premium asal Italia yang dikenal secara global atas kualitas dan cita rasanya yang khas.

Sebagai tempat berkumpul yang menghadirkan suasana nyaman untuk bekerja, bersantai, maupun menikmati waktu bersama orang terdekat, Liminal terus berkembang tanpa meninggalkan identitasnya sebagai destinasi favorit bagi para pencinta kopi dan kuliner.

Kehadiran illy menjadi bagian dari komitmen Liminal untuk menghadirkan pengalaman kopi yang lebih berkelas. Dengan lebih dari 90 tahun keahlian dalam dunia kopi, illy dikenal melalui racikan khasnya yang menghasilkan cita rasa seimbang, halus, dan konsisten di setiap sajian.

Para tamu kini dapat menikmati beragam pilihan minuman kopi yang diracik menggunakan signature blend illy, menghadirkan aroma yang kaya, tekstur yang lembut, dan pengalaman menikmati kopi yang tak terlupakan.

Lebih dari sekadar coffee shop, Liminal Coffee + Bites merupakan ruang sosial modern di Radisson Golf & Convention Center Batam, tempat di mana berbagai momen bermakna tercipta. Mulai dari pertemuan bisnis, sesi bekerja, hingga waktu santai bersama keluarga dan sahabat, semuanya dapat dinikmati dalam suasana yang hangat dan nyaman.

“Kehadiran illy menjadi langkah baru yang menarik bagi Liminal Coffee + Bites. Kami ingin menghadirkan pengalaman kopi kelas dunia kepada para tamu, sekaligus terus menciptakan ruang yang menghubungkan orang melalui momen-momen sederhana yang bermakna,” ujar manajemen Radisson Golf & Convention Center Batam.

Kami mengundang para tamu untuk menemukan cita rasa baru di Liminal Coffee + Bites dan menikmati seni kopi Italia dalam suasana yang mengutamakan kualitas, kenyamanan, dan kebersamaan.

Liminal Coffee + Bites berlokasi di Radisson Golf & Convention Center Batam dan buka setiap hari. Brewing Moments, One Cup at a Time.

Page 4 of 240

Instagram

Tentang Kami