Live Streaming
super me

super me

Page 4 of 104

Jakarta, 21 Juni 2021

Perkembangan kasus Covid-19 menunjukkan tren kenaikan setelah lima pekan pasca liburan Idul Fitri, terutama di beberapa daerah yang sudah masuk Zona Merah. Untuk menekan laju peningkatan kasus Covid-19, Pemerintah melakukan tindakan yang cepat, dengan melakukan penguatan PPKM Mikro serta mendorong percepatan pelaksanaan vaksinasi.

Merujuk pada data Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), tingkat Kasus Aktif per 20 Juni 2021 adalah 7,17%, lebih tinggi daripada global yang sebesar 6,45%; Tingkat Kesembuhan sebesar 90,08%, lebih rendah dibandingkan Global yang 91,38%; dan Tingkat Kematian sebanyak 2,75% lebih tinggi daripada global yang sebesar 2,16%. Kondisi ini ditambah lagi dengan jumlah kasus terkonfirmasi yang baru di tanggal 20 Juni 2021 yang mencapai 13.737 kasus, yang merupakan angka tertinggi nasional sejak Januari 2021 lalu. Dengan penambahan sebanyak itu, total akumulasi kasus Covid-19 sebanyak 1.989.909.

Jumlah kasus aktif per 20 Juni 2021 sebanyak 142.719 kasus, mengalami tren peningkatan 51,12% dibandingkan per 3 Juni yang 94.438 kasus. Jumlah kasus konfirmasi baru telah menjadi lebih tinggi dibandingkan jumlah kesembuhan baru, sejak 4 Juni 2021 yang lalu. Peningkatan Kasus Aktif tersebut meningkatkan Bed Occupancy Ratio (BOR); per 20 Juni 2021 BOR Nasional sebesar 64% (TT Isolasi dan TT ICU). Terdapat lima provinsi dengan BOR ≥ 70%, yaitu DKI Jakarta (86%), Jawa Barat (84%), Jawa Tengah (82%), Banten (80%), dan D.I. Yogyakarta (79%). Juga masih terdapat empat provinsi dengan BOR antara 50% - 70% dan 25 Provinsi dengan BOR < 50%. Sedangkan, di tingkat Kabupaten/Kota, terdapat 87 Kabupaten/Kota dengan tingkat BOR >70%, dan sebagian besar berada di Pulau Jawa.

Sementara itu, BOR di RSDC Wisma Atlet mengalami tren peningkatan dalam satu bulan terakhir. Walaupun telah dilakukan penambahan 1.400 TT pada 14 dan 15 Juni 2021, namun BOR kembali meningkat per 21 Juni 2021 pagi. Hari ini, BOR Wisma Atlet mencapai 81,28%, sedangkan kondisi sehari sebelumnya (20 Juni 2021) adalah 79,46%.

Masyarakat, yang akan diberlakukan pada 22 Juni s.d. 5 Juli 2021;
Peningkatan jumlah Testing yang harus dilakukan oleh seluruh daerah, terutama daerah dengan jumlah dan tingkat Kasus Aktif tertinggi, minimal harus sudah memenuhi Standar WHO;

Peningkatan pelaksanaan Tracing di tingkat komunitas mikro (Desa/RT/RW) dengan mengoptimalkan peran Posko Desa sesuai penerapan PPKM Mikro;

Pimpinan Daerah harus menargetkan Positivity Rate di bawah 5%, dengan intensifikasi Testing dan Tracing; dan
Percepatan vaksinasi melalui peningkatan jumlah vaksinasi dengan target 1 juta suntikan per hari pada akhir Juni atau awal Juli 2021, dan penyiapan Sentra Vaksinasi di tempat sumber keramaian kegiatan masyarakat (Pelabuhan, Bandara, Terminal, Pasar, dll).

Sedangkan, berbagai kebijakan di hilir antara lain:

Target Penambahan Tempat Tidur (TT Isolasi dan TT ICU) di RS hingga mencapai 40% dari kapasitas RS, dan penambahan TT Isolasi di Rusun Nagrak – Cilincing yang berkapasitas 2.550 TT dan di Rusun Pasar Rumput dengan kapasitas 3.986 TT;

Pemenuhan kebutuhan tambahan Tenaga Kesehatan, Alat Kesehatan dan Obat-obatan, untuk memenuhi tambahan TT Covid-19 di seluruh RS (sesuai pedoman Kemenkes) dan untuk Pemanfaatan Rusun Isolasi Covid-19;

Pimpinan Daerah harus memastikan peningkatan kapasitas TT untuk Covid-19 akan tercapai, agar bisa mengendalikan kenaikan BOR;

Penyediaan fasilitas hotel untuk isolasi dan untuk pelaksanaan karantina bagi para PMI.

“Penguatan peran 4 pilar (Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, TNI, Polri) akan bisa membantu penguatan PPKM Mikro, untuk mengendalikan lonjakan kasus Covid-19. Belajar dari daerah-daerah dengan lonjakan kasus tinggi yang lalu, maka penguatan implementasi dan percepatan vaksinasi menjadi kunci utama pengendalian Covid-19,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (nck)

BEKASI, SENIN (21/06/2021) – Dalam pertemuan dengan Menteri Sosial Tri Rismaharini, selebritas papan atas Raffi Ahmad menyatakan bahwa Nagita Slavina sangat mengagumi Bu Risma. Karena Bu Risma dikenal tangguh, berprestasi, dan sangat peduli dengan kalangan masyarakat yang kurang beruntung.

“Oh ngga, aku yang nge-fans Mbak Nagita. Dia orangnya baik banget,” kata Bu Risma dalam pertemuan dengan sang 'Sultan Andara', Raffi Ahmad (20/06). Raffi yang pernyataannya “dipotong” Bu Risma, langsung tertawa.

“Kebalik bu. Saya dan Nagita yang nge-fans ibu,” kata Raffi, bersama Mensos di Sentra Kreasi Atensi (SKA), Balai Pangudi Luhur Kementerian Sosial, Bekasi (21/06).

“Ngga, aku yang nge-fans Mbak Nagita. Dia orangnya baik,” Bu Risma kembali menyela. Raffi kembali tersenyum. Ia lalu menjelaskan dalam vlognya, lokasi dimana ia berada bersama Mensos.

Sambil menghirup kopi Historisma, Raffi menjelaskan ia berada di SKA tempat yang rehabilitasi sosial bagi penerima manfaat dengan pembekalan berbagai keterampilan agar mereka bisa mandiri. Di sini, para penerima manfaat diajari berjualan makanan dan minuman, bertanam hidroponik, kerajinan tangan, salon, dan sebagainya.

Raffi menyatakan kekagumannya terhadap gagasan Mensos. Ia menyatakan kesiapan RANS Entertainment – perusahaan yang dikelola Raffi Ahmad dan istrinya, Nagita Slavina, membantu Kemensos mempromosikan program serupa.

“Bila ada lokasi serupa, kami RANS Entertainment siap membantu, bu,” kata Raffi yang disambut positif Mensos. Raffi menyatakan, RANS Entertainment memiliki visi yang sama dengan Kemensos, yakni punya niat membantu kalangan yang kurang beruntung.

“Sekarang RANS Entertainment pelan-pelan sudah ada foundation, bu. Supaya kita juga bisa mengurangi dosa, ya bu,” kata Raffi. Pernyataan ini disambut baik Bu Risma.

Raffi Ahmad dan Chef Renatta hadir bersama Mensos Risma di Sentra Kreasi ATENSI (SKA) Balai "Pangudi Luhur Bekasi" (21/06), dalam acara bertajuk “Workshop Memasak dan Motivational Talks”.

Luncurkan Menu Anyar
Mengenakan kemeja krem yang dibalut celana hitam dan sneakers oranye, Raffi Ahmad terlihat menawan. Ia mengaku grogi berada di dekat Mensos Risma. "Sampai keringetan nih bu (karena grogi)," katanya berseloroh.

Sementara Chef Renatta, begitu ia akrab disapa, tampil rapi dengan pakaian serba hitam dan sepatu kulit putih. Rambut panjangnya yang diikat ke belakang beserta masker hitam yang dikenakan tak mengurangi kecantikan wanita yang digadang-gadang sebagai kesayangan para koki di Indonesia.

"Hari ini kita ada se'i sapi sambal goreng susu dan se'i ayam sambal colo-colo," kata Chef Renatta. Kedua menu tersebut, katanya, adalah menu baru Dailybox yang pertama kali diluncurkan di SKA Balai "Pangudi Luhur" Bekasi.

Dengan arahan Chef Renatta, Mensos Risma tampak sibuk menata isian se'i di setiap kotak Dailybox yang ada di meja. Di sisi lain, Raffi Ahmad membuat vlog singkat dengan ponselnya "Mereka yang masak, aku yang makan. Jadi bos hari ini," kata Raffi berkelakar.

Di sela-sela kegiatan, Chef Renatta 'curhat' tentang perjalanan karirnya, dimana ia berjualan kue dari pintu ke pintu dan mau bekerja di sebuah restoran tanpa dibayar selama dua bulan saat merantau di luar negeri.

"Makanya sekarang (saya) bersyukur karena bekerja sudah ada hasilnya dan ada impact-nya bagi orang banyak," kata Renatta. Kisah serupa dialami oleh Raffi Ahmad. Tak banyak yang tahu bahwa pria asli Sunda ini sudah menjadi tulang punggung keluarga di usia belia.

"Dulu saya ikut kasting sendirian dari Bandung, naik bus dan bajay. Syuting bisa 3-4 hari dan honornya Rp200 ribu. Saya sisihkan setengahnya untuk orang tua sementara setengahnya lagi untuk ongkos transportasi dan sewa hotel murah," kenang Raffi.

Setelah mendengar cerita kedua publik figur tersebut, Mensos Risma menyatakan bahwa nilai dari buah kerja keras pasti akan tercapai. "Tidak ada kata capek sebelum cita-cita kita berhasil," pesannya kepada seluruh penerima manfaat (PM) yang hadir di acara tersebut. (nck)

Batam - Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyempatkan mampir ke Kedai Mak Ngah, Program Dialog Interaktif di Batam FM, Rabu (16/6/2021). Melalui siaran udara tersebut, Amsakar menyosialisasikan vaksinasi Covid-19.

Dalam dialog berdurasi lebih satu jam tersebut, Amsakar berharap apa yang disampaikan melalui siaran radio tersebut dapat menjangkau ke seluruh pemiarsa se-Kota Batam, hingga pulau terluar.
“Mudah-mudahan informasi soal Covid-19 ini dapat terdistribusi kepada masyarakat, dan mampu mengajak bersama berjuang menangani Covid-19,” ujar Amsakar didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam, Azril Apriansyah.
Ia mengatakan, hal utama dalam menangani Covid-19 ini dengan penerapan protokol kesehatan 5 M; memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.
“Ini yang terus kita sosialisasikan, jangan sampai mengabaikan protokol kesehatan,” katanya.
 
Tak hanya itu, langkah lain Pemerintah dalam menangani Covid-19 ini dengan meningkatkan imun tubuh. Amsakar melanjutkan, salah satu cara meningkatkan imun tubuh tersebut dengan disuntikkan vaksin Covid-19.
“Maski divaksin masih punya peluang terpapar Covid-19. Tapi, orang yang sudah divaksin akan lebih mudah melawan Covid-19,” ujar Amsakar saat menceritakan dirinya saat terjangkit Covid-19.
Untuk itu, Amsakar terus mengajak masyarakat Batam untuk ikut menyukseskan vaksinasi Covid-19 di Batam. Amsakar mengatakan, Pemerintah terus melayani vaksinasi bagi masyarakat Batam.
 
“Di 21 puskesmas kita layani vaksinasi sehari 250-500 orang per hari. Kemudian di Temenggung Abdul Jamal juga kita jadikan central vaksinasi, selain itu sejumlah komunitas kita datangi untuk menyukseskan vaksinasi,” ujarnya.
Ia menyampaikan, hingga saat ini sudah ratusan ribu warga Batam yang divaksin. Ia berharap 70 persen warga Batam bisa divaksin sebagai langkah pemerintah menangani Covid-19.
“Jangan ragu untuk divaksin, contohnya saya imun tubuh pasti meningkat. Ini penting untuk melawan Covid-19,” kata Amsakar.
 
Di akhir acara, Amsakar menyampaikan apresiasi kepada semua petugas mulai RT dan RW hingga prajurit TNI dan Polri dan semua pihak yang sudah bertungkus lumus menangani Covid-19 ini.
“Terima kasih semuanya, kita memang butuh kerja bersama dalam menangani ini. Kami memahami jerih payah yang sudah dialami selama menangani Covid-19 ini,” katanya.
 
Sumber : Media Center Batam 

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendukung upaya yang dilakukan Pemerintah dalam menanggulangi penyebaran Covid 19 dengan menggelar vaksinasi massal untuk sektor jasa keuangan di seluruh Indonesia.

Presiden RI Joko Widodo didampingi Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, Menkeu Sri Mulyani Indrawati, Gubernur BI Perry Warjiyo dan Dirut Bursa Efek Indonesia Inarno Djayadi menyaksikan pemberian vaksinasi Covid 19 bagi pegawai di industri jasa keuangan di kawasan Tenis Indoor Senayan, Jakarta, Rabu.

Vaksinasi untuk sektor jasa keuangan disediakan sebanyak 100.000 dan untuk tahap awal akan diberikan kepada 10.000 pelaku sektor jasa keuangan di Jakarta dan 1.000 pelaku industri jasa keuangan di sepuluh kota Kantor Regional dan Kantor OJK di daerah yaitu Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, Palembang, Medan, Banjarmasin, Makasar, Yogyakarta dan Jambi.

Presiden Jokowi dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa vaksinasi untuk sektor keuangan dilakukan untuk mempercepat vaksinasi sehingga membentuk kekebalan komunal di masyarakat.

“Target kita nanti di awal Juli sudah bisa mencapai satu juga vaksin per hari dari sebelumnya 500 ribu. Dengan percepatan ini kita harapkan bisa mengurangi penyebaran Covid 19,” katanya.

Presiden mengharapkan percepatan vaksinasi di sektor jasa keuangan bisa dilakukan di semua daerah sehingga bisa mencapai herd imunity di bulan Agustus ini.

Wimboh Santoso menjelaskan, selain di Jakarta vaksinasi massal untuk sektor jasa keuangan ini akan disiapkan sebanyak 90 ribu untuk daerah di luar Jakarta termasuk untuk para konsumen sektor keuangan. Jumlah ini juga akan ditambah dengan vaksinasi yang dilakukan oleh banyak perusahaan di industri jasa keuangan secara mandiri.

“Bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan, kita akan bantu mempercepat vaksinasi Covid 19 dengan melibatkan sektor jasa keuangan di seluruh Indonesia. Dengan vaksinasi ini kita harapkan bisnis industri jasa keuangan menjadi lebih kuat dan bisa semakin mendorong pemulihan ekonomi nasional,” katanya.

OJK terus mendorong partisipasi industri jasa keuangan dalam mempercepat vaksinasi covid ini dan diharapkan bisa menjadi sentra atau hub vaksinasi yang tersebar di seluruh Indonesia. (nck)

Batam - Direktur Utama PT Bintan Alumina Indonesia (BAI), Santoni mengatakan pembangunan Refinery Alumina berkapasitas 1 juta ton per tahun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang telah rampung. Bahkan, pabrik pengolahan bauksit menjadi alumina dengan kadar 98 persen tersebut sudah selesai masa uji coba produksi (commissioning).

”Hasil uji coba produksi bagus. Kami sudah bisa produksi penuh pada bulan Juni ini,” kata Santoni ketika dihubungi Selasa, 15 Juni 2021. Dia menyampaikan terima kasih kepada semua stakeholder yang telah mendukung pengembangan KEK Galang Batang.

Seperti diketahui, PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) adalah Badan Usaha Pembangun dan Pengelola KEK Galang Batang di Bintan, Provinsi Kepulauan Riau.

”Sekarang kami sedang membangun satu lagi Refinery Alumina berkapasitas 1 juta ton per tahun. Progres pembangunan sudah 30 persen. Kalau semua berjalan lancar, awal tahun 2022 pembangunan selesai dan mulai uji coba produksi,” jelas Santoni.

Rencananya, PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) akan melakukan ekspor perdana pada Juli 2021. Sebanyak 25.000 ton bubuk alumina akan dikapalkan ke Malaysia melalui pelabuhan KEK Galang Batang. ”Pelabuhan yang kami bangun di KEK Galang Batang sudah selesai, dan ekspor perdana dilakukan dari pelabuhan ini,” katanya.

Hingga kuartal I tahun 2021, PT BAI telah merealisasikan investasi sebesar Rp 14 triliun di KEK Galang Batang. Tenaga kerja yang sudah terserap sekitar 4.000 orang. Investasi itu digunakan untuk membangun refinery alumina kapasitas 1 juta ton per tahun, pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), water reservoir, pelabuhan, coal gas plant, dan pembangunan kawasan.

Hingga akhir tahun 2021, nilai investasi diperkirakan akan meningkat menjadi Rp 17 triliun. PT BAI saat ini sedang melakukan pembangunan refinery alumina plant kedua, sehingga kapasitas produksinya menjadi 2 juta ton per tahun.

KEK Galang Batang akan terus dikembangkan dengan membangun tambahan unit power plant dan electrolytic alumunium plant hingga tahun 2027.

Dampak investasi dari PT BAI bagi perekonomian nasional adalah menurunkan impor produk alumina karena sudah bisa diproduksi di dalam negeri. Kontribusi peningkatan nilai ekspor yang diperkirakan sebesar Rp 4,5 triliun melalui ekspor smelting grade alumina. Proyeksi jumlah tenaga kerja pada saat produksi adalah sebesar 7.000 orang pada akhir tahun 2021.

Kemudian adanya keterlibatan beberapa penyedia jasa konstruksi lokal (knowledge transfer) dalam pengembangan KEK Galang Batang. Termasuk pengiriman sejumlah tenaga kerja lulusan perguruan tinggi nasional untuk menjalani pelatihan proses industri pengolahan bauksit dan sarana pendukung di Tiongkok, dan saat ini sudah bekerja dan ikut melatih tenaga kerja lokal di dalam rangkaian kegiatan usaha PT BAI. Selain itu pertumbuhan kegiatan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk mendukung kebutuhan pekerja juga tumbuh di sekitar KEK Galang Batang.

Dengan komitmen investasi dan realisasi pembangunan yang cepat, KEK Galang Batang akan fokus pada industri manufaktur modern, seperti industri hilirisasi bauksit, industri ringan, dan logistik modern yang ramah lingkungan dengan didukung lokasi geografis yang sangat baik untuk berintegrasi ke dalam rantai pasok industri global. (nck)

Batam, 12 Juni 2021. Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) merupakan kawasan dengan batas tertentu dalam wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ditetapkan untuk menyelenggarakan fungsi dengan manfaat perekonomian tertentu. Tujuan utama pengembangan KEK adalah untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi, pemertaan pembangunan, dan peningkatan daya saing bangsa.

KEK dikembangkan melalui penyiapan kawasan yang memiliki keunggulan geoekonomi dan geostrategi serta berfungsi untuk menampung kegiatan industri, ekspor, impor, dan kegiatan ekonomi lain yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan daya saing internasional. Kehadiran KEK diharapkan membangun kemampuan dan daya saing ekonomi pada level nasional melalui industri- industri dan pariwisata bernilai tambah dan berantai nilai.

Presiden Joko Widodo telah menandatangani dua Peraturan Pemerintah (PP) yang menetapkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batam Aero Technic (PP Nomor 67 Tahun 2021) dan KEK Nongsa Digital Park (PP Nomor 68 Tahun 2021) yang terletak di Pulau Batam Provinsi Kepulauan Riau. Penetapan kedua PP KEK yang diiringi dengan vaksinasi serentak pada kawasan industri di Provinsi Kepulauan Riau diharapkan dapat menjadi akselerator pemulihan ekonomi nasional di provinsi tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komisi Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto melakukan kunjungan kerja ke Pulau Batam untuk menyerahkan PP KEK Batam Aero Technic dan KEK Nongsa Digital Park, Sabtu (12/6).

“Penetapan kedua KEK ini sangat strategis dalam mendukung pengembangan Kawasan Batam, Bintan, dan Karimun yang saat ini telah dikembangkan menjadi Free Trade Zone dan telah menarik investor baik asing maupun dalam negeri. Rencana Aksi untuk kedua KEK ini telah disusun. Saya meminta komitmen semua instansi terkait untuk melaksanakannya dengan baik,” tegas Airlangga.

KEK Batam Aero Technic (BAT) seluas 30 ha memiliki target investasi sebesar 7,2 triliun rupiah dan penciptaan lapangan pekerjaan untuk 9.976 tenaga kerja. Sesuai penetapannya, KEK ini akan dikembangkan untuk kegiatan industri berbasis MRO (Maintenance, Repair, Overhaul) pesawat penumpang.

Pengembangan KEK BAT bersifat Brown Field Project karena sebelum ditetapkan menjadi KEK, kawasan tersebut telah dibangun berbagai fasilitas di antaranya untuk area hanggar maintenance, hanggar painting, hanggar cleaning, apron, taxiway, dan sebagainya. Setelah menjadi KEK, selanjutnya akan dikembangkan beberapa hanggar maintenance baru, component shop, serta workshop untuk tools dan equipment.

Pengembangan KEK BAT diharapkan dapat menghemat devisa sebesar 65-70% dari kebutuhan MRO maskapai penerbangan nasional yang selama ini mengalir ke luar negeri dan menangkap peluang dari pasar Asia Pasifik yang memiliki sekitar 12.000 unit pesawat dengan nilai bisnis sebesar 100 Milyar USD di tahun 2025.

Sementara itu, KEK Nongsa Digital Park seluas 166.45 ha memiliki target investasi sebesar 16 triliun rupiah dan penciptaan lapangan pekerjaan untuk 16.500 tenaga kerja. KEK ini akan dikembangkan untuk kegiatan berbasis IT-digital dan pariwisata.

Pengembangan KEK Nongsa Digital Park juga bersifat Brown Field Project karena sebelum ditetapkan menjadi KEK telah dibangun berbagai akomodasi dan atraksi pariwisata bertaraf internasional serta sudah terbangun infrastruktur pendukungnya seperti Turi Beach Resort, Nongsa Point Marina, Nongsa Terminal Bahari, Nongsa Village, dan Infinite Framerwork Studio.

KEK Nongsa Digital Park diharapkan dapat menjadi entry gate bagi pelaku usaha information technology (IT) global ke perekonomian nasional, menghemat devisa negara dalam bisnis digital hingga 20-30 triliun rupiah per tahun dan transfer teknologi di bidang IT sehingga menjadi pusat pengembangan SDM tenaga IT muda Indonesia. Setelah menjadi KEK, ke depannya akan dikembangkan Movie Town, IT Office, IT Academi, Data Centre Commersial Area, fasilitas dan infrastruktur serta pengembangan Hotel dan Resort.

“Provinsi Kepulauan Riau ini memiliki KEK terbanyak di Indonesia. Kita punya digital hub dari Batam ke berbagai wilayah yang terkoneksi dengan IT. KEK di kawasan ini bisa jadi pilot plan dan mercusuar bagi digital ekonomi di indonesia,” tutur Menko Airlangga.

Pengelola KEK di Pulau Batam diharapkan dapat segera merealisasikan komitmen pembangunan kawasan dan menghadirkan investasi pelaku usaha sesuai dengan target yang telah ditetapkan atau bahkan bisa dengan lebih cepat. Harapannya, investasi yang dihadirkan adalah investasi yang dapat berkontribusi optimal dalam tujuan pengembangan masing-masing kawasan. Untuk itu, Pemerintah terus mendorong realisasi investasi, terutama untuk Data Center, sebagai upaya meningkatkan dan mengembangkan ekonomi digital. Pengembangan ini diyakini akan dapat membantu percepatan pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19.

“Digital merupakan satu-satunya kegiatan yang bisa mengakselerasi perekonomian. Bisa meloncat, bukan hanya linier dan saya berharap KEK ini dapat menjadi showcase utama perekonomian Indonesia dan membuat negara kita setara dengan negara maju,” pungkas Menko Airlangga. (nck)

Batam - Pembangunan terintegrasi yang dilakukan di Kawasan Batam, Bintan, dan Karimun (BBK) termasuk Tanjungpinang ditujukan guna mengoptimalkan potensi kawasan. Pembangunan terintegrasi tersebut tertuang dalam Rencana Induk Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) BBK. Sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo, pengintegrasian tersebut memuat 3 (tiga) program utama yaitu pengembangan sektor industri dan jasa strategis (core business), pembangunan infrastruktur BBK yang terkoneksi dan terintegrasi serta harmonisasi regulasi dan kelembagaan untuk kemudahan investasi dan optimalisasi KPBPB BBK.

Payung hukum Rencana Induk Pengembangan KPBPB BBK berupa Peraturan Presiden yang diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan KPBPB telah ditetapkan oleh Pemerintah pada 2 Februari 2021. Hal ini merupakan bagian dari reformasi birokrasi yang dilakukan Pemerintah melalui Undang-Undang Cipta Kerja, dimana salah satu tujuannya untuk menciptakan lapangan kerja dan kewirausahaan melalui Kemudahan Berusaha yang termasuk didalamnya mengatur insentif yang menarik untuk Kawasan Ekonomi termasuk KPBPB.

Reformasi yang terwujud dalam PP 41/2021 melingkupi kelembagaan (Dewan Kawasan dan Badan Pengusahaan/BP), pelayanan perizinan sesuai NSPK (BP menerbitkan seluruh perizinan berusaha, menetapkan jenis dan jumlah barang konsumsi serta menerbitkan perizinan pemasukannya), pengembangan dan kerjasama pemanfaatan aset dengan Badan Usaha (BUMN/D, Koperasi, Swasta/PT, Badan Hukum Asing), fasilitas dan kemudahan dalam hal pemasukan dan pengeluaran barang, perpajakan, kepabeanan, cukai, keimigrasian, dan larangan/pembatasan, pengembangan dan pengelolaan kawasan (Rencana Induk untuk jangka waktu 25 tahun dan dapat ditinjau ulang setiap 5 tahun), serta sanksi dan peralihan (Transisi Dewan Kawasan, Transisi BP, dan Transisi OSS).

Untuk mendukung penyusunan Rancangan Peraturan Presiden (RPerpres) tentang Rencana Induk Pengembangan KPBPB BBK, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama pihak terkait melakukan serangkaian tinjauan lapangan dan verifikasi kesiapan pelaksanaan program atau proyek prioritas pengembangan Kawasan BBK.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang diwakili oleh Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Wahyu Utomo dalam Rapat Koordinasi Finalisasi Rencana Induk Pengembangan KPBPB BBK, Selasa (8/6), mengatakan adanya Rencana Induk Pengembangan KPBPB BBK diharapkan dapat menjadi salah satu strategi dalam upaya peningkatan nilai investasi, peningkatan arus barang dan penumpang, peningkatan kunjungan wisatawan, serta percepatan penguatan kelembagaan pengelolaan Kawasan BBK.

“Program atau proyek yang menjadi bagian dari Perpres KPBPB BBK ini akan memberikan multiplier effect dalam percepatan dan pemerataan pembangunan Provinsi Kepulauan Riau, khususnya mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akibat dampak pandemi COVID-19,” kata Wahyu.

Dalam Rencana Induk Pengembangan KPBPB BBK, tema pengembangan kawasan BBK Tahun 2020-2045 adalah menjadikan kawasan BBK sebagai Hub Logistik Internasional dalam rangka mendukung pengembangan industri, perdagangan, maritim, dan pariwisata yang terpadu dan berdaya saing.

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengatakan bahwa dengan adanya Rencana Induk Pengembangan KPBPB Batam, Bintan, Karimun akan dapat memulihkan pertumbuhan ekonomi di Kepulauan Riau. Dalam Rencana Induk KPBPB BBK terdapat beberapa program atau proyek prioritas yang bersifat optimistis, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekspor-impor, penanaman modal asing, penanaman modal dalam negeri, hingga memperbanyak kegiatan padat karya.

“Nilai ekspor Provinsi Kepulauan Riau pada bulan Maret lalu mencapai angka 1.356 juta USD, meningkat 12,6% dari Februari. Kinerja ekspor terus mengalami peningkatan dan impor yang dilakukan hampir seluruhnya untuk mendukung kegiatan produksi,” tutur Ansar.

Hingga saat ini program atau proyek prioritas yang masuk Rencana Induk Pengembangan Kawasan KPBPB BBK mencakup sektor industri, pariwisata, perdagangan dan jasa, infrastruktur jalan dan jembatan, infrastruktur dasar, infrastruktur perhubungan, sumber daya air, peningkatan daya saing kawasan, energi dan agribisnis. Total program atau proyek yang akan diusulkan dalam Perpres Rencana Induk Pengembangan KPBPB BBK sebanyak 153 program atau proyek.

“Tentunya dukungan dari Kemenko Perekonomian dan seluruh Pemerintah Pusat juga sangat nyata karena kita menganggap BBK adalah ujung tombak untuk investasi Indonesia ke depan. Oleh karenanya, kami akan menindaklanjuti terkait usulan-usulan yang telah disampaikan,” pungkas Wahyu. (ndk)

Batam - Best Western Premier Panbil kembali memberikan harga promo menginap dengan keuntungan pemakaian fasilitas secara cuma-cuma seperti kolam renang (dewasa & anak-anak) steam, sauna, sepeda untuk gowes di lingkungan sekitar kawasan hotel & Villa Panbil serta fitness center. Harga promo Rp 499.000 net / kamar / malam ini berlaku untuk tipe kamar Superior dengan pilihan Smoking / Non Smoking Room serta pilihan tempat tidur Single Bed / Twin Share Bed. Harga berlaku setiap hari untuk weekday serta weekend.

Tipe kamar Superior sendiri merupakan tipe kamar standard di Best Western Premier Panbil dengan pemandangan / view ke arah apartment. Fasilitas yang terdapat di dalam kamar Superior dengan luas 26m2 ini antara lain high quality bed linen, bedside lamp, bathroom dengan rain shower, toiletries / perlengkapan mandi, mini bar, 24 hour free local phone call, 43 inch flat screen LED TV, Tea / Coffee facilities, safe deposit box, hair dryer dan lain sebagainya.
 
“Apabila tamu ingin memilih tipe kamar Deluxe dengan pemandangan / view DAM Duriangkang atau danau, tamu cukup menambahkan Rp 50.000 dari harga Rp 499.000 net / kamar / malam dan sejauh ini, cukup banyak tamu yang akhirnya upgrade dari tipe Superior ke Deluxe demi mendapatkan view memukau dari DAM Duriangkang.” ujar Emmy Diah Agustini selaku Director of Sales Best Western Premier Panbil.
 
Selain fasilitas hotel yang disediakan, termasuk sepeda yang dapat dipergunakan untuk gowes ringan di lingkungan sekitar hotel dan Villa Panbil, terdapat juga Edelweiss Supermarket yang buka setiap hari mulai pukul 07.00 – 23.00 WIB. Terletak tepat di seberang lobi hotel (lantai dasar), Edelweiss Supermarket menyediakan kelengkapan kebutuhan alat-alat mandi, perlengkapan pribadi, snack, minuman, mie instan, buah-buahan, sayur, daging, ikan, obat-obatan serta kelengkapan lain yang sekiranya menjadi kebutuhan tamu sehingga para tamu yang menginap tidak perlu jauh-jauh pergi ke supermarket lain atau shopping mall apabila membutuhkan sesuatu.
 
Untuk informasi lebih lanjut dan pemesanan kamar, tamu dapat langsung menghubungi pihak hotel melalui Direct Message / DM akun Instagram @bwpremierpanbil atau WA ke nomor (+62) 822 – 7697 – 8888. Harga promo Rp 499.000 net / kamar / malam berlaku hingga 30 Desember 2021 dan tidak termasuk sarapan. 
Batam - Selain sebagai daerah tujuan investasi, Kota Batam menyimpan ragam pesona untuk dikembangkan sebagai destinasi pariwisata, salah satunya adalah Taman Rusa Sekupang.
Taman Rusa Sekupang merupakan destinasi olahraga dan rekreasi dengan campuran konsep urban dan alam terbuka yang menarik wisatawan lokal dan mancanegara di Batam.
 
Taman Rusa Sekupang sendiri telah menjadi destinasi wisata pilihan masyarakat Batam untuk menghabiskan waktu luang di akhir pekan bersama keluarga.
Dengan total lahan seluas 12,2866 ha, BP Batam telah menyusun rencana pengembangan konsep Mini Zoo di Taman Rusa Sekupang. Selain sebagai area ativitas publik dan konservasi, juga saat ini sedang dilakukan renovasi dengan desain yang lebih modern.
 
Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto, mengatakan, di Taman Rusa Sekupang akan dibangun kolam ikan sebagai pusat taman, yang dilengkapi jembatan dan spot foto untuk pengunjung. Selain pembenahan jogging track, juga akan dibuatkan kolam pemancingan, peternakan unggas, dan memperbanyak wahana bermain untuk anak-anak.
 
 
“Adanya kolam ikan akan menjadi daya tarik utama dalam pengembangan Taman Rusa Sekupang,” kata Purwiyanto saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (27/5/2021) sore.
Ia mengatakan, pengembangan Taman Rusa sejalan dengan konsep pengembangan Taman Kolam Sekupang yang telah dimulai pembangunannya oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, beberapa waktu lalu.
Pengembangan Taman Kolam dan Taman Rusa Sekupang bertujuan untuk mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Bidang Kesehatan.
 
“Rencana pengembangan Taman Rusa yang sudah disiapkan BP Batam ada dua kolam. Satu, kolam yang ditujukan untuk rekreasi pengunjung, khususnya anak-anak. Kedua, kolam khusus pemancingan. Bibit-bibit ikan akan kita semai di sana, jika sudah berkembang biak, kita bisa gelar lomba memancing di Taman Rusa,” terang Purwiyanto.
Ia menambahkan, pengembangan tersebut untuk menambah daya tarik Taman Rusa Sekupang, sekaligus sebagai pemicu bergeraknya roda perekonomian di Batam.
“Sebagai destinasi wisata yang proedukasi, prolingkungan dan pro-UMKM, sesuai fungsinya sebagai salah satu layanan masyarakat, maka harga karcisnya juga tidak akan mahal dan tentu saja itu perlu dukungan masyarakat untuk turut memeliharanya,” ujar Purwiyanto.
 
“Bila kegiatan-kegiatan serupa dilaksanakan, pasti akan menggugah ketertarikan masyarakat untuk berkunjung. Nantinya pemasukan tidak hanya dirasakan oleh BP Batam saja sebagai pengelola Taman Rusa, melainkan juga para UMKM di sekitar taman juga dapat ikut andil dan merasakan peningkatan pendapatan. Sehingga efek multiplier juga akan muncul,” imbuh Purwiyanto.
 
Selain kolam ikan, area peternakan unggas juga akan dibangun sebagai bagian dari pengembangan Taman Rusa Sekupang.
Puwiyanto berharap, bila pengembangan Taman Rusa telah rampung, masyarakat Kota Batam dapat memanfaatkannya semaksimal mungkin. (rud)

Tanjung Pinang - Gubernur H Ansar Ahmad memandang akselerasi belanja APBN sangat penting untuk memberikan dukungan pada pemulihan perekonomian Provinsi Kepulauan Riau yang saat ini mengalami perlambatan akibat pandemi Covid-19. Karena itu ia mengingatkan agar para satker dari Kementrian/Lembaga pusat sebagai Kuasa Pengguna Anggaran APBN untuk menumbuhkembangkan perekonomian Kepri.

“Belanja APBN yang telah dialokasikan pada DIPA saudara-saudara merupakan konsumsi pemerintah sebagai salah satu variabel penting pembentuk PDRB,” ucap Gubernur Ansar saat menjadi pembicara dalam Executive Meeting Akselerasi Belanja Pemerintah untuk Pertumbuhan Ekonomi Kepri dari Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungppinang, Kamis (3/6).

Acara ini digelar oleh Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Kemenkeu Provinsi Kepri dengan tujuan melanjutkan sinergi dan kerjasama yang baik antara Kanwil DJPb Kepri dan Pemprov Kepri untuk mengawasi pelaksanaan APBN dan bentuk kontribusi Kanwil DJPb Kepri untuk turut membangun Kepri.

Pada kesempatan itu, Gubernur Ansar mengajak para peserta meeting tersebut untuk melihat bagaimana ekonomi Kepri selama masa pandemi. Dirilis oleh BPS pertumbuhan ekonomi Kepri di triwulan I 2021 masih mengalami kontraksi sebesar -1,19 persen. Jika dibandingkan dengan triwulan I 2020 yang mampu tumbuh sebesar 2,06 persen.

Bahkan menurut Gubernur Ansar saat ini pertumbuhan ekonomi Kepri menjadi sorotan Presiden Jokowi. Hal ini terungkap ketika kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Tanjungpinang pada 19 Mei yang lalu.

“Bapak Presiden menyoroti ekonomi kita yang masih lebih rendah dari perumbuhan perkenomian nasional di minus 0,74 persen,” ungkapnya.

Pemulihan ekonomi tidak bisa hanya dibebankan pada APBD semata, namun juga dibebankan pada kinerja APBN yang dialokasikan untuk Kepri. Oleh karena itu sebagai kepala daerah, Gubernur Ansar meminta peran serta dan kontribusi para kepala satker sebagai pengelola pagu besar belanja APBN untuk segera melakukan akselerasi belanja pemerintah.

“Ini adalah salah satu ikhtiar kita untuk menstimulus pertumbuhan ekonomi di Kepri,” kata Gubernur Ansar.

Pada tahun 2021, APBN yang dialokasikan untuk Provinsi Kepri mencapai Rp15,24 Triliun. Dana tersebut dibagi dalam tiga porsi meliputi pembagian untuk DBH,DAU, dan DID sebesar Rp5,82 T, transfer ke daerah dan dana desa sebesar Rp1,65 T, dan Belanja K/L sebesar Rp7,77 T.

Sementara itu, Kepala Kanwil DJPb Kepri Teguh Dwi Nugroho mengatakan bahwa instansinya telah melakukan langkah-langkah nyata agar seluruh satker dapat melakukan akselerasi belanja agar dapat berkontribusi positif bagi perekonomian Kepri.

“Diantaranya melalui kegiatan dialog kinerja satker, sosialisasi dan bimbingan teknis, kemudian evaluasi pelaksanaan anggaran, dan review pelaksanaan belanja,” tutur Teguh.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Sekretaris Daerah H. T.S. Arif Fadillah, Rektor UMRAH Agung Dhamar Syakti, Kepala KPPN Tanjungpinang Aprijon, dan Kepala KPPN Batam Bayu Prabowo.

Sumber : Humas.kepriprov.go.id 

Page 4 of 104

Tentang Kami