13 Feb 2026
Jember, 13 Februari 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, khususnya di sektor perasuransian bagi generasi muda sebagai fondasi ketahanan keuangan masyarakat dan perekonomian nasional. Edukasi sejak dini dinilai penting agar generasi muda mampu mengelola keuangan secara bijak, memahami perlindungan risiko, serta mengambil keputusan keuangan yang sehat bagi masa depan. Hal tersebut disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) OJK, Ogi Prastomiyono, dalam kuliah umum PPDP bertajuk “Insights for the Future” yang diselenggarakan di Universitas Jember (UNEJ), Jember, Jawa Timur, Kamis (12/2). “Risiko merupakan bagian dari kehidupan. Yang membedakan adalah kesiapan dalam mengelolanya. Asuransi hadir sebagai instrumen perlindungan agar masyarakat tidak menghadapi risiko sendirian ketika hal yang tidak diharapkan terjadi,” ujar Ogi. Ogi menjelaskan, melalui asuransi, masyarakat dapat mengalihkan potensi kerugian finansial akibat risiko kepada perusahaan asuransi, sehingga stabilitas keuangan tetap terjaga. Meski demikian, peran strategis sektor perasuransian tersebut masih perlu didukung oleh…