Live Streaming
Page 9 of 103

Bali, 1 Desember 2025. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) sepakat mengembangkan transformasi dan inovasi keuangan digital yang bertanggung jawab sejalan dengan upaya menjaga stabilitas sistem keuangan dan memperkuat pelindungan konsumen. Demikian benang merah diskusi dalam OECD Asia Roundtable on Digital Finance 2025 yang digelar OJK bersama OECD di Bali, Senin. Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar dalam sambutannya mengatakan OJK dalam tugasnya mengatur dan mengawasi area inovasi keuangan dan aset  digital harus mampu mengikuti perkembangan teknologi dan industri digital.

“Seiring cepatnya perkembangan teknologi dan Artifisial Intelligence (AI), penting bagi kita berbagi pandangan tentang kebijakan di masing-masing negara, serta bagaimana menyusun kerangka regulasi yang seimbang mendorong inovasi namun tetap menjaga stabilitas keuangan dan pelindungan konsumen,” kata Mahendra. Dijelaskannya, mengenai perkembangan AI di sektor teknologi keuangan, OJK pada 2023 telah mulai membangun fondasi tata kelola AI dengan menerbitkan Code of Ethics Guidelines on Responsible and Trustworthy AI untuk sektor fintech, yang berfungsi sebagai pedoman etis agar penggunaan AI tetap bermanfaat, adil, dan akuntabel.

Di sektor perbankan, OJK telah menerbitkan Indonesian Banking Artificial Intelligence Governance pada April 2025, yang memperkuat tata kelola dan manajemen risiko model AI pada bank. OJK saat ini juga tengah mengembangkan program tokenisasi yang menjadi tema utama dalam perkembangan aset digital. “OJK telah mengeksplorasi tokenisasi melalui regulatory sandbox, dengan fokus pada tiga model: tokenisasi emas, obligasi, dan properti. Kami mendorong inovasi ini secara hati-hati, memastikan keseimbangan antara pengembangan teknologi, perlindungan konsumen, dan stabilitas keuangan,” kata Mahendra.

Sementara itu Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Pemerintah saat ini tengah menyusun berbagai kebijakan untuk membangun fondasi yang kuat untuk pemanfaatan AI dalam konteks pemanfaatan, serta kompetensi SDM. “Sektor jasa keuangan perlu memperluas inovasi AI untuk memperlebar akses terhadap perbankan digital, pembiayaan mikro dan decision tools bagi UMKM. Berbagai inovasi yang lebih adaptif dengan standar operasional digital menunjukkan bahwa teknologi menghadirkan solusi yang lebih efisien,” kata Airlangga. Menurutnya, upaya OECD dalam bidang keuangan digital dan kecerdasan buatan juga sangat membantu Indonesia dalam memperbarui kerangka regulasi dan mempercepat transformasi digital. Hal ini juga menjadi bagian dari komitmen agar regulasi nasional selaras dengan standar OECD.

Peran Penting Asia

Sementara itu, Direktur Financial and Enterprise Affairs OECD Carmine Di Noia dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kemitraan dengan OJK dan menyoroti peran penting Asia sebagai pusat inovasi keuangan digital. Ia menegaskan komitmen OECD untuk mendukung pengembangan kerangka kerja yang harmonis secara global. Dalam konteks ini, OECD menggandeng OJK sebagai mitra utama dalam penyelenggaraan OECD Asia Roundtable on Digital Finance 2025, sekaligus menegaskan eratnya kerja sama antara kedua institusi "Asia berada di garis depan transformasi keuangan digital, didorong oleh ekosistem  fintech yang dinamis dan adopsi teknologi yang cepat. Kolaborasi seperti yang kita saksikan hari ini sangat penting untuk memastikan bahwa inovasi dapat berkembang secara bertanggung jawab, menciptakan pasar yang lebih efisien dan

inklusif, serta memperkuat kepercayaan publik," kata Carmine Di Noia. Pada kesempatan ini juga dilakukan peluncuran The OECD Report On Artificial Intelligence in Asia’s Financial Sector dan Panduan Kode Etik Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence/AI) yang Bertanggung Jawab dan Terpercaya di Teknologi Finansial di bawah pengawasan IAKD. Peluncuran ini menjadi bagian dari komitmen OJK agar regulasi nasional selaras dengan praktik terbaik internasional. Indonesia berkomitmen memperkuat transformasi digital, memperkuat fundamental ekonomi, dan memperdalam kerja sama internasional melalui strategi yang efektif dan peningkatan kapasitas  teknologi.

Kegiatan dengan OECD ini juga merupakan bagian dari proses aksesi Indonesia menjadi anggota penuh OECD. Posisi strategis Indonesia sebagai negara G20 dan pengawas sektor jasa keuangan terintegrasi menjadikan keterlibatan OJK di forum OECD semakin penting. Kolaborasi tersebut sebelumnya telah diformalisasi melalui Memorandum of Understanding (MoU) antara OJK dan OECD yang terakhir diperbarui pada tahun 2021, dan mencakup berbagai sektor jasa keuangan, termasuk pengembangan regulasi, perlindungan konsumen, serta penguatan integritas dan stabilitas sistem keuangan. “OECD Asia Roundtable on Digital Finance 2025 menjadi momentum penting untuk menyelaraskan langkah kita di seluruh negara Asia dan negara anggota OECD.

Melalui forum ini, kita dapat berbagi pengalaman, mengembangkan praktik terbaik, dan membangun kerangka kebijakan yang memungkinkan inovasi keuangan digital menjadi pengubah permainan untuk pertumbuhan dan inklusi keuangan, sambil mengelola risiko secara kolektif,” kata Mahendra Siregar. Pada sesi siang hari, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Hasan Fawzi, memberikan sambutan yang mengawali diskusi mengenai aset digital. Hasan Fawzi memaparkan perkembangan pesat pasar aset digital di Indonesia serta pendekatan OJK dalam menyeimbangkan inovasi dan manajemen risiko.

"Seiring kita beralih ke sesi sore ini, fokus kita bergeser ke kekuatan transformatif lainnya dalam keuangan digital yaitu aset digital. Sementara AI membentuk kembali intelligence dan proses di balik layanan keuangan. Aset digital secara fundamental mendefinisikan kembali sifat aset itu sendiri dan infrastruktur untuk pertukarannya," jelas Hasan Fawzi. Kegiatan hari pertama ditutup dengan diskusi panel yang mendalam  mengenai berbagai topik, termasuk pendekatan kebijakan terhadap AI di sektor keuangan dan keseimbangan antara inovasi dan regulasi dalam aset digital. Acara akan dilanjutkan pada hari kedua dengan agenda pembahasan mengenai tokenisasi aset dan implikasinya bagi pengembangan pasar. Kegiatan ini dihadiri lebih dari 40 perwakilan dari regulator, pelaku industri global dan pakar di bidang keuangan digital yang berasal dari berbagai negara.

Batam, 28 Oktober 2025 – Aston Inn Gideon Batam kembali menghadirkan pengalaman kuliner yang berbeda melalui Angkringan Gideon, sebuah konsep makanan kaki lima khas Indonesia yang semakin diminati para tamu, khususnya pengunjung dari Singapura dan Malaysia yang banyak menginap di akhir pekan. 

Diselenggarakan setiap Jumat dan Sabtu pukul 18.30 – 21.00, Angkringan Gideon menawarkan suasana santai ala warung kaki lima dengan ragam pilihan makanan yang melimpah. Para tamu dapat menikmati sate dengan live cooking langsung di meja, aneka gorengan hangat, Indomie khas angkringan, beragam pilihan nasi bungkus, serta minuman herbal tradisional yang menghadirkan cita rasa autentik Indonesia.

 “Angkringan ini bukan sekadar tempat makan, tetapi pengalaman unik yang membawa para tamu merasakan kehangatan suasana lokal. Banyak tamu kami dari Singapura dan Malaysia sangat antusias karena konsep ini jarang mereka temui di negara mereka,” ujar Randi Pratama, Restaurant Banquet Manager Aston Inn Gideon Batam.

Hadirnya Angkringan Gideon menjadi bagian dari komitmen Aston Inn Gideon Batam untuk terus menyajikan pengalaman kuliner yang berbeda, meriah, dan penuh cita rasa lokal yang dapat dinikmati oleh seluruh tamu hotel maupun masyarakat Batam.

Tunggu apalagi segera reservasi ke +62 811 7036 387 atau langsung datang ke Komplek Penuin Centre Blok AA No. 1, Penuin, Lubuk Baja, Batam, Kepulauan Riau .

 

 

Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) menyampaikan empati yang mendalam atas bencana banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra Utara, mulai dari Aceh, Kota Sibolga, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, hingga Tapanuli Utara, serta beberapa area di Sumatra Barat. Peristiwa ini turut berdampak pada layanan telekomunikasi di beberapa titik.

Hingga Kamis, 27 November 2025, sebanyak 71,68% site di wilayah Sumatra bagian utara berfungsi dengan baik.

Saat ini, tim teknis Indosat terus mempercepat proses pemulihan melalui perbaikan jalur transport telekomunikasi dan mengoperasikan sumber daya portable yang disebar di lokasi lokasi terdampak.

"Dengan langkah-langkah tersebut, Indosat telah mampu menjaga keberlangsungan layanan dasar, seperti telepon dan pesan singkat serta layanan data secara terbatas tetap berjalan.

Indosat berkomitmen untuk menjaga keberlangsungan layanan dan mendukung kebutuhan komunikasi pelanggan di wilayah terdampak,"ujar EVP - Head of Circle Sumatra Indosat Ooredoo Hutchison Agus Sulistio.

 

Jakarta-Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyampaikan pesan kuat mengenai pentingnya sinergi kebijakan nasional dalam menjaga ketangguhan perekonomian Indonesia di tengah ketidakpastian global yang terus meningkat. Hal itu disampaikannya dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 bertema “Tangguh dan Mandiri: Sinergi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi dan Berdaya Tahan”, Jumat (28/11/2025) malam.

Dalam paparannya, Perry menekankan bahwa ketidakpastian dunia masih berada pada level tinggi. Menurutnya, kebijakan proteksionis Amerika Serikat, yang kini semakin agresif, memberikan dampak besar pada arus perdagangan global. Ketegangan geopolitik juga belum mereda, dan hingga kini belum ada kepastian kapan konflik akan mencapai titik harmonisasi.

Perry memaparkan lima karakteristik utama yang membuat prospek ekonomi global tahun 2026–2027 tampak meredup:

  1. Kebijakan proteksionisme dan regionalisme meningkat

Amerika Serikat terus memperketat kebijakan industrinya, membuat perdagangan global melemah. Arus barang dan rantai pasok global menjadi lebih terbatas, menekan banyak negara berkembang.

  1. Perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia

Ekonomi dunia diprediksi tumbuh lebih lambat, terutama Amerika Serikat dan Tiongkok.

“Uni Eropa, India, dan Indonesia masih cukup baik, namun tekanan global membuat ruang gerak kebijakan semakin sempit,” ujarnya.

  1. Inflasi turun lebih lambat

Turunnya inflasi global yang tersendat membuat bank sentral di berbagai negara sulit menurunkan suku bunga. Negara-negara maju dibayangi beban utang tinggi, sementara negara berkembang menghadapi ongkos fiskal yang makin berat.

  1. Kerentanan sistem keuangan makin tinggi

Perry menyoroti maraknya transaksi produk derivatif berisiko tinggi, terutama yang melibatkan cash fund dan machine trading.

“Ini meningkatkan risiko pelarian modal dan tekanan nilai tukar di negara-negara emerging market,” imbuhnya.

  1. Ledakan uang kripto dan stablecoin swasta

Lonjakan penggunaan aset kripto tanpa pengawasan memadai dinilai berpotensi menimbulkan risiko sistemik. Karena itu, Perry kembali menekankan urgensi penguatan kebijakan Central Bank Digital Currency (CBDC) yang tengah disiapkan BI.

 

 

Indonesia Masih Tangguh, Sinergi Menjadi Kunci

Meski awan global kian gelap, Perry menyampaikan rasa syukurnya karena ekonomi Indonesia mampu menjaga ketahanan di tengah tekanan dunia.

Ia menegaskan bahwa sinergi kebijakan menjadi penopang utama keberhasilan tersebut. kolaborasi fiskal–moneter, penguatan sektor pangan, serta stabilitas nilai tukar yang terjaga, dinilai mampu membuat ekonomi Indonesia tetap kokoh.

Menurut BI, pada 2026–2027, Indonesia berpotensi tumbuh lebih tinggi dengan pendorong utama berupa: kenaikan konsumsi rumah tangga, investasi yang makin kuat ekspor yang tetap bertahan meskipun ekonomi dunia melambat, inflasi yang tetap terkendali, cadangan devisa yang cukup serta neraca pembayaran yang sehat, pertumbuhan kredit yang meningkat & percepatan ekonomi keuangan digital seperti e-commerce, digital banking, dan uang elektronik.

Perry kemudian memaparkan arah kebijakan dan transformasi ekonomi nasional untuk memperkuat daya tahan Indonesia di masa depan. Ia menegaskan bahwa posisi Indonesia harus semakin tangguh dan mandiri, berbasis sumber daya alam dan ekonomi kerakyatan.

Ada lima area sinergi besar yang akan menjadi fokus Indonesia ke depan:

  1. Memperkuat stabilitas dan mendorong permintaan domestik

Stabilitas harga, nilai tukar rupiah, dan kondisi pasar keuangan harus menjadi pondasi utama pertumbuhan.

  1. Hilirisasi, industrialisasi, dan ekonomi kerakyatan

Transformasi struktural menjadi keharusan agar Indonesia tidak lagi bergantung pada komoditas mentah.

  1. Penguatan pemberdayaan dan pendalaman pasar keuangan

Pengembangan instrumen keuangan, literasi masyarakat, serta penguatan UMKM menjadi prioritas.

  1. Akselerasi ekonomi keuangan internasional

Indonesia harus meningkatkan posisi dalam arus ekonomi global melalui penguatan kerja sama dan integrasi sistem pembayaran.

  1. Kerja sama investasi dan perdagangan internasional

Kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai negara diperlukan untuk mengamankan pasar dan arus modal.Perry menegaskan bahwa stabilitas bukan berarti stagnasi.

“Stabilitas yang dinamis adalah stabilitas yang membuat harga terkendali, rupiah stabil, ekonomi bergerak cepat, dan rakyat merasakan manfaatnya,” ujarnya.

 

Ia menyebut konsep tersebut sebagai “sumitronomis”, yang menekankan kolaborasi erat antara kebijakan fiskal dan moneter sebagai mesin pertumbuhan dan stabilitas.

Perry menegaskan bahwa masa depan ekonomi Indonesia membutuhkan komitmen kuat dari seluruh pemangku kepentingan.

Pertemuan Tahunan BI 2025 pun menjadi ruang refleksi sekaligus peta jalan untuk menavigasi tantangan global menuju Indonesia yang lebih kuat, adaptif, dan berdaya saing.

Oakwood Hotel & Apartments Grand Batam bersama Batam Jazz Society (BJS) dengan bangga mempersembahkan Sea Jazz Blossoms 2025, sebuah signature event musik jazz di Batam yang siap menjadi gelombang baru dalam kalender event Batam 2025. Acara ini berlangsung dua malam berturut-turut, 6–7 Desember 2025, di Oakbistro lantai 8, mulai pukul 19.00 WIB — menjadikannya salah satu agenda Desember Batam yang paling dinantikan. 

Sebagai festival jazz yang dirancang untuk merayakan ekspresi, kolaborasi, dan kreativitas, Sea Jazz Blossoms 2025 menghadirkan intimate urban jazz stage dengan pemandangan kota Batam dari ketinggian. Event ini diharapkan menjadi magnet bagi pecinta live music Batam, wisatawan, serta komunitas musik nasional. 

Deretan artis yang akan tampil mencakup talenta lokal, nasional, hingga internasional seperti:

  • Jazz Alley ft. Darryl Ervin & Namie
  • Daniel Purnomo
  • COA ft. Aurora
  • Nanyang Hill Jazz
  • Luke Jozsua Trio
  • BOTR

Rangkaian performers ini menghadirkan spektrum jazz yang luas — dari modern jazz, soulful, warm contemporary, hingga groove yang enerjik — menjadikan event ini salah satu konser jazz terbaik di Batam. 

Sea Jazz Blossoms 2025 didukungan berbagai pihak yang memperkuat ekosistem kreatif dan komunitas jazz Batam, termasuk:

  • D Production
  • Arigato Production
  • Kuma Creative Work
  • Event di Batam
  • Forum Jazz Indonesia
  • Komunitas Jazz Indonesia
  • Ninetynine

Keberadaan partner ini menegaskan bahwa industri kreatif Batam kian solid dan berpengaruh dalam lanskap musik nasional.

Jakarta, 29 November 2025. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong peningkatan literasi keuangan digital mahasiswa dengan menyelenggarakan kegiatan OJK Digital Financial Literacy di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).

Perkembangan teknologi membawa potensi yang sangat besar dalam mendorong inovasi di sektor keuangan serta membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat terhadap produk keuangan. Namun, di balik peluang tersebut, terdapat pula risiko yang harus diperhatikan seperti pergerakan harga yang sangat fluktuatif dan rentan dengan penyalahgunaan untuk tindak kejahatan.

Demikian disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK Hasan Fawzi dalam sambutannya dalam acara tersebut di kampus UMSU Medan, Jumat (28/11).

“Oleh karena itu, sangat penting bagi kita semua terutama teman-teman mahasiswa untuk betul-betul memahami dan mempelajari karakteristik, manfaat, dan risiko sebelum memutuskan untuk mengakses layanan keuangan digital. Dengan pemahaman yang memadai, diharapkan teman-teman mahasiswa dapat memperoleh manfaat yang optimal dari Aset Keuangan Digital, Aset Kripto, dan layanan keuangan digital lainnya,” kata Hasan Fawzi.

Menurutnya, melalui kegiatan Digital Financial Literacy ini, diharapkan mahasiswa dapat lebih mengenal dan memahami inovasi keuangan digital yang berada di bawah pengawasan OJK. Untuk selanjutnya, diharapkan  mahasiswa dapat memanfaatkan produk keuangan digital tersebut secara bijak dan bertanggung jawab.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala OJK Provinsi Sumatera Utara Khoirul Muttaqien mengajak mahasiswa untuk merencanakan keuangan sejak dini dan menjadi investor yang bijak di era digital.

“Ada tiga pesan kunci agar mahasiswa dapat menjadi calon digital human capital dan digital investor masa depan. Pertama, pahami produk dan layanan jasa keuangan yang akan digunakan sebelum berinvestasi. Kedua, ingat prinsip Legal dan Logis (2L) ketika berinvestasi. Ketiga, jadikan keahlian digital sebagai peluang karis, bukan hanya sarana spekulasi,” kata Khoirul Muttaqien.

Lanjutnya, mahasiswa juga diimbau untuk berhati-hati terhadap kejahatan di sektor jasa keuangan, seperti investasi bodong dan pinjaman online ilegal. Mahasiswa juga diimbau agar menghindari praktik judi online.

Dekan Fakultas Hukum UMSU Faisal mengapresiasi program peningkatan literasi keuangan generasi muda terutama mahasiswa yang dilakukan oleh OJK.

“Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi atas program kerja peningkatan literasi keuangan digital yang dilakukan oleh OJK pada hari ini. Selanjutnya, kami mengimbau agar seluruh mahasiswa sebagai peserta kegiatan dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik. Diharapkan ilmu yang diperoleh tidak hanya berguna bagi diri sendiri tetapi juga bagi masyarakat. Mahasiswa diharapkan dapat menjadi agen literasi di lingkungannya,” kata Faisal.

Kegiatan ini dilaksanakan secara hibrida yang dihadiri secara fisik oleh mahasiswa dan dosen UMSU serta secara daring oleh perwakilan TPAKD di 33 kabupaten dan kota di wilayah Sumatera Utara dengan jumlah peserta lebih dari 600 orang.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan pula talkshow bertema "Aset Kripto dan Perkembangan Inovasi Keuangan Digital di Indonesia" dengan narasumber Ketua Career Development and Alumni Center (CDAC) UMSU Sukma Lesmana, Wakil Kepala Eksekutif Aset Digital dan Kripto, Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI) Jodhi A. Sardjono, dan Direktur Grup Inovasi Keuangan Digital (GIKD) OJK Ludy Arlianto. Talkshow ini memberikan wawasan mengenai tren aset digital, pengembangan aset kripto berbasis syariah, serta arah kebijakan OJK dalam memperkuat ekosistem inovasi keuangan digital di Indonesia.

Melalui OJK Digital Financial Literacy, OJK berkomitmen untuk memperluas jangkauan edukasi dan mendorong literasi keuangan digital di berbagai wilayah Indonesia. OJK berharap generasi muda tidak hanya menjadi pengguna layanan keuangan digital yang bijak dan aman, tetapi juga berperan sebagai inovator dalam membangun masa depan sektor keuangan digital yang inklusif dan berkelanjutan.

JAKARTA. PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) terus berinovasi untuk menghadirkan solusi finansial yang relevan dengan kebutuhan nasabah dan masyarakat sesuai purpose Advancing Customers and Society. Terbaru, CIMB Niaga melalui produk pinjaman OCTO Loan meluncurkan fitur Bayar Transaksi Pakai QRIS dari aplikasi OCTO dengan memanfaatkan limit pinjaman OCTO Loan. 

Direktur Consumer Banking CIMB Niaga Noviady Wahyudi menyatakan, kehadiran fitur baru ini menjadikan OCTO Loan sebagai produk personal loan yang memiliki fitur lengkap dan dapat digunakan sesuai preferensi nasabah, baik dicairkan ke rekening tabungan sebagai dana tunai maupun untuk transaksi QRIS. Hal ini semakin memudahkan nasabah dalam memenuhi beragam kebutuhan mendesak atau gaya hidup sehari-hari, tanpa harus menunggu tanggal gajian. 

“Kami memahami di tengah kondisi perekonomian saat ini nasabah dan masyarakat membutuhkan solusi keuangan yang cepat, mudah, dan aman, termasuk dana talangan yang fleksibel untuk membantu mengelola keuangan harian secara efisien. Karena itu, kami terus memperkuat OCTO Loan dengan menambahkan fitur transaksi QRIS dari aplikasi OCTO yang bisa digunakan untuk bertransaksi di merchant mana saja dan kapan saja. Dengan demikian, nasabah tidak perlu khawatir dan tetap bisa memenuhi beragam kebutuhannya secara bijak,” kata Noviady di Jakarta, Jumat (28/11/2025). 

Seperti diketahui, OCTO Loan merupakan fasilitas pinjaman digital yang fleksibel dengan limit kredit bergulir hingga Rp10 juta. Nasabah dapat mencairkan limit secara instan melalui aplikasi maupun website OCTO, dengan suku bunga harian 0,0833% (setara 2,5% per bulan). Fasilitas ini menyediakan dua opsi pembayaran: bayar saat tagihan atau cicilan 1, 3, 6, dan 12 bulan, yang bisa dilunasi lebih awal kapan saja. Setelah pelunasan, limit akan otomatis ter-update dan siap digunakan kembali. 

Inovasi ini juga didukung dengan berbagai promo menarik hingga 31 Desember 2025. Nasabah bisa menikmati cashback hingga Rp100 ribu untuk transaksi QRIS di merchant pilihan seperti Erafone, Urban Republic, Atria, Depo Bangunan, dan Blibli Store Offline. Untuk pembelanjaan di Blibli.com dan Superindo, tersedia cashback hingga Rp50 ribu. Khusus pengguna baru, tersedia cashback spesial mulai dari Rp30 ribu hingga Rp100 ribu untuk transaksi pertama, baik tarik tunai maupun QRIS. 

Tak hanya itu, CIMB Niaga juga menghadirkan program bebas bunga untuk tenor cicilan 3 bulan, di mana bunga akan dikembalikan dalam bentuk cashback ke rekening nasabah pada bulan angsuran pertama. Seluruh cashback diberikan langsung ke OCTO Pay atau rekening tabungan sesuai ketentuan program. 

Bagi nasabah yang tertarik untuk memanfaatkan fasilitas OCTO Loan, dapat mengajukan dengan proses mudah dan sepenuhnya digital melalui aplikasi OCTO. Nasabah hanya perlu mengisi formulir di aplikasi OCTO, menyertakan e-KTP, dan memiliki penghasilan tetap minimal Rp2 juta per bulan. Proses persetujuan berlangsung cepat dalam 2 hingga 3 hari kerja, dan limit akan langsung tersedia begitu disetujui. Informasi lengkap tentang produk OCTO Loan dapat diakses di cimb.id/kta/octoloan. 

Dengan fitur baru dan promo yang ditawarkan, OCTO Loan tak sekadar menjadi solusi keuangan digital yang praktis, tetapi juga mendorong nasabah untuk mengelola keuangan secara cerdas dan bertanggung jawab. Hal ini sejalan dengan komitmen kami untuk terus menghadirkan layanan yang memudahkan sekaligus memberikan dampak positif bagi nasabah dan masyarakat luas,” pungkas Noviady.

Menyambut musim libur akhir tahun, Hotel Santika Batam menghadirkan dua rangkaian perayaan istimewa yang dirancang untuk memberikan pengalaman tak terlupakan bagi para tamu: “Kampung Natal di Tepi Laut” Christmas Dinner dan “Time Warp: Back to the 90s” New Year’s Eve Dinner.

 

Mengusung tema unik perpaduan suasana pesisir dan semangat Natal, Kampung Natal di Tepi Laut menawarkan pengalaman bersantap yang hangat dan meriah.
Hanya dengan Rp278.000 nett/pax, para tamu dapat menikmati berbagai hidangan istimewa, mulai dari Roasted Chicken with Gravy, Kerang & Seafood Tumpah, BBQ Corner, hingga aneka Christmas Gingerbread Cookies, dan masih banyak menu spesial lainnya.
Dekorasi bernuansa pesisir serta ornamen Natal klasik menghadirkan atmosfer perayaan yang intim dan penuh keceriaan. Dapatkan harga spesial member MyValue hanya Rp249.000 (dari Rp278.000) di aplikasi MyValue.

 

Untuk malam pergantian tahun, Hotel Santika Batam mengajak tamu bernostalgia melalui tema “Time Warp: Back to the 90s”.


Dengan harga Rp388.000 nett/pax, tamu akan disuguhkan buffet dinner, Live Music 90-an, hingga momen countdown yang seru dalam suasana retro.
Mulai dari playlist klasik, dekorasi vintage, hingga hiburan khas era 90-an, seluruh rangkaian acara dirancang untuk membawa tamu kembali ke masa keemasan tersebut.
Harga spesial hanya Rp349.000 dari Rp388.000 dengan klaim voucher promo di aplikasi MyValue.

Reservasi sudah dibuka dan dapat dilakukan melalui:
WhatsApp/Phone: 0813-1119-7670

Instagram: @hotelsantikabatam
Dapatkan penawaran spesial untuk pemesanan grup atau corporate gathering.

 

 

Profil Hotel Santika Batam

Hotel Santika Batam merupakan Hotel Santika ke 33 dalam kelompok Hotel Santika berbintang 3 dan merupakan property ke 124 yang saat ini dikelola oleh Santika Indonesia Hotels & Resorts. Sampai saat ini property Santika Indonesia Hotels & Resorts telah tersebar di lebih dari 40 kota di Indonesia. Hotel Santika Batam memiliki 136 kamar dengan 3 tipe kamar: Superior, Deluxe dan Suite. Fasilitas lainnya adalah meeting room, rooftop restaurant, gym dan kolam renang. Terletak di Batam Center, Hotel Santika Batam dilengkapi dengan Gurindam Restaurant yang berada di lantai 11 dan menyajikan pemandangan terbaik kota Batam. Sarana umum seperti Hang Nadim International Airport, Batam Center International Ferry Terminal, Rumah Sakit, pusat perbelanjaan dan berbagai pusat bisnis dapat ditempuh hanya dengan 15 menit berkendara dari Hotel Santika Batam. Untuk kemudahan reservasi dengan harga terbaik, download aplikasi MySantika di iOS atau Google Play Store.

Jakarta, 28 November 2025. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan Badan Siber dan Sandi Nasional (BSSN) menyepakati perjanjian kerja sama terpisah dalam memperkuat sinergi untuk menjaga integritas dan keamanan sektor jasa keuangan.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh OJK dan PPATK melingkupi Penguatan Koordinasi dan Kerja Sama dalam rangka Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), Tindak Pidana Pendanaan Terorisme (TPPT) dan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (PPSPM) di Sektor Jasa Keuangan.

OJK diwakili oleh Deputi Komisioner Hubungan Internasional, APU PPT dan Daerah OJK Bambang Mukti Riyadi sementara dari PPATK diwakili oleh Plt. Deputi Bidang Strategi dan Kerja Sama PPATK Fithriadi Muslim. PKS tersebut merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara OJK dan PPATK yang telah ditetapkan pada 15 Mei 2024.

Sementara PKS antara OJK dan BSSN melingkupi dua hal, pertama Penguatan Keamanan Siber dan Sandi di Sektor Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Serta Aset Keuangan Digital Termasuk Aset Kripto. Penandatanganan dilakukan oleh Deputi Komisioner Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Aset Keuangan Digital dan Aset Kripo OJK Luthfy Zain Fuady dan Deputi Bidang Operasi Keamanan Siber dan Sandi BSSN Bondan Widiawan.

Sementara PKS kedua, tentang Sinergi Peningkatan Kapasitas Keamanan Siber dan Sandi di Sektor Inovasi Teknologi Sektor Keuangan serta Aset Keuangan Digital termasuk Aset Kripto dilaksanakan oleh Luthfy Zain Fuady dan Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN Slamet Aji Pamungkas. PKS tersebut merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara OJK dan BSSN yang telah ditetapkan pada 28 Februari 2024.

Penandatanganan PKS antara OJK dengan PPATK dan BSSN disaksikan langsung oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, Ketua PPATK Ivan Yustiavandana dan Kepala BSSN Nugroho Sulistyo Budi di kantor OJK Gedung Wisma Mulia 2 Jakarta, Jumat.

Mahendra Siregar dalam sambutannya mengatakan serangan siber merupakan suatu ancaman besar bagi keamanan data sektor jasa keuangan, karena dapat memengaruhi kepercayaan masyarakat pada industri jasa keuangan.

“Tentu yang paling berisiko bagi kami adalah jika sektor dan bidang jasa keuangan kehilangan kepercayaannya, kehilangan confidence dari masyarakat. Bagaimana kalau itu terjadi. Itulah risiko yang paling besar,” kata Mahendra.

Mahendra juga menekankan OJK siap untuk berkontribusi dan menjadi bagian dari pencegahan kejahatan siber pada sektor jasa keuangan, dan diharapkan kerja sama ini dapat berjalan sesuai fungsinya.

Ivan Yustiavandana dalam kesempatan itu menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi ekstrim antarlembaga dalam menangani judi online yang dapat berdampak pada damage future depression.

“Jika intervensi itu tidak dilakukan dengan ekstrem, estimasi PPATK persis dengan tahun lalu. Alhamdulillah dengan sinergi yang sangat kuat, Komdigi bekerja, BSSN bekerja, per hari ini saja kita berharap (bisa diturunkan),” ujar Ivan.

Menurutnya, kolaborasi OJK dengan BSSN dan PPATK merupakan kolaborasi antarlembaga yang terjadi secara alamiah, yang menjadi keharusan bersama agar sistem keuangan dan perekonomian Indonesia terhindar dari dampak negatif perjudian daring.

Sementara itu, Nugroho Sulistyo Budi mengapresiasi kerja sama yang dilakukan dalam hal penguatan koordinasi antarlembaga untuk mencegah terjadinya kejahatan di sektor jasa keuangan.

“Tanpa kerja sama dengan kementerian lembaga bersama entitasnya, BSSN tidak akan mampu. Ini merupakan suatu kerja kolaboratif dari seluruh pemangku kepentingan. Kalau kita semua kolaboratif, semua entitas itu punya fungsi dan tanggung jawab agar ada distribusi kelembagaan, ada distribusi tanggung jawab, termasuk juga atas keamanan dari serangan siber,” kata Nugroho.

PKS antara OJK dan PPATK mencakup pelaksanaan:

  1. pertukaran data dan/atau informasi;
  2. pemanfaatan data dan/atau informasi olahan sistem teknologi informasi;
  3. pelaksanaan koordinasi audit; dan
  4. penetapan standar korespondensi

Ruang lingkup kerja sama meliputi upaya pencegahan dan pemberantasan TPPU, TPPT, dan/atau PPSPM di sektor jasa keuangan.

Sementara PKS antara OJK dan BSSN di bidang Penguatan Keamanan Siber dan Sandi di Sektor Inovasi Teknologi Sektor Keuangan serta Aset Keuangan Digital termasuk Aset Kripto, mencakup:

  1. asistensi digital forensik;
  2. asistensi penanganan insiden siber;
  3. pelaksanaan layanan ITSA;
  4. deteksi kondisi keamanan siber sektor Inovasi Teknologi Sektor Keuangan serta Aset Keuangan Digital termasuk Aset Kripto;
  5. penyediaan, pertukaran, dan/atau pemanfaatan data dan/atau informasi;
  6. pembentukan Pusat Kontak Siber; dan
  7. registrasi TTIS Organisasi Penyelenggara IAKD

Sedangkan PKS OJK dan BSSN di bidang Sinergi Peningkatan Kapasitas Keamanan Siber dan Sandi di Sektor Inovasi Teknologi Sektor Keuangan serta Aset Keuangan Digital termasuk Aset Kripto, mencakup:

  1. koordinasi penyusunan kebijakan, ketentuan, dan standar Keamanan Siber;
  2. asistensi implementasi pelindungan Sistem Elektronik Penyelenggara IAKD;
  3. penyediaan, pertukaran, dan/atau pemanfaatan dan/atau informasi;
  4. pembentukan TTIS Organisasi Penyelenggara IAKD; dan
  5. pengembangan kapasitas sumber daya manusia.

Batam – Polda Kepri menggelar kegiatan Undangan Silaturahmi dan Dialog Lintas Agama Tahun 2025 bertempat di Hotel Golden View Bengkong, dengan tujuan mempererat toleransi serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah Provinsi Kepulauan Riau, Kamis(27/11/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakapolda Kepri Brigjen Pol Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., Pejabat Utama Polda Kepri, Wakapolresta Barelang serta sejumlah tokoh lintas agama dan organisasi keagamaan. Turut hadir antara lain Ketua Umum DPP MUKI Bpk. Djasarmen Purba, Ketua FKUB Prov. Kepri yang diwakili Wakil Ketua Bpk. Dr. H. Suyono, M.Ag., Pembina Masyarakat Kristen Kanwil Kemenag Kepri Bpk. Sahat Sihombing, Ketua PGIW Prov. Kepri Pdt. Sabar Brahmana, dan Ketua Panitia Pelaksana Bpk. Ivan Manurung.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Pelaksana Bpk. Ivan Manurung menyampaikan apresiasi kepada Polda Kepri yang telah menginisiasi kegiatan ini sebagai ruang dialog untuk memperkuat persaudaraan antarumat beragama.

“Harapan kami, kerukunan umat beragama yang selama ini terpelihara dapat semakin terbina dan kami dari MUKI Kepri akan terus bersinergi mendukung Polri dalam memelihara Kamtibmas khususnya pada perayaan hari besar keagamaan,” ucapnya.

Sementara itu, dalam sambutannya Wakapolda Kepri Brigjen Pol Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., menyampaikan rasa terima kasih kepada organisasi MUKI yang turut berperan aktif dalam membangun toleransi dan persaudaraan antaragama.

Wakapolda Kepri menegaskan bahwa Provinsi Kepri merupakan salah satu daerah dengan tingkat toleransi tinggi di Indonesia. “Sekalipun kita berbeda, kita tetap satu dalam bingkai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika,” ungkap Wakapolda Kepri.

Wakapolda Kepri juga mengajak tokoh agama untuk peduli terhadap tantangan sosial, khususnya pengangguran akibat arus urbanisasi yang tinggi di Kepri. “Kita berharap kegiatan dialog ini menjadi motivasi untuk semakin mempererat persatuan dan bersama-sama menciptakan Kepri sebagai tempat yang aman dan kondusif bagi investasi serta pembangunan daerah,” tambah Wakapolda Kepri.

Sebagai wujud kesepahaman, para tokoh lintas agama Provinsi Kepri melakukan pembacaan Komitmen Bersama, yang berisi sikap untuk menolak segala bentuk provokasi, intoleransi, dan ujaran kebencian, serta mendukung Polri dalam menjaga Harkamtibmas di Kepri.

Melalui kegiatan ini, Polda Kepri menegaskan komitmennya untuk terus menjalin kolaborasi dengan seluruh unsur masyarakat dan tokoh agama dalam menjaga stabilitas keamanan demi terciptanya suasana damai, aman, dan harmonis di wilayah Kepri.

PGN Siagakan Satgas Nataru 2025, Pastikan Pelayanan Terbaik Penyaluran Gas Bumi

Jakarta – PT PGN Tbk selaku Subholding Gas Pertamina mengerahkan Satgas Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 yang siap menjaga keamanan dan keandalan penyaluran gas bumi ke lebih dari 817.000 pelanggan rumah tangga, 2.845 pelanggan kecil, 3.334 pelanggan komersial dan industri, serta pelanggan pembangkit listrik sepanjang periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Jaringan infrastruktur Subholding Gas yang mencakup lebih dari 34.000 km jaringan pipa, 16 SPBG & MRU, serta 3 terminal LNG juga dipastikan beroperasi secara optimal. Sehingga, penyaluran gas bumi di seluruh wilayah operasi Subholding Gas Group pun dapat berjalan dengan lancar.

Satgas Nataru PGN aktif sejak 13 November 2025 hingga 11 Januari 2026, dan berkoordinasi dengan Satgas Nataru Holding Migas Pertamina serta Posko Bersama Kementerian ESDM.

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menyampaikan bahwa Subholding Gas menyiapkan berbagai langkah pengamanan operasi, termasuk penguatan aspek HSSE, sehingga kebutuhan gas bumi pelanggan dapat terpenuhi dengan baik.
“Tim Penanganan Gangguan (TPG) kami siagakan 24 jam sehari, 7 hari seminggu, didukung pemantauan tekanan jaringan secara realtime dan patroli berkala di seluruh fasilitas operasi,” ujarnya.

Penyaluran Bahan Bakar Gas (BBG) pada periode Nataru 2025 diproyeksikan mencapai angka 24.500 LSP, atau meningkat rata-rata sekitar 34% dibandingkan periode Nataru 2024.

"Posko Satgas di seluruh area operasi Subholding Gas Group siap bersiaga memberikan layanan terbaik untuk seluruh pelanggan dengan sepenuh hati," tegasnya.

PGN memastikan seluruh infrastruktur, mulai dari jaringan pipa, SPBG, terminal LNG, hingga layanan Contact Center 135, beroperasi penuh untuk menjamin kelancaran aktivitas masyarakat di periode Natal dan Tahun Baru.

 

Badan Pengusahaan (BP) Batam menekankan peningkatan kepastian usaha dan pentingnya perbaikan logistik sebagai kunci daya saing Batam.

Hal itu disampaikan Direktur Investasi, Dendi Gustinandar dalam forum Indonesia International Transport Summit (IITS) 2025 di Jakarta, Kamis (27/11/2025).

Ia tampil sebagai salah satu panelis mewakili BP Batam bersama Yukki Nugrahawan Hanafi (Senior Vice President FIATA), Adi Darma Shima (Interport Mandiri Utama), Dr. Haris Muhammadun (MTI), dan Albert Aulia Ilyas (Kalista Nusa Armada) pada sesi pleno bertema “Batam and the Role of Integrated Logistic Transport”.

Dalam paparannya, Dendi mejelaskan bahwa Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2025 memberikan dasar kepastian lebih kuat bagi investor yang beroperasi di Batam. Regulasi itu memperjelas kewenangan BP Batam sebagai otoritas tunggal kawasan.

“Dengan PP 25/2025, proses perizinan menjadi lebih cepat dan jelas. Investor kini memasuki ekosistem yang lebih pasti,” katanya.

Disebutkan, kinerja investasi Batam dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren peningkatan.

BP Batam mencatat lonjakan signifikan realisasi investasi sepanjang 2025, berdasarkan data kumulatif hingga triwulan III yang telah mencapai Rp54,7 triliun atau 91 persen dari target Rp60 triliun.

Situasi itu berkontribusi langsung pada penguatan pertumbuhan ekonomi dan memperkuat peran Batam sebagai pusat industri berorientasi ekspor.

Dalam kesempatan itu, Dendi juga menyoroti peran sentral logistik bagi ekonomi Batam. Ia menyebutkan bahwa 56 persen perekonomian Batam bergantung pada industri pengolahan, sementara 91 persen ekspor nonmigas berasal dari produk industri.

“Dengan struktur seperti ini, efisiensi logistik menjadi faktor penentu daya saing. Integrasi pelabuhan, bandara, dan kawasan industri menjadi fokus utama kami,” ujarnya.

Para panelis sepakat bahwa Batam memiliki posisi strategis dalam rantai pasok regional. Perbaikan infrastruktur dan penyederhanaan regulasi dinilai dapat menurunkan biaya logistik dan meningkatkan volume perdagangan di kawasan.

Di akhir sesi, BP Batam menyatakan komitmen untuk melanjutkan penguatan layanan, penyederhanaan perizinan, dan pengembangan infrastruktur guna menjadikan Batam sebagai gerbang logistik modern dan lokasi investasi kompetitif di wilayah Asia-Pasifik. 

Page 9 of 103

Instagram

Tentang Kami