Live Streaming
Saturday, 07 March 2026 09:23

Ada Bedah Buku "Semua Bisa Kaya" ,Meramaikan KURMA 2026

BATAM — Bedah Buku “Semua Bisa Kaya “,menjadi salah satu kegiatan yang banyak diminati para pengunjung di One Batam Mall Jumat 6 Maret 2026. Di tengah keramaian bazar Ramadan dalam rangka Kepulauan Riau Ramadhan Fair (Kurma) 2026, sejumlah pengunjung antusias mendaftar untuk mengikuti bedah buku yang langsung mendatangkan penulisnya Marviarum Eka Ramdiati.

Kegiatan yang digelar oleh Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau itu tidak sekadar menghadirkan diskusi literasi keuangan. Lebih dari itu, acara ini mengajak masyarakat merenungkan kembali makna kekayaan, cara mengelola rezeki, serta pentingnya hidup secara finansial yang lebih sehat dan terencana.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Ardhienus mengakui bahwa judul buku tersebut memang sengaja dipilih karena sangat dekat dengan harapan banyak orang.

“Siapa yang tidak ingin kaya. Judulnya sangat menarik sehingga membuat orang tertarik membaca,” ujarnya.

Namun menurutnya, pesan utama buku tersebut justru ingin mengubah cara pandang masyarakat tentang kekayaan. Menjadi kaya tidak selalu berarti memiliki harta yang berlimpah, tetapi lebih kepada kemampuan mengelola keuangan secara bijak sehingga hidup terasa cukup dan seimbang.

Ia menjelaskan bahwa salah satu kunci utama dalam pengelolaan keuangan adalah kemampuan membedakan antara kebutuhan dan keinginan.

“Jangan sampai keinginan melampaui kebutuhan. Jika keuangan dikelola dengan baik, maka kita bisa menyisihkan dana untuk investasi,” katanya.

Bagi Bank Indonesia perwakilan Provinsi Kepri, kegiatan semacam ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi ekonomi masyarakat. Terutama dalam memahami pengelolaan keuangan yang lebih sehat, termasuk melalui pendekatan ekonomi syariah.

Ardhienus menilai masih banyak masyarakat yang belum menyadari bahwa masalah keuangan sering muncul karena kurangnya perencanaan dan disiplin dalam mengatur pengeluaran.

“Jangan sampai masyarakat memiliki beban keuangan yang tidak perlu. Salah satu kuncinya adalah bagaimana mengelola keuangan secara syariah,” jelasnya.

Penulis buku “Semua Bisa Kaya”, Marviarum Eka Ramdiati, memiliki pandangan yang cukup sederhana namun mendalam tentang makna kekayaan.

Menurutnya, kaya bukan selalu tentang jumlah uang atau aset yang dimiliki. Seseorang bisa disebut kaya ketika mampu merasa cukup dengan rezeki yang diterima serta mampu memanfaatkannya dengan cara yang benar. 

“Rezeki tidak sepenuhnya untuk diri sendiri. Semua akan dipertanggungjawabkan di akhirat nanti,” ujarnya.

Perempuan lulusan jurusan Manajemen Universitas Indonesia tersebut mengatakan proses penulisan buku ini memakan waktu cukup panjang. Ia mencoba merangkum berbagai prinsip pengelolaan keuangan yang sederhana namun sering diabaikan banyak orang.

Dalam bukunya, ia membahas bagaimana cara memperoleh rezeki secara halal, mengatur pengeluaran dengan disiplin, serta pentingnya berbagi melalui infak, sedekah, hingga aqiqah.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut sebenarnya sudah lama diajarkan dalam ajaran Islam. “Semua itu diatur dalam Al-Quran,” katanya.

Marviarum juga menekankan pentingnya mengatur pembagian uang sejak awal menerima gaji. Banyak orang, menurutnya, baru menabung dari sisa pengeluaran, padahal seharusnya menabung menjadi prioritas sejak awal.

Ia juga menyarankan masyarakat untuk memisahkan rekening penerimaan dengan rekening belanja agar pengelolaan keuangan menjadi lebih terkontrol.

Sebagaimana diketahui, kegiatan bedah buku tersebut merupakan bagian dari rangkaian Kepulauan Riau Ramadhan Fair (Kurma) 2026 yang berlangsung pada 2–8 Maret 2026 di One Batam Mall.

 

Read 97 times

Instagram

Tentang Kami