Live Streaming
Page 4 of 109

JAKARTA. Bagi sebagian masyarakat berpenghasilan rutin (salaried), gaji bulanan seringkali terasa hanya numpang lewat di rekening. Begitu masuk, dana langsung terpakai untuk berbagai alokasi anggaran rutin, mulai dari belanja bulanan hingga bayar tagihan. Ditambah lagi, transaksi tersebut juga kerap dikenakan biaya admin, sehingga tanpa disadari makin menggerus saldo rekening. 

Padahal, sejatinya hal itu dapat diantisipasi apabila nasabah memilih layanan dan rekening tabungan payroll yang tepat serta relevan dengan kebutuhannya. Salah satu layanan tersebut yaitu OCTO dari PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) melalui tabungan OCTO Savers Payroll. Rekening penerima gaji ini bisa membantu nasabah mengelola keuangan lebih praktis dan efisien serta dilengkapi benefit yang optimal. 

Head of Marketing, Brand & Customer Experience CIMB Niaga Amir Widjaja mengatakan, pengelolaan penghasilan dengan rekening yang tepat menjadi langkah awal penting dalam membangun kebiasaan finansial yang lebih baik. “Setiap orang tentu memiliki aspirasi dan mimpi yang ingin dicapai, tetapi sering kali terkendala karena berbagai alasan, seperti dalam hal pengelolaan keuangan. Melalui OCTO dan OCTO Savers Payroll, kami menghadirkan inovasi dalam pemanfaatan rekening gaji agar semua kebutuhan dapat dikelola sejak awal menerima penghasilan. Dengan demikian nasabah dapat meraih mimpi dan tujuan hidupnya dengan lebih baik,” ujar Amir di Jakarta, Senin (2/2/2026). 

Optimalkan Manfaat Pengelolaan Gaji melalui OCTO Savers Payroll 

Melalui OCTO Savers Payroll, nasabah memperoleh sejumlah benefit, antara lain bebas biaya administrasi bulanan, bebas biaya transaksi seperti top-up e-wallet hingga 20 kali per bulan dan tarik tunai di ATM mana pun hingga 20 kali per bulan, serta bebas biaya transfer antarbank melalui BI-Fast. Tak hanya itu, nasabah juga memperoleh bebas premi untuk perlindungan asuransi jiwa akibat kecelakaan hingga Rp100 juta serta akses dana talangan sebelum gajian melalui fasilitas pinjaman digital OCTO Loan dengan limit hingga Rp10 juta. Selain itu, tersedia pula berbagai penawaran khusus pada periode gajian yang bisa menambah hemat pengeluaran bulanan. 

Untuk memudahkan aktivitas perbankan nasabah, rekening gaji ini juga dapat terhubung dengan berbagai layanan di aplikasi OCTO, sehingga lebih mudah untuk melakukan transaksi harian, pengelolaan tabungan, hingga akses ke produk investasi dan pembiayaan sesuai kebutuhan. Bagi karyawan yang memiliki keleluasaan untuk memilih Bank untuk rekening gaji, buka tabungan OCTO Savers Payroll bisa dilakukan secara mandiri melalui aplikasi OCTO dengan menyiapkan e-KTP dan memasukkan kode promo “GAJIAN”. 

Setelah rekening aktif, nasabah dapat mendaftarkannya ke bagian Human Resources (HR) agar gaji ditransfer langsung ke rekening OCTO Savers Payroll, sehingga semua benefitnya bisa dinikmati. Selain melalui aplikasi, pembukaan rekening juga dapat dilakukan di kantor cabang CIMB Niaga atau Digital Lounge terdekat. Untuk informasi lebih lengkap dapar diakses di link berikut cimb.id/tab/os-payroll. 

“Kami berharap dengan kemudahan dan keuntungan yang diberikan OCTO Savers Payroll, akan lebih banyak masyarakat berpenghasilan rutin yang mendapatkan manfaat dari inisiatif ini. Kami percaya, langkah kecil dari pengelolaan gaji yang tepat dapat membantu nasabah melangkah lebih pasti dalam Kejar Mimpi mereka,” ujar Amir.

 

BP Batam menegaskan komitmennya untuk mengubah wajah Batam dari sekadar kawasan insentif menjadi platform eksekusi industri tercepat di Asia Tenggara. Hal ini disampaikan oleh Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, saat menghadiri SMF Manufacturing Day Summit 2026 di Marina Bay Sands, Singapura.

Kehadiran delegasi BP Batam, yang mewakili Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, merupakan langkah nyata dalam memperkuat posisi Batam sebagai mitra strategis industri global di era Industry 5.0.

Forum ini dihadiri para pemimpin industri, regulator, dan investor dunia untuk memetakan arah manufaktur di era Industry 5.0. Dalam diskusi tersebut, integrasi Kecerdasan Buatan (AI) dan penguatan ketahanan rantai pasok regional menjadi agenda utama guna menghadapi tantangan ekonomi global yang semakin dinamis.

Dukungan kuat terhadap kolaborasi regional pun mengalir dari petinggi Singapura, mulai dari Presiden SMF Lennon Tan hingga Minister of State for Trade and Industry Singapura, Gan Siow Huang. Mereka sepakat bahwa kerja sama lintas batas merupakan kunci utama dalam memperkuat daya saing kawasan di tengah transformasi teknologi yang masif.

Sejalan dengan semangat tersebut, Fary Djemy Francis menekankan bahwa persaingan investasi saat ini bukan lagi soal siapa yang memberi insentif terbesar, melainkan siapa yang paling cepat mewujudkan operasional pabrik.

“Fokus kami sederhana: mempercepat waktu dan menghilangkan ketidakpastian. Investor butuh kepastian bahwa rencana mereka bisa langsung dieksekusi di lapangan tanpa hambatan birokrasi,” tegas Fary.

Selain mengikuti forum utama, BP Batam juga menggelar pertemuan strategis dengan unit FDI Advisory United Overseas Bank (UOB). Pertemuan ini bertujuan untuk mematangkan pipeline (daftar) investor potensial dan merancang program promosi bersama yang lebih terukur untuk menarik industri manufaktur teknologi tinggi ke Batam.

Tak hanya soal infrastruktur, BP Batam juga fokus pada penguatan talenta melalui program Strategic Mentoring & Investor Insight Lab. Program ini membekali para Duta Investasi BP Batam dengan kemampuan komunikasi berbasis solusi untuk menghadapi kebutuhan investor global yang semakin kompleks.

Direktur Investasi BP Batam, Dendi Gustinandar, yang juga hadir sebagai panelis dalam sesi khusus Batam–Bintan–Karimun, menambahkan bahwa reformasi perizinan dan layanan terintegrasi di Batam saat ini sudah berada di jalur yang tepat untuk mendukung operasional industri manufaktur ekspor.

Dengan penyederhanaan aturan dan infrastruktur yang terus diperkuat, BP Batam optimistis Batam akan tetap menjadi pilihan utama bagi perusahaan global yang ingin melakukan ekspansi cepat di kawasan Asia Tenggara.

Jakarta, 1 Februari 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pemerintah dan stakeholder terkait menegaskan komitmennya untuk mempercepat reformasi pasar modal Indonesia secara menyeluruh guna memperkuat likuiditas, meningkatkan transparansi, serta menjaga kepercayaan investor melalui delapan rencana aksi.

“OJK bersama dengan Self Regulatory Organization, bersama dengan Bursa Efek Indonesia, Kliring Penjaminan Efek Indonesia, dan Kustodian Sentral Efek Indonesia, menyampaikan komitmen untuk melakukan bold and ambitious reforms di pasar modal Indonesia sesuai dengan best practices dan memenuhi ekspektasi Global Index Provider,” kata Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, dalam Dialog Pasar Modal yang digelar di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Minggu.

Dijelaskan Friderica, rencana aksi untuk percepatan reformasi integritas ini diharapkan bisa menjadikan pasar modal Indonesia semakin kredibel dan investable, sehingga dapat memberikan dukungan optimal bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Delapan rencana aksi ini dikelompokkan ke dalam empat klaster.
Klaster pertama adalah kebijakan baru free float, klaster kedua adalah transparansi. Sementara klaster ketiga adalah tata kelola dan enforcement, serta klaster keempat adalah sinergitas.

Rencana aksi pertama, adalah menaikkan batas minimum free float emiten menjadi 15 persen, meningkat dari ketentuan saat ini sebesar 7,5 persen yang dilakukan secara bertahap (stages). Untuk perusahaan yang melakukan IPO baru, dapat langsung ditetapkan 15 persen. Sedangkan untuk emiten yang sudah lama, akan diberikan waktu transisi.

Hal ini dimaksudkan agar ketentuan free float di Indonesia selaras dengan standar global. Peningkatan kebijakan free float ini akan ditetapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama. Saat ini sudah terdapat ketentuan peraturan yang dapat menjadi langkah strategis bagi emiten untuk meningkatkan free float, antara lain melalui aksi korporasi seperti right issue, HMETD, non-HMETD, serta ESOP dan EMSOP.

Selanjutnya, bersama pemerintah, OJK dan SRO akan melakukan penguatan peran investor institusi domestik serta perluasan basis investor, baik domestik maupun asing. Pemerintah telah menyampaikan komitmen dukungan terhadap industri pasar modal melalui penyesuaian berbagai limit investasi, termasuk di sektor asuransi dan dana pensiun, sesuai praktik manajemen risiko dan tata kelola yang baik.

Kategori kedua adalah transparansi, khususnya transparansi atas ultimate beneficial owner atau UBO. OJK akan terus mendorong penguatan transparansi UBO dan keterbukaan afiliasi pemegang saham, guna meningkatkan kredibilitas dan daya tarik investasi melalui pengaturan yang tegas berdasarkan best practices internasional.

Kategori ketiga adalah penguatan data kepemilikan saham. OJK akan memerintahkan SRO untuk melakukan penguatan data kepemilikan saham agar lebih granular dan reliable, dengan klasifikasi sub-tipe investor mengacu pada praktik global. KSEI akan menyampaikan data tersebut kepada Bursa Efek Indonesia untuk dipublikasikan melalui situs BEI.

Selanjutnya, kategori tata kelola dan enforcement mencakup tiga rencana aksi. Rencana aksi keempat adalah demutualisasi Bursa Efek Indonesia, sesuai amanat undang-undang, untuk meningkatkan tata kelola dan mengurangi konflik kepentingan. OJK akan terus membahas hal ini bersama pemerintah dan BEI dalam rangka persiapan implementasi.

Rencana aksi kelima adalah penegakan peraturan dan sanksi. OJK akan memperkuat enforcement terhadap berbagai pelanggaran hukum di pasar modal, termasuk manipulasi transaksi saham dan penyebaran informasi menyesatkan yang merugikan investor ritel.

Rencana aksi keenam adalah penguatan tata kelola emiten, antara lain melalui kewajiban pendidikan berkelanjutan bagi direksi, komisaris, dan komite audit, serta kewajiban sertifikasi bagi penyusun laporan keuangan emiten.

Untuk sinergitas, rencana aksi ketujuh adalah pendalaman pasar secara terintegrasi melalui sinergi OJK dengan Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan stakeholder lainnya, guna memperkuat peran pasar modal sebagai sumber pembiayaan jangka panjang.

Rencana aksi kedelapan adalah penguatan kolaborasi dan sinergi dengan seluruh stakeholder, termasuk pemerintah, SRO, pelaku industri, untuk melanjutkan reformasi pasar modal secara berkesinambungan.

Sementara itu, Pejabat Sementara Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menegaskan pentingnya kepercayaan investor dalam peningkatan peran pasar modal Indonesia.

“OJK tentu akan terus hadir, akan bekerja bersama Bapak-Ibu sekalian dan terus bertindak secara nyata untuk menjaga kepercayaan publik dan tentu juga melindungi para investor di pasar modal kita, dan tentu memastikan pasar modal kita dan seluruh pasar keuangan Indonesia akan tumbuh sehat, berintegritas, berdaya saing, dan juga berkelanjutan,” ujar Hasan.

Hasan juga menegaskan komitmen OJK untuk menjadikan pasar modal Indonesia ke depan tetap solid, terpercaya, dan menjadi pilar utama dalam mendukung pertumbuhan perekonomian nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia, Jeffrey Hendrik, menegaskan bahwa Bursa Efek siap untuk melakukan transparansi terkait percepatan reformasi integritas sebagaimana yang diminta oleh MSCI untuk semakin meningkatkan kepercayaan investor.

“Apa yang akan kami lakukan untuk melakukan pendalaman dari sisi demand khususnya, agar lebih banyak lagi investor asing masuk dengan penambahan bobot Indonesia di dalam konstituen. Antara lain adalah tadi juga sudah disampaikan, kami SRO akan meningkatkan disclosure,” tegas Jeffrey.

Chief Executive Officer Danantara, Rosan Roeslani, pada kesempatan yang sama menekankan pentingnya kualitas, transparansi, dan akuntabilitas bursa efek yang merupakan pilar fundamental dalam pasar modal Indonesia.

“Bagaimana bursa kita ini tumbuh tidak hanya dari segi market cap, tapi juga dari kualitas dari bursa kita ini adalah kualitas yang baik dan benar,” kata Rosan.

Batam, 31 Januari 2026 — Maxone Batam Hotel resmi meluncurkan 1.1 Degree Resto & Bar
pada Sabtu, 31 Januari 2026. Peluncuran ini menjadi bagian dari upaya manajemen hotel
memperkenalkan konsep restoran dan bar terbaru sekaligus memperkuat posisi Maxone Batam
sebagai destinasi gaya hidup dan kuliner di Kota Batam.

Acara launching yang berlangsung di area 1.1 Degree Resto & Bar, Maxone Batam Hotel, ini
dihadiri oleh sejumlah Key Opinion Leader (KOL) dan media online. Kegiatan dikemas dengan
sesi food tasting untuk memperkenalkan karakter menu yang ditawarkan. 1.1 Degree Resto &
Bar menyasar segmen kalangan muda dan profesional yang mencari pengalaman bersantap
dengan suasana kasual namun tetap berkelas.

General Manager Maxone Batam, Yusup Maulana, mengatakan bahwa kehadiran 1.1 Degree
Resto & Bar diharapkan dapat menjadi ruang baru untuk bersosialisasi sekaligus menikmati
sajian kuliner yang relevan dengan tren saat ini.
“Resto & Bar ini kami rancang sebagai tempat yang fleksibel, tidak hanya untuk tamu hotel,
tetapi juga masyarakat Batam yang ingin menikmati pengalaman kuliner dan social gathering,”
ujar Yusup.

Pada kesempatan yang sama, manajemen juga memperkenalkan rangkaian social event yang
akan digelar sepanjang Februari hingga Maret 2026. Di antaranya Valentine Dinner pada 14
Februari 2026, Chinese New Year Dinner yang berlangsung 16 Februari–3 Maret 2026, serta
program Iftar Ramadan mulai 21 Februari hingga 18 Maret 2026.

Sementara itu, Chef Nopriyan menjelaskan bahwa menu di 1.1 Degree Resto & Bar dirancang
dengan pendekatan modern, memadukan cita rasa internasional dan lokal. “Kami ingin
menghadirkan menu yang familiar, namun tetap memiliki sentuhan kreatif,” katanya.

Maxone Batam Hotel berlokasi di Kawasan Lubuk Baja, Batam, yang dikenal sebagai area
strategis dengan akses mudah ke pusat bisnis, perbelanjaan, dan hiburan. Maxone Batam juga
merupakan salah satu brand hotel di bawah naungan Artotel Group, grup manajemen
perhotelan nasional yang dikenal dengan konsep kreatif dan gaya hidup urban. Melalui
peluncuran ini, manajemen berharap dapat memperluas pilihan kuliner dan venue sosial di
Batam sekaligus mendukung pertumbuhan sektor hospitality dan gaya hidup di wilayah
tersebut.

Jakarta, 31 Januari 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjamin kesinambungan kepemimpinan dan kelancaran pelaksanaan tugas pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan serta pelindungan konsumen dan masyarakat dengan melakukan penunjukan Pejabat Pengganti Anggota Dewan Komisioner (ADK) yang ditetapkan dalam Rapat Dewan Komisioner OJK di Jakarta hari ini.

Sehubungan dengan hal tersebut, OJK menetapkan:

  1. Friderica Widyasari Dewi selaku Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK;
  2. Hasan Fawzi selaku Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon.

Penunjukan Anggota Dewan Komisioner Pengganti ini dilakukan sesuai dengan mekanisme yang diatur dalam Peraturan Dewan Komisioner OJK dan merupakan bagian dari mekanisme kelembagaan OJK untuk menjaga stabilitas organisasi dalam menjalankan fungsi dan tugasnya. Keputusan jabatan Pejabat Pengganti ini berlaku efektif tanggal 31 Januari 2026.

OJK menegaskan akan melakukan penajaman terhadap seluruh kebijakan, program kerja dan agenda strategis OJK untuk merespons berbagai perkembangan yang terjadi di sektor keuangan.

OJK juga memastikan bahwa koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan maupun layanan kepada masyarakat tetap dilakukan secara optimal untuk terus menjaga stabilitas sektor keuangan dan memperkuat pelindungan konsumen.

Jakarta, 30 Januari 2026. Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Mirza Adityaswara menyatakan pengunduran diri dari jabatannya.

Pengunduran diri tersebut telah disampaikan secara resmi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan akan diproses lebih lanjut sesuai mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan sebagaimana telah diperkuat oleh Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penguatan dan Pengembangan Sektor Keuangan (UU P2SK).

OJK menegaskan bahwa proses pengunduran diri ini tidak mempengaruhi pelaksanaan tugas, fungsi, dan kewenangan OJK dalam mengatur, mengawasi, serta menjaga stabilitas sektor jasa keuangan secara nasional.

Sehubungan dengan hal tersebut, pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Wakil Ketua Dewan Komisioner untuk sementara waktu akan dijalankan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan tata kelola yang berlaku guna memastikan keberlangsungan kebijakan, pengawasan, dan pelayanan kepada masyarakat serta pelaku industri jasa keuangan.

OJK berkomitmen untuk terus menjaga kepercayaan publik dan pelaku industri jasa keuangan melalui penerapan prinsip tata kelola yang baik, transparansi, serta akuntabilitas dalam setiap proses kelembagaan.

Batam, 28 Januari 2026 – PT PLN Batam resmi melaksanakan seremoni First Piling Proyek Pembangunan PLTGU Batam #1 berkapasitas 120 MW, sebagai penanda dimulainya tahapan penting konstruksi pembangkit strategis yang akan memperkuat keandalan pasokan listrik di Kota Batam.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran manajemen PT PLN Batam dan para pemangku kepentingan yang terlibat, di antaranya Komisaris PT PLN Batam, Usep RS, Direktur Operasi PT PLN Batam, Dinda Alamsyah, Vice President Manajemen Proyek PT PLN Batam, Untung Budi Widodo, serta General Manager Divisi EPC PT PP (Persero) Tbk, Anjangsono.

Turut hadir pula Project Manager JO PTPP–Atamora–SPS, Muhammad Ali, Direktur Utama PT Pratama Widya selaku subkontraktor pemancangan, Andreas Widatama, serta unsur sosial masyarakat melalui kehadiran Pimpinan Yayasan Panti Asuhan Askhabul Yamin, Asep Yaya.

Dalam sambutannya, Direktur Operasi PT PLN Batam, Dinda Alamsyah, menyampaikan bahwa pelaksanaan first piling ini merupakan langkah awal yang sangat penting dalam pembangunan PLTGU Batam #1, yang ditargetkan selesai pada Maret 2028.

“Hari ini kita bersama-sama memulai tahapan first piling Proyek PLTGU Batam #1. Mari kita berdoa kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh pekerjaan proyek ini dapat berjalan lancar sesuai harapan,” ujar Dinda.

Ia menegaskan bahwa proyek ini menjadi bagian dari upaya PLN Batam untuk menjawab pertumbuhan kebutuhan listrik di Batam yang terus meningkat seiring perkembangan industri dan ekonomi.

“Demand kelistrikan di Batam sangat luar biasa. Dengan hadirnya PLTGU Batam #1, sistem kelistrikan Batam akan semakin kuat, andal, dan mampu mendukung peningkatan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, General Manager Divisi EPC PT PP (Persero) Tbk, Anjangsono, menyampaikan bahwa seremoni ini menandai dimulainya babak baru dalam pelaksanaan proyek pembangunan pembangkit tersebut.

“Saat ini kita memasuki babak baru pemancangan yang ditandai dengan seremoni hari ini. Kami mohon doa dan dukungan dari semua pihak agar proyek ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan kontribusi nyata bagi Kota Batam,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa seluruh pekerjaan akan dilaksanakan dengan tetap mengutamakan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai prioritas utama.

“Kami berkomitmen untuk menjalankan proyek ini dengan memperhatikan keselamatan dan kesehatan kerja dalam setiap tahapan pelaksanaan,” pungkasnya.

Melalui pembangunan PLTGU Batam #1 120 MW, PLN Batam menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan infrastruktur kelistrikan yang andal, mendukung pertumbuhan investasi, serta memperkuat pembangunan ekonomi daerah demi kesejahteraan masyarakat Batam.

Jakarta, 30 Januari 2026. OJK menyatakan akan menunjuk pelaksana tugas Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (Dirut BEI) untuk memastikan kesinambungan kepemimpinan, pengambilan keputusan strategis, serta stabilitas operasional BEI setelah pengunduran diri Iman Rachman sebagai Dirut BEI.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi pada Konferensi Pers di BEI Jakarta, Jumat mengatakan OJK menghargai keputusan Iman Rachman untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Dirut BEI. Keputusan tersebut dipandang sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap kondisi Pasar Modal Indonesia saat ini.

“OJK memastikan bahwa pengunduran diri tersebut tidak akan mengganggu keberlangsungan operasional perdagangan di BEI,” kata Inarno.

Inarno juga mengingatkan kepada seluruh investor di pasar modal agar tetap tenang dan juga rasional dalam mengambil setiap keputusan untuk berinvestasi.

Selain itu, Inarno mengatakan OJK akan mengambil peran utama dalam proses reformasi di Pasar Modal Indonesia dengan mengawal pelaksanaan sejumlah langkah strategis yang telah ditetapkan bersama Self Regulatory Organization (SRO) Pasar Modal.

Pertama, OJK akan melaksanakan ketentuan transparansi pemegang saham di pasar modal yang lebih kecil dari 5 persen. Kedua, OJK juga akan menaikkan ketentuan free float saham menjadi 15 persen. Ketiga, pelaksanaan demutualisasi Pasar Modal Indonesia serta penguatan penegakan hukum dan tata kelola di Pasar Modal.

“OJK akan mengawal concern yang disampaikan oleh MSCI dan diharapkan selesai sebelum Mei 2026. Kami akan berkantor di Bursa Efek Indonesia,” kata Inarno.

Senin, 5 Januari 2026, Satria Muda Pertamina Bandung menggelar acara launching tim dan jersey terbaru untuk menyambut musim kompetisi 2026 di GOR C-Tra Arena, Bandung. Acara ini dihadiri oleh Bapak Erick Thohir, selaku Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia, Bapak Erwan Setiawan, selaku Wakil Gubernur Jawa Barat, Bapak Muhammad Farhan, selaku Walikota Bandung, dan jajaran pengurus PP PERBASI, perwakilan DISPORA, KONI, IBL, komunitas basket Bandung, serta para penggemar setia Satria Muda. Tidak hanya memperkenalkan tim, Satria Muda juga memperkenalkan kepada publik para sponsor yang mendukung seluruh aktivitas Satria Muda selama tahun 2026 ini, salah satunya Santika Indonesia Hotels & Resorts.

Pada acara tersebut, diperlihatkan design jersey terbaru milik Satria Muda Pertamina Bandung dimana logo Santika Indonesia Hotels & Resorts pada bagian shorts jersey. Jersey tersebut hadir dalam 3 warna, yaitu biru, putih bergaris, dan kuning. Masing-masing dari jersey memiliki maknanya, seperti jersey biru bernama “Home” yang merepresentasikan identitas kota serta melambangkan kejayaan. Jersey putih bergaris memiliki nama “Away”, yang mempresentasikan tahun-tahun perjuangan, keringat, dan kemenangan yang membentuk 12 gelar juara nasional. Yang terakhir, jersey kuning yang bernama “Alternate”, dibuat sebagai persembahan kepada para supporter setia Satria Muda Pertamina Bandung.

Prita Gero, selaku Corp. Marcomm Manager Santika Indonesia Hotels & Resorts, juga menyampaikan optimismenya mengenai pencapaian tim Satria Muda di tahun ini. “Kami harap dukungan kami dapat memacu semangat para talenta-talenta muda untuk menorehkan prestasi yang lebih gemilang.” jelas Prita. Adapun dukungan yang diberikan oleh Santika Indonesia Hotels & Resorts berupa pemenuhan kebutuhan akomodasi untuk para atlet dan tim Satria Muda di properti-properti milik Santika Indonesia Hotels & Resorts, antara lain Amaris Hotel, Hotel Santika, & Hotel Santika Premiere. Prita juga menjelaskan, bentuk dukungan ini selaras dengan komitmen Santika Indonesia Hotels & Resorts sebagai hotel yang ramah olahragawan, hal ini ditunjukkan dengan dukungan-dukungan kegiatan olahraga lainnya, seperti marathon, panjat tebing, dan sepeda.

Santika Indonesia Hotels and Resorts saat ini mengelola 116 unit hotel dengan 7 brand utama: The Anvaya Beach Resorts sebagai hotel berbintang 5, Hotel Santika Premiere sebagai hotel berbintang 4, Hotel Santika sebagai hotel berbintang 3, Kampi Hotel sebagai instagenic hotel berbintang 3, Amaris Hotel sebagai smart hotel dan The Royal Collection (The Samaya dan The Kayana) sebagai Boutique Villas.

Batam, 27 Januari 2026 — Dalam rangka memperingati World Environmental Education Day 2026, Ascott Region Batam yang terdiri dari HARRIS Barelang Batam, HARRIS Waterfront Batam, HARRIS Nagoya Batam, HARRIS Batam Center, YELLO Harbour Bay, dan Oakwood Grand Batam, melalui program Ascott Cares, menyelenggarakan kegiatan edukasi lingkungan bertajuk “Little Heroes, Big Change” di SDN 001 Lubuk Baja, Batam.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Ascott Region Batam, Tanjung Uma Empowerment, dan SDN 001 Lubuk Baja, yang diikuti oleh 286 siswa. Program ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran lingkungan sejak usia dini melalui pendekatan yang edukatif, interaktif, dan menyenangkan.

Rangkaian acara berlangsung dari pukul 10.00 hingga 11.30 WIB, diawali dengan pembukaan, doa bersama, serta sambutan dari pihak sekolah dan perwakilan Ascott. Suasana semakin hidup dengan sesi HARRIS Move, ice breaker bertema lingkungan, serta workshop edukasi bertajuk “Eco Heroes — Small Actions, Big Impact” yang disampaikan oleh tim Ascott.

Workshop kemudian dilanjutkan oleh Tanjung Uma Empowerment dengan sesi edukasi mengenai cara memilah sampah, yang dikemas secara praktis dan mudah dipahami oleh anak-anak. Sesi ini dilengkapi dengan kuis dan permainan edukatif untuk memperkuat pemahaman siswa mengenai pentingnya pengelolaan sampah dan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.

Perwakilan Tanjung Uma Empowerment, Winda, menegaskan pentingnya memulai edukasi lingkungan dari usia sekolah dasar.
“Anak-anak adalah fondasi masa depan. Ketika kesadaran lingkungan ditanamkan sejak dini, nilai-nilai tersebut akan tumbuh menjadi kebiasaan positif hingga mereka dewasa,” ujar Winda.
Ia juga menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi dengan Ascott Region Batam.
“Kerja sama dengan Ascott Region Batam menjadi contoh kolaborasi yang nyata antara sektor swasta dan komunitas dalam menciptakan dampak berkelanjutan melalui edukasi yang relevan dan aplikatif.”

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilakukan serah terima donasi simbolis dari Ascott Region Batam kepada pihak sekolah berupa tempat sampah terpilah, eco-poster, eco-sticker, perlengkapan kebersihan, serta hadiah untuk kegiatan kuis. Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kolaborasi dan komitmen bersama dalam menjaga lingkungan.

Melalui kegiatan ini, Ascott Region Batam menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam bidang pendidikan dan keberlanjutan lingkungan, sejalan dengan nilai Ascott Cares dalam menciptakan dampak positif bagi komunitas dan lingkungan di sekitar area operasionalnya.

Jakarta -Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman mundur ,sebagai bentuk tanggung jawab atas gejolak di pasar modal yang terjadi dalam dua hari terakhir, terlihat dari indeks harga saham gabungan ( IHSG ) yang anjlok. Iman Rachman menyampaikan hal tersebut secara resmi tanpa sesi tanya jawab, dalam kesempatan jumpa pers singkat di Jakarta pagi ini.

"Saya sebagai Direktur Utama BEI, dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin, menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama BEI. Saya berharap ini yang terbaik buat pasar modal," ujar Iman Rachman di BEI,Jumat 30 Januari 2026.

Dalam kesempatan yang sama, Iman memastikan seluruh proses administrasi dan dokumentasi akan berjalan sesuai ketentuan anggaran dasar. BEI juga akan segera menunjuk pelaksana tugas (PLT) Direktur Utama hingga terpilihnya pimpinan definitif.

Seperti diketahui, IHSG anjlok hingga 8% dalam dua hari berturut-turut, dan dua kali dilakukan penghentian sementara perdagangan ( trading halt ) pada Rabu (28/1/2026) dan Kamis (29/1/2026).

Amblesnya IHSG selama dua hari imbas terkena sentimen dari hasil pengumuman MSCI mengenai penilaian free float saham emiten Indonesia yang dipublikasikan pada Selasa (27/1/2026).

Selanjutnya, Manajemen BEI akan menjalankan prosedur sesuai dengan dokumen tata kelola perusahaan dan ketentuan yang berlaku.

::: Kebocoran pipa air yang mengakibatkan semburan air terjadi di depan Rumah Susun (Rusun) Mukakuning, Seibeduk, Rabu (28/1). Insiden tersebut sempat menarik perhatian pengguna jalan dan warga sekitar karena air menyembur hingga ke badan jalan.

Menindaklanjuti laporan dari masyarakat, Air Batam Hilir (ABH) segera menurunkan tim teknis ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan darurat serta perbaikan pada pipa yang mengalami kebocoran.

Langkah cepat tersebut dilakukan guna meminimalkan dampak gangguan terhadap pelayanan air bersih kepada pelanggan.

 

 

Humas Air Batam Hilir, Ginda Alamsyah, mengatakan tim teknis langsung bergerak begitu menerima laporan dari warga.

“Tim teknis sudah berada di lokasi untuk melakukan perbaikan kebocoran pipa tersebut,” ujar Ginda, Kamis (29/1).

Ia menambahkan, manajemen ABH mengapresiasi peran aktif masyarakat yang sigap menyampaikan laporan sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat sasaran.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan informasi awal terkait titik kebocoran,” katanya.

Berdasarkan laporan tim teknis di lapangan, proses perbaikan pipa air tersebut telah selesai pada pukul 17.30 WIB di hari yang sama. Setelah perbaikan rampung, ABH langsung melakukan normalisasi aliran air ke sejumlah rumah pelanggan yang sempat terdampak.

ABH memastikan distribusi air bersih akan kembali normal secara bertahap. Pihaknya juga mengimbau pelanggan untuk segera melapor apabila masih mengalami gangguan aliran air pascaperbaikan. 

 

(sumber : batampos.co.id)

Page 4 of 109

Instagram

Tentang Kami