Kepala dan Wakil Kepala BP Batam Berikan Penghargaan dalam Ajang Apresiasi Kolaborasi Investasi Batam 2026
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra memberikan penghargaan kepada mitra strategis yang berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan penguatan ekosistem investasi Batam sepanjang Tahun 2025.
Penghargaan itu dihelat keduanya dalam ajang bergengsi bertajuk “Apresiasi Kolaborasi Investasi Batam 2026” di Hotel Grand Mercure, Senin (16/3).
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk terima kasih sekaligus pengakuan atas sinergi yang telah terbangun dari seluruh pihak dalam menjaga iklim investasi dan mendorong kemajuan ekonomi Batam.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci penting dalam menciptakan ekosistem investasi yang kondusif, aman, dan kompetitif.
“Atas nama BP Batam, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pemerintah pusat, daerah, instansi vertikal, dan seluruh stakeholder yang telah berkontribusi dalam menjaga iklim investasi dan mendorong kemajuan ekonomi Batam,” katanya.
Disebutkan, data Badan Pusat Statistik mencatat, pertumbuhan ekonomi Batam pada Triwulan IV 2025 mencapai 7,49% melonjak tajam dibanding Triwulan IV 2024 hanya 3,27%. Angka itu mendorong pertumbuhan ekonomi Batam Tahun 2025 yang mencapai 6,76%.
Sementara, realisasi investasi mencapai Rp 69,3 triliun, melampaui target tahunan. Angka itu, inline dengan capaian sosial yang semakin baik. Dimana Tahun 2024, angka kemiskinan di Batam tercatat sebesar 4,85 persen atau sekitar 83,57 ribu jiwa. Sementara, Tahun 2025, angka tersebut berhasil turun menjadi 3,81 persen atau sekitar 68,04 ribu jiwa.
“Hasil ini menunjukkan bahwa pertumbuhan yang kita dorong bersama tidak hanya tercermin dalam angka-angka ekonomi, tetapi juga semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra menambahkan melalui momen Apresiasi Kolaborasi Investasi Batam 2026, menegaskan bahwa masa depan Batam hanya dapat dibangun melalui kolaborasi yang semakin erat, sehat, dan strategis.
“Capaian hari ini mari kita jadikan inspirasi dan motivasi bagi kita semua untuk terus berkontribusi dalam membangun Batam yang lebih maju dan modern,” pungkasnya.
Dengan dukungan berbagai pihak, Batam diharapkan mampu terus meningkatkan realisasi investasi, membuka lapangan kerja baru, serta memperkuat sebagai daerah tujuan investasi yang inklusif di kancah internasional. Adapun instansi, asosiasi, K/L penerima Apresiasi Kolaborasi Investasi Batam 2026, sebagai berikut:
Kedutaan Besar Singapura untuk Indonesia, Kementerian Investasi dan Hilirisasi BKPM, Pemerintah Provinsi Kepri, Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepri, Polda Kepri, Kodaeral IV, Koarmada I, Kejaksaan Tinggi Kepri, Korem 033/wira Pratama, Zona Bakamla Barat, Binda Kepri, Pengadilan Tinggi Kepri, Pengadilan Tinggi Agama Kepri.
Kantor DJBC Kepri, Kantor Wilayah DJP Kepri, Kantor Wilayah Imigrasi Kepri, Kantor Wilayah BPN Kepri, Kantor Perwakilan BPK Kepri, Kantor Perwakilan BPKP Kepri, Kantor Karantina Kepri, BPS Kepri, Kantor Wilayah DJPB Tanjung Pinang, PT Taspen Persero.
Pemerintah Kota Batam, DPRD Kota Batam, Kodim 0316 Batam, Polresta Barelang, Lanud Hang Nadim Batam, Pengadilan Negeri Batam, Kejaksaan Negeri Batam, Pangkalan Bakamla Batam, Batalyon Marhanlan VI Batam, Batalyon Raider 136/TS, Denpom 1/6 Batam.
Kantor Utama Beacukai Tipe B Batam, Kantor Pelayanan Pajak Madya Batam, Kantor Wilayah Imigrasi Batam, Kantor BPN Batam, KSOP Batam, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Batam, BPS Batam, BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, Jasa Raharja, PT PLN Batam, Politeknik Negeri Batam.
Selanjutnya, Kadin Batam, Apindo Batam, HKI Kepri, REI Batam, PHRI Batam, Pegawai BP Batam Berdedikasi dan Duta Investasi Batam.
BATAM, INDONESIA – Harris Resort Waterfront Batam, destinasi liburan keluarga dan leisure terkemuka di Pulau Batam, dengan bangga mengumumkan peluncuran seri paket aktivitas luar ruangan terbaru bertajuk "Adrenalin Package". Inisiatif ini dirancang khusus untuk memenuhi permintaan wisatawan modern yang kini lebih mencari pengalaman transformatif dan penuh tantangan di atas sekadar menginap biasa.
Memasuki bulan Maret 2026, Harris Resort Waterfront Batam mempertegas posisinya sebagai pionir sport tourism di Batam dengan mengintegrasikan aktivitas darat dan air yang mendebarkan. Melalui dua kategori paket utama, yaitu Adrenalin Package A dan Adrenalin Package B, resort ini menawarkan fleksibilitas bagi para pencinta tantangan, mulai dari petualang solo hingga rombongan keluarga atau korporasi.
Menjelajahi Batam dengan Cara Berbeda
Dodi Putra, General Manager Harris Resort Waterfront Batam menyatakan bahwa kampanye ini merupakan bagian dari visi jangka panjang resort untuk menjadikan Batam sebagai pusat rekreasi aktif di Asia Tenggara. "Kami memahami bahwa di tahun 2026 ini, tamu menginginkan lebih dari sekadar pemandangan laut; mereka ingin menjadi bagian dari pemandangan tersebut melalui aksi," ujarnya.
Adrenalin Package A: Tantangan Premium bagi Sang Petualang Sejati Bagi mereka yang mencari kombinasi presisi, kekuatan mesin, dan kecepatan, Package A hadir dengan harga IDR 1.100.000 net/orang. Paket komprehensif ini mencakup:
ATV Rides (15 Menit): Menjelajahi trek darat menantang dengan kendaraan segala medan.
Archery (20 Anak Panah): Mengasah fokus dan konsentrasi melalui olahraga panahan.
Air Soft Gun (50 Peluru): Pengalaman simulasi menembak yang memacu adrenalin dalam lingkungan yang aman dan terkendali.
Jet Ski Rides (15 Menit): Menutup petualangan dengan melesat di atas perairan Waterfront Batam yang ikonik.
Adrenalin Package B: Keseruan Berkelompok di Atas Air Ditujukan untuk membangun kebersamaan dan keceriaan, Package B ditawarkan dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu IDR 390.000 net/orang, dengan ketentuan minimal reservasi untuk 3 orang. Paket ini memfokuskan pada olahraga air yang menyenangkan selama masing-masing 15 menit, meliputi:
Banana Boat Rides: Klasik, seru, dan selalu berhasil menciptakan tawa bersama teman atau keluarga.
Super Thriller Rides: Pilihan bagi mereka yang ingin merasakan sensasi tarikan air yang lebih kencang.
Donut Boat Rides: Menawarkan sensasi berputar dan memantul di atas gelombang laut yang tak terlupakan.
Fasilitas Keamanan dan Kenyamanan Berstandar Global
Sebagai bagian dari jaringan The Ascott Limited, Harris Resort Waterfront Batam memastikan bahwa seluruh peralatan yang digunakan dalam paket ini memenuhi standar keamanan internasional. Setiap aktivitas didampingi oleh instruktur profesional yang akan memberikan panduan teknis guna memastikan keselamatan tamu tetap menjadi prioritas utama tanpa mengurangi rasa seru dari petualangan tersebut.
Promosi Kamar Orange Rp 588,000 per Kamar untuk Menginap sekaligus Berpetualang
Tidak cukup rasanya menikmati aktivitas liburan dengan segala kegiatan yang menyenangkan tanpa akomodasi yang nyaman setelah seharian beraktivitas. Harris Resort Waterfront Batam juga meluncurkan paket menginap di kamar Orange mulai dari Rp588,000 per kamar per malam untuk paket kamar saja atau Rp750,000 untuk kamar dan sarapan 2 orang.
Lokasi Strategis dan Kemudahan Akses
Terletak di kawasan Waterfront City, resort ini sangat mudah diakses baik oleh wisatawan domestik maupun mancanegara (khususnya dari Singapura dan Malaysia) melalui pelabuhan feri internasional yang hanya berjarak beberapa menit dari lokasi. Hal ini menjadikan paket Adrenalin sebagai pilihan sempurna untuk day-trip singkat maupun pelengkap liburan akhir pekan yang panjang. Informasi lebih lanjut bisa mengunjungi sosial media Instagram & facebook dengan akun @harriswaterfront dan whatsapp ke nomor +62778381888
Pemko Batam Siapkan Rangkaian Idulfitri 1447 H: Berikut Jadwal Pawai Takbir, Salat Id hingga Open House Wali Kota
Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyiapkan rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut dan merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut meliputi pawai takbir malam 1 Syawal, pelaksanaan Salat Idulfitri, open house Wali Kota Batam, hingga apel gabungan dan halal bihalal bersama aparatur sipil negara (ASN).
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan rangkaian kegiatan ini disiapkan sebagai momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat setelah menjalani ibadah Ramadan.
“Pemerintah Kota Batam telah menyiapkan sejumlah agenda untuk menyambut Idulfitri 1447 Hijriah. Mulai dari malam takbiran hingga halal bihalal ASN sebagai ajang mempererat kebersamaan dan memperkuat silaturahmi,” ujar Rudi, Senin (16/3/2026).
Ia menjelaskan, pawai takbir akan digelar pada malam 1 Syawal 1447 Hijriah, menyesuaikan dengan penetapan resmi pemerintah terkait awal Idulfitri. Kegiatan tersebut dijadwalkan dimulai pukul 19.30 WIB dengan titik start dan finish di Pintu Utama Masjid Agung Raja Hamidah Kota Batam.
Selanjutnya, pelaksanaan Salat Idulfitri tingkat Kota Batam akan dilaksanakan pada 1 Syawal 1447 H mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai, setelah adanya penetapan resmi pemerintah.
Adapun lokasi pelaksanaan Salat Id yang disiapkan pemerintah kota meliputi beberapa titik utama, di antaranya Dataran Engku Putri Batam Centre, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Batuaji, serta Masjid Baiturrahman Sekupang.
Selain itu, masyarakat juga dapat bersilaturahmi langsung dengan pimpinan daerah melalui kegiatan Open House Wali Kota Batam yang akan digelar pada 1 Syawal 1447 Hijriah mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai di Wisma Batam, Sekupang.
“Open house ini terbuka sebagai wadah silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat dalam suasana Idulfitri,” kata Rudi.
Sementara itu, rangkaian kegiatan Idulfitri di lingkungan Pemerintah Kota Batam akan ditutup dengan apel gabungan dan halal bihalal ASN yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 30 Maret 2026 di Dataran Engku Putri, Kantor Wali Kota Batam.
Apel tersebut akan dimulai pukul 07.15 WIB dan dilanjutkan dengan kegiatan halal bihalal sebagai momentum mempererat kebersamaan antarpegawai setelah menjalani masa libur Hari Raya Idulfitri.
Rudi menambahkan, seluruh perangkat daerah diimbau untuk menginformasikan jadwal kegiatan tersebut kepada pegawai di lingkungan masing-masing, sekaligus memastikan pelayanan publik tetap berjalan dengan baik selama periode libur Lebaran.
“Pemerintah Kota Batam berharap seluruh rangkaian kegiatan Idulfitri ini dapat berjalan lancar dan menjadi momentum memperkuat kebersamaan antara pemerintah, ASN, dan masyarakat,” tutupnya.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra meninjau langsung kondisi arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Domestik Sekupang, Minggu (15/3/2026). Peninjauan ini, dilakukan untuk memastikan pelayanan arus mudik berjalan optimal.
Dalam peninjauan itu, Amsakar dan Li Claudia juga menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan para pemudik yang akan berangkat menuju Tanjungbalai Karimun, Buton, Selat Panjang, Bengkalis dan Dumai.
Keduanya menyapa dan berbincang hangat dengan masyarakat yang tengah menunggu keberangkatan, sekaligus menyerahkan bingkisan Lebaran sebagai bentuk perhatian kepada para pemudik. Termasuk, keduanya juga merespon cepat setiap aduan dari masyarakat.
Selain itu, keduanya juga memberikan bingkisan Lebaran kepada para petugas kebersihan, sopir taksi dan porter, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam memastikan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik selama periode mudik Lebaran.
Dalam kesempatan tersebut, Amsakar Achmad menegaskan bahwa dirinya bersama Li Claudia Chandra akan terus berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kota Batam. Termasuk juga menjamin pelaksanaan arus mudik ini dapat berjalan dengan lancar.
Amsakar juga berharap kepada seluruh pemangku kepentingan, mulai dari operator, regulator, hingga unsur pengamanan, untuk melayani masyarakat dengan baik. Sehingga pekerjaan yang dilakukan ini tidak hanya bernilai ibadah disisi Allah, namun juga memberikan nilai-nilai kebaikan kepada masyarakat.
“Saya ingin katakan bahwa energi kolaborasi ini menjadi model tata kelola bersama ibu Li
Claudia. Kami ingin seluruh stakeholder bahu-membahu, bergerak bersama, dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi negeri yang kita cintai ini,” tegas Amskar.
Pada kesempatan itu, Amsakar juga berpesan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik untuk selalu menjaga kesehatan dan keselamatan selama perjalanan.
Lebih lanjut bagi operator kapal, ia berpesan untuk terus memerhatikan standar keselamatan dan kesiapan kapal yang digunakan. Sebab keselamatan masyarakat ini harus diutamakan. Termasuk memperhatikan kapasitas kapal agar tidak melebihi kapasitas.
“Kita harapkan pelayanan ini dari waktu ke waktu semakin baik. Sehingga saudara-saudara kita yang pulang kampung, betul-betul merasa nyaman dan terlayani,” tutupnya.
Sementara itu, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra meminta seluruh pihak untuk memastikan bahwa persiapan menghadapi Lebaran dilakukan secara matang sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman, nyaman, dan penuh kegembiraan.
“Arahan bapak presiden sudah sangat jelas, seluruh pihak harus mengutamakan keselamatan di perjalanan dan persiapkan segala aspek dengan matang,” ujarnya.
Turut hadir dalam peninjauan tersebut, Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan, Denny Tondano, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait dan Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan, Benny Syahroni.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra melakukan riding bersama Komunitas Vespa Batam pada Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan ini sebagai wujud nyata kebersamaan dengan masyarakat sekaligus sarana untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam mewujudkan Batam yang lebih maju dan madani.
Selain menikmati kebersamaan bersama ratusan pencinta Vespa, Amsakar dan Li Claudia memanfaatkan momen itu untuk meninjau langsung kondisi ruas jalan dan taman kota di sejumlah kawasan kota Batam.
Rute dimulai dari KDA melewati Jalan Sudirman menuju Nagoya dan berakhir di Batam Centre.
Amsakar memastikan bahwa secara umum jalan dalam kondisi mulus dan marka jelas meski terdapat beberapa titik berlubang. Atas kondisi itu, ia langsung menginstruksikan Deputi Bidang Infrastruktur untuk melakukan perbaikan dan penataan.
“Kami ingin memastikan kualitas dan konektivitas jalan tetap terjaga,” ujar Amsakar.
Ia pun berharap melalui riding bersama sekaligus peninjauan pihaknya dapat semakin menumbuhkan semangat persatuan dan kekompakan demi pembangunan Batam yang berkelanjutan.
“Mari kita maknai kegiatan bersama ini sebagai wujud rasa kebersamaan, kekompakan dan semangat kolaborasi untuk Batam yang kita cintai, Salam Satu Aspal!,” serunya.
Sementara, Li Claudia mengapresiasi antusias ratusan pencinta Vespa di Batam dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, hal itu menunjukkan semangat, cinta dan dukungan kepada pemerintah untuk membangun kota Batam.
“Kami mengapresiasi semangat dan kekompakan para pencinta Vespa, mari bersama kita bangun Batam yang lebih baik dan sejahtera,” pungkasnya.
Riding bersama Komunitas Vespa tersebut turut dihadiri Kapolda Kepri, Asep Safrudin; Kapolrestas Barelang, Anggoro Wicaksono; Dirut PLN Batam, Kwin Fo; sejumlah Deputi dan Eselon II BP Batam.
BP Batam Hadiri Sidang Aduan Kanal Debottlenecking Satuan Tugas P2SP, Wujud Komitmen Benahi Permasalahan Investasi
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menghadiri Sidang Aduan Kanal Debottlenecking Satuan Tugas P2SP di Kantor Kementerian Keuangan RI, Jumat (13/3/2026).
Kehadiran Amsakar dan Li Claudia merupakan wujud komitmen dalam menindaklanjuti dan menyelesaikan hambatan perizinan maupun operasional yang dihadapi pelaku usaha secara cepat.
Beragam permasalahan investasi menjadi pembahasan utama dalam forum ini mulai dari Rekomendasi Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (RKKPR), pengalokasian lahan hingga percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN).
Di hadapan Menteri Keuangan RI, Amsakar dan Li Claudia pun menegaskan komitmennya untuk membenahi berbagai persoalan tersebut guna mendorong iklim investasi inklusif dan transparan.
“Masukan dari Menteri Keuangan akan kami tindak lanjuti agar pertumbuhan investasi dan ekonomi di Batam semakin meningkat dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pembangunan daerah,” ujar Kepala BP Batam, Amsakar Achmad.
Merespons soal Rekomendasi Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (RKKPR), Amsakar menjelaskan bahwa BP Batam dalam kurun waktu terakhir belum mengalokasikan lahan sepeser pun imbas dari moratorium beberapa waktu lalu.
Di samping itu, lanjut Amsakar, pihaknya juga tengah memperbaiki LMS (Land Management System) agar pembaruan database untuk meningkatkan layanan pertanahan lebih optimal.
“Selain itu, ada beberapa hal dalam Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang perlu didetailkan kembali,” jelas Amsakar.
Senada, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan bahwa pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk menyelesaikan beberapa persoalan yang berkaitan dengan keluhan pelaku usaha atau investor.
Dengan harapan, pertumbuhan investasi di Batam dapat lebih kondusif dan transparan.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk menindaklanjuti beberapa persoalan terkait investasi. Tujuannya agar Batam dapat tumbuh pesat dan berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Li Claudia.
Kebijakan WFA Dimulai, PELNI Catat Lonjakan Penumpang Jelang Puncak Arus Mudik Lebaran
Jakarta, 16 Maret 2026 - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang menjelang puncak arus mudik Lebaran 1447 H. Peningkatan ini salah satunya dipengaruhi oleh kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diberlakukan pemerintah pada tanggal 16 - 17 Maret 2026.
Berdasarkan data per tanggal 16 Maret 2026 pukul 08.00 WIB, jumlah penjualan tiket untuk periode arus mudik keberangkatan 6 - 22 Maret 2026 telah mencapai 278.530 tiket. Adapun realisasi jumlah penumpang periode keberangkatan 6 - 15 Maret 2026 sebanyak 185.697 orang, atau meningkat sekitar 3,2% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang hanya 179.972 orang.
Sekretaris Perusahaan PELNI Ditto Pappilanda menyampaikan bahwa pada periode 6 - 15 Maret 2026, keberangkatan tertinggi terjadi pada 11 Maret 2026 dengan realisasi 25.779 penumpang, melonjak sekitar 54,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya mencapai 16.645 penumpang.
“Kami melihat antusiasme mudik tahun ini jauh lebih tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya. Untuk mengantisipasi hal tersebut, kami telah meningkatkan kesiapan operasional secara menyeluruh dengan menambah personil pelayanan dan pengawasan ketat di atas kapal maupun pelabuhan,” ujar Ditto.
Ditto juga menambahkan bahwa puncak arus mudik kapal PELNI diperkirakan akan terjadi pada 18 Maret 2026 atau H-3 lebaran dengan jumlah penumpang mencapai 27.350 penumpang.
“PELNI menyediakan sebanyak 751.550 tiket selama periode Angkutan Lebaran tanggal 6 Maret - 6 April 2026. Adapun rute-rute barat terutama Batam-Belawan, diprediksi menjadi rute terpadat tahun ini,” tambah Ditto.
Ditto turut mengingatkan agar penumpang selalu mematuhi protokol keselamatan di atas kapal, menjaga kebersihan dan mengikuti arahan awak kapal selama perjalanan.
“Kami mengimbau seluruh calon penumpang untuk memesan tiket jauh-jauh hari melalui channel resmi supaya terhindar dari antrean panjang di pelabuhan. Kami juga memastikan setiap kapal dan ABK PELNI siap melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” pungkas Ditto.
Demi kelancaran Angkutan Lebaran, PELNI telah menggelar workshop keselamatan kapal untuk seluruh ABK, menyiapkan posko bersama dan monitoring BMKG, menyesuaikan rute serta jadwal pelayaran, serta menempatkan tambahan personil pengamanan internal dan eksternal baik di atas kapal maupun di pelabuhan.
"Untuk menghindari kemacetan saat menuju pelabuhan Bintang 99 Persada Batam dan menghindari antrian saat pencetakan Boarding Pas agar penumpang datang lebih awal sebelum keberangkatan kapal atau dapat pula cek in secara mandiri melalui aplikasi Pelni Mobile 12 jam sebelum keberangkatan kapal"ujar Kacab Pelni Batam Edwin Kurniansyah.
Tiket kapal PELNI dapat diperoleh di seluruh channel pembelian, seperti aplikasi PELNI Mobile, website PELNI, contact center 162, loket cabang, fitur Lifestyle BCA Mobile, my BCA, Sukha by Livin Mandiri, BNI agen46, agen BRI link BRImo, Gopay, Dana, Telkomsel, jaringan Indomaret dan OMI mitra Indogrosir, jaringan Alfamart dan Alfamidi, ATA Tour, Fastpay, easybook.com, via.com, MMBC, Darmawisata Indonesia hingga Versa dan Topindo.
Untuk pembayaran, PELNI sudah bekerja sama dengan BRIVA, BNI Virtual Account, Permata Bank, Mandiri Virtual Account, Indomaret dan OMI mitra Indomaret, jaringan Alfamart dan Alfamidi, iSaku, Finpay dan Fastpay.
Pelabuhan Keberangkatan Terpadat per tanggal 16 Maret 2026 :
1. Batam (22.840 pax)
2. Balikpapan (22.300 pax)
3. Makassar (22.002 pax)
4. Ambon (14.446 pax)
5. Kumai (14.119)
Pelabuhan Kedatangan Terpadat per tanggal 16 Maret 2026 :
1. Surabaya (36.936 pax)
2. Belawan (22.670 pax)
3. Makassar (21.033 pax)
4. Bau-Bau (17.768 pax)
5. Ambon (13.663 pax)
Ruas Terpadat per tanggal 16 Maret 2026 :
1. Batam - Belawan (20.251 pax)
2. Balikpapan - Surabaya (10.980 pax)
3. Kumai - Semarang (8.727 pax)
4. Makassar - Surabaya (7.009 pax)
5. Belawan - Batam (5.851 pax)
Kekhawatiran kehilangan kendali masih menjadi salah satu alasan utama perusahaan menunda Initial Public Offering (IPO). Tidak sedikit pemilik usaha yang memandang go public sebagai keputusan besar yang berpotensi mengurangi peran pendiri dalam menentukan arah bisnis. Kekhawatiran tersebut tentu dapat dipahami. Namun dalam praktiknya, IPO tidak serta-merta menghilangkan posisi pengendali perusahaan. Kendali korporasi tidak ditentukan oleh status sebagai perusahaan terbuka, melainkan oleh bagaimana struktur kepemilikan dan hak suara dirancang sejak awal.
Kendali Ditentukan oleh Struktur, Bukan Status
Salah satu miskonsepsi yang sering muncul adalah anggapan bahwa setelah IPO, perusahaan sepenuhnya “berpindah tangan” kepada publik. Faktanya, berdasarkan data IPO di Indonesia selama 25 tahun terakhir, rata-rata porsi saham yang dilepas kepada publik berada di kisaran ±25%. Artinya, sekitar ±75% saham umumnya masih dimiliki oleh pemegang saham lama, termasuk pendiri atau keluarga pemilik perusahaan.
Dengan komposisi tersebut, pendiri atau keluarga—dalam konteks perusahaan keluarga—umumnya tetap memegang mayoritas hak suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Posisi ini memungkinkan mereka tetap dapat menentukan arah strategis perusahaan.
Regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendefinisikan pengendali sebagai pihak yang memiliki mayoritas saham (lebih dari 50%) atau pihak lain yang memiliki kemampuan untuk menentukan keputusan strategis perusahaan. Dengan demikian, kendali perusahaan ditentukan oleh struktur kepemilikan dan distribusi hak suara, bukan semata-mata oleh status sebagai perusahaan terbuka.
Banyak perusahaan keluarga yang tergolong besar di Indonesia, telah melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan tetap berada di bawah kendali pendirinya. Hal tersebut dimungkinkan karena struktur penawaran umum dan komposisi kepemilikan dirancang secara strategis sebelum IPO dilakukan.
IPO dan Tata Kelola: Transparansi Bukan Berarti Kehilangan Strategi
Kekhawatiran lain yang sering muncul adalah bahwa setelah IPO, manajemen tidak lagi leluasa mengambil keputusan karena harus tunduk pada berbagai kewajiban keterbukaan informasi dan pengawasan yang lebih ketat.
Perusahaan terbuka wajib menerapkan standar tata kelola yang lebih tinggi, termasuk keberadaan komisaris independen, pembentukan komite audit, serta kewajiban keterbukaan informasi kepada publik. Namun, mekanisme ini bukan diciptakan untuk mengambil alih kendali manajemen, melainkan untuk memastikan akuntabilitas, perlindungan pemegang saham, dan keberlanjutan usaha.
Justu sebaliknya, penerapan tata kelola yang lebih baik akan meningkatkan kualitas pengambilan keputusan. Proses bisnis menjadi lebih terdokumentasi, risiko lebih terkelola, dan akses terhadap pendanaan semakin terbuka. Perusahaan dapat bertransformasi menjadi institusi yang lebih profesional dengan fondasi yang lebih kuat untuk bertahan dan tumbuh lintas generasi.
Kunci utama agar kendali atas perusahaan tetap terjaga terletak pada perencanaan yang matang. Struktur kepemilikan, porsi saham yang dilepas, komposisi direksi dan komisaris, serta kesiapan internal perusahaan perlu dirancang secara strategis sebelum penawaran umum dilakukan. Dengan persiapan yang tepat, IPO dapat menjadi instrumen pertumbuhan tanpa mengorbankan kontrol. Sebaliknya, IPO justru dapat memperkuat posisi perusahaan melalui peningkatan reputasi, kredibilitas, serta akses terhadap sumber pendanaan jangka panjang.
Momentum Pasar Modal Indonesia: Kesempatan Sedang Terbuka
Dalam beberapa tahun terakhir, pasar modal Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Jumlah investor pasar modal meningkat cukup signifikan dan telah melampaui 21 juta Single Investor Identification (SID). Seiring dengan kenaikan tersebut, jumlah perusahaan tercatat di BEI juga telah menembus lebih dari 900 perusahaan, mencerminkan semakin banyak perusahaan yang memanfaatkan pasar modal sebagai sumber pendanaan. Aktivitas IPO Indonesia juga konsisten menjadi salah satu yang tertinggi di kawasan ASEAN dalam beberapa periode terakhir.
Hal tersebut menandakan bahwa pasar sedang berada dalam fase ekspansi. Basis investor semakin luas, likuiditas meningkat, dan awareness publik terhadap investasi semakin tinggi. Bagi perusahaan, momentum tersebut dapat dimanfaatkan sebagai waktu yang tepat untuk naik kelas dan memasuki fase pertumbuhan yang lebih terstruktur.
IDX Incubator: Program Persiapan IPO
Banyak perusahaan sebenarnya memiliki kinerja yang baik tetapi belum siap secara struktural untuk IPO. Tantangannya bukan pada bisnisnya, melainkan pada kesiapan tata kelola, dokumentasi, struktur modal, dan pemahaman regulasi. Untuk mendukung persiapan tersebut, BEI memiliki program IDX Incubator yang merupakan pendampingan untuk perusahaan mempersiapkan IPO secara terstruktur dan terarah melalui rangkaian edukasi komprehensif. Program ini gratis dan ditujukan bagi perusahaan yang memiliki potensi serta rencana IPO dalam beberapa tahun ke depan.
Kepala Divisi Pengembangan Perusahaan Tercatat BEI Listyorini Dian Pratiwi menyampaikan bahwa IPO bukanlah proses instan, melainkan transformasi menyeluruh dengan persiapan yang matang. “IPO bukan sekadar aksi korporasi untuk menghimpun dana, tetapi proses transformasi bisnis menjadi institusi yang lebih transparan, profesional, dan berkelanjutan. Melalui IDX Incubator, kami ingin membantu perusahaan mempersiapkan fondasi tersebut secara bertahap dan terstruktur. Sehingga ketika memutuskan untuk IPO, perusahaan sudah siap baik dari sisi tata kelola, struktur permodalan, maupun strategi jangka panjangnya.”
Ia menambahkan bahwa salah satu fokus utama program IDX Incubator adalah membantu perusahaan memahami bahwa kendali dan profesionalisme dapat berjalan beriringan. “Banyak pelaku usaha yang khawatir kehilangan kendali setelah IPO. Padahal, dengan perencanaan struktur kepemilikan yang tepat dan tata kelola yang baik, perusahaan tetap dapat menjaga arah strategisnya. Justru dengan menjadi perusahaan terbuka, kredibilitas dan daya saing perusahaan akan semakin kuat.”
Mengapa Perlu Mulai Sekarang?
Persiapan IPO idealnya dilakukan 2–3 tahun sebelumnya. Semakin awal perusahaan menata struktur dan tata kelola, semakin optimal hasil yang dapat dicapai. Saat ini, pendaftaran IDX Incubator dibuka hingga 8 Maret 2026. Periode ini menjadi kesempatan bagi perusahaan yang ingin mulai menata struktur kepemilikan, memperkuat tata kelola, dan meningkatkan kesiapan internal sebelum memasuki pasar modal melalui mekanisme IPO.
Batam, 13 Maret 2026 — Manajemen Maxone Batam menggelar kegiatan buka puasa bersama yang melibatkan seluruh karyawan beserta keluarga pada Kamis (12/3) malam. Acara yang berlangsung mulai pukul 18.00 WIB hingga selesai ini menjadi momen silaturahmi sekaligus bentuk apresiasi perusahaan terhadap kontribusi para karyawan.
Kegiatan tersebut diselenggarakan di restaurant hotel dan dihadiri oleh manajemen serta jajaran perwakilan perusahaan pemilik, yakni PT Morella Amerta Sejahtera. Suasana kebersamaan terlihat sejak awal acara ketika para karyawan datang bersama pasangan dan anak-anak mereka untuk menikmati momen berbuka puasa bersama.
General Manager Yusup Maulana Mana mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya manajemen untuk mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan kerja.
“Bulan Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat kebersamaan. Kami ingin menghadirkan suasana yang tidak hanya profesional di tempat kerja, tetapi juga hangat seperti keluarga besar. Kegiatan ini adalah bentuk apresiasi kami kepada seluruh tim yang telah bekerja keras dan memberikan kontribusi terbaik bagi hotel,” ujar Yusup.
Sementara itu, perwakilan perusahaan pemilik, Saveria Tamba, dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberhasilan operasional hotel tidak terlepas dari dedikasi seluruh karyawan.
“Acara ini menjadi bentuk penghargaan dari perusahaan kepada seluruh karyawan yang selama ini telah menunjukkan komitmen dan kerja kerasnya. Kami berharap kebersamaan seperti ini dapat semakin memperkuat rasa memiliki terhadap perusahaan,” kata Saveria.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan sambutan manajemen, dilanjutkan dengan doa bersama menjelang waktu berbuka puasa. Setelah berbuka, para karyawan dan keluarga menikmati hidangan yang telah disiapkan oleh tim Food & Beverage hotel dalam suasana santai dan penuh keakraban. Menjelang penutupan acara, manajemen hotel juga membagikan bingkisan parsel kepada seluruh karyawan sebagai bentuk apresiasi tambahan. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan keluarga besar Maxone Batam
OPERASI KETUPAT SELIGI 2026: WASPADA POTENSI TINGGI GELOMBANG, POLDA KEPRI HIMBAU PEMUDIK CEK JADWAL KAPAL TERBARU
Batam – Menjelang puncak arus mudik dalam rangka Operasi Ketupat Seligi 2026, Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) mengeluarkan imbauan strategis terkait kondisi cuaca ekstrem yang diprediksi akan melanda wilayah perairan Kepulauan Riau dalam beberapa hari ke depan. Hal tersebut disampaikan oleh Kasatgas Humas Ops Ketupat Seligi 2026, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., pada Minggu (15/3/2026).
Berdasarkan analisis prakiraan cuaca maritim periode 16 hingga 19 Maret 2026, masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra terhadap potensi gelombang tinggi yang dapat memengaruhi keselamatan pelayaran.
Peringatan Dini dan Sebaran Wilayah:
1. Senin (16/03/2026): Waspada gelombang kategori Sedang mencapai 2.3 meter yang diprediksi terjadi di seluruh wilayah perairan Kep. Riau (Kecuali Batam dan Karimun).
2. Selasa (17/03/2026): Potensi gelombang mencapai 1.7 meter di wilayah perairan Natuna, Anambas, dan perairan Bintan.
3. Rabu (18/03/2026): Ketinggian gelombang hingga 1.4 meter di wilayah Natuna (Utara, Selatan, Timur) serta kawasan Subi-Serasan.
Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., menegaskan bahwa pemantauan cuaca secara berkala merupakan langkah krusial untuk mencegah kecelakaan di laut.
"Kami mengimbau kepada seluruh nakhoda, operator kapal ferry, hingga masyarakat nelayan untuk tidak meremehkan perubahan cuaca. Keselamatan jiwa pemudik adalah hukum tertinggi. Pastikan kapasitas muatan tidak melebihi batas (overload) dan alat keselamatan seperti life jacket tersedia dalam kondisi prima," tegas Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H.
Polda Kepri bersama instansi terkait (Basarnas dan KSOP) telah menyiagakan personel di titik-titik pelabuhan penyeberangan untuk memastikan protokol keselamatan pelayaran dipatuhi secara ketat. Masyarakat juga disarankan untuk rutin memantau pembaruan data cuaca melalui laman resmi https://maritim.bmkg.go.id.
Polda Kepri berkomitmen untuk mengawal jalannya mudik Lebaran 2026 agar tetap aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah Kepulauan Riau.
Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., juga mengimbau masyarakat yang membutuhkan layanan kepolisian agar menghubungi Call Center 110 yang aktif 24 jam atau memanfaatkan aplikasi Polri Super Apps. Selain itu, guna memastikan pelayanan anggota di lapangan berjalan profesional, masyarakat juga dapat memberikan laporan atau aduan melalui Layanan Barcode Pengaduan Propam yang tersedia di setiap pos pelayanan dan kantor polisi jajaran Polda Kepri.
"Kemudian, bagi masyarakat yang merasa khawatir meninggalkan kendaraan atau barang berharga lainnya di rumah saat mudik, dipersilakan untuk menitipkannya di kantor polisi terdekat (Polsek atau Polres). Layanan penitipan ini disediakan secara gratis tanpa dipungut biaya apapun, sebagai wujud kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman selama merayakan Idul Fitri," tutup Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H.
SATGAS GAKKUM SELIGI KETUPAT 2026 POLRESTA BARELANG UNGKAP TINDAK PIDANA PENIPUAN PERCALOAN TIKET ASDP
Batam – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat Seligi 2026 menjelang arus mudik Idul Fitri, Polresta Barelang bersama Tim Satgas Gakkum Seligi Ketupat 2026 berhasil mengungkap kasus tindak pidana penipuan percaloan yang dilakukan oleh oknum calo tiket kapal Roro di Pelabuhan ASDP Telaga Punggur, Kota Batam. Pengungkapan kasus ini merupakan respons cepat Kepolisian atas laporan masyarakat yang merasa dirugikan oleh praktik percaloan tiket di area pelabuhan. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kasatgas Humas Ops Ketupat Seligi 2026, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., di Lobby Utama
Polresta Barelang. Minggu (15/3/2026).
Kegiatan pengungkapan kasus tersebut dipimpin oleh, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol M. Debby Tri Andrestian, S.I.K., M.H.Li., Kapolsek KKP Polresta Barelang AKP Zharfan Edmond, S.Tr.K., S.I.K., LL.M., serta Kanit Reskrim Tipiter Polresta Barelang.
Dalam kesempatan tersebut, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang merasa menjadi korban penipuan oleh oknum calo tiket di Pelabuhan ASDP Telaga Punggur. Kejadian tersebut diketahui terjadi pada Sabtu, 14 Maret 2026 sekitar pukul 15.00 WIB di Pelabuhan ASDP Telaga Punggur, Kota Batam.
“Peristiwa tersebut bermula ketika suami korban menghubungi salah satu pelaku untuk menanyakan ketersediaan tiket kapal Roro tujuan Punggur – Kuala Tungkal. Pelaku kemudian meminta korban datang langsung ke pelabuhan serta mengirimkan foto KTP sebagai syarat pengurusan tiket. Saat bertemu di lokasi, pelaku menawarkan tiket dengan harga Rp500.000 dan setelah dilakukan negosiasi disepakati sebesar Rp400.000,” ujar Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H.
Setelah kapal KMP Sembilang sandar di pelabuhan, pelaku mengajak korban mendekati kapal dan menyuruh korban masuk ke dalam kapal. Setelah korban berada di dalam kapal, pelaku meminta uang tiket sebesar Rp400.000. Korban kemudian menyerahkan uang tersebut, namun pelaku tidak memberikan tiket resmi dan langsung meninggalkan korban.
“Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Satgas Gakkum Operasi Ketupat Seligi 2026 segera melakukan serangkaian penyelidikan. Berdasarkan hasil penyelidikan serta alat bukti yang diperoleh sesuai dengan ketentuan hukum acara pidana, petugas berhasil mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam tindak pidana penipuan tersebut,” tegas Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H.
Selanjutnya pada Minggu, 15 Maret 2026 dilakukan gelar perkara dan perkara tersebut ditingkatkan ke tahap penyidikan dengan menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Adapun identitas tersangka yang berhasil diamankan yaitu MY (47) pekerjaan wiraswasta, AM (43) pekerja karyawan BUMN, RY (33) pekerja karyawan BUMN.
Dalam perkara ini, masing-masing tersangka memiliki peran yang berbeda. Tersangka MY berperan mencari calon korban, melakukan komunikasi dengan korban, serta menerima uang pembayaran tiket. Sementara itu, tersangka AM yang merupakan karyawan BUMN berperan membantu meloloskan penumpang tanpa tiket pada saat pemeriksaan di dalam kapal, dan tersangka RY berperan meloloskan penumpang yang tidak memiliki tiket saat masuk ke dalam kapal.
Adapun korban dalam kasus ini yaitu E (23) yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga dan S (44) yang berprofesi sebagai wiraswasta. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian berupa uang tunai sebesar Rp900.000.
Modus operandi para tersangka yaitu memanfaatkan momen arus mudik Lebaran yang menyebabkan tingginya permintaan tiket kapal penyeberangan. Para pelaku menawarkan jasa keberangkatan menggunakan kapal Roro tanpa tiket resmi dengan cara mengoordinasikan masuknya penumpang melalui jalur tertentu agar dapat lolos dari pemeriksaan tiket resmi.
Dari tangan para tersangka, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa tiga unit telepon genggam dari berbagai merek serta uang tunai sebesar Rp900.000 yang diduga merupakan hasil dari tindak pidana tersebut.
Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., menegaskan bahwa atas perbuatannya, para tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 494 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait tindak pidana penipuan dengan nilai kerugian tidak lebih dari Rp1.000.000, dengan ancaman pidana berupa denda kategori II paling banyak sebesar Rp10.000.000.
Kabidhumas Polda Kepulauan Riau selaku Kasatgas Humas Operasi Ketupat Seligi 2026 dalam keterangannya menyampaikan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama masa arus mudik Lebaran.
Kepolisian tidak akan memberikan ruang bagi praktik percaloan maupun pungutan liar yang merugikan masyarakat, khususnya di kawasan pelabuhan yang menjadi salah satu titik mobilitas masyarakat selama arus mudik.
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan adanya praktik percaloan, pungutan liar, maupun tindakan mencurigakan di area pelabuhan, sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum guna menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif selama pelaksanaan Operasi Ketupat Seligi 2026.
Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., mengimbau masyarakat yang membutuhkan layanan kepolisian agar menghubungi Call Center 110 yang aktif 24 jam atau memanfaatkan aplikasi Polri Super Apps. Selain itu, guna memastikan pelayanan anggota di lapangan berjalan profesional, masyarakat juga dapat memberikan laporan atau aduan melalui Layanan Barcode Pengaduan Propam yang tersedia di setiap pos pelayanan dan kantor polisi jajaran Polda Kepri.
"Kemudian, bagi masyarakat yang merasa khawatir meninggalkan kendaraan atau barang berharga lainnya di rumah saat mudik, dipersilakan untuk menitipkannya di kantor polisi terdekat (Polsek atau Polres). Layanan penitipan ini disediakan secara gratis tanpa dipungut biaya apapun, sebagai wujud kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman selama merayakan Idul Fitri," tutup Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H.
Jakarta, 15 Maret 2026. Otoritas Jasa Keuangan menegaskan bahwa debitur bank yang terbukti melakukan tindak pidana di bidang perbankan dapat dikenakan sanksi pidana sebagaimana diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Komitmen OJK menegakkan ketentuan tersebut terlihat dalam perkara tindak pidana perbankan pada PT BPR Duta Niaga Pontianak yang telah memperoleh putusan pengadilan yang berkekuatan hukum pada 6 Februari 2026.
Perkara tersebut bermula dari hasil pengawasan OJK yang ditindaklanjuti melalui pemeriksaan khusus, penyelidikan, hingga penyidikan.
Debitur terbukti dengan sengaja menyebabkan atau turut serta membantu perbuatan anggota Direksi sehingga terjadi pencatatan palsu dalam pembukuan, laporan kegiatan usaha, dokumen, maupun laporan transaksi atau rekening bank, termasuk melalui penerimaan fasilitas kredit yang tidak sesuai ketentuan.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 49 ayat (2) huruf a dalam pasal 14 angka 54 bagian kedua mengenai Perbankan Bab IV Perbankan UU RI Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana dan UU Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP serta peraturan perundang-undangan lainnya.
Berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Pontianak yang dibacakan tanggal 6 Februari 2026 atas perkara Nomor: 450/Pid.Sus/2025/PN Ptk untuk tersangka Sdr. AS dipidana penjara selama 1 (satu) tahun dan pidana denda sejumlah Rp250.000.000,00 (dua ratus lima puluh juta rupiah), dan perkara Nomor 449/Pid.Sus/2025/PN Ptk untuk tersangka Sdr. HS dipidana penjara selama 1 (satu) tahun dan pidana denda sejumlah Rp400.000.000,00 (empat ratus juta rupiah).
Selain debitur, pegawai BPR tersebut juga dinyatakan terbukti bersalah. Sdr. ZB selaku Direktur Utama dijatuhi pidana penjara selama 4 (empat) tahun dan denda sebesar Rp600.000.000,00 (enam ratus juta rupiah), sedangkan Sdr. DD selaku Direktur Operasional dipidana penjara selama 3 (tiga) tahun 6 (enam) bulan serta denda sebesar Rp600.000.000,00 (enam ratus juta rupiah).
Penegakan hukum ini menjadi bentuk komitmen dalam menjaga integritas industri perbankan serta memberikan efek jera terhadap pihak-pihak yang dengan sengaja menyalahgunakan fasilitas pembiayaan perbankan.
Masyarakat diimbau untuk selalu bertindak jujur dan transparan dalam mengajukan fasilitas kredit serta menggunakan dana sesuai dengan tujuan yang telah disepakati.
