Live Streaming
Page 7 of 148

Badan Pengusahaan (BP) Batam mendukung penyelenggaraan Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026 yang berlangsung pada 15–16 Agustus 2026 di Gelora Citra Mas, Batam.

Kegiatan ini menjadi wadah bagi para pemain sepak bola usia dini untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding melalui kompetisi yang diikuti peserta dari dalam maupun luar negeri.

Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Francis, dalam sambutannya pada penutupan kegiatan, Minggu (16/8/2026), menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026.

“Terima kasih kepada seluruh panitia, penyelenggara, wasit, peserta, dan terutama para orang tua yang hadir memberikan dukungan. Yang lebih penting, kita tidak berhenti di sini. Kita akan terus melakukan pembinaan setelah Grassroot Football Festival dengan bekerja sama melalui jaringan di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Fary.

Menurut Fary, keberlanjutan pembinaan menjadi bagian penting dalam mengembangkan kemampuan para pemain muda. Ia pun memberikan semangat kepada seluruh peserta untuk terus berlatih, termasuk bagi mereka yang belum berhasil meraih gelar juara pada tahun ini.

“Selamat kepada yang juara. Bagi yang belum juara, teruslah berlatih karena tahun depan kita akan melaksanakan Batam Prime kembali dengan skala yang lebih besar dan peserta yang lebih banyak,” lanjutnya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang dari kategori U10 dan U12.

Pada kategori U10, Juara 1 diraih Garudayaksa, Juara 2 TNFA, Juara 3 BSKX FC (Malaysia), dan Juara 4 Bina Pratama.

Sementara pada kategori U12, Juara 1 diraih Tiger Nanda, Juara 2 FEB FC, Juara 3 Diklat Isa (Imran FC), dan Juara 4 Kemuning Lion.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Promosi dan Fasilitasi Investasi BP Batam, Dendi Gustinandar; Direktur Lalu Lintas Barang BP Batam, Rully Syahrizal; Direktur Perencanaan dan Pengembangan Investasi BP Batam, Irfan Syakir Widyasa; Ketua Panitia, Yudi Chandra; Wakil Ketua Panitia, Boy Andriansyah; serta Manajer Batam Prime Football Club, Chandra.

Melalui penyelenggaraan Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026, pembinaan sepak bola usia dini diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan ruang bagi para pemain muda untuk mengembangkan potensi serta pengalaman bertanding.

Fary berharap penyelenggaraan tahun berikutnya dapat berlangsung dengan skala yang lebih besar dan menjangkau lebih banyak peserta, sejalan dengan komitmen untuk melanjutkan pembinaan melalui jejaring nasional maupun internasional.

Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam sukses menggelar upacara pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia tingkat Kota Batam di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Senin (17/8/2026) pagi.

Upacara berlangsung khidmat dan meriah. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bertindak sebagai inspektur upacara. Prosesi pengibaran bendera Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Batam berjalan lancar dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang memadati kawasan Dataran Engku Putri.

Upacara tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, Ketua TP-PKK Kota Batam Erlita Amsakar, Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan.

Usai upacara, Amsakar mengatakan, peringatan HUT ke-81 RI tidak sekadar menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan. Menurutnya, semangat kemerdekaan harus diteruskan melalui kerja nyata untuk memperkuat persatuan dan mempercepat pembangunan Batam.

“Kemerdekaan ini adalah buah perjuangan para pahlawan. Tugas kita hari ini adalah melanjutkan perjuangan tersebut melalui kerja keras, sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat untuk membawa Batam ke arah yang jauh lebih baik,” ujar Amsakar.

Ia menegaskan, semangat kebersamaan menjadi modal penting dalam mewujudkan Batam sebagai daerah yang semakin maju, berdaya saing, dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

“Semangat kemerdekaan harus kita isi dengan kerja nyata. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat agar pembangunan Batam terus bergerak dan manfaatnya dirasakan bersama,” katanya.

Sementara itu, prosesi pengibaran Merah Putih berlangsung lancar hingga seluruh rangkaian upacara selesai. Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya warga yang hadir sejak pagi untuk menyaksikan langsung peringatan HUT ke-81 RI di pusat pemerintahan Kota Batam tersebut.

Peringatan kemerdekaan kemudian dilanjutkan dengan penampilan seni dan budaya serta foto bersama jajaran pimpinan daerah, tamu undangan, Wali Kota Batam, dan Wakil Wali Kota Batam.

Pengibaran Merah Putih di Dataran Engku Putri menjadi salah satu momentum untuk meneguhkan kembali semangat persatuan, nasionalisme, dan gotong royong dalam melanjutkan pembangunan Kota Batam. 

Badan Pengusahaan (BP) Batam menegaskan bahwa penyiapan lahan untuk pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih dilakukan secara humanis dan mengedepankan dialog bersama masyarakat.

Lahan yang disiapkan memiliki luas 18,5 hektare dan berada di atas Hak Pengelolaan Lahan (HPL) BP Batam. Status tersebut menjadi dasar agar setiap tahapan pembangunan sekolah dilaksanakan sesuai koridor hukum dan peraturan perundang-undangan.

“Setiap pembangunan perlu dilakukan melalui komunikasi terbuka yang baik. Sejak awal, BP Batam memilih mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif guna mendengar langsung aspirasi masyarakat sekitar kawasan Sekolah Terintegrasi Merah Putih,” tegas Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, Minggu (16/8/2026).

Ia mengungkapkan bahwa tim BP Batam telah beberapa kali secara kontinyu melakukan pertemuan dan berdialog secara langsung dengan warga setempat. Salah satunya saat pertemuan dengan Wakil Kepala BP Batam pada tanggal 21 Juli 2026 lalu di Kantor Pemerintah Kota Batam.

Dalam proses pendataan, terdapat 4 (empat) warga yang menyampaikan klaim atas sebagian area yang masuk dalam rencana pembangunan. Terhadap keempat warga tersebut, lanjut Ariastuty, BP Batam telah menginformasikan sejak awal apabila terdapat keberatan, warga dapat memperlihatkan dokumen atau legalitas tanahnya untuk dilakukan verifikasi.

“BP Batam menghormati setiap penyampaian warga tersebut dan memberikan ruang untuk menunjukkan dokumen yang menjadi dasar penguasaan atau kepemilikan atas lahan dimaksud. Penyiapan lahan ini dilakukan dengan memperhatikan status lahan dan ketentuan yang berlaku, serta tetap mengedepankan komunikasi dengan masyarakat,” sambungnya.

Hingga saat ini, 2 (dua) warga telah menyerahkan dokumen untuk dilakukan proses verifikasi sesuai prosedur dan ketentuan peraturan perundang-undangan. Sementara itu, BP Batam tetap membuka ruang komunikasi bagi 2 (dua) warga lain yang belum menyerahkan untuk dapat menyampaikan dokumen atau bukti persuratan yang menjadi dasar penguasaan maupun kepemilikan atas lahan dimaksud agar dapat dilakukan verifikasi dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Apabila hasil verifikasi menunjukkan adanya hak yang diakui sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, penyelesaiannya pun akan dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku.

“BP Batam berkomitmen menghormati setiap hak masyarakat. Seluruh proses penyiapan lahan kami pastikan berjalan adil, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi semua pihak,” ujar Tuty, panggilan akrabnya.

Terkait informasi yang beredar di media sosial beberapa hari lalu, Tuty menegaskan bahwa personel Ditpam BP Batam bertugas untuk melakukan pengamanan pada area HPL yang menjadi lokasi pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih.

Ia mengimbau masyarakat untuk memperoleh informasi secara utuh dan melakukan verifikasi terhadap informasi yang beredar sebelum menarik kesimpulan.

“Terkait informasi mengenai pematokan, kami memastikan bahwa keberadaan personel Ditpam di lokasi merupakan bagian dari pelaksanaan pengamanan area HPL sesuai tugas dan kewenangan yang dimiliki,” jelas Tuty.

Sekolah Terintegrasi Merah Putih merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Batam. Oleh sebab itu, seluruh proses kesiapan lahan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan komunikasi, kepastian hukum, dan menghormati hak masyarakat.

BP Batam juga terus membuka ruang dialog dengan masyarakat selama proses penyiapan lahan berlangsung. Seluruh tahapannya pun dilaksanakan secara transparan, mengedepankan musyawarah, serta berpedoman pada prosedur hukum agar pembangunan sekolah ini dapat memberikan manfaat bagi generasi muda di masa mendatang.

“Selain dilengkapi sarana dan prasarana yang baik, sekolah ini diharapkan dapat memberikan akses pendidikan yang layak dan berkualitas bagi anak-anak di Rempang-Galang sesuai dengan ketentuan program. Harapan kami adalah bagaimana anak-anak tersebut mendapat jaminan pendidikan yang layak untuk bekal menghadapi era yang semakin maju,” tutup Tuty. 

Batam, 17 Agustus 2026. Segenap Manajemen beserta seluruh Staff Wyndham Panbil Batam dan Panbil Residence menggelar Upacara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia pada Senin, 17 Agustus 2026 berlokasi di halaman parkir hotel Wyndham. Diikuti oleh seluruh karyawan, upacara yang digelar mulai pukul 07.00 - 08.00 WIB ini berlangsung khidmat.

Bertemakan Bhineka Tunggal Ika, seluruh petugas dan peserta upacara tampil memukai dalam baluta pakaian adat dari Sabang sampai Merauke dan berbagai macam baju pahlawan. Dinilai sangat kreatif dan totalitas, Upacara 17an ini semakin terasa khidmat dengan adanya pasukan Paskibraka yang mengawal prosesi pengibaran Sangsaka Merah Putih.

"Mari kita tunjukkan rasa nasionalisme kita pada hari ini dengan cara mengenang para pahlawan yang telah gugur demi memperjuangkan kemerdekaan Indonesia serta terus melanjutkan perjuangan mereka di dalam profesionalisme kerja kita sehari-hari di dalam dunia hospitality. Berjuang dalam kedisiplinan, kreatifitas tanpa batas, integritas dan profesionalitas demi melayani setiap tamu yang datang, baik untuk berlibur, bekerja ataupun menghadiri conference serta event-event yang lain. Merdeka!" jelas Rizal selaku Corporate General Manager Panbil Hospitality Group dalam amanat yang disampaikan pada saat upacara berlangsung.

Selepas upacara, seluruh karyawan mengikuti perlombaan yang telah dipersiapkan oleh panitia. Mulai dari lomba makan kerupuk, lomba memasukan air menggunakan corong, estafet tepung, letus balon hingga ambil bola kertas semakin menjadikan kemeriahan HUT RI ke-81 tak terlupakan.

Batam, 17 Agustus 2026 – PT PLN Batam memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menggelar upacara pengibaran Bendera Merah Putih yang berlangsung khidmat di lingkungan PLN Batam.

Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, bertindak sebagai Pembina Upacara yang diikuti jajaran Dewan Komisaris, Direksi, manajemen, serta insan PLN Batam. Upacara menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus meneguhkan kembali semangat persatuan, pengabdian, kerja keras, dan tanggung jawab dalam mengisi kemerdekaan.

Kwin Fo mengatakan, kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pendahulu harus diteruskan melalui kerja nyata dan keberanian untuk mengambil tanggung jawab dalam membangun bangsa.

“Delapan puluh satu tahun yang lalu, para pejuang mempertaruhkan segalanya agar bangsa ini dapat berdiri di atas kaki sendiri. Hari ini medan perjuangan kita berbeda. Perjuangan kita adalah bekerja lebih baik, melayani lebih sungguh-sungguh, membangun negeri, dan memastikan hasil pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat. Kemerdekaan tidak cukup kita peringati, tetapi harus kita isi dengan karya,” tegas Kwin Fo.

Menurutnya, bagi PLN Batam, semangat kemerdekaan diwujudkan melalui komitmen untuk menghadirkan pelayanan kelistrikan yang semakin andal sekaligus memastikan keberadaan perusahaan memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.

“Listrik bukan sekadar energi. Listrik menggerakkan rumah tangga, pendidikan, pelayanan publik, usaha, industri, dan harapan masyarakat. Karena itu, setiap pekerjaan yang kita lakukan membawa tanggung jawab besar. Ketika listrik menyala, kehidupan bergerak. Di situlah pengabdian PLN Batam kepada bangsa,” ujarnya.

Usai pelaksanaan upacara, rangkaian peringatan kemerdekaan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan Program BPJS Sertakan PLN Batam secara simbolis kepada penerima manfaat. Program tersebut diharapkan dapat memberikan perlindungan, rasa aman, serta meringankan beban penerima manfaat dalam memperoleh jaminan sosial ketenagakerjaan.

Penyerahan dilakukan bersama BPJS Ketenagakerjaan dan dihadiri jajaran Dewan Komisaris serta Direksi PLN Batam. Pada kesempatan yang sama, juga dilaksanakan penyerahan manfaat kematian BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris pegawai PLN Batam yang telah berpulang sebagai bagian dari perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi keluarga yang ditinggalkan.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam Sekupang, Budi Pramono, mengapresiasi kepedulian PLN Batam dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada masyarakat.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PLN Batam yang tidak hanya memberikan perhatian kepada pekerjanya, tetapi juga mengambil peran dalam memperluas perlindungan kepada masyarakat melalui Program Sertakan. Ini merupakan contoh kolaborasi yang sangat baik karena perlindungan jaminan sosial membutuhkan keterlibatan banyak pihak, bukan hanya BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Budi.

Menurut Budi, jaminan sosial ketenagakerjaan memiliki peran penting dalam memberikan rasa aman kepada pekerja dan keluarganya ketika menghadapi risiko sosial ekonomi.

“Kami berharap apa yang dilakukan PLN Batam dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan-perusahaan lainnya. Semakin banyak perusahaan yang ikut bergotong royong memberikan perlindungan kepada pekerja rentan dan masyarakat, maka semakin luas pula masyarakat yang memiliki jaring pengaman ketika menghadapi risiko kerja. Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus diperluas,” tambahnya.

BPJS Ketenagakerjaan sendiri terus mendorong perluasan kepesertaan, termasuk kepada pekerja informal atau bukan penerima upah, melalui berbagai bentuk kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan.

Rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia juga menjadi momentum PLN Batam memberikan penghargaan kepada petugas satuan pengamanan atas keberanian dan kesigapannya dalam menggagalkan upaya pencurian aset perusahaan. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab dalam menjaga aset kelistrikan yang menjadi bagian penting dari pelayanan kepada masyarakat.

Melalui momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PLN Batam menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan, memperkuat kepedulian sosial, serta membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar kehadiran perusahaan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat.

Momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi refleksi atas perjalanan Batam yang terus bergerak maju.

Di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, penguatan investasi, pembangunan infrastruktur, konektivitas logistik, dan kemudahan berusaha terus diarahkan untuk menghadirkan pertumbuhan ekonomi yang semakin nyata bagi masyarakat.

Kinerja investasi Batam terus menunjukkan tren positif sepanjang 2026. Setelah mencatat realisasi investasi sebesar Rp17,48 triliun pada Triwulan I 2026 atau tumbuh 102,85 persen secara tahunan (year-on-year), momentum pertumbuhan tersebut berlanjut hingga Semester I 2026.

Berdasarkan pemantauan dengan metode bottom-up BP Batam, realisasi investasi Batam hingga Semester I 2026 telah mencapai Rp38,97 triliun. Sementara berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), realisasi investasi tercatat sebesar Rp29,89 triliun.

Capaian tersebut memperlihatkan kuatnya aktivitas investasi Batam sekaligus semakin tingginya kepercayaan dunia usaha terhadap Batam sebagai salah satu kawasan strategis investasi di Indonesia.

Kepala BP Batam Amsakar Achmad mengatakan, capaian investasi tersebut mencerminkan semakin kuatnya kepercayaan investor sekaligus konsistensi BP Batam dalam membangun iklim investasi yang kompetitif.

Menurut Amsakar, investasi tidak hanya diukur dari besarnya nilai yang masuk, tetapi juga dari kemampuan kawasan dalam memberikan kepastian, mempercepat proses, serta memastikan investasi dapat direalisasikan dan memberikan dampak bagi masyarakat.

“Kepercayaan dunia usaha terhadap Batam terus menguat. Tugas kita adalah memastikan kepercayaan tersebut dijawab dengan pelayanan yang semakin baik, kepastian berusaha dan pembangunan infrastruktur yang mendukung kebutuhan investor,” ujar Amsakar.

Sebelumnya, pada Triwulan I 2026, realisasi investasi Batam mencapai Rp17,48 triliun atau tumbuh 102,85 persen secara tahunan. Pertumbuhan tersebut hampir 14 kali lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan investasi nasional yang tercatat 7,2 persen. Batam juga berkontribusi sekitar 26,5 persen terhadap tambahan investasi nasional pada periode tersebut.

Momentum Pertumbuhan Terus Dijaga
 
Amsakar menegaskan, capaian tersebut menjadi modal penting untuk menjaga momentum investasi hingga akhir 2026.

Dengan target investasi Batam tahun ini sebesar Rp70 triliun, realisasi Semester I berdasarkan LKPM sebesar Rp29,89 triliun telah mencapai 42,70 persen dari target.

Sementara berdasarkan metode bottom-up BP Batam, realisasi sebesar Rp38,97 triliun telah mencapai 55,67 persen dari target tahunan.

“Kita tidak boleh berhenti pada angka. Yang paling penting adalah bagaimana investasi ini terus bergerak, proyeknya terealisasi, lapangan kerja tercipta, industri berkembang, dan memberikan multiplier effect bagi ekonomi Batam,” kata Amsakar.

Ia menambahkan, BP Batam akan terus memperkuat kemudahan berusaha, kepastian regulasi, percepatan pelayanan serta pembangunan infrastruktur untuk menjaga daya saing Batam sebagai kawasan investasi strategis.

Li Claudia: Pelayanan Menjadi Kunci

Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menilai, tingginya realisasi investasi harus diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada dunia usaha.

Menurutnya, investor membutuhkan ekosistem yang memberikan kepastian sejak tahap awal investasi hingga proyek dapat beroperasi.

“Pelayanan publik harus cepat, kolaborasi lintas instansi juga semakin kuat, serta berbagai hambatan investasi diselesaikan secara cepat dan terukur. Ini menjadi faktor penting untuk memberikan kepastian dan kenyamanan bagi investor,” ujar Li Claudia.

Ia menegaskan bahwa BP Baam bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus membangun koordinasi yang lebih efektif agar berbagai kebutuhan investor dapat direspons secara cepat.

“Kita ingin investor tidak hanya datang ke Batam, tetapi juga merasa nyaman untuk berkembang dan melakukan ekspansi di Batam,” tambahnya.

Menurut Li Claudia, keberhasilan investasi pada akhirnya harus tercermin pada manfaat yang dirasakan masyarakat, baik melalui penciptaan lapangan kerja, penguatan industri lokal, peningkatan aktivitas ekonomi maupun peningkatan daya saing Batam.

Pertumbuhan investasi tersebut turut memberikan dampak terhadap penyerapan tenaga kerja. Jumlah tenaga kerja yang tercatat meningkat dari 30.979 orang pada Semester I 2025 menjadi 40.943 orang pada Semester I 2026.

Artinya, terjadi penambahan sekitar 9.964 tenaga kerja, dengan pertumbuhan mencapai 32,16 persen.

Capaian ini menjadi salah satu indikator bahwa investasi yang masuk ke Batam semakin terhubung dengan aktivitas ekonomi riil. Ketika proyek berkembang, industri memasuki tahap produksi dan kegiatan usaha meningkat, kebutuhan terhadap tenaga kerja juga ikut bertambah.

Semester I: Rp29,89 Triliun LKPM dan Rp38,97 Triliun Bottom-Up

Berdasarkan data LKPM, realisasi investasi Triwulan I 2026 mencapai Rp17,48 triliun, sedangkan Triwulan II memberikan tambahan sebesar Rp12,41 triliun. Dengan demikian, total realisasi Semester I mencapai Rp29,89 triliun.

Komposisinya terdiri dari PMA sebesar Rp17,80 triliun dan PMDN sebesar Rp12,09 triliun. Dibandingkan Semester I 2025, capaian tersebut tumbuh 27,31 persen secara year-on-year, sementara pertumbuhan secara kumulatif tercatat 62,75 persen.

Sementara itu, berdasarkan metode bottom-up BP Batam, realisasi investasi Semester I mencapai Rp38,97 triliun, yang terdiri atas Rp36,58 triliun modal tetap dan Rp2,39 triliun modal lancar.

Capaian tersebut tumbuh 36,03 persen secara year-on-year dan 57,01 persen secara kumulatif.

Perbedaan angka antara LKPM dan metode bottom-up merupakan konsekuensi dari perbedaan basis pengukuran. Keduanya digunakan sebagai instrumen untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai perkembangan dan realisasi aktivitas investasi di Batam.

Fary: Perkuat Investasi Bernilai Tambah Tinggi

Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam Fary Djemy Francis mengatakan, penguatan investasi Batam ke depan akan diarahkan tidak hanya pada peningkatan nilai investasi, tetapi juga pada kualitas dan nilai tambahnya.

Menurutnya, Batam memiliki peluang besar untuk terus mengembangkan investasi pada sektor manufaktur berteknologi tinggi, pusat data (data center), kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), energi, logistik, serta industri hilir.

“Batam bukan hanya kawasan industri, tetapi telah berkembang menjadi pusat eksekusi investasi strategis Indonesia,” kata Fary.

Ia menambahkan, BP Batam akan terus mengawal implementasi berbagai proyek strategis agar investasi yang telah masuk dapat segera memberikan dampak terhadap perekonomian.
 

Optimistis Menembus Target 2026

Dengan capaian Semester I yang telah mencapai lebih dari separuh target berdasarkan metode bottom-up, BP Batam optimistis momentum pertumbuhan investasi dapat terus dipertahankan hingga akhir 2026.

Bagi Amsakar, capaian tersebut bukan sekadar indikator kinerja investasi, tetapi juga menjadi sinyal positif bagi masa depan ekonomi Batam.

“Batam harus terus tumbuh sebagai kota investasi yang kompetitif, produktif dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Kita jaga kepercayaan investor, kita percepat realisasi investasi, dan kita pastikan pertumbuhan ekonomi Batam semakin kuat,” pungkas Amsakar.

Dengan kolaborasi pemerintah, dunia usaha dan seluruh pemangku kepentingan, Batam terus memperkuat posisinya sebagai gerbang investasi Indonesia menuju Asia Tenggara.

Badan Pengusahaan (BP) Batam memperkuat sinergi dengan Ombudsman Republik Indonesia untuk mendorong penyelenggaraan pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang semakin transparan, efektif, dan akuntabel.

Hal tersebut disampaikan dalam kunjungan Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, di Kantor Ombudsman RI, Jakarta, Kamis, 13 Agustus 2026.

Ariastuty hadir didampingi jajaran Direktorat Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga (DIHAL) serta Biro Organisasi, Kinerja, dan Manajemen Risiko (OKMR).

Rombongan BP Batam disambut Wakil Ketua Ombudsman Republik Indonesia, Rahmadi Indra Tektona, beserta jajaran di ruang rapat Ombudsman RI.

Dalam pertemuan itu, Rahmadi menyampaikan bahwa perkembangan sejumlah persoalan di Batam terus dipantau melalui kondisi di lapangan yang menjadi bagian dari fungsi pengawasan Ombudsman terhadap penyelenggaraan pelayanan publik.

Di sisi lain, Ombudsman RI mengapresiasi sejumlah langkah pembenahan yang telah dilakukan BP Batam, termasuk penertiban di beberapa sektor yang dinilai sebagai langkah positif dalam memperbaiki tata kelola dan memberikan kepastian dalam penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat maupun dunia usaha.

“Kami berkomitmen untuk terus mengawal program pemerintah dalam lima tahun ke depan untuk memastikan tata kelola pemerintahan berjalan semakin transparan, efektif, dan efisien,” ujarnya.

Menurut Rahmadi, penguatan tata kelola menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan iklim yang kondusif bagi masyarakat dan dunia usaha. Perbaikan pelayanan publik juga diharapkan dapat mendukung peningkatan kepercayaan serta mendorong masuknya investasi ke Batam.

“Mari kita manfaatkan forum ini untuk menyusun rencana aksi konkret demi kemajuan Batam yang inklusif dan berkeadilan bagi masyarakat serta dunia usaha di Indonesia, khususnya Kota Batam,” pungkas Rahmadi.

Sementara itu, Ariastuty mengapresiasi semangat kolaborasi yang disampaikan oleh Ombudsman RI.

Dalam sambutannya ia mengatakan, kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya BP Batam memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan Ombudsman RI. Selain bersilaturahmi, BP Batam ingin memperoleh masukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat tata kelola kelembagaan.

“Kami ingin bersilaturahmi dengan harapan dapat berkolaborasi dan meminta masukan agar pelayanan publik di BP Batam semakin baik,” ujar Ariastuty.

Ia melanjutkan, BP Batam memahami sejumlah isu yang disampaikan Ombudsman merupakan hal penting yang perlu segera ditindaklanjuti melalui pembenahan yang berkelanjutan dan inovasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik.

“Sinergi dengan Ombudsman RI merupakan bagian penting dari komitmen BP Batam untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang semakin terbuka, responsif, dan berorientasi pada kepastian. Kami tidak melihat masukan dan pengawasan sebagai koreksi semata, tetapi sebagai energi untuk melakukan pembenahan secara berkelanjutan,” ujar Ariastuty.

Ia menambahkan, masukan dari Ombudsman menjadi bagian penting bagi BP Batam untuk melihat kembali berbagai proses pelayanan dan tata kelola yang telah berjalan.

“Kolaborasi kedua lembaga diharapkan dapat menghasilkan perbaikan yang tidak hanya berdampak pada kualitas pelayanan, namun mampu memberikan rasa aman, kepastian, dan kepercayaan bagi masyarakat maupun pelaku usaha serta memperkuat daya saing Batam sebagai kawasan investasi.” tutup Ariastuty.

Upaya Badan Pengusahaan (BP) Batam dalam memperkuat tata kelola lahan terus mendapat dukungan dari penerima alokasi tanah.

Sejak pengumuman pelaporan dimulai pada 11 Agustus 2026 hingga 13 Agustus 2026, sebanyak 66 penerima alokasi tanah telah menyampaikan laporan secara mandiri melalui Land Management System (LMS) BP Batam. Respons tersebut menunjukkan partisipasi aktif dari penerima alokasi dalam mendukung upaya penguatan tata kelola lahan di Batam.

Selain pelaporan mandiri melalui LMS, BP Batam juga telah menyampaikan surat panggilan reguler kepada 75 penerima alokasi tanah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 46 penerima alokasi tanah telah memenuhi panggilan. Seluruh proses ini juga masih terus berlangsung hingga akhir Agustus 2026.

Anggota/Deputi Bidang Pengelolaan Kawasan BP Batam, Syarlin Joyo, mengatakan pelaporan mandiri yang dilakukan penerima alokasi tanah menjadi bagian penting dalam membangun basis data pemanfaatan lahan yang lebih akurat dan terukur.

Ia menjelaskan bahwa data yang disampaikan penerima alokasi tanah selanjutnya menjadi salah satu bahan evaluasi BP Batam dalam melihat kesesuaian pemanfaatan lahan dengan peruntukan dan ketentuan yang berlaku.

“Kami mengapresiasi penerima alokasi tanah yang telah melakukan pelaporan secara mandiri. Ini menunjukkan adanya kesadaran bersama untuk mendukung tata kelola lahan yang lebih baik. Data yang disampaikan juga menjadi bagian penting bagi BP Batam dalam melakukan evaluasi pemanfaatan lahan secara objektif,” ujarnya, Kamis (13/8/2026).

Menurutnya, langkah tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan aspek pengawasan. Pelaporan mandiri juga menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara BP Batam dengan penerima alokasi tanah.

BP Batam, lanjut Syarlin Joyo, ingin memastikan pemanfaatan lahan dapat berlangsung secara optimal, sesuai peruntukan, serta mendukung iklim investasi dan rencana pembangunan di Kota Batam.

“Prinsipnya adalah bagaimana lahan yang telah dialokasikan dapat dimanfaatkan secara baik dan optimal serta sesuai peruntukannya. Oleh karena itu, kami terus membuka ruang komunikasi dan mengajak penerima alokasi tanah untuk melakukan pelaporan secara mandiri,” jelasnya.

Ia menambahkan, kelengkapan data pemanfaatan lahan akan membantu BP Batam dalam melakukan evaluasi pemanfaatan alokasi tanah. Dengan demikian, proses penataan dapat dilakukan berdasarkan data dan ketentuan yang berlaku.

“Kami berharap partisipasi ini terus meningkat. Semakin lengkap data yang kami terima, semakin baik pula proses evaluasi dan penataan pemanfaatan lahan yang dapat dilakukan. Tujuannya tentu untuk menciptakan tata kelola lahan yang tertib, memberikan kepastian proses, sekaligus mendukung kegiatan investasi di Batam,” tambahnya.

Melalui penguatan pelaporan dan evaluasi tersebut, BP Batam berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola lahan dengan mengedepankan akurasi data, kepastian proses, komunikasi yang baik, serta kepatuhan terhadap regulasi.

BP Batam juga masih membuka kesempatan bagi seluruh penerima alokasi tanah untuk menyampaikan pelaporan secara mandiri melalui Land Management System (LMS) hingga 31 Agustus 2026.

“Jumlah penerima alokasi tanah yang menyampaikan laporan maupun yang memenuhi panggilan diperkirakan akan terus bertambah hingga batas waktu yang telah ditentukan. Kami mengimbau agar penerima alokasi tanah yang belum menyampaikan laporan untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai bagian dari upaya bersama dalam memperkuat basis data dan tata kelola pemanfaatan lahan,” tutup Syarlin Joyo.

Batam, Agustus 2026 - Menyambut anniversary ke-4, ARTOTEL Batam menghadirkan berbagai kegiatan yang tidak hanya menjadi momen perayaan, tetapi juga memberikan pengalaman yang bermanfaat bagi masyarakat. Salah satunya melalui penyelenggaraan Hotel Tour Edukatif bersama siswa-siswi SMK Pariwisata Adimulia.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya ARTOTEL Batam untuk mendekatkan dunia pendidikan dengan industri perhotelan. Melalui pengalaman belajar langsung di lingkungan hotel, para siswa diajak memahami bagaimana operasional sebuah hotel dijalankan serta mengenal berbagai profesi yang berperan dalam menciptakan pengalaman menginap yang berkualitas bagi setiap tamu.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengunjungi berbagai departemen operasional, mulai dari Front Office, Housekeeping, Food & Beverage Service, hingga area pendukung lainnya. Selain melihat langsung aktivitas operasional, para peserta juga mengikuti sesi praktik yang dirancang khusus bagi siswa jurusan Akomodasi Perhotelan. Didampingi oleh tim profesional ARTOTEL Batam, para siswa mempelajari standar pelayanan di industri hospitality serta mengikuti praktik bed making sesuai standar ARTOTEL Batam. Melalui sesi ini, mereka memperoleh pengalaman langsung mengenai teknik merapikan tempat tidur, penataan kamar, penggunaan linen yang tepat, serta pentingnya menjaga kebersihan, kerapian, dan kenyamanan kamar sebagai bagian dari pelayanan berkualitas kepada tamu.

Melalui program ini, ARTOTEL Batam berharap para siswa dapat memperoleh gambaran yang lebih nyata mengenai dunia kerja, sehingga ilmu yang diperoleh di sekolah dapat dipahami dalam konteks praktik di industri. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal sekaligus motivasi bagi mereka dalam mempersiapkan diri memasuki dunia profesional.

"Di industry hospitality, kami percaya bahwa berbagi pengalaman dan pengetahuan kepada generasi muda merupakan salah satu cara untuk mendukung lahirnya talenta-talenta yang siap berkarya di masa depan. Melalui Hotel Tour Edukatif ini, kami ingin memberikan kesempatan bagi para siswa untuk melihat langsung bagaimana operasional hotel berjalan, memahami budaya kerja profesional, serta mengenal berbagai peluang karier yang dapat mereka tekuni setelah lulus nanti," ujar Andi Anggreni, General Manager ARTOTEL Batam.

Kolaborasi bersama SMK Pariwisata Adimulia ini menjadi wujud sinergi antara dunia pendidikan dan industri dalam menciptakan pengalaman belajar yang lebih aplikatif. ARTOTEL Batam berharap kegiatan seperti ini dapat terus menjadi ruang berbagi inspirasi sekaligus mempererat hubungan dengan institusi pendidikan di Kota Batam. Sejalan dengan semangat anniversary ke-4 bertajuk "4ward Together – Celebrating 4 Years, Moving Forward Together," ARTOTEL Batam akan terus menghadirkan berbagai program yang tidak hanya memberikan pengalaman terbaik bagi para tamu, tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang memberikan manfaat bagi komunitas dan generasi muda.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai ARTOTEL Batam dan berbagai program yang dihadirkan, silakan mengikuti Instagram @artotelbatam atau menghubungi WhatsApp di 0811 7758 922.

-The Beacon of Artistic Lifestyle in Batam-

Dalam rangka merayakan 45 tahun dedikasi dalam industri perhotelan Indonesia, Santika Indonesia Hotels & Resorts menghadirkan program spesial "Santika Anniversary Sale" sebagai bentuk apresiasi kepada para tamu setia yang telah menjadi bagian dari perjalanan perusahaan. Melalui promo ini, para tamu dapat menikmati diskon menginap hingga 45%, termasuk sarapan untuk dua orang, untuk pemesanan melalui aplikasi MySantika di jaringan Santika Indonesia Hotels & Resorts yang berpartisipasi. Periode pemesanan berlangsung pada 21 Agustus hingga 2 September 2026, dengan periode menginap mulai 21 Agustus hingga 22 Desember 2026, sehingga memberikan fleksibilitas bagi para tamu untuk merencanakan perjalanan bisnis maupun liburan hingga akhir tahun.

Corporate Marketing & Communication Manager Santika Indonesia Hotels & Resorts, Prita Gero, menyampaikan bahwa perayaan ulang tahun ke-45 ini menjadi momentum untuk berbagi kebahagiaan bersama seluruh pelanggan yang telah memberikan kepercayaan kepada Santika Indonesia Hotels & Resorts selama ini. "Perjalanan 45 tahun Santika Indonesia Hotels & Resorts tidak lepas dari dukungan dan kepercayaan para tamu setia. Melalui Santika Anniversary Sale, kami ingin mengucapkan terima kasih dengan menghadirkan penawaran terbaik agar lebih banyak tamu dapat menikmati pengalaman menginap yang berkesan. Kami berharap program ini menjadi bagian dari momen istimewa para tamu bersama keluarga maupun kolega," ujar Prita.

Tidak hanya menawarkan diskon spesial, program ini juga memberikan keuntungan tambahan bagi para member MyValue Loyalty Program. Selama periode promo berlangsung, para member berkesempatan mengikuti program Top Spender dan Lucky Spender dengan berbagai hadiah menarik. Tiga member dengan total transaksi tertinggi selama periode promo akan memperoleh hadiah berdasarkan peringkat Top Spender. Top Spender pertama akan mendapatkan voucher menginap di The Anvaya Beach Resort Bali, Top Spender kedua di Hotel Santika atau Hotel Santika Premiere pilihan, dan Top Spender ketiga di Kampi Hotel pilihan, masing-masing untuk menginap selama 3 hari 2 malam.Sementara itu, para member lainnya yang memenuhi syarat transaksi juga berkesempatan menjadi Lucky Spender untuk memenangkan poin MyEraspace sebesar Rp5.000.000,-.

Hotel Santika Batam merupakan Hotel Santika ke 33 dalam kelompok Hotel Santika berbintang 3 dan merupakan property ke 124 yang saat ini dikelola oleh Santika Indonesia Hotels & Resorts. Sampai saat ini property Santika Indonesia Hotels & Resorts telah tersebar di lebih dari 40 kota di Indonesia. Hotel Santika Batam memiliki 136 kamar dengan 3 tipe kamar: Superior, Deluxe dan Suite. Fasilitas lainnya adalah meeting room, rooftop restaurant, gym dan kolam renang. Terletak di Batam Center, Hotel Santika Batam dilengkapi dengan Gurindam Restaurant yang berada di lantai 11 dan menyajikan pemandangan terbaik kota Batam. Sarana umum seperti Hang Nadim International Airport, Batam Center International Ferry Terminal, Rumah Sakit, pusat perbelanjaan dan berbagai pusat bisnis dapat ditempuh hanya dengan 15 menit berkendara dari Hotel Santika Batam. Untuk kemudahan reservasi dengan harga terbaik, download aplikasi MySantika di iOS atau Google Play Store.

Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam kembali mengukir prestasi. Kali ini, Batam menerima Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II Regional Sumatera untuk kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah Tingkat Kota.

Apresiasi tersebut diterima langsung Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dalam kegiatan yang digelar di Hotel Radisson Batam, Rabu (12/8/2026) malam.

Capaian tersebut menjadi bentuk pengakuan atas komitmen Pemko Batam dalam mendukung percepatan penyediaan hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian, mengatakan, apresiasi tersebut bukan sekadar bentuk penghargaan kepada pemerintah daerah, tetapi juga menjadi dorongan agar daerah terus meningkatkan kinerja dan menghadirkan program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Acara ini di samping dapat memberikan motivasi kepada daerah, juga memberikan reward kepada daerah yang berprestasi,” ujar Tito.

Menurutnya, apresiasi kepada pemerintah daerah berprestasi juga penting untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa banyak daerah yang terus bekerja dan menghasilkan berbagai capaian positif.

“Dengan acara seperti ini kita menunjukkan bahwa banyak daerah yang baik dan berprestasi,” katanya.

Tito berharap penghargaan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi pemerintah daerah dan kepala daerah, sekaligus mendorong peningkatan kepercayaan masyarakat.

Dalam kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah Tingkat Kota, dua kota lainnya yang juga menerima apresiasi yakni Kota Bandar Lampung, dan Kota Pekanbaru.

Untuk tingkat kabupaten, apresiasi diraih Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Kerinci, dan Kabupaten Way Kanan. Sementara itu, tingkat provinsi diberikan kepada Provinsi Sumatera Utara dan Provinsi Jambi.

Bagi Batam, capaian tersebut menjadi penyemangat untuk terus memperkuat program penyediaan hunian yang layak dan terjangkau. Amsakar menegaskan, kebutuhan hunian merupakan bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Penghargaan ini tentu menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus bekerja,” ujar Amsakar.

Ia mengatakan pembangunan hunian tidak hanya berkaitan dengan penyediaan tempat tinggal, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kualitas kehidupan masyarakat dan masa depan Batam.

Karena itu, Pemko Batam akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat penyediaan hunian layak serta memastikan pembangunan berlangsung secara berkelanjutan.

“Capaian ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja. Apa yang sudah baik harus dipertahankan dan yang masih kurang harus kita perbaiki,” katanya.

Amsakar menegaskan, apresiasi tersebut akan menjadi momentum bagi Pemko Batam untuk terus menghadirkan inovasi dan memperkuat kolaborasi dalam pembangunan, termasuk memenuhi kebutuhan hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, bersama jajaran Direktorat Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga (DIHAL) melakukan kunjungan kerja ke Komisi Informasi Pusat (KIP) Republik Indonesia, Rabu (12/8/2026).

Rombongan BP Batam diterima secara hangat oleh Komisioner Bidang Sosialisasi, Edukasi, dan Komunikasi Publik KIP, Edi Purwanto, serta Komisioner Bidang Regulasi KIP, Rini Purwandari, di Ruang Pertemuan Komisi Informasi Pusat, Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Ariastuty menyampaikan bahwa kunjungan ke KIP tidak hanya menjadi momentum untuk memperkenalkan BP Batam dan jajaran pejabat struktural yang baru, tetapi juga sebagai sarana untuk memperoleh masukan serta bertukar pikiran terkait penguatan keterbukaan informasi publik.

“Kehadiran kami di Komisi Informasi Pusat ini selain untuk memperkenalkan BP Batam dan jajaran pejabat struktural yang baru, juga untuk mendapatkan masukan dan bertukar pikiran mengenai langkah-langkah progresif yang dapat kami lakukan,” ujar Ariastuty.

BP Batam sebelumnya berhasil meraih predikat Badan Publik Informatif untuk kategori Lembaga Non Struktural dengan nilai 96,90 dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025.

“Kami tidak ingin berhenti pada capaian yang sudah ada, tetapi ingin memastikan bahwa keterbukaan informasi benar-benar menjadi bagian dari peningkatan kualitas pelayanan publik di BP Batam,” tambahnya.

Sementara itu, Komisioner Bidang Sosialisasi, Edukasi, dan Komunikasi Publik KIP, Edi Purwanto, mengapresiasi berbagai langkah dan inovasi yang telah dilakukan BP Batam dalam memperkuat pengelolaan keterbukaan informasi publik.

Menurutnya, upaya BP Batam dalam melakukan monitoring dan evaluasi terhadap Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) internal menunjukkan adanya komitmen untuk memastikan implementasi keterbukaan informasi berjalan secara konsisten.

Selain itu, BP Batam juga dinilai telah melakukan berbagai penyempurnaan pelayanan, termasuk melalui digitalisasi serta pemenuhan kebutuhan layanan informasi bagi pemohon penyandang disabilitas.

Hal tersebut menunjukkan adanya komitmen untuk terus melakukan pembenahan dan meningkatkan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat.

“Kami mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan BP Batam, khususnya berbagai inovasi dan upaya yang telah disiapkan dalam menghadapi penilaian keterbukaan informasi publik,” kata Edi.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi BP Batam dan Komisi Informasi Pusat untuk memperkuat sinergi dalam mendorong tata kelola informasi publik yang semakin transparan, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. 

Page 7 of 148

Instagram

Tentang Kami