Jakarta, 19/6 - Massa yang terdiri dari petani, nelayan, pedagang, pelaku UMKM, mahasiswa, buruh, pemuda, dan tokoh masyarakat dari berbagai daerah yang tergabung dalam Tani Merdeka Indonesia (TMI) datang ke Jakarta dan menggelar aksi damai mendukung kebijakan kerakyatan Presiden Prabowo Subianto di kawasan Patung Kuda, Jumat pagi.
Aksi damai tersebut mendapat pengawalan aparat kepolisian. Massa dari berbagai daerah itu datang untuk menyampaikan dukungan terhadap program-program Presiden Prabowo Subianto yang dinilai berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Peserta menggelar aksi damai tersebut dengan membawa spanduk, poster, dan bendera organisasi. Secara bergantian, mereka juga menyampaikan pernyataan sikap dari atas mobil komando.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia Don Muzakir mengatakan dukungan itu diberikan karena berbagai program pemerintah dinilai menyentuh kepentingan rakyat, terutama dalam sektor pertanian, ketahanan pangan, ekonomi kerakyatan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.
“Kami menyatakan dukungan terhadap program-program Presiden Prabowo Subianto yang dinilai berpihak kepada kepentingan rakyat, memperkuat ekonomi nasional, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Don.
Menurut dia, dukungan tersebut dibarengi komitmen untuk mengawal pelaksanaan program pemerintah agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Kami hadir untuk mengawal agar seluruh program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat dan tidak diselewengkan oleh mafia maupun oknum yang menghambat kepentingan masyarakat,” ujar Don.
Lebih lanjut, Don mengatakan berbagai kebijakan pemerintah dalam sektor pertanian telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa, mulai dari kemudahan memperoleh pupuk hingga penyerapan hasil panen yang semakin baik.
Selain itu, dia juga menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberikan dampak positif bagi petani, peternak, nelayan, dan pelaku usaha lokal karena meningkatkan permintaan terhadap produk pangan di daerah.
Dia pun bercerita sebelumnya, hasil panen, seperti kubis, sering tidak laku, namun sekarang terserap melalui program MBG. Kemudian, sektor peternakan, buah-buahan, dan perkebunan juga ikut merasakan manfaatnya.
“Karena itu, kami sangat bersyukur memiliki program yang benar-benar menyentuh masyarakat desa,” ucap Don.
Dia menegaskan aksi damai yang digelar itu bukan merupakan aksi tandingan terhadap kelompok tertentu, namun semata-mata murni ditujukan untuk menyampaikan aspirasi dan pengalaman masyarakat desa yang merasakan manfaat dari berbagai program pemerintah.
“Kami hanya ingin memberitahukan kepada masyarakat luas bahwa warga desa sangat puas dengan berbagai kebijakan Presiden Prabowo Subianto,” ungkap Don.
Tak berhenti sampai di situ, dia juga mengeluarkan pernyataan mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum agar menindak tegas mafia pangan, mafia pupuk, mafia tanah, mafia impor, serta berbagai praktik yang dinilai merugikan rakyat dan menghambat pelaksanaan program pemerintah.
Selain itu, dia juga mendorong penguatan ekonomi desa melalui peningkatan produktivitas sektor pertanian, perikanan, peternakan, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pembangunan infrastruktur pendukung di pedesaan.
Isu reforma agraria pun turut menjadi perhatian. Massa meminta agar pemerintah segera membentuk Badan Nasional Penyelesaian Reforma Agraria untuk menangani berbagai konflik lahan yang masih terjadi di sejumlah daerah.
Dalam aksi damai tersebut, Don mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas politik dan keamanan nasional.
Menurut dia, kondisi yang aman dan kondusif menjadi faktor penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kepercayaan investor, serta menciptakan kepastian bagi dunia usaha dan masyarakat.
“Kami mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga stabilitas politik dan keamanan. Jangan sampai perbedaan pandangan memecah persatuan yang selama ini menjadi kekuatan bangsa,” tegas Don.
Dia memandang stabilitas politik, keamanan, dan ekonomi merupakan satu kesatuan yang saling berkaitan, sehingga seluruh komponen masyarakat perlu mengedepankan dialog, persatuan, dan semangat gotong royong agar pembangunan nasional dapat berjalan dengan baik dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat.
“Kami juga meminta DPR RI menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal terhadap pelaksanaan program-program kerakyatan agar berjalan sesuai tujuan dan tidak disalahgunakan oleh pihak tertentu,” tutur Don.
Aksi damai tersebut berakhir dalam suasana,
tertib. Massa membubarkan diri secara teratur setelah menyampaikan seluruh aspirasi dan pernyataan sikap.
Sumber : Kantor Berita Antara
Jakarta, 19/6 - Tim nasional Meksiko memperkuat posisi di puncak Grup A Piala Dunia 2026 dengan mengalahkan Korea Selatan 1-0 pada laga kedua di Stadion Akron, Guadalajara, Meksiko, Jumat WIB.
Sejak menit awal, pertandingan berjalan dengan tempo tinggi. Korea Selatan langsung mencoba menekan melalui pergerakan cepat Son Heung-min dan Lee Kang-in, namun pertahanan Meksiko masih cukup disiplin. Bahkan pada menit-menit awal, Lee Kang-in sudah mendapatkan kartu kuning akibat pelanggaran keras pada menit ke-4.
Meksiko menanggapi dengan beberapa peluang berbahaya. Pada menit ke-7, Brian Gutierrez dan Roberto Alvarado melepaskan tembakan yang berhasil diamankan kiper Korea Selatan. Tekanan tuan rumah terus berlanjut, namun belum membuahkan hasil.
Korea Selatan juga beberapa kali mengancam, termasuk situasi berbahaya di menit ke-18 ketika Edson Álvarez harus melakukan sapuan krusial di garis gawang untuk menggagalkan peluang Son Heung-min.
Hingga pertengahan babak pertama, kedua tim saling bergantian menyerang, tetapi belum ada gol yang tercipta.
Memasuki akhir babak pertama, Korea Selatan mulai lebih dominan dalam penguasaan bola dan beberapa kali menekan pertahanan Meksiko. Lee Kang-in kembali mencoba peruntungannya pada menit ke-44, namun belum membuahkan hasil. Babak pertama akhirnya ditutup dengan skor imbang 0-0 setelah tambahan waktu lima menit.
Memasuki babak kedua, Meksiko tampil lebih agresif. Anak-anak asuhan pelatih Javier Aguirre langsung meningkatkan intensitas serangan dan menciptakan beberapa peluang awal, termasuk upaya Luis Romo pada menit ke-50 yang masih bisa diamankan kiper Korea Selatan.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-50, ketika Luis Romo mencetak gol tunggal pertandingan. Gol tersebut berawal dari situasi kacau di dalam kotak penalti Korea Selatan. Bola liar hasil serangan Meksiko gagal diantisipasi dengan baik oleh lini belakang lawan, dan Romo dengan sigap menyambar bola ke gawang yang sudah terbuka, membawa Meksiko unggul 1-0.
Setelah gol tersebut, Ksatria Taegeuk meningkatkan intensitas serangan. Lee Kang-in menjadi motor serangan dan beberapa kali mencoba melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, termasuk pada menit ke-78 dan ke-90+2 melalui situasi sepak pojok. Namun, upaya tersebut selalu gagal menembus pertahanan Meksiko.
Kiper Meksiko, Rangel, menjadi pahlawan di menit-menit akhir pertandingan. Ia melakukan penyelamatan luar biasa pada menit ke-87 dan masa tambahan waktu, menggagalkan peluang emas Cho Gue-sung dan Hwang In-beom yang nyaris menyamakan kedudukan.
Anak-anak asuhan pelatih Myung-Bo Hong terus menekan hingga menit akhir dengan sejumlah sepak pojok berturut-turut pada masa tambahan waktu, namun pertahanan Meksiko tetap kokoh. Wasit akhirnya meniup peluit panjang yang menandai kemenangan Meksiko 1-0.
Dengan hasil ini, Meksiko menjaga peluang besar untuk lolos sebagai pemuncak Grup A, sementara Korea Selatan harus mencari poin penting di laga berikutnya untuk tetap bersaing di fase grup.
Susunan pemain:
Meksiko (4-1-2-3): Raul Rangel, Jorge Sanchez, Edson Alvarez, Johan Vasquez, Jesus Gallardo, Erik Lira, Luis Romo, Brian Gutierrez, Raul Jimenez, Julian Quinones, Roberto Alvarado.
Pelatih: Javier Aguirre Onaindia
Korea Selatan (3-4-3): Kim Seunggyu, Lee Hanbeom, Kim Minjaem, Kim Moonhwan, Seol Youngwoo, Lee Gihyuk, Hwang Inbeom, Paik Seungho, Lee Jaesung, Lee Kangin, Son Heung-min.
Pelatih: Myung-Bo Hong.
Sumber : Kantor Berita Antara

Moskow, 18/6 - Polandia dan Jerman, Rabu, menandatangani perjanjian kerja sama militer baru tanpa jaminan keamanan timbal balik, dan kedua kepala pertahanan, Wladyslaw Kosiniak-Kamysz dan Boris Pistorius, turut hadir dalam acara penandatanganan tersebut.
Dokumen tersebut menggantikan perjanjian kerangka kerja tentang kerja sama pertahanan kedua negara yang telah berlaku selama 15 tahun.
"Kita tengah meletakkan fondasi lain untuk keamanan, dan tidak ada keamanan Eropa tanpa Polandia maupun tanpa Jerman. Perjanjian hari ini membuka ruang baru untuk kerja sama," kata Kosiniak-Kamysz setelah upacara penandatanganan.
Perjanjian baru itu memberikan peluang untuk kerja sama di bidang keamanan siber, komando gabungan di kawasan Baltik, teknologi baru, termasuk ruang angkasa, dan membuka kemungkinan lebih lanjut dalam mobilitas dan pengembangan infrastruktur militer, kata menteri pertahanan Polandia tersebut.
Berdasarkan kesepakatan tersebut, pasukan zeni angkatan bersenjata Jerman akan mendukung tentara Polandia dalam melindungi perbatasan timur negara itu, kata Kosiniak-Kamysz.
Sebelumnya pada hari itu, media Polandia melaporkan bahwa, atas inisiatif Polandia, dokumen tersebut tidak memuat jaminan keamanan di luar komitmen yang ada berdasarkan perjanjian NATO atau perjanjian Uni Eropa.
Keputusan itu dibuat oleh Polandia, meskipun Jerman telah siap untuk menandatangani perjanjian yang lebih luas, ungkap laporan tersebut.
Kesepakatan tersebut akan memungkinkan pasukan teknik Jerman untuk beroperasi di wilayah Polandia sebagai bagian dari operasi Perisai Timur.
Pada Desember 2025, Bild melaporkan bahwa misi tersebut akan terdiri dari puluhan personel militer yang bertugas membangun parit, memasang kawat berduri, dan membuat penghalang anti-tank.
Sumber : Kantor Berita Antara

Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Anambas, Polda Kepulauan Riau, menangkap seorang oknum guru sekolah dasar berinisial FD (28) yang diduga mencabuli siswi.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Kepulauan Anambas, AKP Bambang Sadmoko, saat dikonfirmasi dari Natuna, Kamis, mengatakan FD diamankan pada Rabu (17/6) dan sudah resmi ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
"Benar, terduga pelaku sudah kami amankan di Mapolres. Per hari ini, Kamis (18/6), yang bersangkutan resmi ditahan untuk proses hukum lebih lanjut," ujar Bambang.
Berdasarkan hasil penyelidikan, terduga pelaku diduga melakukan perbuatan tersebut terhadap korban yang masih berusia 12 tahun sebanyak dua kali.
Polisi mencatat, peristiwa pertama terjadi pada Sabtu (23/5), sementara kejadian kedua berlangsung pada Senin (1/6). Kedua peristiwa itu diduga terjadi di lingkungan sekolah dengan modus yang berbeda.
Setelah kejadian, terduga pelaku disebut mengancam korban agar tidak menceritakan peristiwa tersebut kepada siapa pun.
Kasus ini terungkap setelah keluarga korban merasa curiga dengan perubahan perilaku dan kondisi psikologis korban, sehingga kemudian ibu korban, NY (40), melaporkan dugaan tindak pidana tersebut ke Markas Polres (Mapolres) Kepulauan Anambas pada Senin (15/6).
Polisi menjerat FD dengan Undang-Undang Perlindungan Anak. Ia terancam hukuman penjara paling lama 15 tahun.
"Saat ini kami tengah mempercepat penyelesaian berkas perkara untuk segera dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU)," ujar dia.
Sumber: Kantor Berita Antara
Ende, 18/6 - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meminta agar pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dilakukan dengan memilih lokasi yang tepat melalui kajian dan melibatkan masyarakat.
Hal itu disampaikan saat meninjau Sekolah Dasar Negeri Wolomoni di Desa Niawula, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, Kamis yang sebelumnya dikabarkan akan digusur untuk menjadi KDMP.
"Makanya tadi saya ingatkan Wagub, Pak Bupati, Pak Kepala Desa, tolong dalam penentuan titiknya itu benar-benar bisa dikaji," katanya menjelaskan.
Secara khusus Wapres meminta pelibatan dan diskusi dengan warga untuk memastikan tidak ada warga yang terdampak dan dirugikan dari pembangunan tersebut.
"Jangan sampai ada yang dirugikan, apalagi ini area sekolah, kegiatan belajar mengajar itu jangan sampai terganggu," kata Wapres menambahkan.
Sebelumnya pagar sekolah SD Negeri Wolomoni, fondasi ruang kelas, dan tiang penyangga ruang mengalami kerusakan dalam proses pembangunan KDMP karena lokasi rencana pembangunan koperasi tersebut berada di belakang gedung sekolah.
Terkait hal itu, Wapres menekankan bahwa sudah diputuskan akan dilakukan pemindahan lokasi ke tempat yang lebih baik, termasuk menghindari persaingan dengan Badan Usaha Milik Desa dan toko-toko kelontong milik warga.
Kehadiran KDMP, katanya, diharapkan mampu menciptakan ekosistem yang baik dan saling mengisi.
Dalam kesempatan itu Wapres juga meminta agar sekolah tersebut segera mendapatkan Makan Bergizi Gratis dan serta mencatat permintaan warga terkait mess untuk guru dan penguatan sinyal jaringan internet.
Rencananya, Wapres Gibran Rakabuming melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Timur, Gorontalo, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Selatan pada 18–21 Juni 2026.
Setelah melakukan kunjungan ke NTT, Gibran direncanakan menghadiri dan membuka Pekan Nasional Petani Nelayan (PENAS) XVII Tahun 2026 di Gorontalo, sekaligus meninjau Bendungan Bulango Ulu sebagai salah satu infrastruktur strategis yang mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Papua Barat, dengan Wapres diagendakan meninjau Sentra Produksi Kakao Ransiki di Kabupaten Manokwari Selatan serta membuka Pesta Paduan Suara Gerejawi (PESPARAWI) Nasional XIV di Manokwari.
Pada hari terakhir kunjungan kerja, Wapres akan melanjutkan agenda ke Papua Selatan melalui Kabupaten Asmat untuk meninjau sejumlah fasilitas publik, antara lain Asmat Museum of Culture and Progress, Sekolah Lapang Sagu, RSUD Agats, serta Gereja Katedral Salib Suci.
Sumber : Kantor Berita Antara
Jakarta, 17/6 - Bagi pencinta film laga, "The Furious" bisa dibilang menjadi salah satu tontonan yang wajib masuk daftar tahun ini.
Film Hong Kong garapan sutradara laga kenamaan Kenji Tanigaki yang mendapat rating nyaris 100 persen di Rotten Tomatoes ini berhasil menghadirkan paket hiburan lengkap: aksi yang intens, koreografi pertarungan yang memukau, cerita yang menegangkan, hingga selipan humor yang membuat suasana tidak terasa terlalu gelap.
Sejak menit-menit awal, film yang mulai tayang di bioskop pada 17 Juni 2026 ini langsung mengait perhatian penonton. Kisahnya berpusat pada upaya membongkar sindikat perdagangan manusia yang beroperasi secara brutal dan terorganisir.
Dalam perjuangan tersebut, penonton diajak mengikuti perjalanan Wang Wei (Xie Miao), seorang ayah tuna wicara yang mencari putrinya yang diculik, dan Navin (Joe Taslim), seorang jurnalis investigasi yang kehilangan istrinya, yang juga seorang jurnalis, secara misterius saat menangani kasus perdagangan manusia oleh sindikat yang sama.
Keduanya kemudian bekerja sama untuk mengungkap jaringan kriminal yang jauh lebih besar dari yang mereka bayangkan.
Salah satu kekuatan terbesar "The Furious" tentu saja terletak pada adegan aksinya. Koreografi pertarungan disusun dengan sangat detail, intens, dan penuh kreativitas.
Banyak adegan laga ditampilkan dalam pengambilan gambar panjang sehingga penonton dapat menikmati setiap gerakan tanpa terlalu banyak potongan kamera. Hasilnya, setiap pukulan, tendangan, dan bantingan terasa lebih nyata dan menegangkan.
Aktor laga Indonesia, Joe Taslim, yang juga sebagai salah satu pemeran kunci dalam film tersebut mengatakan pada konferensi pers di Jakarta, Jumat (5/6), bahwa "The Furious" memiliki koreografi pertarungan yang paling kompleks dan rumit yang pernah ia jalani.
"Yang membedakan film ini dari film laga lainnya adalah koreografinya yang sangat brilian dan baru buat saya," kata dia.
Tak hanya koreografinya yang "baru", film ini semakin menarik berkat keberhasilan sutradara mengumpulkan para aktor dengan latar belakang seni bela diri yang berbeda-beda.
Joe Taslim misalnya, dikenal memiliki dasar judo dan telah lama menunjukkan kemampuannya dalam berbagai film aksi internasional. Ada pula Yayan Ruhian yang identik dengan pencak silat Indonesia, dan tampil lebih agresif dengan banyak menggunakan panah.
Selain itu, JeeJa Yanin yang terkenal dengan kemampuan Muay Thai dari Thailand, Brian Le dengan aliran Extreme Martial Arts (XMA), serta Joey Iwanaga yang membawa gaya bertarung khasnya yang indah, yakni bela diri yang mengandalkan teknik tendangan akrobatik dan kecepatan (kicking machine).
Perpaduan berbagai disiplin bela diri dari para aktor dan aktris lintas Asia ini menciptakan pertarungan yang terasa segar dan tidak monoton. Setiap karakter memiliki ciri khas gerakan yang berbeda, sehingga setiap duel menghadirkan pengalaman tersendiri bagi penonton.
Menariknya, meski dipenuhi adegan pertarungan brutal, film ini tidak melulu serius. Beberapa momen ringan dan lucu disisipkan secara pas sehingga mampu mencairkan tensi ketegangan.
Humor tersebut hadir secara natural tanpa mengurangi intensitas cerita maupun ancaman yang dihadapi para tokohnya. Justru keseimbangan inilah yang membuat "The Furious" terasa sangat menghibur dari awal hingga akhir.
Dari sisi alur cerita, film ini juga berhasil menjaga ritme dengan baik. Setiap kali penonton merasa letih dengan adegan pertarungan, selalu ada perkembangan baru yang membuat rasa penasaran kembali muncul.
Unsur investigasi seorang jurnalis yang menyamar dan berhadapan langsung dengan "mafia" sindikat perdagangan manusia menjadi fondasi yang kuat untuk menjaga ketegangan dan rasa penasaran. Hook demi hook terus bermunculan hingga klimaks, membuat film tidak membosankan.
Pada akhirnya, "The Furious" adalah contoh bagaimana film aksi tidak hanya mengandalkan ledakan dan perkelahian, tetapi juga mampu menghadirkan cerita yang menarik serta karakter yang membuat penonton peduli.
Dengan jajaran bintang bela diri Asia yang impresif, koreografi laga kelas atas, dan kisah investigasi kriminal yang seru, film ini menjadi tontonan yang sangat memuaskan bagi penggemar genre aksi, terutama bagi pencinta film-film seperti "The Raid" atau "John Wick", maka "The Furious" adalah pengalaman yang sayang untuk dilewatkan.
Reuni panas Joe Taslim dan Yayan Ruhian setelah "The Raid"
Salah satu daya tarik terbesar "The Furious" bagi penonton Indonesia adalah hadirnya kembali Joe Taslim dan Yayan Ruhian dalam satu layar.
Bagi penggemar film laga, pertemuan ini tentu menghadirkan nostalgia tersendiri. Keduanya pernah sama-sama mencuri perhatian dan mendapat apresiasi dunia melalui film "The Raid" pada 2011 silam yang menjadi tonggak penting kebangkitan film aksi Indonesia di kancah internasional.
Meski dalam "The Furious" mereka hadir dengan karakter dan latar cerita yang berbeda, kehadiran Joe dan Yayan tetap menjadi magnet utama.
Joe Taslim tampil sebagai Navin, seorang jurnalis investigasi yang berusaha mengungkap sindikat perdagangan manusia, sementara Yayan Ruhian memerankan sosok yang memiliki peran penting dalam pusaran konflik yang dihadapi para tokoh utama.
Pertemuan dua aktor laga Indonesia ini menghadirkan dinamika yang menarik sekaligus menjadi salah satu momen yang paling dinantikan penonton. Kali ini mereka berduel beradu aksi dalam kubu yang berseberangan, menambah keseruan menonton utamanya pada akhir-akhir cerita.
Pendekatan berbeda dari karakter Navin
Salah satu hal yang membuat Joe Taslim tertarik bergabung dalam "The Furious" adalah pendekatan berbeda yang ditawarkan oleh karakter Navin dibandingkan peran-peran aksinya sebelumnya.
Jika selama ini Joe sering memerankan tokoh yang digambarkan sangat dominan dalam pertarungan, bahkan cenderung “tak tersentuh” seperti dalam "The Night Comes for Us" atau "Mortal Kombat", maka Navin justru hadir sebagai sosok yang lebih realistis dan manusiawi.
Joe mengatakan, Navin digambarkan bukan sebagai petarung super bak "dewa", melainkan seorang jurnalis investigasi dengan latar belakang bela diri judo yang ia pelajari di masa muda.
"Selama ini aku main film karakternya cukup over the top ya, di film 'The Night Comes for Us' aku jago banget mau 100 orang pun dibantai sama dia, Ninjutsu di 'Mortal Kombat' pun dia sangat, sangat jago. Jadi karakter yang over the top yang cukup bisa diprediksi dia bisa menang," kata Joe.
Kemampuan itu tidak membuatnya menjadi sosok yang tak terkalahkan, tetapi lebih sebagai alat bertahan hidup dalam situasi berbahaya. Dalam setiap konflik, ia harus berjuang, terluka, jatuh bangun, dan terus bertahan hingga akhir.
Joe Taslim menekankan bahwa justru di situlah daya tarik karakter ini. Navin juga memiliki sisi rapuh secara emosional.
Menariknya lagi, Navin juga ditulis sebagai karakter yang memiliki sisi kemanusiaan yang kuat. Ia tidak hanya berjuang untuk dirinya sendiri, tetapi juga memiliki tujuan yang lebih besar, yaitu menyelamatkan anak-anak yang menjadi korban.
Hal ini membuat setiap aksinya terasa lebih bermakna, bukan sekadar rangkaian adegan laga, tetapi juga perjalanan emosional seorang manusia yang berusaha bertahan di tengah situasi ekstrem.
“Aku merasa ini sesuatu yang baru saat memerankan karakter dia, seorang suami mencari istrinya yang hilang, dia bisa membela diri, tapi kita lihat dalam pertempuran dia adalah 'survivor', dan itu mengapa aku jatuh cinta sama karakter ini,

Jakarta, 18/6 - Kapten Timnas Inggris, Harry Kane memuji intensitas timnya saat menundukkan Kroasia dengan skor 4-2 pada laga perdana Grup L Piala Dunia 2026 di Stadion Dallas, Amerika Serikat, Kamis.
Inggris sempat mendapat perlawanan sengit dari Kroasia dan harus menutup babak pertama dengan skor imbang 2-2. Namun, pasukan Thomas Tuchel tampil lebih agresif setelah turun minum dan berhasil mengunci kemenangan lewat gol Jude Bellingham pada menit ke-47 serta Marcus Rashford pada menit ke-85.
Kane mengungkapkan bahwa pesan Thomas Tuchel saat jeda pertandingan menjadi salah satu kunci kebangkitan The Three Lions.
"Apresiasi untuk pelatih. Pelatih memberi kami sebuah pesan saat turun minum, seperti mengatakan, 'Dengar, bila kami kalah, kami kalah dengan cara kami sendiri'. Anda bisa melihatnya dari cara kami memulai babak kedua. Kami bermain dengan intensitas penuh dan mereka tidak mampu mengatasinya," kata Kane yang dilansir laman resmi FIFA.
Pencetak dua gol ke gawang Kroasia itu menilai intensitas permainan menjadi kekuatan terbesar Inggris dan harus terus dipertahankan sepanjang turnamen.
"Itulah standar yang harus kami tunjukkan di setiap pertandingan. Jadi apresiasi untuk semua orang. Ini adalah laga pertama di turnamen dan kami mendapatkan hasil luar biasa melawan tim kuat. Intensitas permainan adalah kekuatan terbesar kami dan kami harus lebih sering menggunakannya di turnamen ini," ujarnya.
Sementara itu, gelandang serang Inggris Jude Bellingham mengakui timnya sempat tampil gugup dan terlalu berhati-hati pada babak pertama meski mampu menjaga organisasi pertahanan dengan baik.
"Kami sedikit gugup dan sedikit berhati-hati pada babak pertama. Kami bertahan dengan baik, melakukan tekanan dengan baik, dan cukup solid ketika tidak menguasai bola. Namun saat menguasai bola, kami mungkin sedikit terburu-buru," ujar Bellingham.
Bellingham menyebut gol cepatnya pada awal babak kedua menjadi momentum penting yang membantu Inggris mengendalikan jalannya pertandingan. Dia juga menyoroti konsistensi intensitas permainan serta kontribusi para pemain pengganti.
"Pada babak kedua kami menemukan ritme permainan yang lebih baik dan di situlah Anda melihat kemampuan terbaik kami. Gol cepat di awal babak kedua memberi kami fondasi yang bagus. Intensitas kami tanpa bola berada di level tertinggi, dan para pemain yang masuk dari bangku cadangan tampil luar biasa," kata pemain Real Madrid tersebut.
Kemenangan atas Kroasia menjadi modal penting bagi Inggris dalam perburuan tiket ke babak gugur Piala Dunia 2026.
Selain membawa pulang tiga poin, The Three Lions juga menunjukkan kedalaman skuad dan kemampuan bangkit setelah mendapat tekanan dari lawan.
![]()
Jakarta, 05/6 (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendapatkan hantaman keras di dalam negeri setelah Dewan Perwakilan Rakyat negara itu, yang dikendalikan oleh partainya sendiri (Partai Republik), meloloskan resolusi yang menjegal Trump dalam melanjutkan perang terhadap Iran.
Resolusi yang didukung 215 anggota DPR dan ditentang 208 legislator itu mengharuskan Presiden Trump mendapatkan persetujuan dari DPR sebelum melanjutkan perang terhadap Iran.
Empat legislator Partai Republik --Thomas Massie, Brian Fitzpatrick, Warren Davidson dan Tom Barrett-- yang semuanya berasal dari negara bagian suara mengambang membelot untuk mendukung resolusi yang diajukan para anggota DPR dari partai Demokrat tersebut.
Fakta keempat legislator Republik itu berasal dari negara bagian suara mengambang (swing states) yang selalu menjadi penentu kemenangan dalam setiap Pemilu di AS, menjadi petunjuk bakal ada perubahan besar dalam peta elektoral dalam Pemilu Sela pada November yang bisa mengubah konfigurasi kekuatan di dewan legislatif yang menentukan nasib pemerintahan Trump nanti.
Resolusi itu sendiri akan diteruskan kepada majelis tinggi atau Senat, di mana di sini pun terdapat senator-senator Partai Republik yang memiliki riwayat membangkang terhadap Trump.
Sebulan lalu, empat senator Republik menyempal dari Trump untuk mendukung prakarsa Demokrat untuk mewajibkan Trump meminta otorisasi dari dewan legislatif sebelum menyerang Iran.
Resolusi DPR yang tak perlu ditandatangani oleh presiden AS itu memang tak mengikat Trump, tapi fakta sejumlah anggota DPR dari Partai Republik turut meloloskan resolusi ini menguakkan fakta pahit bahwa proyek politik Trump di Iran tidak didukung oleh sekutu politiknya sendiri.
Resolusi itu juga mengafirmasi opini publik di AS belakangan ini yang umumnya menentang perang terhadap Iran, terutama karena tujuannya yang tidak jelas, dan dampak buruknya terhadap perekonomian nasional AS.
Berbagai jajak pendapat menguatkan fakta itu, salah satunya jajak pendapat University of Maryland Critical Issues Poll pada 15-21 Mei 2026.
Menurut jajak pendapat tersebut, 56 persen rakyat AS menilai Perang Iran lebih membawa dampak negatif ketimbang membawa dampak positif bagi rakyat AS. Hanya 12 persen warga AS yang beranggapan sebaliknya.
Yang lebih mencengangkan lagi adalah hanya 16 persen responden yang menyatakan AS telah memenangkan perang melawan Iran.
Angka itu jauh lebih kecil ketimbang responden yang menyatakan AS tidak memenangkan perang itu, yang jumlahnya mencapai 38 persen.
Tujuan tak tercapai
Hasil berbagai jajak pendapat itu sejalan dengan pandangan pakar, media massa, dan lembaga-lembaga think tank di AS bahwa pemerintahan Presiden Trump kalah atau setidaknya gagal mengalahkan Iran.
New York Times bahkan menyimpulkan pemerintahan Trump tidak berhasil mencapai satu pun tujuannya dalam memerangi Iran.
Ini karena rezim Iran tetap utuh dan bahkan menjadi lebih radikal dibandingkan dengan sebelum perang meletus, padahal tokoh-tokoh pentingnya telah dibunuh oleh AS-Israel.
Iran juga tidak menyerah. Sebaliknya, negara ini masih berkuasa penuh atas proyek nuklirnya, mengelola dengan baik stok peluru kendalinya, dan masih mampu menyokong proksi-proksinya di luar negeri untuk menyerang AS, Israel, atau pihak mana pun yang dianggap membantu AS dalam perang ini.
Padahal, selama ini pemerintahan Trump selalu bilang rezim Teheran telah ambruk, militernya telah lumpuh, ekonominya di ambang ambruk, dan kemampuannya dalam memproduksi senjata nuklir telah dimusnahkan.
Trump juga mengklaim AS telah menguasai penuh langit Iran, padahal Operation Epic Fury untuk memerangi Iran telah merontokkan atau merusakkan 42 pesawat tempur AS, termasuk jet tempur siluman F-35.
Untuk operasi militer itu saja AS sudah mengeluarkan dana sebesar 29 miliar dolar AS (Rp522,4 triliun), tanpa mencapai satu pun tujuan perang di Iran, termasuk ilusi perubahan rezim dan fantasi gerakan massa di dalam negeri Iran untuk menumbangkan rezim Teheran.
Yang terjadi malah posisi regional dan global Iran menjadi lebih kuat dari pada sebelum diserang oleh AS-Israel.
Fakta lain yang menyakitkan adalah Selat Hormuz tak lagi sebebas dulu. Apa yang dulu dianggap mustahil bahwa Iran bisa mengendalikan selat itu, kini menjadi fakta yang AS pun tak bisa memaksa Iran membuka selat yang vital bagi 20 persen lalu lintas minyak dunia itu.
Di meja perundingan pun begitu. Iran berkembang menjadi pihak yang tak hanya sulit ditekan, tapi juga lebih agresif dalam menawarkan syarat-syarat perundingan.
Semua fakta ini membuat banyak kalangan di AS memandang Trump telah kalah dalam perang melawan Iran, atau paling tidak gagal membuat Iran bertekuk lutut.
Robert Kagan, kolumnis terkenal AS dan pakar pada Brookings Institution, sampai menyatakan AS sudah sekakmat karena sudah terjebak oleh langkah-langkahnya sendiri.
Tak lagi menentukan
Bukan itu saja, kegagalan dalam mengalahkan Iran telah menguakkan fakta menyakitkan mengenai erosi pada efektivitas dan kemampuan militer AS sehingga menurunkan wibawa global AS sendiri.
Akibat lebih jauh dari hal itu adalah kemunduran peran global AS semakin nyata terlihat oleh dunia, khususnya di mata China dan Rusia, yang di satu sisi memaksa sekutu-sekutu AS merenungkan ulang hubungan keamanannya dengan AS.
Negara-negara Teluk termasuk Arab Saudi, dan juga Jepang serta Korea Selatan, mulai berpikir mengenai skenario tanpa AS dalam melewati dinamika global yang berubah cepat ini.
Mereka dihadapkan pada kenyataan pahit bahwa AS tidak seperkasa yang dikira, karena tak bisa menundukkan negara seperti Iran yang puluhan tahun dipenjara oleh rangkaian sanksi internasional dan memiliki anggaran militer hanya 1 persen dari anggaran AS.
Sejumlah kalangan seperti Giora Eiland, mantan ketua Dewan Keamanan Israel, bahkan menyatakan Iran justru telah memenangkan perang, walau mungkin dalam beberapa hal.
Sedangkan Daniel Byman dari Center for Strategic and International Studies (CSIS) di Washington DC berpandangan bahwa dengan mengacaukan pasar energi global, melemahkan aliansi AS dengan negara-negara Barat lain, dan dengan menyingkapkan keterbatasan kekuatan koersif AS, Iran secara taktis telah membawa kerugian strategis kepada AS.
Dari fakta dan berbagai pandangan pakar itu, apa yang terjadi di Kongres AS sehari lalu melukiskan betapa sudah terjepit pemerintahan Presiden Trump.
Untuk pertama kali pula AS menjadi pihak yang tak lagi menentukan di meja perundingan, ketika saat bersamaan Iran semakin percaya diri menawarkan dan memaksakan syarat-syaratnya sendiri.
Gencatan senjata yang sudah berlangsung sekitar dua bulan pun tidak lahir karena prakarsa kedua belah pihak, melainkan karena aksi sepihak AS.
Trump mungkin mengabaikan resolusi DPR AS yang memang tak mengikatnya, tetapi akan membahayakan dirinya jika nekat menyerang kembali Iran tanpa persetujuan dewan legislatif.
Secara moral dan etika dia akan dianggap membangkang terhadap dewan legislatif, sehingga buruk akibatnya bagi dia, termasuk membuka pintu bagi pemakzulan.
Ini semua menunjukkan Trump sudah kena sekakmat.
Jakarta, 05/6 - Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengatakan pengesahan Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) menjadi langkah penting untuk memperkuat fondasi sektor keuangan nasional.
Menurut ia, revisi undang-undang tersebut menjadi krusial di tengah dinamika ekonomi dan perkembangan industri keuangan yang terus berubah.
"Melalui perubahan UU P2SK ini, kami ingin memastikan sektor keuangan nasional memiliki fondasi hukum yang semakin kuat sehingga lebih siap menghadapi berbagai risiko dan tantangan ke depan," kata Misbakhun dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Ia memaparkan tekanan terhadap nilai tukar rupiah, volatilitas pasar keuangan, serta pesatnya transformasi digital menunjukkan pentingnya Indonesia memiliki kerangka hukum sektor keuangan yang kuat, adaptif, dan mampu memberikan kepastian bagi seluruh pemangku kepentingan.
Salah satu substansi penting yang diakomodasi dalam perubahan UU P2SK, kata dia, adalah penyelarasan sejumlah norma sesuai Putusan Mahkamah Konstitusi, termasuk terkait kewenangan penyidikan tindak pidana di sektor jasa keuangan yang melibatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Polri.
Selain memberikan kepastian hukum, lanjut dia, perubahan UU tersebut juga memperkuat kerangka mitigasi risiko dan penanganan krisis guna menjaga ketahanan sistem keuangan nasional.
Langkah ini penting karena gejolak di sektor keuangan dapat berdampak langsung terhadap perekonomian nasional dan ruang fiskal negara.
"Kami ingin risiko bisa diantisipasi lebih dini sehingga tidak menjadi beban yang lebih besar bagi APBN," katanya menegaskan.
Ia mengatakan perkembangan teknologi keuangan menjadi salah satu pertimbangan utama DPR dalam menyetujui perubahan UU P2SK. Berbagai instrumen dan model bisnis baru, mulai dari aset kripto hingga tokenisasi (Real World Assets/RWA), berkembang jauh lebih cepat dibandingkan kerangka regulasi yang tersedia sebelumnya.
Melalui perubahan UU ini, DPR mendorong terciptanya kepastian hukum bagi pelaku industri sekaligus perlindungan yang lebih kuat bagi masyarakat sebagai pengguna layanan keuangan.
Misbakhun juga menjelaskan bahwa penguatan tata kelola, transparansi, dan modernisasi sektor keuangan juga menjadi bagian penting dari perubahan UU P2SK, termasuk untuk mendukung pengembangan Pusat Finansial Internasional Indonesia dan meningkatkan daya saing sektor keuangan nasional.
"Kalau Indonesia ingin menjadi pusat keuangan yang kompetitif maka kepercayaan harus dibangun melalui tata kelola dan kepastian hukum yang kuat," kata Misbakhun.
Sebelumnya, pada Kamis (4/6), Rapat Paripurna DPR RI menyetujui Rancangan Undang-Undang (RUU) Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) disahkan menjadi undang-undang.
Banda Aceh, Aceh, - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan, Provinsi Aceh, menormalisasi saluran irigasi Gunung Pudung, Kecamatan Kluet Utara, yang mampu mengairi areal persawahan seluas 1.700 hektare.
Bupati Aceh Selatan Mirwan MS di Aceh Selatan, Rabu, mengatakan normalisasi saluran irigasi tersebut merupakan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung sektor pertanian dan mewujudkan ketahanan pangan daerah.
"Langkah nyata dilakukan adalah percepatan normalisasi saluran irigasi Gunung Pudung di Kecamatan Kluet Utara. Normalisasi saluran irigasi itu kini telah rampung dikerjakan dan mampu mengairi 1.700 hektare sawah masyarakat," katanya.
Normalisasi meliputi pembersihan tumpukan sedimen pada aliran irigasi dilakukan menggunakan alat berat milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Selatan.
Sebelumnya, endapan lumpur dan pasir yang cukup tebal menyebabkan aliran air menuju lahan pertanian masyarakat terganggu dan berpotensi mengancam 1.700 hektare sawah produktif di wilayah Kluet Raya.
Normalisasi saluran irigasi tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan dan keluhan masyarakat terkait ancaman kekeringan yang dapat berdampak pada produktivitas pertanian.
"Dengan pengerukan dan pembersihan sedimen yang dilakukan secara menyeluruh, aliran air kini kembali normal dan dapat mengairi persawahan warga secara optimal," katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Aceh Selatan Ruspiadi mengatakan pekerjaan normalisasi telah selesai dilaksanakan.
Air kembali lancar mengairi areal persawahan masyarakat.
"Alhamdulillah, atas perintah Bapak Bupati, pembersihan sedimen pada irigasi Gunung Pudung ini sudah selesai dilakukan menggunakan alat berat," katanya.
Ruspiadi mengharapkan normalisasi saluran irigasi tidak lagi menyebabkan areal persawahan di wilayah tersebut kekurangan air, sehingga produktivitas hasil pertanian dapat meningkat dan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.
Ia mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian saluran irigasi yang telah dinormalisasi agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang serta terus menjadi penopang kesejahteraan petani dan perekonomian masyarakat Kluet Raya.
"Kelancaran pasokan air mampu meningkatkan produktivitas hasil panen padi sekaligus menjaga keberlangsungan aktivitas pertanian masyarakat. Langkah ini sejalan dengan komitmen Pemkab Aceh Selatan mendukung program ketahanan pangan nasional," kata Ruspiadi.
Sumber : AntaraNews
