Live Streaming
super me

super me

Page 1 of 263

LINGGA – Di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, ternyata ada Pantai yang sangat mempesona namanya  Pantai Dungun yang terletak di Kecamatan Lingga Timur.

Pemandu wisata setempat, Lazuardi, mengungkapkan bahwa Pantai Dungun menawarkan keindahan alam pesisir yang masih alami dengan garis pantai membentang luas.

"Pantai ini hamparannya sangat luas saat air surut, berpasir halus, dan panjang pantainya lebih dari satu kilometer," ujar Lazuardi.

Pantai Dungun berhadapan langsung dengan Laut China Selatan (Laut Natuna), setiap musim angin utara, pantai ini menyuguhkan pemandangan ombak besar yang memukau.

Selain menikmati panorama laut dan berenang, pengunjung juga kerap memanfaatkan momen air surut untuk berburu hasil karang tradisional.

"Selain menikmati keindahan pantainya kita bisa menikmati mandi laut dan  sekaligus mencari hasil-hasil karang seperti kepah, remis, dan sejenisnya," tambah Lazuardi.

Nama "Dungun" sendiri diambil dari nama pemukiman warga sekitar, yakni Kampung Dungun. Lazuardi, menambahkan nama tersebut berkaitan erat dengan vegetasi lokal sejenis pohon bakau atau pohon dungun yang tumbuh di kawasan daratan pantai.

Untuk mendukung kenyamanan wisatawan, sebagian masyarakat setempat telah menyediakan fasilitas akomodasi berupa homestay, meski jumlahnya masih terbatas.

Bagi wisatawan yang ingin berkunjung dari Kota Daik, perjalanan dapat ditempuh dalam waktu sekitar satu jam lebih menggunakan jalur darat.

Sayangnya hingga saat ini pengelolaan wisata Pantai Dungun belum diberlakukan tarif masuk atau retribusi resmi.

"Untuk sementara ini masuk ke Pantai Dungun masih gratis dan bebas bagi masyarakat umum. Namun, memang yang menjadi kendala saat ini adalah akses dan jarak tempuh ke lokasi," jelas Lazuardi.

Fox Hotels terus memperluas kehadirannya di Indonesia dengan dibukanya Fox Hotel Nagoya Batam, properti pertama Fox Hotels di Batam. Dikelola oleh The Ascott Limited (Ascott), kehadiran hotel ini menandai langkah lanjutan pengembangan brand Fox Hotels di Indonesia sekaligus memperkuat portofolio The Ascott Limited dalam menghadirkan pilihan akomodasi yang relevan dengan kebutuhan wisatawan yang terus berkembang. 

Mengusung filosofi "Do It Your Way", Fox Hotels dikembangkan sebagai brand yang menawarkan cara berbeda dalam menikmati pengalaman menginap. Setiap properti dirancang dengan identitasnya masing-masing, menghadirkan ruang-ruang yang dapat mengikuti berbagai cara tamu menikmati perjalanan, baik untuk beristirahat, bekerja, bersosialisasi, maupun menikmati waktu luang. Pendekatan inilah yang menjadi benang merah di setiap Fox Hotels, termasuk Fox Hotel Nagoya Batam.

 

Di Batam, filosofi tersebut diwujudkan melalui ruang-ruang yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang berbeda di setiap sudut hotel. Fox Hotel Nagoya Batam memiliki 174 kamar, mulai dari Deluxe Room hingga Family Suite. Hotel ini juga menghadirkan Tenggara Restaurant, Stack Coffee, spa, gym, area bermain anak, serta fasilitas pertemuan. Melengkapi pengalaman tersebut, TC Lounge & Bar mengusung nuansa retro sebagai salah satu signature social space yang menawarkan suasana berbeda untuk menikmati waktu bersama kolega, teman, maupun keluarga. 

Menjelang Grand Opening, Fox Hotel Nagoya Batam menghadirkan rangkaian Road to Grand Opening yang melibatkan komunitas kreatif melalui acara Cosplay Community serta kehadiran pelaku UMKM lokal pada tanggal 8 & 9 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya hotel untuk membuka ruang kolaborasi dengan komunitas sekaligus memperkenalkan Fox Hotels melalui pengalaman yang dekat dengan kehidupan kota.

 

Peresmian Fox Hotel Nagoya Batam menjadi momentum diperkenalkannya Fox Hotels kepada masyarakat Batam. Acara ini dihadiri oleh perwakilan owning company, jajaran manajemen The Ascott Limited, pemerintah daerah, mitra bisnis, media, serta para undangan dari berbagai sektor. 

Philip Barnes, Country General Manager, Ascott Indonesia, mengatakan "Fox Hotel Nagoya Batam merupakan properti Fox Hotels ke-10 di Indonesia dan menjadi langkah penting dalam perjalanan pertumbuhan brand ini. Di luar Indonesia, Fox Hotels juga telah hadir di Malaysia melalui Fox Hotel Glenmarie Shah Alam dan Fox Lite Hotel D'Pulze Cyberjaya, mencerminkan pertumbuhan brand yang kini menjangkau lebih banyak destinasi. Setiap Fox Hotels dikembangkan dengan identitasnya masing-masing, namun tetap membawa filosofi yang sama, yaitu 'Do It Your Way', yang memberikan keleluasaan bagi tamu untuk menikmati perjalanan sesuai preferensi mereka. Kehadiran Fox Hotel Nagoya Batam memperkuat komitmen kami untuk terus menghadirkan brand yang relevan dengan kebutuhan wisatawan sekaligus memperluas pilihan akomodasi dalam portofolio The Ascott Limited."

Sementara itu, Yudie Rafles, Hotel Manager Fox Hotel Nagoya Batam, mengatakan bahwa Fox Hotel Nagoya Batam dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang selaras dengan karakter Fox Hotels melalui berbagai ruang yang dapat dinikmati dengan cara yang berbeda."Kami ingin setiap tamu memiliki keleluasaan dalam menikmati hotel sesuai ritme perjalanan mereka. Ada yang memulai hari di Stack Coffee, bersantai di TC Lounge & Bar dengan nuansa retro setelah beraktivitas, menghabiskan waktu bersama keluarga di Family Suite, ataupun memanfaatkan berbagai fasilitas lainnya. Kami berharap Fox Hotel Nagoya Batam dapat menjadi tempat yang tidak hanya nyaman untuk menginap, tetapi juga menyenangkan untuk menikmati waktu." 

Dengan hadirnya Fox Hotel Nagoya Batam, Fox Hotels kini memperluas jejaknya ke Batam sekaligus memperkuat kehadirannya di Indonesia melalui pendekatan menginap yang memberi keleluasaan bagi setiap tamu menikmati perjalanan dengan caranya masing-masing.

Mulai dari menjelajahi kawasan Nagoya, menikmati ragam kuliner dan aktivitas di Batam, hingga bersantai di tengah perjalanan, Fox Hotel Nagoya Batam siap menjadi bagian dari setiap momen tersebut. Untuk informasi lebih lanjut dan reservasi, kunjungi  www.discoverasr.com/fox-hotel-nagoya-batam

 

Diskominfo Batam – Identitas Kependudukan Digital (IKD) didorong tidak sekadar menjadi layanan administrasi kependudukan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai instrumen untuk memperkuat ketepatan sasaran program perlindungan sosial di Kota Batam. Pemerintah Kota (Pemko) Batam menilai pemanfaatan data kependudukan yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi penting untuk memastikan masyarakat yang berhak mendapatkan pelayanan dan bantuan pemerintah tidak terlewat.

Untuk itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, mendorong agar IKD tidak berhenti pada tahap aktivasi, tetapi benar-benar dimanfaatkan untuk memudahkan pelayanan publik dan memperkuat ketepatan sasaran program perlindungan sosial di Batam.

Hal tersebut disampaikan Firmansyah saat mengikuti Rapat Koordinasi Analisis Capaian Pemanfaatan IKD dalam Mendukung Perluasan Program Perlindungan Sosial di Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (11/8/2026). Rapat koordinasi yang diselenggarakan Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia itu berlangsung di Kantor Wali Kota Batam.

Hadir dalam kegiatan tersebut Brigjen TNI Kartika Adi Putranta, Asisten Deputi Administrasi Wilayah dan Kependudukan; Noor Aras Arief, Analis Kebijakan Madya; jajaran Analis Kebijakan Muda dan Analis Kebijakan Pertama Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia; serta Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batam, Sri Miranthy Adisthy.

Rapat membahas capaian pemanfaatan IKD, integrasi data kependudukan, serta strategi memperluas penggunaan identitas digital untuk mendukung pelayanan publik dan program perlindungan sosial yang lebih tepat sasaran.

Firmansyah menilai, pemanfaatan IKD menjadi penting bagi Batam yang memiliki mobilitas penduduk tinggi. Kondisi tersebut membutuhkan data kependudukan yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi sebagai dasar pemerintah dalam merancang dan menjalankan berbagai program pelayanan masyarakat.

“Kami berharap IKD ini benar-benar berjalan dan dimanfaatkan di Kota Batam. Jangan hanya berhenti pada aktivasi, tetapi harus hadir dalam pelayanan dan memberikan kemudahan nyata bagi masyarakat,” ujar Firmansyah.

Menurutnya, keberhasilan penerapan IKD tidak hanya diukur dari banyaknya masyarakat yang melakukan aktivasi. Lebih dari itu, IKD harus dapat dimanfaatkan dalam ekosistem pelayanan digital pemerintah sehingga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Batam adalah kota dengan mobilitas penduduk yang sangat tinggi. Karena itu, kita membutuhkan data yang terus diperbarui dan dapat dimanfaatkan lintas layanan. IKD harus menjadi instrumen yang benar-benar bekerja untuk masyarakat,” katanya.

Firmansyah juga menekankan bahwa pemanfaatan IKD dapat mendukung ketepatan sasaran program perlindungan sosial. Integrasi data kependudukan dengan berbagai program pemerintah diharapkan mampu membantu memastikan masyarakat yang berhak menerima manfaat tidak terlewat.

Di sisi lain, ia mengingatkan agar transformasi digital tetap memperhatikan kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan digital, termasuk lanjut usia, penyandang disabilitas, masyarakat berpenghasilan rendah, dan kelompok rentan lainnya.

“Digitalisasi jangan sampai menciptakan kelompok yang tertinggal. Kita ingin IKD menjadi solusi, bukan hambatan. Karena itu, implementasinya harus inklusif dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Batam,” tegasnya.

Firmansyah menyampaikan, Pemerintah Kota Batam siap memperkuat sinergi antarinstansi untuk mengoptimalkan pemanfaatan IKD. Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dinilai penting agar transformasi digital kependudukan tidak sekadar menghasilkan data yang lebih baik, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Target akhirnya sederhana, data semakin akurat, pelayanan semakin mudah, dan masyarakat semakin cepat mendapatkan haknya. Kami berharap IKD di Batam bukan sekadar program digitalisasi, tetapi benar-benar menjadi bagian dari kehidupan pelayanan masyarakat,” tutup Firmansyah. 

Batam, 11 Agustus 2026 (Bakamla RI/Indonesia Coast Guard) —- Melanjutkan hubungan baik yang telah terjalin dengan negara tetangga, Kepala Bakamla RI Laksamana Madya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr.Opsla. melakukan Pertemuan Tingkat Tinggi dengan Director General Malaysian Maritime Enforcement Agency (MMEA) Admiral (M) Datuk Haji Mohd. Rosli bin Abdullah, dan Commander Singapore Police Coast Guard (SPCG) SAC Ang Eng Seng. Kegiatan yang sekaligus mengukuhkan kembali hubungan trilateral ini berlangsung di Pangkalan Bakamla Batam, Selasa (11/8/2026).

Setelah menyambut kedatangan unsur kapal milik SPCG White Tip Shark dengan nomor lambung PH58, dan unsur kapal milik MMEA KM. Sibuan 2224, Ketua Delegasi masing-masing instansi coast guard tersebut melakukan pertemuan Tingkat Tinggi di Gedung Anambas, Pangkalan Bakamla Batam.

Sebelumnya, High-Level Meeting Tripartite Coast Guard Cooperation telah dilakukan pada 15 Juli 2025 di Mabes Bakamla RI. Dengan kembali hadirnya pimpinan instansi coast guard negara tetangga Indonesia, diharapkan dapat memperkuat tindak pengawasan terhadap keamanan, keselamatan dan penegakan hukum di laut. Tidak hanya itu, potensi kerja sama di masa mendatang juga turut disampaikan. Pertemuan ini juga dimanfaatkan sebagai wadah untuk menyampaikan tindak lanjut atas pembahasan yang telah dilakukan sebelumnya.

Dalam kesempatan ini, ketiga pucuk pimpinan instansi coast guard tiga negara turut menandatangi Notes of Discussion (NoD) sebagai bentuk pengesahan butir pertemuan dan komitmen untuk terus melakukan kerja sama positif yang berkesinambungan.

Ketiga coast guard ini sepakat untuk terus meningkatkan hubungan kerja sama yang baik. Hal ini dilakukan sebagai bentuk upaya mempertahankan stabilitas wilayah perairan yang saling berbatasan, dan menciptakan keamanan dan kenyamanan di laut. Diharapkan kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan suasana kondusif di wilayah perairan masing-masing negara.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi Bakamla RI, antara lain Deputi Operasi dan Latihan Laksda Bakamla Eko Wahjono, S.E., M.M., Direktur Operasi Laut Laksma Bakamla Lukman Kharish, S.T., M.Han., Direktur Latihan Ivan Gatot Prijanto, S.E., M.Tr.Opsla., dan Kepala Zona Bakamla Barat Laksma Bakamla Bambang Trijanto. (Humas Bakamla RI)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Riau mencatat kinerja industri Bank Perekonomian Rakyat dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPR/S) di wilayah Kepri hingga Juni 2026 tumbuh sangat kuat dan berada jauh di atas rata-rata nasional. Informasi ini disampaikan langsung oleh Kepala OJK Provinsi Kepulauan Riau, Sinar Danandjaya, saat menerima audiensi dari pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (Perbarindo) Kepri di Batam. Sinergi ini menegaskan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas sektor keuangan serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif.

Berdasarkan data OJK per Juni 2026, fungsi intermediasi BPR/S di Kepulauan Riau menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan di berbagai aspek finansial. Total aset BPR/S se-Kepri tercatat tumbuh 9,67% secara tahunan (year on year) menjadi Rp13,9 triliun. Di sisi penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh positif sebesar 5,86% (yoy) mencapai Rp10,9 triliun—melampaui pertumbuhan DPK BPR secara nasional yang hanya berada di angka 2,78%. Sementara itu, penyaluran kredit juga melonjak pesat hingga 10,74% (yoy) menjadi Rp11,1 triliun. Menariknya, melesatnya penyaluran kredit ini tetap diimbangi dengan kualitas aset yang terjaga, terbukti dari rasio Non-Performing Loan (NPL) yang sangat rendah yakni 5,19%, jauh di bawah rasio NPL BPR nasional yang mencapai 12,80%.

Dari aspek ketahanan modal dan regulasi, sebanyak 44 BPR/S di Kepulauan Riau telah secara penuh memenuhi ketentuan permodalan terbaru dalam POJK Nomor 7 Tahun 2026, yang mensyaratkan modal inti minimum sebesar Rp6 miliar dan rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) paling rendah 12%. Selain itu, OJK terus mengawal proses konsolidasi terhadap lima grup BPR/S yang berada di bawah kepemilikan pengendali yang sama. Penggabungan ini ditegaskan bukan karena faktor masalah kesehatan bank, melainkan langkah strategis untuk memperkuat efisiensi operasional, meningkatkan daya saing industri, serta mengimplementasikan kebijakan kepemilikan tunggal (Single Presence Policy).

Terakhir, OJK menaruh perhatian besar pada aspek perlindungan konsumen serta peningkatan literasi keuangan di daerah. Menyikapi adanya 16 pengaduan nasabah sepanjang semester pertama tahun 2026, OJK meminta BPR/S terus memperkuat penanganan keluhan internal agar dapat diselesaikan secara cepat, adil, dan transparan. Di samping itu, seluruh BPR/S di Kepri diimbau untuk terlibat aktif mensukseskan program Generasi Muda Kepulauan Riau Menabung (Gema Kepri Menabung) sepanjang bulan Agustus 2026. Melalui edukasi dan kemudahan pembukaan rekening bagi pelajar maupun mahasiswa, BPR/S diharapkan mampu memperluas akses keuangan sekaligus menumbuhkan budaya menabung sejak dini di Kepulauan Riau.

Mexico City, 11/8 (ANTARA) - Jumlah korban tewas akibat gempa bumi kuat di Kolombia mencapai 132 orang, sementara 570 lainnya mengalami luka-luka, lapor stasiun televisi Caracol mengutip data terbaru pemerintah. Sebelumnya, pihak berwenang Kolombia menyatakan 111 orang tewas dan 87 lainnya mengalami luka-luka.

Menurut informasi awal, gempa tersebut merusak 1.575 bangunan tempat tinggal dan 61 di antaranya hancur total. Bangunan yang mengalami kerusakan mencakup 18 fasilitas kesehatan, 52 institusi pendidikan, 18 ruas jalan, dan tujuh bandara. Menurut Caracol, situasi terparah terjadi di Pereira dan wilayah lain di kawasan Coffee Axis, serta di District Valle del Cauca dan Choco. Jumlah korban tewas dan korban luka masih terus diperbarui seiring berlanjutnya upaya penyelamatan.

Gempa bermagnitudo 7,4 mengguncang Kolombia pada Senin pagi. Episentrum gempa berada di dekat wilayah administratif San Jose del Palmar di District Choco. Guncangan gempa terasa di sebagian besar wilayah Kolombia, serta di negara-negara tetangga, yakni Venezuela, Ekuador, dan Panama. Pihak berwenang Kolombia menetapkan status bencana nasional dan mengerahkan unit penyelamat ke wilayah yang terdampak paling parah. Tim pencarian dan penyelamatan dikerahkan dari Bogota, Envigado, Yopal, dan Medellin.

 
MANILA — Bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah di Filipina akibat curah hujan tinggi yang dipicu oleh kombinasi angin musim barat daya serta terjangan Siklon Tropis Kujira dan Topan Dolphin. Otoritas setempat mencatat sedikitnya 12 orang tewas, 11 luka-luka, dan 8 orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Dampak terparah dilaporkan terjadi di wilayah pegunungan Kota Baguio, Pulau Luzon, di mana tanah longsor menimbun pemukiman warga hingga menewaskan empat orang dan menyebabkan enam orang hilang. Ratusan personel tim SAR dikerahkan secara bergiliran untuk melakukan pencarian di tengah guyuran hujan lebat yang masih melanda lokasi kejadian.

Berdasarkan data badan penanggulangan bencana setempat, lebih dari 580 ribu jiwa di 33 provinsi terdampak oleh bencana ini, dengan puluhan ribu warga terpaksa mengungsi ke pusat-pusat evakuasi. Merespons situasi darurat tersebut, Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. merumahkan para pegawai pemerintahan dan menginstruksikan metode pembelajaran jarak jauh bagi sekolah-sekolah di Metro Manila serta sejumlah wilayah terisolasi.
 
Sumber: CNN Indonesia
 
JAKARTA — Proyek spinoff serial fenomena Squid Game versi Amerika Serikat (AS) yang sempat dikabarkan bakal digarap oleh sutradara ternama David Fincher dilaporkan batal diproduksi oleh Netflix. Proyek yang mengusung judul kerja Heckler tersebut resmi dihentikan dari lini pengembangan.

Laporan eksklusif The Playlist mengungkapkan bahwa keputusan penghentian ini diambil menyusul pergeseran prioritas strategi platform streaming raksasa tersebut. Selain itu, David Fincher dikabarkan telah beralih fokus ke proyek film lainnya, seperti The Adventures of Cliff Booth.

Isu penggarapan Squid Game versi Hollywood sebelumnya sempat berembus kencang di kalangan penggemar usai penayangan Squid Game Season 3 pada Juni 2025. Spekulasi kian menguat lantaran adegan penutup musim ketiga mengambil latar di Los Angeles dan menampilkan aktris peraih Oscar, Cate Blanchett, sebagai cameo perekrut baru.

Meski demikian, kreator dan sutradara asli Squid Game, Hwang Dong-hyuk, sejak awal telah menepis rumor keterlibatannya maupun kepastian hadirnya remake versi Amerika. Ia menyatakan lebih berminat mengupas latar belakang para karakter misterius (seperti para figur bertopeng) dalam bentuk cerita sampingan ketimbang melanjutkan alur utama.

Kandasnya rencana spinoff versi Hollywood ini sama sekali tidak menggoyahkan kesuksesan Squid Game. Ketiga musim serial Korea Selatan tersebut masih kokoh menduduki posisi tiga besar dalam daftar acara TV non-Bahasa Inggris yang paling banyak ditonton sepanjang masa di platform Netflix.
 
Sumber: CNN Indonesia
 
JAKARTA — Pembalap muda kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama, memperkokoh posisinya di papan atas perburuan gelar Rookie of the Year Moto3 2026 usai berlaga di Moto3 Inggris. Pembalap asal Gunungkidul yang membela Honda Team Asia tersebut berhasil finis di posisi kesembilan dan meraih tambahan 7 poin berharga.

Dengan hasil tersebut, Veda kini mengumpulkan total 97 poin dan berada di peringkat kedua klasemen sementara Rookie of the Year Moto3 2026. Capaian ini membuat Veda terus mengasapi rival utamanya asal Malaysia, Hakim Danish, yang tertahan di peringkat ketiga dengan 86 poin setelah gagal meraih poin akibat mengalami insiden crash pada balapan tersebut.

Puncak klasemen rookie saat ini masih diduduki oleh Brian Uriarte dengan koleksi 127 poin. Secara keseluruhan (klasemen umum Moto3 2026), Veda berada di peringkat keenam. Peluang Veda untuk menyabet predikat pendatang baru terbaik musim ini masih sangat terbuka lebar mengingat musim balap Moto3 2026 masih menyisakan sembilan seri lagi.
 
Sumber: CNN Indonesia
 
 
JAKARTA — Mengusung tema "Transformasi Berkelanjutan untuk Pasar Modal Tepercaya dan Tangguh", Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Self-Regulatory Organization (SRO)—BEI, KPEI, dan KSEI—resmi menggelar peringatan HUT ke-49 Pasar Modal Indonesia pada Senin (10/8/2026).

Momen bersejarah ini ditandai dengan peluncuran perdana ETF Emas Syariah dari lima Manajer Investasi. Produk ini memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk berinvestasi emas melalui bursa tanpa perlu memiliki fisik emas.

Di tengah tantangan ekonomi global, pasar modal Indonesia menunjukkan ketahanan yang kuat. Hingga awal Agustus 2026, jumlah investor pasar modal melonjak signifikan hingga mencatatkan sejarah baru sebanyak 30,3 juta investor. Selain itu, penghimpunan dana di pasar modal berhasil menembus angka Rp122,8 triliun dengan total 962 perusahaan tercatat, menjadikan Indonesia peringkat kedua terbesar di ASEAN.

Melalui momentum ini, OJK dan SRO berkomitmen untuk terus mempercepat reformasi regulasi, modernisasi infrastruktur transaksi, serta meningkatkan efisiensi kliring guna membangun pasar keuangan nasional yang transparan dan berdaya saing global.
Page 1 of 263

Instagram

Tentang Kami