Live Streaming
Page 4 of 34
11 September 2026

JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus mengoptimalkan pencarian terhadap delapan orang yang masih dalam pencarian setelah kapal cepat KM Arupadatu 1 dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, Banten. Memasuki hari ketiga operasi pencarian, Polri kembali mengerahkan kekuatan personel dan sarana untuk memperluas penyisiran di wilayah yang diduga menjadi lokasi keberadaan kapal tersebut. Sedikitnya 59 personel Polri dilibatkan dalam operasi SAR gabungan. Kekuatan tersebut dipimpin langsung oleh Dirpolairud Polda Banten Kombes Pol Eko Hartanto, S.I.K., M.H., yang turut berada di tengah laut menggunakan KP Sanjaya-7017 untuk memimpin sekaligus memantau langsung proses pencarian. Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, pada hari ketiga pencarian, Polri terus memperkuat operasi dengan mengerahkan personel dan sarana yang dimiliki. "Memasuki hari ketiga, Polri terus mengoptimalkan pencarian delapan orang yang masih dalam pencarian setelah KM Arupadatu 1 hilang kontak. Sedikitnya 59 personel Polri dikerahkan dan kekuatan di lapangan dipimpin langsung oleh Dirpolairud Polda Banten Kombes Pol Eko Hartanto yang turut berada di tengah laut bersama anggota menggunakan KP Sanjaya-7017. Personel Polri juga memperkuat KN SAR Tetuka milik Basarnas,” ujar Trunoyudo dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (10/9/2026).

KP Sanjaya-7017 telah terlibat dalam pencarian sejak hari kedua dan kembali dikerahkan pada hari ketiga. Kapal tersebut menjadi salah satu kekuatan utama Polri dalam menyisir wilayah perairan yang diduga menjadi lokasi keberadaan KM Arupadatu 1. Pada Kamis pagi, personel KP Sanjaya-7017 terlebih dahulu melaksanakan briefing di atas kapal. Sekitar pukul 08.00 WIB, kapal kemudian bergerak bersama KN SAR Tetuka menuju wilayah perairan sekitar Gunung Anak Krakatau untuk melanjutkan pencarian. Dalam pelaksanaan operasi, KP Sanjaya-7017 membawa 36 personel yang terdiri atas 27 awak kapal, 5 personel Ditpolairud Polda Banten, 2 personel Basarnas dan 2 awak media. Sementara itu, KN SAR Tetuka juga diperkuat tiga personel Ditpolairud Polda Banten untuk mendukung pelaksanaan pencarian di sektor yang telah ditentukan. Keterlibatan personel Polri pada dua unsur tersebut dilakukan untuk memperluas jangkauan pencarian. Setiap unsur ditempatkan pada sektor operasi yang telah ditentukan sehingga penyisiran dapat dilakukan secara sistematis dan terpadu.

Pada hari ketiga, Basarnas Banten membagi wilayah operasi menjadi enam sektor pencarian dengan total luas mencapai 2.483 nautical mile square (NM²). KP Sanjaya-7017 melaksanakan pencarian pada sektor B yang dibagi menjadi delapan sub-sektor, yakni B1 hingga B8. Sementara KN SAR Tetuka melaksanakan pencarian pada sektor C yang juga dibagi menjadi delapan sub-sektor, C1 hingga C8. Pembagian sektor tersebut dilakukan untuk memastikan wilayah pencarian dapat disisir secara sistematis dan mengurangi kemungkinan adanya area yang terlewat. "Pencarian dilakukan secara sistematis berdasarkan sektor dan koordinat dengan mempertimbangkan posisi terakhir kapal, arah angin, arus, gelombang, cuaca dan perkembangan informasi di lapangan. Setiap unsur bekerja sesuai kemampuan masing-masing dan saling memperkuat dalam satu operasi SAR gabungan,” jelas Trunoyudo.

Dalam proses penyisiran, personel melakukan pengamatan terhadap berbagai kemungkinan petunjuk, termasuk keberadaan korban, benda atau bagian kapal, perlengkapan keselamatan maupun tanda-tanda lain yang dapat membantu menentukan posisi KM Arupadatu 1. Operasi hari ketiga melibatkan lebih dari 280 personel gabungan dari berbagai unsur. Selain Polri dan Basarnas, pencarian juga melibatkan TNI, Bakamla, KSOP, BPBD, unsur kewilayahan, potensi SAR, nelayan, masyarakat, media serta keluarga korban. Berbagai sarana pencarian dan pendukung turut dioptimalkan untuk memperluas jangkauan operasi, mulai dari kapal SAR, kapal patroli, RIB, dukungan udara, drone thermal, sarana medis, komunikasi hingga kendaraan pendukung di darat. "Polri berkolaborasi dengan Basarnas, TNI, Bakamla, KSOP, BPBD dan seluruh potensi SAR lainnya. Lebih dari 280 personel gabungan serta berbagai sarana pencarian dan pendukung dikerahkan pada hari ketiga. Seluruh kekuatan tersebut dioptimalkan untuk memperbesar peluang menemukan delapan orang yang masih dalam pencarian,” kata Trunoyudo.

Operasi pencarian dilakukan dalam kondisi yang tidak mudah. Cuaca di wilayah operasi dilaporkan berawan tebal hingga berkabut, dengan angin sekitar 15 knot dan gelombang yang pada sejumlah wilayah operasi dapat mencapai 2,5–4 meter. Selain faktor cuaca, luasnya wilayah pencarian, perubahan arus dan kondisi laut juga menjadi tantangan bagi seluruh personel SAR. Pencarian berlangsung di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau. Karena itu, keselamatan personel menjadi salah satu pertimbangan utama dalam setiap pergerakan unsur SAR. Kondisi aktivitas gunung api dan situasi perairan terus diperhatikan serta dikoordinasikan dengan instansi yang memiliki kewenangan. “Kami memahami ada keluarga yang menunggu kepastian. Karena itu, pencarian akan terus dilakukan secara maksimal, terukur dan terpadu dengan tetap memperhatikan keselamatan seluruh personel yang berada di lapangan,” tegas Trunoyudo.

Selain operasi pencarian, Polri juga melakukan penyelidikan untuk mengetahui rangkaian kejadian sebelum KM Arupadatu 1 hilang kontak. Subditgakkum Ditpolairud Polda Banten pada Rabu malam telah melakukan pendalaman dan meminta keterangan sejumlah pihak, termasuk pemilik kapal, pekerja galangan kapal serta pihak yang berkaitan dengan proses docking dan perbaikan kapal. Penyelidikan tersebut dilakukan secara paralel dengan operasi SAR. Fokus utama Polri saat ini tetap pada upaya menemukan delapan orang yang masih dalam pencarian. Polri juga mengimbau masyarakat, nelayan maupun pihak lain yang mengetahui informasi mengenai keberadaan KM Arupadatu 1 atau delapan orang yang dicari agar segera menyampaikannya kepada petugas. Masyarakat diharapkan tidak melakukan pencarian secara mandiri, khususnya dengan memasuki wilayah operasi atau perairan sekitar Gunung Anak Krakatau tanpa koordinasi dengan petugas SAR. "Kami mengajak masyarakat untuk membantu melalui koordinasi dengan petugas. Jika memiliki informasi, segera sampaikan kepada Basarnas, Polri atau aparat berwenang. Jangan mengambil tindakan sendiri, karena kondisi laut dan kawasan Gunung Anak Krakatau memiliki risiko yang harus diperhitungkan,” pungkas Trunoyudo.

10 September 2026

Jakarta, 9 September 2026. Ketua Mahkamah Agung RI Sunarto mengambil sumpah jabatan Sarjito sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK periode 2026-2031 di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu.

Pelantikan dilakukan sesuai Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 90/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan, Pemberhentian, dan Penyesuaian Nomenklatur Jabatan dalam Keanggotaan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan tanggal 31 Agustus 2026.

Sarjito sebelumnya telah ditetapkan sebagai Kepala Eksekutif Pengawas BMKS dalam Rapat Paripurna DPR RI pada 27 Agustus 2026, sebagai tindak lanjut dari proses uji kelayakan dan kepatutan oleh Komisi XI DPR RI.

Dengan pengucapan sumpah jabatan tersebut, Sarjito akan resmi menjalankan tugas dan kewenangannya sesuai amanat Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan sebagaimana diperkuat oleh Undang-Undang 4 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).

Undang-Undang P2SK telah memperluas tugas OJK dengan menambahkan pengaturan dan pengawasan kegiatan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS).

Sesuai Undang-Undang dimaksud BMKS merupakan sistem pasar yang terorganisasi dan terintegrasi untuk menyelenggarakan perdagangan mineral dan komoditas strategis, termasuk derivatifnya. Penyelenggaraannya didukung ekosistem pendanaan, instrumen keuangan berbasis digital dengan mekanisme harga, mutu, penyelesaian transaksi, dan manajemen risiko yang diatur dan diawasi OJK.

Pembentukan BMKS diarahkan untuk menciptakan harga acuan Indonesia, memperkuat hilirisasi dan industrialisasi, meningkatkan daya saing, memperkuat perekonomian nasional, menjaga integritas pasar, serta mengoptimalkan nilai tambah sumber daya alam dan komoditas Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan OJK sedang mempersiapkan Rancangan Peraturan OJK (RPOJK) terkait dua hal. Pertama, RPOJK yang mengatur proses peralihan dan RPOJK yang mengatur penyelenggaraan bursa mineral dan komoditas strategis.

Selain itu, OJK juga telah melengkapi struktur organisasi dengan SDM terbaik serta anggaran yang memadai di bidang BMKS.

“Selanjutnya, OJK akan terus melakukan persiapan-persiapan sehingga harapan kita semua nanti di 1 Januari 2027 sudah bisa berjalan sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 33,” kata Friderica.

Sementara itu, Sarjito mengatakan bahwa tugas KE BMKS sesuai UU P2SK antara lain adalah untuk menciptakan harga acuan Indonesia untuk mineral dan komoditas strategis.

Menurutnya, sebagai penghasil mineral terbesar di dunia terutama nikel dan berbagai komoditas strategis lainnya, Indonesia seharusnya bisa menentukan harga komoditas tersebut.

“Paling tidak untuk awal tidak lagi menjadi price taker tapi bisa menjadi price influencer dan menjadikan bursa kita menjadi reference. At the end kita tentu harus sanggup dan mampu confident untuk menjadi price maker,” kata Sarjito.

Untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab tersebut, OJK akan terus melakukan sinergi dan kolaborasi dengan semua pemangku kepentingan untuk bersama-sama mendukung keberadaan bursa mineral dan komoditas strategis tersebut.

Acara pengambilan sumpah jabatan tersebut dihadiri oleh pimpinan lembaga negara, pimpinan dan anggota Komisi XI DPR RI, pimpinan kementerian/lembaga, Anggota Dewan Komisioner OJK, serta para pemangku kepentingan sektor jasa keuangan.

 
JAKARTA — Sebuah startup antariksa asal Amerika Serikat, Fermi Explorer, baru-baru ini mencuri perhatian publik dengan mengumumkan rencana misi antarbintang yang sangat ambisius. Perusahaan tersebut berniat mengirimkan wahana eksplorasi menuju Alpha Centauri—sistem bintang terdekat dari tata surya kita—dengan alokasi anggaran yang relatif terjangkau untuk skala industri antariksa, yakni sebesar US$15 juta atau sekitar Rp265 miliar.

Alpha Centauri terletak berjarak sekitar 4,4 tahun cahaya atau setara dengan 40 triliun kilometer dari Bumi. Peluncuran misi luar biasa ini ditargetkan mulai direalisasikan pada tahun 2029 mendatang. Langkah yang diambil Fermi Explorer terbilang nekat sekaligus mendobrak tradisi, mengingat ekspedisi antarbintang biasanya membutuhkan teknologi bernilai miliaran dolar dan didominasi oleh lembaga antariksa raksasa milik pemerintah maupun perusahaan besar.

Untuk menekan biaya produksi dan operasional tanpa mengesampingkan keandalan teknologi, Fermi Explorer berencana memanfaatkan sistem pendorong bertenaga surya (solar-powered propulsion) yang sudah teruji. Sistem ini akan secara bertahap meningkatkan kecepatan wahana luar angkasa saat meluncur melintasi kehampaan antariksa.

Menariknya, pendiri dan tim pengembang di Fermi Explorer sangat menyadari keterbatasan teknologi saat ini. Mereka paham betul bahwa wahana tersebut tidak akan mampu tiba di tujuan dalam rentang masa hidup para pembuatnya. Meski begitu, pihak perusahaan optimistis bahwa proyek ini memiliki nilai historis dan ilmiah yang sangat berharga bagi masa depan peradaban manusia.

"Kami berharap menjadi yang pertama berangkat dan yang terakhir sampai di Alpha Centauri," ungkap Perwakilan Fermi Explorer, Jameson, dalam keterangannya. "Kita dapat merangkul keterbatasan, membangun apa yang mungkin dilakukan sekarang, dan memberikan sesuatu yang bermakna bagi generasi berikutnya untuk dikembangkan."

Misi ini dipandang bukan sekadar percobaan teknis belaka, melainkan sebuah pertaruhan ilmiah untuk menguji sejauh mana batas kemampuan manusia dalam meluncurkan wahana antarbintang. Jika peluncuran pada 2029 berhasil dilaksanakan, Fermi Explorer tidak hanya memelopori era baru eksplorasi antariksa berbiaya hemat, tetapi juga meletakkan batu pertama bagi perjalanan antar-sistem bintang yang kelak akan diteruskan oleh generasi mendatang.
 
Sumber: CNN Indonesia

Jakarta, Pegokart muda Morgan Holiondo Sonmoahi menjadikan musim pertamanya di Eshark ROK Cup Indonesia sebagai proses pembelajaran untuk tampil lebih baik pada tahun depan setelah menutup musim 2026 sebagai runner-up nasional kelas Mini ROK. "Ya, itu harapan saya. Semoga tidak ada aral melintang hingga saya bisa mewujudkan keinginan itu," kata Morgan dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu.

Pembalap Dewa United Motorsport itu baru mulai menekuni gokart pada awal tahun ini, namun mampu menjaga konsistensi sepanjang musim hingga menempati posisi kedua klasemen akhir kejuaraan nasional. Hasil tersebut menjadi modal bagi Morgan untuk melakukan evaluasi sekaligus meningkatkan kemampuan menghadapi persaingan pada musim berikutnya. Pada putaran keenam sekaligus seri terakhir Eshark ROK Cup Indonesia di Sirkuit Karting Internasional Sentul, Bogor, akhir pekan lalu, Morgan sebenarnya mengawali akhir pekan dengan cukup baik. Ia mencatatkan hasil terbaik pada sesi kualifikasi sebelum finis kelima pada heat dan kembali menempati posisi kelima pada prefinal.

Namun, kendala mesin pada balapan final membuat Morgan hanya mampu menyelesaikan perlombaan di posisi ke-15. Hasil tersebut tidak mengubah posisinya secara signifikan karena poin yang dikumpulkan sejak awal musim cukup untuk mengamankan peringkat kedua klasemen akhir Mini ROK. Morgan mengatakan pengalaman sepanjang musim pertamanya memberikan banyak pelajaran yang ingin ia gunakan untuk meningkatkan performa pada 2027. Ia juga bertekad berlatih lebih keras agar dapat tampil lebih konsisten dan bersaing memperebutkan gelar nasional. Morgan sebenarnya memiliki kesempatan tampil pada Kejuaraan Dunia ROK Cup di Italia setelah juara nasional Michael Vino tidak mengambil tiket tersebut.

Namun, keluarga memilih memprioritaskan pendidikan karena Morgan yang saat ini duduk di kelas P6 akan menghadapi ujian untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya. "Morgan saat ini kelas P6 dan akan menghadapi ujian nasional untuk ke tingkat selanjutnya. Jadi, pastinya kami akan lebih memprioritaskan sekolah dulu," kata ayah Morgan, Merlion Sonmoahi. Merlion berharap pengalaman satu musim penuh tersebut dapat membantu Morgan berkembang dan kembali mendapatkan kesempatan tampil di tingkat internasional melalui hasil yang diraih sendiri. "Semoga saja tahun depan bisa juara nasional sehingga bisa berangkat dengan tiket dari hasil usaha sendiri sebagai juara nasional," ujarnya.

Sumber: Kantor Berita Antara

JAKARTA — Grup musik pop alternatif asal Jakarta, Lomba Sihir, resmi mengumumkan rencana pergelaran konser tunggal mereka yang bertajuk Konser Ujung Dunia. Pertunjukan ini disiapkan sebagai bentuk perayaan atas perjalanan lima tahun mereka berkarya di industri musik tanah air sejak pertama kali terbentuk pada 2019.

Grup yang beranggotakan Baskara Putra, Natasha Udu, Rayhan Noor, Enrico Octaviano, dan Tristan Juliano ini menjadikan Konser Ujung Dunia sebagai sebuah pencapaian penting (milestone). Konser ini dirancang bukan sekadar pertunjukan musik biasa, melainkan sebuah pertunjukan audio-visual berskala lebih besar yang akan merangkum perjalanan emosional, eksplorasi musik, serta kedewasaan mereka dalam bermusik selama setengah dekade terakhir.

Dalam konsernya mendatang, Lomba Sihir dijadwalkan membawakan jajaran lagu hit dari album perdana mereka, Selamat Datang di Ujung Dunia (2021), serta karya-karya teranyar yang mencerminkan fase perkembangan musik mereka saat ini. Konsep visual, tata panggung, hingga tata suara disiapkan secara mendalam untuk memberikan pengalaman yang imersif bagi para penggemar yang biasa disapa Pesihir.

Para personel menyampaikan bahwa lima tahun berjalan sebagai sebuah kelompok musik bukanlah perjalanan yang singkat. Berbagai dinamika, kolaborasi, dan proses kreatif yang telah dilalui menjadi bahan bakar utama bagi Lomba Sihir untuk terus menyajikan karya yang relevan dengan realitas kehidupan anak muda urban. Melalui Konser Ujung Dunia, mereka ingin menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pendengar yang telah menemani perjalanan karier mereka sejauh ini.

Rincian mengenai lokasi pelaksanaan, jadwal penjualan, serta harga tiket Konser Ujung Dunia akan diumumkan secara bertahap melalui kanal media sosial resmi Lomba Sihir. Gelaran ini diprediksi menjadi salah satu agenda pertunjukan musik lokal yang paling diantisipasi oleh penikmat musik alternatif di Indonesia.
 
Sumber: Kumparan.com

Jakarta, Tim Patroli Brimob Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya mengamankan tiga orang yang diduga merampas telepon seluler (ponsel) dan uang tunai milik seorang sopir truk di kawasan keluar Tol Tomang, Jakarta Barat (Jakbar), Rabu dini hari.

Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan peristiwa itu terjadi di dekat lampu merah keluar Tol Tomang, Jalan Letjen S Parman, saat personel kepolisian sedang melakukan patroli rutin menuju kawasan Taman Cattleya.

"Penindakan berawal dari laporan korban yang langsung menghampiri petugas di lapangan. Sopir truk tersebut mengaku telepon seluler dan uang tunai Rp100 ribu miliknya diambil paksa oleh sekelompok pemuda," kata Henik.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung menyisir lokasi dan memeriksa sejumlah orang di sekitar tempat kejadian perkara.

"Dari pemeriksaan awal, tiga pria berinisial D (28), P (25), dan D (26) ditangkap karena diduga kuat terlibat dalam tindakan tersebut," ungkap Henik.

Ketiga terduga pelaku beserta barang bukti berupa satu unit telepon seluler dan uang tunai Rp100 ribu selanjutnya diserahkan ke Polsek Grogol Petamburan untuk pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Secara terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila menjadi korban atau menyaksikan tindak pidana di jalan raya.

"Utamakan keselamatan diri dan segera laporkan kepada petugas terdekat atau melalui layanan Polisi 110. Sampaikan lokasi serta kejadian yang dialami agar petugas dapat memberikan bantuan," tutur Budi. 

 

Sumber: Kantor Berita Antara

09 September 2026

Eskalasi Memanas di Timur Tengah, Iran Serang Hanggar Jet Tempur F-35 AS di Yordania

TEHERAN — Ketegangan di wilayah Timur Tengah kembali memuncak setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) melancarkan serangan rudal yang menyasar pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Yordania. Serangan tersebut dilaporkan menghancurkan hanggar yang menampung jet-jet tempur canggih F-35 milik militer AS.

Pihak IRGC menyatakan bahwa aksi penyerangan ini merupakan balasan atas aksi militer AS sebelumnya yang menggempur sejumlah fasilitas dan wilayah Iran. Selain hanggar jet tempur F-35, beberapa titik strategis di kawasan pangkalan udara Yordania juga menjadi target gempuran rudal jarak jauh Iran.

Pemerintah Yordania mengonfirmasi adanya serangan rudal yang melintasi wilayah udaranya dan menyatakan telah berupaya mencegat sejumlah proyektil. Gempuran ini menandai berlanjutnya aksi saling balas antara Iran dan AS yang kian memperluas eskalasi konflik di kawasan tersebut.

 

Sumber: CNN Indonesia

09 September 2026

Asap Karhutla Selimuti 14 Daerah di Sumut, Pemprov Siapkan Skema PJJ

MEDAN — Sebaran asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dilaporkan telah menyelimuti sedikitnya 14 daerah di wilayah Sumatera Utara (Sumut). Kondisi ini memicu penurunan kualitas udara yang berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak.

Menanggapi situasi tersebut, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah dan mulai menyiapkan skema Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi para siswa sekolah di wilayah yang terdampak parah.

Langkah antisipasi ini disiapkan untuk memastikan keselamatan serta kesehatan para siswa agar tidak terpapar kabut asap secara langsung selama proses belajar-mengajar berlangsung. Pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna memantau perkembangan indeks kualitas udara sekaligus mempercepat upaya pemadaman titik api di kawasan karhutla.

 

Sumber: CNN Indonesia

09 September 2026

Jakarta, Indonesia, 7 September 2026 – Ascott Indonesia, bagian dari The Ascott Limited (Ascott), perusahaan perhotelan global yang berkantor pusat di Singapura dan dimiliki sepenuhnya oleh CapitaLand Investment Limited (CLI), memperkuat kemitraan strategis jangka panjangnya dengan PT Indonesian Paradise Property Tbk beserta perusahaan afiliasinya melalui perjanjian baru berdurasi 30 tahun yang mencakup sejumlah properti dalam portofolio grup.

Perjanjian tersebut mencakup tujuh properti dengan total 849-unit yang tersebar di Indonesia. Hal ini semakin menegaskan komitmen jangka panjang kedua perusahaan untuk memperkuat portofolio dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan di Indonesia.
Melalui anak perusahaan dan perusahaan properti afiliasinya, PT Indonesian Paradise Property Tbk saat ini bermitra dengan Ascott dalam pengelolaan sembilan properti dengan total sekitar 1.310 unit, menjadikannya salah satu mitra strategis terbesar Ascott di Indonesia. Perjanjian terbaru ini mencerminkan keyakinan kedua perusahaan terhadap kemitraan yang telah terjalin sekaligus menjadi landasan yang kuat bagi perluasan kolaborasi dan pertumbuhan portofolio ke depannya.

Sepanjang perjalanan kemitraannya dengan PT Indonesian Paradise Property Tbk, Ascott telah mengelola sembilan properti dalam portofolio PT Indonesian Paradise Property Tbk, yang mencakup sekitar 1.310 unit di berbagai wilayah Indonesia. Properti-properti tersebut meliputi Harris Hotel Kuta Tuban Bali dengan 148 kamar; Harris Resort Waterfront Batam dengan 310 kamar; Harris Hotel Batam Center dengan 171 kamar; Harris Suites fX Sudirman Jakarta dengan 144 kamar; Pop! Hotel Sangaji Yogyakarta dengan 151 kamar; Maison Aurelia Sanur, Bali by Préférence dengan 42 kamar; Yello Hotel Kuta Beachwalk Bali dengan 147 kamar; Beachwalk Residence dengan 22 unit; serta Citadines Antasari Jakarta dengan 175 kamar. Secara keseluruhan, portofolio ini mencakup beragam tipologi properti dan segmen wisatawan di berbagai destinasi perkotaan dan wisata utama di Indonesia.

Melalui perjanjian terbaru ini, tujuh dari sembilan properti tersebut akan melanjutkan kemitraannya dengan Ascott dalam jangka waktu 30 tahun ke depan. Kesepakatan ini mencerminkan kepercayaan yang telah terjalin antara Ascott dan PT Indonesian Paradise Property Tbk selama bertahun-tahun, sekaligus memperkuat komitmen bersama kedua perusahaan terhadap kinerja jangka panjang dan pengembangan portofolio secara berkelanjutan.
Philip Barnes, Country General Manager, Ascott Indonesia, mengatakan, “Kemitraan jangka panjang merupakan bagian penting dari pertumbuhan Ascott di Indonesia. Hubungan kami dengan PT Indonesian Paradise Property Tbk dibangun atas komitmen bersama untuk menghadirkan pengalaman menginap berkualitas sekaligus memperkuat kinerja jangka panjang setiap aset. Perjanjian ini mencerminkan optimisme bersama terhadap masa depan sektor perhotelan Indonesia serta memberikan landasan yang kuat bagi kami untuk terus bertumbuh bersama dalam beberapa dekade mendatang.”

Sebagai bagian dari kemitraan ini, Ascott dan PT Indonesian Paradise Property Tbk juga akan menjalankan sejumlah inisiatif peningkatan dan renovasi pada properti prioritas, termasuk Harris Hotel Batam Center dan Harris Suites fX Sudirman Jakarta. Peningkatan tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi kedua properti di pasar, mendukung kinerja jangka panjang, serta meningkatkan pengalaman menginap para tamu secara keseluruhan.

“Perpanjangan perjanjian untuk 30 tahun mendatang mencerminkan keyakinan kami terhadap Ascott sebagai mitra strategis, sekaligus terhadap potensi jangka panjang sektor perhotelan Indonesia. Dengan memadukan kekuatan Paradise Indonesia dalam mengembangkan destinasi gaya hidup ikonis dan keahlian global Ascott di bidang perhotelan, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas aset, menghadirkan pengalaman tamu yang semakin baik, serta menciptakan nilai berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan,” ujar Anthony P. Susilo, Komisaris PT Indonesian Paradise Property Tbk.

Berlandaskan kepercayaan yang tumbuh selama kemitraan jangka panjang ini, perjanjian yang diperbarui tersebut kembali menegaskan komitmen bersama Ascott dan PT Indonesian Paradise Property Tbk untuk memperkuat kinerja aset, meningkatkan pengalaman tamu, serta menciptakan nilai berkelanjutan dalam jangka panjang. Landasan ini akan terus menjadi pedoman bagi kedua perusahaan dalam mempererat kolaborasi dan menjajaki berbagai peluang pertumbuhan di Indonesia pada masa mendatang.

 

08 September 2026

Emas telah lama menjadi salah satu pilihan investasi yang dikenal luas oleh masyarakat Indonesia. Selain relatif mudah dipahami, emas juga kerap digunakan sebagai instrumen untuk menjaga nilai aset, terutama di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi. Kini, investasi berbasis emas juga dapat dilakukan melalui pasar modal dengan hadirnya Exchange Traded Fund (ETF) Emas.

Produk ini memungkinkan investor memperoleh eksposur terhadap pergerakan harga emas melalui mekanisme perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), tanpa perlu membeli maupun menyimpan emas fisik secara langsung. Secara global, ETF Emas bukan merupakan produk baru dan telah lama diperdagangkan di berbagai bursa dunia sebagai salah satu alternatif investasi berbasis emas. Kehadirannya di Indonesia memperluas pilihan investasi masyarakat dengan menggabungkan karakteristik investasi emas dan kemudahan transaksi di pasar modal.

Berbeda dengan layanan jual beli emas digital, ETF Emas merupakan reksa dana yang unit penyertaannya diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), sehingga investor dapat membeli dan menjualnya melalui perusahaan sekuritas selama jam perdagangan Bursa. Untuk berinvestasi pada ETF Emas, investor cukup memiliki rekening efek pada perusahaan sekuritas.

Secara sederhana, dana yang dihimpun dari investor dikelola oleh Manajer Investasi dan ditempatkan terutama pada aset berbasis emas sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan karakteristik tersebut, pergerakan nilai ETF Emas pada umumnya mengikuti pergerakan harga emas. Ketika harga emas meningkat, nilai ETF Emas berpotensi ikut naik, dan sebaliknya, ketika harga emas menurun, nilainya juga dapat mengalami penurunan.

Bagi investor, ETF Emas menawarkan kemudahan karena tidak perlu memiliki dan menyimpan emas fisik secara langsung. Dengan demikian, investor tidak perlu memikirkan kebutuhan penyimpanan maupun risiko kehilangan emas fisik, namun tetap dapat memperoleh eksposur terhadap pergerakan harga emas melalui produk yang diperdagangkan di Bursa.

Pelaksana Harian (P.H.) Kepala Divisi Pengembangan Bisnis 2 BEI Edwin Hartanto mengatakan bahwa kehadiran ETF Emas merupakan bagian dari upaya BEI untuk menghadirkan pilihan investasi yang semakin beragam sekaligus mendukung pendalaman pasar modal Indonesia. “Melalui ETF Emas, masyarakat dapat berinvestasi emas dengan cara yang praktis melalui pasar modal. Kami berharap semakin banyak masyarakat yang mengenal bahwa pilihan investasi di Bursa tidak hanya saham, tetapi juga berbagai instrumen lain yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing”.

"ETF Emas diharapkan menjadi alternatif investasi yang mudah diakses oleh masyarakat, memberikan eksposur terhadap pergerakan harga emas melalui mekanisme perdagangan yang transparan, efisien, dan berada dalam ekosistem pasar modal Indonesia. Kehadiran produk ini juga menjadi langkah penting dalam memperkaya pilihan investasi bagi masyarakat sekaligus mendukung pendalaman pasar keuangan nasional," lanjut Edwin.

Selain praktis, ETF Emas juga menawarkan transparansi karena harganya terbentuk melalui mekanisme perdagangan di Bursa dan dapat dipantau secara langsung selama jam perdagangan. Investor juga dapat membeli maupun menjual ETF Emas secara real-time sesuai dengan kondisi pasar.

Produk ini juga dapat menjadi salah satu pilihan untuk diversifikasi portofolio, yaitu dengan menyebarkan investasi ke beberapa jenis aset agar tidak bergantung pada satu instrumen saja. Hal ini relevan karena pergerakan harga emas dalam kondisi tertentu dapat berbeda dengan instrumen investasi lainnya.

Bagi masyarakat yang ingin berinvestasi sesuai prinsip syariah, ETF Emas juga dapat menjadi pilihan. Produk ini diterbitkan berdasarkan prinsip syariah sesuai dengan Fatwa DSN-MUI Nomor 163/DSN-MUI/VIII/2025 tentang ETF Syariah Emas. Dalam ketentuannya, setiap unit penyertaan ETF Syariah Emas didukung oleh emas fisik yang disimpan secara khusus, sehingga tetap memenuhi prinsip-prinsip syariah.

Selain itu, pengembangan ETF Emas juga telah didukung oleh regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui POJK Nomor 2 Tahun 2026. Regulasi tersebut membuka jalan bagi penerbitan ETF Emas di Indonesia dan memberikan landasan hukum bagi pengembangan produk ini. Hal ini menunjukkan bahwa industri menyambut positif kehadiran ETF Emas sebagai pilihan investasi baru bagi masyarakat.

Meski menawarkan berbagai kemudahan, ETF Emas tetap merupakan instrumen investasi yang nilainya mengikuti pergerakan harga emas. Karena itu, investor perlu memahami karakteristik produk, tujuan investasi, dan profil risiko sebelum memutuskan untuk berinvestasi.

Saat ini, investor dapat memilih dari lima produk ETF Emas yang tersedia, yaitu (1) Reksa Dana Syariah Premier ETF Gold Sharia Indonesia (XGLD) yang diterbitkan oleh PT Indo Premier Investment Management; (2) Reksa Dana Syariah Trimegah Syariah ETF Emas (XTRA) yang diterbitkan oleh PT Trimegah Asset Management; (3) Reksa Dana Syariah Mandiri ETF Emas (XMES) yang diterbitkan oleh PT Mandiri Manajemen Investasi; (4) Reksa Dana Syariah BRI MI Gold ETF Syariah (XDES) yang diterbitkan oleh PT BRI Manajemen Investasi; dan (5) Reksa Dana Syariah Syailendra ETF Sharia Gold (XSGO) yang diterbitkan oleh PT Syailendra Capital.

Kehadiran ETF Emas menunjukkan bahwa pasar modal Indonesia terus berkembang dengan menghadirkan berbagai pilihan investasi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Kini, investor tidak hanya dapat berinvestasi pada saham, tetapi juga memiliki alternatif untuk memperoleh eksposur terhadap harga emas melalui mekanisme perdagangan yang transparan dan efisien di Bursa.

Ingin mengenal lebih jauh tentang ETF Emas dan berbagai pilihan investasi lainnya di pasar modal? Kunjungi https://www.idx.co.id/id/produk/exchange-traded-fund-etf/ atau ikuti media sosial resmi Bursa Efek Indonesia untuk mendapatkan informasi dan edukasi investasi terbaru

Page 4 of 34

Instagram

Tentang Kami