Jakarta, 31 Agustus 2026. Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) menghentikan kegiatan YWWSDC dan RTHAE setelah menemukan sejumlah indikasi pelanggaran dalam kegiatan penawaran investasi aset kripto dan aset keuangan digital kepada masyarakat.
Kedua entitas tersebut diketahui tidak memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) dan mengklaim sebagai perusahaan yang memiliki izin di luar negeri serta sedang dalam proses mengurus perizinan di OJK.
Satgas PASTI mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap penawaran investasi yang mengatasnamakan perusahaan asing atau mengklaim sedang mengurus perizinan di OJK. Masyarakat juga diminta selalu memastikan legalitas pihak yang menawarkan investasi serta memahami karakteristik, manfaat, dan risiko produk yang ditawarkan.
YWWSDC
YWWSDC mengklaim sebagai bagian dari YWWSDC Group US Ltd, perusahaan yang disebut memiliki izin di Colorado, Amerika Serikat. YWWSDC menawarkan skema investasi trading aset kripto dan pembelian token aset keuangan digital melalui platform YWWSDC.
Berdasarkan hasil klarifikasi dan verifikasi, Satgas PASTI menemukan bahwa YWWSDC tidak memiliki izin dari OJK sebagai PAKD, melakukan kegiatan usaha yang tidak sesuai dengan izin yang diterbitkan oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), serta aplikasi dan/atau situs web yang digunakan tidak tercatat sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) di Kementerian Komunikasi dan Digital.
Satgas PASTI juga menemukan indikasi perubahan alamat tautan (URL) dengan menggunakan nama berbeda, tetapi memiliki tampilan serupa sehingga diduga memiliki keterkaitan dengan YWWSDC.
RTHAE
RTHAE menawarkan investasi aset kripto dan aset keuangan digital melalui platform Retail Trader Hosted Automates Engine (RTHAE). Penawaran tersebut antara lain dilakukan melalui penawaran perdana token yang diklaim akan listing di bursa RTHAE, dengan janji bahwa dana yang telah disetorkan akan dikembalikan kepada anggota apabila token tersebut tidak jadi listing.
Berdasarkan hasil klarifikasi dan verifikasi, Satgas PASTI menemukan bahwa RTHAE tidak memiliki badan hukum di Indonesia, tidak memiliki izin dari OJK sebagai PAKD, melakukan kegiatan usaha yang tidak sesuai dengan izin yang diterbitkan oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, serta aplikasi dan/atau situs web yang digunakan tidak tercatat sebagai PSE di Kementerian Komunikasi dan Digital.
Tindak Lanjut Satgas PASTI
Sehubungan dengan temuan tersebut, Satgas PASTI telah menghentikan kegiatan YWWSDC dan RTHAE serta melakukan pemblokiran akses terhadap aplikasi dan/atau tautan (URL) terkait. Satgas PASTI juga akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk proses penindakan lebih lanjut.
Masyarakat yang merasa dirugikan diminta segera melaporkan kepada aparat penegak hukum setempat guna mempercepat proses penanganan.
Satgas PASTI kembali mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada terhadap tawaran investasi atau kegiatan keuangan yang menjanjikan keuntungan tinggi dan tidak logis, khususnya yang mengatasnamakan perusahaan asing dan mengklaim sedang mengurus perizinan di OJK.
Apabila menemukan indikasi penawaran serupa, penawaran investasi ilegal, atau pinjaman online ilegal, masyarakat dapat melaporkannya melalui website sipasti.ojk.go.id atau melalui Kontak OJK 157, WhatsApp 081157157157, dan email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it..
Sementara itu, masyarakat yang menjadi korban penipuan transaksi keuangan dapat melapor melalui website Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) di iasc.ojk.go.id untuk mendukung upaya pemblokiran rekening pelaku secara cepat.
Jakarta, Petenis Indonesia Gunawan Trismuwantara dan Ethan David Zapp melaju ke final kualifikasi seri keempat ITF M15 Amman Mineral Men's World Tennis Championship 2026 di Bali Beach Country Club, Nusa Dua, Bali, Minggu.
Gunawan memastikan tiket final kualifikasi setelah mengalahkan petenis Australia Sebastian Huggins dengan skor 6-3, 6-0 dalam waktu 56 menit.
"Fokus dari gim ke gim menjadi faktor utama kemenangan saya. Namun, ini masih jauh dari cukup karena pertandingan berikutnya akan lebih berat," kata Gunawan dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.
Petenis berusia 23 tahun itu tampil agresif terutama pada set kedua dengan tidak memberikan kesempatan kepada Huggins untuk merebut satu gim pun.
Pada final kualifikasi, Gunawan akan menghadapi Haruto Ishikawa yang sebelumnya mengalahkan Ashwin Ryan Sharma melalui pertandingan tiga set 6-2, 3-6, 10-8.
Sementara itu, Ethan David Zapp yang baru berusia 17 tahun melaju setelah memenangi duel sesama petenis Indonesia atas Dewana Gustaman dengan skor 6-2, 6-3.
Ethan selanjutnya akan menghadapi unggulan keempat asal Jepang Ren Nakamura untuk memperebutkan tiket ke babak utama.
Kemenangan Gunawan dan Ethan menjadi hasil positif bagi Indonesia yang menurunkan enam wakil pada babak kualifikasi.
Empat petenis Indonesia lainnya, yakni Renaldi Aquila Salim, M. Ragil Putra, Kareem Abdul Hakim, dan Raphael Rio Suryana, harus tersingkir pada babak pertama.
Kareem kalah dari Azuma Visaya 1-6, 4-6, sedangkan Renaldi menyerah kepada Stefan Menichella 1-6, 0-6. Raphael takluk dari Matthew Shearer 3-6, 4-6, sementara Ragil dikalahkan Thomas Patton 1-6, 1-6.
Setelah menggunakan kategori Universal Tennis Rating Pro Tennis Tour (UTR PTT), rangkaian turnamen kali ini kembali berstatus ITF M15.
Seri keempat ITF M15 Amman Mineral Men's World Tennis Championship 2026 berlangsung pada 31 Agustus hingga 6 September
Babak kualifikasi yang dimulai Minggu diikuti 32 petenis dari 12 negara untuk memperebutkan delapan tempat di babak utama.
Sumber: Kantor Berita Antara
Rumah produksi Imajinari kembali meramaikan bioskop Tanah Air lewat rilis komedi terbarunya, Operasi Pesta Copet. Film karya sutradara Edy Khemod ini menyajikan sajian komedi heist (pencurian) yang tak hanya memicu gelak tawa, tetapi juga membawa dinamika hubungan antarmanusia dan kritikan sosial yang dibungkus secara natural. Ceritanya berfokus pada sekelompok komplotan pencopet amatir yang nekat berencana melancarkan aksi eksekusi terbesarnya di sebuah festival musik megah.
Kekuatan utama film ini terletak pada humornya yang bertumpu pada situational comedy serta chemistry kuat dari para pemerannya, alih-alih sekadar mengandalkan adegan slapstick berlebihan. Jajaran pemeran seperti Iqbaal Ramadhan, Kristo Immanuel, Kalia Maharani, hingga Kawai Labiba berhasil menghidupkan karakter komplotan pencopet dengan unik, lengkap dengan latar belakang dan motivasi personal masing-masing yang membuat penonton berempati.
Di balik tawa dan kekacauan aksi pencurian tersebut, Operasi Pesta Copet menyelipkan sentilan sosial yang terasa organik mengenai realita kehidupan masyarakat kelas pekerja urban. Ditunjang dengan visual festival musik yang semarak serta tata musik latar yang energik, film ini sukses menjadi tontonan komedi komersial yang segar, rapi, dan menghibur dari awal hingga akhir.
Sumber: CNN Indonesia
Jakarta, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menangkap Bayu Wicaksono alias Encek, narapidana kasus tindak pidana narkoba yang sempat melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Sukadana, Kabupaten Lampung Timur, Lampung, pada 21 April 2024.
“Diamankan di daerah Tachileik, perbatasan Myanmar, Thailand, dan Laos pada 17 Juli 2026,” kata Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Besar Polisi Albert Raden Deddy Sulistyo Nugroho di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Minggu.
Albert mengatakan Polri kemudian membawa Encek ke Indonesia, dan telah tiba pada Minggu ini.
“Yang bersangkutan sekarang sudah kami amankan, dan baru saja tiba di tanah air,” katanya.
Sementara itu, dia mengungkapkan bahwa Encek sempat pergi ke Malaysia setelah kabur dari Lapas Sukadana.
“Setelah dari Indonesia ke Malaysia, kemudian ke Thailand, kemudian lanjut diamankan di daerah Tachileik, perbatasan Thailand, Laos, dan Myanmar,” ujarnya.
Selain itu, dia mengungkapkan bahwa Encek sempat mengendalikan jaringan narkoba selama waktu kabur tersebut.
“Jadi, selama dia melarikan diri ke Malaysia kemarin itu, dia tetap mengendalikan jaringan metamfetaminanya di lintas negara,” ungkapnya.
Sumber: Kantor Berita Antara
Jakarta – Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali memuncak setelah militer Iran mengeklaim telah melancarkan serangan udara berskala besar ke Pangkalan Udara Al Minhad di Uni Emirat Arab (UEA) pada Senin (31/8/2026). Serangan tersebut secara khusus membidik fasilitas penempatan personel militer dan area helikopter tempur milik Amerika Serikat (AS).
Berdasarkan keterangan resmi militer Iran, serangan dilancarkan dengan mengerahkan puluhan drone serang (kamikaze drone). Aksi ini dinyatakan sebagai balasan langsung atas serangan udara militer AS sebelumnya yang menyasar Pulau Larak di kawasan strategis Selat Hormuz. Serangan AS tersebut dilaporkan menewaskan beberapa anggota Pasukan Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) serta warga sipil setempat.
"Operasi ini menargetkan area tempat bermarkasnya personel dan helikopter AS di Pangkalan Udara Al Minhad, UEA, dengan menggunakan puluhan drone serang," demikian bunyi pernyataan resmi militer Iran sebagaimana dihimpun dari laporan AFP.
Eskalasi ini menandai meluasnya gesekan militer antara Washington dan Teheran hingga ke wilayah negara-negara Teluk. Hingga saat ini, pihak Kementerian Pertahanan UEA maupun pemerintah Amerika Serikat belum mengeluarakan tanggapan resmi terkait dampak kerusakan atau korban jiwa akibat klaim serangan tersebut.
Sumber: CNN Indonesia
Jakarta – Terbatasnya kemampuan anggaran di daerah menuai kekhawatiran dari kalangan legislatif terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Anggota Komisi IV DPR RI asal Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah, Bambang Purwanto, mengungkapkan rasa khawatirnya terhadap kesiapan pemerintah daerah dalam menangani ancaman karhutla yang terus meluas.
Bambang menilai, pemangkasan dan efisiensi anggaran membuat daerah berada dalam posisi dilematis. Keterbatasan dana membuat pemerintah daerah tidak lagi bisa bertindak agresif dalam mengendalikan api seperti pada tahun-tahun sebelumnya, di mana anggaran operasional untuk pembayaran honorarium hingga koordinasi tim terpadu turut terdampak.
Kondisi ini kian mengkhawatirkan mengingat ancaman cuaca kering yang diprediksi masih berlangsung hingga puncak musim kemarau. Tanpa dukungan pendanaan yang memadai dari pemerintah pusat untuk menggerakkan tim terpadu di lapangan, upaya pencegahan dan pemadaman dinilai berisiko tidak optimal.
Oleh karena itu, DPR mendesak pemerintah pusat untuk segera menyalurkan dukungan anggaran penanganan bencana dan operasional pencegahan karhutla ke daerah-daerah rawan agar penanganan di lapangan tidak terkendala teknis maupun logistik.
Tonton pembahasan mengenai tanggapan DPR terkait pembiayaan penanganan kebakaran hutan dalam video Kemenhut Ajukan Rp290 Miliar, DPR Sindir Koordinasi Karhutla.
Video ini relevan karena membahas dinamika anggaran penanganan karhutla antara pemerintah pusat dan DPR dalam mengantisipasi kebakaran hutan.
Sumber: CNN Indonesia
Jakarta, 27 Agustus 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD) melalui penguatan regulasi, kolaborasi pemangku kepentingan, pengembangan inovasi, serta peningkatan pelindungan konsumen.
Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Digital Financial Innovation Day (OJK Digination Day) Tahun 2026 di Jakarta, Kamis, sebagai forum strategis untuk mempertemukan regulator, pemerintah, parlemen, industri, investor, akademisi, dan masyarakat dalam mendorong pengembangan keuangan digital yang inovatif, aman, berintegritas, inklusif, dan berkelanjutan.
Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Hernawan Bekti Sasongko dalam sambutannya menyampaikan bahwa masa depan sektor keuangan membutuhkan orkestrasi bersama seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, inovasi keuangan digital telah menjadi bagian integral dari sistem keuangan sehingga perlu berkembang dalam kerangka tata kelola, manajemen risiko, dan pelindungan konsumen yang setara dengan sektor keuangan lainnya.
“Inovasi keuangan digital tidak lagi berdiri di pinggir atau di luar sistem keuangan, tapi telah menjadi bagian di dalamnya. Prinsip yang kami pegang adalah same activity, same risk, same regulation. Standar tata kelola, manajemen risiko, dan pelindungan konsumen yang berlaku bagi sektor keuangan juga berlaku di sini tanpa adanya pengecualian,” kata Hernawan.
Pada kesempatan yang sama OJK juga memperkenalkan salah satu inisiatif strategis OJK yaitu program OJK Fintech Startup Accelerator yang bertujuan untuk memperkuat mata rantai pengembangan inovasi. Program ini berperan sebagai jembatan antara perusahaan rintisan, industri jasa keuangan, investor, dan regulator guna mendorong lahirnya solusi keuangan digital yang inovatif dan bertanggung jawab. Program ini ditandai dengan dilaksanakannya demo day dan business matching.
“Melalui demo day dan business matching, kita juga mempertemukan inovator dengan pendanaan mitra dan industri sekaligus menjadikan Digination sebagai etalase ke karya anak bangsa. Dan yang terpenting, pekerjaan kita tidak selesai ketika acara ini berakhir, justru setelah forum ini selesai, pekerjaan sesungguhnya dimulai,” kata Hernawan.
Lanjutnya, OJK senantiasa membangun siklus yang berkelanjutan dari dialog, pengujian, implementasi, dan kembali berdialog. Dengan cara inilah ekosistem inovasi dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat nyata.
Selain mendorong pengembangan inovasi, OJK memprioritaskan kerangka regulasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, antara lain kecerdasan artifisial, tokenisasi aset, blockchain, dan aset kripto. Penguatan inovasi tersebut berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan pelindungan konsumen dan literasi masyarakat.
Penguatan sektor IAKD semakin ditopang oleh berlakunya Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 yang menyempurnakan kerangka hukum pengembangan dan penguatan sektor keuangan. Penyempurnaan regulasi tersebut diarahkan untuk memberikan kepastian hukum sekaligus menciptakan ruang pertumbuhan industri yang sehat, bertanggung jawab, dan berkelanjutan. Arah pengembangan tersebut selanjutnya akan dituangkan dalam Peta Jalan IAKD 2026–2031.
Upaya OJK dimaksud disambut baik oleh Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun. Misbakhun mengapresiasi langkah OJK dalam melakukan inovasi digital dengan pelaksanaan OJK Digination Day. Kegiatan ini berhasil mempertemukan pihak-pihak yang kompeten dalam industri. Pertemuan dimaksud diharapkan dapat menghasilkan inovasi untuk merespon dan menjadi solusi dari permasalahan yang ada.
“Inovasi teknologi sektor keuangan, aset keuangan digital, dan aset kripto juga menjadi salah satu sumber pembiayaan baru yang berpotensi menjawab tantangan struktural pembiayaan di Indonesia. Penggunaan inovasi keuangan digital juga diharapkan dapat mendorong inklusi keuangan yang akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Misbakhun.
Lanjutnya, potensi tersebut perlu didukung melalui regulasi yang adaptif, akses pendanaan, penguatan kapasitas, serta pengembangan talenta digital. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi yang bertanggung jawab sehingga Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi pencipta dan pemimpin dalam ekosistem keuangan digital.
Kolaborasi antara Komdigi dan OJK menjadi tulang punggung ekosistem keuangan digital yang inovatif sekaligus aman, demikian disampaikan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Nezar Patria.
“Komdigi menyiapkan prasarana digital, kebijakan AI, dan talenta digital, sementara OJK memastikan inovasi bisa bertumbuh dalam koridor kehati-hatian, perlindungan konsumen, dan stabilitas sistem keuangan. Dua peran ini saling melengkapi dan bukan saling menggantikan. Ke depan, kami mengajak OJK dan seluruh ekosistem yang hadir hari ini untuk memperkuat sinergi ini,” kata Nezar.
OJK mencatat per Juli 2026, jumlah akun konsumen perdagangan aset keuangan digital di Indonesia telah mencapai 22,93 juta akun dengan nilai transaksi aset kripto sebesar Rp20,52 triliun dan nilai transaksi derivatif Rp3,41 triliun.
Angka tersebut ditopang oleh infrastruktur pasar yang kini telah lengkap yaitu 2 bursa aset keuangan digital, 2 lembaga kliring penjaminan dan penyelesaian, 2 pengelola tempat penyimpanan, serta 26 pedagang aset keuangan digital berizin (Juli 2026). Pada daftar yang dikelola bursa CFX tercatat 1.214 aset dan 49 derivatif, sementara pada bursa ICEX tercatat 871 aset yang dapat diperdagangkan.
Pada sisi inovasi teknologi sektor keuangan, OJK mencatat pada bulan Juli 2026, terdapat 8 penyelenggara pemeringkat kredit alternatif dan 16 penyelenggara agregasi jasa keuangan, yang secara keseluruhan telah menjalin 1.357 kemitraan dengan Lembaga Jasa Keuangan.
Pada kesempatan yang sama, OJK meluncurkan Buku Saku 2.0 Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto yang disusun bersama industri sebagai panduan praktis untuk membantu masyarakat memahami karakteristik, manfaat, dan risiko aset keuangan digital dan aset kripto, demikian disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas IAKD OJK Adi Budiarso.
“Buku ini merupakan hasil karya anak-anak digital Indonesia, baik dari OJK maupun dari asosiasi pelaku usaha dan para pemerhati. Saya mengundang Bapak-Ibu selanjutnya untuk terus meningkatkan kualitas dari buku ini. Ini bertujuan untuk meningkatkan awareness serta kecerdasan finansial. Jangan lupa, kecerdasan finansial adalah tonggak utama untuk mencapai financial well-being,” kata Adi.
OJK Digination Day Tahun 2026 menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dan mempercepat orkestrasi ekosistem keuangan digital nasional yang berdaya saing, inklusif, aman, dan berkelanjutan. Melalui sinergi antara regulasi yang adaptif, inovasi yang bertanggung jawab, dan pelindungan konsumen yang kuat, OJK mendorong agar transformasi digital sektor keuangan memberikan manfaat nyata bagi perekonomian nasional dan masyarakat.
“OJK Digination Day Tahun 2026, kami hadirkan bukan sebagai seremonial tahunan, tetapi sebagai ruang kerja bersama untuk regulator, industri, akademisi, dan pembuat kebijakan untuk bertemu, berdiskusi, untuk menyelaraskan arah dan masa depan sektor keuangan digital Indonesia. Forum ini juga menjadi ruang untuk menguji ganggasan dan memastikan diskusi menghasilkan dampak nyata,” kata Adi.
Lanjutnya, peningkatan kualitas literasi keuangan dan kecerdasan finansial, sektor keuangan akan menjadi salah satu tonggak utama untuk Indonesia yang maju dan sejahtera.
Ke depan, OJK akan memusatkan arah pengembangan IAKD pada tiga agenda utama, yaitu memperdalam ekosistem yang telah terbentuk (deepening), memperluas jangkauan dan pemanfaatan inovasi (widening), serta memperkuat pelindungan konsumen dan mitigasi risiko (safeguarding). Ketiga agenda tersebut diarahkan untuk membangun ekosistem keuangan digital Indonesia yang semakin inklusif, aman, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Mohamad Hekal, Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan Kementerian Keuangan RI Herman Saheruddin, Chief Technology Officer Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara Sigit Puji Santosa, serta perwakilan kementerian/lembaga terkait, asosiasi industri, akademisi, praktisi, dan penyelenggara Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK).
Bank Indonesia kembali selenggarakan Karya Kreatif Indonesia (KKI) sebagai wujud komitmen dalam mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan mengusung semangat “BeudayaMeusareSare” dari Aceh yang bermakna berdaya bersama-sama, gelaran KKI 2026 yang merupakan penyelenggaraan ke-11 kalinya ini sekaligus menjadi momentum untuk mendorong kebangkitan UMKM di wilayah Sumatera dan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana alam. Diselenggarakan di Jakarta Internasional Convention Center (JICC) Hall A dan B pada 20–23 Agustus 2026, gelaran KKI 2026 dibuka oleh Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia, Destry Damayanti, dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional, Selvi Gibran Rakabuming.
“Penguatan UMKM ke depan diwujudkan melalui tiga kata kunci, yaitu Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing. Bangkit merupakan semangat pemulihan UMKM yang menghadapi tantangan ekonomi maupun bencana alam. Tangguh diwujudkan melalui penguatan struktur usaha dan akses pembiayaan berkelanjutan. Berdaya Saing diwujudkan melalui inovasi produk dan perluasan akses pasar domestik maupun ekspor,” ujar Destry Damayanti dalam sambutannya membuka KKI 2026.
Mengangkat tema “Penguatan Sinergi untuk Mendorong UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing”, penyelenggaraan KKI 2026 merupakan hasil sinergi Bank Indonesia bersama dengan 27 Kementerian dan Lembaga serta 34 mitra strategis. Pameran KKI 2026 diikuti lebih dari 550 UMKM, serta lebih dari 1.300 UMKM dilibatkan dalam pameran secara daring (online) yang dapat diakses melalui platform digital www.karyakreatifindonesia.co.id.
Pada gelaran KKI 2026 ini, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau (KPwBI Kepri) berpartisipasi dengan menghadirkan 23 UMKM unggulan Kepri yang telah melalui proses kurasi untuk membawa potensi produk unggulan daerah kepada pasar yang lebih luas. UMKM unggulan Kepri terpilih tersebut menawarkan beragam produk, mulai dari makanan dan minuman, wastra fashion, craft, hingga home decor. Memperkenalkan kuliner khas Kepulauan Riau hingga ragam tenun Melayu, UMKM Kepri membawa semangat untuk memperluas akses pasar sampai tingkat nasional, bahkan global. Turut hadir beberapa UMKM unggulan Kepri mulai Rumah Tenun Lingga, Sambal Sijago, Kenara, Narata, Isna Puring, hingga Iluh Craft yang ikut meramaikan booth KKI.
Semangat KPwBI Kepri dalam mengembangkan UMKM lokal diwujudkan melalui berbagai inisiatif program dalam rangka meningkatkan kapasitas, akses pasar, dan akses pembiayaan UMKM yang turut didukung digitalisasi. Program tersebut di antaranya meliputi onboarding UMKM digital, export coaching program dan business matching (BM) ekspor dengan beberapa buyers dari luar negeri, edukasi dan pendampingan sertifikasi halal, serta BM pembiayaan dengan perbankan. Keikutsertaan UMKM Kepri dalam KKI 2026 menjadi semakin strategis dalam konteks perekonomian daerah, khususnya dengan posisi Kepri sebagai salah satu pusat perdagangan, industri, pariwisata, dan ekonomi kreatif di kawasan perbatasan. Dari hasil BM ekspor KKI, UMKM Sambal Sijago yang bergerak di bidang makanan dan minuman berhasil membuka peluang ekspor ke pasar Australia dan Amerika, serta UMKM Putri Anjani yang bergerak di bidang wastra juga turut memiliki potensi untuk ekspor ke pasar Italia.
KKI 2026 mencatatkan capaian positif dengan nilai penjualan sementara per 23 Agustus 2026 sebesar Rp177,2 miliar dengan kontribusi penjualan oleh UMKM Kepri sebesar Rp5,3 miliar. Capaian KKI 2026 tersebut meningkat 35% dibandingkan capaian tahun 2025. Sementara itu, BM ekspor mencapai Rp169,9 miliar yang melibatkan 192 UMKM dan pembeli dari 16 negara. Dari sisi akses pembiayaan, BM pembiayaan mencapai Rp285 miliar atau meningkat 30,3% dibandingkan rata-rata tiga tahun terakhir. Dari total penjualan UMKM Kepri, produk ready to wear memiliki andil terbesar dalam menyokong penjualan. Di samping itu, produk wastra dan kuliner Kepri juga menunjukkan peningkatan omzet penjualan. Hal tersebut membuktikan bahwa kualitas produk lokal UMKM Kepri memiliki potensi besar untuk menarik minat pasar dan siap bersaing secara nasional maupun internasional.
Bank Indonesia terus mendorong dan memperkuat UMKM sebagai pilar ekonomi negara dengan implementasi kebijakan pengembangan UMKM yang diarahkan melalui 3 (tiga) strategi utama, yaitu: (i) ekonomi inklusif yang terintegrasi dan berdaya saing; (ii) pembiayaan inklusif dan keuangan berkelanjutan; serta (iii) literasi dan sinergi ekonomi-keuangan inklusif dan berkelanjutan yang meluas. Ketiga strategi tersebut diwujudkan dalam bentuk penguatan kapasitas dan skala usaha, perluasan akses pasar dan pembiayaan, serta akselerasi digitalisasi.
Dari karya lokal menuju pasar global, melalui gelaran KKI Bank Indonesia berupaya menunjukkan kualitas UMKM nasional yang layak untuk didukung dan dikembangkan. Mari bersama-sama cintai, bangga, dan gunakan produk UMKM Indonesia. Dengan sinergi dan kolaborasi yang kuat, UMKM Indonesia, diharapkan semakin tumbuh, tangguh, berdaya saing, dan menjadi kekuatan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Jakarta, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) meminta perguruan tinggi untuk memperkuat perannya sebagai pusat penciptaan pengetahuan, penyebarluasan pengetahuan, sekaligus pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di tengah perkembangan kecerdasan artifisial (AI) yang berlangsung semakin pesat.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie dalam keterangan di Jakarta, Jumat, menyampaikan kemajuan AI telah membawa perubahan mendasar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan tinggi.
"Kemampuan AI dalam memperoleh, mengolah, dan menyajikan informasi dengan cepat, mendorong perguruan tinggi untuk kembali meninjau dan merefleksikan fungsi utamanya dalam membangun manusia dan mengembangkan ilmu pengetahuan," kata Wamendikdasmen Stella.
Pakar psikologi kognitif itu menilai tantangan perguruan tinggi pada masa mendatang tidak lagi sebatas bagaimana menyampaikan informasi atau fakta kepada mahasiswa.
Lebih dari itu perguruan tinggi perlu membentuk manusia yang memiliki kemampuan untuk menciptakan pengetahuan, sekaligus menentukan nilai dan makna dari pengetahuan tersebut.
Sejalan dengan perkembangan tersebut Wamendiktisiantek Stella mengajak seluruh sivitas akademika untuk menyikapi kemajuan AI secara kritis.
"Kecenderungan untuk menggunakan solusi berbasis AI dalam menjawab hampir setiap persoalan perlu dicermati secara bijak agar perguruan tinggi tidak hanya menjadi pihak yang mengikuti perkembangan teknologi, tetapi mampu memahami tujuan serta konsekuensi dari pemanfaatannya," ujarnya.
Di sisi lain ia mengakui pemanfaatan AI membuka berbagai peluang yang besar baik dalam bidang riset, matematika, dunia usaha, maupun pendidikan.
Namun demikian pemanfaatan teknologi tersebut tetap perlu disertai kemampuan untuk menentukan tujuan, menilai relevansi, serta melakukan kurasi terhadap jawaban yang dihasilkan agar benar-benar mampu menyelesaikan persoalan dan memberikan manfaat bagi manusia.
Dalam lingkungan perguruan tinggi, Wamendiktisiantek Stella menegaskan manusia tetap memegang peranan sentral dalam proses penciptaan pengetahuan. AI dapat dimanfaatkan untuk membantu memproses informasi, menganalisis data, maupun menemukan pola tertentu.
Namun, lanjutnya, perguruan tinggi perlu memastikan manusia tetap memiliki kemampuan untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan fundamental dan melahirkan pengetahuan baru. Selain itu perguruan tinggi juga memiliki peran strategis dalam proses transmisi atau penyebarluasan pengetahuan.
Menurutnya, proses tersebut tidak berlangsung secara satu arah yakni hanya dari guru besar kepada mahasiswa, tetapi juga dapat berkembang dari mahasiswa kepada mahasiswa lainnya serta dari lingkungan akademik kepada masyarakat.
"Perguruan tinggi adalah tempat kita menyampaikan pengetahuan. Mulai dari para guru besar ke mahasiswa, dari mahasiswa ke sesama mahasiswa, dari mahasiswa ke masyarakat," tutur Wamendiktisaintek Stella Christie.
