super me
Jakarta—Setiap tahun, Tunjangan Hari Raya (THR) selalu menjadi momen yang dinanti. Biasanya, dana ini segera dialokasikan untuk berbagai kebutuhan: belanja, mudik, berbagi dengan keluarga, atau membeli barang yang sudah lama diinginkan. Tidak ada yang keliru dengan itu—menikmati hasil kerja keras adalah hal yang wajar. Namun, pernahkah terpikir untuk tidak menghabiskan seluruh THR? Bagaimana jika sebagian disisihkan untuk membangun aset untuk masa depan?
Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah berinvestasi di produk pasar modal syariah. Instrumen ini tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga menjunjung prinsip-prinsip syariah seperti larangan riba, gharar (ketidakjelasan), dan maisir (spekulasi berlebihan). Dengan demikian, investor dapat merasa lebih tenang karena produk yang tersedia telah melalui proses seleksi dan pengawasan sesuai ketentuan syariah.
Kepala Divisi Pasar Modal Syariah PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Irwan Abdalloh dalam berbagai kesempatan edukasi menyampaikan bahwa momentum seperti penerimaan THR sangat tepat untuk memulai kebiasaan investasi. Menurutnya, “THR seharusnya tidak hanya menjadi dana konsumsi, tetapi juga menjadi titik awal membangun aset. Dengan menyisihkan sebagian THR ke instrumen investasi syariah, masyarakat belajar menunda kesenangan sesaat demi keberlanjutan kesejahteraan di masa depan.”
Di pasar modal syariah Indonesia, tersedia beragam pilihan produk investasi. Salah satunya saham syariah yang merupakan saham dari perusahaan dengan kegiatan usaha yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah dan memenuhi kriteria keuangan tertentu. Daftar saham syariah tercantum dalam Daftar Efek Syariah (DES) yang diperbarui secara berkala oleh Otoritas Jasa Keuangan. BEI memiliki indeks saham syariah yang dapat menjadi acuan investor dalam memilih saham syariah. Terdapat Indonesia Sharia Stock Index (ISSI) yang berisikan seluruh saham syariah yang tercatat di BEI, kemudian Jakarta Islamic Index (JII)--berisi 30 saham syariah yang paling likuid. Ada juga indeks lain seperti JII70, IDX Sharia Growth, IDX-MES BUMN17, dan terbaru S&P/IDX Indonesia Shariah High Dividend Index yang memberi pilihan strategi berbeda bagi investor. Informasi mengenai indeks saham syariah di BEI tersedia di www.idx.co.id/id/idx-syariah/indeks-saham-syariah/. Dengan membeli saham syariah, investor turut memiliki bagian dari perusahaan dan berpotensi memperoleh keuntungan berupa capital gain maupun dividen.
Selain saham, terdapat sukuk yang kerap disebut sebagai obligasi syariah oleh masyarakat. Namun, pada dasarnya sukuk dan obligasi merupakan instrumen yang berbeda, sukuk adalah bukti penyertaan atau pembiayaan aset atau proyek yang mendasarinya yang sesuai syariah, sementara obligasi adalah instrumen berbentuk surat utang. Sukukditerbitkan oleh pemerintah maupun perusahaan untuk pembiayaan proyek tertentu dan umumnya menawarkan imbal hasil yang relatif stabil dalam periode tertentu.
Bagi pemula, reksa dana syariah dapat menjadi pilihan yang lebih praktis. Dana dari investor akan dikelola oleh manajer investasi profesional ke dalam portofolio efek syariah yang terdiversifikasi. Dengan modal yang relatif terjangkau, masyarakat sudah dapat mulai berinvestasi tanpa perlu menganalisis pasar secara mendalam. Irwan menegaskan pentingnya memulai dari nominal kecil. “Tidak perlu menunggu dana besar untuk mulai berinvestasi. Justru kebiasaan menyisihkan secara rutin, meski nilainya tidak terlalu besar, yang akan memberikan hasil signifikan dalam jangka panjang,” imbuhnya.
Irwan juga menekankan bahwa investasi syariah bukanlah aktivitas spekulatif. “Pasar modal syariah mendorong pola pikir investor dalam pengambilan keputusan agar berfokus terhadap kepemilikan aset produktif dan pertumbuhan nilai dengan memahami bisnis perusahaan bukan hanya berfokus pada pergerakan harga jangka pendek tanpa mempertimbangkan fundamental perusahaan ” jelasnya. Karena itu, dana tambahan seperti THR sangat relevan dijadikan modal awal untuk membuka rekening efek syariah dan mulai berinvestasi secara bertahap.
Lebih dari sekadar potensi keuntungan, menyisihkan THR untuk investasi juga melatih disiplin keuangan. Ketika seseorang mampu menahan diri untuk tidak menghabiskan seluruh dana tambahan, ia sedang membangun karakter finansial yang lebih kuat. Dalam jangka panjang, akumulasi dari kebiasaan kecil ini dapat berkembang menjadi portofolio yang signifikan. Jika setiap tahun sebagian THR diinvestasikan selama 10 hingga 20 tahun, potensi pertumbuhannya tentu jauh lebih besar dibandingkan jika dana tersebut habis untuk konsumsi sesaat.
Mengalokasikan THR ke produk pasar modal syariah pada akhirnya merupakan langkah nyata dalam memadukan nilai spiritual dan tanggung jawab finansial. Dengan niat yang baik, disiplin, serta pemahaman yang tepat, investasi tidak lagi terasa rumit atau menakutkan, melainkan menjadi bagian dari ikhtiar membangun kesejahteraan yang berkelanjutan dan sesuai prinsip syariah.
Edukasi investasi syariah telah dilakukan secara masif melalui berbagai kanal, termasuk penyelenggaraan Sekolah Pasar Modal Syariah. Kemudahan pembukaan rekening secara daring membuat generasi muda pun dapat mulai berinvestasi hanya dengan modal ratusan ribu rupiah.
Mengawali hari pertama kerja usai libur bersama Idulfitri 1447 H, Kepala BP Batam/Wali Kota Batam, Amsakar Achmad langsung melakukan peninjauan berbagai proyek pembangunan, Rabu (25/3/2026).
Turut hadir dalam peninjauan ini, Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, Direktur Pembangunan Infrastruktur, Boy Zasmita dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemko Batam.
Adapun proyek pertama yang dikunjungi adalah, pembangunan taman di kawasan Bandara Hang Nadim. Selanjutnya pembangunan box culvert di Simpang Helm, pembangunan taman di Simpang Frengky, pembangunan kolam retensi di Simpang Kepri Mall, pengembangan Simpang Laluan Madani dan pembangunan IPA 50 LPD Sei Ladi.
Ditemui usai peninjauan, Amsakar Achmad menjelaskan bahwa berbagai proyek pembanguan yang ditinjau tersebut merupakan proyek yang sudah dimulai sejak tiga bulan terakhir. Secara keseluruhan, proyek yang dikerjakan telah sesuai dengan yang direncanakan.
“Pekerjaan yang dilaksanakan saat ini, sebagai bentuk ikhtiar dan komitmen saya bersama ibu Li Claudia Chandra. Sekaligus juga sebagai jawaban atas ekspektasi dari masyarakat Kota Batam,” ujar Amsakar.
Amsakar menjelaskan, untuk taman dikawasan Bandara Hang Nadim, saat ini sudah ada beberapa tanaman yang telah ditanam. Namun, tanaman itu tampak layu akibat musim kemarau yang berlangsung dalam beberapa waktu belakangan ini. Untuk itu, Amsakar Achmad meminta kepada unit terkait, melakukan penyiraman secara berkala.
Kemudian Box Culvert di Simpang Helm, Amsakar juga memastikan bahwa pengaspalan diatas Box Culvert itu akan segera dilakukan setelah tanah yang berada di dekat pembangunan padat. Termasuk juga, pembangunan taman di Simpang Frengky yang progresnya saat ini sudah ada dua taman dan akan dibangun dua taman lagi. Amsakar juga meminta agar taman-taman di Simpang Frengky juga ditanam dengan tanaman yang akan menambah estetika Kota Batam kedepannya.
“Dari sana, kami lanjutkan untuk melihat kolam rentensi di Simpang Kepri Mall. Disana sudah dalam proses pengerjaan dan nantinya akan dibangun kolam retensi lainnya. Pembangunan ini dimaksudkan untuk meminimalisir titik banjir ketika curah hujan sedang tinggi,” jelas Amsakar.
Dari simpang Kepri Mall, Amsakar melanjutkan peninjauannya di Simpang Laluan Madani. Sesuai dengan perencanaan, Simpang Laluan Madani dari arah Tiban akan diperluas menjadi tiga lajur disetiap jalurnya.
Terakhir, Amsakar juga menyempatkan diri untuk meninjau pembangunan Instalasi Pengelolaan Air (IPA) Sei Ladi berkapasitas 50 liter per detik. Pembangunan ini, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Diharapkan, pembangunan ini bisa selesai dan sudah bisa jalan pada bulan Agustus mendatang.
“Tentunya kami sangat senang, semua tim dari BP Batam maupun Pemko Batam sudah bekerja dengan baik. Semoga ikhtiar yang kita lakukan ini, kita dapat melihat Kota Batam yang lebih baik dan lebih hebat lagi kedepannya,” tutup Amsakar.
Jakarta, 26 Maret 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bareskrim Polri berhasil mengamankan tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana perbankan yang terjadi di PT BPR DCN, Malang, Jawa Timur, setelah yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan pemeriksaan oleh penyidik OJK. Pengamanan tersebut dilakukan melalui sinergi tim gabungan yang terdiri dari Penyidik OJK, Korwas PPNS Bareskrim Polri, dan Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Timur pada 9– 10 Maret 2026.
Berdasarkan hasil pemantauan, tersangka yang semula dijadwalkan memenuhi panggilan pemeriksaan di Surabaya terdeteksi bergerak menuju Jakarta. Setibanya di Stasiun Gambir, Jakarta, tersangka segera diamankan oleh Tim Korwas PPNS Bareskrim Polri untuk selanjutnya dibawa kembali ke Surabaya guna menjalani pemeriksaan oleh Penyidik OJK. Setelah pemeriksaan dilakukan, tersangka kemudian ditahan di Polda Jawa Timur sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain terhadap tersangka, tim gabungan juga melakukan upaya membawa saksi yang tidak memenuhi panggilan pemeriksaan dalam rangka proses penyidikan. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya penegakan hukum yang dilakukan melalui koordinasi antara Penyidik OJK dan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Pelaksanaan upaya paksa oleh Korwas PPNS Bareskrim Polri atas permintaan Penyidik OJK merupakan bentuk implementasi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sekaligus mencerminkan penguatan koordinasi antarlembaga dalam mendukung proses penyidikan tindak pidana di sektor jasa keuangan.
OJK menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kerja sama Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya Korwas PPNS Bareskrim Polri dan Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Timur, dalam kegiatan membawa, menangkap, dan menahan tersangka. Melalui sinergi dan koordinasi yang kuat antara OJK dan aparat penegak hukum, diharapkan proses penegakan hukum di sektor jasa keuangan dapat berjalan efektif, sekaligus memperkuat perlindungan konsumen dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap industri perbankan.
BP Batam mendorong dan mendukung penuh terhadap investasi manufaktur bernilai tambah dan relevan bagi Batam di tengah perubahan geopolitik dan pergeseran rantai pasok global.
Hal itu ditegaskan Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, saat menghadiri kegiatan pelepasan ekspor timah solder oleh PT Solder Tin Andalan Indonesia di Kawasan Industri Tunas Prima, Nongsa, Kamis (12/3/2026).
Momentum pelepasan ekspor tersebut hadir di tengah penguatan ekonomi Batam. Pada Triwulan IV 2025, pertumbuhan ekonomi Batam tercatat sebesar 7,49 persen secara year-on-year. Capaian tersebut memperlihatkan bahwa Batam terus menunjukkan daya tahan dan daya saing sebagai kawasan industri, perdagangan, dan investasi yang strategis di wilayah barat Indonesia.
Dalam sambutannya, Fary Djemy Francis mengatakan bahwa Batam perlu terus mendorong investasi yang tidak berhenti pada pembangunan fasilitas, tetapi benar-benar bergerak hingga tahap produksi, hilirisasi, dan ekspor.
“Di tengah perubahan geopolitik dan pergeseran rantai pasok global, Batam harus mampu memosisikan diri sebagai basis industri yang adaptif, efisien, dan siap ekspor. Momentum pertumbuhan ekonomi yang menguat harus diubah menjadi ekspansi industri bernilai tambah yang nyata,” katanya.
Kegiatan tersebut dipusatkan pada prosesi pelepasan pengiriman timah solder produksi Batam untuk pasar India. Agenda ini mencerminkan semakin kuatnya kemampuan Batam dalam menarik investasi yang tidak hanya hadir di atas kertas, tetapi juga mampu bergerak sampai pada tahap produksi dan menembus pasar internasional.
PT Solder Tin Andalan Indonesia atau STANIA merupakan perusahaan yang bergerak di bidang hilirisasi timah dan menjadi bagian dari pengembangan industri bernilai tambah di Batam.
“Kehadiran perusahaan ini mencerminkan tumbuhnya aktivitas manufaktur hilir yang mendukung penguatan struktur industri daerah, sekaligus memperluas keterhubungan Batam dengan rantai pasok global, khususnya pada sektor manufaktur dan elektronik,” ujarnya.
Direktur PT Solder Tin Andalan Indonesia, An Sadiano, menyampaikan apresiasi atas dukungan BP Batam terhadap pengembangan investasi industri hilir di Batam.
“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan BP Batam yang telah memberikan perhatian dan dorongan bagi pengembangan industri kami. Dukungan ini menjadi bagian penting dalam membangun iklim usaha yang kondusif, sehingga perusahaan dapat tumbuh, berproduksi, dan berkontribusi bagi penguatan ekspor dari Batam,” ujarnya.
Bagi BP Batam, pelepasan ekspor ini bukan sekadar seremoni korporasi. Kegiatan ini menjadi penanda bahwa investasi hilir di Batam mulai terkonversi menjadi produksi riil, nilai tambah, serta akses pasar internasional.
Hal tersebut penting dalam membangun kredibilitas Batam sebagai kawasan yang tidak hanya menarik bagi investor, tetapi juga mampu mengeksekusi investasi secara nyata.
Kehadiran industri seperti STANIA juga memperkuat posisi Batam sebagai basis produksi yang kompetitif. Kedekatan dengan Singapura, kematangan kawasan industri, serta konektivitas logistik menjadi keunggulan yang membuat Batam semakin relevan di tengah perusahaan global yang kini semakin selektif memilih lokasi investasi dan produksi.
Ke depan, BP Batam memandang proyek-proyek hilirisasi seperti ini akan menjadi salah satu fondasi utama dalam memperkuat daya saing Batam. Di tengah kompetisi kawasan yang semakin ketat, investasi yang mampu menghasilkan nilai tambah, memperluas ekspor, dan menciptakan aktivitas ekonomi riil akan menjadi penentu penting bagi pertumbuhan Batam yang berkelanjutan.
Jakarta, 25 Maret 2026. Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Sunarto, mengambil sumpah jabatan tujuh Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu, sesuai Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 30/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan. Lima ADK OJK yang mengucapkan sumpah jabatannya tersebut merupakan pejabat yang telah ditetapkan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dalam Rapat Paripurna DPR RI pada 12 Maret 2026, sebagai tindak lanjut dari proses uji kelayakan dan kepatutan oleh Komisi XI DPR RI.
Sementara dua ADK lainnya adalah Ex-officio dari Kemenkeu dan Bank Indonesia. Adapun tujuh Anggota Dewan Komisioner OJK yang mengucapkan sumpah jabatannya adalah sebagai berikut:
1. Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner periode 2026- 2032;
2. Hernawan Bekti Sasongko sebagai Wakil Ketua Dewan Komisioner periode 2026-2031;
3. Hasan Fawzi sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon periode 2026-2031;
4. Dicky Kartikoyono sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen periode 2026-2032;
5. Adi Budiarso sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto periode 2026-2031;
6. Juda Agung sebagai ADK Ex-officio dari Kemenkeu;
7. Thomas A.M Jiwandono sebagai ADK Ex-officio dari Bank Indonesia.
Dengan pengucapan sumpah jabatan tersebut, ketujuh Anggota Dewan Komisioner OJK resmi menjalankan tugas dan kewenangannya sesuai amanat Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan sebagaimana diperkuat oleh Undang-undang 4/2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (PPSK). Pengucapan sumpah jabatan ini menandai kelanjutan proses pengisian jabatan strategis di lingkungan Dewan Komisioner OJK guna memperkuat kepemimpinan kelembagaan OJK dalam menjaga stabilitas sektor jasa keuangan, memperkuat pelindungan konsumen, mendorong pendalaman pasar keuangan, serta mengawal transformasi sektor jasa keuangan nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menegaskan komitmen OJK untuk terus menjaga stabilitas sektor keuangan dan mengoptimalkan kontribusi sektor jasa keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional serta mendukung program prioritas Pemerintah. OJK juga akan terus menjaga kepercayaan publik dengan memperkuat pengawasan terintegrasi dan pendalaman pasar keuangan untuk semakin mendorong sektor jasa keuangan bertumbuh menjadi ‘engine’ pertumbuhan ekonomi nasional.
“OJK akan tetap mengedepankan pelindungan kepada konsumen dan masyarakat serta akan terus melakukan penegakan hukum yang akan lebih kita giatkan,” kata Friderica. Untuk menjalankan program-program tersebut, OJK akan terus melakukan sinergi dan kolaborasi dengan semua pengampu kepentingan untuk bersama-sama membangun perekonomian nasional yang semakin baik ke depan. Acara pengambilan sumpah jabatan tersebut dihadiri oleh pimpinan lembaga negara, pimpinan dan anggota Komisi XI DPR RI, pimpinan kementerian/lembaga, Anggota Dewan Komisioner OJK, serta para pemangku kepentingan sektor jasa keuangan.
Berikut adalah susunan lengkap ADK OJK: 1. Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua merangkap angggota;
2. Hernawan Bekti Sasongko sebagai Wakil Ketua merangkap Ketua Komite Etik dan anggota;
3. Dian Ediana Rae sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan merangkap anggota;
4. Hasan Fawzi sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal merangkap anggota;
5. Ogi Prastomiyono sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya merangkap anggota;
6. Agusman sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan lembaga jasa keuangan lainnya merangkap anggota;
7. Adi Budiarso sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto merangkap anggota;
8. Dicky Kartikoyono sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen merangkap anggota.
9. Sophia Isabella Wattimena sebagai Ketua Dewan Audit merangkap anggota;
10.Juda Agung sebagai anggota Ex-Officio dari Kementerian Keuangan.
11.Thomas A.M Djiwandono sebagai anggota Ex-Officio dari Bank Indonesia;
• Trafik data Indosat selama mudik Lebaran 2026 meroket lebih dari 20%, melampaui proyeksi lonjakan nasional sebesar 40% yang dirilis Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), dengan jutaan pelanggan Indosat tercatat bergerak selama periode Lebaran.
• Sebagai AI-TechCo, Indosat memanfaatkan kecerdasan buatan untuk memantau trafik jaringan secara real-time, mengantisipasi lonjakan sebelum terjadi, dan mengoptimalkan kapasitas jaringan secara otomatis, tanpa gangguan, tanpa jeda. •
Di tengah pergerakan jutaan pemudik sepanjang ~8.121 km jalur mudik, jaringan Indosat tetap tangguh dan stabil, wujud nyata semangat #LebihBaikIndosat dalam menghadirkan konektivitas terbaik bagi masyarakat Indonesia.
Jakarta, 25 Maret 2026 — Setelah berhasil memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) melalui livestream TikTok nonstop selama 11 jam tanpa putus di jalur mudik Jakarta–Yogyakarta, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) kembali membuktikan keandalan jaringannya di momen Lebaran 2026. Indosat mencatat lonjakan trafik data sebesar 20% lebih tinggi dibanding periode mudik Lebaran tahun lalu (year-on-year). Lonjakan ini sejalan dengan proyeksi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang memperkirakan kenaikan trafik telekomunikasi nasional hingga 40% selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026.
Puncak lonjakan berasal dari Jakarta menuju Jawa Barat (lebih dari 22%) dan Jawa Tengah (lebih dari 37%), mencerminkan tingginya kebutuhan konektivitas jutaan pelanggan Indosat yang bergerak selama Lebaran 2026. Adanya peningkatan kualitas layanan yang ditunjukkan melalui penurunan downtime sebesar 20% pada periode Lebaran 2026.
Di tengah lonjakan trafik, jaringan Indosat tetap andal dan stabil. Sebagai AI-TechCo, Indosat mengoptimalkan jaringan berbasis AI di 77 jalur mudik, mencakup 36 ruas tol, 31 jalur non-tol, dan 10 jalur kereta api, sepanjang total ~8.121 km, serta 797 point of interest (POI) strategis. Pemantauan kualitas jaringan dilakukan 24 jam penuh oleh lebih dari 2.500 engineer yang bersiaga di 46 kantor cabang dan 16 posko siaga di seluruh Indonesia, memastikan pelanggan tetap terhubung dengan nyaman di tol, rest area, stasiun, maupun destinasi wisata.
Desmond Cheung, Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menyampaikan “Periode mudik dan arus balik Lebaran merupakan ujian sesungguhnya bagi ketangguhan jaringan kami. Kami bersyukur atas kepercayaan jutaan pelanggan yang mengandalkan jaringan Indosat selama momen mudik yang sangat penting ini. Pencapaian ini mencerminkan upaya berkelanjutan kami dalam memperkuat kualitas dan keandalan jaringan di seluruh Indonesia, sebagai bagian dari transformasi kami menjadi AI-TechCo.
” Data jaringan Indosat mengungkap pola menarik: selama musim mudik Lebaran 2026, pelanggan paling banyak mengakses layanan pesan instan, media sosial, dan video streaming. Aplikasi dengan lonjakan aktivitas tertinggi meliputi WhatsApp, YouTube dan TikTok.
AI-TechCo Beraksi: Jaringan Cerdas yang Selangkah Lebih Maju, Pemantauan Real-Time dan Optimasi Otomatis .
Indosat tidak sekadar merespons lonjakan, melainkan mengantisipasinya.Sebagai AITechCo, Indosat memanfaatkan teknologi AI untuk memantau trafik jaringan secara realtime, memprediksi potensi kepadatan, dan mengoptimalkan kapasitas secara otomatis sebelum pelanggan merasakannya. Pendekatan ini memungkinkan jaringan 4G dan 5G Indosat bekerja secara sinergis -- dengan 4G tetap menjadi baseline layanan yang stabil, sementara 5G hadir untuk mengcover lonjakan trafik di titik-titik kritis.
Sistem AI Indosat mampu mengidentifikasi potensi kepadatan trafik hingga lebih dari 60% lebih cepat,memungkinkan penyesuaian kapasitas jaringan dilakukan secara proaktif di 77 titik strategis selama periode mudik.Fokus utama: jalur mudik, rest area, stasiun, dan destinasi wisata — di mana jutaan orang berkumpul dan membutuhkan koneksi terbaik.
Kesiapan ini didukung oleh investasi infrastruktur nyata: upgrade kapasitas di lebih dari 7.000 site dan lebih dari 1.600 site baru yang dibangun sejak April 2025, lebih dari 75 Mobile BTS (MBTS) yang disiagakan di jalur mudik, serta lebih dari 2.500 engineer yang bersiaga 24/7 di 46 kantor cabang dan 16 posko siaga dari Sabang sampai Merauke. Hasilnya: 55.000 site aktif di lebih dari 420 kabupaten, melayani jutaan pemudik tanpa gangguan, bukti nyata bahwa #LebihBaikIndosat bukan sekadar janji, melainkan komitmen yang dirasakan langsung oleh pelanggan di setiap sud ut Indonesia.
“Bagi Indosat, periode mudik ini bukan sekadar tentang angka, tetapi tentang kepercayaan dan keyakinan yang diberikan pelanggan kepada kami di momen-momen yang paling berarti. Kami merasa terdorong oleh jutaan pelanggan yang mengandalkan jaringan kami sepanjang masa mudik. Hal ini mencerminkan transformasi berkelanjutan Indosat sebagai AI-TechCo, seiring kami terus berinvestasi dalam memperkuat kualitas dan keandalan jaringan di seluruh Indonesia.” tutup Desmond.
Indosat Ooredoo Hutchison Catat Lonjakan Trafik Signifikan di Lampung pada Lebaran 2026 Selama periode Lebaran 2026, Indosat Ooredoo Hutchison mencatat lonjakan trafik data yang signifikan di wilayah Lampung. Di Sumatra, Lampung Timur menjadi wilayah dengan pertumbuhan trafik tertinggi sebesar 52%, disusul Lampung Tengah sebesar 42% dan Lampung Selatan sebesar 32%. Lonjakan ini menunjukkan tingginya aktivitas digital pelanggan selama momen mudik dan Idulfitri, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat di berbagai wilayah.
Untuk mendukung kelancaran layanan selama periode mudik dan Lebaran, Indosat juga menghadirkan Posko Mudik di sejumlah titik strategis di wilayah Sumatra. Kehadiran posko ini melengkapi kesiapan layanan Indosat agar pelanggan tetap menikmati konektivitas yang lancar di tengah meningkatnya mobilitas dan trafik komunikasi selama Idulfitri.
Jakarta, 25 Maret 2026. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menegaskan bahwa kinerja industri perbankan sampai saat ini masih dalam kondisi yang solid dan petumbuhan yang positif.
Mengenai revisi outlook negatif terhadap bank-bank besar di Indonesia, termasuk Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), oleh lembaga pemeringkat internasional seperti Moody’s dan Fitch, menurut Dian, bukan dikarenakan faktor fundamental kinerja perbankan tersebut.
Revisi outlook terhadap bank-bank besar Indonesia lebih dipicu perubahan outlook peringkat kredit sovereign Indonesia dari stabil menjadi negatif, yang turut memengaruhi persepsi risiko terhadap sektor perbankan nasional serta pengaruh faktor eksternal dinamika makroekonomi global.
Sebagai informasi, secara umum peringkat Lembaga/Institusi/Perusahaan pada suatu negara setara atau lebih rendah dibandingkan peringkat sovereign d negara tersebut.
“Pada dasarnya kondisi industri perbankan nasional berada dalam kondisi yang positif, dengan pertumbuhan kredit pada Januari 2026 sebesar 9,96 persen (yoy) sejalan dengan pertumbuhan DPK sebesar 13,48 persen (yoy),” kata Dian.
Selain itu, kualitas kredit terjaga dengan NPL sebesar 2,14 persen, permodalan yang kuat sebesar 25,87 persen, serta likuiditas yang ample dengan rasio AL/NCD, AL/DPK dan LCR masing-masing sebesar 121,23 persen, 27,54 persen, dan 197,92 persen, jauh di atas threshold.
Dari sisi fundamental, kinerja bank-bank besar di Indonesia dan Himbara, saat ini berada pada level yang kuat dengan rasio permodalan dan likuiditas yang memadai untuk mengantisipasi berbagai potensi risiko ke depan.
Pertumbuhan kredit Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti (KBMI) 4 dan Himbara mencatatkan pertumbuhan kredit double digit, masing-masing 13,34 persen dan 13,43 persen.
Di sisi pendanaan, pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) untuk KBMI 4 dan Himbara masing-masing 16,32 persen dan 16,38 persen, yang menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat tetap kuat dan kondisi likuiditas berada pada level yang sangat terjaga.
Ketahanan permodalan juga berada pada level yang sangat kuat. Rasio CAR Himbara pada Januari 2026 berada pada level 20,32 persen, sedangkan rasio CAR KBMI 4 pada level 22,33 persen. Hal ini memberikan ruang ekspansi bisnis yang memadai sekaligus menjadi bantalan yang kuat dalam mengantisipasi potensi risiko ke depan.
Dari aspek kualitas aset, rasio kredit bermasalah (NPL Gross) berada pada kisaran kurang dari 1 persen hingga 3 persen, dengan Loan at Risk (LaR) tetap terkendali dan didukung pembentukan cadangan yang memadai. Hal ini mencerminkan penerapan tata kelola dan manajemen risiko yang prudent, khususnya dalam menjaga kualitas penyaluran kredit.
Sepanjang 2025, Bank KBMI 4 dan Himbara juga membukukan laba yang baik, mencerminkan keseimbangan antara pertumbuhan, efisiensi, kualitas aset, dan penguatan manajemen risiko.
Di tengah ketidakpastian global, Himbara juga terus menunjukkan kinerja intermediasi yang stabil dan peran strategisnya dalam mendukung pembiayaan sektor riil dan program prioritas pemerintah.
OJK terus melakukan pengawasan secara berkelanjutan untuk memastikan bank tetap menjalankan prinsip kehati-hatian, tata kelola yang baik, serta manajemen risiko yang memadai.
Penyesuaian terhadap outlook yang dilakukan pada prinsipnya merupakan penilaian dari lembaga pemeringkat dan tidak secara langsung akan memengaruhi kemampuan bank dalam mengakses sumber pendanaan. Saat ini peringkat kredit bank KBMI 4 dan Himbara tetap pada level investment grade dan didukung oleh fundamental yang kuat.
Selain itu, struktur pendanaan perbankan nasional pada umumnya masih didominasi oleh dana pihak ketiga domestik sehingga ketergantungan terhadap pendanaan eksternal, terutama pendanaan internasional, relatif terbatas dan dalam hal diperlukan, perbankan sudah memiliki perhitungan atas kebutuhan tersebut, termasuk perhitungan atas biaya dibandingkan manfaat yang akan dihasilkan serta opsi-opsi untuk mendapatkan pendanaan tersebut.
OJK menghormati metodologi dan pandangan setiap lembaga pemeringkat internasional serta memandang bahwa penyesuaian outlook ini bersifat sementara dan berpotensi untuk kembali berubah (reversible) seiring dengan membaiknya prospek perekonomian global dan domestik, serta penguatan fundamental ekonomi, khususnya indikator fiskal dan eksternal.
Dengan perkembangan tersebut, outlook peringkat kredit ke depan berpeluang kembali ke posisi stabil maupun positif. OJK terus melakukan pengawasan secara berkelanjutan untuk memastikan bank tetap menjalankan prinsip kehati-hatian, tata kelola yang baik, serta manajemen risiko yang memadai.
”OJK bersama-sama dengan pemangku kepentingan lainnya, terutama anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), akan terus mengawal serta menjaga stabilitas sistem keuangan melalui koordinasi kebijakan dan penguatan pengawasan, agar ketahanan sektor perbankan senantiasa tetap terjaga dalam menghadapi dinamika dan pertumbuhan perekonomian,” kata Dian.
Jakarta, 19 Maret 2026 – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) mencatat penyerapan program stimulus ekonomi diskon transportasi kapal penumpang PELNI telah mencapai 72 persen atau setara 338.474 tiket dari total anggaran Rp 42,3 miliar. Program yang dibuka sejak 11 Februari 2026 ini masih berlangsung hingga kuota habis atau paling lambat untuk keberangkatan hingga 5 April 2026.
Hingga 19 Maret 2026, penjualan tiket diskon transportasi telah mencapai sekitar 76 persen dari proyeksi penerima diskon sebanyak 445.534 tiket. Adapun realisasi penumpang diskon periode keberangkatan 11 – 19 Maret 2026 sebanyak 168.819 orang, dengan keberangkatan penumpang diskon tertinggi terjadi pada 18 Maret 2026 yaitu sebanyak 27.790 penumpang.
Sekretaris Perusahaan PELNI Ditto Pappilanda menyampaikan tingginya animo masyarakat terhadap diskon ini turut didorong oleh kebijakan work from anywhere (WFA) yang berlaku beberapa hari lalu.
“Per tanggal 19 Maret, total penjualan tiket diskon untuk periode arus mudik keberangkatan tanggal 11 hingga 22 Maret 2026 telah mencapai 200.346 tiket. Sementara puncak arus mudik secara keseluruhan telah terjadi pada 18 Maret 2026 dengan realisasi 31.131 penumpang. Angka ini meningkat sekitar 12,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu 27.741 penumpang,” ujar Ditto.
Ditto juga menambahkan bahwa PELNI terus memantau penyerapan program stimulus ekonomi diskon transportasi dan mengimbau masyarakat yang masih berencana mudik menggunakan kapal PELNI dapat segera memesan tiket diskon melalui channel resmi agar tidak kehabisan kuota.
“Dengan sisa kuota diskon sekitar 28 persen, kami mengimbau masyarakat yang belum memesan tiket untuk segera membeli sebelum kehabisan. Jika kuota diskon transportasi telah habis, maka tarif tiket akan kembali ke harga normal," tambah Ditto.
Meski mengharapkan antusiasme masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan ini, Ditto menegaskan bahwa PELNI tetap memperhatikan keselamatan pelayaran, pihaknya selalu berkoordinasi dengan otoritas Pelabuhan dalam memperhatikan kapasitas maksimal di atas kapal.
Adapun kebijakan stimulus diskon tiket kapal PELNI ini berlaku di seluruh channel pembelian tiket kapal PELNI, seperti aplikasi PELNI Mobile, website PELNI, contact center 162, loket cabang, fitur Lifestyle BCA Mobile, my BCA, Sukha by Livin Mandiri, BNI agen46, agen BRI link BRImo, Gopay, Dana, Telkomsel, jaringan Indomaret dan OMI mitra Indogrosir, jaringan Alfamart dan Alfamidi, ATA Tour, Fastpay, easybook.com, via.com, MMBC, Darmawisata Indonesia hingga Versa dan Topindo.
Untuk pembayaran, PELNI telah bekerja sama dengan BRIVA, BNI Virtual Account, Permata Bank, Mandiri Virtual Account, Indomaret dan OMI mitra Indomaret, jaringan Alfamart dan Alfamidi, iSaku, Finpay dan Fastpay.
Pelabuhan Keberangkatan Terpadat per tanggal 19 Maret 2026 :
1. Makassar (36.428 pax)
2. Balikpapan (30.794 pax)
3. Batam (29.169 pax)
4. Ambon (25.039 pax)
5. Bau-Bau (20.679 pax)
Pelabuhan Kedatangan Terpadat per tanggal 19 Maret 2026 :
1. Surabaya (50.556 pax)
2. Makassar (36.374 pax)
3. Belawan (27.445 pax)
4. Bau-Bau (26.877 pax)
5. Ambon (22.707 pax)
Ruas Terpadat per tanggal 19 Maret 2026 :
1. Batam – Belawan (24.461 pax)
2. Belawan – Batam (15.788 pax)
3. Balikpapan – Surabaya (12.274 pax)
4. Kumai – Semarang (10.890 pax)
5. Makassar – Surabaya (9.932 pax)
Batam - Arus mudik Lebaran 2026 di pelabuhan Batam menunjukkan mobilitas yang tinggi dengan tetap diiringi kondisi yang aman dan kondusif. Tercatat sebanyak 43.791 penumpang meninggalkan Batam melalui pelabuhan domestik dalam wilayah kerja BP Batam selama periode 13 hingga 16 Maret 2026.
Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan Benny Syahroni mengatakan angka ini mengalami peningkatan sebesar 4,8% dibandingkan periode yang sama Tahun 2025.
Sementara itu, sebanyak 23.981 penumpang tercatat tiba di Batam melalui Pelabuhan Domestik dalam wilayah kerja BP Batam yang mencerminkan tingginya pergerakan masyarakat selama masa Angkutan Laut Lebaran tahun ini.
“Penumpang yang datang ke Batam melalui Pelabuhan Domestik justru mengalami kenaikan sangat signifikan yakni mencapai 18%. Hal ini menandakan antusiasme masyarakat pada musim mudik ini cukup tinggi,” ujar Benny dalam keterangan resminya, Selasa (17/3/2026).
Ia menambahkan bahwa berdasarkan tren tahun sebelumnya serta mempertimbangkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 25–27 Maret 2026, puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada 27 hingga 29 Maret 2026.
Benny pun mengimbau kepada seluruh calon penumpang untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta membeli tiket melalui kanal resmi guna menghindari praktik percaloan.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak membeli tiket dari pihak yang tidak resmi. Pastikan pembelian dilakukan melalui loket resmi maupun platform daring yang telah bekerja sama dengan operator, demi keamanan dan kenyamanan bersama,” tegas Benny.
Imbauan ini pun sejalan dengan pernyataan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad yang menegaskan bahwa optimalisasi pelayanan merupakan prioritas utama selama periode Angkutan Laut Lebaran.
BP Batam telah menyiagakan Posko Angkutan Laut Lebaran 2026 di sejumlah titik strategis sebagai pusat kendali operasional antara lain Terminal Ferry Domestik Telaga Punggur, Sekupang, Harbour Bay, serta Terminal Bintang 99 Persada (Pelni).
“Kami memastikan seluruh fasilitas pelabuhan, jadwal kapal, serta sistem pelayanan berjalan optimal. Posko Angkutan Laut Lebaran menjadi pusat kendali untuk merespons cepat setiap dinamika di lapangan,” ujar Amsakar.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan bahwa kesiapan layanan terus diperkuat di seluruh titik pelabuhan. Ia bersama Kepala BP Batam dan jajaran juga telah melakukan peninjauan langsung ke Terminal Ferry Domestik Sekupang pada Minggu, 15 Maret 2026, guna memastikan pelayanan berjalan optimal.
“Kami terus memperkuat koordinasi antar-instansi demi menjamin perjalanan masyarakat yang aman, nyaman, dan lancar. Keamanan di titik-titik padat penumpang menjadi atensi khusus kami,” tegas Li Claudia Chandra.
Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik, BP Batam bersama seluruh stakeholder akan terus meningkatkan pengawasan, kesiapan operasional, serta kualitas layanan di seluruh pelabuhan, khususnya dalam menghadapi puncak arus balik mendatang.
Batam, 17 Maret 2026 — Manajemen Hotel Maxone Batam menggelar kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) melalui aksi bakti sosial di Panti Asuhan Nur Azizah, Nongsa, Batam, pada Selasa (17/3/2026) sore. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kepedulian sosial terhadap masyarakat sekitar, khususnya anak-anak yang membutuhkan.
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB tersebut diikuti oleh jajaran manajemen hotel dengan agenda utama berupa kunjungan, perkenalan, serta penyerahan bantuan kepada penghuni panti asuhan. Panti Asuhan Nur Azizah sendiri saat ini menampung 18 anak dari berbagai rentang usia, mulai dari usia dini hingga remaja awal. Dalam pelaksanaannya, acara dikemas secara sederhana namun hangat. Diawali dengan sesi perkenalan antara pihak manajemen hotel dan pengelola panti, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan paket sembako, makanan untuk berbuka puasa serta bingkisan makanan ringan untuk anak-anak.
Interaksi langsung antara tim hotel dan anak-anak panti juga menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan emosional. General Manager Maxone Batam, Yusup Maulana Mana, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program CSR yang secara rutin dijalankan perusahaan sebagai bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat. “Kami ingin kehadiran MaxOne Hotel Batam tidak hanya dirasakan dari sisi bisnis, tetapi juga memberikan dampak sosial yang positif.
Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat berbagi kebahagiaan serta membantu memenuhi kebutuhan dasar anak-anak di panti asuhan,” ujar Yusup dalam keterangannya. Sementara itu, Pengelola Panti Asuhan Nur Azizah, Hakim, menyambut baik kunjungan dan bantuan yang diberikan oleh pihak hotel. Ia mengungkapkan bahwa perhatian dari berbagai pihak sangat berarti bagi keberlangsungan operasional panti serta kesejahteraan anak-anak asuh. “Kami mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan oleh Maxone Batam. Bantuan ini tentu sangat membantu, tidak hanya dari sisi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga memberikan semangat bagi anak-anak di sini,” kata Hakim.
Sebagai bagian dari industri perhotelan yang terus berkembang di Batam, Maxone Batam turut berupaya menyeimbangkan aktivitas bisnis dengan tanggung jawab sosial. Program CSR seperti ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara perusahaan dengan masyarakat sekitar. Ke depan, manajemen hotel berencana untuk terus melaksanakan kegiatan serupa secara berkelanjutan dengan menjangkau lebih banyak komunitas yang membutuhkan, sehingga manfaat yang diberikan dapat dirasakan secara lebih luas.
