Live Streaming
super me

super me

Page 4 of 251

Melalui langkah modernisasi infrastruktur, penguatan sistem operasional, serta peningkatan kualitas layanan, Terminal Peti Kemas (TPK) Batu Ampar kini bertransformasi menjadi gerbang logistik berstandar internasional yang berhasil mendongkrak produktivitas dan memperkuat konektivitas pelayaran global dari Batam.

Pengembangan terminal ini dikelola oleh PT. Batam Terminal Petikemas (BTP) selaku mitra kerja sama BP Batam, bersinergi dengan PT. Batu Ampar Container Terminal (BACT).

Proyek modernisasi ini didukung oleh suntikan investasi sekitar USD 85 juta yang dialokasikan khusus untuk pembaruan peralatan bongkar muat, perluasan lapangan penumpukan (container yard), peningkatan kapasitas terminal, serta digitalisasi layanan kepelabuhanan guna menciptakan operasional yang efisien.

Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, menegaskan bahwa penataan ulang TPK Batu Ampar merupakan bagian dari rencana strategis pimpinan BP Batam untuk membangun ekosistem logistik yang kompetitif di Asia Tenggara.

“Sejalan dengan arahan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, pengembangan TPK Batu Ampar akan terus diakselerasi. sebagai komitmen untuk mewujudkan sistem logistik yang modern dan efisien, sekaligus meningkatkan daya saing Batam sebagai kawasan perdagangan bebas, industri, dan tujuan investasi utama,” ujar Denny dalam keterangan resmi yang diterima, Jumat (10/7/2026).

Efektivitas transformasi tersebut langsung tercermin pada lonjakan sejumlah indikator operasional utama pelabuhan.

Produktivitas bongkar muat kargo atau Container Handling Productivity di TPK Batu Ampar melesat dari 18 BCH (box crane per hour) menjadi 24 BCH, atau meningkat sebesar 33 persen.

Akselerasi lebih tinggi tercatat pada kinerja penanganan kapal (Ship Handling Productivity) yang melonjak tiga kali lipat, dari 12 BSH (box ship per hour) menjadi 40 BSH.

Dampak langsung dari peningkatan kinerja alat dan sistem ini adalah efisiensi waktu tambat.

Waktu putar kapal (Vessel Turnaround Time) berhasil dipangkas hingga 65 persen, dari semula rata-rata 20 jam menjadi hanya 7 jam.

Pada saat yang sama, waktu tunggu kapal (Waiting Time) turun 57 persen dari 1,4 jam menjadi 0,6 jam.

Peningkatan performa operasional ini memicu pertumbuhan volume arus bongkar muat. Sepanjang periode Januari hingga Mei 2026, TPK Batu Ampar mencatatkan arus peti kemas mencapai 221.183 TEUs.

Dari total volume tersebut, aktivitas ekspor menyumbang 71.930 TEUs atau berkisar 32,5 persen, mengindikasikan geliat aktivitas manufaktur dan perdagangan di kawasan Batam yang terus bertumbuh positif.

Peningkatan kualitas layanan pelabuhan ini juga dibarengi dengan penguatan konektivitas pelayaran internasional melalui skema pelayaran langsung (direct call).

Frekuensi layanan kapal berkapasitas 1.200 hingga 2.000 TEUs meningkat signfikan dari semula 6–7 kali menjadi 10–13 kali per bulan.

Selain itu, terminal ini rutin melayani rute kapal berkapasitas 1.000–1.900 TEUs dua kali sebulan, serta kapal berkapasitas 1.000 TEUs sebanyak satu hingga dua kali per bulan.

Perluasan jaringan pelayaran langsung ini membawa dampak ekonomis nyata bagi para pelaku usaha.

Sebagai contoh, ongkos pengiriman logistik untuk rute Batam–Shanghai kini dapat ditekan menjadi USD 650–800 per kontainer 20 kaki (20 Feet).

Angka ini jauh lebih murah dibandingkan skema lama yang harus melalui kapal pengumpan (feeder) dan transit (transshipment) di Singapura dengan biaya mencapai USD 950–1.100.

Skema baru ini memberikan potensi penghematan ongkos kirim hingga USD 300 per kontainer (efisiensi 30–50 persen) sekaligus memotong waktu tempuh perjalanan menjadi hanya delapan hari.

Dari sisi maskapai pelayaran, efisiensi waktu sandar yang hemat hingga 17 jam per kapal juga mampu menekan biaya operasional armada hingga USD 3.800 per kunjungan kapal.

Di samping pembenahan fisik, pengelola TPK Batu Ampar tengah bersiap memperkuat digitalisasi sistem melalui implementasi pembayaran langsung atau Direct Billing.

Sistem pembayaran seketika (real-time) ini akan segera diberlakukan secara penuh setelah kesiapan seluruh pengguna jasa terpenuhi.

Melalui sistem ini, pengguna jasa dapat membayar biaya layanan terminal langsung kepada pengelola tanpa perantara pihak ketiga.

Langkah ini dirancang untuk memangkas birokrasi, meningkatkan transparansi, mempercepat proses administrasi, serta berkontribusi pada penurunan waktu inap barang (dwelling time).

Direktur Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni, menyatakan bahwa indikator-indikator positif tersebut menunjukkan peta jalan pengembangan TPK Batu Ampar telah berada pada jalur yang benar (on the right track).

“Ke depan, BP Batam berkomitmen memperbesar kapasitas tampung terminal agar dapat merespons pertumbuhan arus barang global dan memperkokoh posisi Batam sebagai hub logistik regional,” ujarnya optimis.

Direktur PT Batam Terminal Petikemas, Capt. Basori Alwi, mengonfirmasi komitmennya bersama BACT untuk menjaga keberlanjutan produktivitas pelabuhan melalui adopsi teknologi digital secara konsisten.

Agenda strategis berikutnya mencakup kelanjutan perluasan terminal, pengerukan kolam pelabuhan demi mengakomodasi kapal bermuatan besar dengan draf lambung yang lebih dalam, serta integrasi ekosistem digital kepelabuhanan secara menyeluruh.

“BP Batam bersama BTP dan BACT akan melanjutkan berbagai program strategis untuk mendukung pertumbuhan investasi dan perekonomian nasional,” pungkas Basori.

Diskominfo Batam – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteran Keluarga (TP-PKK) Kota Batam kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih sejumlah penghargaan pada Lomba Vlog Nasional yang diselenggarakan Tim Penggerak PKK Pusat. Prestasi tersebut diraih kader PKK, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum dari Kota Batam yang berhasil menjadi pemenang di berbagai kategori.

Ketua TP-PKK Kota Batam, Erlita Amsakar, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengharumkan nama Kota Batam melalui karya-karya kreatif yang inspiratif dan edukatif.

“Alhamdulillah, Kota Batam berhasil meraih banyak penghargaan. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus berkarya, berinovasi, dan menghadirkan konten yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Erlita, Sabtu (11/7/2026).

Menurut Erlita, prestasi tersebut menunjukkan bahwa kader PKK Kota Batam tidak hanya aktif menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital sebagai media edukasi, sosialisasi, dan penyebarluasan informasi.

Ia berharap keberhasilan tersebut dapat memacu semangat kader PKK di seluruh tingkatan untuk terus meningkatkan kapasitas dan kreativitas dalam menghasilkan konten yang berkualitas.

“Selamat kepada seluruh pemenang. Terima kasih atas dedikasi dan semangat yang telah diberikan. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi kader PKK lainnya untuk terus berkarya dan meningkatkan kualitas inovasi,” katanya.

Erlita menambahkan, TP-PKK Kota Batam akan terus mendorong lahirnya konten-konten digital yang edukatif, kreatif, dan inspiratif sebagai bagian dari upaya memperkenalkan program-program PKK kepada masyarakat secara lebih luas.

“Semoga prestasi ini menjadi langkah awal untuk terus melahirkan karya-karya terbaik dan membawa nama Kota Batam semakin dikenal di tingkat nasional,” tutupnya.

Pada ajang tersebut, Kota Batam berhasil meraih penghargaan di berbagai kategori, mulai dari Pokja I hingga Pokja IV, yang melibatkan kader PKK, pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum.

Daftar Peraih Penghargaan Lomba Vlog Nasional dari Kota Batam

Pokja I

* Juara Favorit: Dhinie Pryhastiwi (TP-PKK Kota Batam)

Kategori Pelajar Harapan

* Andi Abiyan Raffasyah (SMP Negeri 6 Batam)

* Derrick Daria Yunus (SMP Negeri 3 Batam)

* Ni Putu Kezya Ayu Wijanaka (SMP Negeri 3 Batam)

* Christabel Aretha Tjahjaputri (SMP Negeri 12 Batam)

Pokja II

Kategori Harapan

* Catur Widianti (TP-PKK Kelurahan Batu Selicin)

Kategori Pelajar

* Rira dan Oliv (SMP Negeri 57 Batam)

* Nazwa Tri Salsabila (SMP Negeri 6 Batam)

Kategori Umum

* Muhammad Jihat Alfikar

* Stephen Gerald Martogi Siburian

Pokja III

Kategori Harapan

* Eva Corrina (TP-PKK Kota Batam)

* Novrida Susanti (TP-PKK Kecamatan Batam Kota)

* Wiwik Rachmawati (TP-PKK Kecamatan Sagulung)

Kategori Pelajar

* Khaysya Syahuri Rahmadani (SMP Negeri 46 Batam)

* Dhertina Sidabalok (SMP Negeri 1 Batam)

* Princess Sabrina Syaqira (SMP Negeri 12 Batam)

Kategori Umum

* Febriana Garniz Kusumo

Pokja IV

Kategori Harapan

* Venny Leswandhary (TP-PKK Kecamatan Batam Kota)

* Budi Haryani (TP-PKK Kelurahan Kibing)

* Nuraini (TP-PKK Kelurahan Buliang)

* Yetty Susana Margareta Keintjem (TP-PKK Kecamatan Sekupang)

Kategori Mahasiswa

* Nuraini Amalia Zakiah (Universitas Awal Bros Batam)

Kategori Pelajar Harapan

* Fanasya Ashakila (SMKN 7 Batam)

* Harisah Nabila Putri (SMP Negeri 12 Batam)

* Aura Tasya Putri Suhatman (SMP Negeri 6 Batam)

* Dhertina Sidabalok (SMP Negeri 1 Batam).

BP Batam akan mewajibkan seluruh pemegang alokasi lahan melaporkan perkembangan perizinan dan pembangunan secara mandiri melalui Land Management System (LMS).

Hal ini sebagai upaya mencegah lahan tidur dan mempercepat pemanfaatan lahan.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad mengatakan, kebijakan itu akan memudahkan BP Batam memantau progres pembangunan setiap lahan yang telah dialokasikan.

Saat ini perizinan PKKPR, PKKPRL, dan Persetujuan Lingkungan telah terintegrasi dalam LMS, sementara Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) akan segera menyusul.

“Dengan sistem ini, tidak ada lagi alasan proses perizinan tidak dapat dipantau. Evaluasi pemanfaatan lahan dapat dilakukan sesuai perjanjian penggunaan tanah dan standar waktu pelayanan perizinan,” ujar Kepala BP Batam Amsakar, beberapa waktu lalu.

Sesuai Peraturan Kepala (Perka) BP Batam Nomor 2 Tahun 2026, alokasi lahan yang tidak dibangun atau tak dimanfaatkan dalam jangka waktu dua tahun dapat ditarik kembali oleh BP Batam.

Berdasarkan data BP Batam, saat ini terdapat sekitar 614 hektare lahan tidur yang tersebar pada 310 Penetapan Lokasi (PL). Lahan tersebut merupakan area yang telah dialokasikan kepada pemegang PL, namun belum dimanfaatkan sesuai peruntukannya.

Kepala BP Batam Amsakar menyampaikan, lahan tidur berbeda dengan lahan yang belum dialokasikan. Lahan tidur merupakan lahan yang telah diberikan kepada pemegang alokasi tetapi belum dibangun atau dimanfaatkan, sedangkan lahan yang belum dialokasikan merupakan lahan yang belum diberikan kepada pihak mana pun.

BP Batam berharap, penerapan LMS dan evaluasi berkala terhadap pemanfaatan lahan dapat mendorong percepatan investasi serta pembangunan di Kota Batam.

Batam, 10 Juli 2026 – Dalam upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan, HKBP Tiberias Nongsa menyelenggarakan Seminar Kesehatan yang diikuti oleh komunitas perempuan gereja pada Jumat (10/7). Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi mengenai pentingnya deteksi dini kanker, pola hidup sehat, serta langkah-langkah pencegahan penyakit demi meningkatkan kualitas hidup perempuan dan keluarga.

Seminar menghadirkan dr. M. Arman Nasution, Sp.PD, KHOM, Spesialis Penyakit Dalam sekaligus Konsultan Hematologi-Onkologi Medis (Ahli Kanker), yang membagikan wawasan mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala, mengenali faktor risiko, serta membangun gaya hidup yang lebih sehat. Kegiatan ini merupakan inisiatif Seksi Perempuan HKBP Tiberias Nongsa yang dipimpin oleh Ibu Suriyanti Panjaitan, sebagai bentuk kepedulian gereja dalam mendukung kesehatan jemaat melalui edukasi yang bermanfaat dan mudah dipahami.

Dalam sambutannya, Suriyanti Panjaitan menyampaikan bahwa gereja tidak hanya menjadi tempat untuk bertumbuh secara rohani, tetapi juga memiliki peran penting dalam memperhatikan kesejahteraan dan kesehatan setiap jemaat. "Kesehatan adalah anugerah yang perlu kita syukuri dan jaga bersama. Melalui seminar ini, kami berharap setiap perempuan memiliki pengetahuan yang lebih baik mengenai pentingnya deteksi dini, menjaga pola hidup sehat, serta menjadi sumber informasi bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya.

Ketika perempuan sehat, keluarga pun akan menjadi lebih kuat." Penyelenggaraan seminar ini turut mendapat dukungan dari Monde Medika sebagai mitra layanan kesehatan dan Radisson Golf & Convention Center Batam, yang bersama-sama mendukung terselenggaranya kegiatan sebagai bagian dari komitmen terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui kolaborasi yang positif.

Selain sesi edukasi kesehatan, seminar juga menjadi ruang diskusi interaktif yang memberikan kesempatan bagi para peserta untuk berkonsultasi langsung dengan narasumber mengenai berbagai isu kesehatan yang dihadapi perempuan. HKBP Tiberias Nongsa berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pelayanan gereja kepada jemaat, sekaligus mendorong terciptanya masyarakat yang lebih sehat, peduli, dan saling mendukung

Batam, jamkesnews – Melayani Peserta JKN sepenuh hati dan mengabdi untuk negeri, adalah bagian dari tata nilai yang dilakukan oleh Duta BPJS Kesehatan. Kehadiran BPJS Kesehatan ke hadapan Peserta JKN langsung merupakan komitmen yang dilakukan dalam rangka mempermudah akses pelayanan, terutama bagi Peserta JKN yang berada pada wilayah ujung negeri.

Layanan di Ujung Negeri (LANURI), merupakan kegiatan dalam rangka semarak Hari Ulang Tahun ke-58 BPJS Kesehatan. Pada pembukaan awal LANURI di Senin (13/7), BPJS Kesehatan Batam, menghadirkan layanan BPJS Keliling berkolaborasi dengan Batalyon Infanteri 136 Tuah Sakti, Barelang, Kota Batam.

Berbagai layanan administrasi yang dibuka pada BPJS Keliling di antaranya pendaftaran peserta baru, perubahan data peserta, pengecekan status kepesertaan, hingga pemberian edukasi penggunaan Aplikasi Mobile JKN. Selain layanan administrasi, Duta BPJS Kesehatan pada kesempatan ini, juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga status kepesertaan tetap aktif agar perlindungan kesehatan dapat dimanfaatkan kapan saja saat dibutuhkan.

Astaman (35), merupakan salah satu dari Peserta JKN yang bertugas pada Batalyon Infanteri 136 Tuah Sakti, menyampaikan apresiasinya terhadap layanan ini yang mempermudah pengurusan administrasi JKN.

“Kami sebagai bagian dari infanteri yang disibukkan oleh tugas, seringkali terkendala akses pelayanan administrasi baik yang secara online ataupun yang langsung ke kantor, karena jauh juga kan, untung aja lagi ada BPJS Keliling ini, jadi saya kesini untuk mendaftarkan Mobile JKN milik saya,” kata Astaman.

Di lain sisi, Sonia (39), juga turut menyampaikan suka cita nya terhadap pelayanan BPJS Keliling, karena menghemat waktu bagi dirinya yang baru pulang berbelanja kebutuhan. Sonia menyampaikan dirinya tidak terlalu pandai dalam urusan teknologi, sehingga dirinya lebih nyaman dalam pelayanan tatap muka.

“Saya bukan orang yang bisa pakai HP, makanya jadi lebih seneng kalau ada layanan seperti ini, jadi tinggal ditanya terus nanti dijawab, selesai semua kebutuhan saya, kalau tadi saya itu mau tanya tentang cicilan iuran sama pelaporan peserta yang sudah meninggal,” kata Sonia.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Batam, Harry Nurdiansyah, mengatakan bahwa BPJS Kesehatan selalu berupaya dalam mengoptimalkan dan menjangkau Peserta JKN dengan berbagai kanal pelayanan, salah satu nya adalah BPJS Keliling.

“Kanal pelayanan BPJS Kesehatan tidak cuma ada di kantor cabang, kami punya banyak sekali kanal pelayanan yang bisa diakses. Tatap muka seperti pelayanan di,  Mall Pelayanan Publik, BPJS Keliling, ataupun online seperti Mobile JKN, Whatsapp Pandawa, dan juga VIOLA, kami siap memberikan pelayanan prima bagi seluruh Peserta JKN,” ucap Harry.

13 Juli 2026, Batam – Grand Mercure Batam Centre, hotel premium jaringan Accor, menghadirkan pengalaman kuliner yang memadukan cita rasa homemade berkualitas dengan suasana bersantap yang elegan. Melalui Ambrosia All Day Dining dan Celeste Tapas Bar, para tamu dapat menikmati hidangan istimewa yang disiapkan oleh tim kuliner berpengalaman menggunakan bahan-bahan premium, menjadikan setiap kunjungan sebagai momen yang berkesan bersama keluarga, sahabat, kolega, maupun pasangan.

Di Ambrosia All Day Dining, tamu dapat menikmati beragam menu signature yang dibuat secara homemade. Salah satu favorit adalah Beef Burger seharga Rp188.000++, menggunakan daging sapi premium yang juicy, dipadukan dengan roti burger lembut dan pelengkap pilihan. Selain itu, tersedia Artisan Focaccia Sandwich seharga Rp168.000++, menggunakan roti focaccia yang dipanggang segar setiap hari dengan isian berkualitas yang kaya cita rasa. Menu-menu ini menjadi pilihan sempurna untuk makan siang maupun makan malam dalam suasana restoran yang hangat dan modern.

Bagi pencinta suasana santai, Celeste Tapas Bar di lantai 3 menawarkan pengalaman hangout yang berbeda. Beroperasi setiap hari mulai pukul 16.00 hingga 00.00 WIB, Celeste menghadirkan konsep tapas bar dengan nuansa elegan yang cocok untuk menikmati waktu bersama teman, pasangan, maupun relasi bisnis. Salah satu menu favoritnya adalah Tapas Pizza seharga Rp168.000++, yang memadukan cita rasa khas Mediterania dengan sentuhan modern, sangat cocok dinikmati bersama pilihan minuman favorit sambil menikmati suasana malam Batam.

General Manager Grand Mercure Batam Centre, Samian Rais, mengatakan bahwa pengalaman kuliner di hotel ini dirancang untuk menghadirkan lebih dari sekadar makanan berkualitas. Kami percaya bahwa makanan terbaik adalah yang mampu menghadirkan kebersamaan. Melalui menu-menu homemade yang dibuat dengan bahan berkualitas serta pelayanan premium khas Grand Mercure, kami ingin menciptakan pengalaman bersantap yang hangat, berkesan, dan menjadi pilihan utama masyarakat Batam maupun wisatawan. Baik untuk makan bersama keluarga, pertemuan bisnis, maupun menikmati malam yang santai, Grand Mercure Batam Centre siap menjadi destinasi kuliner yang memberikan pengalaman berbeda.

Grand Mercure Batam Centre juga mengajak masyarakat untuk bergabung menjadi ALL – Accor Live Limitless, program loyalitas global dari Accor, guna menikmati berbagai keuntungan eksklusif. Sebagai anggota ALL Member, tamu dapat memperoleh penawaran harga khusus untuk menginap, mengumpulkan Reward Points dari setiap transaksi yang memenuhi syarat, serta menikmati berbagai privilese menarik di jaringan hotel Accor di seluruh dunia. Keanggotaan ini dapat diikuti secara gratis melalui all.accor.com.

Untuk informasi lebih lanjut dan reservasi, kunjungi Grand Mercure Batam Centre, Jl. Raja H. Fisabilillah, Teluk Tering, Batam Kota. Reservasi dapat dilakukan melalui WhatsApp Ambrosia Restaurant di +62 878 5901 5260 atau melalui email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it..

Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyambut kepulangan Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kota Batam yang berhasil mempertahankan gelar juara umum pada MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026. Penyambutan berlangsung di Love Seafood Restaurant, Punggur, Jumat (10/7/2026).

Keberhasilan tersebut menjadi catatan membanggakan bagi Kota Batam. Kafilah Batam sukses mempertahankan gelar juara umum untuk ketiga kalinya secara berturut-turut, sekaligus menegaskan konsistensi pembinaan tilawah dan syiar Al-Qur’an di daerah.

Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, pelatih, pembina, dan tim pendamping yang telah bekerja keras hingga mengharumkan nama Kota Batam di tingkat provinsi.

“Alhamdulillah, perjuangan adik-adik sekalian patut mendapatkan apresiasi yang setinggi-tingginya. Saya bersama Ibu Wakil Wali Kota merasa bangga dan menaruh hormat atas kekompakan, keseriusan, serta semangat seluruh tim hingga mampu mempersembahkan prestasi terbaik bagi Kota Batam,” ujar Amsakar.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan yang berkelanjutan, kedisiplinan, serta kerja sama seluruh unsur yang terlibat. Karena itu, ia berharap semangat berlatih dan kekompakan terus dipertahankan agar Batam mampu menjaga prestasi pada ajang-ajang berikutnya.

“Selama kita terus berlatih, tetap kompak dan solid, insyaallah kita akan terus mampu mempersembahkan hasil terbaik bagi Kota Batam,” katanya.

Meski berhasil meraih prestasi membanggakan, Amsakar mengingatkan seluruh anggota kafilah agar tidak larut dalam euforia kemenangan. Ia meminta para peserta tetap rendah hati dan menjadikan keberhasilan tersebut sebagai motivasi untuk meningkatkan kemampuan menghadapi MTQ Nasional Tahun 2026 di Semarang.

“Menjadi juara memang penting, tetapi yang jauh lebih penting adalah tetap rendah hati. Jadikan kemenangan ini sebagai motivasi untuk terus belajar, memperbaiki diri, dan mempersiapkan diri menghadapi MTQ Nasional di Semarang,” pesannya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Batam sekaligus Ketua Kafilah MTQ Kota Batam, Yusfa Hendri, melaporkan Batam berhasil meraih prestasi pada 43 dari 48 cabang yang diperlombakan. Raihan tersebut terdiri atas 27 juara pertama, 12 juara kedua, dan empat juara ketiga.

Dengan capaian itu, Kota Batam mengumpulkan 347 poin dan kembali dinobatkan sebagai juara umum. Posisi kedua ditempati Kota Tanjungpinang dengan 141 poin, disusul Kabupaten Karimun 133 poin, Kabupaten Lingga dan Kabupaten Natuna masing-masing 111 poin, serta Kabupaten Bintan dan Kabupaten Kepulauan Anambas yang sama-sama mengoleksi 98 poin.

Yusfa menyebut prestasi tersebut merupakan anugerah dari Allah SWT sekaligus hasil kerja keras seluruh peserta, pelatih, pembina, dan dukungan penuh Pemerintah Kota Batam terhadap pembinaan kafilah.

“Kemenangan ini adalah anugerah dari Allah SWT. Kami bersyukur atas hasil yang diraih dan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota serta Ibu Wakil Wali Kota atas perhatian dan dukungannya terhadap pembinaan Kafilah MTQ Kota Batam,” ujarnya.

Sebagai bentuk penghargaan, Pemerintah Kota Batam akan memberikan bonus kepada seluruh peserta. Juara pertama menerima bonus sebesar Rp10 juta, juara kedua Rp8 juta, juara ketiga Rp6 juta, sedangkan peserta yang belum meraih juara tetap memperoleh apresiasi sebesar Rp3 juta.

Selain itu, Amsakar secara pribadi memberikan bonus tambahan sebesar Rp50 juta kepada kafilah. Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, juga menyerahkan bonus sebesar Rp20 juta sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan kontingen Batam mempertahankan gelar juara umum dan mengharumkan nama daerah. 

Jakarta, 11 Juli 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menuntaskan penyidikan perkara dugaan tindak pidana perbankan yang terjadi di PT BPR Sumber Artha Waru Agung (SAWA), Sidoarjo, Jawa Timur, dengan melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) kepada Jaksa Penuntut Umum di Kantor Kejaksaan Negeri Sidoarjo, Kamis (9/7).

Penyelesaian penyidikan tersebut merupakan tindak lanjut dari proses pengawasan OJK yang dilakukan secara berjenjang, mulai dari pengawasan rutin, pemeriksaan khusus, penyelidikan, hingga penyidikan. Langkah tersebut mencerminkan komitmen OJK dalam memastikan kepatuhan pelaku usaha jasa keuangan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan serta menjaga integritas industri perbankan dan kepercayaan masyarakat terhadap sektor jasa keuangan.

Dalam perkara tersebut, OJK menetapkan satu orang tersangka berinisial KI selaku Direktur Utama PT BPR SAWA Sebelumnya, Penyidik OJK telah melaksanakan pelimpahan berkas perkara Tahap I kepada Jaksa Penuntut Umum dan pada 29 Juni 2026 berkas perkara tersebut telah dinyatakan lengkap (P.21).

Berdasarkan hasil penyidikan, tindak pidana tersebut diduga terjadi pada periode November 2017 hingga Agustus 2019. Tersangka diduga dengan sengaja menyebabkan adanya pencatatan palsu dalam pembukuan, laporan, maupun dokumen bank dan/atau dengan sengaja tidak melaksanakan langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan kepatuhan bank terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan. Perbuatan tersebut dilakukan melalui penginisiasian dan/atau persetujuan pemberian kredit, perpanjangan kredit secara berulang, dan/atau penambahan plafon kredit terhadap 13 fasilitas kredit atas nama 11 debitur dengan total plafon sebesar Rp5.835.000.000,00 (lima miliar delapan ratus tiga puluh lima juta rupiah) yang dilakukan tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sebelumnya, OJK telah mencabut izin usaha PT BPR SAWA pada 24 Juli 2024. Pencabutan izin usaha tersebut merupakan bagian dari langkah pengawasan OJK untuk menjaga stabilitas dan integritas industri perbankan serta melindungi kepentingan nasabah dan masyarakat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Tindakan administratif tersebut tidak menghapus proses pertanggungjawaban pidana terhadap pihak-pihak yang diduga melakukan tindak pidana perbankan, sehingga OJK tetap melanjutkan proses penyidikan hingga perkara dinyatakan lengkap dan memasuki tahap penuntutan.

Atas perbuatan tersebut, tersangka dipersangkakan melanggar ketentuan sebagaimana diatur dalam Pasal 49 ayat (1) huruf a dan/atau Pasal 49 ayat (4) huruf b Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan sebagaimana telah diubah terakhir dengan

 

Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, juncto Pasal 20 huruf c dan Pasal 127 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Atas dugaan tindak pidana tersebut, tersangka diancam dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan/atau pidana denda paling banyak kategori VII sebesar Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah).

Penyelesaian penyidikan ini merupakan wujud komitmen OJK dalam menjalankan fungsi pengaturan, pengawasan, pemeriksaan, dan penyidikan secara profesional, tegas, konsisten, dan berkelanjutan guna menjaga integritas sektor jasa keuangan, memperkuat disiplin kepatuhan pelaku usaha jasa keuangan, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Dalam penanganan tindak pidana di sektor jasa keuangan, OJK akan terus memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan aparat penegak hukum, termasuk Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Kejaksaan Republik Indonesia. Sinergi tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola sektor jasa keuangan, menjaga stabilitas sistem keuangan, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap industri jasa keuangan.

Badan Pengusahaan (BP) Batam mendukung penyelenggaraan Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026.

Sebuah ajang sepak bola usia dini bertaraf internasional yang tidak hanya menjadi wadah pembinaan talenta muda, tetapi juga mendorong pertumbuhan sport tourism, memperkuat ekonomi daerah, serta mempererat hubungan persahabatan Indonesia dengan Singapura, Brunei Darussalam dan Malaysia.

Sebagai kawasan perdagangan bebas yang berada di jalur strategis Asia Tenggara, Batam memiliki keunggulan geografis untuk menjadi tuan rumah berbagai agenda internasional.

Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan festival tersebut.

“Kami mengapresiasi dan menyambut baik penyelenggaraan Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026. Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana mempererat hubungan persahabatan antarnegara, sekaligus mendorong pertumbuhan wisata olahraga dan melahirkan bibit-bibit muda sepak bola Batam yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Amsakar.

Melalui festival ini, Batam diharapkan semakin dikenal sebagai destinasi olahraga yang mampu menghadirkan dampak positif bagi sektor pariwisata, perhotelan, kuliner, transportasi, hingga UMKM.

Rangkaian kegiatan akan dimulai dengan Batam Grassroot Football Festival kategori U-8, U-10, dan U-12 pada 7–9 Agustus 2026 di Stadion Temenggung Abdul Jamal, dilanjutkan Batam Grassroot Football International pada 14–16 Agustus 2026 di Stadion Gelora Citra Mas.

Sementara itu, Batam International Football Series akan digelar pada 22–23 Agustus 2026 dengan mempertemukan Batam Premier FC, Garuda Yaksa FC, Singapore FC, dan Johor FC di Stadion Gelora Citra Mas.

Partisipasi Garuda Yaksa FC, klub binaan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang dikelola oleh Wakil Manajer sekaligus Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam Fary Djemy Francis, semakin menambah daya tarik penyelenggaraan turnamen ini dan diharapkan mampu menginspirasi lahirnya generasi baru pesepak bola Indonesia khususnya di Batam. (NA)

Tanjungpinang – Majelis Rakyat Kepulauan Riau (MRKR) menilai percepatan pembangunan dan perpanjangan landasan pacu (runway) Bandara Raja Haji Abdullah di Sei Bati, Kabupaten Karimun, sudah saatnya menjadi perhatian dan prioritas Pemerintah Pusat. Sebagai provinsi kepulauan yang berada di garis depan Indonesia dan berbatasan langsung dengan Singapura serta Malaysia, Kepulauan Riau membutuhkan infrastruktur transportasi udara yang mampu menjawab tantangan pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat posisi strategis Indonesia di kawasan Selat Malaka.

Menurut MRKR, pembangunan infrastruktur di wilayah kepulauan tidak dapat lagi dipandang hanya berdasarkan jumlah penduduk atau kepadatan wilayah daratan. Paradigma pembangunan Indonesia harus bergeser kepada nilai strategis suatu wilayah dalam menjaga kedaulatan negara, memperkuat konektivitas nasional, serta membuka pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Kabupaten Karimun merupakan salah satu simpul ekonomi terpenting di Provinsi Kepulauan Riau. Letaknya berada tepat di jalur pelayaran internasional Selat Malaka yang setiap hari dilintasi puluhan ribu kapal perdagangan dunia. Karimun juga berkembang sebagai kawasan industri, galangan kapal, perdagangan internasional, jasa maritim, dan perikanan yang memiliki kontribusi nyata terhadap perekonomian nasional.

Namun hingga kini, keterbatasan panjang runway Bandara Raja Haji Abdullah menyebabkan kapasitas pelayanan penerbangan belum optimal. Kondisi tersebut membatasi pembukaan rute-rute baru, menghambat mobilitas masyarakat, memperlambat arus investasi, serta mengurangi daya saing daerah dibandingkan kawasan lain yang memiliki fasilitas transportasi udara lebih memadai.

MRKR berpandangan bahwa pengembangan Bandara Raja Haji Abdullah bukan sekadar proyek pembangunan bandara, melainkan investasi strategis negara. Kehadiran bandara yang mampu melayani pesawat berbadan sedang hingga besar akan mempercepat konektivitas antara Karimun dengan berbagai kota di Indonesia, memperkuat jaringan logistik nasional, serta meningkatkan efisiensi distribusi barang dan jasa.

Selain aspek ekonomi, keberadaan bandara yang lebih representatif juga memiliki dimensi pertahanan dan keamanan negara. Sebagai wilayah perbatasan yang berhadapan langsung dengan negara tetangga, Kepulauan Riau membutuhkan infrastruktur yang mampu mendukung mobilitas aparat negara, pelayanan kebencanaan, evakuasi medis, serta kepentingan strategis nasional lainnya.

MRKR meyakini bahwa percepatan pembangunan runway Bandara Raja Haji Abdullah akan memberikan dampak berganda (multiplier effect) bagi masyarakat. Aktivitas investasi akan meningkat, lapangan pekerjaan baru akan tercipta, sektor UMKM akan tumbuh, pariwisata akan berkembang, dan pada akhirnya kesejahteraan masyarakat Karimun maupun Kepulauan Riau akan meningkat secara signifikan.

Karena itu, MRKR mendorong Pemerintah Republik Indonesia agar menempatkan pembangunan dan perpanjangan runway Bandara Raja Haji Abdullah sebagai bagian dari agenda strategis nasional. Dukungan kebijakan, percepatan penganggaran, serta sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPR RI, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi langkah penting agar proyek ini segera direalisasikan.

Sebagai representasi aspirasi masyarakat Kepulauan Riau, MRKR akan menyampaikan pandangan ini secara resmi kepada Presiden Republik Indonesia dengan tembusan kepada Badan Anggaran DPR RI, Kepala Kantor Staf Presiden, dan Menteri Perhubungan Republik Indonesia. Harapan tersebut lahir dari keyakinan bahwa pembangunan Indonesia harus dimulai dari wilayah-wilayah strategis yang selama ini menjadi garda terdepan negara.

Sudah saatnya Karimun tidak hanya dikenal sebagai daerah yang strategis di peta, tetapi juga memperoleh dukungan infrastruktur yang sepadan dengan peran strategisnya bagi masa depan Indonesia. Membangun runway Bandara Raja Haji Abdullah bukan sekadar membangun landasan pacu, tetapi membangun konektivitas, daya saing, dan masa depan kawasan barat Indonesia.

Page 4 of 251

Instagram

Tentang Kami