super me
Memaknai bulan Ramadan sebagai momentum untuk berbagi dan memperkuat kepedulian sosial, Ascott Indonesia kembali menyelenggarakan program Ascott Takes Part Ramadan. Inisiatif tahunan ini menjadi bagian dari upaya Ascott Indonesia, unit bisnis penginapan di Indonesia yang merupakan bagian dari The Ascott Limited dan dimiliki sepenuhnya oleh CapitaLand Investment Limited, dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial bagi mereka yang membutuhkan.
Memasuki tahun kelima, program Ascott Takes Part Ramadan menegaskan komitmen berkelanjutan Ascott Indonesia dalam menjalankan program keberlanjutan Ascott CARES. Tahun ini, Ascott Indonesia bersama seluruh jaringan propertinya di 17 kota di Indonesia melaksanakan rangkaian kegiatan sosial yang berlangsung dari 4 hingga 11 Maret 2026. Sebanyak 6.500 kotak makanan dari seluruh properti didistribusikan ke 30 titik di berbagai wilayah.
Doddy, General Manager Ascott Regional Batam, menyampaikan, "Hari ini momen yang sangat istimewa bagi kami. Kehadiran kami di Kampung Belian merupakan bagian dari kampanye Ascott Takes Part Ramadan 2026 sekaligus merayakan 30 tahun perjalanan The Ascott Limited di Indonesia. Kami bersyukur bisa berbagi kebahagiaan dan momen berarti dengan masyarakat di sini, serta di 30 lokasi lain di seluruh Indonesia."
Melalui program ini, setiap wilayah menghadirkan kegiatan sosial yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat. Di Batam, rangkaian kegiatan berlangsung selama tiga hari. Pada hari pertama, dilakukan pembersihan masjid, penyaluran alat kebersihan, dan pembagian takjil. Hari kedua, warga menerima bantuan bahan pokok serta pemeriksaan kesehatan gratis bekerja sama dengan Puskesmas Baloi Permai. Sebagai puncaknya, sore ini dilakukan berbuka puasa bersama dan pembagian 450 paket kotak makanan bagi warga Kampung Belian.
Dengan kegiatan ini, Ascott Indonesia berharap dapat terus menebar manfaat dan kebahagiaan, sekaligus memperkuat nilai kepedulian dan keberlanjutan di masyarakat. Program Ascott Takes Part Ramadan menjadi bukti nyata komitmen Ascott untuk berkontribusi positif dan menjadikan bulan suci Ramadan sebagai momen berbagi yang bermakna bagi semua.
Tanjungpinang – Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H. memimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektoral (Rakor Linsek) Operasi Ketupat Seligi 2026 dalam rangka kesiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, yang dilaksanakan di Aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Tanjungpinang, Senin (9/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad, S.E., M.M., Ketua DPRD Provinsi Kepri H. Iman Sutiawan, S.E., unsur Forkopimda Provinsi Kepri, Wakapolda Kepri, para Pejabat Utama Polda Kepri, para Kapolres/Ta jajaran, serta para Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Kepulauan Riau bersama instansi terkait.
Dalam sambutannya, Kapolda Kepri menyampaikan bahwa Rakor Linsek ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat koordinasi dan kesiapan seluruh instansi dalam menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat menjelang Idul Fitri, khususnya di wilayah Kepulauan Riau yang memiliki karakteristik wilayah kepulauan.
“Operasi Ketupat bukan hanya tugas kepolisian, tetapi merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Melalui sinergi lintas sektor, kita ingin memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman dan lancar,” ujar Kapolda Kepri.
Kapolda Kepri juga mengapresiasi sinergi seluruh pihak dalam menjaga stabilitas daerah, termasuk keberhasilan Provinsi Kepulauan Riau dalam mengendalikan inflasi, sehingga potensi kerawanan menjelang Idul Fitri dapat diminimalisir.
Sementara itu, Karoops Polda Kepri dalam paparannya menyampaikan bahwa Operasi Ketupat Seligi 2026 akan dilaksanakan selama 13 hari, mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026, yang diawali dengan Gelar Pasukan pada 12 Maret 2026.
Operasi ini merupakan operasi kemanusiaan yang mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif, didukung penegakan hukum serta kegiatan kehumasan guna menjamin keamanan dan kelancaran masyarakat selama bulan Ramadan hingga arus mudik dan arus balik Idul Fitri.
Dalam kesempatan tersebut, BMKG Tanjungpinang juga memaparkan prakiraan cuaca di wilayah Kepulauan Riau yang secara umum diprediksi didominasi hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah. Oleh karena itu, instansi terkait diharapkan dapat mengantisipasi kondisi cuaca terhadap aktivitas transportasi laut yang menjadi jalur utama mobilitas masyarakat di wilayah Kepulauan Riau.
Selain itu, dalam sesi tanggapan, sejumlah unsur Forkopimda dan instansi terkait menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat Seligi 2026, termasuk penguatan pengamanan wilayah, pengawasan transportasi laut, serta pengendalian distribusi bahan pokok menjelang Idul Fitri.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad, S.E., M.M. menekankan pentingnya kesiapan transportasi serta aspek keselamatan penumpang, khususnya pada transportasi laut.
“Melalui Rakor Linsek ini diharapkan seluruh instansi dapat memperkuat sinergi dan kesiapan dalam mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Seligi 2026, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, tertib dan kondusif serta masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan rasa aman dan nyaman,” ungkap Gubernur Kepri.
Terpisah, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H. mengimbau kepada masyarakat yang membutuhkan layanan kepolisian, ingin mengetahui informasi peta kerawanan, maupun menyampaikan pengaduan agar dapat menghubungi Call Center 110 yang aktif 24 jam, atau memanfaatkan aplikasi Polri Super Apps yang tersedia di Google Play Store dan App Store.
Jakarta, 9 Maret 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem dana pensiun nasional agar semakin selaras dengan standar internasional sekaligus mampu memberikan perlindungan yang optimal bagi peserta serta menjaga stabilitas sektor keuangan.
Demikian disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono dalam rangkaian kegiatan OECD Financial Markets Week yang berlangsung pada 2–5 Maret 2026 di Kantor Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), Paris, Prancis.
Ogi Prastomiyono memimpin delegasi Indonesia yang terdiri dari perwakilan OJK dan Kementerian Keuangan Republik Indonesia untuk berpartisipasi dalam berbagai forum strategis yang membahas perkembangan kebijakan sektor keuangan global.
Partisipasi Indonesia dalam forum tersebut merupakan bagian dari proses aksesi Indonesia menjadi anggota OECD, di mana Indonesia saat ini berstatus sebagai accession country dan merupakan negara pertama di kawasan Asia Tenggara yang memperoleh status tersebut.
Keterlibatan aktif Indonesia dalam berbagai forum OECD menjadi bagian penting dalam mendukung proses penilaian dan dialog kebijakan dengan negara-negara anggota OECD.
Dalam rangka mendukung proses aksesi tersebut, Ogi pada Rabu (4/3), menyampaikan presentasi self-evaluation terhadap dua instrumen hukum OECD terkait sektor dana pensiun, yaitu Core Principles of Private Pension Regulation dan Good Design of Defined Contribution Pension Plans di hadapan delegasi negara anggota OECD.
Dalam pemaparannya, Ogi menjelaskan berbagai aspek sistem dana pensiun nasional, antara lain struktur industri dana pensiun di Indonesia, kerangka regulasi dan pengawasan, penerapan tata kelola dan manajemen risiko, serta implementasi pengawasan berbasis risiko (risk-based supervision) yang mendukung stabilitas industri dan perlindungan peserta.
Indonesia juga secara objektif mengidentifikasi beberapa area penguatan dibandingkan dengan standar OECD, antara lain pengembangan strategi investasi berbasis life-cycle, penguatan desain manfaat pensiun yang lebih mendorong pembayaran berkala sebagai pendapatan pensiun, serta peningkatan cakupan kepesertaan program pensiun.
“OJK terus mendorong penguatan sistem dana pensiun nasional agar semakin selaras dengan praktik terbaik internasional. Langkah ini penting untuk memastikan keberlanjutan manfaat pensiun bagi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan sektor keuangan nasional,” kata Ogi.
Selain menghadiri forum OECD, OJK juga berpartisipasi dalam pertemuan International Organisation of Pension Supervisors (IOPS), di mana OJK saat ini merupakan anggota Executive Committee IOPS. Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga diselenggarakan pertemuan gabungan antara IOPS dan OECD Working Party on Insurance and Pensions (WPIP) yang membahas berbagai isu kebijakan dan praktik pengawasan dana pensiun di tingkat global.
Delegasi negara anggota OECD menyambut baik presentasi yang disampaikan Indonesia dan mengapresiasi pendekatan terbuka yang dilakukan dalam memetakan kekuatan serta area penguatan sistem dana pensiun nasional.
Masukan dari OECD tersebut akan menjadi referensi penting dalam penyempurnaan kebijakan serta penguatan sistem dana pensiun nasional ke depan, sekaligus mendukung tahapan lanjutan dalam proses aksesi Indonesia menjadi anggota OECD.
Keikutsertaan OJK dalam forum internasional tersebut juga mencerminkan komitmen OJK untuk terus memperkuat kualitas pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan Indonesia agar sejalan dengan standar global. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan sistem keuangan nasional, memperkuat kepercayaan investor, serta mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
Aceh Tamiang, 10 Maret 2026 – Di Ramadan, koneksi bukan sekadar soal sinyal. Ia adalah penyambung silaturahmi, penenang di perjalanan mudik, dan jembatan kebersamaan. Memahami hal tersebut, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) memastikan masyarakat Provinsi Aceh tetap terhubung dengan lancar dan aman sepanjang Ramadan dan Idulfitri, sekaligus menghadirkan dampak sosial nyata melalui program Surau Berdaya sebagai bagian dari komitmen #LebihBaikIndosat.
Sebagai wujud kesiapan tersebut, Indosat menggelar "Ekspedisi Jaringan Andal #LebihBaikIndosat" Medan ke Aceh Tamiang untuk memastikan secara langsung performa jaringan di sepanjang jalan non-tol dan tol, serta titik-titik di keramaian Aceh Tamiang terutama di meunasah atau surau yang menjadi tempat berkumpulnya masyarakat paska bencana banjir Desember tahun lalu.
Kegiatan ini menjadi bukti transparansi sekaligus komitmen Indosat dalam memastikan pengalaman digital pelanggan tetap stabil di momen paling bermakna.
Ramadan merupakan salah satu periode dengan lonjakan trafik data tertinggi, khususnya menjelang waktu berbuka hingga malam hari. Aktivitas seperti video call, streaming, media sosial, transaksi digital, hingga akses layanan keagamaan meningkat signifikan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Indosat melakukan penguatan kapasitas jaringan dan optimalisasi layanan berbasis analisis trafik AI secara real-time.
Agus Sulistio, EVP - Head of Circle Sumatra Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan, “Di momen Ramadan, masyarakat mengandalkan koneksi untuk menjaga silaturahmi dan menjalankan aktivitas digital sehari-hari. Melalui analisis trafik berbasis AI, kami dapat memantau pergerakan beban jaringan secara lebih akurat dan real-time, sehingga penguatan kapasitas dapat dilakukan tepat di titik yang dibutuhkan. Di Provinsi Aceh, kami telah berhasil memulihkan lebih dari 800 BTS yang terdampak bencana dan saat ini 100% BTS Indosat sudah kembali beroperasi.”
Jaringan Andal untuk Momen Paling Bermakna
Sebagai bagian dari kesiapan Ramadan dan Lebaran, Indosat melakukan:
* Monitoring jaringan 24/7 selama periode Ramadan–Lebaran
* Penguatan kapasitas di site prioritas dan jalur mobilitas masyarakat
* Pengerahan BTS bergerak di titik dengan lonjakan trafik tinggi
* Optimalisasi berbasis analisis data AI untuk menjaga stabilitas dan kecepatan akses
Langkah ini memastikan masyarakat Aceh Tamiang tetap dapat menelepon, berkirim pesan, melakukan transaksi digital, dan mengakses layanan daring tanpa hambatan.
Lebih dari Sekadar Jaringan: Hadir di Ruang Komunitas
Tidak hanya menghadirkan konektivitas yang andal, Indosat juga menegaskan komitmennya melalui program Surau Kita Berdaya yang terlaksana di 13 surau mulai dari Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Pidie Jaya dan area terdampak lainnya. Salah satu meunasah di Aceh Tamiang yaitu Mushola AL-Ikhlas direnovasi Indosat yang menampung 500 jamaah dan menjadi tempat penampungan saat terjadi bencana.
Program ini merupakan bagian dari pilar kepedulian sosial dalam kampanye #LebihBaikIndosat, menghadirkan dukungan fasilitas dan penguatan aktivitas produktif masyarakat di sekitar rumah ibadah. Kehadiran jaringan yang kuat mendukung aktivitas komunitas, memperlancar komunikasi, serta memperkuat kebersamaan selama Ramadan.
Melalui Surau Kita Berdaya, Indosat ingin memastikan bahwa konektivitas tidak hanya menghadirkan pengalaman digital yang lancar, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dengan kesiapan jaringan berbasis AI dan inisiatif sosial yang berkelanjutan, Indosat menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan yang relevan, andal, dan bermakna bagi masyarakat Indonesia, karena Ramadan seharusnya dijalani dengan tenang, tanpa drama.
Batam – BPJS Kesehatan Cabang Batam memastikan layanan kesehatan bagi peserta tetap berjalan saat mudik nanti. Sejumlah langkah telah disiapkan, mulai dari layanan administrasi terbatas hingga kesiapan fasilitas kesehatan yang tetap beroperasi selama periode libur Lebaran.
"Pihaknya telah menyiapkan berbagai skema pelayanan untuk memastikan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap memperoleh akses layanan kesehatan meskipun dalam masa libur panjang,'begitu yang disampaikan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Batam, Harry Nurdiansyah saat konferensi pers terkait kesiapan layanan libur Lebaran di ruang rapat lantai 2 Kantor BPJS Kesehatan Cabang Batam, Senin (9/3/2026).
“Pada sore hari ini, BPJS Kesehatan Kantor Pusat bersama Perhimpunan Rumah Sakit, Korlantas Polri serta Yayasan Konsumen menggelar konferensi pers terkait kesiapan pelayanan bagi peserta BPJS Kesehatan selama musim mudik Lebaran tahun 2026,” ujar Harry.
Ia menjelaskan, untuk wilayah kerja Cabang Batam yang mencakup Kota Batam dan Kabupaten Karimun, BPJS Kesehatan tetap membuka layanan administrasi pada beberapa tanggal tertentu selama periode libur.
Petugas piket akan tetap memberikan pelayanan kepada peserta pada tanggal 18, 20, 23, dan 24 Maret 2026. Layanan tersebut dibuka mulai pukul 08.00 hingga 13.30 WIB.
Menurut Harry, keberadaan petugas piket ini bertujuan untuk memastikan masyarakat tetap dapat mengakses layanan administrasi kepesertaan meskipun sebagian besar instansi menjalani libur Lebaran.
“Di Kantor Cabang Batam dan Kantor Kabupaten Karimun kami tetap menyiapkan petugas piket yang melayani peserta BPJS Kesehatan pada tanggal-tanggal tersebut,” jelasnya.
Selain layanan administrasi, BPJS Kesehatan juga telah melakukan pemetaan terhadap fasilitas kesehatan yang akan tetap beroperasi selama periode mudik dan libur Lebaran.
Pemetaan ini dilakukan bersama Dinas Kesehatan untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh pelayanan kesehatan dengan mudah. Fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas dan klinik pratama di wilayah Batam dan Karimun dipastikan tetap tersedia dengan jadwal operasional yang telah disesuaikan.
“Ada fasilitas kesehatan yang tetap buka selama masa Lebaran, ada juga yang buka setelah Lebaran. Semua sudah kami petakan sehingga peserta tetap bisa mendapatkan layanan kesehatan,” kata Harry.
Sementara itu, untuk pelayanan di rumah sakit, BPJS Kesehatan memastikan layanan emergensi tetap beroperasi tanpa henti selama masa libur Lebaran.
Di wilayah kerja Cabang Batam sendiri terdapat sekitar 25 rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, baik di Kota Batam maupun Kabupaten Karimun.
“Untuk rumah sakit tidak ada yang tutup. Pelayanan emergensi tetap berjalan selama 24 jam,” tegasnya.
Lebih lanjut, Harry menegaskan bahwa peserta BPJS Kesehatan yang berasal dari luar daerah juga tetap dapat memperoleh layanan kesehatan selama berada di Batam atau Karimun, termasuk bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik atau berkunjung ke wilayah tersebut.
Dengan kata lain, peserta JKN tetap bisa mendapatkan layanan di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan meskipun berada di luar daerah tempat mereka terdaftar.
“Peserta yang terdaftar di luar wilayah Batam tetap bisa dilayani selama mereka berada di Batam atau Karimun, misalnya karena mudik atau sedang berkunjung,” ujarnya.
Namun demikian, Harry mengingatkan agar peserta memastikan status kepesertaan BPJS Kesehatan tetap aktif agar dapat memperoleh layanan tanpa kendala.
Peserta dapat melakukan pengecekan status kepesertaan melalui aplikasi Mobile JKN, layanan WhatsApp PANDAWA di nomor 0811-8165-165, atau melalui Care Center 165.
“Yang paling penting dipastikan adalah status kepesertaannya aktif. Jika statusnya aktif, maka peserta tetap bisa mendapatkan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan,” jelasnya.
Selain itu, peserta juga dapat memanfaatkan kartu digital JKN melalui aplikasi Mobile JKN sehingga tidak perlu lagi membawa kartu fisik saat mengakses layanan kesehatan.
Harry menambahkan, dalam kondisi darurat atau emergensi, pasien tetap wajib ditangani oleh fasilitas kesehatan meskipun rumah sakit tersebut belum bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
“Jika kondisi pasien emergensi, maka fasilitas kesehatan wajib memberikan penanganan terlebih dahulu, baik yang bekerja sama maupun yang belum bekerja sama dengan BPJS Kesehatan,” katanya.
Melalui berbagai kesiapan tersebut, BPJS Kesehatan berharap masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dan merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan lebih tenang, tanpa khawatir terhadap akses pelayanan kesehatan.
“Kami ingin memastikan bahwa selama musim mudik Lebaran tahun ini, peserta JKN tetap mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal,” tutup Harry.
Batam, 8 Maret 2026 — Dalam rangka memperingati International Women’s Day 2026, HARRIS Barelang Batam menyelenggarakan kegiatan pemberdayaan perempuan bertajuk “Give to Gain – Women Empowerment Workshop.” Program ini menghadirkan pelatihan praktis bagi perempuan untuk meningkatkan keterampilan dalam kehidupan sehari-hari.
Berkolaborasi dengan Tanjung Uma Empowerment dan BatamOn Global-Ready Talent Hub, kegiatan ini mengundang para perempuan dari kawasan Tanjung Uma untuk mengikuti workshop bertema “Smart Household Money Management & Healthy Creative Bento.” Acara ini diselenggarakan pada Minggu, 8 Maret 2026 pukul 15.00 WIB di HARRIS Barelang Batam.
Workshop ini menghadirkan dua narasumber yang memberikan wawasan praktis kepada para peserta. Devina Wistiasari, S.M., M.M., International Trade Lecturer ITEBA, membawakan sesi mengenai pengelolaan keuangan rumah tangga yang cerdas, membantu peserta memahami cara merencanakan dan mengatur keuangan keluarga secara lebih efektif.
Sementara itu, Grahan Wibawa, Chef de Partie HARRIS Barelang Batam, memandu sesi Healthy Creative Bento, yang memberikan inspirasi kepada para ibu untuk menyiapkan makanan sehat, menarik, dan bergizi bagi keluarga mereka.
Kegiatan ini mencerminkan semangat “Give to Gain,” di mana berbagi pengetahuan dan pengalaman dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dengan membekali perempuan dengan keterampilan praktis, diharapkan para peserta dapat semakin percaya diri dalam mengelola rumah tangga sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Bart Van Den Brink, General Manager HARRIS Barelang Batam, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen hotel dalam mendukung pemberdayaan perempuan di komunitas sekitar.
“Perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam keluarga dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi pengetahuan yang bermanfaat sekaligus memberikan kesempatan bagi para perempuan untuk belajar dan berkembang. Kami berharap program ini dapat memberikan inspirasi serta dampak positif bagi kehidupan sehari-hari mereka,” ujar Bart Van Den Brink.
Melalui kegiatan ini, HARRIS Barelang Batam berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan dampak positif bagi masyarakat serta memperkuat semangat kolaborasi dalam mendukung pemberdayaan perempuan dan kesejahteraan keluarga di Batam.
Batam — Dalam rangka memperingati International Women’s Day 2026, Radisson Golf & Convention Center Batam sukses menyelenggarakan sebuah acara inspiratif yang mengangkat tema “Women’s Empowerment & Gender Equality” dengan panel diskusi bertajuk “Women Leading Change Across Industries,” Minggu 8 Maret 2026.Berlokasi di The Tenth Tee, restoran fine dining terbaru yang terletak di lantai 10 hotel, acara ini menghadirkan 40 perempuan inspiratif dari berbagai sektor di Batam dan Kepulauan Riau, mulai dari pemerintahan, bisnis, kesehatan, pendidikan, hingga industri kreatif.
Kehadiran para pemimpin perempuan ini menjadi simbol kolaborasi dan komitmen bersama dalam memperkuat peran perempuan dalam berbagai bidang profesional. Diskusi panel menghadirkan sejumlah pembicara perempuan berpengaruh yang berbagi pengalaman, perjalanan kepemimpinan, serta pandangan mereka mengenai pentingnya pemberdayaan perempuan di era modern.
Melalui percakapan yang penuh inspirasi, para pembicara menyoroti pentingnya keberanian, ketekunan, serta dukungan antar perempuan dalam menciptakan perubahan positif di masyarakat. Acara ini juga mendapatkan dukungan penuh dari General Manager Radisson Golf & Convention Center Batam, Ibu Suriyanti Panjaitan, yang terus mendorong terciptanya lingkungan kerja yang inklusif serta mendukung peran perempuan dalam industri perhotelan.
“International Women’s Day merupakan momen penting untuk merayakan pencapaian perempuan sekaligus menginspirasi generasi muda agar terus berani bermimpi, berkembang, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar beliau.Kesuksesan acara ini juga tidak terlepas dari dukungan para sponsor yang turut berkontribusi dalam menghadirkan pengalaman yang berkesan bagi para tamu.
Radisson Golf & Convention Center Batam menyampaikan apresiasi kepada Twinings Tea Indonesia, AURA, dan Elhana Aesthetic Beauty Clinic atas dukungan dan kolaborasi mereka dalam mendukung perayaan International Women’s Day 2026. Melalui inisiatif seperti ini, Radisson Golf & Convention Center Batam berharap dapat terus menjadi platform yang menghadirkan ruang dialog, kolaborasi, serta inspirasi bagi perempuan yang berperan aktif dalam membentuk masa depan Batam dan kawasan sekitarnya.
Jakarta, 6 Maret 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Kementerian/Lembaga terkait meluncurkan Roadmap Pengembangan dan Penguatan Kegiatan Usaha dan Ekosistem Bulion 2026–2031 sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekosistem bulion nasional serta mendukung hilirisasi sektor emas dan pendalaman pasar keuangan. Peluncuran Roadmap tersebut dilakukan dalam forum “Peringatan 1 Tahun Kegiatan Usaha Bulion: Launching Indonesia’s Bullion Ecosystem Roadmap – Consolidating the First Year, Strengthening the Next Phase” yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama OJK serta kementerian dan lembaga terkait, di Jakarta, Jumat.
Hadir dalam acara itu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman, Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan dan Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia, Tbk Anggoro Eko Cahyo. Dian Ediana Rae dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa OJK terus mendorong pengembangan kegiatan usaha bulion oleh lembaga jasa keuangan sebagai bagian dari upaya pendalaman pasar keuangan nasional yang bisa memacu pertumbuhan ekonomi. “Selain mendorong pendalaman keuangan, kegiatan usaha bulion yang diatur oleh OJK diharapkan dapat mendukung hilirisasi di sektor emas,” ujar Dian. Menurut Dian, penguatan ekosistem bulion memerlukan kolaborasi berbagai pemangku kepentingan agar dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional. Sementara itu, Airlangga menyampaikan bahwa perkembangan harga emas global menunjukkan potensi besar sektor ini sebagai instrumen investasi sekaligus penguatan ekosistem bulion nasional.
“Pada saat diluncurkan yang lalu kita ingat harga emas masih di kisaran 3.000 dolar per troy ounce. Dan sekarang di atas 5.000 dolar per troy ounce. Jadi kalau investasi ini setahun sudah sekitar 60 persen kenaikannya,” ujar Airlangga. Airlangga menambahkan bahwa sektor emas merupakan salah satu komoditas yang memiliki rantai nilai yang lengkap mulai dari kegiatan pertambangan hingga berbagai produk jasa keuangan. Roadmap Pengembangan dan Penguatan Kegiatan Usaha dan Ekosistem Bulion 2026–2031 disusun melalui kolaborasi antara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, OJK, serta seluruh pemangku kepentingan dalam ekosistem bulion nasional.Penyusunan Roadmap ini merupakan inisiatif untuk mendukung implementasi pengembangan ekosistem bulion di Indonesia, termasuk kegiatan usaha bulion yang dilakukan oleh lembaga jasa keuangan.
“Seluruh pihak memiliki peran penting dalam membentuk suatu ekosistem di sektor emas yang dikenal sebagai ekosistem bulion,” jelas Dian. Pengembangan Bullion Roadmap Pengembangan dan Penguatan Kegiatan Usaha dan Ekosistem Bulion periode 2026-2031 bertujuan untuk memberikan navigasi bagi arah pengembangan kegiatan usaha dan ekosistem bulion ke depan. Roadmap ini terdiri dari dua bagian yang saling melengkapi yaitu Roadmap Ekosistem Bulion dari Hulu sampai Hilir dan Roadmap Kegiatan Usaha Bulion di Industri Jasa Keuangan. Roadmap tersebut merupakan living document sehingga bersifat adaptif dan dapat disesuaikan seiring dinamika perkembangan ekonomi dan ekosistem bulion ke depan. Selain Roadmap Kegiatan Usaha Bulion, pada tanggal 23 Februari 2026 OJK juga telah menerbitkan Peraturan OJK Nomor 2 Tahun 2026 tentang Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif Yang Unit Penyertaannya Diperdagangkan Di Bursa Efek Dengan Aset Yang Mendasari Berupa Emas atau dapat disebut dengan ETF Emas. Peraturan OJK ini disusun dalam rangka mendukung akselerasi pendalaman pasar dan sejalan dengan rencana kerja implementasi kegiatan usaha bulion sebagai instrumen strategis untuk mendorong perekonomian nasional yang saat ini dilakukan Pemerintah.
OJK juga telah menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Usaha Bulion dalam rangka menindaklanjuti Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Inovasi lainnya dalam mendukung pasar emas di Indonesia adalah tokenisasi emas. Saat ini OJK terus mendorong inovasi keuangan melalui uji coba tokenisasi emas pada sandbox, yang telah menunjukkan kemajuan luar biasa. Sebanyak 3.750 gram emas berhasil di-tokenisasi dengan volume transaksi menembus Rp8 miliar. Manfaat yang dapat diperoleh dari tokenisasi antara lain fraksionalisasi, efisiensi, dan transparansi. Selanjutnya, Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) telah menerbitkan Fatwa Nomor 166/DSN-MUI/II/2026 tanggal 11 Februari 2026 tentang Kegiatan Usaha Bulion berdasarkan Prinsip Syariah. Fatwa ini hadir sebagai jawaban atas dinamika pasar emas modern dan kebutuhan akan kepastian hukum syariah dalam praktik bisnis bulion. Selain itu, Fatwa Kegiatan Usaha Bulion berdasarkan Prinsip Syariah diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat dan memperkuat industri emas nasional. Perkembangan kegiatan usaha bulion juga tercermin dari pengelolaan emas oleh lembaga jasa keuangan. Per Februari 2026 mencapai 153,05 ton berasal dari PT Pegadaian dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI).
PT Pegadaian mencatat kelolaan lini bisnis emas sebesar 147,8 ton pada Februari 2026, termasuk captive gadai 94 ton, dengan total kelolaan Kegiatan Usaha Bulion (KUBL) sebesar 40,59 ton atau setara Rp102 triliun yang terdiri atas tabungan emas sebesar 19,25 ton (Rp55,05 triliun), bullion trading sebesar 15,07 ton (Rp11,37 triliun), jasa titipan korporasi sebesar 3,7 ton (Rp10,57 triliun) dan deposito emas sebesar sebesar 2,25 ton (Rp6,4 triliun). Sementara itu, BSI mencatat perdagangan emas sebesar 2,78 ton (Rp7,9 triliun), penitipan emas sebesar 2,44 ton (Rp7,5 triliun), dan simpanan emas sebesar 26,62 kg (Rp80,57 miliar). Dian menjelaskan bahwa berbagai capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dalam ekosistem bulion yang memiliki komitmen bersama dalam meningkatkan nilai tambah sektor emas terhadap perekonomian nasional
BATAM — Bedah Buku “Semua Bisa Kaya “,menjadi salah satu kegiatan yang banyak diminati para pengunjung di One Batam Mall Jumat 6 Maret 2026. Di tengah keramaian bazar Ramadan dalam rangka Kepulauan Riau Ramadhan Fair (Kurma) 2026, sejumlah pengunjung antusias mendaftar untuk mengikuti bedah buku yang langsung mendatangkan penulisnya Marviarum Eka Ramdiati.
Kegiatan yang digelar oleh Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau itu tidak sekadar menghadirkan diskusi literasi keuangan. Lebih dari itu, acara ini mengajak masyarakat merenungkan kembali makna kekayaan, cara mengelola rezeki, serta pentingnya hidup secara finansial yang lebih sehat dan terencana.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Ardhienus mengakui bahwa judul buku tersebut memang sengaja dipilih karena sangat dekat dengan harapan banyak orang.
“Siapa yang tidak ingin kaya. Judulnya sangat menarik sehingga membuat orang tertarik membaca,” ujarnya.
Namun menurutnya, pesan utama buku tersebut justru ingin mengubah cara pandang masyarakat tentang kekayaan. Menjadi kaya tidak selalu berarti memiliki harta yang berlimpah, tetapi lebih kepada kemampuan mengelola keuangan secara bijak sehingga hidup terasa cukup dan seimbang.
Ia menjelaskan bahwa salah satu kunci utama dalam pengelolaan keuangan adalah kemampuan membedakan antara kebutuhan dan keinginan.
“Jangan sampai keinginan melampaui kebutuhan. Jika keuangan dikelola dengan baik, maka kita bisa menyisihkan dana untuk investasi,” katanya.
Bagi Bank Indonesia perwakilan Provinsi Kepri, kegiatan semacam ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi ekonomi masyarakat. Terutama dalam memahami pengelolaan keuangan yang lebih sehat, termasuk melalui pendekatan ekonomi syariah.
Ardhienus menilai masih banyak masyarakat yang belum menyadari bahwa masalah keuangan sering muncul karena kurangnya perencanaan dan disiplin dalam mengatur pengeluaran.
“Jangan sampai masyarakat memiliki beban keuangan yang tidak perlu. Salah satu kuncinya adalah bagaimana mengelola keuangan secara syariah,” jelasnya.
Penulis buku “Semua Bisa Kaya”, Marviarum Eka Ramdiati, memiliki pandangan yang cukup sederhana namun mendalam tentang makna kekayaan.
Menurutnya, kaya bukan selalu tentang jumlah uang atau aset yang dimiliki. Seseorang bisa disebut kaya ketika mampu merasa cukup dengan rezeki yang diterima serta mampu memanfaatkannya dengan cara yang benar.
“Rezeki tidak sepenuhnya untuk diri sendiri. Semua akan dipertanggungjawabkan di akhirat nanti,” ujarnya.
Perempuan lulusan jurusan Manajemen Universitas Indonesia tersebut mengatakan proses penulisan buku ini memakan waktu cukup panjang. Ia mencoba merangkum berbagai prinsip pengelolaan keuangan yang sederhana namun sering diabaikan banyak orang.
Dalam bukunya, ia membahas bagaimana cara memperoleh rezeki secara halal, mengatur pengeluaran dengan disiplin, serta pentingnya berbagi melalui infak, sedekah, hingga aqiqah.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut sebenarnya sudah lama diajarkan dalam ajaran Islam. “Semua itu diatur dalam Al-Quran,” katanya.
Marviarum juga menekankan pentingnya mengatur pembagian uang sejak awal menerima gaji. Banyak orang, menurutnya, baru menabung dari sisa pengeluaran, padahal seharusnya menabung menjadi prioritas sejak awal.
Ia juga menyarankan masyarakat untuk memisahkan rekening penerimaan dengan rekening belanja agar pengelolaan keuangan menjadi lebih terkontrol.
Sebagaimana diketahui, kegiatan bedah buku tersebut merupakan bagian dari rangkaian Kepulauan Riau Ramadhan Fair (Kurma) 2026 yang berlangsung pada 2–8 Maret 2026 di One Batam Mall.
Medan, 5 Maret 2026 – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan pasokan energi berupa Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di wilayah Sumatera Bagian Utara dalam kondisi aman dan siap memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri.
Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi peningkatan konsumsi energi pada periode tersebut, Pertamina telah melakukan berbagai upaya penguatan layanan, antara lain melalui build up stock serta memastikan kesiapan sarana dan fasilitas distribusi. Langkah ini dilakukan agar penyaluran energi kepada masyarakat dapat berjalan lancar, aman, dan terukur.
Selain itu, Pertamina juga terus menjalankan langkah-langkah mitigasi untuk menjaga ketahanan pasokan energi, termasuk optimalisasi distribusi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di seluruh wilayah operasional, termasuk Sumatera Bagian Utara.
Sebagai perusahaan energi terintegrasi (integrated energy company), Pertamina didukung oleh rantai bisnis yang saling terhubung dan saling menguatkan, mulai dari sektor hulu, pengolahan di kilang, hingga distribusi ke masyarakat. Pertamina memastikan pasokan energi dapat terus disalurkan secara optimal ke berbagai wilayah, termasuk Sumatera Bagian Utara.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan energi selama Ramadan dan Idulfitri.
“Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus memastikan ketersediaan pasokan BBM dan LPG bagi masyarakat. Berbagai langkah antisipasi telah kami lakukan, mulai dari build up stock, penguatan sarana distribusi, hingga koordinasi aktif dengan berbagai pihak terkait. Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan panic buying, karena pasokan energi terus kami jaga agar tetap tersedia dan tersalurkan dengan baik,” ujar Fahrougi.
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut turut mengimbau masyarakat agar menggunakan energi secara bijak, efisien, dan sesuai kebutuhan. Masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan, karena stok energi dijaga tetap aman dengan pola distribusi yang terukur. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk tidak melakukan penimbunan BBM maupun LPG, karena tindakan tersebut melanggar ketentuan yang berlaku dan memiliki konsekuensi hukum.
Pertamina menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah, aparat, para pemangku kepentingan, serta seluruh masyarakat yang turut menjaga kelancaran distribusi energi. Dengan sinergi dan dukungan bersama, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut akan terus memberikan Layanan Sepenuh Hati demi memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi dengan baik.
