super me
Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, Pemko Batam menerima penghargaan sebagai mitra strategis dari Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) dalam kegiatan Audiensi dan Apresiasi Mitra Konsultasi LMAN Tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung AA Maramis, kantor LMAN di bawah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (1/4/2026).
Forum ini menjadi ruang dialog strategis yang mempertemukan para pemangku kepentingan guna memperkuat sinergi serta berbagi perspektif terkait optimalisasi aset negara di tengah dinamika pasar properti yang terus berkembang.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah. Pengakuan ini mencerminkan komitmen dan konsistensi Pemko Batam dalam memperkuat tata kelola aset daerah yang profesional, transparan, dan berorientasi pada hasil.
Direktur Jenderal Kekayaan Negara, Rionald Silaban, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Pemko Batam dan LMAN. Menurutnya, kolaborasi tersebut berjalan efektif serta memberikan dampak nyata dalam optimalisasi aset daerah.
Penghargaan ini tidak lepas dari langkah progresif Pemko Batam dalam mendorong pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD) melalui skema Kerja Sama Pemanfaatan (KSP). Sejumlah proyek strategis telah menunjukkan capaian konkret, di antaranya KSP Pasar Induk Jodoh yang telah memasuki tahap penandatanganan perjanjian, serta KSP Dendang Melayu yang proses pemilihan mitranya telah rampung.
Bagi Pemko Batam, capaian ini menjadi bagian dari transformasi pengelolaan aset daerah agar lebih produktif, terukur, dan mampu memberikan nilai tambah bagi pembangunan. Skema KSP juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas layanan publik sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah dalam membangun tata kelola aset yang modern dan akuntabel.
“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa arah kebijakan pengelolaan aset di Kota Batam berada pada jalur yang tepat. Kami tidak ingin aset daerah hanya tercatat secara administratif, tetapi harus produktif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan LMAN menjadi salah satu kunci dalam mempercepat transformasi pengelolaan aset daerah.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat sinergi dengan LMAN serta para pemangku kepentingan, agar pemanfaatan aset daerah semakin optimal, inovatif, dan tetap sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” tambahnya.
Penghargaan ini sekaligus menjadi motivasi bagi Pemko Batam untuk terus menghadirkan tata kelola Barang Milik Daerah yang tidak hanya tertib, tetapi juga adaptif terhadap dinamika ekonomi serta memberikan dampak luas bagi pembangunan daerah.
Batam – Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., memimpin langsung kunjungan kerja ke Kawasan Industri Terpadu Kabil, Kota Batam, Rabu (1/4/2026), sebagai langkah strategis memperkuat pengamanan kawasan industri di tengah meningkatnya perhatian terhadap stabilitas keamanan sebagai faktor utama penentu kepercayaan investor.
Kunjungan ini turut dihadiri oleh Karo Ops Polda Kepri, Dirpamobvit Polda Kepri, Dirreskrimsus Polda Kepri, Kapolresta Barelang, serta jajaran manajemen Citramas Group dan pengelola Kawasan Industri Kabil.
Dalam arahannya, Kapolda Kepri menegaskan komitmen zero tolerance terhadap segala bentuk gangguan keamanan di kawasan industri dan investasi.
“Sekecil apa pun gangguan kamtibmas akan berdampak terhadap kepercayaan investor. Oleh karena itu, tidak boleh ada ruang bagi pelaku kejahatan di kawasan industri. Penindakan harus tegas dan menyeluruh, termasuk terhadap jaringan penadah,” tegas Kapolda Kepri.
Kapolda juga mengingatkan bahwa narasi negatif terkait keamanan daerah harus dicegah sejak dini, karena dapat mempengaruhi persepsi global terhadap Batam dan Kepulauan Riau sebagai daerah tujuan investasi.
“Kepri memiliki keunggulan strategis sebagai kawasan Free Trade Zone. Ini harus kita jaga bersama. Jangan sampai muncul persepsi bahwa wilayah ini tidak aman bagi investasi,” lanjutnya.
Selain penegakan hukum, Polda Kepri juga terus mengedepankan langkah preemtif dan preventif melalui edukasi masyarakat serta peningkatan sinergi dengan para pelaku usaha guna menciptakan stabilitas keamanan yang berkelanjutan.
Sementara itu, CEO Citramas Group, Kris Wiluan, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Polda Kepri dalam menjaga keamanan kawasan industri. Ia mengungkapkan bahwa Kawasan Kabil memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan investasi, khususnya di sektor energi dan industri strategis.
“Kami sangat mengharapkan dukungan Polri dalam pengamanan kawasan, termasuk mengantisipasi potensi gangguan seperti pencurian maupun perompakan. Keamanan adalah faktor utama bagi keberlanjutan investasi,” ujarnya.
Kris Wiluan, juga mengungkapkan bahwa pada periode Oktober 2024 hingga Januari 2025 sempat terjadi kasus pencurian kabel di kawasan tersebut, yang menjadi perhatian serius pihak pengelola. Meski demikian, Kawasan Kabil terus berkembang dengan berbagai fasilitas strategis, termasuk pusat industri, pelatihan tenaga kerja, hingga pengembangan energi terbarukan yang membuka lapangan kerja bagi masyarakat.
Kapolresta Barelang dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya kecepatan pelaporan setiap kejadian kepada pihak kepolisian.
“Kami mengimbau agar setiap permasalahan segera dilaporkan kepada Polri, tanpa harus menunggu viral di media sosial. Respons cepat menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan,” tegasnya.
Sementara itu, Karo Ops Polda Kepri menyampaikan bahwa sinergi antara Polri dan pelaku usaha telah diperkuat melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sebagai langkah jangka panjang dalam menjaga keamanan kawasan industri.
Melalui kegiatan ini, Polda Kepri menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai garda terdepan dalam menjamin keamanan kawasan industri, guna menjaga kepercayaan investor serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Kepulauan Riau.
Pada kesempatan terpisah, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., mengimbau masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin menyampaikan pengaduan agar dapat menghubungi Call Center 110 atau memanfaatkan aplikasi Polri Super Apps. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, meninjau langsung layanan penumpang di Pelabuhan Internasional Batam Centre dan Harbour Bay, Selasa (31/6/2026).
Kunjungan Amsakar – Li Claudia ini sekaligus memastikan layanan keimigrasian terhadap penumpang berjalan optimal. Mulai dari alur kedatangan hingga pemeriksaan dokumen perjalanan di keimigrasian.
Amsakar menjelaskan bahwa seluruh proses terkait kelengkapan dokumen perjalanan penumpang memiliki peran vital guna mendukung kelancaran arus lalu lintas orang di pelabuhan. Apalagi saat arus kunjungan meningkat (peak season), terutama pada periode libur sekolah, libur akhir tahun, atau libur keagamaan.
“Kami hadir di sini ingin memastikan dari dekat bagaimana tata kelola pelayanan keimigrasian di kedua pelabuhan ini,” ujar Amsakar.
Ia juga berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pihak keimigrasian agar tidak ada lagi aktivitas atau kegiatan yang berpotensi mencoreng tata kelola pelayanan penumpang di dua pelabuhan tersebut.
Amsakar ingin, seluruh kendala di lapangan yang dapat menimbulkan potensi tersebut dapat segera teratasi dengan baik. Sehingga, kepercayaan turis mancanegara dan investor kian meningkat terhadap potensi Batam sebagai destinasi wisata unggulan di Indonesia.
“Saya ingin tidak ada lagi praktik-praktik yang dapat mencoreng wajah Batam sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia,” pesan Amsakar.
Senada dengan Amsakar, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengatakan bahwa peninjauan ini sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam memaksimalkan perbaikan kualitas layanan di pelabuhan internasional.
Li Claudia tidak menginginkan, praktik-praktik melawan hukum yang dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab dapat mengganggu stabilitas dan kepercayaan dunia internasional terhadap Batam.
“Kami bersungguh-sungguh untuk terus membenahi kualitas layanan di pelabuhan internasional yang ada. Kami juga telah mengingatkan seluruh petugas agar peristiwa yang dapat merugikan nama baik Batam sebagai kota wisata unggulan tidak kembali terulang di kemudian hari,” ujar Li Claudia.
Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung praktik hospitality yang berkelanjutan melalui peluncuran program Waste Management Launch & Media Gathering yang diselenggarakan di Hotel Santika Premiere Slipi - Jakarta. Setelah sebelumnya sukses dengan kegiatan acara “Santika Sahabat Bumi” sepanjang tahun 2025, acara ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat positioning Santika Indonesia Hotels & Resorts sebagai jaringan hotel yang mengedepankan konsep eco-hotel dan pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.
Program ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Santika Indonesia Hotels & Resorts dengan Rekosistem, sebuah perusahaan yang berfokus pada pengelolaan limbah secara mandiri dengan mengolah limbah menjadi bahan daur ulang serta sumber daya yang dapat dimanfaatkan kembali. Melalui kerja sama ini, Santika Indonesia Hotels & Resorts berupaya menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi, efektif, dan berkelanjutan di lingkungan operasional hotel. Acara Waste Management Launch & Media Gathering ini dihadiri oleh jajaran manajemen Santika Indonesia Hotels & Resorts, perwakilan Rekosistem, perwakilan unit Santika Indonesia di wilayah Jabodetabek, serta rekan-rekan media.
Peresmian program Waste Management dilakukan secara simbolis melalui prosesi flag off truk Waste Management yang menandai dimulainya operasional sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan. Prosesi tersebut ditandai dengan pengibaran bendera Santika Sahabat Bumi oleh GM Corporate Business Development Santika Indonesia Hotels & Resorts, Hugo Armand Oetama, sebagai simbol komitmen perusahaan dalam mengurangi dampak lingkungan dari operasional hotel. Lebih lanjut dijelaskan oleh Corp. Marketing Communication Manager Santika Indonesia Hotels & Resorts, Prita Gero, bahwa melalui peluncuran program ini hospitality memiliki peran penting dalam mendukung keberlanjutan lingkungan. Melalui kolaborasi bersama Rekosistem, sistem pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab diupayakan untuk diterapkan secara konsisten di lingkungan hotel.
Dalam implementasinya, limbah akan dipilah berdasarkan jenisnya seperti plastik, kaca, dan sisa bahan makanan. Sampah tersebut kemudian dikelola melalui proses daur ulang sehingga bisa dimanfaatkan kembali menjadi produk-produk yang dapat digunakan sehari-hari. Residu makanan juga dipilah mana yang sudah tercemar acid dan mana yang masih bisa dimanfaatkan kembali, salah satunya untuk menjadi kompos.
Sementara itu, pihak Rekosistem menyambut baik kolaborasi ini sebagai upaya bersama dalam meningkatkan kesadaran dan implementasi pengelolaan sampah yang lebih baik di sektor perhotelan. Melalui inisiatif ini, Santika Indonesia Hotels & Resorts berharap dapat terus mendorong praktik sustainable hospitality, tidak hanya bagi operasional hotel, tetapi juga mengajak para tamu, mitra, serta masyarakat untuk bersama-sama berkontribusi dalam menjaga lingkungan. Program ini diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung pariwisata yang lebih ramah lingkungan, berkelanjutan, dan bertanggung jawab.
Semarang – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan komitmennya dalam Transformasi Polri melalui reformasi doktrin dan penguatan sumber daya manusia dengan meresmikan pembangunan Laboratorium Sosial Sains Kepolisian di Akademi Kepolisian (Akpol), Lemdiklat Polri, Semarang.
Peresmian ditandai dengan kegiatan groundbreaking (peletakan batu pertama) yang dipimpin oleh Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, pada Senin (30/3) pukul 09.30 WIB di lingkungan Perpustakaan Akpol.
Langkah ini merupakan bagian dari reformasi fundamental Polri dalam menggeser paradigma kerja kepolisian dari yang selama ini cenderung reaktif menjadi proaktif, reflektif, dan berbasis ilmu pengetahuan.
Wakapolri menegaskan bahwa kehadiran Laboratorium Sosial Sains menjadi instrumen strategis dalam menjawab tantangan kompleks tugas kepolisian modern, khususnya dalam meningkatkan kualitas SDM Polri melalui pembaruan kurikulum pendidikan.
“Polisi masa depan tidak boleh hanya bekerja berdasarkan intuisi emosional. Setiap tindakan harus didasarkan pada riset yang mendalam. Laboratorium ini memastikan lulusan Akpol memiliki landasan filosofis, pedagogis, dan literasi yang kuat sebelum terjun ke lapangan,” tegas Wakapolri.
Laboratorium Sosial Sains Kepolisian dirancang sebagai model pembelajaran baru yang mengintegrasikan teori akademik dengan praktik langsung di tengah masyarakat sebagai perwujudan transformasi Pendidikan Taruna Berbasis Realitas Sosial
Konsep ini diperkuat oleh pandangan akademisi, Prof. Dr. Rodiyah Tangwun, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (UNNES), yang menyebut bahwa laboratorium sosial merupakan pendekatan pembelajaran reflektif berbasis realitas.
Dalam implementasinya, laboratorium ini memiliki tiga fungsi utama:
1. Ruang belajar berbasis fakta dan realitas sosial, di mana taruna tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengasah kemampuan analisis dan solusi terhadap dinamika masyarakat.
2. Wujud konkret kualitas pendidikan kepolisian, yang menekankan keseimbangan antara aspek akademik dan praktik lapangan.
3. Ruang kolaborasi dengan masyarakat, menjadikan masyarakat sebagai bagian integral dalam proses pembelajaran.
Membangun Karakter dan Kompetensi Polisi Masa Depan melalui Laboratorium Sosial Sains, Polri menargetkan lahirnya perwira yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki integritas dan kecerdasan holistik.
Adapun dampak yang diharapkan antara lain:
• Penguatan integritas dan komitmen moral
• Peningkatan keterampilan praktis berbasis situasi nyata
• Kemampuan analisis dan prediksi dinamika sosial
• Pembentukan kepemimpinan lapangan yang adaptif dan solutif
Laboratorium ini tidak hanya menjadi metode pembelajaran, tetapi juga fondasi dalam mencetak SDM Polri yang unggul, modern, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kolaborasi Polri dan Perguruan Tinggi ditandai dengan hadirnya pejabat utama Mabes Polri, jajaran Lemdiklat Polri, pimpinan Akpol, serta perwakilan dari berbagai perguruan tinggi nasional.
Kehadiran akademisi dari berbagai universitas menegaskan bahwa transformasi Polri dilakukan melalui pendekatan kolaboratif antara institusi kepolisian dan dunia pendidikan tinggi.
Polri juga terus mengembangkan ekosistem keilmuan kepolisian melalui kerja sama strategis dengan perguruan tinggi, termasuk penguatan pusat studi kepolisian di berbagai kampus sebagai bagian dari pembangunan knowledge-based policing.
Kehadiran Laboratorium Sosial Sains di Akpol menjadi tonggak penting dalam perjalanan reformasi Polri, khususnya dalam membangun institusi yang adaptif terhadap perubahan zaman.
Melalui pendekatan berbasis ilmu pengetahuan, riset, dan kolaborasi, Polri menegaskan arah pemutakhiran sebagai institusi yang modern, profesional, dan terpercaya, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Batam – Inspektorat Daerah Kota Batam terus berupaya meningkatkan kapabilitas Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) melalui kegiatan penguatan kapasitas yang digelar Senin (30/3/2026). Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan kualitas pengawasan untuk semester II tahun 2025 dan semester I tahun 2026.
Dalam kegiatan tersebut, pembahasan mencakup berbagai aspek penting, mulai dari Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT), penyusunan laporan hasil pengawasan, hingga penilaian substansi pengawasan.
Selain itu, juga disampaikan pedoman pengawasan terbaru serta pengembangan informasi awal sebagai dasar dalam pelaksanaan tugas pengawasan ke depan.
Inspektorat menargetkan adanya peningkatan nilai kapabilitas APIP pada penilaian Agustus mendatang, sehingga dapat lebih memenuhi parameter yang telah ditetapkan. Diharapkan, pembekalan ini menjadi landasan yang kuat dalam pelaksanaan pengawasan pada semester I tahun 2026.
Kegiatan pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau sebagai pembina APIP. Adapun narasumber yang terlibat yakni Nanik Setyaningsih, Adi Surono Putro, dan Alfan Fajar.
Pelaksana Tugas (Plt.) Inspektur Daerah Kota Batam, Yusfa Hendri, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran Inspektorat sebagai Aparat Pengawas Internal Pemerintah.
Ia menyampaikan bahwa Inspektorat harus mampu menjadi mitra strategis bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Batam.
“Inspektorat tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga harus mampu menjadi trusted advisor bagi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam dalam memastikan jalannya pemerintahan serta akuntabilitas pertanggungjawaban keuangan daerah,” ujarnya.
Dengan peningkatan kapabilitas ini, Inspektorat Daerah Kota Batam diharapkan dapat semakin optimal dalam mengawal tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel di Kota Batam.
Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait meninjau lokasi kebakaran hutan lindung di kawasan Waduk Nongsa, Jumat (27/3/2026). Ariastuty memantau langsung proses pemadaman dan memastikan langkah penanganan yang dilakukan telah berjalan dengan baik.
Di sela pantauannya, Ariastuty mengatakan jika kebakaran ini pertama kali diketahui pada Kamis, (26/3/2026) sore. Selanjutnya petugas gabungan dari BP Batam, Pemko Batam, Kepolisian, TNI, Manggala Agni dan pelaku usaha langsung melakukan pemadaman dan selesai hingga tengah malam.
Namun, karena tingkat kekeringan yang sangat tinggi dan angin yang cukup kencang, api kembali menyebar pada Jumat (27/3/2026) pagi. Dari pengamatan melalui drone, total luas hutan lindung yang terbakar kurang lebih 3,85 hektare.
“Daerah sini memang sangat rentan untuk terbakar. Karena merupakan daerah yang banyak ranting dan daun kering, serta daerah gambut yang masih menyimpan sekam di dalamnya,” jelas Ariastuty.
Untuk itu, ia meminta masyarakat agar tetap mewaspadai dan menghindari tindakan-tindakan yang dapat berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan. Adapun langkah dan upaya yang bisa dilakukan antara lain, tidak membuang puntung rokok secara sembarangan di hutan atau lahan kering, serta membakar sampah.
Disamping itu juga, Ariastuty juga meminta kepada masyarakat untuk tidak memanfaatkan lahan-lahan yang terbakar. Sebab, pemanfaatan lahan secara ilegal merupakan pelanggaran hukum dan akan mendapatkan sanksi sesuai dengan undang-undang yang berlaku.
“Kami tentunya meminta masyarakat menjadi perpanjangan tangan bagi pemerintah dan kepolisian. Segera laporkan, apabila ada oknum yang memang dengan sengaja atau tidak sengaja membakar hutan maupun lahan,” tutupnya.
Jakarta, 27 Maret 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencermati dan menghormati putusan yang diterbitkan oleh Ketua Majelis KPPU dalam Perkara Nomor 05/KPPU-I/2025, yang dibacakan dalam sidang perkara dugaan pelanggaran Pasal 5 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 terkait layanan pinjam-meminjam uang atau pendanaan bersama berbasis teknologi informasi.
Dalam putusan tersebut Majelis KPPU menyatakan seluruh Terlapor terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 5 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang LaranganPraktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. OJK sesuai amanat UU Nomor 21 Tahun 2011 tentang OJK dan UU Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), akan terus mendorong industri Pindar untuk melanjutkan penguatan dalam penerapan tata kelola, manajemen risiko dan perlindungan konsumen guna mewujudkan terciptanya industri Pindar yang sehat, berintegritas, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
OJK juga mendorong Penyelenggara Pindar untuk terus berkontribusi dalam mendukung program-program strategis Pemerintah, khususnya dalam rangka meningkatkan inklusi keuangan terhadap sektor UMKM dan mewujudkan pemerataan pembangunan ekonomi nasional. Dalam rangka penguatan industri Pindar, OJK telah menerbitkan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) Nomor 19 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI).
Ketentuan tersebut antara lain mengatur mengenai batasan besaran manfaat ekonomi yang dapat dikenakan oleh Penyelenggara Pindar kepada Penerima Dana, sebagai upaya untuk memastikan praktik usaha yang sehat, transparan, dan berorientasi pada pelindungan konsumen.
Selain itu, OJK juga sudah menerbitkan ketentuan yang mengatur terkait dengan tata kelola, manajamen risiko, tingkat kesehatan Penyelenggara Pindar serta menyusun Roadmap Pengembangan dan Penguatan LPBBTI Tahun 2023–2028, yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengawasan, mendorong tata kelola industri yang lebih baik, serta memperkuat pelindungan konsumen dan masyarakat. OJK akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan industri serta memastikan bahwa setiap Penyelenggara LPBBTI menjalankan kegiatan usahanya sesuai dengan ketentuan yang berlaku, guna menjaga stabilitas sektor jasa keuangan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan keuangan digital.
Batam, 28 March 2026 — Aston Batam Hotel & Residence menghadirkan programHalalbihalal spesial sebagai momen silaturahmi setelah Ramadan dengan penawaran paket mulai dari IDR168.000 per orang, tersedia pada periode 23 Maret hingga 31 Maret 2026 di Aston BatamHotel & Residence, menghadirkan dua pilihan menu lengkap yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan kebersamaan perusahaan, komunitas, maupun keluarga dengan suasana nyaman, pelayanan unggul, serta hidangan khas yang menggugah selera.
Melalui program ini, Aston Batam menawarkan dua pilihan paket, yaitu Menu A denganhargaIDR 250.000 per orang dan Menu B dengan harga IDR 168.000 per orang. Setiap paket telahmencakup beragam hidangan mulai dari appetizer, soup, main course, gorengan, dessert,hingga minuman, yang disusun secara variatif untuk memberikan pengalaman bersantapyanglengkap dan memuaskan.
Konsep Halalbihalal ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi para tamudalammenyelenggarakan acara kebersamaan tanpa perlu khawatir terhadap detail persiapan. Denganfasilitas hotel berbintang, lokasi strategis di pusat kota Batam, serta standar kebersihandanpelayanan yang konsisten, Aston Batam menjadi pilihan ideal untuk berbagai acarapasca- Lebaran.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman Halalbihalal yang tidak hanya sekadar makan bersama, tetapi juga menciptakan momen kebersamaan yang hangat dan berkesan dengan pelayananterbaik dari tim kami,” ujar Chef Brema Saragih, Executive Sous Chef Aston BatamHotel &Residence. Dengan kapasitas ruang yang fleksibel dan tim profesional yang siap membantusetiapkebutuhan acara, Aston Batam optimis program ini dapat menjadi solusi terbaikbagi perusahaan maupun individu yang ingin merayakan momen Halalbihalal secara praktis namuntetap berkualitas. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi batam.astonhotelsinternational.com, ikuti juga@astonbatam di Instagram.
Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memanfaatkan hari pertama masuk kerja pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dengan meninjau langsung penataan taman dan pembangunan infrastruktur di sejumlah titik, Rabu (25/3/2026).
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana, sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah Kota Batam dalam mewujudkan tata kota yang lebih rapi, nyaman, dan estetis.
Di tengah kebijakan Work From Anywhere (WFA), Amsakar tetap turun ke lapangan guna melihat kondisi riil pekerjaan yang telah berlangsung selama tiga bulan terakhir.
“Di hari pertama pasca Lebaran ini, saya ingin memastikan bahwa pekerjaan yang kita lakukan benar-benar menunjukkan perkembangan yang nyata di lapangan,” ujarnya.
Lokasi pertama yang ditinjau adalah kawasan taman di sekitar Bandara Hang Nadim. Amsakar menyoroti kondisi tanaman yang tampak gersang akibat cuaca panas. Ia meminta dinas terkait segera melakukan langkah penanganan agar fungsi taman sebagai elemen estetika kota tetap terjaga.
Peninjauan dilanjutkan ke kawasan Batam Centre, tepatnya pada proyek pembangunan box culvert. Infrastruktur ini dinilai penting untuk meningkatkan sistem drainase sekaligus mengurangi potensi genangan, sehingga mendukung kenyamanan lingkungan perkotaan.
Selanjutnya, Amsakar meninjau Simpang Pollux. Di kawasan tersebut direncanakan pembangunan empat taman baru sebagai bagian dari penataan ruang kota. Dari jumlah tersebut, dua taman telah selesai dibangun. Ia mengapresiasi capaian tersebut, namun tetap mendorong percepatan penyelesaian taman lainnya.
Di Simpang Kepri Mall, ia juga melihat langsung pembangunan kolam retensi yang masih berlangsung. Kolam ini diharapkan menjadi solusi pengendalian banjir, terutama saat intensitas hujan tinggi, sekaligus mendukung tata kota yang lebih tertib dan berkelanjutan.
“Ini bagian dari upaya kami memenuhi komitmen kepada masyarakat, sekaligus menjawab harapan terhadap pembangunan kota yang lebih baik dan tertata,” kata Amsakar.
Peninjauan turut mencakup kawasan Simpang Flyover Laluan Madani. Di lokasi ini direncanakan pelebaran tiga ruas jalan di sisi kanan dan kiri guna mengurai kepadatan arus lalu lintas, khususnya pada jalur Sekupang menuju Batam Centre.
Rangkaian kegiatan ditutup di DAM Sei Ladi. Amsakar meninjau instalasi pengolahan air berkapasitas 50 liter per detik yang dibangun untuk memperkuat pasokan air bersih di wilayah Batu Ampar, Nagoya, Tanjung Uma, hingga Bengkong.
Ia juga mengapresiasi kinerja tim di lapangan yang terus bekerja mendorong percepatan pembangunan.
“Alhamdulillah, seluruh tim bekerja dengan baik. Kami optimistis Batam akan terus berbenah menjadi kota yang lebih tertata, indah, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
