Live Streaming
super me

super me

Page 2 of 241

BATAM – Dalam rangka memperingati Hari Yoga Internasional yang jatuh pada tanggal 21 Juni, dua properti hotel terkemuka di Kota Batam di bawah naungan The Ascott Limited (Ascott), yaitu HARRIS Hotel Batam Center dan HARRIS Resort Waterfront Batam, sukses bersinergi dengan Pesona Yoga Studio menggelar acara kesehatan akbar bertajuk "Yoga for Healthy Ageing". Acara yang berlangsung secara luring di Sport Hall – Universitas Internasional Batam (UIB) ini dihadiri oleh ratusan pencinta gaya hidup sehat yang secara serempak mengenakan pakaian olahraga bernuansa ungu dan merah muda (Purple & Pink Attire).

Sebagai wujud perluasan kampanye kesehatan global ini ke ranah digital, HARRIS turut merilis kompetisi interaktif di platform digital bertajuk #FindYourBalance Challenge. Kompetisi digital ini dirancang khusus untuk memperluas kesadaran masyarakat global dan lokal mengenai pentingnya menyelaraskan kesehatan fisik (body) dan ketenangan jiwa (soul), sejalan dengan DNA utama dari merek HARRIS Hotels yang senantiasa mengusung nilai-nilai STAY FIT dan gaya hidup sehat yang dinamis. 

Sinergi Komunitas Kreatif dan Edukasi Kesehatan Global

Kegiatan perayaan Hari Yoga Internasional tahun 2026 ini berfokus pada tema utama "Yoga for Healthy Ageing" (Yoga untuk Penuaan yang Sehat). Tema ini dipilih secara sengaja sebagai respons atas semakin tingginya kesadaran publik pasca-pandemi mengenai investasi kesehatan jangka panjang. Melalui kolaborasi strategis dengan Pesona Yoga Studio, sebuah pusat kebugaran terkemuka dengan reputasi keahlian yang teruji di Kepulauan Riau, acara ini menghadirkan lima instruktur yoga profesional terkemuka sekaligus: Teacher Mariati, Teacher Anand, Teacher VK, Teacher Kadek, dan Teacher Tio.

"Kami di Pesona Yoga Studio sangat mengapresiasi kolaborasi luar biasa bersama HARRIS Hotels Batam dan Sky Yoga Centre Singapore dalam perayaan Hari Yoga Internasional 2026 ini. Melalui tema 'Yoga for Healthy Ageing', kami ingin menanamkan kesadaran bahwa penuaan yang sehat bukanlah sebuah kebetulan, melainkan hasil dari investasi kesehatan yang konsisten. Rangkaian pose yang kami rancang hari ini—mulai dari pernapasan hingga latihan keseimbangan—bertujuan untuk membuktikan bahwa yoga adalah instrumen yang sangat adaptif dan aman untuk menjaga kualitas hidup di setiap lini usia. Antusiasme ratusan peserta yang hadir hari ini baik dari negara negara tetangga seperti Singapore , Malaysia dan India maupun dari masyarakat Batam itu sendiri adalah sinyal positif bahwa masyarakat semakin peduli pada keselarasan body mind and soul mereka," ujar Teacher Mariati selaku penginisiasi acara dari pihak Pesona Yoga Studio. Selain itu Visi Misi Tcr Mariati sangat jelas yaitu memasyarakatkan yoga dan meyogakan masyarakat, tambahnya.

Kombinasi ekspertis dari para pengajar ini menyuguhkan berbagai rangkaian pose yoga terstruktur, mulai dari teknik pernapasan, gerakan kelenturan harian, hingga latihan keseimbangan tingkat lanjut seperti posisi berdiri di atas kepala (headstand) yang dinamis.

Seluruh peserta yang mendaftar secara gratis tidak hanya mendapatkan akses pelatihan intensif dan eksklusif ini, melainkan juga dimanjakan dengan penyediaan makanan ringan bernutrisi (Free Snack) serta kesempatan memenangkan puluhan hadiah undian berhadiah (Lucky Draw) menarik yang disiapkan oleh pihak penyelenggara di lokasi acara.

"Melalui acara 'Yoga for Healthy Ageing' ini, HARRIS Hotel Batam Center dan HARRIS Resort Waterfront Batam berkomitmen untuk memposisikan diri melampaui sekadar penyedia layanan akomodasi perhotelan semata. Kami berdedikasi menjadi penggerak utama dalam memfasilitasi gaya hidup sehat dan berkelanjutan bagi masyarakat Batam. Kemitraan strategis bersama Pesona Yoga Studio ini merupakan implementasi nyata dari pilar korporat kami untuk mendukung kesejahteraan komunitas," ujar Dila Bachmid selaku Marketing & Branding Manager Shared Service HARRIS Resort Waterfront Batam dan HARRIS Hotel Batam Center.

Ekspansi Kampanye Digital lewat #FindYourBalance Challenge

Guna menangkap antusiasme masyarakat luas yang tidak dapat hadir langsung di lokasi acara, HARRIS Hotel Batam Center dan HARRIS Resort Waterfront Batam menginisiasi aktivitas digital marketing interaktif melalui program #FindYourBalance Challenge yang berlangsung sejak tanggal 19 hingga 21 Juni 2026. Kompetisi media sosial ini terbuka secara eksklusif bagi seluruh peserta yang terdaftar pada kegiatan Yoga for Healthy Ageing oleh Pesona Yoga.

Mekanisme partisipasi kompetisi digital ini dibuat sangat inklusif namun tetap mendorong keterlibatan organik yang tinggi (organic engagement). Para peserta diwajibkan untuk memenuhi regulasi kompetisi sebagai berikut:

Mengikuti (Follow) akun Instagram dan Facebook resmi penyelenggara: @harrisbatamcenter, @harriswaterfront, dan @pesonayogastudio.

Memberikan tanda suka (Like) pada unggahan resmi kompetisi dan menandai (mention) minimal 3 orang rekan mereka di kolom komentar guna mengajak masyarakat luas mengadopsi pola hidup sehat.

Mengunggah foto atau video orisinal yang menampilkan pose yoga terfavorit atau terseru versi peserta. Unggahan ini wajib dilengkapi dengan teks takarir (caption) reflektif yang menceritakan makna personal mengenai arti "keseimbangan hidup" atau esensi gaya hidup sehat (healthy lifestyle) bagi diri mereka.

Menandai akun resmi ketiga penyelenggara dan mencantumkan empat tagar wajib: #HARRISStayfit, #FindYourBalance, #InternationalYogaDay, dan #PesonaYogaBatam.

Memastikan akun media sosial tidak dikunci (private) sepanjang periode kompetisi demi transparansi proses penjurian oleh tim manajemen hotel. 

Apresiasi dan Hadiah Eksklusif Berstandar Hospitalitas Tinggi

Sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan dedikasi para peserta dalam mempromosikan gaya hidup sehat, manajemen HARRIS telah menyiapkan empat kategori hadiah utama bernilai tinggi yang merepresentasikan kualitas layanan akomodasi terbaik mereka di Pulau Batam:

Kategori Hadiah 1: Voucher menginap dan sarapan gratis 2 Hari 1 Malam (2D1N) di HARRIS Resort Waterfront Batam, resort bintang 4 yang menawarkan pemandangan laut lepas dan fasilitas kebugaran luar ruangan yang lengkap.

Kategori Hadiah 2: Voucher menginap dan sarapan gratis 2 Hari 1 Malam (2D1N) di HARRIS Hotel Batam Center, hotel urban modern strategis yang terletak tepat di pusat kota dan terhubung langsung dengan pusat transportasi internasional.

Kategori Hadiah 3: Voucher Barbecue (BBQ) kuliner eksklusif untuk 2 orang di HARRIS Resort Waterfront Batam.

Kategori Hadiah 4: Voucher Barbecue (BBQ) makan malam mewah untuk 2 orang di HARRIS Hotel Batam Center.

Pengumuman pemenang ini dilakukan secara langsung di acara Yoga for Health Ageing di Sport Hall Kampus UIB dan semua pemenang merupakan peserta acara yang mengikuti rangkaian acara sampai dengan selesai.

BATAM – Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) turun langsung menyambangi Kantor Kecamatan Sagulung pada Senin (15/6/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk mengecek langsung kualitas pelayanan publik serta mendengarkan keluh kesah para petugas di tingkat kecamatan dan kelurahan dalam melayani masyarakat.

Sebelum berdiskusi, Ombudsman Kepri yang dipimpin oleh Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepri, Dr Lagat Siadari sempat berkeliling melihat proses pelayanan, mengobrol dengan warga yang datang, dan mengecek fasilitas yang ada di Kantor Kecamatan Sagulung.

Dalam diskusi yang dipimpin oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Sagulung, Bapak Yanuar Priadi, terungkap beberapa masalah lingkungan dan fasilitas yang masih dikeluhkan warga.

Pertama mengenai sampah masih sering menumpuk karena kapasitas Tempat Pembuangan yang terbatas. Selain itu, masalah banjir pun ikut dikeluhkan karena hampir merata di beberapa kelurahan seperti Sei Lekop dan Sei Pelunggut. Salah satu penyebabnya adalah proyek saluran air "kaki seribu" di bawah jalan, serta dampak pembangunan perusahaan. Pihak kecamatan mengaku sudah melaporkan hal ini ke dinas terkait agar cepat diperbaiki.

Kemudian beberapa kelurahan mengaku kewalahan karena jumlah pegawai sangat sedikit dibanding luas wilayahnya. Contohnya di Kelurahan Sungai Lekop yang harus melayani 67 RT dan 13 RW, serta Kelurahan Sungai Binti yang hanya punya 7 orang pegawai untuk mengurus 92 RT dan 19 RW.

Dalam kesempatan itu para Kepala Seksi (KASI) Pelayanan dari berbagai kelurahan di Sagulung juga curhat bahwa mereka sering bingung karena tidak adanya aturan (dasar hukum) yang jelas untuk menerbitkan surat-surat yang diminta warga. Contohnya seperti surat keterangan penghasilan orang tua atau surat tidak punya NPWP, surat keterangan pindah barang, surat untuk kerja ke luar negeri hingga surat keterangan domisili untuk pembuatan paspor.

Masalah lain yang cukup hangat adalah pemilihan RT/RW terkait uang pendaftaran hingga aturan yang membatasi jumlah pemilih maksimal 30 orang perwakilan sering diprotes warga karena mereka ingin memilih langsung secara demokratis.
Menanggapi konflik ini, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Kepri, Dr. Lagat Parroha Patar Siadari, memberikan peringatan tegas bagi seluruh aparatur.

"Dalam pemilihan RT/RW, pembentukan panitia harus transparan dan pakai daftar hadir rapat supaya sah dan tidak digugat di kemudian hari. Kami ingatkan juga, tidak boleh ada pungutan biaya sepeser pun kepada calon RT/RW dengan alasan apa pun. Soal aturan perwakilan 30 orang, itu maksudnya untuk musyawarah mufakat, bukan untuk membatasi hak warga. Kalau ada warga protes, carikan solusi yang adil,” ujar Lagat.

Ombudsman Kepri juga mengingatkan agar petugas kelurahan tidak sembarangan mengeluarkan surat jika tidak ada dasar hukumnya, demi menghindari masalah hukum di masa depan. Jika ada permintaan warga yang bukan urusan kelurahan, tolong diarahkan ke instansi yang benar dengan cara yang baik.

Di akhir acara, Sekcam Sagulung, Yanuar Priadi, mengucapkan terima kasih atas masukan dari Ombudsman. Semua catatan ini akan dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat Sagulung ke depannya.

Sebagai bentuk dukungan, Ombudsman Kepri menyerahkan banner informasi pos pengaduan masyarakat dan cenderamata kepada pihak Kecamatan Sagulung, lalu ditutup dengan sesi foto bersama.

Diskominfo Batam – Perjalanan udara antara Kota Batam dan Pangkalpinang kini semakin mudah dan praktis seiring dibukanya rute penerbangan langsung oleh Wings Air.

Rute baru ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat, pelaku usaha, wisatawan, serta mendukung kebutuhan perjalanan keluarga antarwilayah kepulauan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, menyambut baik pembukaan rute tersebut. Ia menilai kehadiran penerbangan langsung ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas antarwilayah di Sumatera.

“Pembukaan rute Batam-Pangkalpinang ini tentu memberikan dampak positif, tidak hanya bagi mobilitas masyarakat, tetapi juga bagi penguatan aktivitas ekonomi dan investasi di kawasan,” ujar Firmansyah.

Menurutnya, rute ini tidak hanya menghubungkan Batam dan Pangkalpinang secara langsung, tetapi juga membuka akses lanjutan ke berbagai kota lain melalui jaringan penerbangan yang terintegrasi.

Dengan adanya layanan ini, waktu tempuh perjalanan menjadi lebih singkat, efisien, serta memberikan pilihan transportasi yang lebih nyaman bagi masyarakat di kawasan kepulauan. 

Jakarta, 21 Juni 2026. Penyidik Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berhasil menyita dan mengamankan 41 aset yang diduga terkait dengan tindak pidana perbankan syariah pada PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) GP di Kota Medan, Sumatera Utara. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya penegakan hukum dan pemulihan kerugian bank (asset recovery) dalam proses penyidikan yang saat ini tengah berlangsung.

Penyitaan aset dilakukan pada 17–18 Juni 2026 setelah memperoleh penetapan resmi dari Pengadilan Negeri setempat. Tindakan tersebut merupakan hasil penelusuran aset (asset tracing) yang dilakukan secara intensif oleh Penyidik OJK guna mengamankan barang bukti sekaligus mengoptimalkan pemulihan aset yang diduga berasal dari hasil tindak pidana.

Aset yang berhasil disita meliputi 41 aset berupa tanah dan bangunan yang tersebar di wilayah Sumatera Utara, terdiri atas 8 bangunan di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang, 29 bidang tanah bersertifikat Hak Milik (SHM) di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang, 2 aset di Kota Binjai, serta 2 aset di Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat.

Dalam proses penyidikan, OJK menemukan indikasi bahwa sebagian agunan pembiayaan tidak diikat secara sempurna sesuai ketentuan hukum dan hanya menggunakan instrumen Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB). Oleh karena itu, langkah penelusuran dan penyitaan aset menjadi penting untuk memastikan efektivitas proses penegakan hukum dan pemulihan aset.

Penyidikan perkara ini dilakukan terhadap dugaan tindak pidana perbankan syariah yang terjadi di PT BPRS GP, yang sebelumnya telah dicabut izin usahanya oleh OJK pada 17 April 2025. Perkara tersebut melibatkan Sdri. IP selaku Direktur Utama dan Sdr. MIL selaku pengguna dana akhir (end user).

Berdasarkan hasil penyidikan, pada periode Oktober 2019 hingga Maret 2024, para terlapor diduga melakukan pencatatan palsu dalam pembukuan dan dokumen transaksi perbankan melalui pemberian 35 fasilitas pembiayaan atas nama 34 nasabah nominee (pinjam nama) dengan total plafon mencapai Rp15,47 miliar.

Pembiayaan tersebut diduga diberikan menggunakan dokumen identitas dan dokumen pendukung yang tidak sah serta tidak melalui prosedur pembiayaan yang berlaku. Dana hasil pencairan pembiayaan diduga digunakan untuk kepentingan pribadi dan untuk menutupi pembiayaan bermasalah lainnya sehingga memengaruhi kualitas pembiayaan bank.

Atas perbuatannya, para terlapor diduga melanggar ketentuan pidana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah sebagaimana telah diubah melalui Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK), serta ketentuan pidana terkait lainnya.

Keberhasilan penyitaan aset tersebut merupakan hasil sinergi dan koordinasi OJK dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kejaksaan, Pengadilan, dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). 

OJK menegaskan akan terus mengoptimalkan upaya penelusuran aset dan penegakan hukum terhadap setiap pihak yang melakukan tindak pidana di sektor jasa keuangan. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga integritas sektor jasa keuangan, melindungi kepentingan masyarakat, serta memperkuat kepercayaan terhadap industri jasa keuangan nasional.

Badan Pengusahaan (BP) Batam terus memperkuat langkah strategis dalam menjaga ketahanan sumber daya air dan mendorong pengembangan industri berkelanjutan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tentang Pemanfaatan Riset dan Inovasi serta Pengkajian Pembangunan Batam Science and Technology Park di Gedung B.J. Habibie, Jakarta, Kamis (18/6).

Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan BP Batam, Sudirman Saad, mengatakan bahwa kolaborasi ini menjadi upaya penting untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan Batam ke depan, terutama dalam menjaga ketersediaan sumber daya air yang menjadi kebutuhan utama masyarakat dan dunia usaha.

Menurutnya, sebagai kawasan industri dan investasi yang terus berkembang, Batam membutuhkan dukungan riset dan inovasi agar pengelolaan sumber daya dapat dilakukan secara lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.

“Kami tidak memiliki hutan maupun sungai. Pasokan air sepenuhnya bergantung pada air hujan yang ditampung di delapan waduk. Karena itu, inovasi, digitalisasi, dan pengelolaan daerah tangkapan air menjadi kebutuhan yang sangat mendesak. Dukungan riset dari BRIN akan sangat penting bagi keberlanjutan Batam,” kata Sudirman.

Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN, R. Hendrian, mengatakan ruang lingkup kerja sama mencakup sejumlah isu strategis, mulai dari pengembangan Batam Science and Technology Park, pengelolaan energi dan sumber daya air, teknologi sirkular, industri maritim berkelanjutan hingga industri hijau.

“Kami berharap hasil riset dan inovasi BRIN dapat memberikan kontribusi nyata bagi Batam. Berbagai potensi yang ada harus diwujudkan menjadi solusi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat maupun dunia industri,” ujarnya.

Direktur Kemitraan Riset dan Inovasi BRIN, Asep Riswoko, menambahkan kolaborasi ini melibatkan tujuh riset dari lima pusat riset BRIN, serta tiga unit teknis dari BP Batam. Sebanyak, sepuluh aktivitas dari enam topik utama telah dirumuskan untuk dilaknakan dalam kurun waktu tiga tahun ke depan, berdasarkan peta jalan yang telah disusun secara bertahap.

Seluruh aktivitas tersebut dirancang agar hasil riset dapat diimplementasikan secara langsung untuk mendukung pengembangan kawasan Batam.

“Kolaborasi ini dapat menjadi langkah awal konkret dalam memperkuat peran riset bagi pembangunan kawasan strategis Batam,” katanya.

Sementara, Kepala BRIN, Arif Satria, menilai kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk menjembatani kesenjangan antara hasil riset dan kebutuhan industri (valley of death).

“BRIN ingin menjadi think tank bagi pemerintah dengan membantu mengidentifikasi persoalan dan menawarkan solusi berbasis teknologi. Riset harus menghasilkan inovasi yang dapat dimanfaatkan industri dan masyarakat. Kami berharap kolaborasi ini mampu menarik investasi yang lebih besar ke Batam,” imbuh Arif.

Melalui kolaborasi ini, BP Batam meyakini hasil riset dan inovasi dapat menjadi solusi konkret dalam memperkuat ketahanan sumber daya air, mendorong transformasi industri yang lebih hijau dan mendukung pertumbuhan investasi yang berkelanjutan. 

Jakarta – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang dialog yang konstruktif dan menjadikan aspirasi publik sebagai dasar penyempurnaan kebijakan.

 

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid menegaskan bahwa kritik, masukan, dan aspirasi masyarakat merupakan elemen penting dalam menghasilkan kebijakan publik yang semakin berkualitas dan berpihak kepada kepentingan rakyat.

 

"Kritik dan masukan dari masyarakat merupakan bagian penting dalam upaya memperbaiki kualitas kebijakan publik," kata Menteri  Nusron.

 

Menanggapi aksi demonstrasi mahasiswa, pemerintah menyambut  hal tersebut sebagai bagian dari dinamika demokrasi yang sehat.

 

"Setiap kebijakan yang dihasilkan terus dievaluasi dan disempurnakan agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang," tutur Nusron.

 

Menurutnya, pejabat publik harus memiliki keterbukaan untuk mendengarkan berbagai pandangan masyarakat sebagai bagian dari tanggung jawab dalam melayani kepentingan umum.

 

Lebih lanjut, dalam semangat Bulan Pancasila, pemerintah mendorong budaya dialog, evaluasi, dan perbaikan berkelanjutan agar setiap kebijakan yang dihasilkan selaras dengan nilai-nilai Pancasila serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

 

“Ini di bulan Pancasila, apakah kebijakan publik yang saya ambil dalam pemerintahan, sudah sesuai apa tidak. Sudah sesuai dengan Pancasila atau tidak, kalau belum ayo kita koreksi bersama-sama, item-item apa yang belum sesuai dengan Pancasila,” ungkap Nusron.

 

Melalui pendekatan ini, aksi demonstrasi dari kalangan mahasiswa tidak dipandang sebagai hambatan, melainkan sebagai wadah evaluasi penting yang berharga bagi pemerintah.

 

Pemerintah memastikan bahwa setiap masukan yang disampaikan oleh para mahasiswa dalam demonstrasi tersebut akan dikaji secara mendalam guna menyempurnaan berbagai regulasi agraria dan tata ruang demi kesejahteraan masyarakat luas. [-RWA]

JAKARTA — Pemerintah terus mempercepat pemerataan akses listrik hingga ke seluruh pelosok Indonesia sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.

 

Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, program elektrifikasi desa memasuki fase last mile electrification, yakni tahapan penyelesaian akses listrik bagi desa dan dusun yang hingga kini belum menikmati layanan kelistrikan yang andal, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

 

Langkah tersebut menjadi bagian dari target pemerintah untuk menuntaskan elektrifikasi pada sekitar 5.700 desa dan 4.400 dusun hingga 2029.

 

Kebijakan ini dinilai penting mengingat elektrifikasi memiliki keterkaitan langsung dengan peningkatan produktivitas ekonomi, pertumbuhan usaha masyarakat, akses pendidikan, layanan kesehatan, serta kesejahteraan sosial secara keseluruhan.

 

Komitmen pemerintah dalam memperluas akses listrik juga tercermin dari penguatan dukungan anggaran.

 

Selain melanjutkan Program Listrik Desa (Lisdes) dan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL), pemerintah mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), terutama di wilayah yang sulit dijangkau jaringan kelistrikan konvensional.

 

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pembangunan infrastruktur kelistrikan hingga ke desa dan dusun merupakan arahan Presiden Prabowo agar manfaat pembangunan energi dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat Indonesia.

 

"Semua anggaran yang ada kita fokuskan untuk menyentuh pada program-program yang ada di masyarakat," ungkap Bahlil.

 

Bahlil mengatakan pemerintah masih akan terus mendorong pembangunan jaringan listrik di berbagai wilayah yang belum terlayani secara optimal.

 

Dukungan anggaran untuk mempercepat elektrifikasi juga terus diperkuat. Plt Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Tri Winarno menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan skema kontrak tahun jamak (Multiyears Contract/MYC) guna mempercepat pembangunan infrastruktur listrik desa.

 

"Untuk skema MYC 2026–2027 dengan target 3.054 lokasi dianggarkan sebesar Rp8,77 triliun. Kedua, untuk skema MYC 2027–2028 dengan target 101 lokasi dialokasikan sebesar Rp977,57 miliar," kata Tri.

 

Upaya tersebut dilakukan untuk menjangkau ribuan wilayah yang hingga kini belum memperoleh akses listrik.

 

Staf Ahli Menteri ESDM Bidang Perencanaan Strategis Jisman P. Hutajulu mengungkapkan pemerintah menargetkan seluruh wilayah yang belum berlistrik dapat teraliri listrik paling lambat pada 2029.

 

"Masih ada sekitar 8.000 lokasi yang belum mendapatkan akses listrik dan ini harus kita selesaikan. Tahun lalu sekitar 1.500 lokasi berhasil dialiri listrik, dan tahun ini pelaksanaannya ditargetkan lebih masif," jelas Jisman.

 

Dengan dukungan anggaran yang semakin besar, penguatan Program Lisdes dan BPBL, serta pemanfaatan PLTS sebagai solusi elektrifikasi di kawasan 3T, pemerintah optimistis target elektrifikasi nasional dapat tercapai sesuai rencana. *

Jakarta - Upaya memperkuat pencegahan korupsi terus menjadi bagian penting dalam mendorong efektivitas reformasi birokrasi nasional.

 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mempercepat implementasi Program Pembelajaran Integritas berbasis e-Learning bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diluncurkan secara nasional pada 17 Juni 2026.

 

Program tersebut dirancang untuk memperluas pendidikan antikorupsi kepada lebih dari 6,5 juta ASN di seluruh Indonesia.

 

Langkah ini menjadi bagian dari strategi memperkuat budaya integritas di lingkungan birokrasi sekaligus mencegah praktik korupsi sejak dini.

 

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas ASN merupakan fondasi utama dalam membangun birokrasi yang bersih dan profesional.

 

Menurutnya, reformasi birokrasi tidak cukup hanya dengan kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga membutuhkan internalisasi nilai-nilai integritas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

 

“Penguatan integritas ASN menjadi kebutuhan mendesak untuk membangun birokrasi yang profesional dan bebas dari praktik korupsi. Pencegahan harus dilakukan sejak dini melalui budaya integritas yang tertanam dalam sistem kerja,” ujar Setyo.

 

Melalui platform e-Learning ASN Berintegritas yang dikembangkan Direktorat Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi (ACLC) KPK, peserta akan memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai nilai-nilai antikorupsi sekaligus mendorong perubahan perilaku dalam pelayanan publik.

 

Direktur ACLC KPK, Yonathan Demme Tangdilintin, mengungkapkan bahwa program tersebut telah dipersiapkan secara matang melalui berbagai tahapan uji coba dan evaluasi.

 

Hingga saat ini, modul pembelajaran telah diuji kepada lebih dari 54.000 ASN di 12 kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

 

“Persiapan implementasi nasional telah dilakukan lebih dari satu tahun melalui forum diskusi, penyusunan kurikulum bersama ahli, hingga evaluasi menyeluruh untuk memastikan kualitas program,” kata Yonathan.

 

Dukungan terhadap penguatan pencegahan korupsi juga datang dari DPR. Wakil Ketua DPR, Cucun Ahmad Syamsurijal, menegaskan pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan mengapresiasi komitmen pemerintah dalam pemberantasan korupsi.

 

“Kita hormati semua proses yang ada dan kita apresiasi spirit pemerintah Bapak Presiden dalam penegakan hukum memberantas korupsi,” ujar Cucun.

 

Ia menambahkan DPR akan terus memperkuat fungsi pengawasan terhadap tata kelola, perencanaan, hingga penganggaran di berbagai lembaga sebagai bagian dari upaya memperkuat akuntabilitas dan mendukung reformasi birokrasi yang berkelanjutan.

Ascott Regional Batam bekerja sama dengan PMI Kota Batam sukses menyelenggarakan kegiatan donor darah yang berlangsung di Mega Mall Batam. Kegiatan sosial ini melibatkan tujuh properti di bawah naungan Ascott Regional Batam, yaitu Oakwood Hotel & Apartments Grand Batam, Fox Hotel Nagoya Batam, Yello Hotel Harbour Bay Batam, Harris Hotel Batam Center, Harris Resort Waterfront Batam, Harris Resort Barelang Batam, dan Harris Hotel Nagoya Batam.

Kegiatan yang merupakan bagian dari program Ascott Cares ini berhasil mengumpulkan 84 kantong darah dari 108 calon pendonor yang mendaftarkan diri. Ratusan pengunjung Mega Mall dari berbagai latar belakang turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan yang bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat Batam.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, yang memberikan sambutan sekaligus apresiasi atas inisiatif yang dilakukan oleh Ascott Regional Batam bersama PMI Kota Batam. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya kolaborasi antara sektor swasta, organisasi kemanusiaan, dan masyarakat dalam mendukung kebutuhan sosial yang berdampak langsung bagi kehidupan banyak orang.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Dodi Putra selaku perwakilan General Manager Properti Ascott Regional Batam. Menurutnya, donor darah merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang telah menjadi bagian dari komitmen jangka panjang Ascott melalui program Ascott Cares.

"Kegiatan ini merupakan salah satu dari berbagai aksi sosial yang telah dan akan terus kami lakukan bersama. Kami percaya bahwa kolaborasi mampu menciptakan dampak yang lebih besar bagi sesama dan lingkungan. Karena itu, kami selalu berupaya menghadirkan berbagai program melalui Ascott Cares sebagai wujud tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan, masyarakat, serta pembangunan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap kegiatan donor darah ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan stok darah, tetapi juga menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut berbagi dan peduli terhadap sesama," ujar Dodi.

Program donor darah merupakan salah satu kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh berbagai properti Ascott di Indonesia. Melalui Ascott Cares, perusahaan secara konsisten menjalankan berbagai inisiatif yang berfokus pada keberlanjutan, kepedulian sosial, serta pemberdayaan masyarakat. Di Batam, kegiatan ini menjadi momentum untuk mengajak masyarakat bersama-sama berkontribusi melalui aksi sederhana yang dapat memberikan manfaat besar bagi mereka yang membutuhkan.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Berdasarkan wawancara dengan beberapa pengunjung Mega Mall yang turut berpartisipasi, mereka menilai kegiatan donor darah ini sangat bermanfaat dan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendonorkan darah. Sejumlah pendonor juga mengaku telah rutin mengikuti kegiatan serupa di berbagai kesempatan dan berharap kegiatan donor darah dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

Sebagai bentuk apresiasi Ascott Regional Batam atas partisipasi para pendonor, setiap pendonor yang berhasil mendonorkan darah menerima bingkisan berupa 5 kilogram beras. Selain itu, suasana acara semakin meriah dengan berbagai aktivitas interaktif yang dipandu oleh pembawa acara. Sejumlah hadiah menarik turut dibagikan kepada peserta, mulai dari goodie bag hingga voucher hotel yang disediakan oleh properti-properti di bawah Ascott Regional Batam.

Melalui kolaborasi bersama PMI Kota Batam, Mega Mall Batam, serta dukungan dari masyarakat, Ascott Regional Batam berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi sesama sekaligus memperkuat budaya gotong royong, kepedulian sosial, dan semangat berbagi di tengah masyarakat. Ke depannya, Ascott Regional Batam berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program Ascott Cares yang tidak hanya memberikan pengalaman menginap yang berkualitas, tetapi juga menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan komunitas tempat perusahaan beroperasi.

 

Badan Pengusahaan (BP) Batam bergerak cepat merespons masukan Komisi VI DPR terkait penanganan banjir dan genangan air di Kota Batam.

Hanya sehari setelah Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Jakarta, Rabu (17/6/2026), BP Batam langsung menerjunkan tim untuk mengecek 11 titik rawan banjir di wilayah tersebut.

Peninjauan lapangan ini dipimpin langsung oleh Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto dan Direktur Pembangunan Infrastruktur, Wulung Wardhana beserta jajaran.

Guna menyelaraskan langkah, BP Batam juga menggandeng Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Metra Dinata, serta para camat setempat.

Sebelas lokasi yang ditinjau mencakup sejumlah kawasan strategis, antara lain Orchard Park di Batam Kota, Kampung Jabi, SDN 010 Nongsa, Sekupang, Batu Aji, Sagulung, hingga area depan Panbil Industrial Estate yang belakangan kerap tergenang saat hujan deras.

Langkah ini diambil setelah Anggota Komisi VI DPR Sturman Panjaitan menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas drainase dalam RDP sehari sebelumnya.

Sturman mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi dan pembangunan Batam yang pesat harus diimbangi dengan kesiapan infrastruktur pengendali banjir yang mumpuni.

Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto menegaskan, verifikasi faktual di lapangan ini sangat krusial untuk memetakan akar masalah secara akurat sebelum merumuskan solusi teknis.

“Kami turun langsung untuk memastikan kondisi di lapangan karena setiap lokasi memiliki karakteristik persoalan yang berbeda. Penanganannya harus terukur, tepat sasaran, dan terkoordinasi,” ujar Mouris.

Ia menambahkan, respons cepat ini merupakan instruksi langsung dari Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra.

Keduanya menekankan agar setiap aspirasi publik maupun legislatif segera ditindaklanjuti dengan aksi nyata di lapangan.

“Bapak Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Ibu Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, selalu menegaskan bahwa persoalan masyarakat tidak boleh berhenti pada pembahasan di ruang rapat. Setiap masukan, termasuk yang disampaikan DPR RI, harus segera diterjemahkan menjadi langkah nyata dan solusi di lapangan,” tegas Mouris.

Melalui peninjauan bersama Pemerintah Kota Batam ini, skema penanganan di setiap titik mulai disusun.

Rencana kerja tersebut meliputi normalisasi saluran air, peningkatan kapasitas drainase, evaluasi pola aliran, hingga kolaborasi teknis lintas sektoral demi mewujudkan infrastruktur Batam yang andal dan berkelanjutan. 

Page 2 of 241

Instagram

Tentang Kami