Live Streaming
super me

super me

Page 3 of 219

Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menargetkan efisiensi belanja hingga Rp18,1 miliar melalui penerapan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara mulai 24 April 2026, yang difokuskan pada penghematan penggunaan listrik, air, bahan bakar minyak, serta pembatasan perjalanan dinas.

Hal itu ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, saat memimpin rapat koordinasi terkait efisiensi anggaran dan rencana penjabaran kedua APBD Tahun Anggaran 2026 di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (23/4/2026). Rapat tersebut dihadiri kepala organisasi perangkat daerah, camat, dan kepala bagian.

Dalam arahannya, Firmansyah menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Batam mulai memberlakukan kebijakan WFH pada 24 April 2026. Kebijakan ini mengacu pada Surat Edaran Wali Kota Batam Nomor 23 Tahun 2026 tentang transformasi budaya kerja melalui penyesuaian pelaksanaan tugas bagi aparatur sipil negara (ASN).

Ia menegaskan, penerapan WFH tidak hanya bertujuan mengubah pola kerja, tetapi juga sebagai langkah konkret mendorong efisiensi belanja daerah.

“Dengan diberlakukannya WFH, harus diikuti dengan efisiensi belanja kantor, seperti penghematan listrik dan air. Penggunaan ini akan dilaporkan secara berkala setiap dua bulan kepada Kementerian Dalam Negeri,” ujar Firmansyah.

Selain itu, ia juga menekankan penghematan bahan bakar minyak (BBM) melalui pembatasan penggunaan kendaraan dinas, serta pengurangan perjalanan dinas luar daerah. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diminta disiplin dalam melaksanakan langkah efisiensi tersebut.

Firmansyah menegaskan bahwa kebijakan efisiensi kali ini bukan disebabkan keterbatasan anggaran, melainkan sebagai respons terhadap dinamika dan tantangan global.

“Efisiensi ini berbeda dengan sebelumnya. Bukan karena ketidakmampuan anggaran, tetapi sebagai bentuk penyesuaian terhadap kondisi global saat ini,” jelasnya.

Ia juga menginstruksikan seluruh OPD untuk menerapkan kebiasaan hemat energi di lingkungan kerja, seperti mematikan komputer, lampu, dan pendingin ruangan setelah jam kerja.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Batam, Abdul Malik, menyampaikan bahwa Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah membahas usulan efisiensi anggaran sebesar Rp18.155.350.882.

Jumlah tersebut terdiri atas dua kategori, yakni efisiensi berdasarkan surat edaran wali kota sebesar Rp10.811.154.611 dan efisiensi dari penerapan budaya kerja sebesar Rp7.344.196.271. Penghematan tersebut bersumber dari beberapa komponen belanja, seperti listrik, air, telepon, BBM, dan perjalanan dinas (SPPD).

Ia juga memaparkan realisasi pendapatan daerah hingga 31 Maret 2026 mencapai Rp988.163.191.800,69 atau 23,61 persen. Sementara itu, realisasi belanja daerah tercatat sebesar Rp775.063.332.488,4 atau 18,02 persen.

Abdul Malik meminta seluruh OPD untuk menghitung kebutuhan belanja pegawai secara rinci hingga Desember 2026 serta menyesuaikan Rencana Anggaran Kas (RAK) dengan kebutuhan riil.

Batam - Ditpolairud Polda Kepri berhasil menggagalkan upaya penyelundupan hasil hutan berupa kayu bulat kecil jenis teki atau bakau sebanyak kurang lebih 12.000 batang di perairan Pulau Panjang, Kota Batam. Hal tersebut disampaikan oleh Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., pada hari Kamis (23/4/2026)

Dalam keterangan nya, Dirpolairud Polda Kepri Kombes Pol. Ade Mulyana, S.I.K., melalui Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa penindakan ini dilakukan pada Rabu, 22 April 2026, sekitar pukul 07.00 WIB, saat tim patroli melakukan pemeriksaan terhadap satu unit kapal KLM. Citra Samudra 9 berkapasitas GT 99. Kapal tersebut diketahui sedang dalam perjalanan menuju Singapura dengan mengangkut ribuan batang kayu yang merupakan jenis tanaman dilindungi tanpa dilengkapi dengan dokumen Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan (SKSHH).

"Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, kapal tersebut dinakhodai oleh Sdr. L.E. bersama enam orang anak buah kapal (ABK). Dari hasil interogasi, diketahui bahwa belasan ribu batang kayu bakau tersebut berasal dari Pulau Jaloh, Kelurahan Judah, Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun. Aktivitas ilegal ini diduga kuat didanai oleh seorang warga negara Singapura berinisial M, yang menyewa kapal melalui pihak lain di Batam" ujar Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H.

Lebih lanjut, Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., juga menjelaskan bahwa Nakhoda kapal berperan langsung dalam mengatur pengumpulan kayu di Pulau Jaloh hingga teknis keberangkatan menuju Singapura, sementara aliran dana pembelian kayu diatur melalui orang kepercayaan pemodal yang berada di Batam.

"Saat ini, seluruh barang bukti yang terdiri dari satu unit KLM. Citra Samudra 9 GT 99 beserta muatan 12.000 batang kayu bakau telah diamankan di Mako Ditpolairud Polda Kepri untuk proses hukum lebih lanjut," tutur Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H.

Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., juga menegaskan bahwa Atas perbuatan tersebut, para pelaku dijerat dengan Pasal 88 ayat (1) huruf a jo. Pasal 16, serta Pasal 83 ayat (1) huruf b jo. Pasal 12 huruf e Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Kerusakan Hutan, sebagaimana telah diubah dalam ketentuan hukum terbaru, serta juncto Pasal 20 huruf c KUHP terkait keterlibatan pihak-pihak dalam tindak pidana tersebut.

Langkah tegas ini merupakan bentuk komitmen Polda Kepri dalam menjaga kelestarian ekosistem hutan mangrove di wilayah Kepulauan Riau dari praktik eksploitasi ilegal yang merugikan negara dan merusak lingkungan hidup demi keuntungan pribadi maupun korporasi internasional.

Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., juga mengimbau kepada masyarakat untuk terus berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas, masyarakat dapat segera menghubungi Call Center 110 yang aktif 24 jam atau melalui aplikasi Polri Super Apps sebagai sarana pelayanan dan pengaduan masyarakat secara cepat dan terpadu.

Diskominfo Batam – Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, membimbing siswa SDN 001 Batam Kota menyeberang jalan menggunakan fasilitas Zona Selamat Sekolah (ZoSS), Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari edukasi langsung untuk meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas di kalangan pelajar.

Dalam kesempatan tersebut, Li Claudia tidak hanya meninjau, tetapi juga mempraktikkan langsung cara menyeberang yang aman melalui zebra cross bersama para siswa.

“Ibu ingin memastikan anak-anak tidak hanya memiliki fasilitas, tetapi juga tahu cara menggunakannya dengan benar dan aman,” ujarnya di hadapan siswa dan guru.

Ia menjelaskan, ZoSS yang telah dibangun bertujuan memberikan perlindungan bagi siswa saat menyeberang, terutama pada jam masuk dan pulang sekolah.

Meski demikian, ia menilai masih diperlukan penyempurnaan fasilitas, seperti penambahan rambu lalu lintas serta rencana pemasangan lampu penyeberangan.

“Ke depan akan kita lengkapi, termasuk lampu penyeberangan yang dapat digunakan anak-anak saat akan menyeberang,” jelasnya.

Li Claudia menegaskan, edukasi penggunaan fasilitas keselamatan menjadi hal penting agar ZoSS dapat berfungsi secara optimal.

“Kita ingin fasilitas ini benar-benar dimanfaatkan dengan baik. Keselamatan anak-anak adalah prioritas,” tegasnya.

Kegiatan tersebut disambut antusias oleh para siswa yang tampak mengikuti arahan saat praktik menyeberang. Guru-guru pun mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap keselamatan di lingkungan sekolah.

Selain itu, Li Claudia juga menyoroti pentingnya ketertiban di sekitar sekolah, termasuk penanganan kendaraan yang masih melawan arus serta penataan pedagang agar tetap menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan. 

BATAM – Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kepri dalam memperkuat keamanan maritim melalui sinergi bersama Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI dan seluruh unsur Forkopimda.

Hal tersebut disampaikan dalam peresmian Markas Komando (Mako) Zona Bakamla Barat, Tengah, dan Timur di Jembatan 4 Barelang, Kamis (23/4/2026) pagi.

Dalam sambutannya, Nyanyang menekankan bahwa kehadiran fasilitas Bakamla menjadi simbol komitmen negara dalam memastikan wilayah laut Indonesia dikelola secara aman, tertib, dan berkelanjutan. Menurutnya, penguatan keamanan maritim tidak hanya berdampak pada stabilitas wilayah, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Keberadaan Mako Zona Bakamla ini mencerminkan komitmen negara menjaga wilayah laut secara cepat, tepat, dan terukur,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Kepri, kata Nyanyang, telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk mendukung pengawasan wilayah perbatasan dan pesisir. Salah satunya melalui sinergi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dalam menjaga stabilitas wilayah perbatasan.

Selain itu, Pemprov Kepri juga memberikan dukungan terhadap pengawasan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil terluar melalui pemberian insentif sejak 2024 kepada personel TNI-Polri yang bertugas di pulau terluar.

Kolaborasi yang terjalin antara Pemprov Kepri dan Bakamla dinilai telah memberikan dampak nyata terhadap pembangunan daerah. Di antaranya, pertumbuhan ekonomi Kepri pada 2025 mencapai 6,94 persen, menjadikan provinsi ini sebagai yang tertinggi di Sumatera dan peringkat ketiga secara nasional.

Tak hanya itu, Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) Kepri juga meningkat menjadi 83,68 poin pada 2025, naik dari 82,21 poin pada tahun sebelumnya. Capaian tersebut menempatkan Kepri di peringkat ketiga nasional.

“Kondisi keamanan yang kondusif mendorong peningkatan investasi, kelancaran arus logistik, serta pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir,” jelas Nyanyang.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Kepala Bakamla RI atas komitmen menjaga kedaulatan maritim Indonesia, khususnya di wilayah Kepri. Pemerintah daerah berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan laut Indonesia yang aman dan berdaulat.

Sementara itu, Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr, Opsla dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam menjaga keamanan laut Indonesia. Ia menyebut keamanan maritim tidak bisa dilakukan secara sendiri, melainkan harus melalui kerja sama seluruh aparat dan kementerian/lembaga terkait.

“Kita harus berbagi informasi tanpa batas. Menjaga keamanan laut tidak mungkin dilakukan sendiri,” tegasnya.

Ia menjelaskan, pembangunan Mako Zona Bakamla Barat, Tengah, dan Timur merupakan langkah strategis dalam memperkuat sistem pengawasan laut nasional. Pusat Komando dan Pengendalian (Puskodal) diharapkan dapat berfungsi sebagai pusat berbagi informasi bagi seluruh aparat keamanan maritim.

Saat ini, Bakamla telah mengintegrasikan 17 kementerian dan lembaga dalam sistem koordinasi pengamanan laut. Ke depan, Puskodal Pusat ditargetkan menjadi national command center guna memperkuat sistem keamanan laut Indonesia secara terpadu.

Peresmian Mako Zona Bakamla tersebut diharapkan semakin memperkuat pengawasan wilayah perairan Indonesia, khususnya di kawasan strategis Kepulauan Riau yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.

Batam – Semangat menjaga kelestarian lingkungan menggema dari Kampung Rempang Eco City, Rempang, Kota Batam, dalam peringatan Hari Bumi 2026 bertema “Dari Rempang untuk Bumi”.

Kegiatan ini diisi dengan aksi bersih lingkungan dan penanaman pohon yang melibatkan ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat pada Rabu (22/4/2026) siang.


Direktur PT Mega Elok Graha (MEG), Michael Wilson, menyampaikan apresiasi atas kehadiran para peserta dalam kegiatan Rempang Clean Action yang digelar bertepatan dengan Hari Bumi setiap 22 April.

“Hari ini merupakan momen istimewa untuk kembali mengingatkan kita semua akan pentingnya menjaga lingkungan. Kami dari MEG bersama Artagraha Peduli terus berkomitmen menjalankan berbagai inisiatif lingkungan di Rempang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sejumlah program telah dijalankan secara konsisten, mulai dari penanaman pohon hingga kegiatan pembersihan sampah secara berkala. Hingga saat ini, sekitar 5.000 pohon telah ditanam di kawasan Rempang sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi pengingat bagi kita semua, termasuk generasi mendatang, agar tidak membuang sampah sembarangan dan lebih peduli terhadap lingkungan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BP Batam yang juga Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengungkapkan bahwa kegiatan ini melibatkan sekitar 600 orang yang tersebar di beberapa titik di kawasan Rempang.

“Total ada 600 orang pejuang lingkungan hari ini. Ini menunjukkan komitmen bersama untuk menjaga bumi tetap lestari,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan pengukuhan sejumlah tim kebersihan, termasuk Satgas Kebersihan dan petugas pembersih drainase. Amsakar menekankan pentingnya keberlanjutan program, tidak hanya seremoni semata.

“Setelah dikukuhkan, tim ini harus memiliki program yang terukur dan kegiatan rutin. Jangan hanya semangat di awal, tapi harus konsisten menjaga kebersihan lingkungan,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, dimulai dari lingkungan terkecil.
“Kalau bukan kita, siapa lagi? Mari kita jaga negeri ini bersama-sama,” katanya.

Peringatan Hari Bumi di Rempang ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat mampu menghadirkan aksi nyata dalam menjaga lingkungan. Dari Rempang, harapan untuk bumi yang lebih lestari terus digaungkan.

Pada momen tersebut juga diserahkan bantuan 3 kotak sampah berukuran besar dari PT Makmur Elok Graha kepada Pemerintah Daerah. (Iman Suryanto)

Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus berupaya mewujudkan pasar yang bersih dan tertata, salah satunya dengan pengelolaan sampah di kawasan pasar. Hal itu ditegaskan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, saat menerima audiensi Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (ASPARINDO) Kota Batam di Kantor Badan Pengusahaan (BP) Batam, Selasa (21/4/2026).

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal menyamakan persepsi antara pemerintah dan pengelola pasar, khususnya pasar swasta, dalam menghadapi tantangan pengelolaan sampah yang semakin kompleks.

Dalam pertemuan itu, Perwakilan ASPARINDO menyampaikan bahwa pihaknya selama ini turut mendukung kebijakan pemerintah, termasuk menampung pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) hingga 30 persen dari pedagang kaki lima. Namun, aktivitas tersebut juga berdampak pada peningkatan produksi sampah yang memerlukan penanganan lebih sistematis.

Keterbatasan fasilitas, seperti kontainer sampah dan sistem pengangkutan, menjadi tantangan utama, terutama di pasar swasta. Kondisi ini mendorong perlunya penataan yang tidak hanya berfokus pada kebersihan, tetapi juga keteraturan aktivitas pasar.

Menanggapi hal tersebut, Li Claudia menegaskan bahwa penataan pasar merupakan kunci utama. Ia menekankan pentingnya penempatan pedagang sesuai dengan zona yang telah ditetapkan agar lingkungan pasar lebih tertib dan pengelolaan sampah menjadi lebih efektif.

“Jika pasar tertata, pengelolaan sampah akan lebih mudah. Keduanya harus berjalan beriringan,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, Li Claudia menginstruksikan pendataan menyeluruh terhadap pasar-pasar di Batam guna menentukan skala prioritas penanganan. Dari sekitar 60 pasar yang ada, sebanyak 54 merupakan pasar swasta dan 6 pasar dikelola pemerintah.

Pasar yang belum memenuhi standar pengelolaan sampah akan menjadi fokus utama. Tim akan turun langsung ke lapangan untuk memetakan kondisi riil, termasuk memanfaatkan teknologi seperti drone guna mempercepat proses identifikasi.

“Penanganan akan dilakukan secara bertahap dengan target perbaikan di sejumlah lokasi setiap hari. Dalam pelaksanaannya, koordinasi lintas sektor menjadi kunci, terutama antara BP Batam dan Pemko Batam,” ujarnya.

Sementara itu, pengangkutan sampah tetap berjalan seperti biasa sambil menunggu penyusunan solusi jangka panjang yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.

“Kita ingin setiap langkah yang dilakukan hari ini memberikan dampak jangka panjang, tidak hanya untuk saat ini, tetapi juga bagi masa depan Batam yang lebih bersih dan tertata,” tutup Li Claudia.

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Radisson Golf & Convention Center Batam mengadakan sebuah gathering yang hangat dan inspiratif, menghadirkan para perempuan di lingkungan hotel untuk berbagi, berdiskusi, dan saling menguatkan. Dipandu langsung oleh General Manager (Suriyanti Panjaitan), sesi ini menjadi ruang terbuka untuk membahas berbagai topik penting seperti kepemimpinan perempuan, kepercayaan diri, serta pentingnya saling mendukung antar perempuan nilai-nilai yang sejalan dengan semangat R.A. Kartini.

Lebih dari sekadar perayaan, kegiatan ini menjadi momen refleksi dan koneksi yang mendorong perempuan untuk terus berkembang, percaya diri, dan saling mendukung.  Pengalaman Bermakna dengan Sentuhan Afternoon Tea Twinings Suasana semakin istimewa dengan hadirnya Afternoon Tea eksklusif bekerja sama dengan Twinings Tea, yang memberikan nuansa elegan dan santai selama berlangsungnya diskusi.

Sambil menikmati pilihan teh premium dari Twinings serta hidangan manis dan gurih yang disajikan dengan elegan, para peserta dapat merasakan pengalaman yang tidak hanya inspiratif tetapi juga berkesan. Pengalaman Afternoon Tea ini, yang pertama kali diperkenalkan dalam perayaan Hari Kartini, akan segera hadir sebagai penawaran eksklusif di Radisson Batam.

Terinspirasi oleh Kartini, Merayakan Perempuan Masa Kini Kegiatan ini mencerminkan komitmen Radisson Batam dalam menciptakan lingkungan yang inklusif, suportif, dan penuh makna. Terinspirasi oleh Kartini, acara ini menegaskan pentingnya ruang bagi perempuan untuk didengar, dihargai, dan berkembang. Di Radisson Golf & Convention Center Batam, setiap pengalaman dirancang tidak hanya untuk dinikmati, tetapi juga untuk menginspirasi.

Rasakan Pengalamannya di Radisson Batam Setelah momen spesial ini, Afternoon Tea eksklusif bersama Twinings Tea akan segera tersedia untuk para tamu yang ingin menikmati pengalaman elegan dan berkesan. Radisson Golf & Convention Center Batam Afternoon Tea | Tersedia setiap hari (2 sore - 5 sore) Reservasi: +62 822-8850-6057

Pekanbaru, 21 April 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda guna membekali mahasiswa dengan pemahaman yang memadai terhadap peluang dan risiko pembiayaan digital yang berkembang pesat, termasuk risiko penyalahgunaan data pribadi serta potensi terjebak pembiayaan ilegal.

Demikian disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman dalam kuliah umum bertema “Pembiayaan Digital: Peluang, Tantangan, dan Prospek Masa Depan” di Universitas Riau, Selasa.

Kegiatan yang diikuti oleh lebih dari 350 mahasiswa ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) antara OJK dan Universitas Riau yang berlaku untuk periode 2023–2028.

Agusman menyampaikan bahwa OJK terus berkomitmen untuk memperkuat pengaturan dan pengawasan terhadap industri pembiayaan digital guna memastikan perkembangan yang sehat, stabil, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat
“Pembiayaan digital atau penyediaan dana berbasiskan teknologi mulai dari pengajuan aplikasi sampai nanti penyelesaian pembayarannya cepat sekali dan lintas wilayah. Kalau sekarang digital, datanya di HP. Tapi itulah, gara-gara sangat mudah itu, tentu ada konsekuensi. Risiko-risiko yang perlu kita sama-sama pelajari dan kita pahami,” ujar Agusman.

Lebih lanjut, Agusman menambahkan bahwa pembiayaan digital memiliki prospek yang sangat besar ke depan, apabila dapat dimanfaatkan secara optimal. Namun demikian, ia menekankan pentingnya penerapan prinsip kehati-hatian (prudensial) dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada.

“Memang regulasi kami sudah macam-macam, tadi ada undang-undang, kami buat roadmap. Ada roadmap mengenai pinjaman daring, berbagai roadmap kami buat, peraturan-peraturan yang dibuat detail, tapi butuh dukungan, terutama dari akademisi, dari kampus-kampus, dari adik-adik mahasiswa, jangan sampai pernah jadi korban,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor Universitas Riau Sri Indarti menyampaikan dukungan penuh terhadap kolaborasi yang telah terjalin dengan OJK. Menurutnya, sinergi antara dunia akademik dan regulator sangat penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Riau Triyoga Laksito dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin antara OJK dan Universitas Riau. Kerja sama ini diharapkan dapat terus memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap sektor jasa keuangan, khususnya di era digital.

“Sinergi dan kolaborasi ini terus berjalan dengan baik serta diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan indeks literasi dan inklusi di sektor keuangan khususnya di Provinsi Riau serta mencetak sumber daya manusia generasi muda yang unggul dan memiliki daya saing,” ujar Triyoga.

Ke depan, OJK akan terus memperluas sinergi dengan dunia akademik dan para pemangku kepentingan guna membentuk generasi muda yang literat keuangan dan adaptif terhadap transformasi digital, sehingga mampu berkontribusi aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.

Batam, April 2026 - ARTOTEL Batam kembali menghadirkan pengalaman seni dan gaya hidup dalam satu rangkaian program yang saling melengkapi. Hari ini, pameran seni bertajuk “Holding Space” karya seniman Ummi Shabrina Damas resmi dibuka secara virtual melalui video conference, bersamaan dengan peluncuran promo hi-tea terbaru, “Lazy Weekend Bites”, yang siap dinikmati setiap akhir pekan.

Pameran “Holding Space” menjadi perjalanan personal Ummi dalam memaknai rumah, keibuan, dan kehadiran. Menjadi pelukis bukanlah rencana awalnya. Perjalanannya dimulai sejak 2018 setelah menyelesaikan studi S1 Pendidikan Seni Rupa di Universitas Negeri Yogyakarta. Dalam fase perantauan, kerinduan akan rumah perlahan menemukan bentuk melalui karya visual yang emosional dan intim. Setelah meraih gelar Magister Seni dari ISI Yogyakarta pada tahun 2025, Ummi semakin mematangkan pendekatan artistiknya. Karya-karyanya kini hadir dengan bahasa visual yang lebih kuat, menjelajahi dinamika kehidupan sehari-hari sebagai ibu bekerja, mulai dari momen sederhana hingga ruang-ruang sunyi yang penuh makna.

“Bagi saya, keibuan adalah tentang menciptakan ruang, bukan hanya secara fisik, tetapi juga melalui perhatian, waktu, dan kehadiran,” ungkap Ummi. “Holding Space adalah refleksi dari cinta yang tenang namun bertahan lama.”

Melengkapi pengalaman seni tersebut, ARTOTEL Batam juga memperkenalkan promo hi-tea terbaru bertajuk “Lazy Weekend Bites”, sebuah penawaran santai yang dirancang untuk memberikan pengalaman bersantai di akhir pekan dengan suasana yang hangat dan menyenangkan.

Promo ini tersedia setiap hari Sabtu dan Minggu di EATSPACE, Lobby Level, Lazy Weekend Bites menghadirkan 6 pilihan hidangan lezat yang terdiri dari 3 sweet bites dan 3 savoury bites. Para tamu juga dapat memilih minuman favorit mereka, mulai dari kopi, teh, hingga cokelat hangat. Dengan harga yang terjangkau, yaitu IDR 100.000 nett per orang, promo ini juga menawarkan keuntungan spesial Buy 3 Get 1 Free, menjadikannya pilihan ideal untuk dinikmati bersama teman maupun keluarga.

General Manager ARTOTEL Batam, Andi Anggreni menyampaikan, “Melalui Holding Space dan Lazy Weekend Bites, kami ingin menciptakan lebih dari sekadar pengalaman menginap. Kami merancang sebuah ruang di mana tamu bisa berhenti sejenak, terhubung dengan suasana, dengan orang lain, bahkan dengan dirinya sendiri. Di titik itulah seni dan gaya hidup kami hadirkan secara natural, bukan dibuat-buat,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa ARTOTEL Batam terus memposisikan diri sebagai hotel yang adaptif dan memiliki diferensiasi yang jelas di market. “Kami tidak ingin hanya menjadi tempat transit. Kami ingin menjadi destinasi. Sebuah platform di mana kreativitas, interaksi, dan pengalaman personal bisa tumbuh secara organik.” Menurutnya, ketika seni dan hospitality berjalan beriringan, yang tercipta bukan hanya layanan, tetapi memori. “Dan di industri ini, memori adalah value yang paling mahal,” tutupnya.

Pameran “Holding Space” karya Ummi Shabrina Damas akan berlangsung mulai 21 April 2026 hingga 21 Juli 2026 dan dapat dikunjungi oleh publik di ARTOTEL Batam selama periode tersebut. Nikmati perpaduan seni dan pengalaman akhir pekan yang hangat hanya di ARTOTEL Batam. Untuk reservasi Lazy Weekend Bites, silakan menghubungi kami melalui WhatsApp di +62 811 7758 922 atau melalui akun Instagram @artotelbatam.

Rembang, 20 April 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat budaya kerja berintegritas dengan mengajak seluruh pemangku kepentingan meneladani semangat perjuangan R.A. Kartini, khususnya dalam membangun sikap independen, keberanian berpikir kritis, serta keteguhan memegang nilai moral, etika, akuntabilitas, dan tanggung jawab.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Audit merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK Sophia Wattimena, dalam kegiatan Inspiring Talkshow bertema “Kartini Menginspirasi: Berjiwa Independen, Teguh Berintegritas”, yang diselenggarakan di Pendopo Museum R.A. Kartini, Rembang, Provinsi Jawa Tengah, Senin.

Sophia menekankan bahwa peran perempuan semakin strategis dalam penguatan tata kelola, baik di sektor publik maupun sektor jasa keuangan. Namun demikian, peningkatan peran tersebut masih dihadapkan pada berbagai tantangan, termasuk isu kesetaraan dan kekerasan berbasis gender.

“Dalam birokrasi, sekitar 57 persen aparatur sipil negara adalah perempuan. Pada saat yang sama, sepanjang tahun 2025 tercatat lebih dari 1.000 kasus kekerasan berbasis gender, dengan sekitar 80 persen korbannya adalah perempuan,” kata Sophia.

Sophia menambahkan bahwa perempuan memiliki kontribusi fundamental dalam membangun generasi berintegritas, antara lain melalui peran sebagai pendidik pertama di keluarga, role model dalam kehidupan sosial, serta pengelola ekonomi rumah tangga, sehingga integritas harus ditanamkan sejak dini dan dimulai dari lingkungan keluarga.

Lebih lanjut, Sophia menegaskan bahwa peran perempuan juga menjadi kunci dalam mendukung program prioritas pemerintah, khususnya Asta Cita keempat tentang penguatan pembangunan sumber daya manusia dan kesetaraan gender, serta Asta Cita ketujuh tentang reformasi tata kelola, penegakan hukum, dan pemberantasan korupsi.

Melalui peringatan Hari Kartini di Rembang ini, OJK tidak hanya mengangkat isu kepemimpinan perempuan, tetapi juga mendorong kontribusi nyata perempuan dalam penguatan tata kelola pembangunan nasional.

Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Rini Widyantini, yang hadir secara daring menyampaikan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi negara.

“Dalam tata kelola pemerintahan modern, integritas dan independensi bukan sekadar nilai moral. Integritas merupakan fondasi dari kepercayaan publik,” ujar Rini.

Rini menegaskan bahwa tanpa integritas, kebijakan yang baik dapat kehilangan legitimasi, dan tanpa kepercayaan publik, institusi negara akan sulit menjalankan perannya secara efektif.

Ia menjelaskan bahwa berbagai organisasi internasional, seperti OECD, G-20, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), menempatkan pengelolaan konflik kepentingan sebagai salah satu pilar penting dalam membangun public integrity system. Untuk itu, Kementerian PAN-RB telah menerbitkan Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 17 Tahun 2024 tentang Pengelolaan Konflik Kepentingan.

Peraturan tersebut bertujuan memberikan kerangka yang jelas bagi aparatur negara untuk mengenali potensi konflik kepentingan, melaporkannya secara terbuka, serta memastikan pengambilan keputusan tetap berpihak pada kepentingan publik.

Dalam kesempatan tersebut, Rini juga mengapresiasi komitmen OJK dalam membangun budaya integritas melalui berbagai inisiatif, antara lain program Proud Without Fraud dan penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP).

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Amurwani Dwi Lestariningsih, yang hadir secara daring menyampaikan bahwa perempuan masih menghadapi berbagai tantangan di ruang publik, seperti diskriminasi, stereotip gender, serta hambatan struktural dalam memperoleh posisi strategis dan pengakuan yang setara.

“Untuk mengatasi tantangan tersebut, perempuan perlu bersikap tegas dan jujur dalam meraih cita-cita, sambil tetap menjaga nilai etika dan integritas,” kata Amurwani.

Ia juga menekankan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam membangun fondasi keluarga, termasuk dalam menanamkan nilai-nilai integritas dari generasi ke generasi.

Talkshow tersebut menghadirkan sejumlah narasumber inspiratif, antara lain putri penulis buku biografi Kartini Myrtha Soeroto, Plh. Direktur Utama RS Kemenkes Surabaya dr. Martha Muliana, Anggota Komisi V DPR RI Harmusa Oktaviani, serta Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah Nawal Arafah Yasin.

Pesan Integritas dari Tokoh Perempuan Nasional

Sebagai rangkaian kegiatan, ditayangkan video “Pesan Integritas Inspirasi Perempuan Indonesia”, yang memuat pesan dari sejumlah tokoh perempuan nasional mengenai pentingnya integritas, keberanian, dan kemandirian sebagai nilai yang sejalan dengan semangat Kartini.

Kegiatan tersebut diselenggarakan secara hybrid, dihadiri oleh 220 peserta secara luring dan sekitar 4.500 peserta secara daring yang berasal dari kementerian/lembaga, anggota DPR RI dan DPD RI, pelaku industri jasa keuangan, akademisi, tokoh perempuan, mahasiswa, serta pegawai OJK.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pemangku kepentingan, antara lain perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Bank Indonesia, pemerintah daerah, Forkopimda Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Rembang, serta perwakilan lembaga jasa keuangan dan akademisi.

Melalui kegiatan ini, OJK kembali menegaskan komitmennya terhadap penerapan tata kelola yang bersih dan berintegritas, antara lain melalui sertifikasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) pada seluruh satuan kerja, pengendalian gratifikasi secara konsisten, serta sinergi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mencetak penyuluh antikorupsi bersertifikat.

OJK juga mendorong perempuan Indonesia, khususnya di lingkungan sektor jasa keuangan, untuk aktif berperan dalam memperkuat budaya anti-fraud, memahami larangan gratifikasi, serta memanfaatkan saluran Whistleblowing System (WBS) dalam pelaporan dugaan pelanggaran etik dan indikasi fraud, guna mewujudkan sektor jasa keuangan yang sehat, inklusif, dan terpercaya.

Page 3 of 219

Instagram

Tentang Kami