super me
Sebagai bentuk komitmen dan kepedulian sosial bagi masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Persatuan Istri Karyawan Otorita (PIKORI) BP Batam menyalurkan bantuan donasi kemanusiaan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Batam.
Prosesi penyerahan bantuan secara simbolis tersebut berlangsung di Marketing Centre BP Batam, Jumat (18/9/2026).
Agenda ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum PIKORI BP Batam, Erlita Sari Amsakar; Wakil Ketua 2 PIKORI BP Batam, Yani Alkindi Sudirman; Wakil Ketua 6 PIKORI BP Batam, Yanaika Agustine Mouris; Wakil Direktur Keuangan Dan Umum RSBP Batam, Evi Bangun; beserta jajaran pengurus PIKORI BP Batam.
Ketua Umum PIKORI BP Batam, Erlita Sari Amsakar, menyampaikan bahwa momentum ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus wujud kontribusi nyata PIKORI BP Batam dalam menebar kebermanfaatan bagi masyarakat luas.
“Penyerahan bantuan ini merupakan komitmen kami agar kehadiran PIKORI BP Batam terus memberikan dampak positif yang nyata,” ujar Erlita.
Dalam penjelasannya, Erlita mengungkapkan proses pengumpulan dana berhasil dikumpulkan dalam relatif singkat melalui partisipasi para pengurus PIKORI BP Batam. Penggalangan dana mencatatkan akumulasi akhir sebesar Rp40 juta.
Lebih lanjut, Erlita menjelaskan bahwa PIKORI BP Batam mempercayakan mekanisme penyaluran bantuan tersebut kepada BAZNAS Kota Batam agar dapat segera dialokasikan bagi kebutuhan para korban terdampak.
“Harapan dan doa kami, semoga aksi yang dilakukan PIKORI BP Batam dapat terus berlanjut secara konsisten, serta bantuan ini mampu mempercepat pemulihan kondisi saudara-saudara kita di NTT,” jelas Erlita.
Upaya yang dilakukan PIKORI BP Batam mendapat apresiasi dari Ketua BAZNAS Kota Batam, Habib Sholeh. Pihaknya memastikan bahwa amanah donasi yang telah dititipkan akan segera ditindak lanjuti supaya proses pemulihan berjalan lancar.
“Penyaluran amanah yang telah dititipkan ini akan segera kami proses agar pemenuhan kebutuhan bagi korban di NTT terfasilitasi dengan baik,” ujar Habib.
Dalam kesempatan tersebut, Habib juga memberikan tausiah singkat sebagai bahan refleksi spiritual bersama guna memupuk empati, menguatkan rasa kepedulian sosial, serta mempererat tali persaudaraan.
Melalui sinergi ini, PIKORI BP Batam berkomitmen untuk terus konsisten mengambil peran dalam kegiatan sosial kemanusiaan di setiap lini kebutuhan masyarakat. Diharapkan juga, gerakan ini dapat memicu rantai kebaikan yang lebih luas serta mempercepat proses pemulihan pasca bencana bagi para penyintas di NTT.
Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memastikan Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengawal persoalan ketenagakerjaan yang dihadapi 1.025 pekerja PT Ghim Li Indonesia. Ia meminta para pekerja tetap tenang dan mempercayakan proses penyelesaian persoalan tersebut kepada pemerintah. Hal itu disampaikan Amsakar saat menerima ratusan pekerja perusahaan garmen tersebut di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (16/9/2026).
“Percaya kepada pemerintah ya, Insya Allah, kita akan cari jalan keluar terbaik,” ujar Amsakar.
Ia mengatakan, Pemko Batam akan mendalami kondisi perusahaan secara menyeluruh, termasuk memastikan hak-hak pekerja menjadi perhatian dalam proses penyelesaian.
Aktivitas produksi PT Ghim Li Indonesia di Kawasan Industri Tunas, Batam Kota, dilaporkan terhenti sepenuhnya sejak 7 September 2026. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap 1.025 pekerja, baik karyawan tetap maupun pekerja dengan status Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).
Berdasarkan pendataan Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, para pekerja menghadapi ketidakpastian, terutama terkait gaji periode Agustus 2026 dan hak ketenagakerjaan lainnya yang belum dibayarkan manajemen.
Amsakar menyampaikan, proses negosiasi terkait persoalan PT Ghim Li juga sedang berlangsung di Singapura. Pemko Batam, kata dia, tidak ingin persoalan tersebut berujung pada terabaikannya hak para pekerja.
“Kita tidak ingin perusahaan lepas tangan. Hak-hak bapak dan ibu harus kita perjuangkan,” katanya.
Untuk menelusuri persoalan secara menyeluruh, Pemko Batam akan membentuk tim yang bertugas melakukan pendalaman dan investigasi. Tim tersebut akan berkoordinasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan serta Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM.
Pendalaman dilakukan antara lain menyusul informasi mengenai perubahan status PT Ghim Li Indonesia. Berdasarkan informasi dari serikat pekerja, perusahaan yang sebelumnya berstatus Penanaman Modal Asing (PMA) asal Singapura berubah menjadi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) pada 5 Agustus 2026.
Perubahan tersebut juga disebut diikuti perpindahan alamat hukum perusahaan dari Batam ke Bekasi, Jawa Barat. Pemko Batam bersama instansi terkait akan menelusuri perubahan tersebut, termasuk kaitannya dengan kewajiban perusahaan terhadap para pekerja.
Amsakar menegaskan, pemerintah akan terus mengikuti perkembangan persoalan tersebut hingga ditemukan titik terang.
“Insya Allah saya tidak akan lepas dari problem yang bapak dan ibu hadapi ini. Saya akan terus dalami dan telusuri,” tegasnya.
Terkait kepesertaan BPJS, Amsakar memastikan Pemko Batam tetap menanggung pembiayaan BPJS bagi para pekerja sebagai bentuk perhatian pemerintah di tengah kondisi yang mereka hadapi.
Ia juga mengapresiasi para pekerja yang selama ini turut menjaga situasi Batam tetap kondusif.
“Terima kasih sudah menjadikan Batam tetap kondusif,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PC SPAI FSPMI Kota Batam, Hartono, mengatakan kondisi PT Ghim Li Indonesia hingga kini belum memperoleh kejelasan setelah aktivitas produksi perusahaan berhenti sejak 7 September 2026.
Menurutnya, para pekerja membutuhkan kepastian mengenai keberlangsungan perusahaan serta hak-hak yang belum mereka terima.
“Intinya kami mengadukan nasib. Kalau bisa, manajemen dipanggil untuk hadir dan memperjelas sebenarnya apa yang terjadi di PT Ghim Li,” kata Hartono.
Hartono berharap pemerintah dapat memfasilitasi pertemuan antara pekerja dan manajemen perusahaan agar persoalan yang dihadapi dapat dibahas secara terbuka dan dicarikan penyelesaian.
Pertemuan di Kantor Wali Kota Batam tersebut menjadi ruang bagi para pekerja menyampaikan langsung kondisi yang mereka alami. Pemko Batam selanjutnya akan melakukan pendalaman bersama instansi terkait untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi perusahaan sekaligus memastikan penyelesaian persoalan ketenagakerjaan tetap memperhatikan hak-hak para pekerja.
BP Batam melalui Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan mencatatkan kinerja positif sepanjang Januari–Agustus 2026.
Sejumlah indikator utama menunjukkan pertumbuhan tahunan, dengan penerimaan mencapai Rp303,14 miliar, arus peti kemas 542.927 TEUs atau tumbuh 8,2% (YoY), bongkar muat general cargo 8.174.446 ton atau tumbuh 8% (YoY), serta mobilitas penumpang mencapai 6.718.075 orang atau tumbuh 8,02% (YoY).
Khusus Terminal Umum Batu Ampar, realisasi general cargo telah mencapai 1.376.034 ton atau 102% dari target tahunan.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa tren positif sektor kepelabuhanan menjadi salah satu indikator penting dalam menopang aktivitas ekonomi dan investasi di kawasan Free Trade Zone (FTZ) Batam.
Menurutnya, pertumbuhan arus logistik dan mobilitas penumpang menunjukkan aktivitas perdagangan serta konektivitas Batam terus bergerak positif.
“Pertumbuhan yang konsisten di sektor logistik dan kepelabuhanan hingga Agustus 2026 ini merupakan sinyal kuat bahwa denyut perekonomian dan iklim investasi Batam terus bergairah. Pelabuhan adalah urat nadi perdagangan Batam,” ujar Amsakar Achmad.
Ia menambahkan, BP Batam akan terus mendorong modernisasi infrastruktur, elektrifikasi peralatan bongkar muat, serta digitalisasi layanan dan proses logistik. Langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat posisi Pelabuhan Batam sebagai transshipment hub dan simpul logistik internasional di Selat Malaka.
Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menekankan bahwa peningkatan kinerja harus berjalan beriringan dengan penguatan kualitas pelayanan kepada pelaku usaha dan masyarakat. Hingga Agustus 2026, lalu lintas penumpang domestik dan internasional tercatat mencapai 6.718.075 orang, sementara kunjungan kapal barang dan penumpang mencapai 73.230 call atau tumbuh 1% (YoY).
“Tingginya mobilitas penumpang laut yang menembus 6,7 juta orang dan aktivitas logistik yang kian padat menuntut peningkatan mutu pelayanan publik di seluruh terminal. BP Batam terus mempererat sinergi dengan unsur CIQP serta para asosiasi maritim agar seluruh proses kepelabuhanan berjalan makin cepat, terukur, dan akuntabel,” tegas Li Claudia.
Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, menyampaikan apresiasi atas capaian unit bisnis kepelabuhanan yang dinilai mencerminkan penguatan tata kelola dan optimalisasi aset. Capaian general cargo Terminal Umum Batu Ampar yang telah mencapai 102% dari target tahunan, serta realisasi peti kemas sebesar 542.927 TEUs atau 72% dari target 750.000 TEUs, menjadi bagian dari kinerja yang terus dipantau hingga akhir tahun.
“Kinerja positif yang melampaui 100% pada komoditas general cargo di Batu Ampar serta realisasi peti kemas yang on track membuktikan efektivitas transformasi tata kelola bisnis di lingkungan pengusahaan. Melalui penguatan Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan, kami memastikan setiap aset kepelabuhanan BP Batam dioptimalkan secara komersial dengan standar tata kelola yang transparan dan profesional,” ujar Denny Tondano.
Direktur Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni, menjelaskan bahwa hingga akhir Agustus 2026, penerimaan sektor kepelabuhanan mencapai Rp303,14 miliar, atau 61,85% dari target tahunan sebesar Rp490,15 miliar. Capaian tersebut masih berada dalam koridor target dan diproyeksikan mengalami akselerasi pada kuartal IV-2026.
Benny menambahkan, dari sisi arus barang, volume peti kemas yang ditangani mencapai 542.927 TEUs, tumbuh 8,2% (YoY) dan merealisasikan 72% dari target tahunan. Sementara itu, total bongkar muat general cargo mencapai 8.174.446 ton, meningkat 8% (YoY).
“Capaian istimewa diraih Terminal Umum Batu Ampar yang telah melampaui target tahunan dengan realisasi 1.376.034 ton atau mencapai 102%, sedangkan Terminal Umum Curah Cair Kabil mencatatkan realisasi 2.792.750 ton atau 80% dari target,” urai Benny.
Dengan capaian tersebut, BP Batam akan melanjutkan penguatan kinerja kepelabuhanan melalui peningkatan kapasitas layanan, optimalisasi aset, modernisasi fasilitas, serta penguatan kolaborasi antarlembaga. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat daya saing Pelabuhan Batam dan mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan.
Badan Pengusahaan (BP) Batam menyampaikan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (17/9).
RKA tersebut disampaikan langsung Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, didampingi Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra dan jajaran.
BP Batam mengusulkan pagu anggaran Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp2,44 Triliun. Anggaran tersebut seluruhnya bersumber dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad mengatakan, penyusunan RKA 2027 diarahkan untuk mendukung percepatan perizinan investasi, memperkuat pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam.
“Rencana kerja dan anggaran tahun 2027 fokusnya adalah bagaimana pelayanan semakin cepat, infrastruktur semakin baik dan iklim investasi semakin memberikan kepastian,” kata Amsakar.
Ia menjelaskan, arah pembangunan BP Batam pada 2027 sejalan dengan tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027, yaitu “Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas melalui Produktivitas, Investasi dan Industri.”
Rp665,11 Miliar untuk Pengembangan Infrastruktur
Salah satu fokus utama BP Batam dalam RKA 2027 tersebut adalah pembangunan dan pengembangan infrastruktur. Sebesar Rp665,11 miliar dialokasikan untuk kegiatan pengembangan infrastruktur di KPBPB Batam.
Fokus pengembangan pada fasilitas pelabuhan, infrastruktur jalan, infrastruktur jembatan, fasilitas bandara, infrastruktur drainase, fasilitas air bersih dan limbah/IPAL, kawasan dan wisata serta fasilitas kesehatan.
Menurut Amsakar, pembangunan infrastruktur tersebut memiliki keterkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi dan investasi di Batam.
“Pembangunan infrastruktur harus memberikan dampak nyata terhadap produktivitas dan pertumbuhan ekonomi Batam,” tegasnya.
Amsakar juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Komisi VI DPR RI terhadap pelaksanaan tugas BP Batam dalam mengelola, mengembangkan dan membangun KPBPB Batam.
“Kami berkomitmen menjalankan anggaran secara efektif, efisien dan akuntabel, sehingga setiap program yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, dunia usaha, pengembangan Batam dan perekonomian nasional,” pungkasnya.
Sementara, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Adisatrya Suryo Sulisto mengapresiasi kinerja BP Batam dan berharap agar anggaran yang disiapkan BP Batam dapat dikelola secara akuntabel dan inklusif.
“Kami apresiasi kunjungan kita di lapangan mendapati banyak sekali capaian progresif Batam di mata masyarakat dan pelaku usaha. Kami harap agar anggaran ini dapat dikelola secara efektif dan akuntabel melalui program prioritas yang terukur untuk meningkatkan pelayanan publik, investasi, konektivitas, penciptaan lapangan kerja dan daya saing Batam,” harap Adisatrya.
Batam, September 2026 – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melalui Area Batam terus memperkuat upaya pengembangan jaringan gas rumah tangga di Kota Batam dengan target 34.000 Sambungan Rumah Tangga (SRT) pada periode 2026–2027. Sejalan dengan target tersebut, PGN memanfaatkan momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui program GEMPITA GasKita yang dilaksanakan sepanjang Agustus 2026 di 10 perumahan target pengembangan jaringan gas rumah tangga.
GEMPITA GasKita merupakan inisiatif PGN untuk membangun engagement dengan masyarakat sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai manfaat gas bumi dan jaringan gas rumah tangga. Dikemas dalam rangkaian kegiatan perayaan kemerdekaan, program ini menjadi ruang bagi PGN untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat di wilayah yang menjadi target pengembangan jaringan gas rumah tangga.
Melalui kegiatan tersebut, PGN tidak hanya berpartisipasi dalam memeriahkan rangkaian perayaan kemerdekaan bersama warga, tetapi juga menyampaikan informasi mengenai layanan jaringan gas rumah tangga, manfaat penggunaan gas bumi, aspek keamanan, serta tata cara penggunaannya. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat sekaligus mendukung kesiapan calon pelanggan dalam menyambut pengembangan jaringan gas rumah tangga di wilayahnya.
GEMPITA GasKita dilaksanakan di 10 perumahan yang menjadi target pengembangan jaringan gas rumah tangga PGN di Kota Batam, meliputi Perumahan Taman Cipta Asri Tahap 1 & 3, Taman Cipta Asri Tahap 2 & 4, Taman Raya Tahap 1, Taman Raya Tahap 2, Taman Raya Tahap 3, Taman Raya Tahap 4, Taman Raya Tahap 5, Taman Laguna Indah, Taman Victoria, dan Renggali Residence.
Area Head PGN Batam, Wendi Purwanto, menyampaikan bahwa pengembangan jaringan gas rumah tangga tidak hanya membutuhkan kesiapan infrastruktur, tetapi juga komunikasi dan pemahaman masyarakat sebagai bagian penting dalam keberhasilan program.
“Target pengembangan 34.000 SRT di Kota Batam merupakan bagian dari upaya PGN memperluas pemanfaatan gas bumi bagi masyarakat. Untuk mendukung target tersebut, kami terus membangun komunikasi dengan masyarakat di wilayah pengembangan. GEMPITA GasKita menjadi salah satu momentum bagi PGN untuk hadir secara langsung, membangun engagement, sekaligus memberikan pemahaman mengenai manfaat dan keamanan penggunaan gas bumi,” ujar Wendi.
Lebih lanjut, Wendi menyampaikan bahwa keterlibatan PGN dalam kegiatan masyarakat merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk membangun hubungan yang berkelanjutan dengan masyarakat di sekitar wilayah pengembangan.
“Kami berharap melalui komunikasi yang dilakukan secara berkelanjutan, masyarakat semakin mengenal manfaat jaringan gas rumah tangga dan memperoleh informasi yang tepat mengenai penggunaannya. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih siap menyambut pengembangan jaringan gas bumi di lingkungannya dan bersama-sama mendukung pencapaian target 34.000 SRT di Kota Batam,” tambah Wendi.
Pelaksanaan GEMPITA GasKita di 10 perumahan selama Agustus 2026 menjadi bagian dari strategi komunikasi PGN dalam memperkenalkan layanan gas bumi kepada masyarakat secara langsung. Momentum peringatan kemerdekaan dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat sekaligus menyampaikan edukasi mengenai pemanfaatan gas bumi sebagai energi yang praktis, efisien, dan aman.
Melalui pengembangan jaringan gas rumah tangga, PGN terus berkomitmen memperluas akses masyarakat terhadap energi gas bumi sekaligus mendukung pemanfaatan energi yang lebih efisien untuk kebutuhan rumah tangga. Pengembangan 34.000 SRT di Kota Batam pada 2026–2027 menjadi bagian dari upaya tersebut dan diharapkan dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat.
Perdebatan mengenai ancaman teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) terhadap kelangsungan hidup manusia kini makin mengemuka. Sederet tokoh pelopor teknologi AI—yang sering dijuluki "Bapak AI Dunia"—serta para pemimpin perusahaan teknologi terkemuka menyuarakan kekhawatiran mendalam terkait risiko tak terkendali dari perkembangan teknologi tersebut.
Peringatan keras salah satunya datang dari Geoffrey Hinton, ilmuwan komputer ternama yang merupakan pionir jaringan neural dan deep learning. Hinton memperkirakan ada probabilitas sebesar 10 persen bahwa AI berpotensi memusnahkan seluruh umat manusia dalam dekade mendatang. Menurutnya, bahaya nyata dapat muncul jika AI yang melampaui kecerdasan manusia tersebut mampu merancang senjata siber penghancur hingga meracik virus biologis berbahaya.
Senada dengan Hinton, tokoh deep learning lainnya, Yoshua Bengio, menekankan pentingnya menanggapi ancaman ini secara serius. Bengio membenarkan bahwa sistem AI modern saat ini sudah dibekali kemampuan peretasan dan tingkat persuasi tinggi yang berpotensi disalahgunakan untuk merugikan manusia. Ia pun menyerukan pentingnya membatasi laju riset AI serta memperketat regulasi keselamatan independen sebelum model-model baru dilatih.
Kekhawatiran tersebut juga didukung oleh para pemimpin eksekutif teknologi global seperti Sam Altman (OpenAI), Demis Hassabis (Google DeepMind), Dario Amodei (Anthropic), hingga Elon Musk. Mereka sepakat bahwa kecepatan pengembangan AI perlu diperlambat dan diimbangi dengan regulasi ketat. Di sisi lain, CEO Cohere Aidan Gomez menilai model AI saat ini sebagai senjata siber amat ampuh yang mampu melacak kerentanan keamanan secara luas, sehingga memperketat lingkungan pengujian (container security) menjadi hal yang krusial.
Meskipun demikian, seruan regulasi dan perlambatan laju pengembangan AI ini mendapat tanggapan dingin dari pihak pemerintah. Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan kecaman terhadap seruan pembatasan tersebut dan menilai bahwa laju inovasi teknologi AI tidak seharusnya dihentikan. Perbedaan pandangan ini menandai makin sengitnya kontroversi global antara percepatan inovasi dan keselamatan masa depan peradaban manusia.
Sumber: CNN Indonesia
Diskominfo Batam – Menyambut Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengajak seluruh elemen masyarakat turut menyemarakkan peringatan tersebut. Salah satunya melalui penggunaan baju kurung Melayu serta pemasangan spanduk dan atribut ucapan Hari Jadi Ke-24 Kepri.
Ajakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Batam Nomor 46 Tahun 2026 tentang Peringatan Hari Jadi Ke-24 Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026. SE tersebut ditandatangani langsung oleh Wali Kota Batam Amsakar Achmad.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan, penerbitan SE tersebut merupakan tindak lanjut atas Surat Edaran Gubernur Kepulauan Riau Nomor B/100.3.4.1/57/B.ADPIM-SET/2026.
“Melalui SE ini, Bapak Wali Kota Amsakar Achmad mengajak seluruh elemen masyarakat, instansi pemerintah, swasta, hingga institusi pendidikan untuk bersama-sama menyemarakkan Hari Jadi Ke-24 Provinsi Kepulauan Riau,” ujar Rudi di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (17/9/2026).
Dalam SE tersebut, seluruh pegawai Pemko Batam, instansi vertikal, BUMN, BUMD, dan sektor swasta diimbau mengenakan baju kurung Melayu pada hari kerja selama 21-26 September 2026.
Selain itu, instansi pemerintah, pihak swasta, sekolah, perguruan tinggi, serta pemilik ruko dan tempat usaha diimbau memasang baliho, spanduk, atau umbul-umbul ucapan selamat Hari Jadi Ke-24 Provinsi Kepri mulai 21 hingga 30 September 2026.
Pemko Batam juga akan menggelar Upacara Peringatan Hari Jadi Ke-24 Provinsi Kepri pada Kamis (24/9/2026) pukul 07.30 WIB di Dataran Engku Putri, Kantor Wali Kota Batam.
Peserta upacara diwajibkan mengenakan baju kurung Melayu lengkap. Peserta laki-laki juga diwajibkan mengenakan tanjak.
Rudi menjelaskan, SE Wali Kota Batam tersebut memuat empat poin utama, yakni penggunaan baju Melayu, pemasangan atribut dan ornamen hiasan, pelaksanaan upacara bendera, serta penggunaan materi dan logo resmi Hari Jadi Ke-24 Provinsi Kepri.
“Penggunaan baju Melayu, pemasangan atribut dan ornamen hiasan, pelaksanaan upacara bendera, serta materi dan logo. Empat poin tersebut terdapat dalam Surat Edaran Wali Kota Batam,” ujarnya.
Tema dan logo resmi Peringatan Hari Jadi Ke-24 Provinsi Kepri dapat diunduh secara mandiri oleh masyarakat dan instansi melalui tautan resmi yang telah disediakan panitia, https://linktr.ee/HARIJADI24KEPRI
Rudi berharap seluruh pihak dapat berpartisipasi dalam menyemarakkan peringatan tersebut, termasuk Forkopimda, pengelola hotel, mal, restoran, hingga ketua RT/RW se-Kota Batam.
Ia mengajak seluruh pihak untuk turut mengimbau masyarakat di lingkungannya sehingga suasana Hari Jadi Ke-24 Provinsi Kepri dapat terasa semarak di berbagai sudut Kota Batam.
Jakarta, Tim nasional basket putri dan voli putri Indonesia akan mengawali perjuangan pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Kamis, dengan pertandingan yang berlangsung di Aichi, Jepang.
Tim basket putri Indonesia akan menghadapi Thailand pada laga pertama di Aichi International Arena pukul 11.00 WIB.
Indonesia membawa 12 pemain untuk basket putri 5x5, yakni Agustin Gradita, Erinindita Madafa, Faizzatus Shoimah, Priscilla Karen, Kartika Hatta, Kimberley Pierre-Louis, Angelique Aritonang, Nicole Lukito, Lea Kahol, Yualita Rency, Nathania Orville, dan Ayu Sriartha.
Setelah melawan Thailand, Indonesia kembali bertanding menghadapi China pada Senin (21/9) pukul 17.00 WIB.
Timnas voli putri Indonesia juga akan memulai pertandingan pada Kamis dengan menghadapi Nepal pada pukul 17.20 WIB. Indonesia kemudian menghadapi tuan rumah Jepang pada Jumat (18/9) pukul 17.20 WIB.
Pada cabang teqball, Yoga Ardika Putra akan menjalani sejumlah pertandingan nomor tunggal putra. Dia bakal menghadapi Vietnam, Laos, Republik Korea, Jepang, dan Filipina di Grup B.
Pasangan Husni Uba/La Ode Mardan M akan turun pada nomor ganda putra Grup A dengan menghadapi Thailand dan Filipina. Kedua nomor tersebut juga memiliki agenda perempat final dan repechages sesuai hasil pertandingan sebelumnya.
Dari cabang modern pentathlon, Caroline Andita Bangun dan Nurfa Inayah Nurul Qalbi tercantum dalam semifinal A, sementara Sri Wahyuni berada di semifinal B pada nomor obstacle, swimming, dan laser run.
Sumber: Kantor Berita Antara
Batam – Persoalan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di wilayah perbatasan seperti Kepulauan Riau dinilai membutuhkan perhatian serius dan kolaborasi lintas sektor.
Perdagangan orang tidak hanya berkaitan dengan pengiriman pekerja migran secara nonprosedural, tetapi juga dapat terjadi dalam berbagai bentuk eksploitasi di dalam kota.
Isu tersebut akan menjadi salah satu pembahasan dalam Lokakarya “Melawan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO): Sampai Semua Bebas” yang digelar dalam rangkaian Festival Media (Fesmed) Selat Malaka di Ruang Theater Lantai 3, Technopreneur Building, Politeknik Negeri Batam, Minggu (20/9/2026).
Ketua Panitia Fesmed Selat Malaka, Adam Zulfikar, mengatakan lokakarya tersebut menjadi ruang belajar dan dialog untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai bentuk-bentuk TPPO yang terjadi di Batam dan Kepulauan Riau.
Menurutnya, persoalan TPPO tidak seharusnya hanya dilihat dari kasus pekerja migran yang diberangkatkan secara ilegal atau nonprosedural.
“TPPO tidak hanya soal pekerja migran. Ada berbagai bentuk eksploitasi manusia yang perlu kita lihat secara lebih luas, termasuk eksploitasi seksual, prostitusi, tempat hiburan malam, hingga eksploitasi terhadap anak,” kata Adam.
Ia menjelaskan, posisi Batam sebagai kota industri sekaligus wilayah perbatasan dan pintu keluar-masuk manusia membuat persoalan TPPO memiliki dimensi yang kompleks.
Karena itu, menurut Adam, masyarakat perlu memahami bagaimana proses perekrutan dilakukan, siapa kelompok yang rentan menjadi korban, bagaimana modus dan jaringan bekerja, serta siapa yang mendapatkan keuntungan dari praktik eksploitasi tersebut.
“Yang ingin kita dorong adalah cara pandang bahwa persoalan TPPO bukan hanya tentang siapa yang diberangkatkan, tetapi juga siapa yang dieksploitasi, bagaimana eksploitasi itu berlangsung, siapa yang mendapatkan keuntungan dan mengapa praktik tersebut bisa terus terjadi,” ujarnya.
Lokakarya ini juga akan menghadirkan penyintas TPPO. Kehadiran penyintas dinilai penting agar pembahasan tidak hanya melihat persoalan dari sisi hukum dan kebijakan, tetapi juga mendengar langsung pengalaman serta dampak yang dialami korban.
Selain penyintas, kegiatan menghadirkan Direktur Eksekutif Yayasan Integritas Justitia Madani Indonesia (IJMI) Try Hary Santoso, perwakilan Polda Kepri, Kepala BP3MI Provinsi Kepri Kombes Pol. Imam Riyadi, serta Romo Chrisanctus Paschalis Saturnus dari Komisi Keadilan Perdamaian Pastoral Migran dan Perantau (KKPPMP) Keuskupan Pangkalpinang.
Adam mengatakan pendekatan terhadap penyintas dalam kegiatan tersebut akan mengutamakan keamanan, kenyamanan, persetujuan dan kerahasiaan identitas apabila diperlukan.
“Suara penyintas menjadi bagian penting dalam diskusi ini. Kita ingin membangun ruang yang aman sehingga pengalaman mereka tidak hanya didengar, tetapi juga menjadi pertimbangan dalam mendorong kebijakan yang lebih berpihak kepada korban,” katanya.
Lokakarya ini menargetkan sekitar 100 peserta. Adam berharap pertemuan tersebut tidak berhenti pada diskusi, tetapi menghasilkan penguatan jejaring dan rekomendasi bersama dalam upaya mencegah dan menangani TPPO.
“Perjuangan melawan TPPO bukan hanya bagaimana menyelamatkan satu korban. Yang lebih penting adalah memastikan tidak ada lagi manusia yang diperdagangkan dan dieksploitasi,” kata Adam. Pendaftaran bisa dilakukan di https://fesmedselatmalaka.org.
JAKARTA – Industri perfilman Tanah Air kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Film horor terbaru bertajuk Ritual Gaib, yang dibintangi oleh pasangan selebriti Dinda Hauw dan Rey Mbayang, berhasil mengamankan kesepakatan distribusi untuk tayang di 38 negara. Pencapaian skala global ini lahir dari tangan dingin sutradara sekaligus produser Intan Kieflie yang berkolaborasi dengan suaminya, Stuart Simpson, seorang sutradara spesialis genre horor asal Australia. Perpaduan latar belakang Intan yang kuat dalam penceritaan drama serta keahlian Stuart di genre horor melahirkan karya yang mengombinasikan misteri, horor, dan drama keluarga secara solid tanpa hanya mengandalkan sensasi kejut (jump scare).
"Kenapa jadi horor? Karena sutradara yang satunya, Stuart Simpson, which is itu suami saya, adalah si raja horor. Sementara saya adalah drama queen," ujar Intan Kieflie saat ditemui di Grand Indonesia, Jakarta, Selasa (15/9/2026).
Proyek ini bermula dari tingginya permintaan distributor internasional terhadap film horor khas Indonesia. Konsep serta pemetaan pasar mancanegara telah dimatangkan terlebih dahulu di Melbourne, Australia, sebelum proses syuting dimulai. Strategi penulisan cerita yang menargetkan pasar internasional terbukti sukses. Ritual Gaib dipastikan akan hadir di berbagai kawasan dunia, mulai dari Asia Tenggara, Timur Tengah, Afrika Utara, wilayah Rusia dan CIS, hingga jaringan bioskop tertentu di Amerika Serikat. Pasar Timur Tengah dan negara pecahan Soviet disebut sangat berminat dengan penuturan unsur spiritualitas Islam yang diusung dalam film tersebut.
Sumber: Suara.com
