Live Streaming
super me

super me

Page 4 of 280

Empat Juara Daerah Bertanding di Medan untuk Memperebutkan Tiket ke Panggung Nasional

MEDAN, 14 September 2026. PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) melalui brand AXIS menggelar Final Regional AXIS Nation Cup 2026 Northern Sumatra di Stadion Kebun Bunga, Medan, Sabtu (12/9). Mempertemukan empat juara dari babak preliminary di wilayah Northern Sumatra, laga regional ini menetapkan SKO Riau sebagai Juara Final Regional AXIS Nation Cup 2026 Northern Sumatra dan wakil kategori putra menuju Grand Final AXIS Nation Cup 2026 di Jakarta.

Pada laga final, SKO Riau menghadapi SMAN 9 Tunas Bangsa Banda Aceh dan berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-1 dari adu pinalti. Hasil tersebut menjadi puncak persaingan empat tim terbaik yang sebelumnya telah menjadi juara di wilayah masing-masing, yaitu SMAN 9 Tunas Bangsa, SMA PAB 4 Sampali, SKO Riau, dan SMAN 5 Batam.

Sementara itu, untuk kategori futsal putri, SMAN 25 Batam akan menjadi perwakilan Northern Sumatra di Grand Final AXIS Nation Cup 2026. SMAN 25 Batam sebelumnya berhasil menjadi Juara 1 Futsal Putri Preliminary Batam, sehingga mendapatkan kesempatan untuk langsung bertanding di Grand Final Nasional bersama perwakilan putri dari regional lainnya.

Baik perwakilan putra maupun putri Northern Sumatra akan melanjutkan perjuangan pada Grand Final AXIS Nation Cup 2026 di Istora Senayan, Jakarta, pada 31 Oktober 2026. Dengan demikian, Final Regional Northern Sumatra menjadi penentu wakil putra, sementara SMAN 25 Batam telah memastikan tempat di kompetisi nasional untuk kategori putri.

Antusiasme terhadap Final Regional Northern Sumatra juga terlihat dari kehadirann lebih dari seribu pengunjung dan supporter yang menyaksikan rangkaian pertandingan di Medan. Dukungan komunitas sekolah turut menjadi bagian dari pengalaman kompetisi dan memperkuat semangat “Laga Para Juara” yang mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai daerah.

Regional Group Head XLSMART Northern Sumatra, Winetou Lubis mengatakan, “Selamat kepada SKO Riau yang berhasil menjadi juara Final Regional AXIS Nation Cup 2026 Northern Sumatra. Seluruh tim telah menunjukkan kemampuan, kerja sama, semangat kompetisi, dan sportivitas sepanjang pertandingan. Kami juga mengapresiasi SMAN 25 Batam yang akan membawa nama Northern Sumatra pada kategori putri di Grand Final.”

“Perjalanan para wakil Northern Sumatra belum berakhir. Kami berharap SKO Riau dan SMAN 25 Batam dapat memberikan penampilan terbaik di Grand Final, sekaligus membawa nama sekolah dan daerahnya bersaing di tingkat nasional,” tambah Winetou.


Empat Juara Daerah Bertemu di Medan

Perjalanan menuju Final Regional Northern Sumatra dimulai dari babak preliminary yang digelar di masing-masing daerah.

SMA PAB 4 Sampali menjadi juara Medan setelah melalui persaingan yang diikuti 40 tim futsal SMA/SMK sederajat, yang terpilih dari lebih dari 90 sekolah pendaftar. Pada babak tersebut, SMAN 7 Binjai menjadi juara kedua.

Dari Aceh, SMAN 9 Tunas Bangsa menjadi wakil setelah meraih posisi terbaik di wilayahnya. Sementara SKO Riau menjadi juara Preliminary Pekanbaru dan SMAN 5 Batam menjadi juara Preliminary Batam.

Keempat juara tersebut kemudian bertemu dalam Final Regional Northern Sumatra di Medan. Sesuai jadwal pertandingan, fase grup diawali dengan laga SMA PAB 4 Sampali vs SKO Riau pada pukul 10.00 WIB dan SMAN 5 Batam vs SMAN 9 Tunas Bangsa pada pukul 11.00 WIB.

Pertandingan dilanjutkan pada pukul 13.00 WIB dan 14.00 WIB berdasarkan hasil fase grup, sebelum dua tim terbaik bertemu pada laga final pukul 16.00 WIB untuk menentukan juara regional.

Pertemuan empat juara daerah tersebut menjadi bagian dari konsep “Laga Para Juara”, yang memberikan kesempatan bagi tim terbaik dari masing-masing wilayah untuk kembali berkompetisi dan menentukan satu wakil Northern Sumatra menuju tingkat nasional.


Hasil Final Regional AXIS Nation Cup 2026 Northern Sumatra
Kategori Futsal Putra
Juara 1 : SKO Riau
Juara 2 : SMAN 9 Tunas Bangsa Banda Aceh

Laga Final : SKO Riau (2) – SMAN 9 Tunas Bangsa Banda Aceh (1)

Kategori Futsal Putri – Wakil Northern Sumatra
Juara Preliminary Batam: SMAN 25 Batam
Juara 2 Preliminary Batam: SMK Negeri 7 Batam

Sebagai juara regional, SKO Riau akan membawa nama Northern Sumatra pada kategori putra di Grand Final AXIS Nation Cup 2026. Sementara SMAN 25 Batam akan menjadi wakil Northern Sumatra untuk kategori putri pada kompetisi nasional tersebut.


Dua Wakil Northern Sumatra Menuju Panggung Nasional

Kehadiran SMAN 25 Batam di Grand Final menambah representasi Northern Sumatra pada kompetisi nasional AXIS Nation Cup 2026. Kategori futsal putri menjadi bagian dari komitmen AXIS untuk memberikan ruang yang semakin luas bagi pelajar perempuan dalam mengembangkan potensi dan berprestasi melalui futsal.

Pada Grand Final AXIS Nation Cup 2026, SKO Riau dan SMAN 25 Batam akan membawa nama Northern Sumatra dan bersaing dengan tim-tim terbaik dari berbagai regional di Indonesia. Grand Final dijadwalkan berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, pada 31 Oktober 2026.

Memasuki tahun keempat penyelenggaraan, AXIS Nation Cup 2026 menjangkau 40 kota di Indonesia dengan target partisipasi sekitar 1.680 sekolah dan 16.800 pelajar. Kompetisi ini juga memperkuat pembinaan talenta melalui kolaborasi AXIS bersama Federasi Futsal Indonesia (FFI).

Para juara mendapatkan kesempatan mengikuti Intensive Training Program bersama pelatih berlisensi serta proses talent scouting, sehingga AXIS Nation Cup tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga membuka akses bagi talenta muda menuju jenjang olahraga yang lebih tinggi.

Dalam tiga tahun penyelenggaraan sebelumnya, sebanyak lima alumni AXIS Nation Cup telah bergabung dengan Tim Nasional Futsal U-19 Indonesia dan turut mengantarkan Indonesia meraih posisi runner-up AFF U-19 Futsal Championship 2025.

Dukungan Konektivitas 5G untuk Aktivitas Digital

Penyelenggaraan Final Regional AXIS Nation Cup 2026 di Medan juga didukung oleh penguatan jaringan XLSMART. Medan, Binjai, dan Deli Serdang telah didukung lebih dari 1.000 BTS 5G XLSMART, sebagai bagian dari perluasan jaringan 5G di Sumatra Utara.

Dukungan konektivitas tersebut melengkapi aktivitas generasi muda selama penyelenggaraan ANC. Melalui AXIS 5G AF (Absolute Fast), pelanggan dapat menikmati pengalaman konektivitas 5G yang cepat dan stabil untuk mendukung berbagai aktivitas digital, termasuk berkomunikasi, membuat konten, dan berbagi momen pertandingan.

Kehadiran jaringan tersebut juga sejalan dengan komitmen XLSMART dalam membangun Responsible Digital Infrastructure, dengan menghadirkan konektivitas yang mendukung kebutuhan digital masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Melalui AXIS Nation Cup 2026, XLSMART terus memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkompetisi, mengembangkan kemampuan, membangun karakter, dan mengejar prestasi. Setelah menjadi bagian dari Laga Para Juara Northern Sumatra, SKO Riau dan SMAN 25 Batam kini bersiap membawa nama wilayah tersebut ke Grand Final AXIS Nation Cup 2026 di Istora Senayan, Jakarta, 31 Oktober 2026.



JAKARTA – Polri terus memperkuat operasi Search and Rescue (SAR) dalam penanganan insiden hilang kontak dan tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Tanjung Selatan, Kalimantan Selatan, sekitar Pulau Masalembu. Pengerahan kekuatan dilakukan secara terpadu untuk mendukung proses pencarian, penyelamatan, evakuasi, identifikasi, hingga pelayanan kepada keluarga korban. Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, prioritas Polri saat ini adalah mendukung pencarian dan penyelamatan terhadap penumpang maupun awak kapal yang masih belum ditemukan. “Polri memberikan dukungan penuh dalam operasi SAR KM Virgo Transport 8. Prioritas utama saat ini adalah pencarian, penyelamatan, dan evakuasi seluruh penumpang maupun awak kapal yang masih dalam proses pencarian. Polri bersama Basarnas, TNI AL, KSOP, pemerintah daerah, dan seluruh unsur terkait terus bergerak secara terpadu untuk mempercepat proses pencarian di lokasi,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo, Minggu (13/9/2026).

Berdasarkan data sementara hingga Minggu (13/9/2026) pukul 09.00 WIB, KM Virgo Transport 8 diketahui berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin dan dilaporkan hilang kontak sekitar pukul 02.05 WITA. Posisi terakhir kapal diperkirakan berada di sekitar Pulau Masalembu, dengan jarak sekitar 86 mil laut (NM) dari Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Data sementara mencatat jumlah Person On Board (POB) sebanyak 243 orang, terdiri atas sekitar 215 penumpang dan 30 awak kapal. Dari jumlah tersebut, 125 orang telah berhasil dievakuasi, dengan rincian 124 orang selamat dan satu orang meninggal dunia. Sementara 118 orang lainnya masih dalam proses pencarian. “Data sementara mencatat 243 orang berada di kapal. Sebanyak 125 orang telah berhasil dievakuasi, terdiri dari 124 orang selamat dan satu orang meninggal dunia. Sementara 118 orang lainnya masih dalam proses pencarian. Polri bersama seluruh unsur SAR akan terus melakukan upaya maksimal untuk menemukan dan mengevakuasi mereka yang masih dalam pencarian,” jelas Trunoyudo.

Untuk memperkuat operasi, Korpolairud Baharkam Polri telah memberangkatkan tiga Kapal Polisi terdekat menuju lokasi kejadian. Ketiganya yakni KP Laksmana-7012 yang berada dalam posisi BKO Kalsel dengan jarak sekitar 80 NM dan estimasi waktu tempuh tujuh jam, KP Ibis-6001 yang berada dalam posisi BKO Kalteng dengan jarak sekitar 103 NM dan estimasi waktu tempuh sembilan jam, serta KP Manyar-5003 yang berada dalam posisi BKO Surabaya dengan jarak sekitar 200 NM dan estimasi waktu tempuh 24 jam. Ketiga Kapal Polisi tersebut telah melaksanakan persiapan bekal ulang dan diberangkatkan untuk memperkuat pencarian serta evakuasi di lokasi.

Selain tiga Kapal Polisi, operasi SAR juga diperkuat KN Laksamana milik Basarnas, KNP 382 milik KSOP, KM Hai Da, KM Niki Mila Utama, TB TCP, TB Mauha IX, KM Cahaya Bahati Jaya, satu unit helikopter Polda Kalteng, serta satu unit helikopter Basarnas Surabaya. Basarnas mengerahkan 20 personel yang dipimpin Capt. Jahrudin. Sementara KSOP mengerahkan 10 personel yang telah diberangkatkan menuju lokasi menggunakan KNP 382 sejak pukul 07.00 WITA. “Kekuatan SAR terus diperkuat. Tidak hanya tiga Kapal Polisi, tetapi juga terdapat kapal-kapal dari unsur lainnya, dukungan dua unit helikopter, personel Basarnas, KSOP, TNI AL, Polairud, serta tim pendukung lainnya. Seluruh kekuatan ini bergerak untuk memperluas area pencarian dan mempercepat proses evakuasi,” kata Trunoyudo.

Operasi SAR di wilayah Kalimantan Selatan melibatkan Basarnas, TNI AL Lanal Banjarmasin, Polairud Polda Kalsel, KSOP Banjarmasin, SROP Navigasi, Pelindo, Kesehatan Pelabuhan, agen kapal, serta unsur terkait lainnya. Polairud Polda Kalsel terus melakukan koordinasi dan dukungan operasional di lapangan bersama unsur SAR lainnya. Posko Operasi SAR juga telah didirikan di Dermaga Trisakti Banjarmasin sebagai pusat koordinasi, pemantauan, dan pengumpulan informasi operasi. Dukungan turut diberikan Polda Jawa Timur mengingat KM Virgo Transport 8 berangkat dari Surabaya. Ditpolairud Polda Jatim menyiapkan satu tim berjumlah sembilan personel untuk mendukung operasi SAR serta koordinasi dengan Basarnas dan instansi terkait.

Polres Pelabuhan Tanjung Perak juga mendirikan Posko Pelayanan dan Pengaduan di Pelabuhan Penumpang Gapura Surya Nusantara Tanjung Perak. Posko tersebut diperkuat 10 personel Polres Pelabuhan Tanjung Perak, dua personel Tim Kesehatan, enam personel Biddokkes dan DVI Polda Jatim, serta dua personel BPBD Jatim. Posko tersebut melakukan koordinasi dengan Polres Pelabuhan Banjarmasin dan BPBD Banjarmasin terkait perkembangan penanganan dan evakuasi korban. Polri juga membuka layanan informasi dan pengaduan melalui Call Center 110 serta layanan Polres Pelabuhan Tanjung Perak di nomor 081918600000.

Selain operasi pencarian dan evakuasi, Polri menyiapkan dukungan Disaster Victim Identification (DVI) untuk memastikan proses identifikasi korban dilakukan secara profesional dan akurat. Sebanyak enam posko DVI telah didirikan di wilayah Jawa Timur dan Kalimantan Selatan. Di Jawa Timur, posko DVI terdiri atas Posko DVI Antemortem Dokkes Polda Jatim di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Posko DVI Antemortem Polda Jatim di Pelabuhan Sumenep, serta Posko DVI Postmortem Polda Jatim di RS Bhayangkara Surabaya. Sementara di Kalimantan Selatan, posko DVI terdiri atas Posko DVI Postmortem Polda Kalsel di RS Bhayangkara Banjarmasin, Posko DVI Postmortem di RSUD Ulin Banjarmasin, serta Posko DVI Antemortem Biddokkes Polda Kalsel di Pelabuhan Trisakti. Trunoyudo menegaskan, pengerahan unsur DVI dilakukan sebagai bagian dari kesiapan Polri dalam menangani seluruh tahapan penanganan korban. “Polri tidak hanya memperkuat pencarian dan evakuasi, tetapi juga menyiapkan seluruh dukungan yang diperlukan, termasuk DVI, kesehatan, posko pelayanan, dan jalur komunikasi bagi keluarga. Semua dilakukan untuk memastikan penanganan korban berjalan secara profesional, akurat, dan manusiawi,” tuturnya.

Trunoyudo menambahkan, Polri akan terus mengikuti perkembangan operasi berdasarkan informasi dan hasil koordinasi dari lapangan. Seluruh unsur yang terlibat akan mengoptimalkan kemampuan masing-masing untuk mendukung operasi SAR. “Kami memahami bahwa keluarga korban saat ini membutuhkan kepastian dan informasi. Karena itu, Polri bersama seluruh unsur SAR akan terus bekerja dan berkoordinasi. Kami mengimbau masyarakat dan keluarga penumpang untuk tetap tenang serta memperoleh informasi melalui kanal resmi. Upaya pencarian akan terus dilakukan secara maksimal hingga seluruh korban yang masih dalam pencarian dapat ditemukan dan dievakuasi,” pungkas Trunoyudo.

Batam, September 2026 — MaxOne Batam Hotel kembali menghadirkan program kuliner favorit “Jom Merarau”, sebuah pengalaman makan siang dengan konsep all you can eat lunch buffet yang dirancang untuk menghadirkan lebih banyak pilihan menu sekaligus menciptakan momen kebersamaan bagi para tamu. Berlokasi di 1.1° Dining & Lounge, MaxOne Batam Hotel, “Jom Merarau” tersedia setiap hari pukul 11.00–14.00 WIB dengan harga IDR 99K nett per person. Melalui konsep buffet, para tamu dapat menikmati berbagai pilihan hidangan dalam satu pengalaman makan siang yang praktis, nyaman, dan cocok dinikmati bersama keluarga, rekan kerja, maupun sahabat. Mengusung semangat “Celebrate Togetherness”, “Jom Merarau” tidak hanya menawarkan pilihan makanan yang beragam, tetapi juga menjadi bagian dari upaya MaxOne Batam Hotel untuk menghadirkan pengalaman kuliner yang dekat dengan kebutuhan masyarakat Batam.

Konsep all you can eat memberikan keleluasaan bagi tamu untuk menikmati berbagai hidangan sesuai selera dalam suasana restoran yang santai dan nyaman. Program ini juga menjadi pilihan yang sesuai untuk berbagai kebutuhan, mulai dari business lunch, family gathering, casual lunch bersama teman, hingga makan siang bersama rekan kerja. Dengan waktu operasional yang tersedia setiap hari, tamu dapat dengan lebih fleksibel menjadikan “Jom Merarau” sebagai pilihan untuk menikmati waktu makan siang tanpa harus menunggu momen atau hari tertentu. “Jom Merarau”.

kami hadirkan kembali sebagai bentuk komitmen MaxOne Batam Hotel dalam memberikan pengalaman kuliner yang tidak hanya lezat, tetapi juga menghadirkan momen kebersamaan bagi para tamu. Dengan konsep all you can eat dan harga yang terjangkau, kami berharap Jom Merarau dapat menjadi salah satu pilihan lunch favorit masyarakat Batam, baik untuk kebutuhan bisnis maupun untuk berkumpul bersama keluarga dan sahabat,” ujar Dian Anggraeni, General Manager MaxOne Batam Hotel. Kehadiran “Jom Merarau”. juga memperkuat posisi 1.1° Dining & Lounge sebagai salah satu pilihan tempat bersantap di kawasan Pelita–Nagoya, Batam.

Dengan lokasi yang strategis dan suasana yang nyaman, restoran ini dapat menjadi tempat untuk menikmati waktu makan sekaligus bersosialisasi bersama orang-orang terdekat. Bagi masyarakat Batam dan para tamu hotel yang ingin menikmati pengalaman makan siang buffet, “Jom Merarau” tersedia setiap hari pukul 11.00–14.00 WIB di 1.1° Dining & Lounge, MaxOne Batam Hotel, dengan harga IDR 99K nett per person. Dengan menggabungkan pilihan hidangan, harga yang terjangkau, serta suasana yang mendukung kebersamaan, MaxOne Batam Hotel mengajak para tamu untuk menjadikan waktu makan siang sebagai momen yang lebih berkesan Jom Merarau — Celebrate Togetherness, One Delicious Meal at a Time.

Badan Pengusahaan (BP) Batam memperkuat promosi investasi sektor kesehatan melalui partisipasinya dalam Medical Fair Asia 2026, salah satu pameran dagang internasional terkemuka di Asia Tenggara yang mempertemukan pelaku industri medis, teknologi kesehatan, serta penyedia layanan kesehatan dari berbagai negara.

Diselenggarakan oleh Messe Düsseldorf Asia Pte. Ltd., Medical Fair Asia 2026 berlangsung pada 9–11 September 2026 di Marina Bay Sands, Singapura. Kegiatan ini diikuti lebih dari 1.000 peserta dari berbagai negara di Asia dan menjadi salah satu platform strategis untuk memperluas jejaring bisnis serta membuka peluang investasi di sektor kesehatan.

Dalam ajang tersebut, BP Batam secara khusus memperkenalkan potensi dan peluang investasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Kesehatan Internasional Batam kepada investor global dan pelaku industri kesehatan.

Direktur Promosi dan Fasilitasi Investasi BP Batam, Dendi Gustinandar, mengatakan keikutsertaan BP Batam pada Medical Fair Asia 2026 merupakan momentum strategis untuk memperkenalkan posisi Batam sebagai salah satu destinasi investasi potensial bagi pengembangan ekosistem pariwisata kesehatan di kawasan regional.

“Kami memanfaatkan momentum Medical Fair Asia 2026 untuk memperkenalkan Batam sebagai kawasan yang memiliki posisi strategis dan didukung KEK di bidang pariwisata kesehatan. Potensi ini kami tawarkan kepada investor sebagai bagian dari pengembangan ekosistem kesehatan yang terintegrasi dan berdaya saing di kawasan regional,” ujar Dendi.

Tidak hanya memperkenalkan potensi kawasan, Dendi juga mendapat kesempatan menjadi pembicara dalam sesi Market Entry Briefing: Indonesia. Dalam forum tersebut, ia memaparkan berbagai peluang bisnis, prospek investasi, serta potensi pasar sektor kesehatan di Indonesia, khususnya Batam.

Lebih lanjut, Dendi menegaskan bahwa pengembangan sektor kesehatan di Batam tidak hanya diarahkan untuk memperkuat layanan kesehatan nasional, tetapi juga membuka peluang bagi Batam untuk tumbuh sebagai pusat layanan kesehatan berstandar internasional di kawasan regional.

Potensi tersebut diharapkan dapat mendorong masuknya investasi baru, memperluas lapangan kerja, meningkatkan transfer pengetahuan dan teknologi, serta memberikan nilai tambah bagi perekonomian Batam dan Indonesia.

Menanggapi partisipasi RSBP Batam dalam Medical Fair Asia 2026, Kepala BP Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menyambut positif langkah promosi investasi tersebut.

Keduanya berharap keikutsertaan BP Batam melalui RSBP Batam dalam forum internasional dapat semakin memperluas jejaring investasi dan memperkuat kepercayaan dunia usaha terhadap Batam sebagai salah satu kawasan strategis Indonesia untuk pengembangan industri dan jasa bernilai tambah.

Partisipasi RSBP Batam dalam Medical Fair Asia 2026 sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat branding Batam sebagai kawasan investasi yang kompetitif, terbuka, dan terintegrasi dengan pasar global.

Melalui pengembangan KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam, BP Batam terus mendorong hadirnya investasi berkualitas yang tidak hanya memperkuat sektor kesehatan, tetapi juga memberikan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi, pariwisata, industri pendukung, dan peningkatan daya saing Batam sebagai hub ekonomi regional.

Menyusul Antusiasme Tinggi pada Perayaan Kemerdekaan Indonesia, Rona Rasa Nusantara Kini Hadir sebagai Sajian All You Can Eat Dinner dengan Cita Rasa Nusantara

Setelah mendapatkan antusiasme yang tinggi dari para tamu dan masyarakat Batam saat pertama kali dihadirkan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, Rona Rasa Nusantara kini kembali hadir sebagai program makan malam reguler setiap Sabtu di Shiso Restaurant, Lantai 1, Aston Nagoya City Hotel. Mengusung konsep All You Can Eat Dinner, Rona Rasa Nusantara menghadirkan beragam hidangan khas Indonesia yang membawa kekayaan cita rasa dari berbagai daerah dalam satu pengalaman bersantap.

Program ini hadir setiap Sabtu, pukul 18.00–21.00 WIB, memberikan kesempatan bagi keluarga, sahabat, maupun para pencinta kuliner untuk menikmati sajian Nusantara dalam suasana yang nyaman di jantung Kota Batam. Pada penyelenggaraan perdananya di bulan Agustus, Rona Rasa Nusantara mendapat respons positif dan banyak permintaan dari para peserta untuk kembali menghadirkan konsep makan malam tersebut. Tingginya antusiasme tersebut menjadi salah satu alasan bagi Aston Nagoya City Hotel untuk menjadikan Rona Rasa Nusantara sebagai program kuliner reguler yang dapat dinikmati setiap akhir pekan.

“Rona Rasa Nusantara kami hadirkan untuk membawa kekayaan kuliner Indonesia ke dalam satu pengalaman makan malam yang hangat dan menyenangkan. Setelah melihat antusiasme yang sangat baik pada penyelenggaraan pertama, kami menerima banyak permintaan agar program ini kembali diadakan. Karena itu, kami memutuskan untuk menjadikannya sebagai sajian reguler setiap Sabtu, sehingga para tamu dan masyarakat dapat kembali menikmati berbagai hidangan Nusantara bersama keluarga maupun orang-orang terdekat.” ujar Ari Fijayanto, Restaurant & Banquet Manager Aston Nagoya City Hotel.

Dari hidangan pembuka hingga dessert, Rona Rasa Nusantara menyajikan pilihan menu yang dirancang untuk memberikan pengalaman kuliner Indonesia yang beragam. Salah satu daya tariknya adalah stall soup yang menghadirkan Coto Makassar dengan kuah khas, daging sapi empuk, ketupat, daun bawang, seledri, bawang goreng, jeruk nipis, sambal taoco, sambal rawit, kecap manis, dan emping. Tersedia pula Siomay Bandung lengkap dengan kentang, kol, tahu, pare, telur, saus kacang, sambal, jeruk nipis, dan kecap manis. Untuk pilihan hidangan utama, para tamu dapat menikmati Nasi Pandan, Mie Goreng, Sayur Lodeh, Telur Barendo, Ikan Bakar Rica, dan Krengsengan Daging yang disajikan untuk melengkapi pengalaman bersantap dengan cita rasa khas Indonesia.

 

Tidak lengkap rasanya menikmati hidangan Nusantara tanpa sate dan pelengkapnya. Rona Rasa Nusantara menghadirkan Sate Komplit yang terdiri dari sate ayam, sate usus, sate telur puyuh, sate kulit, serta sate hati ampela, disajikan bersama lontong, saus kacang, sambal merah, dan acar campur. Para tamu juga dapat menikmati Lalapan Segar yang terdiri dari timun, tomat, kacang panjang, kemangi, dan urap, serta aneka Gorengan seperti tempe mendoan, tahu isi, bakwan jagung, pisang goreng, dan singkong goreng. Untuk semakin memperkaya cita rasa, tersedia berbagai condiment berupa sambal, acar, dan kerupuk, termasuk sambal terasi, sambal ijo, sambal bawang, sambal kecap, acar campur, kerupuk tempe, kerupuk bawang, dan kerupuk merah. Pengalaman kuliner kemudian dilengkapi dengan pilihan dessert khas Indonesia, mulai dari irisan buah segar, aneka jajanan pasar Nusantara, Es Brenebone, Es Cendol, hingga Es Teler.

Sementara itu, pilihan minuman yang tersedia meliputi air mineral, es teh manis, kopi, dan teh. Menurut Chef Jufry Jenry Rembet, Head Chef Aston Nagoya City Hotel, Rona Rasa Nusantara menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kembali keberagaman kuliner Indonesia melalui sajian yang dapat dinikmati dalam satu meja. “Indonesia memiliki kekayaan kuliner yang luar biasa, dengan setiap daerah memiliki karakter rasa dan keunikannya masing-masing. Melalui Rona Rasa Nusantara, kami ingin menghadirkan keberagaman tersebut dalam satu pengalaman makan malam yang dapat dinikmati bersama. Kami juga ingin memastikan setiap hidangan memiliki cita rasa yang autentik sekaligus tetap nyaman dinikmati oleh berbagai kalangan.” ungkap Chef Jufry Jenry Rembet, Head Chef Aston Nagoya City Hotel.

Dengan konsep All You Can Eat, Rona Rasa Nusantara memberikan ruang bagi para tamu untuk mencoba berbagai hidangan dalam satu kunjungan. Konsep ini juga menjadikannya pilihan yang tepat untuk makan malam bersama keluarga, gathering bersama teman, maupun sekadar menikmati akhir pekan dengan pengalaman kuliner yang berbeda. Kehadiran Rona Rasa Nusantara sebagai program reguler menjadi bagian dari upaya Aston Nagoya City Hotel dalam menghadirkan pengalaman kuliner yang lebih dekat dengan kekayaan budaya Indonesia. Melalui sajian Nusantara, hotel berharap dapat memperkenalkan berbagai cita rasa lokal sekaligus menciptakan momen bersantap yang hangat dan berkesan bagi para tamu dan masyarakat Batam. Rona Rasa Nusantara tersedia setiap Sabtu, pukul 18.00–21.00 WIB, di Shiso Restaurant, Lantai 1, Aston Nagoya City Hotel.

Tanjungpinang, 13 September 2026 - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menggelar Festival Media (Fesmed) Selat Malaka 2026 pada 19–21 September 2026, dan untuk pertama kalinya festival media tingkat nasional ini berlangsung di dua kota sekaligus, Batam dan Tanjungpinang. Sekitar 300 jurnalis dari berbagai daerah di Indonesia akan menghadiri kegiatan yang mengusung tema besar “Kemerdekaan Pers dan Keadilan HAM di Asia Tenggara” ini, dengan Pulau Penyengat sebagai lokasi puncak sekaligus penutup rangkaian acara. AJI Kota Batam dan AJI Kota Tanjungpinang dipercaya menjadi tuan rumah, mempertemukan pengurus AJI Indonesia, AJI Kota, hingga sejumlah NGO dalam satu rangkaian kegiatan. Panitia memulai Fesmed Selat Malaka 2026 pada 19 September 2026 hingga 20 September 2026 di Politeknik Negeri Batam. Memasuki hari ketiga, Senin 21 September 2026, peserta bertolak ke Tanjungpinang untuk mengikuti napak tilas sejarah di Pulau Penyengat, sebelum kegiatan ditutup dengan Sarasehan di Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri.

*Penyengat, Pulau Kecil dengan Jejak Peradaban Besar*

Ketua AJI Tanjungpinang, Sutana menjelaskan, Pulau Penyengat merupakan pulau kecil yang terletak di seberang Kota Tanjungpinang dan bukan sekadar destinasi wisata sejarah, melainkan pernah menjadi pusat pemerintahan. Di pulau seluas sekitar 94 hektare itu, berdiri deretan benda cagar budaya peninggalan Kesultanan Melayu Riau-Lingga, yang wilayah kekuasaannya pada masa itu membentang hingga Riau, Lingga, Johor, Pahang, dan Singapura. "Karena kekayaan sejarah itu, Penyengat kerap disebut sebagai pulau museum cagar budaya," kata Sutana. "Pulau Penyengat memiliki nilai sejarah yang luar biasa.

Dari pulau kecil inilah lahir banyak pemikiran besar yang menjadi fondasi kebudayaan Melayu sekaligus turut membentuk perkembangan bahasa Indonesia," tambahnya. *Rusydiah Klub, Cikal Bakal Pers di Kepulauan Riau* Selain kaya akan benda cagar budaya, Pulau Penyengat menyimpan warisan intelektual yang jarang disorot publik luas. Pada 1895, masyarakat Penyengat mendirikan Rusydiah Klub, embrio perkumpulan ilmu pengetahuan yang meletakkan akar tradisi berpikir kritis dan menjadi cikal bakal pers di Kepulauan Riau. Rusydiah Klub dikenal sebagai organisasi intelektual pertama di Nusantara yang memelopori tradisi menulis dan penyebaran ilmu pengetahuan di kawasan Melayu. Sutana menilai kehadiran ratusan jurnalis dari berbagai daerah di lokasi bersejarah ini menjadi momentum untuk melihat kembali akar tradisi intelektual yang turut membentuk perkembangan pers di Kepulauan Riau."Sehingga pelaksanaan Fesmed di Penyengat kami menyebutnya sebagai pertemuan antara sejarah dan masa depan pers Indonesia," tuturnya.

*Warisan Raja Ali Haji, Fondasi Bahasa Indonesia*

Pulau Penyengat juga menjadi tempat lahir dan dimakamkannya Raja Ali Haji, pahlawan nasional yang dikenal lewat karya sastranya, Gurindam 12. Melalui sejumlah karya monumental — Gurindam Dua Belas, Kitab Pengetahuan Bahasa yang dikenal sebagai kamus bahasa Melayu modern pertama, serta Tuhfat al-Nafis — Raja Ali Haji memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan bahasa Melayu yang kemudian menjadi dasar lahirnya bahasa Indonesia. Berkat pemikiran dan tulisan-tulisannya, Sumpah Pemuda 1928 menetapkan bahasa Melayu dari Pulau Penyengat sebagai bahasa nasional, cikal bakal Bahasa Indonesia yang dikenal saat ini. "Karena jasa besar itu, Raja Ali Haji juga dijuluki sebagai Bapak Bahasa Indonesia," sebut Sutana.

 

*Napak Tilas yang Melahirkan Karya Jurnalistik* Selama berada di Pulau Penyengat, delegasi dan peserta tidak sekadar berkunjung. Panitia mendorong setiap peserta menuliskan cerita perjalanan mereka selama mengunjungi sejumlah tempat bersejarah di pulau ini, termasuk situs dan bangunan ikonik yang masih terawat dan terjaga hingga sekarang. "Dengan demikian, kegiatan napak tilas diharapkan dapat melahirkan berbagai perspektif dan karya jurnalistik yang memperkenalkan sejarah serta kekayaan budaya Pulau Penyengat kepada masyarakat lebih luas," kata Sutana.

*Menghubungkan Sejarah dengan Masa Depan Pers*

Lewat penyelenggaraan Fesmed Selat Malaka 2026 di Pulau Penyengat, AJI berupaya menghubungkan jejak sejarah pemikiran Melayu dengan agenda pers masa kini, sekaligus mendorong pengakuan dunia atas warisan budaya yang selama ini menjadi fondasi identitas bahasa dan intelektual bangsa. Sejarah Pulau Penyengat pun diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari masa lalu, melainkan sumber refleksi bagi pers Indonesia dalam menghadapi tantangan jurnalistik di masa depan. Tujuh Titik Cagar Budaya di Pulau Penyengat: 1. Masjid Raya Sultan Riau — ikon pulau yang terkenal karena arsitekturnya yang unik, dengan campuran bahan bangunan yang konon menggunakan putih telur. 2. Kompleks Makam Raja Haji Fisabilillah — tempat peristirahatan terakhir pahlawan nasional dan pejuang Melayu. 3. Kompleks Makam Raja Ali Haji dan Engku Puteri Raja Hamidah — makam sastrawan besar pencipta Gurindam Dua Belas serta permaisuri kerajaan. 4. Kompleks Makam Raja Abdurrahman (Yang Dipertuan Muda VII) — makam penguasa Riau-Lingga abad ke-19. 5. Kompleks Istana Kantor — bekas bangunan kantor sekaligus tempat kediaman resmi para raja atau Yang Dipertuan Muda. 6. Perigi Sulu dan Perigi Tua — sumur bersejarah peninggalan masa lalu yang menjadi sumber air penting bagi penduduk setempat. 7. Istana Tengku Bilik — bangunan bersejarah kediaman keluarga kerajaan.

 

 

Harper Premier Nagoya Batam memberikan pengalaman yang berbeda dan tak terlupakan dalam acara Harper Connect 2026

BATAM,Harper Premier Nagoya Batam menggelar Harper Connect 2026, sebuah malam apresiasi bagi pelanggan dan mitra bisnis, bertempat di Svarga Restaurant, lantai 18 hotel (Jumat 11 September 2026). Acara berlangsung pada Jumat malam pukul 18.00–21.00 WIB dan dihadiri sekitar 90 tamu undangan dari total 100 undangan yang disebar, terdiri dari perwakilan travel agent, kalangan pemerintahan, serta berbagai mitra strategis lainnya.

Bentuk Apresiasi atas Dua Tahun Perjalanan

Cluster General Manager Harper Premier Nagoya Batam, Yanuwar Dedy, menjelaskan bahwa acara ini merupakan wujud terima kasih hotel kepada para pelanggan dan mitra yang telah mendukung perjalanan Harper Premier Nagoya Batam selama dua tahun terakhir.

“Acara ini merupakan salah satu bentuk apresiasi Harper Premier Nagoya Batam kepada pelanggan, yang bentuknya adalah makan malam bersama tamu undangan dari pelanggan dan mitra, baik dari travel agent maupun government,” ujar Dedy.

Berbeda dari jamuan makan pada umumnya, tamu tidak perlu mengambil hidangan sendiri karena tim hotel menyajikan menu secara bertahap per bagian, menghadirkan nuansa yang lebih eksklusif dan premium. Menu malam itu merupakan hasil kolaborasi para chef dari sejumlah hotel di bawah naungan Archipelago International di Batam, meliputi:

  • Amuse Bouche: Cucumber & Sesame Salad
  • Appetizer: Seared Tuna Tataki
  • Soup: Roasted Pumpkin Miso Soup
  • Main Course: Slow Cooked Beef Short Ribs

Para tamu juga menerima berbagai voucher, termasuk voucher menginap serta paket makan dari program-program berjalan hotel, seperti Jelajah Rasa (makan malam dan durian sepuasnya setiap Sabtu), Ragam Rasa Nyonya (makan siang sepuasnya bertema peranakan setiap Jumat), dan paket sarapan langsung di Svarga Premier Bistro.

Suasana malam semakin semarak dengan sesi kuis interaktif seputar fasilitas hotel, di mana tiga pemenang dengan jawaban terbaik langsung membawa pulang hadiah. Selain itu, hotel juga menyediakan doorprize berupa dua unit mesin cuci dan satu unit televisi yang diundi melalui permainan spin the wheel dari daftar tamu yang hadir.

“Kita punya tiga pemenang dan mendapatkan hadiah juga. Ini juga adalah salah satu bentuk apresiasi kami untuk tamu undangan kami, Selain itu tamu juga dimanjakan beberapa aktivitas lain salah satunya photo booth disepanjang acara.” Ucap Yanuwar Dedy

Di luar unsur hiburan, Harper Connect 2026 turut menghadirkan sesi bertajuk “Work Life Balance ala Urban Professional” bersama Wenny Nur Annisa, perwakilan Himpunan Psikologi Kepulauan Riau (Kepri) sekaligus psikolog klinis di Rumah Sakit Awal Bros Batam. Sesi ini mengangkat pentingnya menyeimbangkan kesibukan pekerjaan dengan kesehatan mental, kenyamanan, dan kehidupan sosial. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan alunan musik jazz.

Yanuwar Dedy berharap Harper Connect dapat menjadi agenda tahunan dengan konsep yang terus diperbarui setiap tahunnya.

“Mudah-mudahan kita buat acaranya setiap tahun. Kali ini makan malam bersama, nanti kita lihat lagi konsep ke depannya seperti apa. Kita ingin membuat sesuatu yang berbeda setiap tahunnya,” pungkas Dedy.

Batam, 9 September 2026 - Panitia Festival Media (Fesmed) Selat Malaka 2026 Batam-Tanjungpinang resmi membuka pendaftaran seminar internasional, lokakarya dan diskusi publik. Semua kalangan bisa mendaftar sesuai isu yang diminati. Setidaknya terdapat satu seminar internasional dan puluhan lokakarya atau diskusi publik. Isu yang dibahas juga beragam, tentunya tentang pers, Hak Asasi Manusia (HAM), lingkungan, perubahan iklim, transisi energi, hingga persoalan masyarakat adat. Acara seminar internasional, diskusi publik dan lokakarya ini akan dipusatkan di Politeknik Negeri Batam, selama dua hari 19-20 September 2026. Sementara itu pada hari terakhir festival ditutup dengan napak tilas ke Pulau Penyengat Tanjungpinang yang akan diikuti 40 AJI Kota dari Sabang sampai Merauke serta jaringan AJI. Ketua Panitia Fesmed Selat Malaka, Adam Zulfikar, mengajak masyarakat untuk ikut meramaikan agenda nasional tahunan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) tersebut. “Fesmed Selat Malaka bukan hanya acaranya AJI dan teman-teman media saja tapi ruang bersama untuk kita semua.

Ada banyak isu yang perlu dibahas dan menjadi perhatian kita bersama. Karena itu, kami mengajak masyarakat khususnya yang berada di Batam dan Tanjungpinang untuk datang, belajar, berdiskusi, dan ikut menyampaikan gagasannya,” ujarnya. Ia menambahkan, kehadiran Fesmed di Batam dan Tanjungpinang diharapkan dapat memperluas ruang perjumpaan antara media dan masyarakat sekaligus memperkuat jejaring kolaborasi di kawasan Selat Malaka. “Kami ingin Fesmed menjadi ruang diskusi terbuka yang aman dan nyaman. Semua boleh datang, bukan hanya untuk jurnalis,” kata Adam. Kelas-kelas lokakarya dan diskusi dihadirkan dalam Fesmed, untuk memberikan ruang belajar, bertukar pengalaman, sekaligus mempertemukan berbagai perspektif dalam melihat persoalan yang dihadapi masyarakat. Pendaftaran bisa melalui laman Fesmed Selat Malaka di https://fesmedselatmalaka.org/program/ atau cari informasinya di akun Instagram @fesmedselatmalaka. Setelah dibanjiri kelas-kelas diskusi selama dua hari, Festival Media Selat Malaka dilanjutkan di Tanjungpinang, tepatnya di Pulau Penyengat.

Ini adalah kegiatan puncak Fesmed Selat Malaka. Di Pulau Penyengat para tamu dari AJI Kota di seluruh Indonesia bersama jaringan AJI akan diajak mengikuti napak tilas sejarah di pulau yang menjadi salah satu pusat peradaban Melayu tersebut. Tidak sekadar berkunjung, para peserta juga akan didorong menuliskan cerita perjalanan mereka selama mengunjungi sejumlah tempat bersejarah di Pulau Penyengat. Dengan demikian, kegiatan napak tilas diharapkan dapat melahirkan berbagai perspektif dan karya jurnalistik yang memperkenalkan sejarah serta kekayaan budaya Pulau Penyengat kepada masyarakat lebih luas. Ketua AJI Tanjungpinang, Sutana, mengatakan pemilihan Pulau Penyengat sebagai lokasi rangkaian Fesmed bukan semata-mata karena statusnya sebagai destinasi wisata sejarah. Menurutnya, Pulau Penyengat memiliki posisi penting dalam perjalanan sejarah Melayu karena pernah menjadi pusat pemerintahan Kesultanan Riau-Lingga yang wilayah kekuasaannya membentang hingga Riau, Lingga, Johor, Pahang, dan Singapura. “Pulau Penyengat memiliki nilai sejarah yang luar biasa.

Dari pulau kecil inilah lahir banyak pemikiran besar yang menjadi fondasi kebudayaan Melayu sekaligus turut membentuk perkembangan bahasa Indonesia,” kata Sutana. Rangkaian Acara Fesmed Selat Malaka Berikut ini beberapa rangkaian kegiatan seminar internasional, diskusi publik hingga lokakarya yang dilaksanakan selama Fesmed Selat Malaka.

Pendaftaran bisa dilakukan di link yang sudah tersedia, segera daftarkan diri anda sebelum kuota penuh. Sabtu, 19 September 2026 di Politeknik Negeri Batam:

1. Seminar Internasional Festival Selat Malaka: “Kemerdekaan Pers dan Keadilan HAM di Asia Tenggara: Memperkuat Solidaritas Jurnalis Lintas Negara dan Melindungi Kebebasan Ruang Sipil” Pendaftaran: https://s.id/SeminarFesmedSelatMalaka

2. Diskusi Publik: Masyarakat Adat, Transisi Energi dan Perubahan Iklim Pendaftaran: https://s.id/DiskusiMasyarakatAdat

3. Diskusi Publik: Babak Baru PLTS 100 GW: Menakar Kesiapan Industri Hijau Indonesia dari Batam Pendaftaran: https://s.id/DiskusiIndustriHijauPLTS

4. Lokakarya Digital Safety and AI Literacy for Gen-Z (Sesi 1) Pendaftaran: https://s.id/TrainingBatam

5. Lokakarya Mengawal Isu Kelautan Melalui Karya Jurnalistik Berkualitas Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaIsuKelautan

6. Lokakarya Pengembangan Audiens Media di Media Sosial Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaPengembanganAudiens

7. "Sekolah Buruh AJI: Mengorganisir Pekerja Media untuk Membangun Serikat Pekerja yang Lebih Kuat" Pendaftaran: https://s.id/sekolahburuhbatam2026

8. "Lokakarya Keamanan, Geopolitik, dan Media di Lintas Batas" Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaKeamananMediaLintasBatas

9. Diskusi Publik: Membaca Perkembangan Teknologi AI dan Data Center Pendaftaran: https://s.id/DiskusiAIdanDataCenter

10. Lokakarya Fotografi bersama PFI Kepri “Kejujuran Visual di Era Serba Digital: Tantangan Foto Jurnalistik Sebagai Literasi Publik” Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaFotografiPFIKepri

Minggu, 20 September 2026 di Politeknik Negeri Batam:

1. Lokakarya Melawan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO): Sampai Semua Bebas Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaLawanTPPO

2. Diskusi Publik dan Pemutaran Film Dokumenter “Di Balik Ilusi Tembakau” Pendaftaran: https://s.id/DiskusiFilmDiBalikIlusiTembakau

3. Lokakarya Menjadi Penulis Ilmiah Populer untuk Demokrasi Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaPenulisIlmiahPopuler

4. Lokakarya Mata dari Angkasa: Panduan Praktis Jurnalisme Investigasi Berbasis Citra Satelit Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaMataDariAngkasa

5. Diskusi Publik Ancaman Rentan Kerusakan Lingkungan di Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Pendaftaran: https://s.id/DiskusiKerusakanPesisirdanPulauKecil

6. Lokakarya Proyek Data Center dan Tantangan Pengelolaan Sumber Daya Energi dan Air di Batam Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaProyekDataCenter

7. Diskusi Publik: Just Energy Transition dan Mengapa Transisi Energi Harus Berkeadilan Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaJustEnergyTransition

8. Lokakarya Merancang Proposal untuk Pendanaan Liputan Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaProposalLiputan

9. Lokakarya untuk Pers Mahasiswa: Menulis Kritis dan Independen untuk Demokrasi Pendaftaran: https://s.id/LokakaryaMembangunPersMahasiswa

10. Gelar Wicara Membaca Buku Reset Indonesia dan Kondisi Kita Hari Ini Pendaftaran: https://s.id/DiskusiBukuResetIndonesia

Tentang Fesmed Festival Media (Fesmed) adalah kegiatan tahunan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia. Tahun ini AJI Batam dan AJI Tanjungpinang menjadi tuan rumah mengusung nama Fesmed Selat Malaka. Pelaksanaan Fesmed kali ini juga menjadi catatan sejarah pertama kali dilaksanakan di dua kota dan di dua pulau berbeda. Fesmed bertujuan meningkatkan literasi media kepada masyarakat serta menjadi ajang konsolidasi jaringan masyarakat sipil. Tidak hanya dihadiri jurnalis lokal, panitia juga memboyong perwakilan 40 AJI kota se-Indonesia untuk hadir dalam kegiatan tersebut. Kegiatan ini juga menjadi kolaborasi independen antara masyarakat sipil yang memiliki prinsip dan tujuan sama untuk keberlangsungan demokrasi di tanah air. Selain itu keberadaan media menjadi kekuatan dalam acara, setidaknya terdapat 10 media lokal dan nasional yang menjadi media partner dalam acara tahunan itu.

Tentang AJI Indonesia Aliansi Jurnalis Independen (AJI) adalah organisasi profesi jurnalis yang berdiri pada 7 Agustus 1994. AJI lahir dari semangat memperjuangkan kebebasan pers, profesionalisme dan kesejahteraan jurnalis. Hingga kini, AJI tetap aktif melakukan advokasi kebebasan pers, peningkatan kapasitas jurnalis, perlindungan terhadap hak-hak pekerja media, serta perjuangan hak publik atas informasi. Tentang AJI Kota Batam AJI Kota Batam berdiri pada 28 November 2008 sebagai bagian dari AJI Indonesia. Organisasi ini aktif memperjuangkan kebebasan pers, meningkatkan kapasitas jurnalis, dan mengembangkan literasi media di wilayah perbatasan. Anggotanya berasal dari Kota Batam dan Kabupaten Karimun.

Tentang AJI Kota Tanjungpinang AJI Kota Tanjungpinang berdiri pada 12 Agustus 2017 sebagai bagian dari AJI Indonesia. Organisasi ini aktif memperjuangkan kebebasan pers, meningkatkan kompetensi jurnalis, serta mengawal hak publik atas informasi di Kepulauan Riau. Anggotanya berasal dari Kota Tanjungpinang, Kabupaten Lingga, dan Kabupaten Kepulauan Anambas.

Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Persatuan Istri Karyawan Otorita (PIKORI) BP Batam memperingati Hari Jadi ke-26 di Balairungsari BP Batam, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Merawat Kebersamaan, Menguatkan Peran PIKORI BP Batam Menebar Manfaat”, peringatan tersebut dihadiri langsung Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra.

Ketua Umum PIKORI BP Batam, Erlita Amsakar, mengatakan momentum Hari Jadi ke-26 menjadi penguat semangat kebersamaan dan kekompakan seluruh pengurus. Ia mendorong setiap bidang untuk mengambil peran aktif melalui program yang sederhana, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi keluarga besar PIKORI BP Batam maupun masyarakat.

“Tidak perlu banyak dan tidak perlu muluk-muluk program kita, tetapi harus terlaksana dengan baik. Saya berharap seluruh pengurus memiliki peran, semakin solid, dan keberadaan PIKORI BP Batam benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Erlita.

Erlita berharap seluruh unsur kepengurusan dapat saling berkoordinasi dan menjalankan peran sesuai bidang masing-masing. Dengan demikian, program PIKORI dapat terus berjalan secara berkelanjutan serta semakin menyentuh kebutuhan masyarakat dan dunia pendidikan.

Semangat tersebut mendapat dukungan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad. Ia mendorong PIKORI untuk terus memperluas kiprahnya sehingga keberadaan organisasi tidak hanya memberikan manfaat bagi keluarga besar BP Batam, tetapi juga semakin dirasakan masyarakat Kota Batam.

“Kami ingin PIKORI ini eksis. Kami ingin organisasi ini dirasakan kehadirannya, tidak hanya bagi pegawai BP Batam, tetapi juga bagi Kota Batam. Karena itu, harus diformulasikan apa yang menjadi kegiatan taktis dan strategis PIKORI ke depan,” kata Amsakar.

Amsakar juga menekankan pentingnya membangun we feeling atau “rasa berkita” melalui kekompakan, pembagian peran, dan keterlibatan aktif seluruh unsur organisasi. Ia turut mengapresiasi peran keluarga dalam memberikan dukungan kepada para pegawai untuk menjalankan tugas dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan Batam.

Semangat tersebut sejalan dengan komitmen Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra dalam memperkuat kolaborasi dan kebersamaan untuk mendukung kemajuan Batam. PIKORI diharapkan turut mengambil peran melalui program sosial, pendidikan, dan kemasyarakatan yang konkret dan memberikan manfaat nyata.

Sementara itu, Ketua Panitia Hari Jadi PIKORI BP Batam ke-26 yang juga Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan perjalanan PIKORI tidak dapat dipisahkan dari perkembangan Batam dan transformasi kelembagaan Otorita Batam menjadi BP Batam.

Sejak 7 September 2000, setiap periode kepengurusan telah memberikan warna melalui berbagai kegiatan di bidang pendidikan, sosial kemasyarakatan, keagamaan, pembinaan keluarga, hingga pelestarian budaya. Meski terus berkembang mengikuti kebutuhan zaman, nilai kebersamaan, kepedulian, dan pengabdian tetap menjadi kekuatan utama PIKORI.

“Dua puluh enam tahun bukan hanya tentang panjangnya perjalanan waktu. Ini tentang orang-orang yang telah mengabdikan diri, kebersamaan yang terus terjaga, kepedulian yang terus tumbuh, serta karya yang diwariskan dari satu generasi kepada generasi berikutnya,” ujar Ariastuty.

Peringatan Hari Jadi PIKORI BP Batam ke-26 turut diisi seminar kesehatan bertajuk “Cantik Bugar di Usia Emas” bersama dokter Rumah Sakit BP Batam, penampilan seni, serta pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun. Turut hadir Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis BP Batam, Sudirman Saad; Pembina PIKORI BP Batam, Sri Sudarsono; para senior PIKORI BP Batam; jajaran pengurus dan anggota PIKORI BP Batam; pejabat di lingkungan BP Batam; serta perwakilan pegawai dari unit kerja di lingkungan BP Batam.

Jakarta, 10 September 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat optimisme industri perbankan tetap terjaga pada triwulan III-2026 di tengah meningkatnya ketidakpastian perekonomian global dan domestik. Hal ini tercermin dari Indeks Orientasi Bisnis Perbankan (IBP) yang berada pada zona optimis sebesar 56, didukung ekspektasi terhadap kinerja perbankan yang kuat serta persepsi risiko yang tetap terkendali.

Survei Orientasi Bisnis Perbankan (SBPO) OJK triwulan III-2026 melibatkan 99 bank responden pada Juli 2026. Responden tersebut mewakili 97,91 persen dari total aset bank umum berdasarkan data Juni 2026. 

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyampaikan bahwa hasil SBPO menunjukkan industri perbankan masih optimis terhadap prospek kinerja dan memiliki keyakinan untuk mengelola risiko. Optimisme tersebut tercermin dari proyeksi pertumbuhan kinerja perbankan dan kemampuan bank dalam menjaga risiko tetap terkendali.

Ekspektasi industri perbankan terhadap kondisi makroekonomi pada triwulan III-2026 secara umum terkait dinamika perekonomian dibandingkan triwulan sebelumnya, terutama berkaitan dengan ekspektasi peningkatan inflasi dan suku bunga acuan global.

Persepsi industri terhadap risiko perbankan tetap berada pada zona optimis. Indeks Persepsi Risiko (IPR) tercatat sebesar 57. Mayoritas responden meyakini kualitas kredit tetap terjaga, Posisi Devisa Netto (PDN) berada pada level rendah dengan aset dan tagihan valuta asing yang lebih besar dibandingkan kewajiban valuta asing (long position), serta risiko likuiditas tetap terjaga. 

Responden juga memperkirakan alat likuid perbankan dan Dana Pihak Ketiga (DPK) tetap tumbuh pada triwulan III-2026. Pertumbuhan DPK yang diperkirakan lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan penyaluran kredit turut mendorong peningkatan net cashflow perbankan. 

Dari sisi kinerja, industri perbankan tetap menunjukkan optimisme yang kuat. Indeks Ekspektasi Kinerja (IEK) tercatat sebesar 83 atau berada pada zona optimis. Responden memperkirakan kredit tetap tumbuh seiring dengan meningkatnya permintaan kredit serta ekspansi kredit melalui pipeline yang tersedia. 

Industri Pengolahan sebagai sektor ekonomi yang paling mendominasi penyaluran kredit perbankan mencatat pertumbuhan kredit sebesar 16,85 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada Juli 2026. Responden memproyeksikan sektor tersebut tetap menjadi salah satu penggerak pertumbuhan kredit ke depan. 

Dari sisi penghimpunan dana, responden memperkirakan DPK tetap tumbuh pada triwulan III-2026. Perbankan terus mengoptimalkan penghimpunan sumber dana untuk menopang ekspansi kredit sekaligus menjaga likuiditas. 

Perbankan Mencermati Ketidakpastian Global

Seluruh responden bank umum menunjukkan tingkat kewaspadaan yang tinggi terhadap perkembangan kondisi global yang berpotensi berlangsung dalam jangka waktu panjang (prolonged) dan bahkan dapat disertai risiko pemburukan yang lebih dalam. Responden menilai dinamika tersebut memiliki implikasi signifikan terhadap prospek dan kinerja perekonomian nasional ke depan. 

Di tengah dinamika tersebut, berbagai indikator utama sektor jasa keuangan, khususnya perbankan, hingga saat ini tetap menunjukkan kinerja dan ketahanan yang terjaga. Kondisi tersebut tercermin dari pertumbuhan kredit yang tetap positif, permodalan yang kuat, serta likuiditas yang memadai di tengah dinamika dan ketidakpastian perekonomian global maupun domestik. 

Namun demikian, keberlanjutan kinerja perbankan memerlukan dukungan ekosistem ekonomi yang sehat, stabil, dan kondusif agar fungsi intermediasi perbankan dapat terus berjalan secara optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. 

Ke depan, momentum pertumbuhan ekonomi nasional perlu terus dijaga melalui berbagai upaya yang mendukung stabilitas, produktivitas, dan peningkatan daya saing. Dengan fundamental ekonomi yang tetap kuat, perbankan diharapkan mampu mempertahankan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan serta meningkatkan ketahanan dalam menghadapi berbagai tantangan global. 

Tentang SBPO

OJK melaksanakan SBPO secara triwulanan untuk memperoleh gambaran mengenai arah perekonomian, persepsi industri terhadap risiko perbankan, serta arah dan tendensi bisnis perbankan pada triwulan mendatang. SBPO menghasilkan Indeks Orientasi Bisnis Perbankan (IBP), yaitu indeks komposit yang menunjukkan persepsi industri dengan rentang nilai 1 sampai dengan 100. Nilai indeks di atas 50 menunjukkan persepsi optimis, nilai 50 menunjukkan persepsi stabil, sedangkan nilai di bawah 50 menunjukkan persepsi pesimis.

IBP terdiri atas tiga subindeks, yaitu Indeks Ekspektasi Kondisi Makroekonomi (IKM), Indeks Persepsi Risiko (IPR), dan Indeks Ekspektasi Kinerja (IEK). Selain ketiga indeks tersebut, SBPO juga menghasilkan informasi mengenai isu yang berkembang di industri perbankan serta berbagai faktor yang dinilai dapat memengaruhi kinerja perbankan. 

Secara historis, hasil SBPO relatif cukup akurat dalam memprediksi arah sejumlah indikator makroekonomi maupun perbankan di Indonesia. 

 

Laporan hasil SBPO Triwulan III-2026 lebih lengkap dapat dilihat pada website OJK (www.ojk.go.id/id/kanal/perbankan/data-dan-statistik/survei-perbankan).

 

 

Page 4 of 280

Instagram

Tentang Kami