super me
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) akan menggelar Festival Media (Fesmed) Selat Malaka 2026 pada 19–21 September 2026. Untuk pertama kalinya, festival nasional ini diselenggarakan di dua kota, yakni Batam dan Tanjungpinang, dengan AJI Batam dan AJI Tanjungpinang sebagai tuan rumah.
Festival akan dipusatkan di Politeknik Negeri Batam pada hari pertama dan kedua, sedangkan hari ketiga berlangsung di Pulau Penyengat, Tanjungpinang. Kegiatan ini menjadi wadah bagi jurnalis, akademisi, mahasiswa, komunitas, dan masyarakat untuk berdiskusi mengenai isu-isu strategis di kawasan Selat Malaka.
Mengusung tema Selat Malaka, festival akan membahas berbagai isu penting, seperti perdagangan internasional, lingkungan hidup, keamanan maritim, migrasi, kebebasan pers, serta hak asasi manusia di kawasan Asia Tenggara.
Fesmed 2026 juga menghadirkan Seminar Nasional bertema Kemerdekaan Pers dan Keadilan HAM di Asia Tenggara serta 12 workshop yang membahas peningkatan kapasitas jurnalis, perubahan iklim, transisi energi, keamanan digital, dan kesejahteraan pekerja media.
Selain diskusi dan pelatihan, festival akan dimeriahkan dengan panggung seni budaya Melayu, bazar UMKM, serta pameran komunitas. Berbagai kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkenalkan budaya Kepulauan Riau kepada masyarakat luas.
Panitia menargetkan kehadiran peserta dari 40 AJI Kota di seluruh Indonesia bersama akademisi, mahasiswa, organisasi masyarakat sipil, dan masyarakat umum. Seluruh rangkaian festival dapat diikuti secara gratis, sementara peserta seminar dan workshop diwajibkan melakukan pendaftaran terlebih dahulu.
Puncak kegiatan akan digelar di Pulau Penyengat melalui Focus Group Discussion (FGD) dan Sarasehan AJI se-Indonesia. AJI berharap festival ini dapat memperkuat kolaborasi, kebebasan pers, serta mendorong Pulau Penyengat menjadi Situs Warisan Budaya Dunia UNESCO.
Kontak Media
Yulitavia
Panitia Festival Media Selat Malaka 2026
Email :This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Mobile :+62813-7203-5992
Website : https://fesmedselatmalaka.org
Intagram : @fesmedselatmalaka
Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait menerima audiensi Kepala Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau, Titik Wijanarti beserta jajaran, pada Selasa (21/7/2026).
Bertempat di Ruang Rapat Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, audiensi ini menjadi momentum untuk membahas peluang kolaborasi antara BP Batam dan Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau.
Fokus pembahasan meliputi penggunaan bahasa Indonesia pada dokumen resmi, media publikasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui program pendampingan kebahasaan, hingga penempatan pojok baca atau pojok literasi di ruang publik.
Dalam kesempatan tersebut, Ariastuty menyambut baik kunjungan tersebut dan mengapresiasi inisiatif Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau, dalam membangun kerja sama lintas instansi.
Menurutnya, penggunaan bahasa Indonesia yang sesuai kaidah merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional sekaligus memperkuat pelayanan publik yang lebih baik.
“Penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar merupakan bagian dari upaya BP Batam dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Komunikasi yang jelas dan mudah dipahami akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan BP Batam” ujar Ariastuty.
Ariastuty menilai, kolaborasi ini sejalan dengan komitmen Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra dalam menghadirkan pelayanan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Bahasa yang komunikatif dan sesuai standar diharapkan mampu meminimalkan kesalahpahaman informasi serta meningkatkan efektivitas penyampaian kebijakan kepada publik.
Audiensi tersebut diakhiri dengan sesi diskusi dan pertukaran gagasan mengenai langkah-langkah strategis yang dapat segera direalisasikan sebagai bentuk sinergi berkelanjutan antara BP Batam dan Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau dalam mendukung pembangunan daerah yang berkualitas.
“Kami ingin setiap informasi yang diterima masyarakat tidak hanya akurat, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk memastikan setiap informasi yang disampaikan BP Batam lebih komunikatif, efektif, dan sesuai kaidah bahasa Indonesia,” tutupnya.
Jakarta, 22 Juli 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendukung upaya penegakan hukum dan penyelesaian dana lender PT Dana Syariah Indonesia (PT DSI) melalui pelaksanaan pemeriksaan khusus yang antara lain berhasil mengidentifikasi sejumlah aset yang diduga diperoleh dengan menggunakan dana lender.
Pemeriksaan khusus tersebut dilakukan untuk menelusuri aliran dana lender serta mengidentifikasi aset PT DSI, pemegang saham dan pengurus PT DSI, serta pihak-pihak terafiliasi yang diduga diperoleh dari penggunaan dana lender.
Dalam rangka memperkuat pembuktian, OJK telah meminta keterangan kepada 32 (tiga puluh dua) pihak yang terdiri atas pemegang saham, pengurus, dan pegawai PT DSI, serta pihak terkait lainnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan khusus tersebut, OJK berhasil mengidentifikasi sejumlah aset yang diduga diperoleh dari penggunaan dana lender PT DSI. Hasil identifikasi aset tersebut telah diserahkan kepada Bareskrim Polri pada periode Februari s.d. Mei 2026 sebagai bagian dari dukungan OJK terhadap proses penegakan hukum dan penyelesaian dana lender sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
Pemeriksaan khusus ini merupakan kelanjutan dari rangkaian tindakan pengawasan yang sebelumnya telah dilakukan OJK terhadap PT DSI, antara lain:
- melakukan pemeriksaan langsung pada Agustus hingga September 2025;
- melakukan laporan kepada Bareskrim Polri pada 15 Oktober 2025 atas dugaan penyalahgunaan dana lender;
- mengenakan sanksi administratif berupa peringatan tertulis, denda, dan pembatasan kegiatan usaha pada 15 Oktober 2025;
- memfasilitasi beberapa kali pertemuan antara perwakilan lender dan PT DSI;
- menetapkan status pengawasan khusus pada 2 Desember 2025;
- menerbitkan instruksi tertulis kepada pemegang saham, dewan komisaris, direksi, dan dewan pengawas syariah pada 10 Desember 2025; serta
- melakukan pemeriksaan terhadap akuntan publik yang melakukan audit atas laporan keuangan tahunan PT DSI.
OJK juga terus memperkuat koordinasi dengan Bareskrim Polri, Kejaksaan Agung, PPATK, dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dalam rangka mendukung proses penegakan hukum serta mengoptimalkan penyelesaian dana lender PT DSI.
OJK berkomitmen untuk terus menjalankan fungsi pengaturan dan pengawasan secara konsisten guna melindungi kepentingan konsumen, mendukung penegakan hukum, dan menjaga integritas sektor jasa keuangan.
Diskominfo Batam – Kota Batam terus memperkuat upaya menarik investasi asing dengan membidik potensi penanaman modal dari Tiongkok. Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat menerima kunjungan kerja Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Medan, Huang He, di Wali Kota Batam, Selasa (21/7/2026).
Dalam pertemuan itu, Amsakar memaparkan berbagai keunggulan Batam sebagai kawasan investasi strategis yang didukung kemudahan berusaha, status Free Trade Zone (FTZ), infrastruktur yang terus diperkuat, serta letak geografis yang berada di jalur perdagangan internasional. Pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat kerja sama ekonomi sekaligus membuka peluang investasi yang lebih luas antara Batam dan Tiongkok.
“Batam memiliki daya tarik investasi yang sangat kuat, mulai dari kemudahan perizinan, status FTZ, hingga letak geografis yang sangat strategis di jalur pelayaran internasional. Seluruh keunggulan ini didukung penuh oleh Pemerintah Pusat serta sinergi dan kekompakan Forkopimda yang solid,” ujar Amsakar.
Ia menambahkan, iklim investasi di Batam juga ditopang oleh stabilitas keamanan dan kondisi daerah yang kondusif. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi modal penting dalam menciptakan kepastian berusaha bagi para investor.
Amsakar juga menegaskan bahwa Batam telah memiliki infrastruktur pendukung yang memadai untuk mengakomodasi investasi berskala besar. Ketersediaan pasokan air bersih dan energi listrik, kata dia, terus diperkuat guna memenuhi kebutuhan kawasan industri maupun dunia usaha yang terus berkembang.
Selain didukung infrastruktur, kondisi sosial dan politik yang stabil turut memberikan kepastian bagi pelaku usaha untuk menanamkan modalnya di Batam. Karena itu, Pemerintah Kota Batam berkomitmen membuka ruang seluas-luasnya bagi investor, termasuk dari Tiongkok, yang ingin mengembangkan usahanya di kota tersebut.
“Selama investasi tersebut memberikan dampak positif, dijalankan secara beretika, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Batam, kami akan menyambutnya dengan baik dan memberikan dukungan penuh,” kata Amsakar.
Pertemuan tersebut diharapkan semakin mempererat hubungan ekonomi antara Batam dan Tiongkok, sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai salah satu tujuan utama investasi asing di Indonesia.
Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengundang Aliansi Masyarakat Rempang – Galang Bersatu untuk berdialog, Selasa (21/7/2026).
Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi pimpinan BP Batam untuk menyerap aspirasi masyarakat Rempang – Galang terkait rencana pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih di kampung mereka.
Melalui dialog terbuka, Li Claudia memberikan masyarakat ruang untuk menyampaikan pandangan serta masukan terhadap pelaksanaan program yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan akses pendidikan.
Ia memastikan bahwa setiap aspirasi dari masyarakat akan menjadi masukan dalam proses penyempurnaan pelaksanaan program.
“Kami ingin mendengar langsung aspirasi masyarakat, itu yang menjadi esensi pertemuan hari ini. Komunikasi dan dialog akan terus kami lakukan sehingga seluruh proses dapat berjalan baik dan menghindari konflik sosial di kemudian hari,” terang Li Claudia.
Ia menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih yang menjadi amanat Pemerintah Pusat adalah upaya untuk memperluas akses dan layanan pendidikan kepada generasi bangsa.
Harapannya agar anak-anak dari keluarga prasejahtera memiliki kesempatan memperoleh pendidikan yang layak, fasilitas belajar yang memadai, dan lingkungan pendidikan yang mendukung pengembangan karakter maupun keterampilan.
Di samping itu, pembangunan sekolah di atas lahan seluas 18,5 hektare itu tidak semata-mata berorientasi pada pembangunan fisik, melainkan menjadi investasi jangka panjang.
“Program ini merupakan amanat Pemerintah Pusat yang bertujuan menyiapkan generasi Indonesia yang unggul. Kami ingin memastikan pelaksanaannya pun harus berjalan selaras dengan kepentingan masyarakat serta memberikan manfaat nyata bagi anak-anak sebagai penerus pembangunan bangsa,” pesannya.
BP Batam akan terus membuka ruang untuk dialog bersama masyarakat Rempang – Galang. Li Claudia memandang, masyarakat sebagai mitra dalam pembangunan Batam ke depan.
“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung peningkatan kualitas pendidikan kita sebagai fondasi pembangunan daerah. Ini menjadi modal penting agar Batam mampu bersaing dengan SDM yang unggul dan berkompeten di masa mendatang,” pungkasnya.
Dialog terbuka ini turut melibatkan instansi terkait baik dari Polda Kepri, Pemerintah Kota Batam, Koramil 04 Galang, dan unsur lainnya.
Keterlibatan pihak-pihak tersebut menjadi unsur penting agar pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih berlangsung baik dan kondusif.
Batam, Juli 2026 – Radisson Golf & Convention Center Batam kembali menorehkan prestasi di kancah industri perhotelan dengan meraih penghargaan bergengsi Trip.Best Premium Hotel 2026 dari Trip.com, salah satu platform perjalanan terbesar di dunia. Penghargaan ini diberikan kepada hotel-hotel pilihan yang secara konsisten menghadirkan pengalaman menginap berkualitas, didukung oleh ulasan positif para tamu, kualitas layanan, fasilitas, serta tingkat kepuasan pelanggan yang tinggi.
Bagi Radisson Golf & Convention Center Batam, pencapaian ini menjadi bukti nyata atas komitmen hotel dalam menghadirkan pelayanan terbaik melalui filosofi Every Moment Matters, di mana setiap pengalaman tamu menjadi prioritas utama. "Kami merasa sangat bangga dan bersyukur atas penghargaan ini. Pengakuan dari Trip.com merupakan hasil dari dedikasi seluruh tim yang setiap hari bekerja dengan semangat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada setiap tamu.
Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu yang telah mempercayakan momen berharga mereka bersama Radisson Golf & Convention Center Batam," ujar Suriyanti Panjaitan, General Manager Radisson Golf & Convention Center Batam. Sebagai salah satu hotel bintang lima terkemuka di Batam, Radisson Golf & Convention Center Batam terus menghadirkan pengalaman yang menggabungkan kebutuhan bisnis dan rekreasi dalam satu destinasi. Berlokasi strategis dengan akses langsung ke Padang Golf Sukajadi, hotel ini menawarkan 239 kamar dan suite, fasilitas meeting & convention berskala internasional, pilihan kuliner yang beragam, area wellness, serta berbagai aktivitas gaya hidup yang dapat dinikmati oleh wisatawan maupun masyarakat Batam.
Sepanjang tahun 2026, Radisson Golf & Convention Center Batam juga menghadirkan berbagai pengalaman menarik, mulai dari Sunday Brunch di The Tenth Tee, Asian Night Market, Afternoon Tea dengan pemandangan lapangan golf, hingga berbagai program wellness dan olahraga yang akan mencapai puncaknya melalui penyelenggaraan Radisson Batam Fun Run 2026 pada 6 September 2026.
Penghargaan Trip.Best Premium Hotel 2026 semakin memperkuat posisi Radisson Golf & Convention Center Batam sebagai destinasi pilihan bagi wisatawan domestik maupun internasional yang mencari pengalaman menginap berkualitas dengan layanan kelas dunia. Ke depan, Radisson Golf & Convention Center Batam berkomitmen untuk terus berinovasi dalam menghadirkan pengalaman yang berkesan, memperkuat kontribusinya terhadap perkembangan pariwisata Batam, serta memberikan standar pelayanan terbaik bagi setiap tamu yang datang.
Jakarta, 21 Juli 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) saat ini sedang menyiapkan tiga fokus pengembangan literasi dan inklusi keuangan syariah agar semakin terarah, optimal, berkelanjutan, dan berdampak luas bagi perekonomian masyarakat.
Demikian disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Dicky Kartikoyono pada kegiatan Pertemuan Pertama Kelompok Kerja Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah (POKJA LIKS) Tahun 2026 di kantor OJK, Senin (20/7).
“POKJA LIKS tahun 2026 akan difokuskan pada tiga agenda utama, yaitu pertama menyusun strategi literasi dan inklusi keuangan syariah yang berbasis data, digitalisasi, dan kebutuhan masyarakat. Kedua, mengintegrasikan literasi dan inklusi keuangan syariah dengan market conduct, pelindungan konsumen, dan financial health. Ketiga, memperkuat sinergi antar-pihak agar menghasilkan langkah yang konkret dan dapat ditindaklanjuti,” kata Dicky.
Lanjutnya, POKJA LIKS mempunyai posisi khusus sebagai mitra strategis OJK, tidak hanya menjadi forum koordinasi, namun juga menjadi ruang untuk menyatukan gagasan, menggerakkan aksi, dan menghadirkan dampak nyata dalam peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah. Program POJKA LIK diharapkan tidak hanya menambah pengetahuan tetapi juga meningkatkan partisipasi masyarakat untuk menggunakan produk keuangan syariah.
“Literasi dan inklusi keuangan syariah harus berjalan bersama dengan pengawasan market conduct dan pelindungan konsumen. Inovasi dapat berkembang secara sehat, dipercaya dan berkelanjutan dengan tetap memperhatikan aspek pelindungan konsumen,” kata Dicky.
Pertemuan turut dihadiri oleh Ketua Badan Harian Dewan Syariah Nasional - Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) K.H. Muhammad Cholil Nafis beserta jajaran pengurus, pimpinan dan perwakilan Organisasi Profesi/Kemasyarakatan di bidang ekonomi dan keuangan syariah, perwakilan asosiasi dan Self Regulatory Organization (SRO) di sektor jasa keuangan syariah, akademisi, tokoh perempuan, serta influencer/Key Opinion Leader (KOL) yang tergabung sebagai anggota eksternal, serta dihadiri pula oleh perwakilan dari satuan kerja kompartemen syariah selaku anggota internal POKJA LIKS.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan OJK M. Ismail Riyadi selaku Koordinator Utama POKJA LIKS juga menyampaikan bahwa sejak dibentuk pada tahun 2024, POJKA LIKS telah berperan aktif dalam merumuskan program edukasi serta inklusi keuangan syariah agar semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan mendorong perekonomian.
“Melalui rekomendasi, evaluasi, dan masukan yang disampaikan secara berkala, POKJA LIKS memberikan perspektif substantif maupun strategis dalam penyempurnaan program kerja, perumusan inisiatif baru, serta penguatan arah kebijakan literasi dan inklusi keuangan syariah agar semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan perkembangan industri,” kata Ismail.
Lanjutnya, pelaksanaan program-program literasi dan inklusi keuangan syariah masih perlu untuk terus dikembangkan, terutama dalam pemerataan jangkauan, keberlanjutan program, serta konversi pemahaman menjadi penggunaan produk keuangan syariah.
OJK telah melaksanakaan berbagai kegiatan LIKS untuk mendorong literasi keuangan syariah antara lain Indonesia Sharia Financial Olympiad (ISFO), Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah), Sahabat Ibu Cakap Literasi Keuangan Syariah (SICANTIKS), Santri Cakap Literasi Keuangan Syariah (SAKINAH) dan School of Syariah (SOS).
OJK juga mendorong terlaksananya business matching keuangan syariah melalui Forum Edukasi dan Temu Bisnis Keuangan Syariah (FEBIS), dan Ekosistem Pusat Inklusi Keuangan Syariah (EPIKS). Selain itu, dalam rangka mendorong pemanfaatan produk dan layanan keuangan, OJK juga melaksanakan Syariah Financial Fair (SYAFIF) dan Expo Keuangan dan Seminar Syariah (EKSIS).
OJK senantiasa mendorong sinergi dan kolaborasi seluruh pihak dalam upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah untuk mewujudkan peningkatan kesejahteraan keuangan masyarakat.
Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, menyambut baik pendaratan sistem kabel komunikasi bawah laut Nongsa Changi Cable (NCC) yang dinilai menjadi tonggak penting dalam memperkuat posisi Batam sebagai gerbang ekonomi digital Indonesia sekaligus mempererat kolaborasi strategis Indonesia dan Singapura di sektor digital.
Hal itu disampaikan Amsakar usai menyambut kedatangan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto dan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Perdagangan dan Industri Singapura, Gan Kim Yong di Pelabuhan NPM, Nongsa, Senin (20/7). Kedua pejabat tersebut menghadiri peresmian proyek infrastruktur NCC yang menghubungkan Nongsa Digital Park, Batam, Indonesia dengan Changi, Singapura.
“Hari ini memiliki makna yang sangat strategis, bukan hanya sebagai peresmian pendaratan sistem kabel bawah laut yang menghubungkan Indonesia dan Singapura, tetapi juga sebagai simbol semakin eratnya kolaborasi kedua negara dalam membangun ekosistem ekonomi digital yang tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan,” ujar Amsakar.
Menurutnya, kehadiran NCC merupakan wujud kepercayaan dunia internasional terhadap Batam sebagai kawasan investasi yang terus berkembang. Kabel berkapasitas 24 pasang serat optik ini akan memperkuat konektivitas digital Indonesia–Singapura, meningkatkan kapasitas pertukaran data internasional serta menghadirkan jaringan telekomunikasi yang lebih cepat, stabil, dan aman.
Keberadaan infrastruktur tersebut juga semakin memperkuat posisi KEK Nongsa sebagai pusat ekonomi digital nasional yang menjadi lokasi berbagai perusahaan teknologi, pusat data, layanan komputasi awan, pengembangan kecerdasan artifisial (AI), pendidikan digital, dan industri kreatif berbasis teknologi.
Amsakar turut memastikan, pihaknya akan terus membangun infrastruktur fisik dan digital secara terintegrasi melalui pengembangan jalan, pelabuhan, Bandara, penyediaan air baku, sistem kelistrikan di kawasan industri dan kawasan ekonomi khusus.
“Komitmen BP Batam adalah memastikan pembangunan infrastruktur fisik dan digital berjalan selaras, sehingga Batam semakin siap menjadi kawasan investasi yang kompetitif, pusat logistik modern, pusat manufaktur berteknologi tinggi, sekaligus digital gateway Indonesia yang menghubungkan ekonomi nasional dengan kawasan Asia Tenggara dan dunia,” tegasnya.
Diskominfo Batam – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Batam berhasil menghimpun dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebesar Rp21,076 miliar sepanjang 2025. Sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat, BAZNAS menyerahkan Laporan Tahunan 2025 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) kepada Pemerintah Kota (Pemko) Batam.
Laporan tersebut diterima Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, yang mewakili Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, di Kantor Wali Kota Batam, Senin (20/7/2026). Firmansyah menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kota Batam yang dinilai konsisten menjalankan tugas dalam menghimpun dan menyalurkan ZIS kepada masyarakat.
“Atas nama Wali Kota Batam, Bapak Amsakar Achmad, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BAZNAS Kota Batam yang telah menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. Kami berharap sinergi ini terus diperkuat agar manfaat zakat semakin dirasakan masyarakat,” ujar Firmansyah.
Sepanjang 2025, BAZNAS Kota Batam berhasil menghimpun dana ZIS sebesar Rp21,076 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp21,039 miliar telah disalurkan kepada para mustahik di Kota Batam sesuai ketentuan syariat Islam yang mencakup delapan golongan (asnaf) penerima zakat.
Menurut Firmansyah, penyaluran dana ZIS telah dilaksanakan secara tepat sasaran. Berbagai program sosial dan kemanusiaan telah dijalankan, mulai dari bantuan bagi anak yatim dan dhuafa selama Ramadan hingga bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk warga yang mengalami kesulitan akibat kondisi kesehatan.
Penyerahan laporan tahunan tersebut menjadi bentuk komitmen BAZNAS Kota Batam dalam menerapkan tata kelola zakat yang transparan, akuntabel, dan profesional. Laporan tersebut juga menjadi wujud pertanggungjawaban kepada pemerintah dan masyarakat atas pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah.
Ketua BAZNAS Kota Batam, Habib Soleh, mengatakan bahwa capaian penghimpunan dan penyaluran ZIS tidak lepas dari dukungan Pemerintah Kota Batam, para muzaki, mitra, serta masyarakat yang telah mempercayakan penyaluran zakatnya melalui BAZNAS.
“Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus kami jaga. Melalui laporan tahunan dan hasil audit ini, kami ingin memastikan setiap dana ZIS dikelola secara profesional, transparan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Dalam kesempatan itu turut hadir jajaran pimpinan BAZNAS Kota Batam, yakni Wakil Ketua I, Masrum, Wakil Ketua III, Achmad Fahmi, serta Wakil Ketua IV, Sylvanni Syafruddin.
BAZNAS Kota Batam berharap penyerahan Laporan Tahunan 2025 dapat semakin memperkuat kepercayaan publik sekaligus meningkatkan kolaborasi dengan Pemerintah Kota Batam dalam mengoptimalkan penghimpunan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung upaya pengentasan kemiskinan di Kota Batam.
Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, melantik 338 Pejabat Struktural Tingkat III dan IV di lingkungan BP Batam, Senin (20/7/2026).
Pelantikan yang mengacu pada Keputusan Kepala BP Batam Nomor 290 Tahun 2026 ini bertujuan untuk memperkuat kinerja dan tata kelola organisasi sekaligus memastikan pelayanan publik semakin berjalan efektif.
Li Claudia mengatakan, penguatan organisasi kali ini tidak hanya melalui penyempurnaan sistem kerja. Tetapi juga dengan menempatkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi, integritas, dan kepemimpinan pada posisi yang tepat.
Dengan pelaksanaan pelantikan ini, ia berharap kualitas tata kelola kelembagaan BP Batam dapat meningkat guna mempercepat realisasi program prioritas.
“Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Saya berharap seluruh pejabat yang dilantik dapat bekerja dengan penuh integritas, profesionalisme, dan dedikasi, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, dunia usaha, dan kemajuan Kota Batam,” ujarnya.
Ia juga meminta kepada seluruh pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi dengan tugas dan fungsi masing-masing, membangun kolaborasi lintas unit kerja, serta menghadirkan budaya kerja yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.
Menurutnya, tantangan pembangunan Batam yang semakin dinamis membutuhkan aparatur yang tidak hanya mampu bekerja cepat, tetapi juga mampu menghadirkan solusi, mengambil keputusan secara tepat, serta menjaga kepercayaan publik melalui pelayanan yang prima.
Melalui penempatan pejabat yang kompeten, profesional, dan berintegritas, ia berharap, pelantikan ini dapat membawa dampak signifikan terhadap peningkatan kinerja serta pelayanan publik.
“Setiap pejabat diharapkan mampu menjadi pemimpin yang memberi teladan, memperkuat koordinasi, serta mendorong lahirnya inovasi di lingkungan kerja masing-masing,” pesan Li Claudia.
