Live Streaming
super me

super me

Page 1 of 47

Rama Shinta - Pada hari Jumat tgl 19 Oktober 2018 pkl 06.00 wib telah terjadi kebakaran di ruli Tiban I blok RT 4 RW 3 kel Patam Lestari Kec Sekupang

 

 

Saksi I 
Derlina,Medan, 8 Mei 1981,Kristen, irt, Tiban I blok C no 1 RT 4 RW 3 kel Patam Lestari Kec Sekupang ( rumah tidak terbakar)

Saksi II 
Saroha, Dolok sanggul , 6 April 1983, wiraswta, Tiban I blok C no 1 RT 4 RW 3 kel Patam Lestari Kec Sekupang ( rumah tidak terbakar)

Saksi III
Sismona , Pasaman, 3 Desember 1974, islam, irt, Tiban I blok D RT 4 RW 3 no 47 kel Patam Lestari Kec Sekupang ( korban )

Saksi IV ( ketua RT 4 RW 3 )
Sugeng Harianto, Jakarta 03 Desember 1974, islam, wiraswata, Tiban I blok D RT 4 RW 3 kel Patam Lestari Kec Sekupang Hp 081270033909.

 

Kronologis kejadian

Keterangan 

Saksi I.
Sewaktu kejadian saksi I baru bagun dari tidur dan melihat asap yang waktu itu berada di belakang rumah ibu Murni learida purba ( ibu susan ) di blok D no 61 lalu saksi I membangunkan saksi II ( suami korban )

Saksi II. 
Setelah di kasih tahu oleh saksi I (istri) lalu saksi II memberi tahu kepada warga tentang terjadi kebakaran.

Saksi III
Sewaktu saksi III bagun dan pergi ke dapur untuk masak. Dan melihat ada api ada di pelapon rumah di sebelah rumahnya ( Murni Learida purba ) blok D no 61. Setelah kejadian tersebut lalu saksi III membangunkan suaminya ( M Arif Harahap) dan memberi tahu ke warga telah terjadi kebakaran

 

Atas kejadian tersebut mengalami kebakaran 15 unit rumah ruli tidak ada korban jiwa.

Di duga api berasal dari dapur rumah Murni learida purba ( ibu susan ) blok D no 61 .api di duga dari kompor gas atau listrik
(Dalam penyelidikan).

 

Pukul 06.30 wib 5 unit mobil kebakaran datang ke TKP dan api dapat di padamkan.

Yang mendatangi TKP
- Kapolsek Sekupang
- Kanit Reskrim
- Kanit IK
- Batara biru Polsek sekupang
- Anggota Polsek Sekupang

Tindakan yang di lakukan
- Mengamankan TKP
- Mencari Saksi saksi
- Menghubungi mobil Kebakaran
- Membantu Korban
- Menghubungi inafis

Laporan Awal
[Sumber : Kapolsek Sekupang]

sumber : kompas.com

Rama Shinta - Pola pengelolaan penerbangan nasional terkesan kurang tertata dengan baik sebagai akibat dari tidak atau kurang terpadunya penanganan dari pertumbuhan penumpang yang melonjak tajam pada 10-15 tahun terakhir.

Sementara bandara di Tanah Air semakin padat, aliran kedatangan pesawat-pesawat baru terus saja mengalir tanpa dapat dihentikan.

Hal ini mudah sekali terlihat dari kepadatan slot penerbangan, antara lain di Soekarno-Hatta International Airport (SHIA), Bandara Halim Perdanakusuma, Bandara Husein Bandung, dan banyak bandara lain di Tanah Air.

Kepadatan penumpang, terutama yang terjadi di Halim sekarang ini, sudah agak membahayakan keselamatan penerbangan.

Pada awalnya ada slot 70 penerbangan komersial yang bisa ditoleransi untuk dapat dilakukan di pangkalan Angkatan Udara agar tidak mengganggu penerbangan militer. Kini konon sudah jauh melebihi dari 70 penerbangan komersial dalam sehari.

Sementara itu, mencolok sekali dengan apa yang terjadi di Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, yang baru saja diresmikan pada 24 Maret 2018.

Bandara berkapasitas 5,6 juta penumpang setahun dan dibangun dengan biaya triliunan rupiah itu konon hingga hari ini masih "kosong" melompong dan hanya dipergunakan untuk satu atau dua penerbangan dalam satu hari.

Maskapai penerbangan masih banyak yang enggan menggunakan Kertajati dengan alasan "market", rute penerbangan dan akses penumpang ke bandara yang terlihat masih belum menunjukkan bayangan keuntungan secara komersial.

Dalam kondisi parah seperti itu, sudah terdengar pula sayup-sayup tentang perencanaan akan pembangunan international airport baru di Lebak, Banten.

Bandara baru ini paling tidak dapat dipastikan akan mengganggu keberadaan Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) di Curug.

Nah, semua itu tentu saja menggambarkan betapa perencanaan dan penanganan dari masalah penerbangan secara nasional belum terkoordinasi dengan baik.

Masalah penerbangan nasional tidaklah semata masalah penerbangan komersial belaka karena ada juga kegiatan penerbangan militer, misalnya, dan kegiatan penerbangan untuk keperluan pendidikan dan latihan.

Masalah penerbangan nasional tidaklah semata masalah Kementrian Perhubungan saja karena ada pula masalah penerbangan yang berada di bawah kementerian lain, seperti Kementrian Pertahanan.

Masalah penerbangan nasional harus ditangani secara bersama-sama antar-beberapa kementerian dan instansi serta institusi terkait lainnya.

Kompleksnya masalah penerbangan nasional sebenarnya sudah diantisipasi oleh pemerintah Republik Indonesia sejak puluhan tahun lalu.

Sudah diantisipasi puluhan tahun lalu bahwa penanganannya harus dilakukan dengan mekanisme keterpaduan koordinasi di tingkat strategis atau di tingkat pemerintah pusat.

Pada salah satu lembaran negara tahun 1955, terdapat sebuah Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 5 Tahun 1955 tentang Dewan Penerbangan. Tertulis dengan jelas pada PP tersebut, antara lain:

Presiden Republik Indonesia menimbang : bahwa untuk memberikan nasehat dan menyempurnakan koordinasi dalam soal-soal penerbangan dan agar terdapat kerja sama yang sebaik-baiknya antara instansi-instansi yang mempunyai tugas yang erat hubungannya dengan beberapa soal penerbangan perlu dibentuk satu Dewan Penerbangan.

Pada Lembaran Negara Nomor 7 tahun 1955 tentang Dewan Penerbangan, Pasal 3 menyebutkan sebagai berikut :

Dewan itu terdiri dari:
a. Menteri Perhubungan dan Menteri Pertahanan sebagai anggauta dan bergiliran sebagai Ketua.
b. Sebagai anggota:

  • Kepala Djawatan Penerbangan Sipil dari Kementerian Perhubungan
  • Kepala Staf Angkatan Udara dari Kementrian Pertahanan
  • Seorang Pegawai Tinggi dari Kementerian Luar Negeri
  • Seorang Pegawai Tinggi dari Kementerian Perekonomian
  • Seorang Pegawai Tinggi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Tenaga

Dalam lembar penjelasan yang sama, bahkan diterangkan lagi dengan lebih jelas bahwa: "Dalam keadaan sekarang dirasa perlu sekali untuk mengoordinir politik penerbangan sipil dan politik penerbangan militer, yang kedua-duanya tidak terlepas dari politik dan ekonomi negara."

Lebih penting lagi, dalam bagian lainnya tercantum pula penjelasan yang sangat gamblang sebagai berikut: "Dengan tegas dinyatakan di sini bahwa hanya soal-soal penerbangan sipil dan militer yang mempunyai hubungan amat erat satu sama lain yang harus dikoordinasikan. Maksudnya ialah untuk menghindarkan pengertian, bahwa instansi penerbangan satunya dapat turut mencampuri soal-soal penerbangan yang khusus termasuk dalam kompetemsi instansi penerbangan yang lain atau sebaliknya."

 

Pesawat penumpang kelas menengah berbadan ramping Embraer E190-E2 dipamerkan kepada khalayak terbatas di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Rabu (10/10/2018). Pesawat produksi industri penerbangan Embraer asal Brasil yang menggunakan sepasang mesin jet Pratt & Whitney tersebut mampu memuat 114 penumpang kelas ekonomi. Pesawat seharga 53,6 juta dollar tersebut tengah menjajaki potensi pasar maskapai nasional.
Pesawat penumpang kelas menengah berbadan ramping Embraer E190-E2 dipamerkan kepada khalayak terbatas di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Rabu (10/10/2018). Pesawat produksi industri penerbangan Embraer asal Brasil yang menggunakan sepasang mesin jet Pratt & Whitney tersebut mampu memuat 114 penumpang kelas ekonomi. Pesawat seharga 53,6 juta dollar tersebut tengah menjajaki potensi pasar maskapai nasional.(RIZA FATHONI)

 

Dengan demikian, sebenarnya sangat jelas bahwa apa yang diantisipasi pemerintah lebih dari setengah abad lalu itu kini tengah menjadi kenyataan. Lanud Halim adalah merupakan contoh nyata.

Banyaknya permasalahan dalam dunia penerbangan nasional saat ini memang membutuhkan sebuah dewan yang dapat mengoordinasikan dengan baik persoalan penerbangan secara keseluruhan.

Secara keseluruhan di sini adalah tidak sebagaimana gambaran umum yang terlihat di permukaan tentang bagaimana penerbangan sipil komersial telah mendominasi dan berjalan sendiri tanpa koordinasi yang baik dengan sektor lain yang berkaitan erat dengan kegiatan penerbangan secara keseluruhan.

Mudah-mudahan dengan sedikit renungan dalam mengamati ulang lembaran negara tahun 1955 itu maka seluruh stake holder penerbangan di Tanah Air dapat segera menyadari tentang pentingnya "koordinasi" dan aspek saling menghargai kompetensi masing-masing dalam sebuah penyelenggaraan penerbangan di negeri ini.

Wadah yang berkemampuan menembus sekat-sekat arogansi sektoral dalam aktivitas di bidang penerbangan sudah waktunya hadir untuk dapat menyelesaikan segera permasalahan serius di dunia penerbangan kita yang sudah menjurus kearah yang mengkhawatirkan.

Semrawutnya Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma sekarang ini hanya satu dari sekian banyak permasalahan yang menghadang di depan.

sumber : kompas.com

Rama Shinta - Boyband Korea Selatan, iKON, menjanjikan suguhan menarik dalam konser "Continue Tour" mereka di Indonesia, tepatnya di Tennis Indoor Senayan, pada 18 November 2018 nanti.

Hal itu disampaikan salah satu member iKON, Song, dalam video Official Greeting iKON di kanal YouTube promotor Mecima Pro, seperti dikutip Kompas.com, Kamis (18/10/2018).

"Kami telah mempersiapkan banyak penampilan menarik untuk kalian," kata Song yang bernama lahir Song Yoon Hyung itu.

"Ayo datang dan menghabiskan waktu bersama kami," timpal Jung Chan Woo atau Chan.

Kim Dong Hyuk alias DK sang Main Dancer dan Kim Han Bin yang akrab disapa B.I mengajak para iKONIC-nama basis penggemar iKON--untuk bertemu dalam konser mereka nanti. 

"Indonesia iKONIC! Apa kalian sudah siap bertemu kami?" kata DK.

"Indonesia iKONIC, kangen kami kan? Ayo ketemu!" timpal B.I.

Untuk tiket konser iKON di Jakarta nanti, ada lima kategori harga sesuai kelasnya. Tiket Blue seharga Rp 2 juta, Pink Rp 2,5 juta, Yellow Rp 2 juta, Green Rp 1,6 juta, dan Purple Rp 1 juta.

Konser iKON nanti bakal menjadi penampilan keempat mereka di Indonesia. Pada September 2016, boy grup asuhan YG Entertaiment itu menggelar konser bertajuk "iKONCERT 2016 Showtime Tour" di ICE BSD, Tangerang, Banten.

Setahun berikutnya, tepatnya pada 25 November 2017, iKON kembali tampil dalam konser Saranghaeyo Indonesia 2017 di lokasi yang sama.

Setelah itu, mereka didaulat sebagai salah satu penampil dalam penutupan Asian Games 2018 di Jakarta.

sumber : kompas.com

Rama Shinta - Insiden penembakan terjadi dalam sebuah pertemuan keamanan tingkat tinggi di Afghanistan, Kamis (18/10/2018).

Setidaknya dua orang dilaporkan tewas dan sejumlah orang lainnya luka-luka dalam serangan terhadap pertemuan yang turut dihadiri komandan AS, Jenderal Scott Miller, tersebut.

Melansir dari AFP, korban tewas adalah seorang kepala keamanan Afghanistan dan seorang wartawan. Sementara tiga korban luka dilaporkan berkewarganegaraan AS.

Taliban dengan cepat mengklaim sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan di kantor gubernur provinsi Kandahar tersebut.

Sumber dari Taliban mengatakan, target dalam serangan tersebut adalah Jenderal Abdul Raziq, kepala polisi provinsi Kandahar, yang dianggap memiliki reputasi buruk atas kekejamannya.

Raziq termasuk dalam korban tewas dan enam pengawalnya terluka. Demikian disampaikan seorang pejabat keamanan provinsi tanpa menyebutkan nama.

"Penembakan terjadi saat mereka akan meninggalkan pertemuan," kata seorang pejabat.

Ditambahkannya, dua anggota agen mata-mata Afghanistan turut terluka dalam serangan.

Sementara komandan AS, Jendeal Scott Miller dikabarkan tidak mengalami luka, seperti dikutip dalam pernyataan juru bicara NATO, Kolonel Knut Peters.

Tiga warga Amerika yang terluka adalah seorang tentara, seorang warga sipil dan kontraktor. Ketiganya mengalami luka akibat baku tembak yang terjadi di lokasi pertemuan dan kini telah dievakuasi ke tempat aman.

"Laporan awal mengindikasikan ini adalah insiden antar-Afghanistan. Kami diberitahu bahwa saat ini area telah aman," tambah Peters.

Sejumlah pejabat senior yang terluka juga telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis. Sementara kota berada dalam pengawasan ketat oleh pasukan militer Afghanistan.

Afghanistan berada dalam siaga tinggi menjelang dilangsungkannya pemilihan parlemen yang akan digelar pada Sabtu (20/10/2018) mendatang.

Kelompok Taliban telah menjanjikan bakal melancarkan serangan dan menggagalkan jalannya pemilu.

Serangkaian serangan juga telah dilancarkan hingga menewaskan setidaknya 10 kandidat peserta pemilihan.

Taliban telah memperingatkan kepada warga agar menghindari lokasi pemungutan suara pada akhir pekan mendatang karena mereka tidak ingin menimbulkan korban jiwa dari warga sipil.

sumber : aktual.com

Rama Shinta – Durasi tidur yang berlebihan ternyata sama buruknya dengan waktu tidur yang kurang untuk fungsi kognitif seseorang, menurut sebuah studi.

Para peneliti dari Western University’s Brain and Mind Institute di Kanada menemukan, kebanyakan tidur berdampak buruk untuk sejumlah fungsi kognitif seperti kemampuan mengidentifikasi hal-hal kompleks dan menyelesaikan masalah.

Sementara orang-orang mendapatkan waktu tidur cukup yakni sekitar 7-8 jam berhubungan dengan fungsi kognitif yang lebih baik.

“Kami menemukan bahwa orang-orang terlalu banyak tidur merasakan dampak buruk yang sama dengan mereka yang kurang tidur. Jumlah optimum durasi tidur untuk menjaga performa otak adalah 7-8 jam setiap malam,” kata Conor Wild, ketua studi.

Untuk sampai pada hasil ini, para peneliti mengumpulkan data dari 40 ribu partisipan sejak Juni 2017.  Temuan awal peneliti yang menganalisis 10 ribu orang sudah dipublikasikan dalam jurnal SLEEP.

Demi mendapatkan pemahaman yang lebih detil, mereka menggali data lebih dalam dari partisipan.

“Kami menggunakan kuesioner yang cukup luas, dan mereka memberi tahu kami hal-hal seperti obat yang partisipan gunakan, berapa usia mereka, di mana mereka berada di dunia, dan jenis pendidikan yang mereka terima karena ini adalah semua faktor yang mungkin telah berkontribusi untuk beberapa hasil,” kata Adrian Owen, salah satu peneliti.

Dia mengatakan, cara ini memberi para ilmuwan kesempatan untuk menguji berbagai teori dan mendapatkan pemahaman tentang bagaimana kuantitas tidur dapat mempengaruhi orang.

Para partisipan juga menjalani 12 tes kognitif yang sudah terbukti sehingga jumlah tidur dapat dikaitkan dengan kemampuan mental. Demikian seperti dilansir Medical News Today.

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - Atlet panahan dari Singapura danMalaysia memastikan diri ikut serta di ajang Batam Open Archery Championship 2018 yang digelar Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Kejuaraan ini berlangsung mulai Jumat, 19 Oktober hingga Minggu, 21 Oktober bertempat di Stadion Temenggung Abdul Jamal.

Tak hanya diikuti peserta dari luar negeri, atlet-atlet panahanterbaik Indonesia yang pernah bertanding di kejuaraan internasional pun, akan berpartisipasi pada ajang bergengsi tersebut. 

Ketua panitia kegiatan, Feri Nawa Pamungkas mengatakan, kejuaran ini akan memperebutkan piala Kepala BP Batam. Kegiatan itu digelar masih dalam rangkaian Hari Bakti BP Batam ke-47 tahun.

"Total ada 462 peserta yang mengikuti kejuaraan ini. Ada delapan kategori yang dipertandingkan," kata Feri dalam konferensi persnya, Kamis (18/10/2018) malam.

Ketegori yang dipertandingkan itu seperti, divisi nasional /standardbow 15 meter tingkat SD, putra/putri, divisi nasional / standardbow 20 meter tingkat SMP, putra/putri, 40 meter tingkat umum putra/putri, divisi barebow 20 meter umum putra, divisi tradisional horsebow 20 meter umum, putra, divisi compound 50 meter putra/putri, divisi recurve 70 meter putra/putri standar FITA, dan piala Kepala BP Batam (juara umum).

Kejuaraan ini juga melibatkan wasit/juri dari Perpani(Persatuan Panahan Indonesia) Pusat.

Kabid perwasitan dan perlombaan Perpani Pusat, Ibnu Marwata mengatakan, ada dua catatan rekor yang dilihatnya dari penyelenggaraan kejuaraan panahan di Batam.

sumber : liputan6.com

Rama Shinta -  Ketika tersaji menu ikan kembung bumbu kuning dan sushi salmon, beberapa orang mungkin memilih sushi dari ikan salmon.

Namun, dari segi gizi, ikan kembung ternyata punya gizi lebih tinggi dibanding ikan salmon. Kandungan protein, omega-3, vitamin B12, vitamin D, fosfor, vitamin B2 (Riboflavin), vitamin B6, iodine, selenium lebih tinggi. Omega 3 dapat membantu perkembangan otak dan mata pada bayi. Ini juga membantu pertumbuhan otak normal dan perkembangan mata saat janin masih berada di dalam rahim. Jantung bayi akan sehat dan menjaga tekanan darah tetap normal.

 

Ikan kembung juga sumber gizi yang sangat baik. Vitamin D yang terkandung membantu penyerapan kalsium yang dibutuhkan untuk kesehatan tulang dan gigi yang sehat.

Ketika ditemui usai acara diskusi di Kementerian Kesehatan, Jakarta, Direktur Pemasaran Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Machmud mengungkapkan, ikan kembung tak kalah bergizi dari ikan salmon.

“Ikan kita itu banyak sekali (contohnya ikan kembung). Tapi masyarakat masih belum menyadari gizi ikan-ikan lokal. Kita juga punya banyak sekali diversifikasi ikan (keragaman ikan). Bayangkan, kalau ikan-ikan lokal selalu kita sosialisasikan. Melalui gerakan ‘Gemar Makan Ikan’ kita promosikan potensi ikan lokal,” papar Machmud pada Kamis, 11 Oktober 2018.

Dari jurnal berjudul sumberdaya Ikan Kembung (Rastrelliger Kanagurta Cuvier 1817) di Perairan Selat Sunda yang Diidaratkan di PPP Labuan, Banten, yang dipublikasikan di laman Research Gate pada Oktober 2016, musim puncak penangkapan ikan kembung berada sepanjang April hingga Agustus, sedangkan musim paceklik berada pada Desember sampai Januari.

Persebaran wilayah penangkapan ikan kembung berada di sekitar perairan Selat Sunda seperti di Pulau Rakata, Rakata Kecil, Anak Rakata, Panaitan, Papole, Sebesi, Sebuku, Jongor serta Tanjung Lesung.

sumber : detik.com

Rama Shinta - Kepala HAM PBB menyerukan pencabutan kekebalan diplomatik para pejabat yang mungkin terlibat dalam hilangnya wartawan Arab Saudi,Jamal Khashoggi, di gedung Konsulat Saudi di Istanbul, Turki.

"Mengingat keseriusan situasi seputar hilangnya Mr (Jamal) Khashoggi,saya percaya bahwa kekebalan hukum atau kekebalan tempat bersangkutan dan pejabat-pejabat yang dianugerahkan oleh perjanjian seperti Konvensi Wina tahun 1963 tentang Hubungan Konsuler harus dicabut segera," kata kepala HAM PBB, Michelle Bachelet dalam statemen seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (16/10/2018).

Aparat kepolisian Turki pada Senin (15/10) telah menggeledah gedung Konsulat Saudi di Istanbul untuk pertama kalinya sejak Khashoggi, jurnalis pengkritik pemerintah Saudi yang bermukim di AS, menghilang pada 2 Oktober lalu.


Khashoggi (60) yang seorang wartawan dan kolumnis The Washington Post menghilang sejak masuk ke dalam Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober lalu. Khashoggi mendatangi Konsulat Saudi untuk mengurus surat-surat untuk keperluan rencana pernikahannya dengan tunangannya asal Turki, Hatice Cengiz.

Konsulat Saudi sebelumnya menyebut Khashoggi telah keluar dari gedung itu. Namun otoritas Turki dan tunangan Khashoggi menegaskan dia masih ada di dalam konsulat. Sumber-sumber pemerintahan Turki menyebut Khashoggi dibunuh di Konsulat Saudi. Tuduhan itu dibantah keras oleh Saudi.

Bachelet menekankan bahwa "di bawah hukum internasional, penghilangan paksa dan pembunuhan di luar hukum adalah kejahatan yang sangat serius, dan kekebalan tidak boleh digunakan untuk menghalangi penyelidikan atas apa yang terjadi dan siapa yang bertanggung jawab."

Pemerintah Saudi bisa mencabut kekebalan para pejabat dan konsulatnya di Turki.

Juru bicara Bachelet, Rupert Colville mengatakan, kepala HAM PBB tengah melakukan kontak dengan pejabat-pejabat Saudi untuk membahas masalah ini.

"Mengingat (tampaknya) ada bukti jelas bahwa Mr. Khashoggi memasuki Konsulat dan belum pernah terlihat sejak itu, tanggung jawab ada pada otoritas Saudi untuk mengungkapkan apa yang terjadi padanya sejak saat itu," kata Bachelet.

sumber : detik.com

Rama Shinta - Musisi Charlie Puth akan menggelar konser di Indonesia untuk pertama kalinya pada tanggal 16 November 2018 di ICE BSD, Tangerang Selatan. Konser bertajuk 'Charlie Puth Voicenotes Live in Indonesia' ini pada akhirnya hadir untuk menghibur para Puthinator.

Penyanyi asal Amerika Serikat ini pun telah menyampaikan sejumlah riders yang ia inginkan untuk konsernya tersebut. Tidak mudah untuk mengundang Charlie Puth datang ke Indonesia, pihak promotor Full Color pun telah follow up sejak tahun 2015.

"Dia ada riders yang unik. Dia minta grand piano di kamarnya. Kita sudah siapin kamar yang gede, yang bisa muat grand piano," ujar David Ananda selaku Managing Director Full Color Entertainment dan promotor konser di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (16/10).


Tidak hanya sebuah grand piano, ia juga ingin menginap di sebuah hotel yang lengkap dengan fasilitas gym demi makanan dan gaya hidup yang sehat.

"Dia sih sejauh ini itu aja. Dia cuma pengen hotel yang ada tempat gym yang nyaman. Dia memang konsen banget sama hidup sehat," tambahnya.

Pelantun 'One Call Away' dengan rombongannya yang berjumlah 27 orang ini akan datang dengan menaiki jet pribadinya karena beberapa hari setelah konser di Indonesia ia akan tampil di Jepang.

"Dia akan naik jet pribadi karena efisiensi waktu karena dia sebelumnya konser di Osaka habis dari Jakarta. Bawa 27 orang dan di panggung bakal ada 7 orang. Bakal luar biasa ramai, mereka juga bawa kontainer dan alat musik sebagian besar dari negara sendiri," jelas David.

Pelantun 'Attention' ini akan membawakan 21 lagu dan akan memberikan banyak kejutan menunjukan kebugaran tubuh saat konser.

Tiket konser yang akan dibuka dengan penampilan penyanyi Jaz dan Svmmerdose ini dijual mulai dari Rp 990 ribu hingga Rp 2,5 juta.

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - Usaha Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam 'melobi' Kementerian Perhubungan untuk penambahan bus trans Batam, berbuah hasil. Dishub dapat tambahan 10 unit bus trans Batam.

"Ya, kita dikasih 10 unit bus," kata Kepala Dishub, Rustam Efendi, Selasa (16/10/2018).

Jumlah ini memang terbilang lebih sedikit dibanding pengajuan awal. Yakni sebanyak 30 unit. Meski begitu, Rustam tetap bersyukur.

"Sekarang busnya belum datang. Paling akhir November atau tidak awal Desember baru sampai," ujarnya.

Bus-bus tersebut lanjutnya akan dioperasionalkan pada 2019. Diperkirakan Januari. Untuk trayek mana saja, Rustam belum bisa memastikannya. Masih melihat kebutuhan di lapangan, daerah mana saja yang banyak menggunakan bus. 

 

"Nanti kita lihat rencananya sesuai daerah yang banyak menggunakan bus. Seperti Sekupang-Batam Center, Sekupang-Jodoh, Batuaji-Batam Center," kata Rustam.

Lebih lanjut dikatakan, saat ini ada 72 unit bus trans Batam yang beroperasi. Dari segi jumlah memang belum layak untuk melayani trayek seluruh Batam.

Di samping ada beberapa unit di antaranya yang memang harus diremajakan dan diganti.

Adapun trayek yang dilayani saat ini, yakni Nongsa-Jodoh, Nongsa-Punggur, Tembesi-Galang, Sekupang-Batam Center, Tanjunguncang-Batam Center. Kemudian Sekupang-Jodoh, Sagulung-Sekupang, Jodoh-Batam Center, Tanjung Piayu-Batam Center, Nongsa-Batam Center, Punggur-Jodoh.

Page 1 of 47

Tentang Kami