Live Streaming
Page 1 of 28

Batam - Bahan pangan (sembako) pada tahap keempat yang berjumlah sebanyak 284.223 paket akan dibagikan untuk masyarakat Batam yang terdampak Covid-19, pendistribusian ini akan dilakukan oleh BP Batam dan Pemko Batam dimulai pada 29 Juli 2020.

Berdasarkan data dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Nomor 55/GT/COVID-19/VII/2020 tanggal 3 Juli 2020, data penerima bantuan bahan pokok terdampak Covid-19 di Kota Batam sebanyak 284.223 (dua ratus delapan puluh empat ribu dua ratus dua puluh tiga).

Paket sembako tersebut akan dibagikan ke 12 kecamatan di Batam, yakni Belakang Padang, Bulang, Galang, Batu Ampar, Nongsa, Lubuk Baja, Sekupang, Batam Kota, Bengkong, Batu Aji, Sungai Beduk, dan Sagulung.

Adapun isi dari paket sembako yang akan dibagikan berupa beras 10 kilogram, mi instan 10 bungkus, minyak goreng 2 liter, krimer kental manis 2 kaleng, ikan dalam kaleng 425 gram, teh celup, sirup, dan biskuit.

Rencana jadwal pendistribusian sembako bantuan ini akan dimulai pada Rabu, 29 Juli 2020 di Kecamatan Lubuk Baja sebanyak 19.729 paket Sembako.

Pada hari Kamis, 30 Juli 2020 akan didistribusikan di Kecamatan Belakang Padang sebanyak 2.836 paket Sembako dan Kecamatan Galang sebanyak 3.105 paket Sembako.

BP Batam dan Dinas Sosial Pemko Batam akan mendistribusikan paket sembako ke Kantor Kelurahan dan akan melakukan pengawasan pada tahapan penyaluran sembako di Kantor Kelurahan setempat, kemudian masing-masing RT melakukan penjemputan sembako di Kelurahan setempat berdasarkan data yang telah ditetapkan kemudian didistribusikan kepada masyakarat yang terdampak Covid-19.

Perlu kami ingatkan juga kepada masyarakat mengingat sampai sekarang masih dalam kondisi pandemi Covid-19, maka dalam proses pembagian sembako tersebut agar tetap memperhatikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah. (cc)

Batam - Program GEBYAR GRANADA (Gratis Naik Daya) hadir kembali untuk masyarakat Batam dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75 tahun. Promo tersebut diberikan bagi pelanggan yang akan menambah daya listrik Rumah Tangga, Bisnis, Industri dan Pemerintah Tegangan Rendah (TR). Thema Promo “Indonesia Maju, Gebyar GRANADA Gratis 100%”, program ini bertujuan untuk memudahkan pelanggan mendapatkan tambahan daya listrik dan memenuhi kebutuhan listrik di saat pandemi virus corona-19.

Program GRANADA ini berlaku kepada pelanggan Rumah Tangga (R), pelanggan bisnis (B) Industri (I) dan Pemerintah (P) dari daya 450 VA sampai dengan daya 197 kVA. Dalam program GRANADA pelanggan dibebaskan dari Biaya Penyambungan (BP), namun dikenakan penyesuaian Uang Jaminan Langganan (UJL), karena UJL tersebut merupakan Jaminan atas pemakaian daya dan energy listrik selama menjadi pelanggan PT PLN Batam dan apabila pelanggan tersebut berhenti akan dikembalikan.

“Ini merupakan salah satu program kami untuk masyarakat pelanggan bright PLN Batam dalam menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan kita yang ke 75 tahun ini. Mengingat banyaknya permintaan masyarakat pelanggan bright PLN Batam yang ingin naik daya, tapi terkendala biaya penyambungan,” ujar Samsul Bahri, Plh. Vice President of Public Relation bright PLN Batam pada Senin, 27 Juli 2020.

Program ini dilaksanakan mulai tanggal 1 Agustus hingga 31 Agustus 2020 di 4 (empat) Area Pelayanan bright PLN Batam (Batam Centre/Imperium, Nagoya, Batuaji dan Area Tiban).

Program GRANADA bright PLN Batam memberikan beberapa kemudahan bagi pelanggan, pertama pelanggan tidak dipungut biaya penyambungan hanya membayar penyesuaian UJL, SLO dan materai, kedua pelanggan tidak harus menunggu lama untuk menikmati listrik karena akan dilayani dengan layanan one day service atau pelayanan satu hari jika semua persyaratan terpenuhi.

“Bagi calon pelanggan yang ingin mendapatkan Tambah Daya Gratis ini, dapat menghubungi Contact Centre bright PLN Batam Telepon atau Handphone 0778123 atau 123 atau datang langsung ke Kantor Pelayanan bright PLN Batam terdekat dengan kediamannya, dengan membawa identitas diri dan struk pembayaran rekening listrik terakhir dan copy kepemilikan rumah atau persil“, beber Samsul.

Persyaratan lain yang harus dipenuhi pelanggan diantaranya; sudah melunasi seluruh kewajiban, tidak ada perubahan instalasi dari 1 phasa ke 3 phasa. Tagihan rekening listrik pelanggan akan dikenakan tarif listrik reguler sesuai dengan Pergub No 21 Tahun 2017 dengan menggunakan kWh meter pascabayar.

“Inilah yang dapat kami berikan untuk masyarakat pelanggan bright PLN Batam, yang dapat dinikmati masyarakat Batam secara langsung. Selain program-program sosial kemasyarakatan melalui CSR dan program pelayanan lainnya. Pada hakekatnya bright PLN Batam berpartisipasi aktif meningkatkan Perekonomian dan Pembangunan Kota Batam dan Provinsi Kepulauan Riau melalui Ketenagalistrikan ,”tutup Samsul.(yl)

Kepala Badan Pengusahaan Batam, Muhammad Rudi, menerima kunjungan kerja Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) TNI, Laksdya TNI I Nyoman Gede Ariawan ke Badan Pengusahaan Batam, Rabu (15/7/2020) di Marketing Center, Kantor BP Batam.

Saat menerima kunjungan tersebut, Muhammad Rudi, yang juga menjabat Walikota Batam, menyampaikan perkembangan terkait penanganan covid-19 di Kota Batam.

“Sejak tanggal 15 Juni 2020, kami sudah New Normal, dan sebelumnya juga kami tidak melakukan PSBB, semua itu berkat dukungan dari teman-teman TNI yang hadir di setiap kegiatan Patroli Gabungan Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid -19. Kami sangat berterima kasih kepada TNI yang telah mendukung kami,” tutur Rudi.

Rudi menambahkan terkait perkembangan ekonomi di Batam yang akan dibuat bergairah kembali. “Target invetasi kami di Batam tahun 2020 ini, 1 Milyar USD. Dan target saya juga Batam tetap menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di Kepri. Apabila Batam bisa baik ekonominya maka daerah lain juga bisa dapat merasakan imbasnya, apalagi jembatan Batam-Bintan sebentar lagi akan dibangun, konektivitas antarpulau kunci utama peningkatan ekonomi Kepri,” papar Kepala BP Batam.

Pangkogabwilhan I TNI, Laksamana Madya TNI I Nyoman Gede Ariawan, mengemukakan, tujuan kunjungan kerja ini adalah untuk mempererat hubungan baik dengan BP Batam.

“Kami hadir di sini tentunya akan mendukung semua kegiatan pengamanan yang ada di Kepri, khususnya Batam. Saya sudah melihat di seluruh bibir pantai di Batam ini semua sudah dimanfaatkan. Semoga semuanya resmi, apabila masih ada yang ilegal, maka itu menjadi tantangan bagi kami untuk menegakan aturan. Kami merasa di mana kita bisa mewujudkan keamanan dan aturan selaras dengan keinginan bersama. Saya yakin investor akan datang dengan sendirinya,” katanya.

I Nyoman Gede Ariawan juga menegaskan, kunjungan silaturahmi ini adalah untuk menjalin kerja sama dengan BP Batam lebih baik lagi..

“Kami ini orang baru, dan wajib untuk bersilaturahmi kepada tuan rumah yang di mana menjadi wilayah kerja kami. Saya mohon izin masuk wilayah, selain itu kami juga bertugas untuk mengelola Rumah Sakit yang berada di Pulau Galang. Oleh karena itu kami akan mendukung kegiatan percepatan penanganan Covid-19 di Batam khususnya,” tegasnya. 

Jakarta - Sidang Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) menyetujui pembentukan dua KEK baru, yaitu KEK Nongsa Digital Park (NDP) dan KEK MRO Batam Aero Technic (BAT). Kedua KEK tersebut berlokasi di Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Selanjutnya, Dewan Nasional KEK akan merekomendasikan kepada Presiden untuk menetapkan kedua KEK itu melalui Peraturan Pemerintah karena telah memenuhi persyaratan keberhasilan pengembangan KEK, dan diperkirakan dapat menyerap tenaga kerja dan mendorong perekonomian daerah.

Keputusan tersebut diambil oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga selaku Ketua Dewan Nasional KEK dalam Sidang Dewan Nasional KEK secara online pada Jumat, 10 Juli 2020.

Rapat tersebut diikuti Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, Menteri ESDM Arifin Tasrif, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, Deputi Bidang Koordinasi Percepatan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Kemenko Ekonomi Wahyu Utomo selaku Ketua Tim Pelaksana Dewan Nasional KEK, para pejabat Eselon I dari kementerian terkait, Kepala BP Batam sekaligus Walikota Batam Muhammad Rudi, dan Sekretaris Dewan Nasional KEK Enoh Suharto Pranoto.

”KEK Nongsa Digital Park dan KEK MRO Batam Aero Technic hari ini kita setujui untuk ditetapkan sebagai KEK, karena telah memenuhi syarat,” kata Menko Ekonomi Airlangga Hartarto. Setelah KEK ditetapkan, lanjutnya, KEK tersebut diberikan waktu paling lama 3 tahun sampai KEK siap beroperasi dan dilakukan evaluasi pembangunan setiap tahunnya.

Sekretaris Dewan Nasional KEK Enoh Suharto Pranoto menjelaskan, KEK Nongsa Digital Park memiliki luas lahan 166,45 hektar dengan total investasi Rp 16 triliun. Rinciannya, investasi pembangunan Kawasan Rp 1,092 triliun, dan investasi tenant Rp 14,908 triliun. Total tenaga kerja yang akan terserap sebanyak 16.500 orang.

Pengusulnya adalah PT. Taman Resor Internet (PT. Tamarin), salah satu anak perusahaan dari group perusahaan PT. Citra Agramasinti Nusantara atau dikenal sebagai Citramas Group yang telah memiliiki pengalaman dibidang pariwisata, industry kreatif & IT, serta Kawasan industri.

KEK Nongsa Digital Park dinilai siap karena lahan telah dikuasai dan peruntukannnya telah sesuai dengan Perpres No. 87 Tahun 2011. Sudah ada juga investor yang masuk yaitu PT Kinema untuk IT Apple Academy dan calon investor data center PT. Nexus, D-Town Commercial Center. Infrastruktur kawasan telah terbangun di lahan tahap 1 seluas 91,11 hektare, yaitu marina, resort, studio film, IT office, dan golf course.

KEK Nongsa Digital Park diharapkan menjadi entry point untuk perusahaan IT International dari Singapura dan Manca Negara, ditetapkan menjadi IT Hub Digital Bridge Indonesia ke Singapura & Manca Negara. Menghemat devisa negara dalam bisnis digital hingga Rp 20-30 triliun per tahun dengan kontribusi terbesar dari sektor data center dan pendidikan Internasional.

”Adanya transfer teknologi di bidang IT sehingga KEK Nongsa Digital Park dapat menjadi pusat pengembangan SDM tenaga IT muda Indonesia menjadi technopreneur,” kata Enoh. Serta dapat memaksimalkan koneksi internet international, karena terdapat 7 kabel FO bawah laut berjarak 2-3 km dari KEK Nongsa Digital Park, yang dapat dimaksimalkan untuk pengembangan data center, industri animasi.

Selanjutnya, KEK MRO Batam Aero Technic (BAT) memiliki luas lahan 30 hektare dengan kegiatan utama industri MRO (Maintenance, Repair, and Overhaul). Nilai investasi Rp 6,2 triliun sampai dengan tahun 2030. KEK ini dapat menyerap tenaga kerja 9.976 orang pada tahun 2030.

Pengusulnya adalah PT Batam Teknik. Perusahaan ini mulai beroperasi tahun 2014 di Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau sebagai perusahaan penyedia jasa perawatan dan perbaikan pesawat (MRO). PT Batam Teknik telah berpengalaman dalam melayani MRO untuk pesawat-pesawat Lion Air Group.

Kehadiran KEK ini diharapkan dapat menghemat devisa 65-70% dari kebutuhan MRO maskapai penerbangan nasional senilai Rp 26 triliun per tahun yang selama ini mengalir ke luar negeri. Dalam jangka menengah diharapkan mampu menangkap peluang dari pasar Asia Pasifik yang memiliki sekitar 12.000 unit pesawat dan nilai bisnis sebesar US$ 100 miliar pada tahun 2025. (nck)

Tampil Memukau Bikin Pengunjung Mall Ceria

Batam- Bahana Barelang Drum Corps (BBDC) binaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam menggelar flash mob bertempat di Grand Batam Mall, Lubuk Baja, Minggu (12/7). Kegiatan ini perdana ini langsung membuat pengunjung mall terpukau.

Pukulan perkusi memulai flash mob. Selain itu alat trumpet, mellaphone, beritone, snare, tom, dan color guard mewarnai flash mob persembahan dari BBDC. Persembahan ini membuat pengunjung terpukau, penonton ikut bertepuk tangan setiap kejutan yang diberikan oleh BBDC. Lagu berjudul Happy dari Pharrel Williams jadi lagu persembahan.

Tak hanya beraksi di lantai dasar, Anggota BBDC menyebar di sejumlah lantai mall dan memberikan kejutan kepada pengunjung. Setiap kejutan yang diberikan, disambut terikan heboh penoton dan tepuk tangan. Penonton juga ikut menari bersama anggota. Pengunjung memadati setiap lantai mall, para ramaja, dewasa semuanya menikmati suasana flash mob. Tak lupa lewat pengunjung mengabadikan momen ini lewat smart phone.

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Wuryanta mengatakan kegiatan ini rencananya bakal digelar setiap akhir pekan berlangsung di pusat perbelanjaan Kota Batam. Anggota yang turun memeriahkan kegiatan ini berjumlah 41 orang pemain inti dan 29 orang pemain figuran. Penampilan ini berlangsung 15 menit dimulai pukul 16.00. Adapun konsepnya tematik.

“Kegiatan ini akan terus berlangsung di Mall di Kota Batam,” katanya.

Kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata mengatakan kegiatan ini perdana dilakukan dengan tujuan memberikan apresiasi kepada Anggota BBDC yang telah bekerja keras selama latihan.

“Memberikan semangat dan apresiasi kepada mereka (Anggota BBDC),” katanya.

Kegiatan flash mob ini sengaja dilakukan di pusat perbelanjaan karena di kondisi Covid-19 dianggap lokasi yang aman untuk melaksanakan flash mob. Di pusat perbelanjaan protokol kesehatan sangat baik setiap memasuki area mall pengunjung wajib memakai masker, menggunakan hand sanitizer, dan jaga jarak.

“Penampilan yang luar biasa ini tetap mematuhi protokol kesehatan yang ada,” tuturnya.

Ardi menyampaikan kegiatan ini akan terus berlanjut di pusat perbelanjaan di Kota Batamdan tempat tempat lainya. Ini dilakukan sebagai bentuk uji coba setelah hampir 3 (tiga bulan ) latihan secara online. Dan kegiatan selanjutnyaj akan makin meriah dan menarik perhatian pengunjung. “Penampilan selanjutnya makin heboh dan luar biasa,” pungkasnya.

Batam- Pertunjukan jalanan atau busker kembali digelar, akhir pekan ini berlokasi di Dataran Engku Hamidah. Banyak warga yang sengaja datang untuk menikmati musik yang dimainkan dan pastinya mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata mengatakan busker menjadi agenda rutin di akhir pekan. Terdapat dua lokasi acara yakni di Dataran Engku Putri tepatnya di Depan Museum Batam Raja Ali Haji, Batam Centre dan Dataran Engku Hamidah.

“Sudah kali kedua kegiatan ini (busker) dilaksanakan dan setiap akhir pekan hadir menghibur masyarakat Batam,” katanya, Sabtu (11/7).

Kegiatan ini dilakukan untuk memperkenalkan dan memperdengarkan lagu Melayu kepada para muda mudi di Kota Batam yang tengah nongkrong bersantai menikmati akhir pekan tak lupa lagu band Indonesia lainnya juga dimainkan sehingga makin berwarna. Tak hanya itu warga juga ikut bernyanyi bersama band.

“Musik jalanan ini banyak dilakukan di negara-negara Eropa,” ujarnya.

Bagi masyarakat yang sedang menonton Ardi mengingatkan tetap menerapkan protokol kesehatan yakni memakai masker, membawa hand sanitizer, dan menjaga jarak. “Mari kita sama-sama melawan Covid-19 dengan cara menerapkan protokol kesehatan yang diberlakukan pemerintah,” ajaknya.

Salah satu warga yang menonton Irwan warga Lubuk Baja sengaja datang untuk menonton pertunjukan jalanan tersebut. Ia mengatakan mendapat informasi adanya kegiatan tersebut dari media sosial Instagram.

“Saya melihat Instgram Story teman saya ada kegiatan musik di Dataran Engku Hamidah, jadi saya sengaja datang kesini,” katanya.

Menurutnya musik yang dimainkan sangat menarik dan menghibur, ragam genre musik di mainkan. “Asik kita bisa ikut nyanyi, seru-seruan bareng pokoknya,” ucapnya.

pengunjung tak hanya menikmati musik banyak kegiatan yang bisa dilakukan, seperti berfoto di spot foto yang disediakan, menikmati kuliner. “Tempatnya sangat lengkap kita bisa makan, bisa foto, semoga pertunjukan selalu hadir di setiap Malam Minggu,” pintanya.

Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menjalin kerja sama di bidang pengamanan dan penegakan hukum.

Kerja sama tersebut dituangkan dalam Nota Kesepahaman antara BP Batam dan Polri tentang Bantuan Pengamanan dan Penegakan Hukum di Wilayah Kerja Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, yang telah ditandatangani oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, dan Asisten Kapolri Bidang Operasi, Irjen. Pol. Herry Rudolf Nahak, pada Kamis pagi (9/7/2020), bertempat di Balairungsari BP Batam, Batam Centre, Batam.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, dalam sambutannya mengatakan, sebagai pemilik lahan di Batam secara utuh, sudah semestinya BP Batam melakukan upaya pengamanan terhadap aset-aset yang dikelola oleh BP Batam.

“Saat ini yang melaksanakan pengawasan dan pengamanan aset BP Batam adalah Direktorat Pengamanan Aset. Namun tentu kami menemukan kendala dan keterbatasan pada setiap kegiatannya, karena wilayah kerja BP Batam ini cukup besar. Maka dari itu, kami membutuhkan dukungan penuh dari TNI dan Polri untuk menjaga aset-aset tersebut,” kata Muhammad Rudi.

Ia melanjutkan, dukungan tersebut dibutuhkan BP Batam karena proses pembangunan ke depan akan terus dilakukan, sebagai sarana penunjang kegiatan penanaman modal dan investasi di Batam.

“Sesuai amanat dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, BP Batam diberikan tugas untuk meningkatkan nilai investasi di Kota Batam. Kami menargetkan pada tahun 2020 ini, investasi yang masuk ke Batam mencapai USD 1 Milyar. Tentunya, jika Batam ingin menjadi Kota Investasi, maka seluruh fasilitas yang dibutuhkan oleh oleh investor wajib kami selesaikan,” ujar Muhammad Rudi.

Menanggapi hal tersebut, Asisten Kapolri Bidang Operasi Irjen. Pol. Herry Rudolf Nahak, menyatakan kesiapannya untuk memberikan bantuan pengamanan dan penegakan hukum di wilayah kerja BP Batam.

“Kegiatan ini adalah upaya strategis dari BP Batam untuk menghadapi tantangan ke depannya, karena Batam menargetkan nilai investasi yang cukup besar. Tentunya diperlukan kondisi keamanan yang baik, guna memperlancar kegiatan berusaha di Batam,” kata Irjen Herry Rudolf Nahak.

Lebih lanjut, Irjen. Pol. Herry Rudolf merinci ruang lingkup yang tertuang pada Nota Kesepahaman, antara lain pertukaran data dan/atau informasi, bantuan pengamanan, penegakan hukum, peningkatakan kapasitas dan pemanfaatan SDM, pemanfaatan sarana dan prasarana, serta bidang-bidang lainnya yang disepakati kedua belah pihak.

Usai penandatanganan Nota Kesepahaman, dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara BP Batam dengan Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) tentang Pelaksanaan Bantuan Pengamanan dan Penegakan Hukum di Wilayah Kerja Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, yang ditandatangani oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi dan Kapolda Kepri, Irjen. Pol. Aris Budiman.

Kedua perjanjian tersebut nantinya akan digunakan sebagai payung hukum bagi satuan kepolisian untuk menindak tegas oknum-oknum yang melanggar peraturan, dengan cara merusak aset-aset BP Batam.

Turut hadir dalam acara penandatanganan, Plt. Gubernur Provinsi Kepri yang diwakili oleh Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Setda Provinsi Kepri, Syamsul Bahrum; Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto, Danlantamal IV Tanjung Pinang Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto; Kakamla Zona Maritim Barat Bakamla, Laksma Bakamla Eko Murwanto; Danrem 033/Wira Pratama Kolonel Inf Harnoto; Karo Kerma KL Sops Polri Brigjen Polisi Drs Komarul Zaman, Karo Ops Polda Kepri Kombes Pol Yerry Oskag; Kapolresta Barelang, Danlanud Batam, dan jajaran TNI Polri lainnya, Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi BP Batam Sudirman Saad, dan Direktur Pengamanan Aset BP Batam Brigjen Pol Moch. Badrus.

BATAM, Seruan Ombudsman RI kepada pemerintah untuk menentukan tarif Rapid Test akhirnya ditindaklanjuti oleh Kementerian Kesehatan melalui Surat Edaran Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan No : HK.02.02/I/2875/2020 yang ditandatangani Dirjenya Bambang Wibowo (6/7) kemarin. Didalam surat edaran disebutkan besaran batasan tarif tertinggi rapid test antibodi adalah Rp. 150.000. Surat tersebut ditujukan kepada seluruh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi dan Kota/Kabupaten, Direktur RS, PERSI, Asosiasi Klinik, PKFI, Asosiasi Dinas Kesehatan dan Ikatan Labiratorium Klinik Indonesia (ILKI).

Didalam beberapa kesempatan Ombudsman telah merespon kebingungan publik atas harga rapid test yang dilaksanakan fasilitas kesehatan dianggap sangat mahal dengan harga bervariasi antara 350.00 – 1.000.000. Hasil rapid test ini menjadi syarat wajib bagi masyarakat yang bepergian menggunakan maskapai penerbangan dan jalan darat antar provinsi. Tarif dianggap sangat memberatkan ditengah beban ekonomi dimasa pandemik yang mempengaruhi pendapat masyarakat. Ombudsman sendiri pernah melakukan kajian bahwa biaya material dan jasa pelaksanaan test ini tidak sampai seratus ribuan, sehingga Ombudsman menduga untuk mendapatkan layanan pemeriksaan rapid test antibodi ini memamfaatkan masyarakat untuk mencari keuntungan.

Ombudsman RI Perwakilan Kepulauan Riau berharap dengan telah ditentukannya batasan tarif tertinggi ini maka seluruh penyelenggara layanan pemeriksaan rapid test antibodi di Batam dan daerah lain di Kepri harus menyesuaikan tarifnya sesuai SE ini. “ Kami harap semua fasilitas kesehatan harus menerapkan tarif tertinggi 150.000 bagi yang menginginkan test mandiri untuk keperluan perjalanan udara”, ujar Lagat. Tentunya Ombudsman berharap kepatuhan paling utama ditunjukkan fasilitas kesehatan yang dimiliki oleh pemerintah atau yang dibantu pemerintah dan diikuti oleh fasilitas lain yang dimiliki swasta.

Ombudsman Perwakilan Kepri akan melakukan pengawasan terhadap pengenaan tarif tertinggi ini untuk memastikan semuanya mematuhinya.

BINTAN – Kebahagiaan saat mengajarkan huruf-huruf hijaiah membuat Indrawati selalu merasakan ketenangan. Senyum para santri menjadi tambahan energinya untuk mengajar. Istri dari petugas keamanan salah satu bank syariah ini punya harapan agar tidak ada lagi yang buta huruf Alquran.
“Saya mengajar di TPA agar tidak ada lagi anak-anak yang buta huruf Alquran. Terutama bagi saya sendiri ilmunya jadi tidak mampat,” cerita Indrawati yang juga merupakan mantan santriwati, Jumat (3/7) lalu.
Ketulusan hati Indrawati membuat para santri tampak akrab bercengkrama dengannya. Ia adalah seorang guru TPA Al Rozak, Kampung Kamboja Dalam, Tanjung Uban Selatan, Kabupaten Bintan. Pengabdiannya ia niatkan di TPA yang didirikan orang tuanya ini. Semenjak tahun 2004, ia telah menjadi guru TPA dan melanjutkan apa yang telah orang tuanya mulai.
Dalam perjalanannya sebagai guru TPA, Indrawati tak pernah mematok biaya bulanan bagi para santri. Iuran cukup seikhlasnya saja, yang penting ilmu yang diberikan bisa bermanfaat dunia akhirat. “Iuran bulanan ada. Cukup seikhlasnya saja,” ungkapnya.
Konsekuensi dari keputusannya tersebut jelas, bahwa mesti ada biaya tambahan untuk biaya operasional. Namun, semangatnya tak luntur. Biaya operasional TPA Al Rozak meliputi biaya kontrakan juga listrik yang tiap bulan mencapai delapan ratus ribu. Untuk menambah kebutuhan operasional TPA, Indrawati menyambi berjualan es lilin.
“Operasionalnya bergantung dengan jumlah yang kita terima tiap bulan. Alhamdulillah saya (juga) bisa menambahkan dari hasil berjualan es lilin. Jadi upah pengajar dilihat (berasal) dari situ,” tambah Indrawati. Tidak ada duka saat menjadi seorang pengajar, selama ia bisa bermanfaat dan berkah dunia akhirat. Kesempatan menjadi pengajar Alquran ia manfaatkan juga untuk mempertajam ilmu yang ia miliki.
Melihat semangatnya untuk mencerdaskan bangsa, Global Zakat – ACT Kepulauan Riau memberikan apresiasi kepadanya melaui program Sahabat Guru Indonesia. “Alhamdulillah bantuan dari ACT bisa saya manfaatkan. Saya juga turut berbagi dengan teman-teman yang juga tak jarang untuk membantu saya mengajar di TPA Al Rozak ini, ” ungkap Indrawati bersyukur.
Khairul Hafiz dari Tim Program ACT Kepulauan Riau mengungkapkan, Indrawati merupakan salah satu sosok yang patut dijadikan teladan. Sebab, di tengah usahanya untuk memenuhi operasional TPA, ia juga masih bisa berbagi untuk rekan seprofesinya.
“Luar biasa usaha Bu Indrawati dan kita berharap dapat menjadi inpirasi. Beliau bahkan masih mau berbagi di tengah usahanya memenuhi operasional TPA,” ungkap Khairul.
Program Sahabat Guru Indonesia terus rutin diberikan bagi para guru honorer maupun guru TPA yang dengan ikhlas berjuang untuk mencerdaskan bangsa ini. Sahabat Guru Indonesia hadir untuk terus memberikan semangat di tengah perjuangan mereka tersebut. []

Batam - Sebanyak 58 peserta yang mengikuti pendidikan khusus profesi advokat (PKPA) yang digelar oleh DPC Peradi Batam.Ini merupakan angkatan ke-IV yang di ikuti berbagai kalangan pekerja swasta dan profesional yang memiliki latar belakang disiplin ilmu sarjana hukum. 

Menurut Ketua DPC Peradi Batam,Bali Dalo SH mengatakan 58 peserta yang ikut pendidikan advokat ini sangat antusias saat mengikuti pendidikan yang Sebelumnya dimulai pada tanggal 14 Maret sampai dengan 05 April 2020 ditunda menjadi 20 Juni sampai dengan 05 Juli 2020.

Penundaan pendidikan PKPA Peradi ini disebabkan kondisi pandemi yang terus menerus semakin meluas di wilayah Indonesia khususnya wilayah provinsi kepulauan riau.

"Penundaan pendidikan khusus profesi advokat tentunya atas dasar himbauan pemerintah terkait kondisi pandemi covid-19 yang terus meluas,sehingga aktivitas belajar-mengajar dihentikan sementara"ujar Bali Dalo.

Kurang lebih 3 bulan sempat tertunda pelaksanaan PKPA Peradi Batam ini,namun baru bisa dibuka kembali karna sudah memasuki new normal life,maka pendidikan khusus calon advokat ini dibuka kembali pada tanggal 20 Juni lalu dan berakhir hari ini Minggu,05 Juli 2020.

Bali Dalo juga menambahkan dalam pelaksanaan pendidikan advokat yang dilaksanakan di ruang aula lantai-3 Gedung A Universitas Batam(Uniba) berlangsung cukup ketat pengawasan dengan merujuk pada standar operasional dan prosedur protokol kesehatan serta setiap kursi peserta tetap menjaga jarak peserta(physical distancing).

"Seluruh peserta PKPA diwajibkan memakai alat pelindung wajah atau face shield dan masker,sebelum masuk ruangan setiap peserta lebih dulu mencuci tangan dan kemudian diperiksa dengan Thermo Gun untuk mengukur  temperatur suhu tubuh para peserta"jelas Bali Dalo.

Proses pendidikan ini merupakan syarat untuk ujian menjadi advokat kedepannya,rencana pelaksanaan ujian profesi advokat akan dilaksanakan pada bulan agustus di salah satu hotel berbintang didaerah Nagoya Batam.

Penutupan pendidikan calon advokat ini ditutup oleh ketua DPC Peradi Batam,Bali Dalo SH dan Sekretaris DPC Peradi Batam,Alfi Ramadhania,SH.,MH dengan harapan seluruh peserta PKPA tersebut bisa mengikuti ujian profesi advokat dan lulus semua.

Hal senadah juga disampaikan salah satu peserta PKPA Peradi Batam dalam pesan dan kesan,Agus Siswanto Siagian memberikan aplaus pada para panitia PKPA tahun 2020 dan para peserta calon advokat yang berasal dari berbagai daerah seperti kota Tanjung Pinang,Bintan,Karimun dan Batam tetap hadir serta semangat untuk belajar meskipun di suasana pandemi covid-19 yang masih melanda seluruh wilayah Indonesia.

Dalam pesan singkat nya Agus menyampaikan selalu percaya bahwa sesuatu yang indah akan terjadi dan tetap semangat bahwa pelajaran terbesar dalam hidup biasanya didapat dari keadaan terburuk dan dari kesalahan terburuk.

Page 1 of 28

Tentang Kami