Live Streaming
Page 1 of 27

Batam - Untuk meringankan masyarakat terdampak covid 19 bagi masyarakat hinterland di Kota Batam, Yayasan Inaayah Batam melakukan penggalangan bantuan, Tidak sedikit donatur baik perorangan atau atas nama lembaga dan yayasan yang berempati mendonasikan sebagian hartanya untuk masyarakat yang terdampak penyebaran covid 19 melalui Yayasan Inaayah Batam

“Sasaran  donasi tersebut di pilih secara selektif untuk masyarakat yang kurang mampu terlebih fokus kami di pulau-pulau di kota batam diantaranya pulau akar, pulau geranting,pulau cengkui,pulau caros,pulau mengkadah,pulau setokok,pulau tanjung colem dan pulau teluk air.Bantuan donasi seperti: sembako,buku islam,susu kotak,nasi kotak,wakaf al qur'an,bingkisan kado istimewa, baju layak pakai dan masker, Kami cukup prihatin dengan kondisi perekonomian masyarakat saat ini khususnya yang terdampak virua covid 19, atas dasar itu Kami merasa tergerak untuk berbagi dengan harapan bisa meringankan beban ekonomi masyarakat ”, demikian dikatakan Inaayah selaku ketua Yayasan Inaayah Batam

Ditengah keprihatinan penyebaran covid 19 ini kami tidak turut ketinggalan untuk berbagi ke pulau dalam rangka turut mendukung program pemerintah juga selain sosial distancing dan fisical distansing juga pemberian sembako yang cukup diapresiasi ke pulau-pulau,"pungkasnya.

Sebanyak lebih dari 350 paket sembako,228 wakaf al qur'an, ratusan paket baju layak pakai,puluhan susu kotak,ribuan nasi kotak,ratusan kado istimewa baju baru telah selesai kami tunaikan ke pulau-pulau.

Pasca lebaran Yayasan Inaayah Batam akan berlanjut kembali mengumpulkan dan mendistribusi bantuan dan Memberi penyuluhan tentang wabah covid dan memberikan masker gratis ke warga pulau.

Tak hanya mendistribusikan bantuan, Yayasan Inaayah Batam juga mengupayakan untuk setiap turun diadakan pengajian dari satu pulau ke pulau lainnya namun karna covid pengajian diliburkan sementara menghindari berkumpul. Bantuan tersebut jemput, dan ada juga diantar donatur lansung ke office yayasan yang bermanfaat di perumahan bambu kuning puskopkar b2 no 2 batuaji

Yayasan Inaayah Batam juga menerima bantuan dari PDUI kota batam berupa sembako dan 1000 masker. Dari apindo dan psmti paket sembako dan dari komunitas paskas sembako. Selain dari PDUI, masker dari donatur sejumlah 800lembar lebih juga  telah distribusikan juga  ke jalanan Kota Batam.

Diinformasikan kepada masyarakat di Kota Batam, saat ini RS. Bhayangkara TK IV Polda Kepri telah membuka pelayanan Drive Thru Screening Rapid Test gratis, jadi masyarakat yang ingin diperiksa tidak perlu turun dari kendaraan nya. Inovasi Pelayanan ini dimulai pada hari ini Rabu tanggal 29 April 2020.

"Dengan kebijakan dari Bapak Kapolda Kepri, kami melaksanakan Screening Rapid Test dengan cara Drive Thru. Hal ini dilakukan sebagai bentuk Polda Kepri Peduli Covid-19 serta mempertimbangkan protokol kesehatan, Physical Distancing sehingga tidak terjadi penularan pada saat antrian pemeriksaan, sebelum dilakukan pemeriksaan akan diberikan Hand Sanitizer, pengambilan no antrian dengan mengisi nama, no Hp, menunggu giliran, berdiam di kendaraan, petugas dari RS. Bhayangkara yg akan mengambil darah diujung jari selanjutnya diperiksa dibawah tenda yg telah ditentukan dan hasil akan dikirim berdasarkan no Hp yg telah dicantumkan". Tutur Wakapolda Kepri.

"Perlu kita ketahui bersama bahwa RS. Bhayangkara TK IV Polda Kepri merupakan salah satu Rumah Sakit rujukan untuk Covid – 19, dengan memiliki 28 kamar dan 31 tempat tidur. Sampai dengan saat ini sudah 26 Pasien yang dikarantina di RS. Bhayangkara dimana 4 pasien dari hasil Swab dinyatakan Positif Covid – 19 dan sudah dirujuk ke RS. Galang dan RS. BP Batam. Selama Pandemi Covid – 19 terdeteksi di wilayah Kepri RS. Bhayangkara telah melakukan Rapid Test sebanyak 534 orang, dari 534 orang tersebut sebanyak 7 orang dinyatakan reaktif dengan rincian 6 orang Personel Polri dan 1 orang masyarakat umum". jelas Wakapolda Kepri

Sebagai Informasi Hari ini RS. Bhayangkara membuka pelayanan kepada masyarakat untuk Rapid Test secara Drive Thru, yang bertujuan mengurangi kontak fisik dalam penyebaran Covid – 19, Rapid Test ini gratis dengan cara melakukan pendaftaran melalui Whatsapp ke nomor 081276764878 atau ke nomor 081270004794. Jam pelayanan pada senin sampai dengan jumat pada jam 09.00 wib sampai dengan 11.00 wib, dan pada jam 13.00 wib sampai dengan 15.00 wib.

"Kerjasa sama semua pihak antara Pemerintah, TNI-Polri saling bahu-membahu dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan bersama-sama mengutamakan upaya memutuskan mata rantai penyebaran Covid – 19, termasuk juga dalam pelayanan kesehatan. Disamping itu kita juga memberikan bantuan berupa sembako, kepada masyarakat yang membutuhkan sembako silahkan langsung menghubungi kantor kepolisian terdekat, dan kita akan segera memberikan bantuan". tutup Wakapolda Kepri.

Hadir dalam kegiatan pembukaan pelayanan Drive Thru Screening Rapid Test tersebut Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs. Yan Fitri Halimansyah, M.H, Kabid Dokkes Polda Kepri, Kabid Humas Polda Kepri, dan Kepala RS. Bhayangkara TK IV Polda Kepri.

Batam, Aksi Cepat Tanggap Kepulauan Riau melakukan Operasi Makan Gratis, kali ini ACT Kepri melibatkan warung makan yang biasa disinggahi pekerja harian seperti ojek online, pekerja bangunan, juga pekerja yang terpaksa di rumahkan di tengah pandemi.

Sejak senin (20/4) Aksi Cepat Tanggap Kepulauan Riau menggandeng lima warung makan di kota Batam untuk operasi makan gratis, ratusan penerima manfaat merasakan lezatnya hidangan yang disediakan warung makan yang bekerja sama dengan ACT. Di perumahan Bida Asri misalnya, Rabu (21/4) warung nasi campur pak erwe yang biasa penghasilannya selalu stabil sejak pandemi mengalami penurunan yang sangat drastis.

“Semenjak corona menyebar ini, warung jadi sangat sepi sehingga pendapatan menurun, beberapa pengunjung yang datang memang mengakui mereka takut keluar rumah juga ekonominya cukup terganggu” ungkap Suparmin selaku pemilik warung.

Ratusan pekerja harian menerima hidangan lezat “terima kasih banyak, program ini sangat membantu kami di keadaan yang melanda batam saat ini” kata seorang pekerja kebersihan.

“Program ini bermanfaat sekali, bagi masyarakat, apalagi saat ini kita mengalami situasi yang sulit, untuk naik ojek saja banyak yang tidak mau karena takut” ungkap wawan seorang pengendara ojek.

Operasi Makan Gratis di Batam rencananya akan berlangsung menjelang awal Ramadan di hari kamis (23/4), “variasi program akan terus kita lakukan sebagai bentuk ikhtiar terbaik kita bagi masyarakat di tengah pandemic ini, operasi makan gratis sendiri direncanakan hingga menjelang awal Ramadan” ungkap Agus Suprianto Branch Manager Aksi Cepat Tanggap Kepulauan Riau.

Berpedoman dengan anjuran pemerintah pada operasi makan gratis ini juga relawan ACT Kepri menerapkan sistem take away sehingga menghindari terjadinya penumpukan masa di satu titik.

Sebar virus optimis menjadi bagian dari ikhtiar ACT, beragam program untuk melawan corona terus dilakukan, operasi baras gratis, operasi makan gratis, hingga aktivasi humanity food truck untuk mendukung aksi di Rumah Sakit Darurat Pulau Galang.

Dukungan pangan dari ACT terus berlanjut. Kali ini, Humanity Food Truck siap menyajikan makanan siap santap bagi tenaga medis, petugas keamanan, dan pasien Covid-19 di Pulau Galang.
BATAM – Pulau Galang di Batam, Riau telah siap menjadi lokasi karantina penduduk Indonesia sebagai bentuk pencegahan penyebaran covid-19. Di pulau yang pernah menjadi tempat mengungsi penduduk Vietnam ini, disediakan berbagai fasilitas pendukung medis. Harapannya, dengan adanya rumah sakit covid-19 di Pulau Galang semakin mempercapat penanganan wabah corona.
Aksi Cepat Tanggap (ACT) sendiri mendukung langkah yang diambil pemerintah untuk mendirikan rumah sakit covid-19 di Pulau Galang. Dukungan ini berbentuk pengerahan dua armada ACT dari Jakarta, ialah satu unit kendaraan dobel kabin beserta Humanity Food Truck. Belasan relawan koki pun turut diberangkatkan ke Pulau Galang pada Senin (13/4) kemarin.

Joni Kusumahadi, Koordinator Koki Humanity Food Truck, mengatakan truk berdapur itu dibekali juga dengan tim relawan koki yang siap menyediakan makanan siap santap bagi petugas medis, pasien ,hingga masyarakat di Pulau Galang. Dua orang koki berangkat dari Jakarta bersama dua pengemudi armada Humanity Food Truck. Sedangkan akan ada tambahan tim koki yang didatangkan dari Batam untuk ke Pulau Galang sebanyak 11 orang. “Total ada 15 relawan yang siap memberikan pelayanan makan gratis di Humanity Food Truck,” jelas Joni yang juga pernah menjadi koki di salah satu hotel di Batam ini.

Tim relawan koki yang ditugaskan ke Pulau Galang nantinya setiap hari akan menyediakan seribu porsi makanan siap santap. Petugas medis, pesien hingga penduduk Pulau Galang jadi penerima manfaatnya. Ditargetkan layanan Humanity Food Truck akan dimulai pada Sabtu (18/4). Untuk saat ini truk masih dalam perjalanan dari Humanity Distribution Center, Gunung Sindur, Bogor menuju Pulau Galang via Jambi.

Terkait menu yang disajikan, tim koki ACT akan mengikuti rekomendasi dari ahli gizi di Rumah Sakit Covid-19 Pulau Galang. Pasalnya, makanan yang dikonsumsi bisa berpengaruh pada proses penyembuhan pasien yang sedang dalam pemantauan. Hal ini serupa yang dilakukan saat ACT menyajikan makanan siap santap bagi petugas medis dan pasien di Rumah Sakit Covid-19 Wisma Atlet, Jakarta.

Dukungan kebutuhan pangan selama pandemi corona ini memang menjadi salah satu fokus ACT di samping aksi sosialisasi medis. Armada pangan serta berkolaborasi dengan berbagai berbagai pihak dilakukan demi memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang perekonomiannya melemah sejak wabah.
Direktur Program ACT Bambang Triyono mengatakan, pemenuhan pangan ke masyarakat ini akan terus berlangsung dan meluas. Yang terbaru adalah aktivasi ribuan warteg untuk menyediakan makanan siap santap serta pemberangkatan Humanity Food Truck ke Pulau Galang. “Di sana (Pulau Galang), ACT akan hadir selama 14 hari. Selain penyediaan makanan, juga kami telah menyiagakan relawan jika masyarakat membutuhkan bantuan penyemprotan disinfektan di lingkungan tempat tinggal,” jelas Bambang, Senin (13/4).[]

Walikota batam menyampaikan release perkembangan kasus Corona di Kota Batam Pada hari ini Kamis, 09 April 2020 "kami mendapat data hasil pemeriksaan Swab dari Badan Penelitian Dan Pengembangan Kementerian kesehatan RI, terhadap Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang pengambilan sample swabnya dilakukan oleh Tim Analis kesehatan Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam dan diperoleh kesimpulan terdapat 5 (lima) Orang Warga Kota Batam yang terdiri atas 2 (dua) Orang Laki-laki dan 3 (tiga) orang perempuan dengan hasil Terkonfirmasi “Positif”

5 pasien positive dengan gambaran umum sebagai berikut :

  1. Kasus 06 adalah seorang anak laki-laki berusia 13 Tahun, Pelajar, beralamat di Perumahan Kawasan Batam Centre.
  2. Kasus 07 adalah seorang perempuan berusia 57 tahun, ASN beralamat di perumahan kawasan Lubuk Baja.
  3. Kasus 08 adalah seorang perempuan berusia 57 Tahun, ASN (satu kantor dengan Kasus 07) yang beralamat diperumahan kawasan Sekupang Kota Batam.
  4. Kasus 09 adalah seorang perempuan berusia 32 Tahun, ASN-P3K, beralamat di perumahan kawasan sekupang Kota Batam dan yang bersangkutan merupakan anak dari kasus 08 dan tidak memiliki riwayat perjalanan keluar kota/keluar negeri.
  5. Kasus 010 adalah seorang laki-laki berusia 64 Tahun, Pensiunan, yang beralamat diperumahan kawasan Sekupang Kota Batam.

Walikota Batam menyampaikan bahwa Kota Batam saat ini sudah terjadi transmisi lokal yang terdiri atas 2 (dua) Cluster yaitu dari kasus 04 dan kasus 08. Dengan situasi demikian saat ini telah dan terus dilakukan proses kontak tracing terhadap semua orang yang ditenggarai telah kontak dengan kasus dari kedua Cluster tersebut, terutama terhadap orang-orang yang berinteraksi dan beraktifitas di lingkungan kedua cluster tersebut baik pada tempat tinggal maupun ditempat bekerjanya.

Penyemprotan Desinfektan Secara Serentak dilakukan oleh polda kepri dan jajaran , pada Selasa jam 09.00 wib tanggal 31 Maret 2020. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Kepri Irjen Pol. Andap Budhi Revianto, S.I.K., Wakpolda Kepri, Irwasda Polda Kepri dan Pejabat Utama Polda Kepri. 

Wakapolda Kepri menjelaskan penyemprotan desinfektan secara serentak di seluruh Indonesia dilakukan hari ini termasuk Polda Kepri dan Polres/Ta jajaran melakukan penyemprotan disinfektan pada hari ini. Kegiatan ini bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran virus covid-19 di Indonesia. Harapan dari kegiatan penyemprotan desinfektan secara serentak ini merupakan sebuah gerakan moral dan bentuk gerakan nyata untuk mengajak masyarakat agar bersama-sama menjaga kebersihan lingkungann dan kesehatan agar penyebaran virus covid-19 ini tidak semakin meluas terutama di tempat-tempat umum seperti jalan raya, taman dan di tempat fasilitas-fasiltas umum lainya.

Kegiatan diawali dengan apel pelaksanaan tugas dan penyampaian arahan oleh Dir Samapta Polda Kepri Kombes Pol  Sarif Rahman, S.I.K. mengtakan sesuai arahan Kapolda Kepri penyemprotan disinfektan dilakukan tidak mengenai sasaran tubuh manusia terutama dibagian hidung, mata dan telinga. Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Dir Binmas Polda Kepri. Dengan harapan semoga tugas operasi kemanusiaan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar. selesai pelaksanaan apel selanjutnya tim bergerak menuju ke tempat-tempat umum dan tertutup di kota Batam.

Kegiatan penyemprotan desinfektan secara serentak ini juga dilakukan di tempat-tempat tertutup seperti ATM, rumah makan, pasar-pasar, rumah-rumah ibadah, sekolah dari TK s/d SMA dan juga jalan-jalan kampung dengan bekerja sama dengan KNPI dan polsek-polsek.

Dalam kegiatan penyemprotan desinfektan secara serentak ini Polda Kepri menurunkan 36 kendaraan yang terdiri dari AWC, WATER CANON dan mobil double cabin yang sudah dimodifikasi agar spray desinfektan yang keluar seperti embun. Wakapolda Kepri juga menjelaskan bahwa cairan desinfektan yang disemprotkan adalah desinfektan yang sesuai dengan anjuran dari WHO yaitu 1 mg untuk 1 liter yang aman untuk manusia.

Kegiatan penyemprotan desinfektan secara serentak ini juga dilakukan oleh orang perorangan dengan menggunakan perangkat penyemprotan hama. Wakapolda kepri juga menjelaskan siapapun yang meminta pertolongan dan bantuan polda kepri agar menghubungi Kabid Humas Polda Kepri dan Komandan Satgas Operasi Aman Nusa II Dir Samapta Polda Kepri yang akan memberikan bantuan secepat mungkin seperti meminta penyemprotan desinfektan di tempat-tempat umum dan fasilitas umum lainya.

Penyemprotan desinfektan ini sudah dilaksanakan sejak tanggal 21 dimulai dari jam 09.00 wib dan jam 14.00 wib setiap harinya. Sebelum pelaksanaan penyemprotan desinfektan berlangsung, Kabid Humas Polda Kepri menghimbau dengan kendaraan kepada seluruh masyarakat untuk memasuki ruangan sehingga kegiatan penyemprotan ini tidak menimbulkan dampak kepada masyarakat.

Kepada seluruh masyarakat kami menghimbau untuk tetap berada dirumah, stay at home, tinggallah dirumah untuk kita semua, biarkan TNI-POLRI yang bekerja silahkan melaksanakan kegiatan dirumah, berbelanja masih diperbolehkan, fasilitas-fasiltas logistik masih terbuka namun kami menghimbau kalau ingin membeli makan silahkan namun dibungkus untuk dibawa pulang hindari kerumununan dan nongkrong di rumah-rumah makan ucap Wakapolda Kepri.

Tanjungpinang - Melalui momen Hari Penyiaran Nasional ke-87 pada 1 April 2020 ini, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kepulauan Riau (Kepri) berharap lembaga penyiaran, baik televisi dan radio, ikut memberikan kontribusi yang maksimal dalam menjaga bangsa ini, khususnya Provinsi Kepri menghadapi pandemi wabah Covid-19.

Ketua KPID Kepri, Henky Mohari mengatakan, sebagai medium informasi yang paling mudah dijangkau
publik, kehadiran televisi dan radio di masa tanggap darurat Corona ini diharapkan memberi informasi valid tentang Covid-19 sehingga mampu meningkatkan kepedulian publik dalam mencegah dan menanggulanginya.

"Kepedulian dan solidaritas sosial sangat dibutuhkan publik untuk bersama-sama menghadapi wabah Covid-19. Lembaga Penyiaran, yang selalu menjadi tumpuan masyarakat atas pemenuhan informasi dan hiburan yang sehat, diharapkan menggugah masyarakat dalam mendukung upaya pemerintah menanggulangi Covid-19," kata Henky.

Henky menjelaskan, setidaknya ada tiga peran penting lembaga penyiaran dalam upaya menanggulangi pandemi ini. Yang pertama sosialisasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Physical Distancing melalui Iklan Layanan Masyarakat (ILM). Kedua, memberikan informasi aktual dan terpercaya tentang perkembangan Covid-19 di Indonesia dan kebijakan strategis yang diambil pemerintah pusat maupun daerah. Ketiga, menghadirkan program siaran berkualitas guna mendukung publik untuk beraktivitas di rumah saja, termasuk dengan menampilkan program bermuatan pendidikan untuk dikonsumsi anak-anak yang saat ini sedang belajar di rumah.

“Sudah selayaknya lembaga penyiaran hadir untuk merekatkan solidaritas sosial dan meningkatkan kepedulian lewat konten siaran. Ini adalah sebuah kerja bersama menyelamatkan bangsa dari pandemi wabah Covid-19,” ujar Henky.

Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas) yang diperingati setiap tanggal 1 April, mengingatkan kembali tentang kontribusi dunia penyiaran dalam perjalanan panjang bangsa Indonesia. Kiprah dunia penyiaran sudah dirasakan sejak masa sebelum kemerdekaan dengan hadirnya Solosche Radio Vereeniging (SRV) sebagai radio ketimuran pertama milik Bumiputera. Selanjutnya dunia penyiaran pun selalu hadir sebagai penghubung dan pemersatu antar sesama anak bangsa di setiap fase penting negeri ini, baik itu masa kemerdekaan dan reformasi, termasuk disaat yang sulit sekalipun.*

Menteri Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS untuk mudik Lebaran di tahun 2020.

Larangan tersebut tercantum dalam Surat Edaran nomor 36 Tahun 2020 yang dikeluarkan Tjahjo tentang pembatasan kegiatan bepergian keluar daerah dan atau kegiatan mudik bagi ASN dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19 atau virus corona.

“Jadi intinya Pak Menpan melalui surat edaran ini mengharapkan seluruh ASN berpartisipasi membantu semaksimal mungkin agar penyebaran COVID-19 tidak semakin meluas, bisa ditekan semaksimal mungkin antara lain kepada ASN tidak mudik dalam idul fitri tahun ini,” kata Sekretaris Kemenpan RB, Dwi Wahyu Atmaji melalui siaran langsung di youtube Kemenpan RB, (30/3/2020)

Dwi menegaskan langkah larangan mudik tersebut memang harus ditempuh yang juga untuk mendukung social distancing atau physical distancing yang digalakkan pemerintah. Ia juga meminta para PNS memberikan pemahaman ke masyarakat agar ikut tidak mudik.

“Jadi saya kira rekan-rekan ASN di seluruh tanah air bisa memberikan pemahaman ke masyarakat agar tak ikut mudik,” ujar Dwi. (nck)

Batam, 27 Maret 2020 - Dit Samapta Polda Kepri yang tergabung dalam Satgas Pencegahan Operasi Terpusat Aman Nusa II penanganan Covid-19 Seligi-2020, berikan himbauan dan menyampaikan Maklumat Kapolri tentang Penanganan penyebaran Covid-19 pada Kamis tanggal 26 Maret 2020

Dipimpin oleh AKBP. Heryanto, SE, tim bergerak menuju Pasar Mega legenda Kota Batam dan memberikan himbauan kepada masyarakat agar tidak panik dan tetap meningkatkan kebersihan di lingkungan masing-masing, Masyarakat juga diminta agar tidak melakukan pembelian atau menimbun bahan pokok maupun kebutuhan lainya secara berlebihan.

Selain memberikan himbauan tim juga menyebarkan selebaran maklumat Kapolri dalam penanganan penyebaran Covid-19 di Pasar Orchard  Park, dimaklumat tersebut disampaikan juga bahwa untuk tidak mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak baik ditempat umum maupun di lingkungan sendiri serta tidak ikut menyebarkan informasi-informasi yang tidak jelas sumbernya yang dapat menimbulkan gejolak di tengah masyarakat.

????? – Dinas Perhubungan Kota Batam menggunakan Voice Announcer di Area Traffic Control System (ATCS). Ada 10 titik ATCS di berbagai jalan protokol Kota Batam yang telah dilengkapi dengan pengeras suara ini.

“Melalui voice announcer ATCS ini operator bisa menegur pelanggar lalu lintas di titik tersebut. Misal pengendara sepeda motor yang tidak mengenakan helm atau kendaraan yang melewati stop line,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Rustam Efendi di Kantor Dishub Batam, Rabu (18/3).

Adapun lokasi ATCS yang telah dilengkapi dengan voice announcer yaitu Simpang Martabak Har Nagoya, lampu merah Sekolah Tinggi Ibnu Sina di Lubukbaja, dan Simpang Seraya Atas. Kemudian lampu merah Masjid Agung, simpang Poltek, Kara, KDA di Batam Centre. Serta Simpang Kabil, Simpang Panbil Mukakuning, dan Simpang Basecamp.

“Pemasangan ini selain di jalan protokol juga di lokasi-lokasi yang rawan kecelakaan dan rawan pelanggaran. Sejauh ini operator paling banyak menegur pengendara di Simpang Panbil dan Simpang Basecamp,” tuturnya.

Rustam menjelaskan, operator bertugas untuk memberikan peringatan terkait pelanggaran lalu lintas. Ia berharap upaya ini bisa meningkatkan kesadaran masyarakat Batam untuk tertib berlalu lintas. Dan pada akhirnya dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kota Batam.

“Kami harap setelah ditegur pengendara akan lebih patuh berlalu lintas. Ada efek jeranya. Karena kalau tidak patuh, lampunya akan tetap merah. Kami sangat berharap langkah ini bisa membuat pengendara patuh ke depannya,” kata dia.

Tahun ini, kata Rustam, akan ada penambahan tiga titik ATCS. Lokasi pemasangan rencananya di Simpang Polsek Lubukbaja, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah di Tanjunguncang, dan Simpang Sei Harapan.

Pihaknya juga bekerjasama dengan Satlantas Polresta Barelang terkait pemasangan ATCS ini. Diharapkan dengan terekamnya aktivitas pengendara ini bisa membantu pihak kepolisian juga.

Sumber : Media Center Pemko Batam

Page 1 of 27

Tentang Kami