Live Streaming

Hallo Batam

Info Aktual dari Kota Batam dan sekitarnya
13 Nov 2018

Batam Kekurangan Air pada Tahun 2040 atau 2045, BP Batam akan Tarik Air dari Lingga

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - Kebutuhan air di Batam ke depan akan meningkat signifikan, seiring dengan pengembangan Batam. Hingga 2045 mendatang, diproyeksikan kebutuhan air di Batam sekitar 7.081 liter per detik.

Hal ini disampaikan Kepala Kantor Pengelolaan Air dan Limbah Badan Pengusahaan (BP) Batam, Binsar Tambunan, saat kegiatan Focus Group Discussion Air Terjun Jelutung Lingga, solusi atas permasalahan air bersih di Pulau Batam.

"Konsumsi air saat ini konsesi dengan PT ATB (Adhya Tirta Batam) per hari itu kebutuhannya 170 sampai 180 liter per orang per hari. Asumsi ini di 2045 akan meningkat sebesar 200 sampai 300 liter per orang per hari," kata Binsar di ruang Marketing Centre Batam'>BP Batam, Senin (12/11/2018).

Ia melanjutkan saat ini ketersediaan air yang ada sebesar 3.800 liter per detik. Untuk kebutuhan di Batam, Rempang dan Galang yang menjadi satu kesatuan wilayah, lanjutnya, setiap pulau mesti memenuhi kebutuhan air di daerahnya masing-masing. Di Batam sendiri ada enam waduk.

"Kebutuhan air kita ke depan lebih besar," ujarnya.

Deputi IV BP Batam, Eko Budi Soepriyanto mengatakan, dengan ketersediaan air yang ada saat ini, Batam akan kekurangan air pada 2040 atau 2045 mendatang.

Karena itu selain mencari sumber-sumber air yang baru, termasuk juga dengan mengoperasikan instalasi pengolahan limbah di Bengkong, skenario yang dilakukan, diantaranya, yakni memanfaatkan air terjun Busung di Bintan dan air terjun Jelutung di Lingga.

 

"Tahun 2017 kita (BP Batam) sudah pernah melakukan MoU antara Batam'>BP Batam dan Lingga'>Kabupaten Lingga terkait kerjasama pemanfaatan air di Lingga untuk masyarakat Batam. Kita sudah lakukan FGD pertama, dan ini FGD kedua lebih fokus terkait teknisnya," kata Eko.

Ia berharap kerjasama tersebut bisa segera terealisasi. Adapun panjang pipa bawah laut untuk menarik air dari Lingga ke Batamini, diperkirakan sepanjang 100 km.

Jika kerjasama itu terealisasi, setidaknya butuh waktu 5 tahun untuk pemasangan pipa bawah laut tersebut. Lebih lanjut, Eko mengatakan, untuk pembangunan dan lain sebagainya bukan menjadi kewenangan Batam'>BP Batam.

"BP Batam sebagai institusi yang menerima hasil. Samalah seperti pembangunan bendungan sebelumnya, pembangunan dilakukan pemerintah. Setelah selesai baru pengelolaannya diberikan ke Batam'>BP Batam untuk dikerjasamakan dengan ATB," ujarnya.

Terkait kajian untuk kerjasama pemanfaatan air terjun Jelutung itu, sepenuhnya menjadi ranah Balai Wilayah Sungai (BWS).

Sementara itu di tempat yang sama, Bupati Lingga, Alias Wello mengatakan, potensi pemanfaatan air di Lingga terbilang besar, dan ini juga bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan terhadap air di daerah lainnya di Kepri.

"Sumber air baku di Pulau Lingga ada delapan. Di Singkep ada lima. Jadi untuk air tak ada masalah," kata Alias.

Untuk satu sumber air baku saja seperti air terjun Jelutung di Pulau Lingga, debit air pada musim kering 4.000 liter per detik. Belum lagi di musim hujan sebesar 6.000 liter per detik.

Itupun dengan debit air yang ada saat ini, masih banyak yang terbuang ke laut. Di sisi lain, Alias mengakui, pengadaan infrastruktur di daerahnya untuk pemanfaatan air tersebut masih kurang.

Jika mengandalkan Anggaran Pendapatan Asli Daerah (APBD) Lingga'>Kabupaten Lingga, sangat terbatas.

"Untuk infrastruktur memang berat. Makanya kami tawarkan ini (kerjasama pemanfaatan air) dengan kemampuan kami yang terbatas untuk jadi program besar," ujarnya.

Ia berharap lewat kerjasama itu, bisa memberikan kontribusi besar bagi pemasukan di masing-masing daerah. Untuk realisasinya, Alias mengharapkan bantuan anggaran dari pusat.

"Pemerintah harus hadir untuk proyek besar ini. Karena Batamidentik kota industri, penduduknya semakin banyak, begitu juga dengan hotel-hotel," kata Alias. 

9 Nov 2018

Dekatkan Pelayanan ke Masyarakat, Urus UWT dan IPH Bisa Lewat Mobil Keliling BP Batam

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - BP Batam layanan keliling (BLINK) periode kedua tahun 2018 mengalami peningkatan 40 persen dari periode pertama. Periode ketiga tahun 2018 akan digelar di tiga titik.

Direktur PTSP BP Batam, Ady Soegiharto menjelaskan, BLINK yang sudah di launching pada Agustus 2018 mendapat respon yang cukup baik di masyarakat.

"BLINK yang sudah di launching oleh kepala BP Batam pada bulan Agustus 2018, pada periode kedua ini diselenggarakan di 4 titik (Tiban MC Dermott 1 dan 2, Plamo Garden dan Costa Rica) diperkirakan masyarakat yang akan memperpanjang UWT(Uang Wajib Tahunan) lebih kurang 107 pemohon. Dan itu lebih banyak 40 persen dari periode pertama yang hanya 56 pemohon," jelas Ady dalam konferensi pers di ruang Humas BP Batam, Kamis (8/11/2018).

Ady mengasumsikan biaya dari ratusan pemohon layanan BLINK (UWT dan IPH) akan langsung dibayarkan kepada negara.

"Kita coba mengasumsikan 107 pemohon yang memperpanjang UWT tadi, lebih kurang Rp 914 juta yang akan dibayarkan kepada negara. Dan Kami akan terus mengembangkan pelayanan dari sisi pembayaran UWT dan IPH tersebut. Karena dari program pimpinan kita akan mendekatkan layanan kepada masyarakat," katanya.

Ke depannya BLINK pada periode ketiga, akan dilaksanakan di tiga titik. Terkhusus di daerah yang masa UWT nya akan habis dalam 1-2 terakhir.

"Untuk periode ketiga tahun 2018, akan dilaksanakan pertengahan November 2018 ini. Ada 3 titik (Perumahan greendland, Anggrek Mas Batam Centre dan Masyeba Mas Sekupang. Rata-rata di daerah tersebut yang akan masa berakhir masa UWT-nya, ada yang sisa 1-2 tahun," terangnya.

Ady memaparkan, BP Batam ingin lebih mendekatkan pelayanan kepada masyarakat terutama dalam pelayanan pembayaran UWT dan IPH.

 

"Kita coba memfasilitasi program online, kepada masyarakat tidak semua masyarakat paham online. Ada yang punya perangkat tidak mengerti menggunakannya ada juga yang tau menggunakannya tetapi tidak mempunyai perangkatnya. Maka dari itu kita ingin jemput bola, terutama pelayanan pembayaran UWT dan IPH walaupun program tersebut sudah secara online," katanya.

Usaha lainnya dari BP Batam untuk mendekatkan diri kepada masyarakat adalah merubah aturan dan tarif sebelumnya.

"Kita sendiri dari aturan BP Batam sudah berusaha merubah dari tarif dan masa berlaku. Perpanjangan itu minimal 5-10 tahun sudah bisa dilakukan. Perubahan kebijakan dan aturan pembayaran dan pelayanan UWT merupakan upaya diri mendekatkan diri kepada masyarakat untuk menjemput bola," katanya
.
Ke depannya pada tahun 2019, BLINK akan disiapkan di tempat-tempat keramaian dan strategis di Batam.

"Ke depannya di tahun 2019, kami mengharapkan juga dari pimpinan akan menyiapkan corner-corner di tempat keramaian seperti mal dan tempat strategis di Batam. Tahap pertama mungkin hanya informasi kita lakukan di hari libur misalkan ke depannya masyarakat bisa melakukan pembayaran perpanjangan dan peralihan hak di titik keramaian tersebut, sama seperti samsat," ujarnya.

8 Nov 2018

Elpiji Telat Masuk ke Pangkalan, Gas Melon Dijual Rp 25 Ribu. Dewan Akan Panggil Disperindag

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - Kepala Seksi Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Disperindag Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Andre mengakui kelangkaan Gas LPG 3 kilogram (KG) di wilayah Batam.

Hal ini dikarenakan adanya keterlambatan atau jeda pengiriman dari agen ke pangkalan. Sehingga menyebabkan sempat terputusnya beberapa hari pasokan.

"Minggu terakhir bulan Oktober 2018, memang ada isu kelangkaan LPG PSO. Kami langsung cek lapangan namun, Pertamina akhirnya menambah LO ke beberapa agen LPG," ujar Andre kepada Tribun, Rabu (7/11/2018). 

Kelangkaan tersebut ada dibeberapa titik diantaranya Nongsa, Batam Kota dan Bengkong. Diakuinya awal November ini pasokan sudah kembali normal seperti biasanya.

"Kami juga sudah kroscek langsung ke agen dan pertamina bahwa stok masih aman. Saya ada info dari beberapa pangkalan di kecamatan tersebut," tuturnya.

Andre berharap semoga tidak ada kendala dalam rantai pasokan atau pengantaran. Diantaranya SPBU ke Agen kemudian pangkalan, terakhir didistribusikan ke masyarakat.

Sebelumnya sejumlah ibu-ibu rumah tangga di Botanis Batam, mengeluhkan langkanya gas elpiji 3 kg atau melon.

Satu di antaranya Warni (35). Sejak Selasa (11/6) pagi, suaminya sudah tujuh keliling Botania cari gas melon, namun tidak ketemu.

"Tidak ada yang jual. Kok bisa begitu yah, kami sangat kewalahan atas kelangkaan gas ini,'' katanya.

Di rumah Warni, hanya gas melon itu lah satu-satunya. Tidak ada tabung gas yang lebih berat.

"Terpaksa kami pakai kompor minyak. Itu pun, minyak tanahnya suami beli di Jodoh. Susah juga dapat di Botania,"katanya.

Selain Warni, Damayanti Warga perumahan Komplek Taman Raya Tahap III juga mengeluhkan hal yang sama.

Ia mengatakan, sebenarnya kelangkaan gas itu tidak saja hanya Senin kemaren. "Sudah tiga minggu yang lalu gas melon gak dijual di agen biasa,'' ujarnya.

Kelangkaan gas di Botania muncul berbagai spekulasi dari masyarakat. Ada yang mengatakan gas sengaja dimainkan oleh oknum agen. Dan ada juga yang bilang, kelangkaan gas melon yang diperuntukan bagi keluarga miskin itu akan ditarik pemerintah diganti dengan gas bright 5,5 kg.

 

Bahkan harga elpiji di Legenda Malaka sebesar Rp 25 ribu per tabung.Terkait kelangkaan elpiji 3 kilogram ini DPRD Kota Batam dalam waktu dekat akan memanggil pihak-pihak terkait.

Ketua Komisi II DPRD Batam Edward Brando mengaku belum mengetahui kenaikan dan kelangkaan gas tiga kilogram tersebut. Namun demikian ia berjanji akan segera mencari tahu sekaligus membicarakan kelangkaan dengan dinas terkait.

"Kita akan jadwalkan memanggil dinas terkait untuk rapat dengar pendapat. Apa penyebabnya dan solusi seperti apa, akan kita cari bersama," kata Edward.

Anggota Komisi II DPRD Batam, Mukriyadi mengatakan kelangkaan dan melambungnya harga elpiji 3 kilogram ini karena adanya permainan harga di pasar.

"Saya dengar di agen harga normal, sedangkan pertamina tidak mengurangi stok. Sementara bila dibeli kepada pengecer, harganya lebih tinggi. Gas tiga kilo di agen juga sering kosong. Makanya kita ingin tahu penyebabnya apa," katanya.

"Beberapa hari ini kita mendapatkan laporan kelangkaan elpiji, gas sulit didapatkan. Sementara pengecer hanganya sudah tinggi. Saya minta pemerintah untuk mengawasinya," tegasnya.

6 Nov 2018

Ditkrimsus Polda Kepri Ungkap Identitas Dua Orang yang Terjaring OTT di Jakarta

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Kepri menghadirkan dua orang yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) saat ekspos di Pendopo Polda Kepri, Senin (5/11/2018).

Dua orang yang terjaring dalam OTT Ditkrimsus Polda Kepri itu adalah TS Kepala Syahbandar Pulau Sambu dan ES pimpinan PT Garuda Mahakam Pratama.

Dalam ekspos yang disampaikan Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol S. Erlangga menyebutkan, OTT terhadap kedua orang ini berlangsung di Jakarta.

 

"OT terjadi pada tanggal 3 November 2018 sekitar pukul 18.30 WIB di restoran Gandaria City Mall Jakarta," ucapnya saat ekspos, Senin (5/11/2018).

Tampak hadiri Dirkrimsus Polda Kepri, Kombes Pol Rustam Mansur.

Disebutkan, dalam kasus ini polisi sudah membuntuti tersangka sejak 3 Agustus lalu setelah mendapat dari informasi masyarakat terkait adanya dugaan transaksi uang tersebut.

"Perusahan ini adalah agen jasa pelayaran. Menyuap KSOP Pulau Sambu untuk uang kelancaran, dan ini sudah berlangsung sejak tanggal 3 Agustus lalu," kata Erlangga.

Kombes Pol Rustam Mansur menyebutkan, dari hasil pengungkapan, petugas mengamankan uang tunai sebanyak 9.200 USD atau sekira 137,87 Juta.

"Kita akan dalami keterlibatan siapa saja dalam uang kelancaran ini. Kita masih melakukan pengembangan untuk memburu sampai ke akarnya," katanya.

5 Nov 2018

Diterjang Puting Beliung, 14 Rumah di Pulau Pecong Rusak Berat

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - Sebanyak 14 rumah warga rusak berat akibat hataman angin puting beliung, Minggu (4/11/21018).

Selain 14 rumah rusak berat, 8 rumah rusak sedang dan 4 rumah alami rusak ringan. Rumah warga yang rusak antara lain jatuh ke laut, atap terbang dan bangunan roboh rata dengan tanah.

 

 

"Dari data semenatar hingga Minggu malam ada 14 rumah yang rusah parah. Sisanga rusah sedang dan rusak ringan. Yang rusak parah itu diantaranya 4 rumah jatuh ke laut bersama warga saat puting beliung mengahantam. Kemudian atap terbang dibawa angin serta bangunan rumah roboh rata dengan tanah," katanya.

Izat menyebutkan rumah yang dihantam puting beliung rata-rata berada di pinggir pantai dan pinggir pelantar dekat laut.

"Umumnya rumah yang berada di pesisir atau dekat pelantar di laut yang dihantam puting beliung," katanya.

Baca: BREAKING NEWS. 26 Rumah di Pulau Pecong Dihantam Puting Beliung

"Dari data semenatar hingga Minggu malam ada 14 rumah yang rusah parah. Sisanga rusah sedang dan rusak ringan. Yang rusak parah itu diantaranya 4 rumah jatuh ke laut bersama warga saat puting beliung mengahantam. Kemudian atap terbang dibawa angin serta bangunan rumah roboh rata dengan tanah," katanya.

 

Izat menyebutkan rumah yang dihantam puting beliung rata-rata berada di pinggir pantai dan pinggir pelantar dekat laut.

 

"Umumnya rumah yang berada di pesisir atau dekat pelantar di laut yang dihantam puting beliung," katanya.

Batam Links

     

 

Ragam Berita

sumber : detik.com

Rama Shinta - Bom bunuh diri di ibu kota Afghanistan, Kabul, menewaskan sedikitnya enam orang. Pelaku bom bunuh diri meledakkan diri di dekat pos pemeriksaan polisi.

Dilansir Reuters, Selasa (13/11/2018), ada polisi yang ikut tewas dalam peristiwa itu. Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, Najib Denmark, mengatakan ledakan juga melukai sepuluh polisi dan warga sipil, termasuk perempuan.


Penyerang berjalan kaki meledakkan rompi bunuh dirinya di dekat pos tersebut. Lokasi tersebut juga dekat dengan sekolah. Di area tersebut juga dekat dengan Istana Kepresidenan serta juga ada Kementerian Keuangan dan Kementerian Keadilan.

Juru bicara kepolisian, Basir Mujahid, mengatakan dia ada sekitar 20 meter dari lokasi ledakan. Dia ada di tempat demonstrasi yang sudah bubar sekitar 30 menit sebelum terjadinya ledakan.

"Saya mengambil empat mayat, tapi ada lebih," kata Basir Mujahid tanpa merinci lebih lanjut.


Serangan itu terjadi saat ratusan demonstran berkumpul di Kabul untuk memprotes kegagalan pemerintah dalam hal mencegah serangan oleh militan Taliban di dua provinsi.

ISIS mengaku bertanggung jawab atas ledakan tersebut, menurut kantor berita Amaq.

Dua provinsi yang terkena serangan yang dimaksud ialah provinsi Ghazni dan Herat. Sejumlah korban jatuh dari pihak pasukan keamanan Afghanistandalam pertempuran berat yang terjadi akhir pekan lalu itu.

sumber : kontan.co.id

Rama Shinta - Bagi banyak orang, kopi sudah menjadi menu harian yang tidak pernah dilewatkan bahkan saat sakit sekalipun. Namun pernahkan Anda bertanya, apakah efek minum kopi setelah kita minum obat?

Umumnya setelah ngopi kita akan merasa segar dan terjaga. Ini karena kandungan kafein dalam kopi yang merangsang kerja otak dan jantung.

 

Akan tetapi kafein dalam kopi juga dapat berinteraksi dengan beberapa jenis obat. Contohnya efedrin dan fenilpropanolamin, dua obat yang berfungsi mengatasi gejala flu dan hidung tersumbat.

Bila Anda minum kopi setelah minum obat ini, detak jantung akan meningkat drastis. Ini jelas sangat buruk dampaknya bagi jantung. Hal yang sama akan terjadi seperti pada obat asma, theophylline atau mirip dengan kafein, antidepressan dan obat antipsikotik, kelompok antibiotik kuinolon, dan pil KB.

Bahaya lainnya dari minum kopi setelah minum obat adalah bisa memicu keracunan karena kafein dapat bertahan lebih lama di dalam tubuh. Itu sebabnya kafein tidak bisa dikonsumsi setelah Anda meminum obat.

Di samping itu, khasiat obat akan lebih lama munculnya (bahkan akan kurang manjur) jika Anda minum kopi setelah minum obat karena kafein mengganggu proses penyerapan obat dalam lambung dan usus halus. Efek ini terjadi pada beberapa jenis obat, terutama golongan antidepresan, esterogen, serta obat-obat untuk gangguan tiroid dan osteoporosis.

Sebuah penelitian tahun 2008 menunjukkan, penyerapan levothyroxine yang berupakan salah satu obat gangguan tiroid berkurang 55% saat diminum bersama kopi. Demikian juga dengan alendronate, sejenis obat osteoporosis yang penyerapannya juga turun 60%.

Pada perempuan, kopi juga mempengaruhi keseimbangan hormon. Dalam beberapa penelitian, kadar esterogen dan hormon lain pada perempuan mengalami penurunan sesaat setelah minum kopi, sehingga penyerapan beberapa jenis obat bisa terganggu.

Jadi bila Anda ingin menikmati kopi Anda, tunggulah setidaknya 2 hingga 3 jam setelah minum obat. Tentu kopi akan terasa lebih nikmat karena tidak menimbulkan efek yang merugikan.

sumber : detik.com

Rama Shinta - Pencarian korban Lion Air PK-LQP masih dilanjutkan. Total 231 personel dikerahkan pada hari ke-12 proses evakuasi.

Berdasarkan pengumuman dari Basarnas di Terminal JICT 2, Tanjung Priok, Jumat (9/11/2018), 231 personel gabungan tersebut terdiri atas 201 personel Basarnas dan 30 orang dari DVI Polri. Jumlah tersebut sudah termasuk tim penyelam Basarnas. Hari ini, Basarnas mengerahkan 41 penyelam.

Selain personel gabungan, sejumlah kapal dikerahkan di hari ke-12 proses pencarian Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 rute Jakarta-Pangkalpinang itu. Total ada 14 kapal laut.

Selain kapal laut, 2 helikopter dikerahkan untuk pencarian via udara. Di darat, 9 unit ambulans bersiaga.

Dari catatan Basarnas, sudah ada 195 kantong jenazah yang diserahkan ke DVI Polri. Jumlah tersebut dikumpulkan sejak pencarian pertama kali dilakukan, yakni dari 29 Oktober hingga 8 November kemarin.

sumber : tempo.co

Rama ShintaAnthony Sinisuka Ginting berhasil mengalahkan Jonatan Christie di babak kedua turnamen bulu tangkis Fuzhou China Open 2018 di Fuchou, Cina, Kamis, 8 November 2018. Pertarungan antara dua pemain Indonesia itu berlangsung ketat salam 1 jam 1 menit dan berakhir dengan skor 22-20, 20-22, 21-11.

Kemenangan itu tak terlalu mengejutkan. Anthony saat ini memang unggul peringkat dari Jonatan, 7 berbanding 12. Kini ia pun memimpin skor pertemuan antara keduanya menjadi 2-1.

Di babak perempat final, Jumat, Anthony, yang menjadi unggulan kedelapan, akan menghadapi Shi Yuqi, unggulan kedua asal Cina. Sebelumnya, mampu mengalahkan Kazumasa Sakai (Jepang) dengan skor 21-10, 21-17.

Laga perempta final nanti akan jadi tantangan berat bagi Anthony. Dalam tiga pertemuan sebelumnya ia tak pernah bisa mengalahkan Shi Yuqi.

Pada pertandingan China Open 2018 lainnya, pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir juga berhasil melaju ke permepat final. Pasangan yang jadi unggulan ketiga itu mengalahkan Kim Hwi Tae/Kim Hye Jeong (Korea) dengan skor 21-4, 21-15.

sumber : tempo.co

Rama Shinta - Timnas Indonesia akan menghadapi Singapura dalam laga pembuka Grup B turnamen sepak bola Piala AFF 2018 atau AFF Suzuki Cup 2018 di Stadion Nasional, Singapura, Jumat, 9 November 2018. Pertandingan akan berlangsung mulai pukul 19.00 WIB dan disiarkan RCTI.

Laga ini diprediksi Bima Sakti, pelatih Indonesia, akan berlangsung ketat. Ia menilai tim asuhan Fandi Ahmad itu semakin membaik dari tahun ke tahun. "Tim Singapura saat ini lebih kuat dengan penyerang dan organisasi tim yang bagus, serta transisi bertahan-menyerang yang baik," ujar Bima.

Untuk persiapan Piala AFF, Fandi pun telah melaksanakan program pemusatan latihan di Osaka, Jepang, selama dua minggu. Meski hasil-hasil latih tanding di sana dinilainya tidak terlalu bagus, Fandi menganggap timnya sudah membangun sebuah kemajuan.

 

Fandi yang baru pertama kali melatih di Piala AFF juga tidak segan meletakkan kepercayaan kepada nama-nama muda ke skuat nasional Singapura, seperti Ihsan Fandi (20 tahun) yang sudah mencetak tiga gol dari delapan laga untuk Singapura. Ihsan merupakan anak dari Fandi Ahmad, sama seperti Irfan Fandi, bek yang baru berumur 21 tahun pada 13 Agustus 2018.

Bima Sakti, yang baru ditunjuk menggantikan Luis Milla, juga tak berbeda. Timnya saat ini bahkan didominasi para pemain yang tampil U-23 yang tampild di Asian Games 2018.

Menjelang laga ini, Timnas Indonesia melakukan tiga laga persahabatan resmi FIFAdengan torehan dua kali menang dan sekali seri. Dalam rentang itu, anak-anak asuhnya menciptakan lima gol serta hanya sekali kebobolan.
Singapura sendiri, yang ditangani Fandi Ahmad sejak Mei 2018, selalu menang dalam tiga pertandingan terakhirnya. Mereka membuat enam gol dan kebobolan satu gol.

Dalam pertemuan sebelumnya, pertemuan Indonesia dan Singapura selalu berlangsung ketat. Pada babak grup Piala AFF 2016 Indonesia kebobolan lebih dahulu tapi akhirnya menang 2-1 berkat gol Andik Vermansah (62) dan Stefano Lilipaly (85). Empat tahun sebelumnya , pada Piala AFF 2012, Indonesia juga menang 1-0 berka gol Andik.

Pada AFF 2008, Indonesia malah kalah 0-2 dari Singapura, sementara Piala AFF 2007 bermain imbang 2-2. Total, dari delapan kali pertemuan di Piala AFF, Indonesia hanya menang dua kali dari Singapura dan mengalami empat kekalahan. Yang mungkin menyakitkan, dua dari empat kekalahan itu terjadi ketika Indonesia ditaklukkan Singapura di laga kandang-tandang final Piala AFF 2004.

Singapura telah empat kali menjuarai Piala AFF, sedangkan Indonesia masih memburu gelar yang pertama.

Di laga ini, Indonesia akan mengandalkan tusukan sayap. Kami memiliki pemain-pemain yang bagus di sayap. Mereka akan membantu kami membuat lebih banyak serangan di laga besok," ujar Bima Sakti.

Indonesia memiliki empat pemain sayap yakni Andik Vermansah, Irfan Jaya, Febri Hariyadi dan Riko Simanjutak. Meski demikian, Bima menegaskan bahwa skuatnya tidak bergantung dengan satu-dua pemain karena dirinya memiliki 23 pemain yang semuanya bisa memberikan kontribusi. Semua nama di timnas Indonesia, lanjut pelatih berusia 42 tahun itu, penting di setiap pertandingan. "Bagi saya, semua pemain adalah tim inti. Seluruh pemain penting untuk laga besok kontra Singapura," tutur Bima.

 

Fandi Ahamd, yang pernah melatih klub Indonesia Pelita Jaya, menyadari ancaman sayap itu. "Ketika Indonesia bertahan, biasanya ada pemain sayap mereka tidak terlalu mundur ke pertahanan. Ini yang bakal membuat kami sulit melakukan transisi dari menyerang ke bertahan. Kami harus hati-hati dengan itu dan mesti tetap kompak demi menghentikan pergerakan pemain lawan," kata Fandi.

Bahkan Fandi tak segan memberikan pujian kepada salah satu sayap Indonesia, Febri Hariyadi. Setengah bercanda, dia mengatakan timnya "membutuhkan polisi" untuk menghentikan pergerakan Febri.

Pendapat setengah bercanda itu tidak dikeluarkan Fandi begitu saja. Febri Hariyadi memang sempat membuat skuatnya menderita ketika timnas U-23 Indonesia bersua Singapura dalam pertandingan persahabatan di Singapura, Maret 2018. Saat itu, Febri membuat satu gol dan dua "assist" untuk membawa Indonesia menang dengan skor 3-0.

"Sulit untuk mengawalnya. Dia pemain yang sangat bagus. Yang bisa kami lakukan untuk laga besok adalah menjalankan rencana permainan dengan disiplin," tutur Fandi.

Timnas Indonesia membutuhkan tiga poin di laga ini guna memuluskan jalan lolos dari Grup B AFF Suzuki Cup, yang juga diisi Timor Leste, Filipina dan juara bertahan Thailand.

BatamFM Crew

Tentang Kami