Live Streaming

Hallo Batam

Info Aktual dari Kota Batam dan sekitarnya
22 Jan 2021

Kunjungi Batam, Sandiaga Tinjau Prokes dan Berdialog Dengan Pelaku Pariwisata

Batam – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menggelar kunjungan kerja di Batam, Jumat (22/1/2021).

Di kota Bandar Dunia Madani ini, Sandiaga meninjau sejumlah lokasi. Pertama ia meninjau pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) Bandara Hang Nadim Batam, sesaat ia sampai sekira pukul 07.30 WIB.

Turut dalam kegiatan Wali Kota Batam Muhammad Rudi, Assisten ekonomi pembangunan Kepri Syamsul Bahrum, Kepala Dinas Pariwisata Kepri Buralimar dan juga Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam Ardiwinata.

Sandiaga menyebutkan, ada dua hal yang ingin ia dapatkan dalam kunjungannya. Pertama, memastikan kesiapan prokes yang ketat dan disiplin sehingga ekonomi kembali menggeliat, terutama sektor pariwisata.

“Kita bisa melihat yang paling terdampak hotel dan restauran dengan tingkat kunjungan yang turun,” imbuhnya.

Kedua, selain industri pariwisata secara umum, ekonomi kreatif menjadi perhatian Kemenparekraf. Batam, lanjut dia, industri kreatifnya sangat tumbuh karena berdekatan dengan pusat pertumbuhan dunia yaitu Singapura dan Malaysia, maka dari itu perlu dijaga.

“Saya sangat mengenal Batam, usaha pertama saya sebagai pebisnis di Batam dan bernostaligia setiap kali ke sini. Batam punya potensi yang luar biasa,” papar dia.

Dalam kunjungannya di Batam, Sandiaga juga akan meninjau Nongsa Point Marina, Dekranasda Batam, serta Padang Golf Sukajadi dan berkesempatan akan berdialog dengan sejumlah pelaku industri pariwisata.

Setelah dari Batam, Menparekraf juga akan berkunjung ke Bintan pada Sabtu (23/1/2020) yakni meninjau Lagoy Bay, Treasure Bay hingga Desa Ekang Cuali.

Sandiaga juga mengungkapkan yang akan diterapkan Kemenparekraf di Batam yang notabenenya merupakan boarder tourism seiring kunjungan ini. Menurutnya, kunci pertama adalah meyakinkan bahwa situasi kesehatan ini kelola dengan ketat dan disiplin, selain memulai merencanakan program-program stimulus agar Parekraf terus bangkit.

“Jika Batam bisa mendapatkan angka penularan yang terus menurun dan zero community infection. kita mungkin kita bisa menerapkan boarder tourism ini sebagai gerbang nomor dua atau tiga setelah Bali,” imbuhnya.

Sumber : Media Center Batam 

22 Jan 2021

29 Traffic Light Dilengkapi ATCS, Walikota Batam Ingatkan Masyarakatkan Selalu Hati-hati Berkendara

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi didampingi Forkompinda Kota Batam meninjau langsung ruang Area Traffic Control System (ATCS) di Dinas Perhubungan.
 
Melalui ATCS tersebut petugas Dishub Batam bisa memantau langsung setiap persimpangan jalan. Saat ini dari 36 simpang yang ada, 29 diantaranya sudah dilengkapi ATCS.
“Dari ruangan ini bisa kita pantau, setiap persimpangan jalan,’ kata Rudi usai meresmikan gedung baru ATCS, Kamis (21/1/2020).
 
Karena itu, walikota mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara. Tentunya dengan selalu mematuhi setiap rambu-rambu lalu lintas.
Saat melakukan peninjauan, terlihat ada salah satu pengendara yang berhenti menunggu giliran lampu hijau melewati garis batas jalan.
 
“Tadi langsung diingatkan menggunakan pengeras suara, pengendara tersebut diingatkan untuk menyesuaikan kembali posisinya, dan terlihat dari monitor yang bersangkutan memundurka motornya. Artinya kita mengimbau agar masyarakat terus berhati-hati,” katanya.
Kepala Dishub Batam, Rustam Efendi mengatakan beberapa titik ATCS yang tersebar di Batam. Total ada 29 yang sudah dilengkap ATCS, sedangkan 7 sisanya masih manual.
 
Kemudian dari 29 tersebut, 9 diantaranya juga sudah dilengkapi voice announcer. Sehingga petugas akan langsung mengingatkan jika ada pengendara yang tidak memakai helm atau melewati garus batas rambu-rambu lalu lintas.
22 Jan 2021

SUZUKI LUNCURKAN TAMPILAN BARU NEW CARRY PICK UP

Memasuki tahun 2021, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) meluncurkan New Carry Pick Up yang hadir dengan tampilan baru. Acara peluncuran kendaraan niaga andalan Suzuki ini dilaksanakan pada Kamis (21/01) melalui saluran Youtube resmi Suzuki Indonesia pada pukul 10.00 WIB. New Carry Pick Up kini hadir dengan 2 pengembangan baru yang diharapkan bisa semakin memenuhi kebutuhan konsumen segmen kendaraan komersial.
 
Menurut Hideaki Tokuda, Managing Director 4W Sales & Marketing PT SIS, penyegaran produk di awal tahun ini merupakan komitmen Suzuki untuk terus menghadirkan beragam pilihan kepada konsumen. “Kami akan terus meluncurkan produk, baik baru maupun penyegaran, sehingga bisa selalu sesuai dengan kebutuhan konsumen, termasuk peluncuran tampilan baru New Carry Pick Up ini. Penyegaran ini kami yakini membuat New Carry Pick Up lebih kokoh, tangguh, dan aman,” katanya.
Tampilan baru New Carry Pick Up terlihat dari ubahan desain front grille dan bumper yang kini mengadopsi bentuk kapak yang kami sebut Hatched Axe. Pengaplikasian garis desain Hatched Axe yang tegas memperkuat karakter New Carry Pick Up sebagai kendaraan niaga yang kokoh dan tangguh untuk digunakan di berbagai medan.
 
Selain perubahan pada sisi eksterior, untuk menunjang faktor keamanan, New Carry Pick Up yang dipasarkan mulai Januari 2021 sudah dilengkapi Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang terletak di bawah glove box. APAR yang digunakan adalah tipe dry chemical powder dan bersertifikat SNI sehingga efektif memadamkan kebakaran tanpa menimblkan dampak terhadap sistem kelistrikan di sekitarnya. Pengadaan APAR dalam New Carry Pick Up – dan semua mobil produksi Suzuki lainnya – juga merupakan upaya Suzuki dalam mendukung regulasi pemerintah dalam industri otomotif.
Penyegaran pada New Carry Pick Up semakin meningkatkan kualitas mobil yang dijuluki Rajanya Pick Up ini. Perubahan desain front grille dan bumper serta adanya APAR menyempurnakan daftar fitur unggulan yang sudah ada seperti dimensi bak yang luas, kabin yang lega, teknologi terkini, hingga penggunaan mesin K15B-C yang irit dan bertenaga.
 
Bak New Carry Pick Up berukuran panjang 2.505 mm, lebar 1.745 mm, dan tinggi 425 mm sehingga mampu mengangkut muatan seberat 1 ton. Agar muatan tetap aman selama perjalanan, pelanggan dapat memanfaatkan pengait yang ada di sekeliling bak untuk mengikatkan barang. Pengait berjumlah 12 pada tipe FD (Flat Deck) dan 22 pada tipe WD (Wide Deck). Selain itu, terdapat Head Unit 1 Din, Split Seat dengan jok yang tebal, serta 6 tempat penyimpanan barang (termasuk tempat botol dan kantong di belakang jok) di varian AC dan 10 tempat (termasuk tempat botol dan kantong di belakang jok) di varian non-AC yang membuat ruang kabin semakin nyaman dan lega untuk tiga orang. New Carry Pick Up juga dilengkapi fitur Immobilizer, Air Conditioner, Electric Power Steering (EPS), dan Sliding Seat.
 
Semua keunggulan New Carry Pick Up tersebut hadir dalam tiga pilihan warna, yaitu putih, silver, dan hitam. Harga On the Road (OTR) Suzuki New Carry Pick Up tahun 2021 untuk Batam dibanderol bervariasi mulai dari Rp148.500.000 untuk tipe Flat Deck, Rp157.500.000 untuk tipe Flat Deck AC/PS, Rp149.500.000 untuk tipe Wide Deck, dan Rp158.500.000 untuk tipe Wide Deck AC/PS.
 
“Sebagai kendaraan yang sudah menemani kisah sukses jutaan pengusaha Indonesia sejak tahun 1976, kami harap penyegaran New Carry Pick Up ini menjadi awal yang baik mengawali tahun 2021 dengan semangat baru untuk menggerakkan kembali aktivitas perekonomian masyarakat,” tutup Tokuda usai melangsungkan acara peluncuran.
 
New Carry Pick Up terbaru tetap mengusung konsep I.L.M.U, yaitu Irit bensin & perawatannya, Lama umur pakainya, Muatnya banyak, dan Untung di ujung. Dengan tampilan baru tersebut, tak salah jika mobil ikonik yang sudah melegenda ini Wajah Barunya Ganteng, Rezeki Makin Kenceng!
21 Jan 2021

Rudi Integrasikan Perencanaan Pemko-BP Batam

Batam – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, akan mengintegrasikan perencanaan pembangunan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam. Hal itu dilakukan Rudi agar pembangunan Batam terarah.

“Kalau mau maju, itu yang harus dilakukan. Kalau tidak, pembangunannya sepotong-sepotong,” ujar Rudi saat membuka Forum Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2022 di Panggung Utama Dataran Engku Putri, Rabu (20/1/2021).

Wali Kota, yang juga menjabat sebagai Kepala BP Batam tersebut mengatakan, kesempatan mengintegrasikan pembangunan di Batam ini harus disadari semua pihak. Ia optimistis dengan dukungan semua pihak pula, Batam akan menjadi kota hebat.

“Semua bertujuan membangun Batam, mana yang tugasnya BP Batam dan mana yang tugasnya Pemko Batam harus dikerjakan dan diintegrasikan dalam perencanaan sehingga pembangunan Batam dalam satu kesatuan,” katanya.

Ia mengaku, integrasi dua instansi tersebut sudah mulai nampak. Bahkan, beberapa pembangunan sudah dimulai dengan kolaborasi apik antara Pemko Batam dan BP Batam. Untuk itu, ia meminta dukungan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Batam dan pemangku kepentingan lainnya.

“Penyatuan perencanaan pembangunan tersebut juga dipadukan dengan perencanaan yang ada di Pemprov Kepri,” kata dia.

Untuk itu, ia menekankan baik Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun pejabat di BP Batam untuk bersama membahas perencanaan pembangunan Batam. Bahkan, dalam waktu dekat, Rudi akan membahas semua rencana pembangunan tersebut dengan pejabat Pemko Batam dan BP Batam.

“Tak boleh lagi sendiri-sendiri. Kita tidak mau ada proyek pembangunan yang berhenti di jalan dan kita bertekad membangkitkan ekonomi Batam,” kata Rudi.

Sementara itu, untuk menyusun RKPD 2022, Rudi berpesan agar memprioritaskan pembangunan Batam sesuai visi misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih. Ia menegaskan, RKPD 2022 harus melibatkan semua pihak agar dapat ditentukan skala prioritas yang harus dijalankan.

“Bawa DPRD dalam membahas RKPD supaya Pokok Pikiran DPRD bisa terakomodir,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan ( Bapelitbang) Kota Batam, Wan Darussalam, mengatakan penetapan RKPD 2022 melalui beberapa tahapan. Untuk saat ini masih tahap soslialisasi dan akan digelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) hingga penetapan pada 15 Juni 2021.

“Untuk Pokok Pikiran, kami mengimbau jadwalnya menyesuaikan jadwal RKPD sehingga bisa terakomodir,” kata dia.

Di lokasi sama, Ketua DPRD Batam, Nuryanto meminta dalam penetapan RKPD nantinya harus mempertimbangkan kondisi pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). “Belum ada tanda-tanda pandemi akan berakhir, sehingga penting untuk pemulihan ekonomi bagi masyarakat yang terdampak,” katanya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin Hamid, serta semua perwakilan instansi di Batam.

Sumber : Media Center Batam

21 Jan 2021

Kepala BP Batam Lantik 3 Pejabat, Berharap Hadirkan Warna Baru

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, melantik 3 orang pejabat tingkat II dan III di lingkungan BP Batam, Kamis (21/1/2021) pagi, di Balairungsari, BP Batam, Batam Centre.
Kegiatan pelantikan berlangsung dengan memperhatikan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19.
 
Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam Nomor 3 Tahun 2021 Tentang Pengangkatan Kepala Subdirektorat Pengamanan Aset dan Obyek Vital Direktorat Pengamanan Aset BP Batam.
Kemudian Surat Keputusan Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam Nomor 4 Tahun 2021 Tentang Pengangkatan Direktur Evaluasi dan Pengendalian di Lingkungan BP Batam, dan Surat Keputusan Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam Nomor 5 Tahun 20201 Tentang Pengangkatan Direktur Bandar Udara dan Teknologi Informasi Komunikasi di Lingkungan BP Batam.
 
Ketiga Surat Keputusan ini ditandatangani oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, pada Rabu (20/1/2021).
Adapun pejabat tingkat II yang dilantik, antara lain
1. Amran, sebagai Direktur Bandar Udara Hang Nadim dan Teknologi Informasi Komunikasi,
2. Mulyadi Iskandar, sebagai Direktur Evaluasi dan Pengendalian.
Sedangkan pejabat tingkat III yang dilantik adalah AKBP S.A. Kurniawan, sebagai Kepala Sub Direktorat Pengamanan Aset dan Obyek Vital Direktorat Pengamanan Aset.
 
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, dalam arahannya, mengatakan, dengan hadirnya ketiga pejabat baru tersebut diharapkan mampu memberikan perubahan arah pengembangan menjadi lebih baik, sesuai dengan Rencana Strategis BP Batam 2020-2024 yang telah disiapkan.
“Tentu kita berharap ketiga pejabat ini mampu memberi warna baru di BP Batam. Bukan berarti pejabat sebelumnya tidak baik, namun karena sudah mengakhiri masa kerja di BP Batam, maka ketiga pejabat ini dilantik hari ini,” ujar Muhammad Rudi.
 
Muhammad Rudi, juga mengajak seluruh karyawan BP Batam untuk bekerja lebih giat agar membawa perubahan yang signifikan di tahun 2021, baik dari segi anggaran dan pembangunan infrastruktur, guna meningkatkan daya saing BP Batam di mata dunia.
“Kita menginginkan peningkatan dari semua sisi, tidak hanya dari sisi realisasi anggaran saja, tapi semua hasil capaian saya harapkan demikian. Semoga dengan tenaga baru, ide-ide dan wawasan baru, apa yang dicita-citakan BP Batam bisa dilaksanakan oleh mereka bertiga,” pungkas Muhammad Rudi.
 
Turut hadir dalam pelantikan, Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto, Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro, Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi BP Batam, Sudirman Saad, beserta para pejabat tingkat II dan perwakilan pejabat tingkat III di lingkungan BP Batam. (rud)

Batam Links

     

 

Ragam Berita

Palembang (20/01/2020) - Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris turun langsung meninjau kegiatan vaksinasi Covid-19 bagi tenaga medis di Puskesmas Merdeka Palembang, Rabu (20/01). Langkah ini dilakukan untuk memastikan implementasi P-Care Vaksinasi Covid-19 berjalan lancar selama proses pemberian vaksin bagi tenaga kesehatan setempat.
 
"Di Puskesmas Merdeka sendiri, saat ini sudah tersedia 29.000 vial vaksin Covid-19 untuk 14.000 tenaga kesehatan di seluruh Palembang yang sudah terdata. Sejauh ini tidak bermasalah. Meski demikian, kami terus memantau pemanfaatan aplikasi P-Care Vaksinasi yang sudah diimplementasikan oleh sejumlah fasilitas kesehatan di Indonesia," jelas Fachmi.
 
Aplikasi P-Care Vaksinasi ini adalah bagian terintegrasi dari Sistem Satu Data Vaksinasi Covid-19 yang mendukung proses pencatatan dan pelaporan pelayanan vaksinasi di fasilitas kesehatan. Terdapat 13.573 fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia sudah terintegrasi dengan P-Care Vaksinasi. Data hasil input P-Care Vaksinasi akan terintegrasi pada tabulasi dan dashboard Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN).
 
Fachmi menjelaskan, sesuai masukan dari Kementerian Kesehatan RI dengan melihat kondisi implementasi P-Care Vaksinasi di lapangan, pihaknya telah melakukan beberapa penyesuaian. Untuk P-Care Vaksinasi yang digunakan oleh fasilitas kesehatan, saat ini sudah disempurnakan sehingga dapat membaca seluruh data yang telah dibuatkan tiketnya oleh KPCPEN, dapat melakukan entry pada tanggal yang berbeda dengan tanggal registrasi yang dibuat KPCPEN, serta dapat melakukan entry meski melebihi kapasitas yang ditentukan pada aplikasi P-Care Vaksinasi yang digunakan Dinas Kesehatan. Selain itu, penyempurnaan juga dilakukan terhadap aplikasi P-Care Dinas Kesehatan sehingga kini mereka dapat melakukan perubahan data kapasitas dan penjadwalan layanan di fasilitas kesehatan.
 
Dalam kesempatan tersebut, Fachmi juga menerangkan kebijakan pelayanan vaksinasi Covid-19 untuk tenaga kesehatan. Ia mengatakan, seluruh tenaga kesehatan yang telah terdata dan tervalidasi di Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SISDMK) Kementerian Kesehatan, sudah didaftarkan di Pusat Data KPCPEN. Seluruh data tersebut dapat dibaca di aplikasi P-Care Vaksinasi.
 
"Bagi tenaga kesehatan yang datanya belum valid atau belum terdaftar, maka pimpinan tenaga kesehatan bisa memasukkan datanya ke aplikasi SISDMK. Jika pada saat pelayanan ditemukan data tidak valid di Aplikasi P-Care Vaksinasi, maka tenaga kesehatan harus memperbarui datanya ke SISDMK terlebih dulu sebelum memperoleh vaksinasi," terang Fachmi.
 
Adapun pengaturan jadwal pelaksanaan vaksinasi dan kapasitas layanan dilakukan oleh pimpinan fasilitas kesehatan. Untuk mempermudah dan mempercepat proses pendataan, pelayanan vaksinasi dapat dilakukan di fasilitas kesehatan lain, bukan tempat tenaga kesehatan bekerja.
"Vaksinasi tahap ini diprioritaskan bagi tenaga kesehatan yang bertugas di fasilitas kesehatan. Ini adalah langkah perlindungan bagi mereka selaku garda terdepan bangsa dalam melawan pandemi Covid-19. Untuk tahap kedua vaksinasi, akan dilaksanakan pada April 2021 sampai Maret 2022. Meski sudah divaksinasi, kami harap masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan demi melindungi diri, keluarga, dan orang-orang sekitar," pesan Fachmi.

Bantuan tahap pertama sebanyak 10 truk atau sekitar 70 ton yang berisi bahan pangan telah diberangkatkan pada pagi ini (19/01) dari Kantor Cabang Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sulsel di Kota Makassar menuju ke lokasi bencana di Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat.⁣⁣
⁣⁣
Truk yang berisi bantuan kemanusiaan dari para sahabat dermawan ini akan melakukan konvoi sepanjang jalur Trans Sulawesi dengan menempuh jarak sekitar 12 jam.⁣ Adapun bantuan berisi beras, minyak, air minum dan gula ini nantinya akan disimpan di Posko Induk ACT yang ada di Mamuju, kemudian didistribusikan ke titik pengungsian di Mamuju dan Majene yang sebelumnya telah di assestment oleh tim ACT, sehingga bantuan akan tepat sasaran.⁣ Apalagi saat ini menurut info dari tim dilapangan, beberapa daerah pelosok tidak terkena bantuan karena hanya terpusat di kota Mamuju saja.

Adapun informasi terkini dari tim ACT dilokasi kejadian melaporkan tercatat 56 orang Meninggal, 826 orang Luka-luka, 15.000 jiwa mengungsi, 300 rumah rusak, 2 pelabuhan, 2 Fasilitas Kesehatan, 3 Jalan Longsor, 2 Hotel, 2 Minimarket dan 2 Kantor Pemerintahan⁣⁣⁣.⁣⁣
⁣⁣
Ayo bersama bantu saudara sebangsa yang terdampak gempa di Sulawesi Barat, salurkan bantuan terbaik mu melalui tautan berikut :⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣https://batam.indonesiadermawan.id/GempaMajene⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
atau melalui rekening atas nama Aksi Cepat Tanggap :⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
BNI SYARIAH # 88 00000 637
BSM # 7222 36 9007

MAMUJU – Bencana gempa bumi yang mengguncang Sulawesi Barat, khususnya Majene dan Mamuju pada Jumat (15/1/2021) dini hari kemarin membawa dampak yang cukup parah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana pada Jumat malam pukul 20.00 WIB menyebut korban meninggal dunia mencapai 42 jiwa. Sebanyak 34 orang di antara korban meninggal merupakan warga Mamuju, sedangkan sisanya berasal dari Majene.

Merespons terus parahnya dampak gempa bumi di wilayah Provinsi Sulawesi Barat, Aksi Cepat Tanggap (ACT) pada Sabtu (16/1/2021) telah membuka posko kemanusiaan di Jalan Kurungan Bassi, Nomor 18, Mamuju, atau depan RSUD Kabupaten Mamuju. Posko ini akan menjadi pusat koordinasi serta distribusi awal bantuan kemanusiaan dari dermawan yang disalurkan melalui ACT.

“Tim relawan juga bersiaga untuk melakukan tanggap darurat di wilayah Mamuju. Selain itu, saat ini ACT juga sedang proses pembukaan posko kemanusiaan di wilayah Majene, namun terhambat kondisi yang masih serba sulit pascabencana,” jelas Kusmayadi, Komandan Tim Tanggap Darurat ACT, Sabtu (16/1/2021).

Saat ini, tim ACT yang dikirim dari Makassar, Sulawesi Selatan tengah berusaha masuk ke wilayah Majene dengan membawa logistik, serta tim tanggap darurat, juga akan membuka posko di Majene. Namun, tambah Kusmayadi, di perjalanan mengalami hambatan karena adanya longsor yang menutup jalan. “Jadi memutar ke jalan lain,” tambahnya.

Mendesaknya bantuan kemanusiaan
Gempa bumi magnitudo 6,2 yang mengguncang Majene juga terasa hingga kabupaten di sekitarnya, khususnya Mamuju yang mengakibatkan banyak bangunan mengalami kerusakan serta membuat ribuan jiwa terpaksa mengungsi. Di samping itu, fasilitas umum seperti rumah sakit juga mengalami kerusakan dan pasiennya mengalami kepanikan, sedangkan tidak sedikit rumah sakit tersebut sedang merawat pasien Covid-19.

“Bencana yang terjadi bertepatan dengan adanya pandemi membuat setiap jiwa harus ekstra waspada, termasuk relawan yang bertugas,” ungkap Kusmayadi.

Saat ini, warga terdampak sangat memerlukan bantuan kemanusiaan berupa pangan, tempat mengungsi yang layak, masker, pelayanan medis, serta barang-barang untuk kebersihan.[]

JAKARTA- Tim SAR (Search and Rescue) Gabungan kembali menemukan 1 (satu) korban meninggal dunia serta menemukan 1 (satu) orang yang dinyatakan hilang akibat longsor yang terjadi di Cimanggung, Sumedang, Jawa Barat pada Sabtu (16/1).

Merujuk data dari Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per hari Minggu 17 Januari 2020 pukul 12.53 WIB, total korban yang berhasil ditemukan tim gabungan berjumlah 29 orang dan 11 orang masih dinyatakan hilang.

Adapun korban luka antara lain luka ringan sebanyak 22 orang dan luka berat tiga orang.

Pencarian korban terkendala dengan cuaca hujan dan perlu diwaspadai longsor susulan, karena seperti yang diinformasikan Badan Geologi, masih ada retakan di beberapa titik lokasi longsor, sehinggga tim gabungan perlu menjaga keselamatan saat melakukan evakuasi.

Sampai saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang bersama instansi terkait masih melakukan pencarian terhadap 11 orang yang belum ditemukan

Tim gabungan menggunakan 4 (empat) alat berat dalam proses evakuasi korban selama beberapa hari kedepan.

Data sementara sebanyak 1.020 jiwa mengungsi terbagi di pos pengungsian Lapangan Taman Burung dan rumah kerabat yang aman dari potensi longsor.

Bupati Sumedang telah menetapkan Pernyataan Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Longsor selama 21 hari yang berlaku mulai tanggal 9 sampai 29 Januari 2021.

Pusat Pengendali Operasi BPBD Kabupaten Sumedang terus melaksanakan pengamatan dan pemantauan secara visual melalui perangkat radio komunikasi, internet serta handpohone. Disamping itu, BMKG juga telah melakukan pemasangan Early Warning System (EWS) longsor.

Perlu diketahui longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat ini telah terjadi pada Sabtu (9/1), longsor terjadi dua kali, pertama pukul 16.00 WIB dan longsor susulan terjadi pada pukul 19.00 WIB. (nck)

Jakarta, 7 Januari 2021. OJK mendukung upaya Pemerintah yang kembali meneruskan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) khususnya di wilayah Jawa dan Bali yang diterapkan 11 – 25 Januari 2021. Kebijakan ini diharapkan dapat menggerakkan roda perekonomian dalam koridor upaya pencegahan penyebaran Covid – 19 di masyarakat.

OJK menyampaikan bahwa operasional OJK dan Industri Jasa Keuangan yakni Perbankan, Pasar Modal, dan Industri Keuangan Non Bank di wilayah Jawa dan Bali tetap beroperasi dengan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid 19. Hal tersebut sejalan dengan ketentuan Pemerintah yang memasukkan sektor jasa keuangan dalam 11 bidang usaha vital tetap berjalan dengan kapasitas yang diijinkan oleh Pemerintah.

Langkah ini berpedoman kepada Permenkes Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman PSBB dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19. OJK meminta kepada seluruh lembaga jasa keuangan untuk tetap memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat dengan selalu mengutamakan protokol kesehatan untuk mencegahan penyebaran Covid – 19.

Seluruh lembaga jasa keuangan tetap beroperasi secara terbatas dengan wajib menerapkan protokol kesehatan antara lain menjaga jarak fisik, menggunakan masker dan memaksimalkan layanan melalui pemanfaatan teknologi (online mobile/digital), serta melakukan pola hidup bersih dan sehat. Termasuk penyediaan uang tunai di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang dioperasikan dengan menjaga kebersihan melalui disinfektan secara berkala.

Adapun untuk pengaturan operasional kantor dan pelaksanaan bekerja dari rumah (Work from Home) diserahkan kepada masing-masing Lembaga Jasa Keuangan, Self Regulatory Organization di Pasar Modal, dan Lembaga Penunjang Profesi di Industri Jasa Keuangan.

Sehubungan dengan penerapan PSBB di Jawa dan Bali ini, OJK senantiasa berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah dan Kapolda di Jawa - Bali untuk memastikan layanan operasional lembaga jasa keuangan serta transaksi investasi di pasar modal berjalan dengan baik.

Dalam keterangan Pers Menko Perekonomian pada hari Rabu 6 Januari 2021 PSBB akan diberlakukan di DKI Jakarta dan 23 kabupaten/kota di enam provinsi yang masuk wilayah berisiko tinggi penyebaran Covid-19. (nck)

BatamFM Crew

Tentang Kami