Live Streaming
Page 1 of 3
15 November 2017

WARTAKOTA.tribunnews.com

Meksiko sepakat untuk membeli pesawat N219 dan Radiosotop buatan Indonesia, dimana kesepakatan itu dicapai dalam forum konsultasi bilateral pemerintah kedua negara yang digelar di Kementerian Luar Negeri Meksiko di Mexico City, Meksiko.

Dalam Forum Konsultasi Bilateral (FKB) ke-6, Delegasi Indonesia yang diketuai Direktur Jenderal Amerika dan Eropa, Dubes Muhammad Anshor, menyampaikan bahwa fokus dari FKB adalah pengembangan kerja sama bidang ekonomi, demikian kata Pensosbud KBRI Meksiko City, Febby Fahrani

Delegasi Meksiko pada FKB yang ,dipimpin Direktur Jenderal Asia Pasifik Kemlu Meksiko, Duta Besar Alfonso de Maria y Campos berhasil menggoreskan kesepakatan pembelian produk unggulan Indonesia, yaitu radioisotop jenis Mo-99 dan I-131 secara berkesinambungan.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Letter of Intent antara PT. INUKI dan ININ Meksiko. Rangkaian FKB juga mencatat keberhasilan Indonesia memasarkan produk industri strategis bernilai ratusan juta dollar AS ke Meksiko, yaitu pesawat karya anak bangsa jenis N212i, N235 dan N219, yang direalisasikan secara bertahap hingga 5 tahun kedepan.

PT. Dirgantara Indonesia (PT. DI) yang diwakili IPTN North America (INA) telah menandatangani kesepakatan dengan mitra dari Meksiko, Promotera Aerospacial El Paso (PAEP), untuk menyediakan jasa maintenance, repair and overhaul (MRO) CASA dan suku cadangnya.

 

19 October 2017

Polda Kepri Siapkan Tim Intelijen dan Sarana Pendukung

NONGSA (HK) - Kapolda Kepri, Irjen Pol Drs Sam Budigusdian MH menjamin bisa menjaga rasa aman, nyaman, dan kondusif selama penyelenggaran Pilkada Serentak Tahun 2018 mendatang, di Kepri.
Demikian disampaikan Kapolda dalam Apel Kasatwil jajaran Polda Kepri Tahun 2017, Selasa (17/10) pagi, di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri, Nongsa, dengan tema "Polri Yang Promoter Siap Mengamankan Pilkada Serentak 2018".

Irjen Pol Sam Budigusdian, menyampaikan, bahwa Apel Kasatwil Jajaran Polda Kepri Tahun 2017, merupakan momentum yang sangat istimewa dalam rangka menjamin situasi keamanan yang kondusif selama penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2018.

"Hal ini sebagai sarana sosialisasi arah kebijakan Polri Tahun 2018 di bidang pembinaan dan operasional, sehingga dapat sebagai dasar bagi para Kastawil dan Kasatker untuk menentukan kebijakan di satker masing masing," kata Sam Budigusdian.  

Menurutnya, Apel Kasatwil Jajaran Polda Kepri merupakan suatu forum untuk membahas perkembangan lingkungan strategis, dalam memahami hasil evaluasi kinerja Polri tahun 2017, untuk perbaikan di tahun 2018 nanti.

"Dengan demikian, kita akan mengetahui perkembangan kalender Kamtibmas 2018, mengetahui agenda Nasional, maupun agenda Internasional 2018, dan dapat pula mengetahui prediksi ancaman, yang akan dihadapi di tahun 2018," papar Irjen Sam.

Sebut Irjen Sam, sebagaimana 6 arahan bapak Presiden RI saat Apel Kasatwil Polri Tahun 2017 di Akpol Semarang. Yaitu agar bisa antisipasi sedini mungkin serta perhitungkan secara cermat terkait dampak diperubahan global teknologi  yang tidak mungkin di tolak.

"Inilah pekerjaan besar kita dalam rangka mengantisipasi perubahan. Jika tidak diantisipsi tentu akan bisa mempengaruhi stabilitas keamanan, mempengaruhi ekonomi, investasi, dan perkembangan dunia usaha,"

Kemudian, menjelang 2018, sistim pengamanan itu harus betul-betul disiapkan secara detail, pemetaan friksi harus dilakukan secara tepat, sehingganya bisa dilakukan tindakan preventifnya.

"Intelijen harus punya data yang komplit terkait hal ini. Sebab, pencegahan lebih baik dengan menyiapkan berbagai alternatif, serta solusi. Dengan memiliki plan a, b, dan c, tentu juga dipersiapkan, sehingga pergerakan akan menjadi lancar. Maka, perencanaan yang matang harus dipersiapkan," papar Irjen Sam.

Dan sudah seharusnya, ujar Kapolda Kepri, hal itu dibiasakan dengan berbagai alternatif yang terencana, serta jangan sampai telah terjadi, baru semua pihak tergopoh-gopoh untuk menanggulanginya. "Itu bukan sistim atau solusi yang diinginkan. Tetapi, sebuah kesalahan dalam prosedur, sehingga akan menimbulkan masalah yang berdampak pada semua sektor dan lini di masyarakat," ucap Irjen Sam.

Berkaitan dengan pelayanan publik, ujar Kapolda Kepri, agar dilakukan dengan proses digitalisasi, sehingga pelayanan terhadap masyarakat semakin cepat.

"Kemajuan teknologi itu, juga akan menimbulkan kemajuan kejahatan jika tidak diantisipasi akan mengakibatkan ancaman stabilitas nasional, stabilitas politik dan stabilitas keamanan yang sangat diperlukan oleh negara," sebutnya.

Dari itu, papar Irjen Sam, Polri harus netral disetiap kontestasi politik ditingkat manapun, baik tingkat provinsi, kabupaten atau tingkat kota dalam provinsi. "Presiden RI sangat meyakini bahwa, kesuksesan pemilihan gubernur, walikota dan bupati itu kuncinya hanya 1. Yaitu masyarakat melihat TNI dan Polri solid," ungkap Sam Budigusdian.

Oleh sebab itu, ucapnya, diperlukan loyalitas serta kesetiaaan kepada negara, rakyat, maupun kepada pimpinan, agar kesemuanya berjalan aman dan lancar, dengan mempersiapkan segala sarana pendukung. "Contohnya adalah, antisipasi bencana alam, radikalisme, serta tetap menjaga hubungan yang soliditas dengan TNI, agar dapat melakukan antisipasi secara bersama," sebutnya.

Dijelaskan Kapolda, trend untuk tantangan dan ancaman dunia saat ini adalah, masalah pangan, energi, ekologi, struktur keuangan global, serta pengalaman masa lalu, dengan menjadi pola negatif pemikiran masyarakat.

"Negara kaya ESDM dengan ekologi bagus seperti Indonesia ini, akan menjadi incaran banyak pihak, sehingga pihak-pihak tersebut akan melakukan berbagai daya upaya guna mewujudkan keinginannya, termasuk itu melakukan serangan cyber war," sebut Kapolda.

Salah satu contohnya adalah, imbuh Irjen Sam, serangan cyber politik selama tiga tahun pemerintahan Presiden Jokowi berupa serangan berita-berita palsu seperti RI 1, dan keluarganya itu adalah keturunan PKI.

"Ditambah pula isu yang memojokan pemerintahan. Serangan cyber deception berita palsu tentang sejata api order Polri yang bertujuan mengadu domba TNI dengan Polri. Serangan cyber propaganda yang membentuk persepsi dan opini masyarakat," pungkas Kapolda Kepri. 

Tanpa disadari, plastik telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari hidup manusia. Di setiap sudut rumah, Anda bisa dengan mudah menemukan benda yang terbuat dari plastik. Mulai dari botol minuman, kemasan makanan, barang elektronik hingga perlengkapan medis di rumah sakit pun banyak yang terbuat dari plastik.

Sejak kecil hingga dewasa, Anda kerap menyikat gigi dengan sikat gigi yang terbuat dari plastik. Bahkan sejak bayi, semua orang tua akan memberikan botol susu, piring, gelas, sendok, garpu, dan mainan yang terbuat dari plastik. Lantas apa jadinya bila plastik tiba-tiba menghilang dari bumi ini? Pastinya sungguh sulit untuk dibayangkan.

Lalu kenapa harus plastik? Plastik didesain lebih ekonomis, tahan lama, dapat diproduksi secara massal, ringan, tahan gas dan uap air, serta mudah didaur ulang.

Namun pastikan Anda mengetahui arti dari kode-kode penting (kode daur ulang) yang selalu dicantumkan di kemasan plastik yang Anda gunakan. Cermatilah setiap plastik yang Anda gunakan, nantinya Anda akan menemukan gambar segitiga dengan nomor-nomor yang berbeda.

Yuk, Biasakan Buang Sampah pada Tempatnya!

Kode bernomor 1,2,4, dan 5 merupakan jenis plastik yang aman digunakan sebagai wadah makanan. Biasanya Anda bisa menemukan kode tersebut di botol minuman, kemasan susu, kotak makanan, dan kemasan makanan yang dijual di pasaran. Sementara kode bernomor 3 bisa Anda temukan bubble foil, nomor 6 di mainan anak, dan nomor 7 di handphone case.

Kebanyakan plastik yang beredar di masyarakat, seperti Polypropylene (PP), Polyethylene (PE) maupun Polyethylene Terephtalate (PET) tergolong dalam jenis termoplastik yang sangat mudah dapat didaur ulang.

Tidak hanya awam dengan kode-kode tersebut, setelah menggunakan plastik sejak bayi hingga dewasa, masih banyak dari orang Indonesia yang belum tahu bahan dasar pembuat plastik. Mungkin Anda termasuk salah satu di antaranya!

Sekadar informasi, plastik terbuat dari minyak bumi yang merupakan material terbanyak di muka bumi. Tahukah Anda, bila plastik jauh lebih 'hijau' dibanding material lain seperti logam dan kertas? Hal ini terbukti dari asal bahan mentahnya, proses pembuatan biji plastik, hingga proses daur ulangnya yang memerlukan energi dan air jauh lebih sedikit daripada material lainnya.

Bila material lain meningkatkan pencemaran air dan udara, maka hal itu tidak akan terjadi pada plastik. Polusi yang mungkin ditinggalkan dari plastik berupa sampah padat yang dapat dikelola lebih lanjut untuk mengurangi pencemaran lingkungan.

Bahkan karena bernilai ekonomis, plastik bekas pakai justru bisa dijual kembali kepada para penadah atau bank sampah sehingga menambah lahan pekerjaan dan sumber penghasilan berkelanjutan.

Proses daur ulang plastik bisa dilakukan siapa saja. Cara termudahnya dengan melakukan proses sorting (pemilahan) dari skala rumahan. Masyarakat diharapkan memisahkan pembuangan plastik bekas pakai dengan sampah lainnya sehingga memudahkan para kolektor untuk mengumpulkannya sebagai bahan baku daur ulang.

Dalam kondisi ini, pemerintah daerah (pemda) memiliki peran krusial untuk mengurangi sampah yang terbawa ke TPA atau terbuang sia-sia ke sungai atau laut. Saat ini, Pemda Jakarta Barat telah merilis Bank Sampah Induk Satu Hati yang hasil penjualan sampahnya akan ditransfer ke rekening si penjual.

Jadi mulai sekarang, jangan merasa bersalah untuk menggunakan plastik. Sudah saatnya untuk mengelola sampah plastik dengan cara yang tepat. Menjaga lingkungan harus dimulai dari diri sendiri, rumah kita, serta ajaklah orang-orang di sekeliling kita.

Gunakanlah plastik dengan lebih bijak, baik dalam jumlah yang digunakan atau perlakuan setelah pemakaiannya.

Sebanyak lima nelayan asal Baubau, Sulawesi Tenggara yang ditangkap otoritas Australia, pernah menjual sirip ikan hiu di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Mereka beberapa kali menjual sirip ikan hiu di Kota Kupang selama bulan September 2017 kemarin, " kata Kepala Seksi Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi NTT Muhammad Saleh Goro. 

Pengakuan para nelayan itu lanjut Goro, disampaikan kepada petugas dari Konsulat RI di Darwin Jumat (13/10/2017).

Goro menyebutkan, sirip ikan hiu itu dijual ke pengumpul di Kupang, dengan harga per kilogramnya yakni Rp 700.000. "Selain sirip, para nelayan ini juga menjual daging ikan hiu dengan harga Rp 5.000 per kilogram," ujarnya.

Lima nelayan itu lanjut Goro, yakni La Karman (30) yang merupakan kapten kapal, La Hendri (23), La Sarwan (23), La Supriadin (23) dan La Ode Tahirman (37), masing-masing adalah anak buah kapal. 

Kapal ikan yang tertangkap petugas perairan Australia merupakan kapal ikan milik La Dando E, warga Kota Kupang, NTT.  "Informasi dari konsulat RI di Darwin bahwa lima orang nelayan Kapal Motor Hidup Bahagia yang ditangkap oleh pihak Australia, karena diduga melakukan ilegal fishing tersebut berasal dari Baubau, "kata Goro.

Saat ditangkap, ditemukan sebanyak 24 ekor ikan hiu yang sudah mati di dalam kapal. Menurut Goro, informasi tertangkapnya lima orang nelayan Indonesia itu, pertama kali diperoleh dari AFMA Australia.

Para nelayan ditangkap tanggal 8 Oktober 2017 di wilayah perairan Australia, dan selanjutnya dibawa ke Darwin dan tiba tanggal 10 Oktober 2017.  

12 October 2017

Setelah sempat terbengkalai pembangunannya, tahun depan Pemerintah Kota Batam dipastikan akan mengoperasikan kembali Rumah Potong Hewan (RPH) yang terletak di Seitemiang, Sekupang.

RPH yang dikelola Pemko Batam sendiri dari awal sudah mulai dibangun secara bertahap sejak 2008. Dari masa itu, lahan yang digunakan merupakan hak BP Batam dan dipinjam pakaikan ke pemerintah daerah. Namun untuk melakukan perpanjangan pemanfaatan lahan, BP Batam meminta biaya penyewaan sesuai Peraturan Menteri Keuangan.

“Tahun depan sudah kita ambil alih, jadi RPH akan kembali beroperasi, jadi tidak ada lagi masalah sewa yang dipermasalahakan selama ini,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Batam, Mardanis, Rabu (11/10).

Ia menjelaskan berdasarkan Undang-undang nomor 18 tahun 2009 pasal 61 dan 62, RPH wajib dikelola oleh pemerintah daerah. Untuk itu, BP Batam sudah menyepakati pengelolaan RPH akan diambil alih oleh Pemko Batam mulai tahun depan.

Mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatn Sipil Kota Batam ini juga menegaskan tempat pemotongan hewan yang dimiliki BP Batam ke depan tidak akan beroperasi lagi. “Jadi pemotongan hewan sepenuhnya akan dilakukan Pemko Batam,” tegasnya.

Dalam pertemuan bersama BP Batam, mereka telah menyepakati apa yang menjadi kewenangan pemerintah daerah, termasuk pengelolaan RPH.

“Kami juga akan ada MoU dengan BP Batam, jika sudah jelas kita sudah bisa menyiapkan anggaran untuk perbaikan RPH sehingga bisa berfungsi kembali,” ungkapnya.

Lanjutnya, untuk pengelolaan RPH, pihaknya akan membentuk Unit Pelaksana Teknis (UPT). Dengan aktifnya RPH ini diharapkan bisa menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam.

Selain RPH, pundi-pundi pendapatan PAD Batam juga dihasilkan dari Rumah Potong Unggas (RPU) yang dimiliki Kota Batam. Saat ini ada dua RPU yang aktif salah satunya dimiliki MUI Batam.

“Sebenarnya yang lebih potensial untuk nambah PAD adalah RPU, setiap harinya ada 40 ribu ayam yang dipotong,” tambahnya.

Dia mengakui untuk mengkover pemotongan 40 ribu ekor unggas tersebut, Batam membutuhkan sedikitnya tiga RPU lagi. “Jika ini terealisasi kita bisa sumbangkan PAD hingga Rp12 miliar untuk PAD setiap tahunnya,” imbuh Mardanis.

Maka dari itu, pihaknya juga tengah menyusun Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur pemotongan unggas.

“Tak ada lagi potong di pasar, semua harus di RPU,” tutupnya.

10 October 2017

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Laode Muhammad Syarif mengapresiasi hasil penelitian yang dilakukan United Nations Convention Against Corruption (UNCAC).

Dalam penelitian yang dilakukan UNCAC, KPK sebagai lembaga pemberantasan korupsi mendapatkan predikat best practices. Laode pun berharap Undang-Undang KPK sebagai dasar hukum KPK dalam bertindak tidak diubah.

"Kelembagaan KPK itu oleh review-nya dianggap best practices di dunia. Jadi yang diubah jangan Undang-Undang KPK, tapi Undang-Undang Tipikornya. Jadi mana yang gatal, mana yang digaruk, ini beda," kata Laode dalam jumpa pers bersama delegasi UNCAC di Hotel Four Points, Jakarta, Senin (9/10/2017).

Laode menyinggung soal langkah pemerintah dan DPR yang beberapa kali mencoba melakukan revisi terhadap Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK. Upaya revisi beberapa kali mencuat, namun akhirnya batal karena mendapat penolakan publik.

"Kalau internasional memuji kita best practices, itu lembaga KPK-nya. Tapi yang mau diubah (undang-undang) KPK-nya malah. Itu yang salah menurut saya," ujar Laode. 

Di sisi lain, Laode menyebut adanya sejumlah rekomendasi yang disampaikan UNCAC untuk memperbaiki sistem pemberantasan korupsi di Indonesia.

Rekomendasi itu antara lain yakni perbaikan Undang-Undang Tipikor, KUHP dan KUHAP. Namun, rekomendasi ini justru tidak dijalankan oleh pemerintah dan DPR.

"Drafnya sudah ada di DPR. Cuma enggak masuk prolegnas. Jadi itu enggak dijadikan prioritas, padahal itu seharusnya prioritas," ucap Laode.

Thailand harus mengakui keunggulan timnas U-19 Indonesia dalam laga uji coba di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat, Minggu (8/10/2017).

Timnas U-19 Indonesia berhasil menumbangkan Thailand dengan skor 3-0.

Selepas pertandingan, pelatih Thailand, Marc Alavedra Palacios, mengatakan, secara permainan, anak-anak asuhnya bermain baik.

Terlihat timnas U-19 hanya mampu mencetak gol pada menit ke-43 lewat Witan Sulaeman.

Itu pun hasil dari memanfaatkan blunder dari kiper Thailand, Suthipong Pisanbub. 

Pada babak kedua, Marc mencoba mengganti hampir semua pemainnya.

Sayangnya, niat untuk menyamakan kedudukan pasukan Gajah Perang gagal.

Malah, Thailand merasakan dua gol tambahan dari timnas U-19 Indonesia lewat Syahrian Abimanyu dan Saddil Ramdani.

"Ini sepak bola, permasalahan blunder dari kiper kami bisa saja terjadi," tutur Marc.

"Namun, ini hanya pertandingan persahabatan dan saya memang sengaja untuk mengganti banyak pemain di babak kedua, tetapi tidak terlalu bagus," kata Marc.

Marc memang membawa sekitar 15 pemain baru untuk menghadapi timnas U-19.

Beberapa pemain yang membawa Thailand juara Piala AFF U-19 ditinggalkan.

"Bagi saya, pertandingan ini hanya untuk melihat permainan dari pemain-pemain baru," kata Marc.

Terkait suporter di Indonesia, Marc sangat memujinya. Ia menilai, dukungan dari suporter Indonesia sangat bagus.

"Saya ucapkan selamat atas kemenangan Indonesia," ujar Marc.

"Rakyat Indonesia memberikan suasana yang sangat bagus selama pertandingan," katanya. 

Hari jadi Tentara Nasional Indonesia (TNI) diperingati setiap tanggal 5 Oktober. Tanggal ini memiliki sejarah panjang di awal masa kemerdekaan.

Sebelum kemerdekaan, ada nama Koninklijke Nederlands(ch)-Indische Leger (KNIL) dan juga Pembela Tanah Air (PETA). KNIL merupakan tentara kerajaan Hindia-Belanda yang dibentuk ketika Perang Diponegoro berlangsung. Sementara PETA dibentuk pemerintahan Jepang yang dibentuk untuk melawan tentara sekutu pada tahun 1943.

Pada 14 Februari 1945, Komandan Pleton (Sodancho) PETA Supriyadi (Soeprijadi) memimpin pemberontakan untuk melawan tentara Jepang di Blitar. Supriyadi sempat meminta pendapat Sukarno sebelum melakukan pemberontakan.

"Apa yang tidak diketahui orang sampai sekarang ialah bahwa Sukarno sendiri tersangkut dalam pemberontakan ini. Bagi orang Jepang, maka pemberontakan PETA merupakan suatu peristiwa yang tidak diduga sama sekali. Akan tetapi bagi Sukarno tidak. Aku telah mengetahui sebelumnya. Ingatlah bahwa rumahku di Blitar," kata Sukarno dalam buku Penyambung Lidah Rakyat Indonesia yang ditulis Cindy Adams. 

Sukarno kala itu merupakan pemimpin dari Putera (Pusat Tenaga Rakyat). Namun waktu itu Sukarno meminta Supriyadi dkk untuk mempertimbangkan dampak yang mungkin terjadi. Tetapi Supriyadi tetap memimpin pemberontakan yang berujung pada penangkapan sejumlah pimpinan PETA oleh tentara Jepang.

Supriyadi menghilang setelah pemberontakan itu. Hingga kini nasib Supriyadi masih menjadi misteri.

Setelah Proklamasi Kemerdekaan pemerintah membentuk Badan Keamanan Rakyat (BKR) pada 23 Agustus 1945. Setelah itu secara bertahap dibentuklah BKR Darat, BKR Laut, dan BKR Udara.

BKR memiliki kepengurusan di pusat dan sejumlah daerah. Tetapi ada pula daerah yang menolak dibentuk BKR dan akhirnya membuat lembaga serupa dengan penamaan sendiri.

Akhirnya pada 5 Oktober 1945, Maklumat Pemerintah mengubah BKR menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR) yang juga memasukkan para mantan anggota PETA. BKR Darat, Laut, dan Udara secara bertahap juga menyesuaikan penamannya.

Nama TKR sempat diubah menjadi Tentara Keselamatan Rakyat. Tetapi kemudian mengalami perubahan lagi menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI) pada tahun 1946.

Presiden Sukarno kemudian mengubah lagi nama TRI menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada 3 Juni 1947. TNI merupakan gabungan dari TRI dan tentara elemen-elemen rakyat lainnya.

Jenderal Soedirman kemudian ditunjuk menjadi Panglima Besar pertama TNI. Meski nama TNI baru diberikan pada tanggal 3 Juni 1947, namun hari lahir kesatuan tersebut tetap diperingati setiap 5 Oktober.

04 October 2017

Maskapai penerbangan berbiaya murah atau Low Cost Carrier (LCC) Citilink akan memindahkan seluruh aktivitas penerbangan ke Terminal 2, Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng. Saat ini Citilink beroperasi di Terminal 1C Bandara Soekarno Hatta.

Direktur Utama Citilink Indonesia, Juliandra Nurtjahjo mengungkapkan, perpindahan tersebut akan dilakukan setelah maskapai penerbangan internasional seluruhnya dipindahkan ke Terminal 3 pada akhir tahun 2017.

"Sedang menyiapkan segala sesuatu karena kami harus koordinasi dengan Angkasa Pura, jadi ini melihat kesiapan terminal 3 internasional," ungkap Juliandra usai konferensi pers di Hotel Raffles.

Menurutnya, waktu perpindahan terminal Citilink mengikuti kesiapan Angkasa Pura dalam memindahkan seluruh maskapai penerbangan internasional ke Terminal 3.

"Kami akan mengikuti time frame-nya Angkasa Pura," kata Juliandra. Juliandra mengatakan, ke depan Citilink akan menempati Terminal 2D dan pihaknya akan membuat fasilitas ruang tunggu penumpang dengan konsep digital untuk memberikan pelayanan baru kepada penumpang.

"Sekarang konsepnya digital,  kami akan membuat digital lounge. Kami ingin beda dengan yang lain," paparnya.

Dalam membuat fasilitas ruang tunggu digital, Citilink bekerja sama dengan salah satu pelaku industri e-commerce yakni JD.ID yang merupakan anak perusahaan dagang online dari China, JD.com.

Dalam ruang tunggu tersebut, Citilink dan JD.ID akan menyediakan spot belanja online yang bisa digunakan oleh penumpang sambil menunggu waktu penerbangan.

02 October 2017

Tanggal 2 Oktober yang ditetapkan sebagai Hari Batik Nasional berawal dari penetapan batik oleh UNESCO, sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity). Pemilihan Hari Batik Nasional pada 2 Oktober berdasarkan keputusan UNESCO yaitu Badan PBB yang membidangi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan, yang secara resmi mengakui batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia. UNESCO memasukkan batik dalam Daftar Representatif Budaya Tak benda Warisan Manusia. Pengakuan terhadap batik merupakan pengakuan internasional terhadap budaya Indonesia, seperti dilansir dari Wikipedia. Setelah penetapan itu, maka Indonesia memperingatinya sebagai Hari Batik Nasional. Ini juga dikuatkan dengan Keputusan Presiden Nomor 33 Tahun 2009. Di dunia luar, batik pertama kali diperkenalkan oleh Presiden Suharto, saat mengikuti konferensi PBB. Meskipun demikian, diakuinya batik sebagai warisan budaya Indonesia oleh dunia, tidak serta merta diperoleh. Batik sempat hampir ditinggalkan oleh masyarakat, termasuk generasi muda. Hingga akhirnya, batik hampir saja diklaim oleh Malaysia. Saat itulah seolah masyarakat menjadi tersadar, bahwa batik adalah warisan leluhur yang harus dilestarikan. Menghadapi persoalan itu, Pemerintah Indonesia tak tinggal diam. Tahun 2008, pemerintah mendaftarkan batik ke dalam jajaran daftar Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi UNESCO. Setelah diterima secara resmi pada 9 Januari 2009, beberapa bulan kemudian, tepatnya pada 2 Oktober 2009, UNESCO mengukuhkan batik Indonesia dalam daftar Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi, di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Batik berhasil diakui dunia internasional sebagai warisan budaya asli Indonesia, di bawah pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Saat ini, batik telah menjadi bagian sehari-hari kehidupan masyarakat Indonesia. Modelnya juga sudah beragam dan mengikuti tren fashion kekinian. Jika dulu warna batik hanya identik dengan coklat dan hitam, maka kini berbagai kombinasi warna-warna lain seperti ungu, merah, hijau hingga kuning, sudah dapat dengan mudah ditemui. Jenis batik pun beragam dan berbeda-beda di hampir tiap provinsi di Indonesia. Mereka mempunyai motif, kreatif, yang menjadi ciri khas dari batik itu sendiri. Buat kamu jangan lupa ya hari ini buat pakai batik untuk beraktivitas.... Selamat Hari Batik Nasional

Page 1 of 3

Tentang Kami