Live Streaming
Page 1 of 6

sumber : tempo.co

Rama ShintaAnthony Sinisuka Ginting berhasil mengalahkan Jonatan Christie di babak kedua turnamen bulu tangkis Fuzhou China Open 2018 di Fuchou, Cina, Kamis, 8 November 2018. Pertarungan antara dua pemain Indonesia itu berlangsung ketat salam 1 jam 1 menit dan berakhir dengan skor 22-20, 20-22, 21-11.

Kemenangan itu tak terlalu mengejutkan. Anthony saat ini memang unggul peringkat dari Jonatan, 7 berbanding 12. Kini ia pun memimpin skor pertemuan antara keduanya menjadi 2-1.

Di babak perempat final, Jumat, Anthony, yang menjadi unggulan kedelapan, akan menghadapi Shi Yuqi, unggulan kedua asal Cina. Sebelumnya, mampu mengalahkan Kazumasa Sakai (Jepang) dengan skor 21-10, 21-17.

Laga perempta final nanti akan jadi tantangan berat bagi Anthony. Dalam tiga pertemuan sebelumnya ia tak pernah bisa mengalahkan Shi Yuqi.

Pada pertandingan China Open 2018 lainnya, pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir juga berhasil melaju ke permepat final. Pasangan yang jadi unggulan ketiga itu mengalahkan Kim Hwi Tae/Kim Hye Jeong (Korea) dengan skor 21-4, 21-15.

sumber : tempo.co

Rama Shinta - Timnas Indonesia akan menghadapi Singapura dalam laga pembuka Grup B turnamen sepak bola Piala AFF 2018 atau AFF Suzuki Cup 2018 di Stadion Nasional, Singapura, Jumat, 9 November 2018. Pertandingan akan berlangsung mulai pukul 19.00 WIB dan disiarkan RCTI.

Laga ini diprediksi Bima Sakti, pelatih Indonesia, akan berlangsung ketat. Ia menilai tim asuhan Fandi Ahmad itu semakin membaik dari tahun ke tahun. "Tim Singapura saat ini lebih kuat dengan penyerang dan organisasi tim yang bagus, serta transisi bertahan-menyerang yang baik," ujar Bima.

Untuk persiapan Piala AFF, Fandi pun telah melaksanakan program pemusatan latihan di Osaka, Jepang, selama dua minggu. Meski hasil-hasil latih tanding di sana dinilainya tidak terlalu bagus, Fandi menganggap timnya sudah membangun sebuah kemajuan.

 

Fandi yang baru pertama kali melatih di Piala AFF juga tidak segan meletakkan kepercayaan kepada nama-nama muda ke skuat nasional Singapura, seperti Ihsan Fandi (20 tahun) yang sudah mencetak tiga gol dari delapan laga untuk Singapura. Ihsan merupakan anak dari Fandi Ahmad, sama seperti Irfan Fandi, bek yang baru berumur 21 tahun pada 13 Agustus 2018.

Bima Sakti, yang baru ditunjuk menggantikan Luis Milla, juga tak berbeda. Timnya saat ini bahkan didominasi para pemain yang tampil U-23 yang tampild di Asian Games 2018.

Menjelang laga ini, Timnas Indonesia melakukan tiga laga persahabatan resmi FIFAdengan torehan dua kali menang dan sekali seri. Dalam rentang itu, anak-anak asuhnya menciptakan lima gol serta hanya sekali kebobolan.
Singapura sendiri, yang ditangani Fandi Ahmad sejak Mei 2018, selalu menang dalam tiga pertandingan terakhirnya. Mereka membuat enam gol dan kebobolan satu gol.

Dalam pertemuan sebelumnya, pertemuan Indonesia dan Singapura selalu berlangsung ketat. Pada babak grup Piala AFF 2016 Indonesia kebobolan lebih dahulu tapi akhirnya menang 2-1 berkat gol Andik Vermansah (62) dan Stefano Lilipaly (85). Empat tahun sebelumnya , pada Piala AFF 2012, Indonesia juga menang 1-0 berka gol Andik.

Pada AFF 2008, Indonesia malah kalah 0-2 dari Singapura, sementara Piala AFF 2007 bermain imbang 2-2. Total, dari delapan kali pertemuan di Piala AFF, Indonesia hanya menang dua kali dari Singapura dan mengalami empat kekalahan. Yang mungkin menyakitkan, dua dari empat kekalahan itu terjadi ketika Indonesia ditaklukkan Singapura di laga kandang-tandang final Piala AFF 2004.

Singapura telah empat kali menjuarai Piala AFF, sedangkan Indonesia masih memburu gelar yang pertama.

Di laga ini, Indonesia akan mengandalkan tusukan sayap. Kami memiliki pemain-pemain yang bagus di sayap. Mereka akan membantu kami membuat lebih banyak serangan di laga besok," ujar Bima Sakti.

Indonesia memiliki empat pemain sayap yakni Andik Vermansah, Irfan Jaya, Febri Hariyadi dan Riko Simanjutak. Meski demikian, Bima menegaskan bahwa skuatnya tidak bergantung dengan satu-dua pemain karena dirinya memiliki 23 pemain yang semuanya bisa memberikan kontribusi. Semua nama di timnas Indonesia, lanjut pelatih berusia 42 tahun itu, penting di setiap pertandingan. "Bagi saya, semua pemain adalah tim inti. Seluruh pemain penting untuk laga besok kontra Singapura," tutur Bima.

 

Fandi Ahamd, yang pernah melatih klub Indonesia Pelita Jaya, menyadari ancaman sayap itu. "Ketika Indonesia bertahan, biasanya ada pemain sayap mereka tidak terlalu mundur ke pertahanan. Ini yang bakal membuat kami sulit melakukan transisi dari menyerang ke bertahan. Kami harus hati-hati dengan itu dan mesti tetap kompak demi menghentikan pergerakan pemain lawan," kata Fandi.

Bahkan Fandi tak segan memberikan pujian kepada salah satu sayap Indonesia, Febri Hariyadi. Setengah bercanda, dia mengatakan timnya "membutuhkan polisi" untuk menghentikan pergerakan Febri.

Pendapat setengah bercanda itu tidak dikeluarkan Fandi begitu saja. Febri Hariyadi memang sempat membuat skuatnya menderita ketika timnas U-23 Indonesia bersua Singapura dalam pertandingan persahabatan di Singapura, Maret 2018. Saat itu, Febri membuat satu gol dan dua "assist" untuk membawa Indonesia menang dengan skor 3-0.

"Sulit untuk mengawalnya. Dia pemain yang sangat bagus. Yang bisa kami lakukan untuk laga besok adalah menjalankan rencana permainan dengan disiplin," tutur Fandi.

Timnas Indonesia membutuhkan tiga poin di laga ini guna memuluskan jalan lolos dari Grup B AFF Suzuki Cup, yang juga diisi Timor Leste, Filipina dan juara bertahan Thailand.

sumber : tempo.co

Rama Shinta - Tim Indonesia berhasil memastikan tiket ke semifinal beregu kejuaraan dunia bulu tangkis atau BWF World Junior Championships 2018. Indonesia lolos usai menghentikan Denmark dengan skor 3-0 dalam pertandingan di Ontario, Kanada, Kamis waktu setempat.

Adalah pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menjadi penentu kemenangan merah putih. Mereka mengalahkan Rasmus Esperen/Sebastian Gronbjerg dalam dua game langsung 21-14 dan 21-14.

Dari awal game dimulai, Leo/Daniel berhasil menguasai lawan dan terus mengontrol permainan. Dalam 32 menit, Leo/Daniel akhirnya sukses membungkus kemenangan. “Lawan tadi mereka no lobnya bagus. Susah-susah gampang lah kalau tadi,” kata Leo usai bertanding.

Daniel menambahkan, “Tadi percaya diri aja pas di lapangan, yang penting yakin. Kan main beregu, jadi kekuatannya berasa lebih.”

Sebelum Leo/Daniel, dua wakil yang menyumbangkan poin ialah Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay.

Lolos ke semifinal, Indonesia akan berhadapan dengan Korea. Korea sebelumnya menang 3-1 dari India. Tim lain yang juga ke semifinal ialah Cina dengan Jepang.

 

Berikut hasil sementara pertandingan Indonesia melawan Denmark di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis:


(Ganda Campuran) Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Daniel Lundgaard/Amalie Magelund: 21-12, 20-22, 21-17

(Tunggal Putra) Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay vs Magnus Johannesen: 21-13, 21-11

(Ganda Putra) Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin vs Rasmus Esperen/Sebastian Gronbjerg: 21-14, 21-14

(Tunggal Putri) Putri Kusuma Wardani vs Line Christophersen

(Ganda Putri) Ribka Sugiarto/Febriana Dwipuji Kusuma vs Amalie Magelund/Freja Ravn.

sumber : kompas.com

Rama Shinta - Indonesia berhasil mendulang tujuh medali emas pada hari pertama Kejuaraan Gulat Asia Tenggara 2018 yang digelar di Manila, Filipina, Rabu (7/11/2018).

Kontingen Merah Putih menurunkan sembilan pegulat untuk bertanding di hari pertama dan seluruhnya berhasil lolos ke final.

Kesembilan pegulat yang lolos ke final tersebut berhasil mempersembahkan tujuh medali emas, satu perak, dan satu perunggu.

Medali emas diraih Mutiara Ayuningtyas di gaya bebas kelas 59 kg putri, Nastrusnicu Roxana Andrea di gaya bebas kelas 72 kg putri, Puji Prastyo di gaya bebas kelas 57 kg putra, Arif Suro Dinoyo di gaya grego kelas 72 kg, Lulut Gilang di gaya grego kelas 82 kg, Agus Faajar di gaya grego kelas 87 kg, dan Fahriansyah di gaya bebas kelas 86 kg putra.

Mutiara Ayuningtyas, Lulut Gilang dan Fahriansyah adalah tiga di antara 18 pegulat yang membela Indonesia di Asian Games 2018. Sejak awal, mereka memang diharapkan membawa pulang medali emas dari lima yang ditargetkan.

Kejutan dilakukan Nastrusnicu Roxana Andreea, mantan anggota timnas Gulat Rumania yang sudah menjadi WNI dan tinggal di Banjarmasin, Kalsel.

Walau baru berlatih lagi setelah terakhir tampil di PON 2016 dan merebut medali emas kelas 76 kg, Roxana Andreea mampu meraih medali emas di kejuaraan senior yang diikuti juga pegulat Australia ini.

Satu medali perak disumbangkan Aifiya Kurniawati di gaya bebas kelas 65 kg putri, sedangkan satu perunggu direbut Shintia Eka Arfenda dari gaya bebas kelas 55 kg putri.

"Masih ada harapan menambah medali emas dari empat pegulat yang baru akan bertanding besok," ungkap pelatih sekaligus manajer tim Indonesia, Fathur Rahman, dari Manila, Rabu (7/11) sore.

Indonesia menerjunkan 13 pegulat di event Southeast Asian Senior Wrestling and Grappling Championship 2018 ini. Kejuaraan ini dilangsungkan di Manila hingga 10 November nanti.

Ke-13 pegulat terdiri dari sembilan putra dan empat putri yang berasal dari Pengprov PGSI Jatim (10) dan Pengprov PGSU Kalsel (3).

Kini, masih ada empat pegulat lagi yang masih berkesempatan meraih medali. Yakni, Supriono, Abdul Rochim, Dimas Septo Anugraha, dan Muhammad Adam Risqa.

"Kita masih merajai di tingkat Asia Tenggara," komentar Gusti Randa, Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PP PGSI yang turut menyaksikan event ini.

Event Southeast Asian Senior Wrestling and Grappling Championship 2018 ini bisa dikategorikan sebagai salah satu arena pemanasan bagi para pegulat Asia Tenggara sebelum berkompetisi secara resmi di multi-event SEA Games2019, Filipina.

sumber : detik.com

Rama Shinta - Anthony Sinisuka Ginting tak merisaukan pertemuan denganJonatan Christie di babak kedua Fuzhou China Terbuka 2018. Dia berfokus kepada diri sendiri. 

Anthony harus berebut tiket babak perempatfinal dengan rekan sesama pelatnas, Jonatan. Itu setelah dia menumbangkan Chong Wei Feng dari malaysia pada babak pertama turnamen BWF Super 750 itu dengan skor 21-11, 21-14 di Haixia Olympic Sports Center, Rabu (7/11/2018).

Menyusul Jonatan yang sudah lebih dulu menuai kemenangan lebih dulu di babak pertama. Jojo, sapaan karib Jonatan, mengalahkan wakil India, Prannoy H.S., dengan skor 21-11, 21-14. 

Anthony merespons secara positif. Meski dipastikan bakal kehilangan satu wakil, namun minimal Indonesia sudah menempatkan satu pemainnya dari sektor tunggal putra di perempatfinal.

"Kalau bertemu sesama pemain Indonesia kan setidaknya satu wakil tunggal putra Indonesia sudah pasti ke perempatfinal," kata Anthony dalam rilis PBSI.

Merujuk head to head Anthony dan Jonatan, laga itu diprediksi bakal seru. Mereka saling mengalahkan. Anthony menang atas Jonatan di Korea Terbuka dengan skor 21-13, 19-21, dan 22-20. Sebelumnya, Anthony kalah di Malaysia Terbuka. 

"Menang di pertemuan terakhir bukan jaminan akan menang lagi. Saya lebih fokus ke diri saya. Semoga bisa jaga fokus ke diri saya," ujar dia.

sumber : detik.com

Rama Shinta - Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan lolos ke babak kedua Fuzhou China Terbuka 2018. Mereka melaju usai melewati duel ketat tiga gim melawan wakil tuan rumah.

Bertanding di Haixia Olympic Sports Center, Rabu (7/11/2018), Ahsan/Hendra mendapat perlawanan ketat dari pasangan China, Huang Kaixiang/Wang Zekang. Sempat kehilangan gim pertama lebih dulu, Ahsan/Hendra akhirnya menang 17-21, 21-15, 21-19.

Ahsan/Hendra sempat ada dalam posisi kritis saat tertinggal 16-19 di gim penentuan. Namun pasangan ganda putra juara dunia tahun 2015 itu merebut lima angka beruntun untuk mengunci kemenangan.

"Intinya jangan menyerah dulu, usaha terus dapat satu demi satu poin. Selain itu, coba main di pola kami sendiri, jangan terbawa pola main mereka, diatur polanya," kata Hendra kepada badmintonindonesia.org.

Di babak kedua, Ahsan/Hendra akan menghadapi unggulan keempat asal Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda.

Nomor ganda putra juga meloloskan Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso. Mereka juga harus melewati duel ketat sepanjang tiga gim untuk lolos ke babak kedua.

Wahyu/Ade menaklukkan Kittinupong Kedren/Dechapol Puavaranukroh dengan skor ketat 21-15, 21-23, 21-17. Mereka selanjutnya akan menghadapi Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty.

sumber : detik.com

Rama Shinta - Indonesia membawa pulang tiga emas dari Kejuaraan Dunia Angkat Besi di Turkmenistan. Jadi pahlawan Merah Putih adalah Eko Yuli Irawan.

Pada babak final kelas 61 kg di Ashgabat, Sabtu (3/11/2018) malam WIB, Eko berhasil mencatatkan total angkatan clean & jerk sebesar 174 kg yang merupakan rekor dunia baru. Angkatan itu didapat di kesempatan ketiganya setelah Eko mencatatkan 165 kg dan 170 kg.

Dia mengalahkan dua pesaingnya asal China, Li Fabin yang meraih perak dan Quin Fulin yang meraih perunggu. Di angkatan snatch sebelumnya, Eko mencatatkan angka 143 kg.

Jika ditotal, maka Eko Yuli mencatatkan angka 317 kg yang juga merupakan rekor dunia baru. Itu artinya Eko Yuli tiga kali memecahkan rekor dunia di ajang kali ini yakni clean & jerk di angka 173 kg lalu dua kali di total angkatan, yakni 313 kg dan 317 kg.

"Saya sangat senang menjadi juara dunia untuk pertama kalinya dan inilah performa yang saya harapkan," ujar Eko Yuli usai perlombaan seperti dikutip situs resmi federasi angka besi dunia.

Wajar Eko merasa senang bukan main usai kemenangan ini mengingat sebelumnya dia selalu gagal meraih emas dan cuma mentok di medali perak atau perunggu.

Medali emas ini jadi modal berharga Eko menatap Olimpiade 2020 mengingat kejuaraan dunia ini adalah kualifikasi menuju ke sana. Ditambah lagi, Eko begitu berhasrat meraih emas pertama di Olimpiade setelah sekali meraih perak dan dua kali perunggu.

sumber : detik.com

Rama Shinta - Widari mempersembahkan medali emas Kejuaraan Dunia Angkat Berat 2018. Dia menjadi yang terbaik di kelas 47 kg. 

Indonesia meraih emas kedua di 39th World Open Powerlifting Championship 2018, di Halmstad, Swedia. Setelah Sri Hartati menjadi juara dunia di kelas -57 kg, Widari pun menjadi yang terbaik pada kelas 47 kg. 

Widari berhasil menggenggam dua medali emas dari kelas 47 kg dalam persaingan Rabu (7/11). Dua emas itu diperoleh Widari dari angkatan bench press seberat 141 kg, yang juga masuk dalam rekor dunia. Emas kedua diraih dari angkatan dead lift dengan beban seberat 175 kg.


Atlet berusia 27 tahun itu mendapat medali perak dari total angkatannya 476 kg, setelah tak berhasil di angkatan squat dengan catatan 160 kg.

Sementara di level putra, Viki Aryanto di kelas 66 kg dan Doni Meiyanto di kelas -74 kg tak berhasil mempersembahkan medali. Viki finis di peringkat keempat, sedangkan Doni diskualifikasi.

Kabidbinpres PB PABBSI, Alamsyah Wijaya, mengapresiasi kerja keras para lifter meskipun tak akan dipertandingkan di olimpiade. Berbeda dengan angkat besi yang dipertandingkan di olimpiade.

"Angkat berat itu tradisinya memang kejuaraan dunia. Dia pembinaannya tetap jalan di daerah cuma pelatnas tak ada karena gak ada multieventnya," kata Alamsyah dalam sambungan telepon dengan pewarta Rabu (7/11/2018).

Namun untuk pembinaannya justru lebih baik karena daerah disebut Alamsyah sangat antusias.

"Kebetulan angkat berat main di Pekan Olahraga Nasional (PON) jadi pelatdanya ada. Selain itu angkat berat cenderung dinamis karena karakter atletnya bisa sampai usia 40-an. Jadi secara teknis tak ada masalah. Sejauh ini peran PB hanya kebijakannya," ujar dia.

sumber : tribunnews.com

Rama Shinta - Empat unggulan utama Grup E - Grup H Liga Champions berhasil memimpin klasemen di grupnya masing-masing setelah menyelesaikan matchday 4 yang berlangsung Rabu (7/11/2018) atau Kamis dini hari WIB.

Bayern Muenchen memuncaki klasemen Grup E seusai menang 2-0 atas AEK Athena.

Dengan koleksi 10 poin, mereka hanya butuh hasil imbang dari dua laga sisa melawan Ajax Amsterdam dan Benfica untuk memastikan diri lolos.

 

Tambahan satu poin juga dibutuhkan Manchester City dari dua laga sisa seusai menang telak 6-0 atas Shakhtar Donetsk.

Dengan koleksi 9 poin berada di puncak klasemen dengan keunggulan tiga angka atas Olympique Lyon dan enam poin atas Hoffenheim.

Persaingan ketat terjadi di Grup G. Sama-sama mengoleksi 9 poin, Real Madrid hanya unggul selisih gol atas AS Roma.

Namun, sepertinya Bayern Muenchen dan Man City, Real Madrid juga cuma butuh hasil imbang untuk memastikan lolos.

Pada dua laga sisa, sang juara bertahan akan berhadapan dengan AS Roma dan CSKA Moskva - klub yang sempat membuat kejutan dengan mengalahkan mereka.

Sementara itu, Juventus membuang kesempatan untuk bisa lolos ke babak 16 besar mengikuti Barcelona.

Sempat unggul hingga menit-menit akhir laga, Cristiano Ronaldo dkk takluk 1-2 dari Manchester United di kandang sendiri.

Kendati demikian, Juventus tetap kokoh di puncak klasemen dengan 9 poin diikuti Man United dengan selisih dua angka.

Pada dua laga sisa, Juventus akan berhadapan dengan Valencia dan Young Boys.

 

Berikut hasil pertandingan dan klasemen sementara Liga Champions :

Hasil Liga Champions, Rabu (7/11/2018) :

 

Grup E

Benfica 1-1 Ajax Amsterdam (Jonas, 29'; Dusan Tadic, 61')

Bayern Muenchen 2-0 AEK Athena (Robert Lewandowski, 31'-pen, 71')

Klasemen

1. Bayern Muenchen ------------ 4-3-1-0-(7-1)-10
2. Ajax Amsterdam -------------- 4-2-2-0-(6-2)--8
3. Benfica --------------------------- 4-1-1-2-(4-6)--4
4. AEK Athens --------------------- 4-0-0-4-(2-10)-0

 

Grup F

Manchester City 6-0 Shakthar Donetsk (David Silva, 13', Gabriel Jesus, 24'-penalti, 72'-penalti, 90+2', Raheem Sterling, 49', Riyad Mahrez, 84')

Olympique Lyon 2-2 TSG Hoffenheim (Nabil Fekir, 19', Tanguy Ndombele, 28'; Andrej Kramaric, 65', Pavel Kaderabek, 90+2')

Klasemen

1. Manchester City ------------- 4-3-0-1-(12-3)-9
2. Olympique Lyon ------------- 4-1-3-0-(9-8)--6
3. Hoffenheim ------------------- 4-0-3-1-(8-9)--3
4. Shakhtar Donetsk ----------- 4-0-2-2-(4-13)-2

 

Grup G

CSKA Moskwa 1-2 AS Roma (Arnor Sigurdsson, 50'; Kostas Manolas, 4', Lorenzo Pellegrini, 59')

Viktoria Plzen 0-5 Real Madrid (Karim Benzema, 21', 37', Casemiro, 23', Gareth Bale, 40', Toni Kroos, 67')

Klasemen

1. AS Roma ------------------------ 4-3-0-1-(10-4)-9
2. Real Madrid ------------------- 4-3-0-1-(10-2)-9
3. CSKA Moskva ----------------- 4-1-1-2-(4-7)--4
4. Viktoria Plzen ----------------- 4-0-1-3-(3-14)-1

 

Grup H

Valencia 3-1 Young Boys (Santi Mina, 14', 42'; Carlos Soler, 56')

Juventus 1-2 Manchester United (Cristiano Ronaldo, 65'; Juan Mata, 86', Leonardo Bonucci, 90'-gol bunuh diri)

Klasemen

1. Juventus -------------------------- 4-3-0-1-(7-2)--9
2. Manchester United ----------- 4-2-1-1-(5-2)--7
3. Valencia --------------------------- 4-1-2-1-(4-4)--5
4. Young Boys ---------------------- 4-0-1-3-(2-10)-1

sumber : kompas.com

Rama Shinta - Tim junior Indonesia sukses menyapu bersih kemenangan 5-0 atas Austria di babak penyisihan grup H BWF World Junior Championships 2018. Pasangan ganda putri, Ribka Sugiarto/Febriana Dwipuji Kusuma menjadi wakil yang menutup kemenangan Indonesia. Ribka/Febriana menang 21-10 dan 21-12 dari Serena Au Yeong/Raphaela Winkler.

“Alhamdulillah kami bisa menyumbang poin. Tadi mainnya langsung enak dan lapangannya juga enak. Bolanya stabil. Kami tidak mendapat kesulitan yang berarti,” kata Ribka usai laganya di Markham Pan Am Center, Ontario, Kanada, Senin (5/11). “Lawan hari ini belum terlalu sulit. Kami juga siap jika harus diturunkan lagi memperkuat tim,” imbuh Febriana.

Indonesia belum mendapat perlawanan yang ketat dari lawannya kali ini. Kelima wakil yang diturunkan berhasil memastikan kemenangannya dalam dua game langsung.

Selanjutnya, Indonesia akan melakoni laga penyisihan grup berikutnya, melawan Makau. Pertandingan akan berlangsung pukul 19.00 waktu setempat. Indonesia yang merupakan unggulan dua, masih diunggulkan untuk menang.

Berikut hasil sementara pertandingan Indonesia melawan Austria (2-0):

Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Kilian Meusburger/Serena Au Yeong: 21-9, 21-11Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay vs Nicolas Rudolf: 21-12, 21-8

Putri Kusuma Wardani vs Raphaela Winker: 21-10, 21-8

Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin vs Kilian Meusburger/Nicolas Rudolf: 21-15, 21-13

Ribka Sugiarto/Febriana Dwipuji Kusuma vs Serena Au Yeong/Raphaela Winkler: 21-10, 21-12

 

 
Page 1 of 6

Tentang Kami