Live Streaming
Page 1 of 14
09 November 2018

sumber : detik.com

Rama Shinta - Pencarian korban Lion Air PK-LQP masih dilanjutkan. Total 231 personel dikerahkan pada hari ke-12 proses evakuasi.

Berdasarkan pengumuman dari Basarnas di Terminal JICT 2, Tanjung Priok, Jumat (9/11/2018), 231 personel gabungan tersebut terdiri atas 201 personel Basarnas dan 30 orang dari DVI Polri. Jumlah tersebut sudah termasuk tim penyelam Basarnas. Hari ini, Basarnas mengerahkan 41 penyelam.

Selain personel gabungan, sejumlah kapal dikerahkan di hari ke-12 proses pencarian Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 rute Jakarta-Pangkalpinang itu. Total ada 14 kapal laut.

Selain kapal laut, 2 helikopter dikerahkan untuk pencarian via udara. Di darat, 9 unit ambulans bersiaga.

Dari catatan Basarnas, sudah ada 195 kantong jenazah yang diserahkan ke DVI Polri. Jumlah tersebut dikumpulkan sejak pencarian pertama kali dilakukan, yakni dari 29 Oktober hingga 8 November kemarin.

09 November 2018

sumber : kompas.com

Rama Shinta - Negara-negara ASEAN sedang membahas dan berupaya mencapai pandangan bersama (collective outlook) tentang konsep Indo- Pasifik. Hal itu dikatakan Direktur Kerja Sama Eksternal ASEAN Kementerian Luar Negeri RI Benny Siahaan.

"ASEAN sedang membahas suatu konsep bersama tentang Indo-Pasifik dan bisa dikatakan sudah cukup maju, sudah sekitar 90 persen. Collective outlook ASEAN on Indo-Pacific itu sedang dibahas di tingkat pejabat tinggi dan sudah mengerucut, tetapi belum menjadi posisi ASEAN," ujar Benny di Jakarta, Kamis (8/11/2018), seperti dilansir Antara.

Menurut Benny, konsep geopolitik Indo-Pasifik yang dibawa Indonesia akan menjadi konsep bersama ASEAN tentang Indo-Pasifik.

Posisi bersama negara-negara anggota ASEAN terhadap konsep Indo-Pasifik tersebut akan dimasukkan ke dalam dokumen hasil Pernyataan Bersama Pemimpin ASEAN pada KTT ASEAN ke-33 di Singapura. KTT ASEAN akan digelar 11-15 November. 

"Presiden Jokowi akan sampaikan tentang Indo-Pasifik, dan akan dimasukkan di 'Joint Statement' ASEAN," ucapnya.

Selanjutnya, pandangan bersama ASEAN tentang Indo-Pasifik itu juga akan dibahas dalam kerangka KTT Asia Timur (East Asia Summit/EAS).

"Untuk pertama kalinya konsep itu akan dibahas dalam kerangka EAS. Presiden Jokowi akan sampaikan tentang (pandangan bersama ASEAN terkait) Indo-Pasifik itu di EAS," kata Benny.

Dia menambahkan, pemerintah Indonesia berharap negara anggota EAS dapat mendukung pendekatan ASEAN untuk mewujudkan kawasan Indo-Pasifik, yakni kawasan di lingkar Samudera Hindia dan Samudera Pasifik, yang damai, stabil dan sejahtera.

"Tentunya dalam hal ini kita berharap agar negara-negara anggota EAS mendukung approach ASEAN dalam mengupayakan kerja sama Indo-Pasifik yang bersifat inklusif, menghormati hukum internasional dan transparan," ujar Benny.

08 November 2018

sumber : cnnindonesia.com

Rama Shinta - Kementerian Perhubungan (Kemhub) memastikan akan melakukan investigasi terkait insiden patahnya sayap pesawat Lion Air nomor penerbangan JT 633, Rabu (7/11) malam. Pesawat jurusan Bengkulu-Jakarta itu menyenggol tiang di landasan pacu bandara.

"Akan dilakukan investigasi oleh Inspektur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara, Inspektur Bandar Udara dan Inspektur Navigasi Penerbangan guna melihat penyebab kejadian dan langkah tindak lanjut yang tepat," kata Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perhubungan Udara M Pramintohadi Sukarno, Rabu (7/11) malam. Saat ini pesawat dan pilot telah di-grounded untuk keperluan investigasi.

Usai insiden, pesawat yang membawa penumpang 145 orang itu akhirnya terpaksa kembali ke terminal keberangkatan. Para penumpang diberangkatkan denganpesawatLion Air lainnya pada sekitar pukul 22.10 WIB.


"Kami telah menginstruksikan kepada Kabandara untuk memastikan maskapai penerbangan memenuhi kewajiban sesuai ketentuan dengan memberikan kompensasi atas keterlambatan penerbangan kepada penumpang," ujar Pramintohadi.


Pesawat Lion Air JT 633 sedianya akan berangkat dari Bandara Fatmawati Bengkulu menuju Bandara Soekarno Hatta. Namun insiden terjadi saat sayap kiri pesawat bernomor registrasi PK-LGY itu menyenggol tiang parking stand 3 yang berada di depan gedung VIP Bandara Fatmawati.

Salah satu penumpang Batik Air, Romidi Karnawan menuturkan kejadian pesawat Lion Air itu membuat jadwal penerbangan lainnya terimbas. Romidi mengatakan pesawat Lion Air itu dijadwalkan terbang sekitar pukul 17.50 WIB, sementara Batik Air, yang dia tumpangi terbang sekitar pukul 18.00 WIB.


"Sekitar pukul 18.30 kedua-duanya pesawat itu sudah di bandara. Perkiraan kami pukul 19.00 kita terbang," kata Romidi kepada CNNIndonesia.com lewat sambungan telepon.

Namun, sampai pukul 19.00 WIB, Romidi dan penumpang Batik Air lainnya belum juga dipanggil untuk menuju pesawat. Menurut dia, karena penasaran para penumpang melihat ke arah landasan pacu dari balik jendela ruang tunggu.

"Karena enggak bisa bergerak, penumpang bertanya-tanya, sudah cukup lama soalnya. Ternyata dia (pesawat Lion Air) menabrak tiang lampu, kaya lampu neon gitu," ujarnya.

08 November 2018

sumber : detik.com

Rama Shinta - Pemkot Surabaya berencana menjadikan tempat tinggal WR Supratman di Surabaya sebagai museum. Peresmian akan dilakukan bertepatan pada tanggal 10 November atau bertepatan pada Hari Pahlawan nanti. 

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya, Antik Sugiarti mengatakan, tujuan diresmikannya museum itu karena Pemkot ingin menghargai jasa-jasa WR Supratman sebagai pahlawan nasional.

"Kebetulan WR Supratman ini pernah tinggal dan jadi warga di Surabaya," kata Antik pada detikcom, Kamis (8/11/1018).

Menurutnya, dengan adanya museum itu, masyarakat, khususnya para pelajar, bisa memahami bahwa perjuangan tidak hanya melulu dilakukan dengan mengangkat senjata. 

"WR Supratman telah membuktikan perjuangan merebut kemerdekaan bisa dilakukan dengan hal lain seperti musik," lanjutnya.


Museum itu sendiri merupakan rumah tinggal WR Supratman yang terletak di Jalan Mangga nomor 21, Tambaksari, Kota Surabaya. Rencananya di dalam museum akan diisi dengan semua memorabilia yang berhubungan dengan pahlawan kelahiran Purworejo ini, berikut karya-karya musiknya.

"Untuk mendapatkan benda-benda koleksi itu, kita komunikasi dengan Museum Nasional," ungkap Antik.

Dalam peresmiannya nanti, Pemkot akan turut pula mengundang keluarga pahlawan pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya itu.

Bila sudah resmi dibuka, museum ini dapat dikunjungi setiap hari dan pengunjung tidak dikenakan biaya masuk. "Bukanya setiap hari. Mulai pukul 8.00 sampai 16.00," ujar Antik. 


Rencana peresmian museum ini telah dicanangkan Pemkot Surabaya sejak tahun lalu. Namun karena Pemkot harus mengumpulkan berbagai memorabilia yang berkaitan langsung dengan WR Supratman ke berbagai daerah berikut ceritanya, maka peresmian pun mundur.

"Kita juga sudah cari referensi sampai ke Jakarta, ke Museum Arsip Nasional, ke beberapa tempat di kampung-kampung asalnya sehingga lebih komprehensif," ujar Risma pada November 2017 silam.

Risma juga telah mencapai kesepakatan dengan ahli waris agar rumah tersebut dapat dikelola sepenuhnya oleh Pemkot Surabaya.

Selain museum, di Surabaya juga terdapat makam WR Supratman, tepatnya di Jalan Kenjeran.

06 November 2018

sumber : kompas.com

Rama Shinta - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo buka-bukaan soal isu tudingan bahwa ia anggota atau simpatisan Partai Komunis Indonesia.

Dalam sejumlah acara di Provinsi Banten, Sabtu (3/11/2018) hingga Minggu (4/11/2018), Jokowi mengatakan, berdasarkan hasil survei yang diterimanya, sekitar 6 persen responden percaya isu Jokowi adalah PKI.

"Kelihatannya memang cuma 6 persen. Tapi itu setara dengan 9 juta masyarakat Indonesia. Masih banyak, kan, berarti," ujar Jokowi dalam acara silaturahim dengan kiai serta santri di Pondok Pesantren Darul Hikmah, kawasan Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Minggu (4/11/2018).

Pada hari yang sama, saat pembekalan bagi 1.000 caleg perempuan di Hotel JHL Solitaire, Kota Tangerang, Jokowi mengatakan, selama ini ia sudah sabar menghadapi isu anggota PKI.

Hampir selama empat tahun ia memilih diam dan tidak ambil pusing atas tudingan itu.

Namun, menjelang Pemilihan Presiden 2019, isu itu bukannya mereda, tetapi kian menguat.

Menurut dia, saat ini adalah waktu yang tepat untuk membuat klarifikasi dalam setiap kesempatan.

"Selama ini saya itu diam saja. Sabar, sabar, sabar, tapi kok kayak begini terus. Supaya enggak dibawa lagi ke mana-mana, perlu juga saya jawab sekarang," ujar Jokowi.

Jokowi meminta klarifikasinya itu juga disebarluaskan kepada masyarakat umum. Ia mengatakan, ada tiga penjelasan yang dapat disampaikan kepada masyarakat.

Pertama, isu itu tidak sesuai logika. Sebab, melalui Ketetapan MPRS Nomor 25 Tahun 1966, negara memutuskan menjadikan PKI sebagai organisasi terlarang di Indonesia.

Sementara, Jokowi baru lahir tahun 1961. Artinya, saat PKI dibubarkan, Jokowi baru berusia sekitar 4 tahun.

"Masak ada PKI balita? Sampaikan begitu ke masyarakat. Dari sisi logikanya saja enggak bisa masuk," ujar Jokowi.

Kedua, tudingan Jokowi PKI sering dibarengi dengan menampilkan gambar Ketua Umum PKI DN Aidit yang sedang berpidato.

Di samping podium, tampak sosok yang sangat mirip dengan sosok Jokowi.

Setelah dicek, ternyata foto itu saat Aidit berpidato tahun 1955. Artinya, Jokowi belum lahir pada tahun itu.

"Siapa yang membuat gambar nakal seperti ini? Tapi kok saya lihat-lihat, mirip saya. Ternyata memang benar saya. Tapi tahun segitu, saya belum lahir. Ya kok bisa-bisanya masih percaya gitu lho," ujar Jokowi.

Ketiga, kata Jokowi, isu PKI tidak hanya berembus bagi dirinya, melainkan juga menerpa kedua orangtuanya. Jokowi menegaskan, saat ini merupakan era keterbukaan.

Seseorang dapat dengan mudah mengecek sebuah isu apakah benar atau bohong.

"Datangi saja masjid di dekat rumah saya, dekat rumah orangtua saya. Tanya, apa benar?Gitu saja kok enggak bisa? Di Solo itu NU ada, Muhammadiyah ada, Persis ada, LDII ada, FPI ada, semuanya ada. Tanyakan saja ke mereka, apa susahnya tho?" ujar Jokowi.

 

Alasan Jokowi

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Arsul Sani, menceritakan kisah di balik buka-bukaan Jokowi soal isu PKI.

Arsul mengatakan, Jokowi sebenarnya tidak mau menanggapi isu itu.

"Saya melihat Pak Jokowi semula tidak mau merespons soal itu karena itu kan masalah yang difitnahkan dalam Pilpres 2014 via Obor Rakyat," ujar Arsul.

Arsul mengatakan, pelaku fitnah lewat majalah Obor Rakyat itu sudah dipidana.

Namun, masih ada kelompok masyarakat yang percaya dengan isu itu. Jokowi masih dianggap sebagai anggota PKI.

Tahun demi tahun berlalu, hingga pemilihan presiden akan digelar lagi. Akan tetapi, isu bahwa Jokowi adalah anggota PKI tidak juga hilang.

Arsul mengatakan, banyak pihak yang mengangkat isu itu di beberapa daerah.

"Kami memang menemukan di lapangan bahwa masih ada yang tetap menyebarkan isu itu dan juga ada segmen pemilih tertentu yang masih percaya," ujar Arsul.

Akhirnya, Tim Kampanye Nasional memberikan saran kepada Jokowi untuk menjawab isu-isu itu.

Arsul mengatakan, Jokowi harus angkat bicara agar isu ini tidak terus-menerus bergulir.

"Kami pun di TKN menyarankan kepada Pak Jokowi agar Beliau merespons langsung soal itu sehingga masyarakat bisa mendengar dari tangan pertama," ujar kata Sekjen Partai Persatuam Pembangunan ini.

 

Wajar

Pengamat komunikasi politik dari Universitas Pelita Harapan Emrus Sihombing mengatakan, langkah Jokowi secara berulang menjawab tudingan soal PKI adalah sesuatu yang wajar.

Sebab, tudingan soal PKI yang dilemparkan ke Jokowi juga direproduksi berulang-ulang di media sosial.

"Kalau kita lihat dari aspek komunikasi, kalau tudingan berulang-ulang tidak ada respon yang berulang-ulang juga, maka yang terkonstruksi di masyarakat bahwa tudingan itu benar," kata Emrus.

Oleh karena itu, Emrus berpendapat, langkah Jokowi yang menjawab tudingan dalam berbagai kesempatan itu sudah tepat.

Namun, Emrus juga menilai hal tersebut belum cukup.

Menurut dia, Jokowi dan pembantunya tidak cukup hanya menjawab tudingan yang dilemparkan lawan politik.

Sebaiknya Jokowi juga bisa menciptakan isu positif terkait keberhasilan pemerintahannya.

Dengan demikian, publik tidak terjebak pada balas pantun politik.

"Jadi timsesnya Pak Jokowi atau pemerintah harus menjelaskan ke publik keberhasilan yang dilakukan pemerintah, dan itu harus disampaikan secara berulang-ulang juga," kata Direktur Eksekutif Emrus Corner ini.

 

05 November 2018

sumber : detik.com

Rama Shinta - Proses evakuasi Lion Air PK-LQP, yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, memasuki hari ke-8. Sebanyak 176 penyelam dari personel gabungan dikerahkan. 

Berdasarkan data yang tercatat, pada Senin (5/11/2018), sebanyak 176 penyelam diturunkan, yang terdiri atas Basarnas Special Group 41 orang, Kansar Semarang 5 orang, Kansar Lampung 1 orang, dan POSSI 16 orang. 


Lalu relawan yang tergabung dalam Indonesian Diver 5 orang, Kopaska 38 orang, Denjaka 28 orang, Taifib 17 orang, KPLP 7 orang, Brimob 4 orang, dan Polair 14 orang. 

Ada 69 kapal laut yang dikerahkan ke lokasi titik jatuhnya pesawat Lion Air bernomor penerbangan JT 610 itu. Selain itu, diterjunkan helikopter sebanyak 5 unit serta 30 unit ambulans yang bersiaga di darat.
Belum ada penambahan kantong jenazah yang dikirim ke RS Polri Kramat Jati pagi ini. Jumlahnya tetap sama dari data terakhir pada Minggu (4/11) pukul 19.30 WIB, yaitu 138 kantong jenazah.

05 November 2018

sumber : detik.com

Rama Shinta - Tim Disaster Victim Investigation (DVI) RS Polri Soekanto telah berhasil mengidentifikasi setidaknya 14 jenazah penumpang Lion Air PK-LQP yang jatuh di perairan Karawang. Jenazah yang diidentifikasi melalui pemeriksaan sidik jari hingga tes DNA.

Identifikasi terakhir yang berhasil dilakukan pada Minggu (4/11). Polisi berhasil mengidentifikasi 7 jenazah penumpang Lion Air.

Tim SAR Gabungan sendiri sudah mengumpulkan total 140 kantong jenazah berisi potongan tubuh korban selama tujuh hari operasi evakuasi pesawat Lion Air PK-LQP yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat. Berikut daftar 14 jenazah yang sudah teridentifikasi:

1. Jannatun Cintya Dewi, perempuan, usia 24 tahun.

2. Candra Kirana, laki-laki, usia 29 tahun.

3. Munni, perempuan, usia 41 tahun.

4. Hizkia Jorry Saroinsong, laki-laki, usia 23 tahun.

5. Endang Sri Bagusnita, perempuan, usia 20 tahun.

6. Wahyu Susilo, laki-laki, usia 31 tahun.

7. Fauzan Azima, laki-laki, usia 25 tahun.

8. Rohmanir Pandi Sagala, laki-laki, usia 23 tahun.

Baca Juga: Misteri Penumpang Tak Masuk Manifes Ditelusuri Lion Air

9. Dodi Junaidi, laki-laki, usia 40 tahun.

10. Muhamad Nasir, laki-laki, usia 29 tahun.

11. Janry Efriyanto Santuri, laki-laki, usia 26 tahun.

12. Karmin, laki-laki, usia 68 tahun.

13. Harwinoko, laki-laki, usia 54 tahun.

14. Verian Utama, laki-laki, usia 31 tahun.

05 November 2018

sumber : detik.com

Rama Shinta - Ribuan warga Boyolali turun ke jalan memprotes pernyataan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto soal 'tampang Boyolali'. Bupati hingga Ketua DPRD Boyolali juga ikut serta dalam aksi tersebut.


Bupati Boyolali Seno Samodro, Wakil Bupati Said Hidayat, Ketua DPRD Boyolali S Paryanto yang hadir dalam aksi demo ikut melakukan orasi menanggapi pidato Prabowo. Seno Samodro menyerukan agar tidak memilih Prabowo dalam Pilpres mendatang. Seruan itu adalah dampak dari pernyataan Prabowo yang dinilai merendahkan warga Boyolali dalam pidatonya.

"Saya tegaskan, karena ini Forum Boyolali Bermartabat, tidak usah menjelek-jelekkan Prabowo. Kita sepakat tidak akan memilih calon presiden yang nyinyir terhadap Boyolali. Setuju?" kata Seno Samodro dalam orasinya di depan ribuan warga Boyolali, di aksi yang berlangsung di gedung Balai Sidang Mahesa, Boyolali Minggu (4/11).

Warga yang berdemo tersebut juga meminta agar Prabowo meminta maaf atas pernyataannya tersebut. Meski demikian, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, menolak meminta maaf. 

Juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Sriyanto Saputro, beralasan telah mempelajari video tersebut secara utuh. Menurutnya tidak ada kesalahan atas ucapan Prabowo dalam pidato pembukaan posko relawan Prabowo-Sandi di Boyolali itu.

"Menurut saya (minta maaf itu) terlalu jauh. Apa yang disampaikan Pak Prabowo itu di forum internal para pendukung, para relawan, termasuk partai koalisi. Tidak ada satu pun yang datang itu tersinggung," ujarnya dalam keterangan pers di Solo, Minggu (4/11)

Dia justru menilai aneh jika ada orang lain di luar forum yang ikut terprovokasi. Sebab video yang beredar bukanlah versi lengkap.

"Kalau kemudian pihak lain yang tidak ada di situ, tapi karena terprovokasi oleh potongan video kan jadi aneh. Apa yang disampaikan Pak Prabowo Itu tulus secara utuh," kata dia.

Prabowo juga mengaku bingung segala tindak-tanduknya kini dianggap salah. Dia merasa bingung karena candaanya yang dipersoalkan.

"Saya baru keliling kabupaten-kabupaten Jawa Tengah, Jawa Timur. Mungkin Saudara monitor. Jadi, saya juga bingung, kalau saya bercanda dipersoalkan, kalau saya begini, dipersoalkan, begitu dipersoalkan," ujar Prabowo di acara Tablig Akbar dan Deklarasi Komando Ulama Pemenangan Prabowo Sandi (Kopassandi) di GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (4/11).

Prabowo mengaku paham dengan keadaan sekarang. Dia menyebut ini adalah politik. "Saya tahu tapi ini adalah politik, ini adalah musim politik," sebut Prabowo.

Ketum Partai Gerindra itu mengaku merasakan dukungan yang amat besar dari rakyat saat dirinya berkunjung ke beberapa daerah. Dalam pidatonya, Prabowo menceritakan banyak hal, termasuk soal buku yang diterbitkannya.

Prabowo menyebut dia sudah sejak lama mengingatkan akan bahaya stunting atau gangguan pertumbuhan. Lagi-lagi, kata dia, pidatonya mengenai masalah tersebut dan ekonomi dipermasalahkan.

"Ini kan kita warning. Kalau warning, ada yang tersinggung, 'jangan bicara ekonomi'. Loh, ekonomi masalahnya. Nggak boleh bicara ekonomi, nggak boleh bercanda," cerita Prabowo.

Sebelumnya, dalam salah satu cuplikan video pidato, Prabowo membicarakan mengenai belum sejahteranya masyarakat saat ini. Ia memberi ilustrasi tentang ketimpangan sosial dengan menyebut 'tampang Boyolali' akan terasing jika memasuki hotel-hotel mewah di Jakarta.

"Kalian kalau masuk, mungkin kalian diusir. Tampang kalian tidak tampang orang kaya, tampang-tampang kalian ya tampang orang Boyolali ini. Betul?" kata Prabowo kepada para pendukungnya.

05 November 2018

sumbr : cnnindonesia.com

Rama Shinta - Tim SAR Gabungan kembali membawa 32 kantong jenazah berisi serpihan pesawat dan potongan tubuh korban insiden pesawat Lion Air JT610. Kantong jenazah yang berisi potongan tubuh korban kemudian dikirim ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, RIB (rigit inflatable boat) 03 Lampung merapat ke Posko Taktis JICT II, Tanjung Priok, Minggu (4/11) sekitar pukul 17.21 WIB. Mereka membawa 32 kantong jenazah. Satu kantong berisi serpihan pesawat, sehingga petugas memisahkannya.

Sementara 31 kantong lainnya berisi potongan tubuh korban. Petugas dari DVI Polda Metro Jaya, Basarnas, PMI, dan TNI memeriksa dan mendata 31 kantong tersebut. Usai didata, seluruh kantong dibawa ke RS Polri untuk keperluan identifikasi.

Selain serpihan dan potongan tubuh, hari ini Tim SAR Gabungan juga mengangkut beberapa komponen penting pesawat, seperti roda dan turbin pesawat.

Dengan temuan ini, total kantong jenazah yang dibawa Tim SAR Gabungan mencapai 136 kantong. Sementara tim DVI sudah mengidentifikasi 14 korban kecelakaan Lion Air JT610.

Tujuh jenazah yang sudah diidentifikasi hari ini, Minggu (4/11), yakni Rohmanir Pandi Sagala (23), Dodi Junaidi (40), Muhammad Nasir (29), Janry Efriyanto Sianturi (26), Karmin (68), Harwinoko (54), dan Verian Utama (31).

Sementara tujuh jenazah sudah diidentifikasi sebelumnya, yakni Jannatun Cintya Dewi (24), Candra Kirana (29), Monni (41), Hizkia Jorry Saroinsong (23), Endang Sri Bagusnita (20), Wahyu Susilo (31), dan Fauzan Azima (25).

Hari ini memasuki hari ke tujuh proses evakuasn dan pencarian pesawat Lion Air JT610 yang jatuh di perairan Karawang, Senin (29/10). Basarnas juga memperpanjang masa evakuasi selama tiga hari terhitung Senin (5/11).

Seperti diketahui, saat hari kecelakaan, pesawat Lion Air JT610 mengangkut 189 orang, terdiri atas 178 penumpang dewasa, satu anak, dan dua bayi, serta delapan awak kabin.

Pesawat Boeing 737-300 MAX 8 itu dipastikan jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat setelah dilaporkan hilang kontak pada pukul 06.33 WIB atau sekitar 13 usai lepas landas dari Bandara Soetta, Jakarta menuju Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, Bangka Belitung.

02 November 2018

sumber : liputan6.com

Rama SHinta - Black box atau kotak hitam pesawat Lion Air yang jatuh di perairan Karawang telah tiba di kantor Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) di Jakarta Pusat. Rencananya kotak hitam tersebut akan langsung dilakukan pemeriksaan.

Investigator KNKT Ony Soerjo Wibowo mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan kotak hitam tersebut bagian dari perekam suara kokpit atau perekam data.

 

"Kita akan periksa dulu, verifikasi. Masih banyak cara, kami punya caranya, percayakan kepada kami," kaya Ony di kantor KNKT, Kamis (1/11/2018).

Dia menjelaskan, lebih baik bila kedua kotak hitam Lion Air tersebut dapat ditemukan. Namun, bila hanya satu aja, Ony menyebut pihaknya masih memiliki beberapa cara untuk meneliti penyebab kecelakaan pesawat di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat tersebut.

Kendati begitu, Ony enggan menjelaskan secara gamblang berbagai cara yang akan dilakukan KNKT selama proses penelitan. Sesuai peraturan yang ada, dia mengatakan pihaknya diberikan waktu selama satu tahun untuk menyelesaikan laporan.

 

Data dan Fakta

"Tapi sebelum itu dalam jangka waktu satu bulan (dari hari pertama kecelakaan) kami wajib menerbitkan apa yang disebut preliminary report yang berisi mengenai data dan fakta apa yang terjadi pada pesawat ini tanpa analisis, penjelasan, penyebab. Jadi yang kita ungkap adalah data dan faktanya saja," papar dia.

Selanjutnya, dia beralasan KNKT masih membutuhkan waktu untuk memeriksa lebih lanjut dari kotak hitam itu.

"Kami masih butuh waktu untuk melakukan banyak hal, untuk memeriksa flight data recorder," jelasnya.

Page 1 of 14

Tentang Kami