super me
::: Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) menyiapkan anggaran Rp1,8 triliun untuk bantuan sosial (bansos) reguler bagi penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sembako (BPNT) di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, mengatakan besaran anggaran tersebut untuk periode triwulan pertama 2026 di tiga provinsi, yang saat ini dalam tahap rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana banjir.
"Total anggaran Rp1,8 triliun lebih untuk periode triwulan pertama Aceh, Sumut, Sumbar, sasarannya mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) hasil pemutakhiran BPS," kata Mensos.
Menurut dia, mekanisme penyaluran bansos pada periode ini masih akan disalurkan melalui dua jalur, yakni perbankan milik pemerintah yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia.
Kemensos mengkonfirmasi bahwa penyaluran bantuan sosial reguler secara keseluruhan akan dimulai pada Februari, sebagaimana target yang dipaparkan dalam rapat koordinasi lintas kementerian beberapa waktu lalu di Jakarta.
BPNT pada 2026 diberikan senilai Rp200.000 per bulan kepada setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Bantuan tersebut disalurkan per tahap setiap triwulan. Dalam satu periode total bantuan yang diterima senilai Rp600.000 untuk Januari, Februari, dan Maret.
Sementara itu besaran bantuan PKH bervariasi sesuai kategori penerima, meliputi anak usia sekolah, lanjut usia (lansia) di atas 60 tahun, penyandang disabilitas, ibu hamil, serta anak usia dini (Rp225 ribu - Rp750 ribu).
Mensos Saifullah berharap penyaluran bansos tahap pertama ini dapat berjalan tepat waktu dan tepat sasaran guna membantu memenuhi kebutuhan dasar KPM dalam menghadapi bulan puasa Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
(sumber:antaranews.com)
Menyambut datangnya Tahun Baru Imlek 2026 yang melambangkan semangat, keberanian, dan transformasi, Oakwood Hotel & Apartments Grand Batam dengan bangga menghadirkan perayaan eksklusif bertajuk “Flavours in Motion: Year of the Fire Horse”. Acara makan malam spesial ini akan diselenggarakan pada 16 Februari 2026, bertempat di Grand Maple Ballroom (Lantai 8), mulai pukul 18.00 hingga 22.00 WIB. Berbagai hidangan seperti Yu Sheng, Slow Steamed Chicken with Lotus Leaves hingga Hongkong Style Seabass dan berbagai kuliner lainnya, dapat dinikmati di momen Imlek tahun ini.
Dirancang sebagai sebuah pengalaman kuliner premium, perayaan ini memadukan kekayaan tradisi Imlek dengan sentuhan modern khas Oakwood, menghadirkan momen kebersamaan yang hangat dan berkesan bagi keluarga, kolega, maupun mitra bisnis.
Sentuhan Chef Yeaw: “Home in a Plate”
Makan malam perayaan tahun ini dikurasi langsung oleh Executive Chef Yeaw, yang membawa warisan kuliner lintas generasi dari keluarganya. Dengan pengalaman internasional di berbagai negara, Chef Yeaw dikenal dengan pendekatannya yang menggabungkan teknik global dengan cita rasa Asia yang kaya.
Melalui gaya signature Oakwood “Home in a Plate”, setiap hidangan dirancang untuk tidak hanya menggugah selera, tetapi juga menghadirkan rasa familiar dan nyaman — menciptakan pengalaman bersantap yang terasa personal, hangat, dan penuh makna.
Program Keanggotaan ASR & Lucky Tree
Sebagai bagian dari rangkaian perayaan, Oakwood Hotel & Apartments Grand Batam turut menghadirkan kampanye nasional “Felicity-ASR Lucky Tree” di area Oakbistro. Program ini mengajak para tamu untuk bergabung sebagai anggota Ascott Star Rewards (ASR) sambil menikmati pengalaman interaktif melalui Lucky Tree, dengan kesempatan mendapatkan ratusan hadiah dan angpao keberuntungan yang telah disiapkan selama periode perayaan, termasuk voucher menginap di hotel termegah di Nagoya ini.
Inisiatif ini menjadi bentuk apresiasi Oakwood kepada para tamu setia, sekaligus memperkenalkan manfaat keanggotaan ASR dalam suasana yang fun, engaging, dan penuh semangat perayaan.
Aktivitas Media Sosial & F&B Treats
Untuk melengkapi kemeriahan, Oakwood Hotel & Apartments Gradn Batam juga menghadirkan berbagai aktivitas digital yang mendorong para tamu untuk berbagi momen spesial mereka di media sosial. Melalui interaksi sederhana, tamu dapat menikmati suguhan istimewa yang menambah kesan personal dalam pengalaman perayaan Imlek di Oakwood.
Paket Penawaran Eksklusif
Para tamu akan dimanjakan dengan rangkaian menu fine dining spesial, termasuk tradisi Lou Hei Yu Sheng sebagai simbol kemakmuran dan kebersamaan. Oakwood Hotel & Apartments Grand Batam menghadirkan dua pilihan paket meja yang sudah termasuk satu botol red wine per meja:
IDR 3,288,000 net per meja (hingga 6 orang)
- IDR 3,888,000 net per meja (hingga 10 orang)
Reservasi dapat dilakukan melalui +62 812-3003-0609 atau dengan mengunjungi Instagram resmi @oakwoodgrandbatam.
Batam – Dewan Pertahanan Nasional (DPN) melakukan kunjungan kerja strategis ke Provinsi Kepulauan Riau sebagai bagian dari upaya pemerintah memastikan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen dapat tercapai. Kunjungan ini sekaligus menegaskan posisi Batam dan Kepulauan Riau sebagai salah satu lokomotif utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.
DPN yang diketuai langsung oleh Presiden Republik Indonesia Jenderal (Purn.) Prabowo Subianto, dengan Ketua Harian Jenderal Syafrie Syamsudin, menugaskan jajaran deputinya untuk melakukan peninjauan lapangan selama tiga hari, Rabu hingga Jumat, 21–23 Januari 2026.
Rombongan dipimpin oleh Deputi Bidang Geostrategi DPN Mayjen TNI Ari Yulianto, S.I.P., M.H.I., bersama Deputi Bidang Geoekonomi DPN Dr. Yayat Ruyat, M.Eng., dengan agenda meninjau sejumlah titik pertumbuhan strategis yang dinilai krusial bagi penguatan ekonomi nasional.
Salah satu fokus utama kunjungan adalah PT Batam Alumina Indonesia dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Sauh. Di lokasi ini, DPN melihat langsung operasional Alumina Refinery serta kesiapan kawasan industri yang memiliki potensi besar dalam mendorong hilirisasi industri dan peningkatan nilai tambah sumber daya nasional.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Kantor Badan Pengusahaan (BP) Batam untuk meninjau kesiapan infrastruktur, iklim investasi, serta dukungan kebijakan yang dibutuhkan guna mempercepat pertumbuhan ekonomi Batam.
Batam Bertransformasi Jadi Hub Investasi dan Teknologi
DPN menilai Batam dan Kepulauan Riau memiliki posisi strategis untuk memompa pertumbuhan ekonomi nasional melalui transformasi ekonomi yang signifikan. Kawasan ini tidak lagi sekadar berfungsi sebagai pusat manufaktur, tetapi berkembang menjadi hub teknologi tinggi dan tujuan investasi global.
Dengan memanfaatkan posisi strategis di jalur Selat Malaka, Batam didorong tidak hanya sebagai pusat logistik, tetapi juga sebagai “jembatan digital” melalui pengembangan data center berskala besar dan ekosistem kecerdasan buatan (AI) yang berpotensi menarik raksasa teknologi dunia.
Transformasi ini sejalan dengan ambisi Indonesia untuk beralih ke ekonomi berbasis nilai tambah tinggi. Status Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang menawarkan kepastian hukum serta insentif fiskal agresif terbukti efektif menjadi magnet bagi arus investasi asing langsung (Foreign Direct Investment/FDI).
Integrasi pengembangan pariwisata eksklusif di Bintan, hilirisasi industri di Karimun, serta penguatan kawasan industri dan digital di Batam menciptakan mesin pertumbuhan yang komprehensif, di mana modal asing dan inovasi teknologi bergerak bersamaan untuk meningkatkan produktivitas nasional di atas rata-rata.
KEK Tanjung Sauh Jadi Kantong Pertumbuhan Prioritas
Sebagai lembaga strategis negara, DPN menegaskan pentingnya sinergi antara pertahanan, stabilitas kawasan, dan kebijakan ekonomi. Fokus diarahkan pada kesiapan regulasi, perizinan, tata kelola kawasan, serta koordinasi lintas sektor untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif dan berkelanjutan.
Dalam konteks ini, KEK Tanjung Sauh yang dikembangkan oleh PT Batamraya Sukses Perkasa (PT BSP) – Panbil Group, menjadi salah satu “kantong pertumbuhan” yang diprioritaskan pemerintah.
Kawasan ini difokuskan pada pengembangan pelabuhan hub logistik internasional, industri energi, dan manufaktur modern. Dengan konsep tersebut, KEK Tanjung Sauh diproyeksikan mampu menyerap investasi skala besar yang berdampak langsung terhadap peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kepulauan Riau.
Chairman Panbil Group, Johannes Kennedy, menyambut positif kunjungan Dewan Pertahanan Nasional ke KEK Tanjung Sauh. Menurutnya, kehadiran DPN menjadi sinyal kuat bagi investor global terhadap keseriusan pemerintah dalam mengawal kawasan strategis nasional.
“Kunjungan DPN ini memberikan kepercayaan besar bagi investor bahwa KEK Tanjung Sauh merupakan aset strategis negara yang dikawal langsung dari sisi kebijakan, keamanan, dan kepastian investasi. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pengelola kawasan menjadi kunci untuk memenangkan persaingan investasi di jalur Selat Malaka,” ujar Johannes Kennedy.
Ia menambahkan, keunggulan strategis KEK Tanjung Sauh tidak hanya terletak pada lokasi, tetapi juga pada kesiapan kawasan dan kepastian regulasi.
“Kami mengembangkan KEK Tanjung Sauh dengan orientasi jangka panjang, mengintegrasikan pelabuhan internasional, industri energi, dan manufaktur modern. Dengan dukungan kebijakan yang konsisten, kawasan ini akan menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi Batam dan Kepri,” tambahnya.
Perkuat Ketahanan Ekonomi Nasional
DPN juga menegaskan pentingnya perlindungan terhadap aset industri strategis di wilayah perbatasan. Posisi Batam yang vital menjadikan pengamanan ekonomi perbatasan sebagai bagian tak terpisahkan dari strategi pertumbuhan nasional.
Melalui penguatan KEK, pengawasan aktivitas ekonomi, serta koordinasi lintas instansi, Batam diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap target pertumbuhan ekonomi nasional di atas 8 persen.
Kunjungan ini menegaskan bahwa Batam bukan hanya kawasan industri, tetapi pilar strategis dalam membangun ekonomi nasional yang inklusif, berdaya saing global, dan berkelanjutan.
Rumah Sakit BP Batam (RSBP Batam) melakukan serangkaian kunjungan kerja ke Provinsi Kepulauan Riau guna memperkuat layanan kesehatan strategis serta mendorong pertukaran gagasan antarinstansi di wilayah kepulauan.
Kunjungan tersebut dipimpin Direktur RSBP Batam, dr. Tanto Budiharto, didampingi Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan dr. Muhammad Yanto, bersama jajaran, pada Jumat (23/1/2026).
Agenda diawali dengan kunjungan ke RSAL Dr. Midiyato Suratani yang disambut langsung Kepala Rumah Sakit Angkatan Laut, Kolonel Laut (K) dr. Widya Wirawan, beserta jajaran.
Dalam kunjungan tersebut, RSBP Batam melaksanakan kaji banding awal terkait pengelolaan layanan hiperbarik, mencakup kesiapan sumber daya manusia, aspek keselamatan operasional, serta tata kelola layanan dalam mendukung kedokteran kelautan.
Direktur RSBP Batam menyatakan, kaji banding ini menjadi bagian dari tahap awal pembelajaran dalam pengembangan layanan hiperbarik di RSBP Batam.
“Batam sebagai kawasan maritim dan industri membutuhkan layanan kesehatan yang adaptif dan mengutamakan keselamatan. Karena itu, pembelajaran dari rumah sakit yang telah berpengalaman menjadi penting sebagai bahan kajian,” ujar dr. Tanto.
Dalam diskusi tersebut, turut dibahas karakteristik layanan RSAL dr. Midiyato Suratani sebagai rumah sakit TNI AL Tipe B berstatus Badan Layanan Umum (BLU), serta keterkaitannya dengan kondisi RSBP Batam yang saat ini didominasi pelayanan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (BPJS Kesehatan).
Kegiatan kunjungan ini sejalan dengan arahan pimpinan BP Batam, khususnya Deputi Bidang Pelayanan Umum Ariastuty Sirait, yang secara konsisten menekankan peningkatan mutu layanan serta penguatan orientasi pelayanan kepada masyarakat di Rumah Sakit BP Batam.
Selain ke RSAL, jajaran RSBP Batam juga melakukan silaturahmi dan diskusi singkat dengan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan.
Kunjungan tersebut diterima Kepala Bidang Pemasaran BP Bintan Rahut T. Hutajulu, dalam suasana diskusi informal di kawasan Dompak, Tanjungpinang.
“Kami berharap rangkaian kunjungan ini dapat memperkaya perspektif pengembangan layanan kesehatan serta memperkuat jejaring dan sinergi antarinstitusi di Kepulauan Riau, dengan tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat dan peningkatan mutu pelayanan,” pungkas dr. Tanto.
Jakarta—Awal tahun selalu menjadi momentum refleksi untuk menata ulang kehidupan, termasuk kesehatan finansial. Targetnya beragam: mulai dari menabung lebih rutin, mengurangi utang konsumtif, hingga menyiapkan dana pendidikan anak dan hari tua. Sayangnya, tidak sedikit resolusi finansial yang hanya bertahan seumur jagung dan sulit direalisikan karena tidak disertai strategi pengelolaan keuangan yang tepat.
Di tengah dinamika ekonomi saat ini, sekadar menabung tidak lagi cukup. Inflasi yang menggerus nilai mata uang membuat daya beli menyusut dari waktu ke waktu. Uang yang hanya disimpan berisiko tidak mampu mengejar kenaikan biaya hidup, pendidikan, serta kesehatan di masa depan. Oleh karena itu, resolusi finansial tahun ini perlu diarahkan pada pengelolaan aset yang lebih produktif dan terencana.
Pasar modal hadir sebagai salah satu solusi finansial. Melalui instrumen ini, masyarakat dapat mengembangkan dana melalui berbagai pilihan jangka waktu, mulai dari jangka pendek, menengah, hingga panjang. Investasi di pasar modal tidak hanya memberikan potensi pertumbuhan kekayaan bagi diri sendiri, tetapi juga merupakan bentuk partisipasi nyata dalam mendorong pertumbuhan perusahaan di Indonesia dan memperkuat fundamental ekonomi Indonesia.
Perencanaan keuangan yang baik selalu dimulai dari penetapan tujuan. Mengingat setiap tujuan keuangan memiliki karakteristik risiko dan rentang waktu yang berbeda. Pasar modal menyediakan beragam pilihan instrumen yang lebih fleksibel untuk disesuaikan dengan kebutuhan tersebut. Investasi yang konsisten dan terukur berpotensi memberikan imbal hasil di atas inflasi, sehingga daya beli tetap terjaga di masa depan. Inilah nilai strategis pasar modal dalam membantu individu mencapai tujuan finansial jangka panjang.
Memasuki tahun 2026, tantangan ekonomi diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh dinamika global dan domestik. Akselerasi teknologi, ketidakpastian geopolitik, serta transformasi sektor industri menuntut masyarakat untuk lebih adaptif dalam mengelola keuangan. Namun, di balik ketidakpastian tersebut, pasar modal membuka peluang bagi investor untuk menempatkan dana pada perusahaan yang inovatif, resilien dan mampu menciptakan nilai tambah bagi para investor dalam jangka panjang, dan tumbuh secara berkelanjutan.
Penting untuk dipahami bahwa investasi di pasar modal bukanlah ajang untuk mencari keuntungan instan soal atau aktivitas spekulatif yang mengandalkan keberuntungan semata. Investasi yang sehat membutuhkan perencanaan matang, pemahaman mendalam, dan kedisiplinan tinggi. Setiap keputusan investasi harus didasarkan pada tujuan keuangan, profil risiko, serta jangka waktu investasi yang jelas. Dengan pendekatan ini, pasar modal akan menjadi sarana pengelolaan keuangan yang rasional dan terukur, bukan sumber kecemasan.
Agar resolusi finansial benar-benar terwujud, literasi keuangan menjadi fondasi yang tidak boleh diabaikan. Masyarakat wajib memahami legalitas produk investasi, mekanisme risiko, serta waspada terhadap tawaran investasi yang tidak masuk akal. Edukasi pasar modal akan membantu individu mengambil keputusan yang lebih bijak.
BEI terus berkomitmen mendorong peningkatan literasi dan inklusi pasar modal. Pasar modal dapat menjadi sarana perencanaan keuangan jangka panjang bagi masyarakat, asalkan dibarengi dengan pemahaman yang memadai. Karena itu, BEI secara konsisten menghadirkan berbagai program edukasi agar masyarakat dapat mengenal pasar modal dengan lebih baik dan berinvestasi secara bijak.
Pertumbuhan jumlah investor tersebut didukung oleh program edukasi dan sosialisasi pasar modal yang dilakukan secara berkelanjutan dan inklusif. BEI melalui Kantor Perwakilan dan Galeri Investasi BEI selama tahun 2025, BEI telah menyelenggarakan 29.474 kegiatan literasi, inklusi, dan aktivasi, secara langsung (offline) dan webinar yang diikuti oleh 2.820.702 peserta. Selain itu, terdapat 17.575 kegiatan edukasi pasar modal yang dilaksanakan secara virtual melalui media sosial dengan jangkauan audience sebanyak 24.092.031 peserta dari berbagai wilayah di Indonesia. Dalam pelaksanaannya, BEI juga terus mengoptimalkan pemanfaatan teknologi melalui penyelenggaraan kegiatan edukasi secara daring untuk menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat di berbagai daerah.
Berbagai informasi dan materi edukasi pasar modal dapat diakses melalui situs resmi BEI melalui www.idx.co.id maupun kanal digital BEI (https://linktr.ee/indonesiastockexchange). BEI juga menyediakan berbagai program edukasi, salah satunya melalui Sekolah Pasar Modal (SPM) yang dapat diakses secara daring dan luring. Program ini dirancang bagi masyarakat umum dan calon investor untuk memahami dasar-dasar investasi dan pengenalan produk pasar modal secara mudah dan aplikatif. Selain itu, membuka rekening efek di perusahaan sekuritas juga menjadi langkah awal yang penting. Melalui perusahaan sekuritas, investor akan memperoleh pendampingan, informasi pasar, serta pemahaman tambahan terkait produk investasi seperti saham, reksa dana, atau surat utang yang dapat disesuaikan dengan karakter dan tujuan invetasiinvestasi masing-masing investor.
Pada akhirnya, membangun keuangan yang sehat adalah perjalanan panjang yang berkelanjutan. Resolusi finansial awal tahun seharusnya tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga pada proses membangun kebiasaan finansial yang baik. Dengan memanfaatkan pasar modal secara bijak, individu memiliki peluang untuk membangun ketahanan finansial yang lebih kuat dan berkelanjutan.
Badan Pengusahaan (BP) Batam mencatatkan capaian kinerja yang solid sepanjang tahun 2025, khususnya pada sektor kepelabuhanan.
Kinerja positif ini mencerminkan peran pelabuhan sebagai salah satu motor penggerak utama dalam memperkuat iklim investasi dan daya saing ekonomi Batam.
Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam membukukan realisasi penerimaan sebesar Rp468,4 miliar. Angka tersebut melampaui target tahun 2025 sebesar Rp401,8 miliar atau setara dengan capaian 117 persen.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad menegaskan bahwa kinerja sektor kepelabuhanan memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan kepercayaan investor.
“Pelabuhan merupakan wajah utama konektivitas dan logistik Batam. Kinerja kepelabuhanan yang tumbuh positif menjadi sinyal kuat bahwa Batam semakin siap sebagai tujuan investasi, baik di sektor industri, logistik, maupun perdagangan internasional,” ujar Amsakar Achmad dalam keterangan resminya, Kamis (22/1/2026).
Dari sisi operasional, kinerja pelabuhan juga menunjukkan tren positif. Sepanjang 2025, arus peti kemas tercatat mencapai 797.087 TEUs, tumbuh sekitar 18 persen dibandingkan capaian tahun 2024.
Terminal Peti Kemas Batu Ampar menjadi penopang utama dengan volume peti kemas mencapai 522.941 TEUs atau sekitar 66 persen dari total arus peti kemas Batam.
Capaian ini meningkat 24 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan menegaskan peran Batu Ampar sebagai hub penting dalam jaringan logistik regional dan internasional.
Sementara itu, volume general kargo tercatat sebesar 11,77 juta ton atau tumbuh 13 persen, sejalan dengan meningkatnya aktivitas industri dan perdagangan.
Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menambahkan, pertumbuhan dua digit yang dicatatkan sektor kepelabuhanan merupakan hasil dari konsistensi BP Batam dalam melakukan pembenahan tata kelola serta peningkatan kualitas layanan pelabuhan.
Menurut Li Claudia, fokus BP Batam tidak hanya pada peningkatan volume, tetapi juga pada efisiensi dan kepastian layanan bagi pengguna jasa kepelabuhanan.
“BP Batam terus mendorong efisiensi, kepastian layanan, dan kolaborasi dengan mitra usaha. Pelabuhan yang andal dan efisien adalah kunci untuk menurunkan biaya logistik dan meningkatkan daya tarik investasi,” jelasnya.
Kinerja positif tersebut turut ditopang oleh meningkatnya aktivitas kepelabuhanan sepanjang Januari hingga Desember 2025.
Selama periode tersebut, tercatat sebanyak 109.174 kunjungan kapal barang dan penumpang, tumbuh 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Seiring dengan peningkatan kunjungan kapal, total Gross Tonnage (GT) juga mengalami pertumbuhan signifikan.
Sepanjang 2025, total GT mencapai 73,18 juta GT atau meningkat 15 persen secara tahunan, mencerminkan semakin intensifnya aktivitas logistik dan pelayaran di perairan Batam.
Dari sisi mobilitas orang dan pelaku usaha, pelabuhan-pelabuhan di Batam melayani sebanyak 9,37 juta penumpang domestik dan internasional sepanjang 2025. Jumlah tersebut meningkat sekitar 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Peningkatan terbesar tercatat pada layanan Terminal Ferry Internasional, dengan jumlah penumpang datang dan berangkat mencapai 5,3 juta orang atau tumbuh 10 persen. Pertumbuhan ini menunjukkan peran strategis Batam sebagai simpul pergerakan lintas negara.
Dari sisi trayek, pertumbuhan sebesar 32 persen tercatat pada penumpang yang datang dan berangkat dengan rute Malaysia mengungguli rute Singapura yang hanya tumbuh 5 persen meski dari segi jumlah masih mendominasi.
Kenaikan ini memperkuat posisi Batam sebagai gerbang utama pergerakan orang dan barang di kawasan perbatasan Indonesia.
Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni, menekankan bahwa kinerja ini menjadi fondasi penting bagi peningkatan pelayanan kepelabuhanan ke depannya.
“Capaian tahun 2025 menjadi dasar bagi kami untuk terus mendorong transformasi layanan kepelabuhanan yang modern, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan investor serta pelaku usaha,” ujarnya.
Ke depan, BP Batam berkomitmen untuk memperkuat peran pelabuhan sebagai enabler pertumbuhan ekonomi, melalui peningkatan kualitas layanan, integrasi sistem, serta kepastian berusaha yang mendukung Batam sebagai hub logistik yang berdaya saing internasional.
Kerja sama strategis hadirkan solusi digital secara end-to-end untuk tingkatkan kapabilitas BPD anggota Asbanda
Batam, 23 Januari 2026 – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus menegaskan perannya sebagai orkestrator ekosistem digital nasional dengan mendorong percepatan transformasi digital Bank Pembangunan Daerah (BPD). Upaya tersebut diwujudkan melalui kolaborasi strategis bersama Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) dalam Workshop Asbanda & BPD Seluruh Indonesia yang diselenggarakan pada 22–23 Januari 2026 di Batam.
Turut hadir dalam agenda tersebut Ketua Tim Tata Kelola Direktorat Keamanan Siber & Sandi Keuangan Perdagangan dan Pariwisata (BSSN) Ariq Bani Hardi, Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji, Direktur Eksekutif Asbanda Wimran Ismaun, serta jajaran pimpinan mitra strategis global Huawei, Alibaba Cloud, Oracle, dan Fortinet.
Mengusung tema “Peranan Pemerintah dalam Mendukung Transformasi Digital pada Bank Pembangunan Daerah”, forum ini menjadi wadah strategis bagi pemerintah, Telkom, dan BPD dari seluruh Indonesia untuk membahas penguatan daya saing, peningkatan produktivitas, serta pengembangan model bisnis perbankan daerah yang lebih adaptif berbasis teknologi digital. Inisiatif ini merupakan wujud nyata kemitraan strategis Telkom dan Asbanda untuk mempercepat transformasi digital BPD melalui optimalisasi portofolio solusi digital TelkomGroup.
Telkom sebagai end-to-end digital solution provider menghadirkan solusi terintegrasi di luar konektivitas, mulai dari cybersecurity, cloud & data center, Artificial Intelligence (AI), hingga solusi digital perbankan. Pendekatan ini sejalan dengan strategi TelkomGroup dalam memperkuat bisnis B2B ICT Service dan menciptakan pertumbuhan berkelanjutan dan kebutuhan industri. Dalam kesempatan terpisah, Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyampaikan dukungan atas pentingnya Transformasi Digital bagi BPD sebagai fondasi dalam memperkuat ketahanan dan daya saing ekonomi daerah.
“Telkom siap mendukung transformasi digital BPD melalui berbagai solusi digital yang relevan agar transformasi berjalan terukur, aman, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” pungkas Dian.
Senada, Direktur Strategic Business Development and Portfolio Telkom Seno Soemadji, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Telkom hadir sebagai mitra strategis BPD untuk mengakses teknologi global melalui satu pintu yang terintegrasi. “Telkom berperan sebagai single point of contact bagi BPD dalam mengorkestrasi solusi digital berbasis ekosistem mitra teknologi global. Dengan model end-to-end ini, BPD dapat fokus pada penguatan bisnis inti dan layanan kepada masyarakat,” ujar Seno. Diskusi strategis juga dilaksanakan dalam workshop ini yang berfokus pada penguatan ketahanan siber, optimalisasi pemanfaatan AI untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas, serta digitalisasi layanan perbankan guna memperluas pembiayaan UMKM dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan workshop, Telkom menghadirkan exhibition booth dan business clinic sebagai wadah penjajakan kerja sama serta penggalian peluang inovasi bersama BPD. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan kunjungan ke hyperscale data center NeutraDC Nxera Batam, yang merepresentasikan kesiapan infrastruktur digital AI-ready Telkom. Fasilitas ini menjadi salah satu lokasi strategis NeutraDC dalam melayani kawasan SIJORI (Singapura, Johor, Riau), didukung oleh ekosistem konektivitas internasional serta penerapan standar global.
Pada kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan Intensi Kolaborasi oleh Telkom bersama Asbanda terkait Eksplorasi Kolaborasi dalam Penguatan Kapabilitas Keamanan Siber dan Tata Kelola & Kepatuhan Keamanan Siber pada Ekosistem Perbankan Daerah. Kolaborasi ini menjadi komitmen bersama dalam mendorong percepatan transformasi digital sekaligus membuka peluang pengembangan bisnis baru bagi BPD. Selain itu, penandatanganan serupa juga dilakukan antara Telkom, Asbanda, dan sejumlah partner global, yakni Huawei, Alibaba Cloud, dan Oracle guna memperkuat kapabilitas dan inovasi digital pada ekosistem perbankan daerah. TelkomGroup melalui operating company PT Metra Digital Media (MDM) juga menandatangani nota kesepahaman dengan PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Tengah (Bank Kalteng). Nota kesepahaman ini mencakup pemanfaatan solusi digital AdXelerate 2.0, A2P Business Messaging, dan Smartcard untuk mendukung optimalisasi layanan serta penguatan kapabilitas digital Bank Kalteng.
AdXelerate 2.0 adalah platform periklanan digital terintegrasi untuk Social Media & Paid Ads, Programmatic Ads berbasis first-party data, SMS & WhatsApp Campaign, serta layanan Digital Media Agency yang efisien dan relevan. A2P Business Messaging merupakan solusi komunikasi bisnis melalui beragam kanal messaging untuk mendukung pengiriman notifikasi, informasi layanan, serta komunikasi resmi yang aman antar klien dan pelanggan. Sementara Smartcard adalah solusi untuk kebutuhan printing smartcard, dengan fokus pada peningkatan keamanan, efisiensi operasional, dan pengalaman pelanggan. Melalui kolaborasi ini, Telkom berkomitmen untuk menjadi trusted digital partner bagi BPD dalam membangun kapabilitas perbankan digital yang kompetitif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kontribusi Telkom dalam mendorong transformasi ekonomi digital nasional. #ElevatingYourFuture
Batam, 23 Januari 2026 – Sambut Tahun Baru Imlek dengan suasana yang hangat, meriah, dan penuh keberuntungan bersama orang-orang tercinta. Grand Mercure Batam Centre, bagian dari jaringan Premium Accor, menghadirkan perayaan istimewa bertajuk Reunion Dinner of The Fire Horse Dinner Set Menu sebuah pengalaman makan malam eksklusif yang dirancang untuk mempererat kebersamaan keluarga sekaligus menjadi momen terbaik menyambut tahun baru dengan harapan dan kemakmuran.
Acara ini akan diselenggarakan pada Senin, 16 Februari 2026, mulai pukul 18.30 WIB di Cendana Meeting Room, Grand Mercure Batam Centre. Para tamu dapat menikmati Reunion Dinner Set Menu premium dengan harga IDR 588.800 net per orang, dengan minimum pemesanan 6 orang—pilihan ideal untuk reuni keluarga, hingga jamuan bersama kolega dan relasi bisnis.
Perayaan akan semakin semarak dengan rangkaian hiburan khas Imlek: Barongsai, Live Music, MC, Food Parade, serta beragam aktivitas seperti games, door prize, dan photobooth untuk mengabadikan momen kebersamaan. Setiap detail acara dirancang menghadirkan atmosfer Imlek yang autentik dan elegan, sejalan dengan semangat Fire Horse yang melambangkan energi, keberanian, dan kemakmuran.
General Manager Grand Mercure Batam Centre, Samian Rais, menyampaikan Melalui Reunion Dinner of The Fire Horse kami ingin menghadirkan pengalaman perayaan Imlek yang tidak hanya berkelas, namun juga sarat makna kebersamaan dan tradisi. Kami berharap acara ini menjadi momen istimewa bagi para tamu untuk berkumpul, berbagi kebahagiaan, serta menyambut tahun baru dengan penuh harapan dan keberuntungan.
Nikmati 3X Reward Points ALL – Accor Live Limitless
Untuk setiap pembelian * Reunion Dinner of The Fire Horse – Dinner Set Menu *, para tamu berkesempatan mendapatkan 3X Reward Points ALL – Accor Live Limitless, yang dapat ditukarkan menjadi pengalaman menginap, bersantap, maupun akses eksklusif di seluruh jaringan Accor di dunia.
Melalui promo Imlek bertemakan reuni makan malam bersama keluarga, Grand Mercure Batam Centre mengajak masyarakat Batam dan sekitarnya untuk merayakan Imlek dalam satu tempat yang menawarkan kualitas premium, kenyamanan, serta suasana penuh kemeriahan.
Reservasi & Informasi:
Grand Mercure Batam Centre – Jl. Raja H. Fisabilillah, Teluk Tering, Batam Kota
WhatsApp Reservation: +62 878 5901 5260 | Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Website: all.accor.com/B549
Jakarta, 22 Januari 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya dalam menegakkan hukum di sektor jasa keuangan dengan menyelesaikan penyidikan perkara tindak pidana sektor jasa keuangan yang dilakukan dua pengurus PT Investree Radhika Jaya (PT IRJ).
Penyidik OJK pada Kamis, 22 Januari 2026, telah melaksanakan Tahap II berupa penyerahan tersangka Sdr. AAG dan Sdr. APP serta barang bukti perkara tindak pidana sektor jasa keuangan kepada Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Pelaksanaan Tahap II tersebut dilakukan setelah berkas perkara dinyatakan lengkap (P-21) oleh Jaksa Penuntut Umum, menandai berakhirnya proses penyidikan dan dilanjutkannya penanganan perkara ke tahap penuntutan.
Perkara tindak pidana sektor jasa keuangan ini terjadi dalam kurun waktu 2017 hingga 2023, dengan modus operandi berupa penghimpunan dana dari masyarakat tanpa izin (unregistered lender) yang disertai janji pemberian imbal hasil tetap per bulan, sehingga berpotensi menimbulkan kerugian bagi masyarakat serta mengganggu integritas sektor jasa keuangan.
Dalam proses penyidikan, penyidik OJK telah menetapkan Sdr. AAG dan Sdr. APP sebagai tersangka. Keduanya diduga melanggar Pasal 237 huruf a Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Jasa Keuangan (UU P2SK), dengan ancaman pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 10 tahun, serta pidana denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak Rp1 triliun.
Dalam tahap penyidikan, kedua tersangka sempat tidak kooperatif dan diketahui berada di Doha, Qatar. Penyidik OJK kemudian melakukan berbagai langkah penangkapan melalui koordinasi intensif dengan Korwas PPNS Bareskrim Polri dan Divisi Hubungan Internasional Polri, yang menghasilkan penerbitan Daftar Pencarian Orang (DPO) dan Red Notice pada 14 November 2024.
Selain itu, melalui Kementerian Hukum dan Kementerian Luar Negeri, OJK mengajukan permohonan ekstradisi kepada Pemerintah Qatar, serta berkoordinasi dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk melakukan pencabutan paspor terhadap para tersangka.
Melalui mekanisme kerja sama National Central Bureau (NCB) to NCB dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Luar Negeri dan KBRI di Qatar, kedua tersangka berhasil dipulangkan ke Indonesia pada 26 September 2025 dan selanjutnya dititipkan di Rumah Tahanan Bareskrim Polri guna kepentingan proses hukum.
OJK menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kejaksaan Agung, Kementerian Hukum, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Luar Negeri, serta PPATK atas dukungan dan sinergi yang erat dalam penyelesaian perkara tindak pidana sektor jasa keuangan ini. Sinergi lintas kementerian/lembaga merupakan elemen penting dalam memperkuat efektivitas penegakan hukum.
OJK menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan penegakan hukum secara tegas, konsisten, dan berkelanjutan terhadap setiap pelanggaran di sektor jasa keuangan, sebagai upaya menjaga integritas sistem keuangan nasional serta memberikan pelindungan optimal kepada investor dan masyarakat.
::: Badan Pengusahaan (BP) Batam memastikan persoalan krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kota Batam, khususnya Tanjung Sengkuang dan Batu Merah, akan segera teratasi melalui serangkaian langkah jangka pendek, menengah, hingga pembangunan infrastruktur jangka panjang. Hal tersebut disampaikan Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menanggapi aksi unjuk rasa warga di depan Kantor BP Batam, Kamis (22/1).
Ariastuty mengatakan, persoalan air sebenarnya telah ditangani sejak tahun lalu. Pada 8 September 2025, BP Batam menerima perwakilan warga Tanjung Sengkuang dan Batu Merah dalam RDP (Rapat Dengar Pendapat) di DPRD Batam. BP Batam, kata Ariastuty, sudah memetakan permasalahan dan membuat berbagai solusi. Dalam jangka pendek, BP Batam fokus pada pemenuhan kebutuhan air melalui pengiriman truk tangki dan pemasangan toren /tangki air di titik-titik teringgi elevasi perumahan warga.
Saat ini, terdapat 24 unit toren yang telah dipasang. Namun, di lapangan masih ditemui kendala karena tidak semua warga teraliri air karena air hanya mengalir di bagian level terendah saja. Meski demikian, dari hasil kajian BP Batam, toren tersebut tetap sangat dibutuhkan karena menjadi titik distribusi air ke perumahan dengan mengikuti elevasi jalur pipa tetapi pengisiannya harus sekaligus terisi penuh untuk beberapa toren.
Saat ini BP Batam telah menyiapkan 12 unit truk tangki khusus untuk wilayah terdampak. Dari hasil koordinasi dengan 17 RW dan 46 RT, kebutuhan riil di lapangan mencapai 103 trip per hari. Sementara itu, untuk jangka menengah, BP Batam melakukan penambahan booster pompa di beberapa wilayah yang mengalami tekanan air rendah. Namun, Ariastuty mengakui muncul persoalan sosial di lapangan.
Selain itu, BP Batam juga melakukan interkoneksi jaringan pipa, yakni menyambungkan jalur distribusi antar perumahan agar suplai air bisa lebih merata, namun di lokasi tertentu interkoneksi pipapun diputus. Ia mengatakan, solusi permanen krisis air akan dilakukan melalui pembangunan jalur pipa baru dari Sukajadi menuju M3G (Simpang Jam), lalu ke Ozon (untuk megisi tangki air bukit ozon) hingga Bukit Senyum (mengisi tangki bukit semyum).
Proyek ini telah dianggarkan pada tahun 2026 dan saat ini telah siap dilelang. Proses lelang skitar 1 bulan lebih,” ucap Ariastuty. Jika sesuai jadwal, pekerjaan fisik akan dimulai pada Maret 2026 dan ditargetkan rampung Juni/Juli 2026.
Ariastuty menuturkan, BP Batam terus mengawal seluruh proses penanganan krisis air dan meminta masyarakat untuk bersabar. Ia menambahkan, hingga pembangunan pipa selesai, distribusi air melalui truk tangki akan terus dilakukan.
(sumber: batampos.com)
