super me
Kasus dugaan Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) yang menyeret nama penyanyi Betrand Peto terus bergulir di ranah hukum. Pelapor berinisial AW bersama tim kuasa hukumnya telah mendatangi Subdit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Metro Jaya pada Senin (14/9) untuk menjalani pemeriksaan perdana usai melayangkan laporan resmi pada Sabtu (12/9) lalu.
Dalam proses klarifikasi tersebut, penyidik menyodorkan sebanyak 23 pertanyaan mendalam kepada pihak pelapor. Materi pertanyaan difokuskan untuk menggali kronologi kejadian secara mendetail, mulai dari momen awal keberangkatan menuju lokasi di kawasan Jakarta Selatan, kronologi perjumpaan, hingga detik-detik dugaan tindak pidana kekerasan seksual tersebut disinyalir terjadi.
Kuasa hukum pelapor, Deki, mengungkapkan bahwa selain memberikan keterangan secara rinci kepada penyidik, pihaknya juga telah melampirkan dan menyerahkan sejumlah alat bukti penting guna memperkuat laporan kliennya. Bukti-bukti tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi kepolisian dalam mengusut tuntas perkara ini serta menentukan langkah hukum selanjutnya.
Menanggapi adanya bantahan keras dari pihak Betrand Peto yang membantah melakukan tindakan pelecehan tersebut, tim kuasa hukum pelapor menyatakan tidak gentar dan siap membuktikan kebenaran di hadapan hukum. Pihaknya menegaskan akan kooperatif mengikuti seluruh tahapan penyidikan dan menyerahkan sepenuhnya proses pembuktian kepada pihak kepolisian agar kasus ini dapat terungkap secara terang benderang.
Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah kelompok milisi Houthi Yaman mengklaim meluncurkan serangan bombardir skala besar ke pangkalan udara milik Arab Saudi, King Khalid, yang berlokasi di Kota Khamis Mushait pada Senin (14/9/2026).
Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, menyatakan bahwa serangan tersebut dilakukan menggunakan puluhan rudal balistik dan drone. Serangan meluas ini menargetkan sejumlah objek vital militer di dalam pangkalan, termasuk hanggar pesawat, fasilitas radar, landasan pacu, hingga gudang amunisi. Pihak Houthi mengklaim serangan tersebut menyebabkan "kerugian signifikan" bagi kubu Arab Saudi.
Meskipun otoritas Arab Saudi belum memberikan konfirmasi langsung mengenai skala kerusakan yang diklaim Houthi, Badan Pertahanan Sipil Saudi sempat mengeluarkan peringatan bahaya di kawasan Khamis Mushait sebelum akhirnya menyatakan situasi telah aman.
Eskalasi ini memperpanjang deretan serangan silang antarwilayah perbatasan. Pada pekan sebelumnya, pihak otoritas Saudi mencatat setidaknya 73 warga sipil terluka akibat rentetan serangan Houthi yang menargetkan beberapa wilayah selatan seperti Abha, Khamis Mushait, Jazan, dan Najran, yang juga memicu kebakaran serta gangguan pada fasilitas energi setempat.
Sumber: CNN Indonesia
JAKARTA — Momen unik dan mendadak mewarnai pencopotan Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin (14/9). Purbaya rupanya tengah menghadiri Rapat Kerja bersama DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, tepat saat prosesi pergantian jabatannya diproses di Istana Kepresidenan.
Rapat yang membahas RAPBN 2027 serta dihadiri oleh Bappenas dan Bank Indonesia tersebut mendadak terhenti di tengah-tengah paparan materi yang disampaikan Purbaya. Salah satu pimpinan DPD RI menyela jalannya paparan untuk memberitahukan adanya panggilan telepon penting dari Istana, yakni dari Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.
Menanggapi interupsi tersebut, Purbaya yang sempat kebingungan langsung menghentikan paparannya dan bergegas meninggalkan ruangan rapat untuk menerima telepon. Rapat DPD RI sempat diskors beberapa menit sebelum akhirnya dilanjutkan kembali tanpa kehadiran Purbaya, dengan pemaparan yang diteruskan oleh jajaran pejabat lainnya.
Tak lama setelah insiden telepon tersebut, Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan yang baru di Istana Negara, Jakarta, sekitar pukul 16.00 WIB. Pelantikan Suahasil yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan ini tertuang dalam Keputusan Presiden RI Nomor 97P Tahun 2026 tentang reshuffle kabinet.
Sumber: CNN Indonesia
Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi kualitas udara dan munculnya kabut asap yang berpotensi mengganggu kesehatan serta kenyamanan masyarakat.
Pada Selasa 15 September 2026, pantauan Pemko Batam melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, kondisi Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kota Batam pukul 06.00 WIB, tercatat 79 atau berstatus sedang.
Sebagai langkah antisipasi, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menerbitkan Surat Edaran Nomor 47 Tahun 2026 tentang Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan terhadap Kabut Asap di Wilayah Kota Batam. Surat edaran tersebut ditujukan kepada unsur pemerintah, instansi vertikal, BUMN/BUMD, perusahaan swasta, lembaga pendidikan, fasilitas kesehatan, pusat perbelanjaan, hotel, kawasan usaha, camat, lurah, Ketua RT/RW, hingga seluruh masyarakat Kota Batam.
Melalui surat edaran ini, seluruh pihak diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi kabut asap dan kualitas udara di lingkungan masing-masing. Masyarakat juga diimbau mengurangi aktivitas di luar rumah apabila kondisi kabut asap semakin pekat.
“Kami mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan pembakaran sampah, lahan, semak, maupun material lainnya yang dapat menghasilkan asap dan memperburuk kualitas udara,” imbau Amsakar.
Bagi masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar ruangan saat kondisi udara kurang sehat, penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan yang dianjurkan. Masyarakat juga diminta menjaga kondisi tubuh, memperbanyak konsumsi air putih, serta segera memeriksakan diri apabila mengalami keluhan kesehatan.
“Keluhan yang perlu diwaspadai antara lain sesak napas, batuk berkepanjangan, nyeri dada, iritasi mata berat, sakit tenggorokan, maupun gangguan kesehatan lainnya,” katanya.
Selain meningkatkan kewaspadaan, pihaknya akan terus menginformasikan kepada masyarakat informasi mengenai kualitas udara melalui ISPU.
Untuk diketahui, surat edaran tersebut juga mengatur langkah bagi berbagai unsur di Kota Batam. Instansi pemerintah, instansi vertikal, BUMN/BUMD, dan pihak swasta diminta memastikan lingkungan kerja tetap sehat dan aman, termasuk menjaga sirkulasi udara serta menyesuaikan kegiatan apabila kualitas udara memburuk.
Lembaga pendidikan dan perguruan tinggi diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kesehatan peserta didik, mahasiswa, guru, dosen, dan tenaga kependidikan. Kegiatan pembelajaran maupun olahraga di luar ruangan dapat dikurangi atau disesuaikan apabila kondisi udara tidak memungkinkan.
Sementara itu, pusat perbelanjaan, hotel, kawasan usaha, dan tempat umum diminta memastikan sistem ventilasi dan pendingin udara berfungsi dengan baik serta mengurangi potensi masuknya asap ke dalam bangunan.
Fasilitas kesehatan, seperti rumah sakit, puskesmas, dan klinik, diminta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan bertambahnya kasus gangguan pernapasan akibat paparan asap. Perhatian khusus juga diberikan kepada kelompok rentan, antara lain bayi dan anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki penyakit pernapasan atau penyakit kronis.
Di tingkat kecamatan dan kelurahan, koordinasi dengan perangkat daerah, TNI/Polri, pemadam kebakaran, fasilitas kesehatan, serta masyarakat diminta terus diperkuat. Camat dan lurah juga diminta meningkatkan pengawasan terhadap potensi pembakaran lahan, sampah, atau aktivitas lain yang dapat menimbulkan asap.
Ketua RT/RW memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi dan imbauan kepada masyarakat. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api, kebakaran lahan, atau sumber asap yang berpotensi membahayakan.
“Kami mengingatkan seluruh pihak untuk memperkuat komunikasi dan pertukaran informasi guna mencegah serta meminimalkan dampak kabut asap,” katanya.
Masyarakat dapat menghubungi Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112 yang bebas pulsa apabila membutuhkan bantuan dalam kondisi darurat.
Pemko Batam juga mengimbau masyarakat mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan instansi berwenang serta tidak menyebarluaskan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
“Kewaspadaan dan kepedulian bersama dinilai penting untuk menjaga kesehatan, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat Batam selama kondisi kualitas udara perlu mendapat perhatian,” ujarnya.
Empat Juara Daerah Bertanding di Medan untuk Memperebutkan Tiket ke Panggung Nasional
MEDAN, 14 September 2026. PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) melalui brand AXIS menggelar Final Regional AXIS Nation Cup 2026 Northern Sumatra di Stadion Kebun Bunga, Medan, Sabtu (12/9). Mempertemukan empat juara dari babak preliminary di wilayah Northern Sumatra, laga regional ini menetapkan SKO Riau sebagai Juara Final Regional AXIS Nation Cup 2026 Northern Sumatra dan wakil kategori putra menuju Grand Final AXIS Nation Cup 2026 di Jakarta.
Pada laga final, SKO Riau menghadapi SMAN 9 Tunas Bangsa Banda Aceh dan berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-1 dari adu pinalti. Hasil tersebut menjadi puncak persaingan empat tim terbaik yang sebelumnya telah menjadi juara di wilayah masing-masing, yaitu SMAN 9 Tunas Bangsa, SMA PAB 4 Sampali, SKO Riau, dan SMAN 5 Batam.
Sementara itu, untuk kategori futsal putri, SMAN 25 Batam akan menjadi perwakilan Northern Sumatra di Grand Final AXIS Nation Cup 2026. SMAN 25 Batam sebelumnya berhasil menjadi Juara 1 Futsal Putri Preliminary Batam, sehingga mendapatkan kesempatan untuk langsung bertanding di Grand Final Nasional bersama perwakilan putri dari regional lainnya.
Baik perwakilan putra maupun putri Northern Sumatra akan melanjutkan perjuangan pada Grand Final AXIS Nation Cup 2026 di Istora Senayan, Jakarta, pada 31 Oktober 2026. Dengan demikian, Final Regional Northern Sumatra menjadi penentu wakil putra, sementara SMAN 25 Batam telah memastikan tempat di kompetisi nasional untuk kategori putri.
Antusiasme terhadap Final Regional Northern Sumatra juga terlihat dari kehadirann lebih dari seribu pengunjung dan supporter yang menyaksikan rangkaian pertandingan di Medan. Dukungan komunitas sekolah turut menjadi bagian dari pengalaman kompetisi dan memperkuat semangat “Laga Para Juara” yang mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai daerah.
Regional Group Head XLSMART Northern Sumatra, Winetou Lubis mengatakan, “Selamat kepada SKO Riau yang berhasil menjadi juara Final Regional AXIS Nation Cup 2026 Northern Sumatra. Seluruh tim telah menunjukkan kemampuan, kerja sama, semangat kompetisi, dan sportivitas sepanjang pertandingan. Kami juga mengapresiasi SMAN 25 Batam yang akan membawa nama Northern Sumatra pada kategori putri di Grand Final.”
“Perjalanan para wakil Northern Sumatra belum berakhir. Kami berharap SKO Riau dan SMAN 25 Batam dapat memberikan penampilan terbaik di Grand Final, sekaligus membawa nama sekolah dan daerahnya bersaing di tingkat nasional,” tambah Winetou.
Empat Juara Daerah Bertemu di Medan
Perjalanan menuju Final Regional Northern Sumatra dimulai dari babak preliminary yang digelar di masing-masing daerah.
SMA PAB 4 Sampali menjadi juara Medan setelah melalui persaingan yang diikuti 40 tim futsal SMA/SMK sederajat, yang terpilih dari lebih dari 90 sekolah pendaftar. Pada babak tersebut, SMAN 7 Binjai menjadi juara kedua.
Dari Aceh, SMAN 9 Tunas Bangsa menjadi wakil setelah meraih posisi terbaik di wilayahnya. Sementara SKO Riau menjadi juara Preliminary Pekanbaru dan SMAN 5 Batam menjadi juara Preliminary Batam.
Keempat juara tersebut kemudian bertemu dalam Final Regional Northern Sumatra di Medan. Sesuai jadwal pertandingan, fase grup diawali dengan laga SMA PAB 4 Sampali vs SKO Riau pada pukul 10.00 WIB dan SMAN 5 Batam vs SMAN 9 Tunas Bangsa pada pukul 11.00 WIB.
Pertandingan dilanjutkan pada pukul 13.00 WIB dan 14.00 WIB berdasarkan hasil fase grup, sebelum dua tim terbaik bertemu pada laga final pukul 16.00 WIB untuk menentukan juara regional.
Pertemuan empat juara daerah tersebut menjadi bagian dari konsep “Laga Para Juara”, yang memberikan kesempatan bagi tim terbaik dari masing-masing wilayah untuk kembali berkompetisi dan menentukan satu wakil Northern Sumatra menuju tingkat nasional.
Hasil Final Regional AXIS Nation Cup 2026 Northern Sumatra
Kategori Futsal Putra
Juara 1 : SKO Riau
Juara 2 : SMAN 9 Tunas Bangsa Banda Aceh
Laga Final : SKO Riau (2) – SMAN 9 Tunas Bangsa Banda Aceh (1)
Kategori Futsal Putri – Wakil Northern Sumatra
Juara Preliminary Batam: SMAN 25 Batam
Juara 2 Preliminary Batam: SMK Negeri 7 Batam
Sebagai juara regional, SKO Riau akan membawa nama Northern Sumatra pada kategori putra di Grand Final AXIS Nation Cup 2026. Sementara SMAN 25 Batam akan menjadi wakil Northern Sumatra untuk kategori putri pada kompetisi nasional tersebut.
Dua Wakil Northern Sumatra Menuju Panggung Nasional
Kehadiran SMAN 25 Batam di Grand Final menambah representasi Northern Sumatra pada kompetisi nasional AXIS Nation Cup 2026. Kategori futsal putri menjadi bagian dari komitmen AXIS untuk memberikan ruang yang semakin luas bagi pelajar perempuan dalam mengembangkan potensi dan berprestasi melalui futsal.
Pada Grand Final AXIS Nation Cup 2026, SKO Riau dan SMAN 25 Batam akan membawa nama Northern Sumatra dan bersaing dengan tim-tim terbaik dari berbagai regional di Indonesia. Grand Final dijadwalkan berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, pada 31 Oktober 2026.
Memasuki tahun keempat penyelenggaraan, AXIS Nation Cup 2026 menjangkau 40 kota di Indonesia dengan target partisipasi sekitar 1.680 sekolah dan 16.800 pelajar. Kompetisi ini juga memperkuat pembinaan talenta melalui kolaborasi AXIS bersama Federasi Futsal Indonesia (FFI).
Para juara mendapatkan kesempatan mengikuti Intensive Training Program bersama pelatih berlisensi serta proses talent scouting, sehingga AXIS Nation Cup tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga membuka akses bagi talenta muda menuju jenjang olahraga yang lebih tinggi.
Dalam tiga tahun penyelenggaraan sebelumnya, sebanyak lima alumni AXIS Nation Cup telah bergabung dengan Tim Nasional Futsal U-19 Indonesia dan turut mengantarkan Indonesia meraih posisi runner-up AFF U-19 Futsal Championship 2025.
Dukungan Konektivitas 5G untuk Aktivitas Digital
Penyelenggaraan Final Regional AXIS Nation Cup 2026 di Medan juga didukung oleh penguatan jaringan XLSMART. Medan, Binjai, dan Deli Serdang telah didukung lebih dari 1.000 BTS 5G XLSMART, sebagai bagian dari perluasan jaringan 5G di Sumatra Utara.
Dukungan konektivitas tersebut melengkapi aktivitas generasi muda selama penyelenggaraan ANC. Melalui AXIS 5G AF (Absolute Fast), pelanggan dapat menikmati pengalaman konektivitas 5G yang cepat dan stabil untuk mendukung berbagai aktivitas digital, termasuk berkomunikasi, membuat konten, dan berbagi momen pertandingan.
Kehadiran jaringan tersebut juga sejalan dengan komitmen XLSMART dalam membangun Responsible Digital Infrastructure, dengan menghadirkan konektivitas yang mendukung kebutuhan digital masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Melalui AXIS Nation Cup 2026, XLSMART terus memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkompetisi, mengembangkan kemampuan, membangun karakter, dan mengejar prestasi. Setelah menjadi bagian dari Laga Para Juara Northern Sumatra, SKO Riau dan SMAN 25 Batam kini bersiap membawa nama wilayah tersebut ke Grand Final AXIS Nation Cup 2026 di Istora Senayan, Jakarta, 31 Oktober 2026.
JAKARTA – Polri terus memperkuat operasi Search and Rescue (SAR) dalam penanganan insiden hilang kontak dan tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Tanjung Selatan, Kalimantan Selatan, sekitar Pulau Masalembu. Pengerahan kekuatan dilakukan secara terpadu untuk mendukung proses pencarian, penyelamatan, evakuasi, identifikasi, hingga pelayanan kepada keluarga korban. Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, prioritas Polri saat ini adalah mendukung pencarian dan penyelamatan terhadap penumpang maupun awak kapal yang masih belum ditemukan. “Polri memberikan dukungan penuh dalam operasi SAR KM Virgo Transport 8. Prioritas utama saat ini adalah pencarian, penyelamatan, dan evakuasi seluruh penumpang maupun awak kapal yang masih dalam proses pencarian. Polri bersama Basarnas, TNI AL, KSOP, pemerintah daerah, dan seluruh unsur terkait terus bergerak secara terpadu untuk mempercepat proses pencarian di lokasi,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo, Minggu (13/9/2026).
Berdasarkan data sementara hingga Minggu (13/9/2026) pukul 09.00 WIB, KM Virgo Transport 8 diketahui berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin dan dilaporkan hilang kontak sekitar pukul 02.05 WITA. Posisi terakhir kapal diperkirakan berada di sekitar Pulau Masalembu, dengan jarak sekitar 86 mil laut (NM) dari Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Data sementara mencatat jumlah Person On Board (POB) sebanyak 243 orang, terdiri atas sekitar 215 penumpang dan 30 awak kapal. Dari jumlah tersebut, 125 orang telah berhasil dievakuasi, dengan rincian 124 orang selamat dan satu orang meninggal dunia. Sementara 118 orang lainnya masih dalam proses pencarian. “Data sementara mencatat 243 orang berada di kapal. Sebanyak 125 orang telah berhasil dievakuasi, terdiri dari 124 orang selamat dan satu orang meninggal dunia. Sementara 118 orang lainnya masih dalam proses pencarian. Polri bersama seluruh unsur SAR akan terus melakukan upaya maksimal untuk menemukan dan mengevakuasi mereka yang masih dalam pencarian,” jelas Trunoyudo.
Untuk memperkuat operasi, Korpolairud Baharkam Polri telah memberangkatkan tiga Kapal Polisi terdekat menuju lokasi kejadian. Ketiganya yakni KP Laksmana-7012 yang berada dalam posisi BKO Kalsel dengan jarak sekitar 80 NM dan estimasi waktu tempuh tujuh jam, KP Ibis-6001 yang berada dalam posisi BKO Kalteng dengan jarak sekitar 103 NM dan estimasi waktu tempuh sembilan jam, serta KP Manyar-5003 yang berada dalam posisi BKO Surabaya dengan jarak sekitar 200 NM dan estimasi waktu tempuh 24 jam. Ketiga Kapal Polisi tersebut telah melaksanakan persiapan bekal ulang dan diberangkatkan untuk memperkuat pencarian serta evakuasi di lokasi.
Selain tiga Kapal Polisi, operasi SAR juga diperkuat KN Laksamana milik Basarnas, KNP 382 milik KSOP, KM Hai Da, KM Niki Mila Utama, TB TCP, TB Mauha IX, KM Cahaya Bahati Jaya, satu unit helikopter Polda Kalteng, serta satu unit helikopter Basarnas Surabaya. Basarnas mengerahkan 20 personel yang dipimpin Capt. Jahrudin. Sementara KSOP mengerahkan 10 personel yang telah diberangkatkan menuju lokasi menggunakan KNP 382 sejak pukul 07.00 WITA. “Kekuatan SAR terus diperkuat. Tidak hanya tiga Kapal Polisi, tetapi juga terdapat kapal-kapal dari unsur lainnya, dukungan dua unit helikopter, personel Basarnas, KSOP, TNI AL, Polairud, serta tim pendukung lainnya. Seluruh kekuatan ini bergerak untuk memperluas area pencarian dan mempercepat proses evakuasi,” kata Trunoyudo.
Operasi SAR di wilayah Kalimantan Selatan melibatkan Basarnas, TNI AL Lanal Banjarmasin, Polairud Polda Kalsel, KSOP Banjarmasin, SROP Navigasi, Pelindo, Kesehatan Pelabuhan, agen kapal, serta unsur terkait lainnya. Polairud Polda Kalsel terus melakukan koordinasi dan dukungan operasional di lapangan bersama unsur SAR lainnya. Posko Operasi SAR juga telah didirikan di Dermaga Trisakti Banjarmasin sebagai pusat koordinasi, pemantauan, dan pengumpulan informasi operasi. Dukungan turut diberikan Polda Jawa Timur mengingat KM Virgo Transport 8 berangkat dari Surabaya. Ditpolairud Polda Jatim menyiapkan satu tim berjumlah sembilan personel untuk mendukung operasi SAR serta koordinasi dengan Basarnas dan instansi terkait.
Polres Pelabuhan Tanjung Perak juga mendirikan Posko Pelayanan dan Pengaduan di Pelabuhan Penumpang Gapura Surya Nusantara Tanjung Perak. Posko tersebut diperkuat 10 personel Polres Pelabuhan Tanjung Perak, dua personel Tim Kesehatan, enam personel Biddokkes dan DVI Polda Jatim, serta dua personel BPBD Jatim. Posko tersebut melakukan koordinasi dengan Polres Pelabuhan Banjarmasin dan BPBD Banjarmasin terkait perkembangan penanganan dan evakuasi korban. Polri juga membuka layanan informasi dan pengaduan melalui Call Center 110 serta layanan Polres Pelabuhan Tanjung Perak di nomor 081918600000.
Selain operasi pencarian dan evakuasi, Polri menyiapkan dukungan Disaster Victim Identification (DVI) untuk memastikan proses identifikasi korban dilakukan secara profesional dan akurat. Sebanyak enam posko DVI telah didirikan di wilayah Jawa Timur dan Kalimantan Selatan. Di Jawa Timur, posko DVI terdiri atas Posko DVI Antemortem Dokkes Polda Jatim di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Posko DVI Antemortem Polda Jatim di Pelabuhan Sumenep, serta Posko DVI Postmortem Polda Jatim di RS Bhayangkara Surabaya. Sementara di Kalimantan Selatan, posko DVI terdiri atas Posko DVI Postmortem Polda Kalsel di RS Bhayangkara Banjarmasin, Posko DVI Postmortem di RSUD Ulin Banjarmasin, serta Posko DVI Antemortem Biddokkes Polda Kalsel di Pelabuhan Trisakti. Trunoyudo menegaskan, pengerahan unsur DVI dilakukan sebagai bagian dari kesiapan Polri dalam menangani seluruh tahapan penanganan korban. “Polri tidak hanya memperkuat pencarian dan evakuasi, tetapi juga menyiapkan seluruh dukungan yang diperlukan, termasuk DVI, kesehatan, posko pelayanan, dan jalur komunikasi bagi keluarga. Semua dilakukan untuk memastikan penanganan korban berjalan secara profesional, akurat, dan manusiawi,” tuturnya.
Trunoyudo menambahkan, Polri akan terus mengikuti perkembangan operasi berdasarkan informasi dan hasil koordinasi dari lapangan. Seluruh unsur yang terlibat akan mengoptimalkan kemampuan masing-masing untuk mendukung operasi SAR. “Kami memahami bahwa keluarga korban saat ini membutuhkan kepastian dan informasi. Karena itu, Polri bersama seluruh unsur SAR akan terus bekerja dan berkoordinasi. Kami mengimbau masyarakat dan keluarga penumpang untuk tetap tenang serta memperoleh informasi melalui kanal resmi. Upaya pencarian akan terus dilakukan secara maksimal hingga seluruh korban yang masih dalam pencarian dapat ditemukan dan dievakuasi,” pungkas Trunoyudo.
Batam, September 2026 — MaxOne Batam Hotel kembali menghadirkan program kuliner favorit “Jom Merarau”, sebuah pengalaman makan siang dengan konsep all you can eat lunch buffet yang dirancang untuk menghadirkan lebih banyak pilihan menu sekaligus menciptakan momen kebersamaan bagi para tamu. Berlokasi di 1.1° Dining & Lounge, MaxOne Batam Hotel, “Jom Merarau” tersedia setiap hari pukul 11.00–14.00 WIB dengan harga IDR 99K nett per person. Melalui konsep buffet, para tamu dapat menikmati berbagai pilihan hidangan dalam satu pengalaman makan siang yang praktis, nyaman, dan cocok dinikmati bersama keluarga, rekan kerja, maupun sahabat. Mengusung semangat “Celebrate Togetherness”, “Jom Merarau” tidak hanya menawarkan pilihan makanan yang beragam, tetapi juga menjadi bagian dari upaya MaxOne Batam Hotel untuk menghadirkan pengalaman kuliner yang dekat dengan kebutuhan masyarakat Batam.
Konsep all you can eat memberikan keleluasaan bagi tamu untuk menikmati berbagai hidangan sesuai selera dalam suasana restoran yang santai dan nyaman. Program ini juga menjadi pilihan yang sesuai untuk berbagai kebutuhan, mulai dari business lunch, family gathering, casual lunch bersama teman, hingga makan siang bersama rekan kerja. Dengan waktu operasional yang tersedia setiap hari, tamu dapat dengan lebih fleksibel menjadikan “Jom Merarau” sebagai pilihan untuk menikmati waktu makan siang tanpa harus menunggu momen atau hari tertentu. “Jom Merarau”.
kami hadirkan kembali sebagai bentuk komitmen MaxOne Batam Hotel dalam memberikan pengalaman kuliner yang tidak hanya lezat, tetapi juga menghadirkan momen kebersamaan bagi para tamu. Dengan konsep all you can eat dan harga yang terjangkau, kami berharap Jom Merarau dapat menjadi salah satu pilihan lunch favorit masyarakat Batam, baik untuk kebutuhan bisnis maupun untuk berkumpul bersama keluarga dan sahabat,” ujar Dian Anggraeni, General Manager MaxOne Batam Hotel. Kehadiran “Jom Merarau”. juga memperkuat posisi 1.1° Dining & Lounge sebagai salah satu pilihan tempat bersantap di kawasan Pelita–Nagoya, Batam.
Dengan lokasi yang strategis dan suasana yang nyaman, restoran ini dapat menjadi tempat untuk menikmati waktu makan sekaligus bersosialisasi bersama orang-orang terdekat. Bagi masyarakat Batam dan para tamu hotel yang ingin menikmati pengalaman makan siang buffet, “Jom Merarau” tersedia setiap hari pukul 11.00–14.00 WIB di 1.1° Dining & Lounge, MaxOne Batam Hotel, dengan harga IDR 99K nett per person. Dengan menggabungkan pilihan hidangan, harga yang terjangkau, serta suasana yang mendukung kebersamaan, MaxOne Batam Hotel mengajak para tamu untuk menjadikan waktu makan siang sebagai momen yang lebih berkesan Jom Merarau — Celebrate Togetherness, One Delicious Meal at a Time.
Badan Pengusahaan (BP) Batam memperkuat promosi investasi sektor kesehatan melalui partisipasinya dalam Medical Fair Asia 2026, salah satu pameran dagang internasional terkemuka di Asia Tenggara yang mempertemukan pelaku industri medis, teknologi kesehatan, serta penyedia layanan kesehatan dari berbagai negara.
Diselenggarakan oleh Messe Düsseldorf Asia Pte. Ltd., Medical Fair Asia 2026 berlangsung pada 9–11 September 2026 di Marina Bay Sands, Singapura. Kegiatan ini diikuti lebih dari 1.000 peserta dari berbagai negara di Asia dan menjadi salah satu platform strategis untuk memperluas jejaring bisnis serta membuka peluang investasi di sektor kesehatan.
Dalam ajang tersebut, BP Batam secara khusus memperkenalkan potensi dan peluang investasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Kesehatan Internasional Batam kepada investor global dan pelaku industri kesehatan.
Direktur Promosi dan Fasilitasi Investasi BP Batam, Dendi Gustinandar, mengatakan keikutsertaan BP Batam pada Medical Fair Asia 2026 merupakan momentum strategis untuk memperkenalkan posisi Batam sebagai salah satu destinasi investasi potensial bagi pengembangan ekosistem pariwisata kesehatan di kawasan regional.
“Kami memanfaatkan momentum Medical Fair Asia 2026 untuk memperkenalkan Batam sebagai kawasan yang memiliki posisi strategis dan didukung KEK di bidang pariwisata kesehatan. Potensi ini kami tawarkan kepada investor sebagai bagian dari pengembangan ekosistem kesehatan yang terintegrasi dan berdaya saing di kawasan regional,” ujar Dendi.
Tidak hanya memperkenalkan potensi kawasan, Dendi juga mendapat kesempatan menjadi pembicara dalam sesi Market Entry Briefing: Indonesia. Dalam forum tersebut, ia memaparkan berbagai peluang bisnis, prospek investasi, serta potensi pasar sektor kesehatan di Indonesia, khususnya Batam.
Lebih lanjut, Dendi menegaskan bahwa pengembangan sektor kesehatan di Batam tidak hanya diarahkan untuk memperkuat layanan kesehatan nasional, tetapi juga membuka peluang bagi Batam untuk tumbuh sebagai pusat layanan kesehatan berstandar internasional di kawasan regional.
Potensi tersebut diharapkan dapat mendorong masuknya investasi baru, memperluas lapangan kerja, meningkatkan transfer pengetahuan dan teknologi, serta memberikan nilai tambah bagi perekonomian Batam dan Indonesia.
Menanggapi partisipasi RSBP Batam dalam Medical Fair Asia 2026, Kepala BP Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menyambut positif langkah promosi investasi tersebut.
Keduanya berharap keikutsertaan BP Batam melalui RSBP Batam dalam forum internasional dapat semakin memperluas jejaring investasi dan memperkuat kepercayaan dunia usaha terhadap Batam sebagai salah satu kawasan strategis Indonesia untuk pengembangan industri dan jasa bernilai tambah.
Partisipasi RSBP Batam dalam Medical Fair Asia 2026 sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat branding Batam sebagai kawasan investasi yang kompetitif, terbuka, dan terintegrasi dengan pasar global.
Melalui pengembangan KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam, BP Batam terus mendorong hadirnya investasi berkualitas yang tidak hanya memperkuat sektor kesehatan, tetapi juga memberikan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi, pariwisata, industri pendukung, dan peningkatan daya saing Batam sebagai hub ekonomi regional.
Menyusul Antusiasme Tinggi pada Perayaan Kemerdekaan Indonesia, Rona Rasa Nusantara Kini Hadir sebagai Sajian All You Can Eat Dinner dengan Cita Rasa Nusantara
Setelah mendapatkan antusiasme yang tinggi dari para tamu dan masyarakat Batam saat pertama kali dihadirkan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, Rona Rasa Nusantara kini kembali hadir sebagai program makan malam reguler setiap Sabtu di Shiso Restaurant, Lantai 1, Aston Nagoya City Hotel. Mengusung konsep All You Can Eat Dinner, Rona Rasa Nusantara menghadirkan beragam hidangan khas Indonesia yang membawa kekayaan cita rasa dari berbagai daerah dalam satu pengalaman bersantap.
Program ini hadir setiap Sabtu, pukul 18.00–21.00 WIB, memberikan kesempatan bagi keluarga, sahabat, maupun para pencinta kuliner untuk menikmati sajian Nusantara dalam suasana yang nyaman di jantung Kota Batam. Pada penyelenggaraan perdananya di bulan Agustus, Rona Rasa Nusantara mendapat respons positif dan banyak permintaan dari para peserta untuk kembali menghadirkan konsep makan malam tersebut. Tingginya antusiasme tersebut menjadi salah satu alasan bagi Aston Nagoya City Hotel untuk menjadikan Rona Rasa Nusantara sebagai program kuliner reguler yang dapat dinikmati setiap akhir pekan.
“Rona Rasa Nusantara kami hadirkan untuk membawa kekayaan kuliner Indonesia ke dalam satu pengalaman makan malam yang hangat dan menyenangkan. Setelah melihat antusiasme yang sangat baik pada penyelenggaraan pertama, kami menerima banyak permintaan agar program ini kembali diadakan. Karena itu, kami memutuskan untuk menjadikannya sebagai sajian reguler setiap Sabtu, sehingga para tamu dan masyarakat dapat kembali menikmati berbagai hidangan Nusantara bersama keluarga maupun orang-orang terdekat.” ujar Ari Fijayanto, Restaurant & Banquet Manager Aston Nagoya City Hotel.
Dari hidangan pembuka hingga dessert, Rona Rasa Nusantara menyajikan pilihan menu yang dirancang untuk memberikan pengalaman kuliner Indonesia yang beragam. Salah satu daya tariknya adalah stall soup yang menghadirkan Coto Makassar dengan kuah khas, daging sapi empuk, ketupat, daun bawang, seledri, bawang goreng, jeruk nipis, sambal taoco, sambal rawit, kecap manis, dan emping. Tersedia pula Siomay Bandung lengkap dengan kentang, kol, tahu, pare, telur, saus kacang, sambal, jeruk nipis, dan kecap manis. Untuk pilihan hidangan utama, para tamu dapat menikmati Nasi Pandan, Mie Goreng, Sayur Lodeh, Telur Barendo, Ikan Bakar Rica, dan Krengsengan Daging yang disajikan untuk melengkapi pengalaman bersantap dengan cita rasa khas Indonesia.
Tidak lengkap rasanya menikmati hidangan Nusantara tanpa sate dan pelengkapnya. Rona Rasa Nusantara menghadirkan Sate Komplit yang terdiri dari sate ayam, sate usus, sate telur puyuh, sate kulit, serta sate hati ampela, disajikan bersama lontong, saus kacang, sambal merah, dan acar campur. Para tamu juga dapat menikmati Lalapan Segar yang terdiri dari timun, tomat, kacang panjang, kemangi, dan urap, serta aneka Gorengan seperti tempe mendoan, tahu isi, bakwan jagung, pisang goreng, dan singkong goreng. Untuk semakin memperkaya cita rasa, tersedia berbagai condiment berupa sambal, acar, dan kerupuk, termasuk sambal terasi, sambal ijo, sambal bawang, sambal kecap, acar campur, kerupuk tempe, kerupuk bawang, dan kerupuk merah. Pengalaman kuliner kemudian dilengkapi dengan pilihan dessert khas Indonesia, mulai dari irisan buah segar, aneka jajanan pasar Nusantara, Es Brenebone, Es Cendol, hingga Es Teler.
Sementara itu, pilihan minuman yang tersedia meliputi air mineral, es teh manis, kopi, dan teh. Menurut Chef Jufry Jenry Rembet, Head Chef Aston Nagoya City Hotel, Rona Rasa Nusantara menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kembali keberagaman kuliner Indonesia melalui sajian yang dapat dinikmati dalam satu meja. “Indonesia memiliki kekayaan kuliner yang luar biasa, dengan setiap daerah memiliki karakter rasa dan keunikannya masing-masing. Melalui Rona Rasa Nusantara, kami ingin menghadirkan keberagaman tersebut dalam satu pengalaman makan malam yang dapat dinikmati bersama. Kami juga ingin memastikan setiap hidangan memiliki cita rasa yang autentik sekaligus tetap nyaman dinikmati oleh berbagai kalangan.” ungkap Chef Jufry Jenry Rembet, Head Chef Aston Nagoya City Hotel.
Dengan konsep All You Can Eat, Rona Rasa Nusantara memberikan ruang bagi para tamu untuk mencoba berbagai hidangan dalam satu kunjungan. Konsep ini juga menjadikannya pilihan yang tepat untuk makan malam bersama keluarga, gathering bersama teman, maupun sekadar menikmati akhir pekan dengan pengalaman kuliner yang berbeda. Kehadiran Rona Rasa Nusantara sebagai program reguler menjadi bagian dari upaya Aston Nagoya City Hotel dalam menghadirkan pengalaman kuliner yang lebih dekat dengan kekayaan budaya Indonesia. Melalui sajian Nusantara, hotel berharap dapat memperkenalkan berbagai cita rasa lokal sekaligus menciptakan momen bersantap yang hangat dan berkesan bagi para tamu dan masyarakat Batam. Rona Rasa Nusantara tersedia setiap Sabtu, pukul 18.00–21.00 WIB, di Shiso Restaurant, Lantai 1, Aston Nagoya City Hotel.
Tanjungpinang, 13 September 2026 - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menggelar Festival Media (Fesmed) Selat Malaka 2026 pada 19–21 September 2026, dan untuk pertama kalinya festival media tingkat nasional ini berlangsung di dua kota sekaligus, Batam dan Tanjungpinang. Sekitar 300 jurnalis dari berbagai daerah di Indonesia akan menghadiri kegiatan yang mengusung tema besar “Kemerdekaan Pers dan Keadilan HAM di Asia Tenggara” ini, dengan Pulau Penyengat sebagai lokasi puncak sekaligus penutup rangkaian acara. AJI Kota Batam dan AJI Kota Tanjungpinang dipercaya menjadi tuan rumah, mempertemukan pengurus AJI Indonesia, AJI Kota, hingga sejumlah NGO dalam satu rangkaian kegiatan. Panitia memulai Fesmed Selat Malaka 2026 pada 19 September 2026 hingga 20 September 2026 di Politeknik Negeri Batam. Memasuki hari ketiga, Senin 21 September 2026, peserta bertolak ke Tanjungpinang untuk mengikuti napak tilas sejarah di Pulau Penyengat, sebelum kegiatan ditutup dengan Sarasehan di Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri.
*Penyengat, Pulau Kecil dengan Jejak Peradaban Besar*
Ketua AJI Tanjungpinang, Sutana menjelaskan, Pulau Penyengat merupakan pulau kecil yang terletak di seberang Kota Tanjungpinang dan bukan sekadar destinasi wisata sejarah, melainkan pernah menjadi pusat pemerintahan. Di pulau seluas sekitar 94 hektare itu, berdiri deretan benda cagar budaya peninggalan Kesultanan Melayu Riau-Lingga, yang wilayah kekuasaannya pada masa itu membentang hingga Riau, Lingga, Johor, Pahang, dan Singapura. "Karena kekayaan sejarah itu, Penyengat kerap disebut sebagai pulau museum cagar budaya," kata Sutana. "Pulau Penyengat memiliki nilai sejarah yang luar biasa.
Dari pulau kecil inilah lahir banyak pemikiran besar yang menjadi fondasi kebudayaan Melayu sekaligus turut membentuk perkembangan bahasa Indonesia," tambahnya. *Rusydiah Klub, Cikal Bakal Pers di Kepulauan Riau* Selain kaya akan benda cagar budaya, Pulau Penyengat menyimpan warisan intelektual yang jarang disorot publik luas. Pada 1895, masyarakat Penyengat mendirikan Rusydiah Klub, embrio perkumpulan ilmu pengetahuan yang meletakkan akar tradisi berpikir kritis dan menjadi cikal bakal pers di Kepulauan Riau. Rusydiah Klub dikenal sebagai organisasi intelektual pertama di Nusantara yang memelopori tradisi menulis dan penyebaran ilmu pengetahuan di kawasan Melayu. Sutana menilai kehadiran ratusan jurnalis dari berbagai daerah di lokasi bersejarah ini menjadi momentum untuk melihat kembali akar tradisi intelektual yang turut membentuk perkembangan pers di Kepulauan Riau."Sehingga pelaksanaan Fesmed di Penyengat kami menyebutnya sebagai pertemuan antara sejarah dan masa depan pers Indonesia," tuturnya.
*Warisan Raja Ali Haji, Fondasi Bahasa Indonesia*
Pulau Penyengat juga menjadi tempat lahir dan dimakamkannya Raja Ali Haji, pahlawan nasional yang dikenal lewat karya sastranya, Gurindam 12. Melalui sejumlah karya monumental — Gurindam Dua Belas, Kitab Pengetahuan Bahasa yang dikenal sebagai kamus bahasa Melayu modern pertama, serta Tuhfat al-Nafis — Raja Ali Haji memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan bahasa Melayu yang kemudian menjadi dasar lahirnya bahasa Indonesia. Berkat pemikiran dan tulisan-tulisannya, Sumpah Pemuda 1928 menetapkan bahasa Melayu dari Pulau Penyengat sebagai bahasa nasional, cikal bakal Bahasa Indonesia yang dikenal saat ini. "Karena jasa besar itu, Raja Ali Haji juga dijuluki sebagai Bapak Bahasa Indonesia," sebut Sutana.
*Napak Tilas yang Melahirkan Karya Jurnalistik* Selama berada di Pulau Penyengat, delegasi dan peserta tidak sekadar berkunjung. Panitia mendorong setiap peserta menuliskan cerita perjalanan mereka selama mengunjungi sejumlah tempat bersejarah di pulau ini, termasuk situs dan bangunan ikonik yang masih terawat dan terjaga hingga sekarang. "Dengan demikian, kegiatan napak tilas diharapkan dapat melahirkan berbagai perspektif dan karya jurnalistik yang memperkenalkan sejarah serta kekayaan budaya Pulau Penyengat kepada masyarakat lebih luas," kata Sutana.
*Menghubungkan Sejarah dengan Masa Depan Pers*
Lewat penyelenggaraan Fesmed Selat Malaka 2026 di Pulau Penyengat, AJI berupaya menghubungkan jejak sejarah pemikiran Melayu dengan agenda pers masa kini, sekaligus mendorong pengakuan dunia atas warisan budaya yang selama ini menjadi fondasi identitas bahasa dan intelektual bangsa. Sejarah Pulau Penyengat pun diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari masa lalu, melainkan sumber refleksi bagi pers Indonesia dalam menghadapi tantangan jurnalistik di masa depan. Tujuh Titik Cagar Budaya di Pulau Penyengat: 1. Masjid Raya Sultan Riau — ikon pulau yang terkenal karena arsitekturnya yang unik, dengan campuran bahan bangunan yang konon menggunakan putih telur. 2. Kompleks Makam Raja Haji Fisabilillah — tempat peristirahatan terakhir pahlawan nasional dan pejuang Melayu. 3. Kompleks Makam Raja Ali Haji dan Engku Puteri Raja Hamidah — makam sastrawan besar pencipta Gurindam Dua Belas serta permaisuri kerajaan. 4. Kompleks Makam Raja Abdurrahman (Yang Dipertuan Muda VII) — makam penguasa Riau-Lingga abad ke-19. 5. Kompleks Istana Kantor — bekas bangunan kantor sekaligus tempat kediaman resmi para raja atau Yang Dipertuan Muda. 6. Perigi Sulu dan Perigi Tua — sumur bersejarah peninggalan masa lalu yang menjadi sumber air penting bagi penduduk setempat. 7. Istana Tengku Bilik — bangunan bersejarah kediaman keluarga kerajaan.
