Live Streaming
super me

super me

Page 2 of 281


Dihadiri Wamendagri, SelebRun, Atlit Nasinoal Ranner Dalam dan Luar Negeri.

Disbudpar Batam, Event lari Batam 10K 2026 “Beyond Borders” sukses digelar di kawasan Alun-Alun Engku Putri, Batam Centre, Minggu (20/9/2026). Mengusung konsep sport tourism, kegiatan ini berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat serta peserta dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara.
Batam 10K 2026 juga dirangkaikan dengan Fun Run 5K dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI, sehingga semakin menambah semarak suasana di kawasan Batam Centre. Ribuan peserta memadati lokasi sejak pagi dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh antusias.
Pelepasan peserta dilakukan oleh Wali Kota Batam yang diwakili Staf Ahli Wali Kota Batam Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Nurzalie, bersama Komandan Korem 033/Wira Pratama, Brigjen TNI Bambang Herqutanto, M.Han., serta Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam sekaligus Ketua Panitia Batam 10K 2026, Ardiwinata.


Selain menghadirkan kompetisi lari, Batam 10K 2026 turut dimeriahkan dengan bazar UMKM, hiburan musik, serta pembagian doorprize. Kehadiran berbagai unsur pemerintah, TNI, Forkopimda, komunitas olahraga, hingga masyarakat turut memperkuat semangat kebersamaan dalam kegiatan tersebut.
Sejumlah tamu VIP turut hadir, di antaranya Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto, Komandan Korem 033/WP Brigjen TNI Bambang Herqutanto, M.Han., Ketua Umum LAM Kepri Kota Batam Dato Wira Setia Utama Y.M. H. Raja Muhammad Amin, unsur Forkopimda Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam, serta seleb-run Razer Patricia dan atlet voli nasional Maya Kurnia Indri Sari.
Dalam laporannya, Kepala Disbudpar Kota Batam sekaligus Ketua Panitia Batam 10K 2026, Ardiwinata, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan pengembangan dari event Batu Ampar 10K yang sebelumnya sempat vakum selama kurang lebih 12 tahun.


“Izin Bapak Wali Kota, kami melaporkan bahwa kegiatan ini merupakan pengembangan dari Batu Ampar 10K yang sempat vakum bertahun tahun, kemudian digelar kan skalanya dan dilakukan rebranding menjadi Batam 10K,” ujar Ardiwinata.
Ia menjelaskan, pengembangan Batam 10K dilakukan dengan cakupan yang lebih luas untuk menarik minat pelari nasional maupun internasional sekaligus mendukung pengembangan Batam sebagai destinasi sport tourism.
“Untuk tahun ini kita juga menghadirkan kategori internasional dengan peserta dari mancanegara, di antaranya Kenya, Filipina, Prancis, Singapura dan Malaysia,” katanya.
Selain kategori internasional, Batam 10K 2026 juga mempertandingkan sejumlah kategori, yakni Pelajar Putra dan Putri, Umum Putra dan Putri, Master Putra dan Putri, serta kategori Internasional. Kehadiran berbagai kategori tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan ruang bagi masyarakat, komunitas pelari, atlet, hingga peserta mancanegara untuk berpartisipasi dalam event olahraga di Kota Batam.
Ardiwinata menambahkan, Batam 10K 2026 turut diramaikan oleh sejumlah figur dari dunia olahraga dan running community, di antaranya seleb-run Razer Patricia dan atlet voli nasional Maya Indri.


Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto mengapresiasi pelaksanaan Batam 10K 2026. Ia menyampaikan bahwa penyelenggaraan event tersebut telah mengakomodasi sejumlah masukan yang sebelumnya disampaikannya kepada Pemerintah Kota Batam.
“Saya beberapa waktu lalu berdiskusi bersama Bapak Wali Kota Batam dan Kadisbudpar Batam mengenai rencana penyelenggaraan event sport tourism Batam 10K. Saat itu saya menyarankan agar menggunakan timing system, merangkul komunitas-komunitas lari dan mengajak para sport enthusiast untuk ikut mempromosikan event ini,” kata Bima Arya.
Menurutnya, sejumlah masukan tersebut telah diterapkan dalam pelaksanaan Batam 10K 2026.
“Saya senang sekali karena saran-saran tersebut dijalankan oleh Pemerintah Kota Batam dan jajarannya. Mudah-mudahan Batam 10K ke depan dapat terus berkembang menjadi ajang sport tourism yang semakin profesional, semakin menarik dan semakin seru,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Komandan Korem 033/WP Brigjen TNI Bambang Herqutanto, M.Han. Ia menilai pelaksanaan Batam 10K dan Fun Run 5K berjalan lancar serta mendapat partisipasi dan antusiasme yang tinggi dari masyarakat.
“Alhamdulillah, kegiatan Batam 10K dan Fun Run 5K berjalan dengan lancar dan sukses. Kita semua berbahagia melihat partisipasi masyarakat dan peserta yang luar biasa. TNI Prima, TNI kuat bersama rakyat,” ujar Brigjen Bambang.


Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengumuman para pemenang dari masing-masing kategori serta pembagian doorprize.
Kesuksesan penyelenggaraan Batam 10K 2026 “Beyond Borders” menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dalam mengembangkan sport tourism sekaligus memperkuat promosi Batam sebagai destinasi yang mampu menyelenggarakan event olahraga berskala nasional dan internasional.
Melalui penyelenggaraan event olahraga yang berkelanjutan, Pemerintah Kota Batam mendorong semakin luasnya partisipasi masyarakat, tumbuhnya komunitas olahraga, serta meningkatnya kunjungan wisatawan yang pada akhirnya memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM, dan perekonomian daerah

Badan Pengusahaan (BP) Batam dan PT Pertamina Patra Niaga memperkuat sinergi dalam mendukung keandalan layanan energi penerbangan melalui Penandatanganan Kontrak Perjanjian Sewa Fuel Delivery System (FDS).

Penandatanganan dilakukan oleh Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, dan Vice President Aviation Fuel Business PT Pertamina Patra Niaga, Yosep Iswadi di Hotel Sheraton Grand Jakarta, Jumat (18/9).

Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, mengatakan kerja sama ini menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan dan keandalan layanan energi penerbangan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

“Kerja sama ini menegaskan komitmen bersama untuk menjaga layanan yang andal, aman, efektif dan profesional. Bagi Batam, dukungan sistem penyaluran bahan bakar penerbangan yang baik merupakan bagian penting dalam memperkuat konektivitas dan pelayanan kebandarudaraan,” ujar Denny.

Menurutnya, keberadaan layanan energi penerbangan yang andal saling terhubung dengan berbagai sektor di Batam, mulai dari investasi, industri, logistik hingga transportasi.

Karena itu, BP Batam berharap kerja sama dengan PT Pertamina Patra Niaga dapat memberikan kepastian layanan sekaligus menjadi fondasi bagi pengembangan kerja sama yang lebih luas di masa mendatang.

“Ke depan, dibawah kepemimpinan Bapak Amsakar Achmad dan Ibu Li Claudia, tentu dapat ditingkatkan skema kerja sama yang lebih luas sehingga bisa terlibat langsung dalam keberlanjutan Bandara International Hang Nadim,” tambahnya.

Sementara itu, Vice President Aviation Fuel Business PT Pertamina Patra Niaga, Yosep Iswadi, menyampaikan bahwa kerja sama FDS merupakan langkah strategis pihaknya dalam memperkuat dukungan terhadap ketahanan energi di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam.

“Kami berkomitmen mendukung seluruh kebutuhan penerbangan di Batam sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Yosep.

Ia menambahkan, dukungan tersebut tidak hanya ditujukan bagi penerbangan komersial, tetapi juga bagi perkembangan industri aviasi di Batam, termasuk sektor Maintenance, Repair and Overhaul (MRO).

Yosep berharap sinergi antara PT Pertamina Patra Niaga dan BP Batam dapat terus berkembang, khususnya dalam pengembangan sarana dan fasilitas pendukung penerbangan di Bandara International Hang Nadim.

“Semoga ke depan kerja sama dapat ditingkatkan, khususnya dalam pengembangan sarana dan fasilitas di Bandara International Hang Nadim,” pungkasnya. 

BATAM, – Suasana penuh keceriaan, warna, dan kreativitas mewarnai Ballroom HARRIS Hotel Batam Center pada Minggu, 20 September 2026. Ratusan anak bersama para orang tua memadati area ballroom untuk mengikuti ajang bergengsi "Lomba Mewarnai Anak HARRIS Batam Center" yang berlangsung sukses dan semarak mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB.

Ajang ini diselenggarakan sebagai wadah eksplorasi bakat seni, mengasah imajinasi, sekaligus melatih konsentrasi dan kepercayaan diri anak-anak sejak usia dini. Dengan total hadiah senilai Rp28.000.000, kompetisi ini terbagi menjadi tiga kategori lomba, yaitu Kategori A (TK), Kategori B (SD/MI Kelas 1–3), dan Kategori C (SD/MI Kelas 4–6).

Penilaian Ketat dan Independen oleh Dewan Juri Profesional

Untuk memastikan penilaian berlangsung adil, objektif, dan berkualitas, pihak panitia menghadirkan tiga orang dewan juri berkompeten di bidang seni visual dan estetika. Dewan juri terdiri dari dua orang perwakilan profesional dari pihak manajemen hotel serta satu juri tamu istimewa dari Komunitas Seni Rupa Batam (KSRB), yaitu Kak Rijon Parman Siregar.

Proses kurasi dan penilaian karya memperhatikan berbagai aspek penting, mulai dari komposisi warna, kerapian, teknik gradasi, hingga keaslian ide dan kreativitas anak dalam menyelesaikan gambar. Kak Rijon Parman Siregar mengapresiasi tingginya potensi seni anak-anak di Kota Batam yang terlihat dari keberanian memadukan warna serta detail guratan krayon di atas kertas mewarnai.

Daftar Pemenang Lomba Mewarnai Anak HARRIS Batam Center

Setelah melalui proses penjurian yang ketat dan selektif, dewan juri secara resmi menetapkan para pemenang untuk masing-masing kategori:

Kategori A (Tingkat TK):

Juara 1: Muhammad Azzam Afandi (TK Al-Azhar 03 Sagulung)

Juara 2: Sultan Kabir Ahmad (RA. Rhabita Islamiyah)

Juara 3: Muhammad Raffasya Amir (TK Shabilla)

Kategori B (Tingkat SD/MI Kelas 1–3):

Juara 1: Aqila Queensha Murtejo (SDIT Ummul Qurro’)

Juara 2: Aysha Ramadhani Lesmana (SDN 002 Sagulung)

Juara 3: Altsaqifa Nafsha Yuannisa (SDIT Darussalam 01 Batam)

Kategori C (Tingkat SD/MI Kelas 4–6):

Juara 1: Fenny Fairuz Putri Tritama (SDIT Mutiara Insani)

Juara 2: Arsyfa Salsabila (SDIT At-Taubah)

Juara 3: Damia Lutfiah Soelin (SDII Luqman Al-Hakim 01)

Para pemenang masing-masing berhak membawa pulang trofi piala, sertifikat penghargaan, uang tunai, serta voucer hadiah istimewa.

Hiburan Seru dan Program Edukasi Edukatif bagi Keluarga

Tidak hanya sekadar kompetisi mewarnai, acara ini dirancang sebagai paket liburan akhir pekan yang lengkap dan menyenangkan bagi seluruh keluarga. HARRIS Hotel Batam Center menghadirkan beragam hiburan spektakuler untuk memeriahkan suasana, mulai dari atraksi pesulap cilik dan profesional (magician), wahana istana balon yang menjadi magnet kegembiraan anak-anak, aneka games interaktif, hingga pembagian hadiah-hadiah menarik.

Sembari mendampingi anak-anak berkarya, para orang tua juga dimanjakan dengan berbagai fasilitas tambahan yang bernilai edukatif dan bermanfaat. Tersedia layanan cek kulit wajah bagi bunda serta pemeriksaan golongan darah. Selain itu, diselenggarakan pula Seminar Kesehatan Gratis yang menghadirkan pakar medis terpercaya, yaitu drg. Elvini yang membawakan materi seputar "Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak", serta dr. Yulia yang memaparkan edukasi penting mengenai pencegahan "Chickenpox & Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD) pada Anak".

Dukungan Penuh Para Mitra dan Sponsor

Kesuksesan perhelatan akbar ini tidak lepas dari kolaborasi dan sinergi bersama para mitra pendukung. HARRIS Hotel Batam Center menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh sponsor yang telah berpartisipasi menyukseskan acara ini, di antaranya:

Agres.ID

Heldove Estetica

Klinik Mahkota

RS Griya Medika

Edukits

Happy Time

Timezone

Dukungan para sponsor turut melengkapi fasilitas peserta dengan beragam benefit langsung seperti voucer bermain di Timezone, voucer belanja Edukits, voucer Happy Time, sertifikat kepesertaan, hingga paket makanan ringan (snack).

Melalui kegiatan ini, HARRIS Hotel Batam Center menegaskan komitmennya untuk terus menjadi ruang ramah keluarga yang aktif mendukung tumbuh kembang anak, kreativitas, serta gaya hidup sehat dan positif bagi masyarakat Batam. Manajemen berharap ajang ini dapat menjadi agenda berkala yang selalu dinantikan oleh keluarga dan anak-anak berbakat di Kepulauan Riau.

Batam, 20 September 2026 — Dalam rangka memperingati World Cleanup Day 2026, yang jatuh pada tanggal 20 September, Riahi Villas by Swiss-Belhotel Nirup Island menggelar aksi bersih-bersih pantai sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan ekosistem pesisir. World Cleanup Day merupakan salah satu gerakan lingkungan berbasis komunitas terbesar di dunia yang mendorong masyarakat untuk mengambil tindakan nyata dalam mengatasi permasalahan sampah global.

Bersama Nirup Island Management, Citra Buana Prakarsa, serta hotel-hotel di bawah naungan Swiss-Belhotel International di Kota Batam, Riahi Villas melaksanakan kegiatan bersih-bersih di sepanjang garis pantai Nirup Island pada Kamis, 17 September 2026. Aksi ini mengusung semangat “We contribute to a healthy, waste-free world” atau “Kami berkontribusi bagi dunia yang sehat dan bebas sampah”, kegiatan ini mencerminkan komitmen bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meminimalkan dampak sampah terhadap kawasan pesisir.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mengumpulkan berbagai jenis sampah yang terbawa arus dan terdampar di sepanjang garis pantai, seperti sampah plastik, puntung rokok, dan jenis sampah lainnya. Seluruh sampah yang terkumpul kemudian dipilah berdasarkan kategori agar dapat ditangani dengan tepat. Selain menjaga kebersihan dan keindahan pantai, kegiatan ini turut membantu melindungi biota laut dari risiko terjerat atau menelan sampah yang mencemari kawasan pesisir.

“Pengelolaan sampah yang tepat, termasuk melalui pemilahan dan daur ulang, dapat membantu mencegah sampah kembali mencemari laut. Bagi kami, upaya ini merupakan bagian dari tanggung jawab bersama untuk menjaga keindahan alam, ekosistem pesisir, serta keberlanjutan destinasi untuk generasi mendatang,” ujar Nur Arifin, Resort Manager Riahi Villas by Swiss-Belhotel Nirup Island.

Kegiatan World Cleanup Day 2026 menjadi bagian dari komitmen Riahi Villas dan seluruh pihak yang terlibat untuk terus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Melalui langkah sederhana yang dimulai dari Nirup Island, kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi perubahan yang lebih besar bagi lingkungan pada masa mendatang.

Riahi Villas by Swiss-Belhotel Nirup Island merupakan destinasi vila privat yang menawarkan pengalaman menginap dengan perpaduan ketenangan, keindahan alam, dan beragam aktivitas bahari. Mengusung konsep “Your Island Healing Escape Destination”, Riahi Villas berkomitmen untuk berkembang sebagai destinasi yang bertanggung jawab terhadap lingkungan sekaligus menjaga keindahan alam dan ekosistem laut di sekitarnya.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi:

riahi.swiss-belhotel.com

 

 

Jakarta, 18 September 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) mengenai Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS), yaitu :

  1. POJK Nomor 15 Tahun 2026 tentang Penahapan Peralihan Tugas dan Wewenang Pengaturan dan Pengawasan Transaksi Pada Bursa Mineral dan Komoditas Strategis dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi ke Otoritas Jasa Keuangan,
  2. POJK Nomor 16 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis.

Penerbitan kedua POJK ini merupakan langkah awal OJK dalam mewujudkan amanat Pasal 132A Undang-undang Nomor 4 tahun 2026 tentang Perubahan Atas UU Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (Perubahan UU P2SK) yang memberikan mandat kepada OJK untuk melaksanakan pengaturan dan pengawasan transaksi pada Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS).

Pengaturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis dimaksudkan untuk membangun infrastruktur pasar yang mampu menyelenggarakan perdagangan Mineral Strategis dan Komoditas Strategis secara teratur, wajar, transparan, efisien, dan berintegritas, serta memberikan kepastian terhadap proses pembentukan harga, kliring, penyelesaian transaksi, dan pengelolaan risiko.

POJK Nomor 15 Tahun 2026 tentang Penahapan Peralihan Tugas dan Wewenang Pengaturan dan Pengawasan Transaksi pada BMKS dari Bappebti ke OJK mengatur mekanisme transisi kewenangan pengaturan dan pengawasan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) kepada OJK agar berjalan dengan lancar dan terukur demi menjaga stabilitas pasar, mencegah terjadinya kekosongan hukum, serta meminimalkan kendala operasional bagi para pelaku usaha yang sudah berjalan.

Peralihan kewenangan dari Bappebti ke OJK ini akan mulai berlaku sejak 1 Januari 2027 saat BMKS beroperasi.

Sementara itu, melalui POJK Nomor 16 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan BMKS, OJK memperkuat kerangka pengaturan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan BMKS yang mengatur antara lain pelaku kegiatan perdagangan di BMKS, perdagangan dan tata cara penahapan perdagangan, penyelenggaraan transaksi BMKS, tata kelola, manajemen risiko, sampai dengan pelindungan pengguna jasa, dan penegakan integritas.

Penyelenggaraan BMKS dirancang sebagai satu kesatuan ekosistem yang mengintegrasikan fungsi perdagangan, kliring, penjaminan, penyelesaian transaksi, hingga pengelolaan Bukti Kepemilikan Elektronik. BMKS wajib memenuhi prinsip keteraturan, kewajaran, transparansi, efisiensi, kepastian penyelesaian transaksi, integritas pasar, dan manajemen risiko.

POJK ini juga mencantumkan aspek pelindungan pengguna jasa yang bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan terhadap penyelenggaraan BMKS dan melindungi kepentingan pengguna jasa.

Dengan penerbitan kedua POJK tersebut, OJK berharap ekosistem BMKS dapat tumbuh secara lebih sehat, profesional, dan berdaya saing, serta mampu menciptakan pasar yang likuid dan terpercaya untuk mendukung peningkatan kepercayaan investor terhadap industri jasa keuangan Indonesia.

Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 15 Tahun 2026 mulai berlaku sejak tanggal 17 September 2026 dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 16 Tahun 2026 mulai berlaku sejak tanggal 1 Januari 2027.

Sebagai bentuk komitmen dan kepedulian sosial bagi masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Persatuan Istri Karyawan Otorita (PIKORI) BP Batam menyalurkan bantuan donasi kemanusiaan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Batam.

Prosesi penyerahan bantuan secara simbolis tersebut berlangsung di Marketing Centre BP Batam, Jumat (18/9/2026).

Agenda ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum PIKORI BP Batam, Erlita Sari Amsakar; Wakil Ketua 2 PIKORI BP Batam, Yani Alkindi Sudirman; Wakil Ketua 6 PIKORI BP Batam, Yanaika Agustine Mouris; Wakil Direktur Keuangan Dan Umum RSBP Batam, Evi Bangun; beserta jajaran pengurus PIKORI BP Batam.

Ketua Umum PIKORI BP Batam, Erlita Sari Amsakar, menyampaikan bahwa momentum ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus wujud kontribusi nyata PIKORI BP Batam dalam menebar kebermanfaatan bagi masyarakat luas.

“Penyerahan bantuan ini merupakan komitmen kami agar kehadiran PIKORI BP Batam terus memberikan dampak positif yang nyata,” ujar Erlita.

Dalam penjelasannya, Erlita mengungkapkan proses pengumpulan dana berhasil dikumpulkan dalam relatif singkat melalui partisipasi para pengurus PIKORI BP Batam. Penggalangan dana mencatatkan akumulasi akhir sebesar Rp40 juta.

Lebih lanjut, Erlita menjelaskan bahwa PIKORI BP Batam mempercayakan mekanisme penyaluran bantuan tersebut kepada BAZNAS Kota Batam agar dapat segera dialokasikan bagi kebutuhan para korban terdampak.

“Harapan dan doa kami, semoga aksi yang dilakukan PIKORI BP Batam dapat terus berlanjut secara konsisten, serta bantuan ini mampu mempercepat pemulihan kondisi saudara-saudara kita di NTT,” jelas Erlita.

Upaya yang dilakukan PIKORI BP Batam mendapat apresiasi dari Ketua BAZNAS Kota Batam, Habib Sholeh. Pihaknya memastikan bahwa amanah donasi yang telah dititipkan akan segera ditindak lanjuti supaya proses pemulihan berjalan lancar.

“Penyaluran amanah yang telah dititipkan ini akan segera kami proses agar pemenuhan kebutuhan bagi korban di NTT terfasilitasi dengan baik,” ujar Habib.

Dalam kesempatan tersebut, Habib juga memberikan tausiah singkat sebagai bahan refleksi spiritual bersama guna memupuk empati, menguatkan rasa kepedulian sosial, serta mempererat tali persaudaraan.

Melalui sinergi ini, PIKORI BP Batam berkomitmen untuk terus konsisten mengambil peran dalam kegiatan sosial kemanusiaan di setiap lini kebutuhan masyarakat. Diharapkan juga, gerakan ini dapat memicu rantai kebaikan yang lebih luas serta mempercepat proses pemulihan pasca bencana bagi para penyintas di NTT. 

Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memastikan Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengawal persoalan ketenagakerjaan yang dihadapi 1.025 pekerja PT Ghim Li Indonesia. Ia meminta para pekerja tetap tenang dan mempercayakan proses penyelesaian persoalan tersebut kepada pemerintah. Hal itu disampaikan Amsakar saat menerima ratusan pekerja perusahaan garmen tersebut di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (16/9/2026).

“Percaya kepada pemerintah ya, Insya Allah, kita akan cari jalan keluar terbaik,” ujar Amsakar.

Ia mengatakan, Pemko Batam akan mendalami kondisi perusahaan secara menyeluruh, termasuk memastikan hak-hak pekerja menjadi perhatian dalam proses penyelesaian.

Aktivitas produksi PT Ghim Li Indonesia di Kawasan Industri Tunas, Batam Kota, dilaporkan terhenti sepenuhnya sejak 7 September 2026. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap 1.025 pekerja, baik karyawan tetap maupun pekerja dengan status Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).

Berdasarkan pendataan Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, para pekerja menghadapi ketidakpastian, terutama terkait gaji periode Agustus 2026 dan hak ketenagakerjaan lainnya yang belum dibayarkan manajemen.

Amsakar menyampaikan, proses negosiasi terkait persoalan PT Ghim Li juga sedang berlangsung di Singapura. Pemko Batam, kata dia, tidak ingin persoalan tersebut berujung pada terabaikannya hak para pekerja.

“Kita tidak ingin perusahaan lepas tangan. Hak-hak bapak dan ibu harus kita perjuangkan,” katanya.

Untuk menelusuri persoalan secara menyeluruh, Pemko Batam akan membentuk tim yang bertugas melakukan pendalaman dan investigasi. Tim tersebut akan berkoordinasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan serta Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM.

Pendalaman dilakukan antara lain menyusul informasi mengenai perubahan status PT Ghim Li Indonesia. Berdasarkan informasi dari serikat pekerja, perusahaan yang sebelumnya berstatus Penanaman Modal Asing (PMA) asal Singapura berubah menjadi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) pada 5 Agustus 2026.

Perubahan tersebut juga disebut diikuti perpindahan alamat hukum perusahaan dari Batam ke Bekasi, Jawa Barat. Pemko Batam bersama instansi terkait akan menelusuri perubahan tersebut, termasuk kaitannya dengan kewajiban perusahaan terhadap para pekerja.

Amsakar menegaskan, pemerintah akan terus mengikuti perkembangan persoalan tersebut hingga ditemukan titik terang.

“Insya Allah saya tidak akan lepas dari problem yang bapak dan ibu hadapi ini. Saya akan terus dalami dan telusuri,” tegasnya.

Terkait kepesertaan BPJS, Amsakar memastikan Pemko Batam tetap menanggung pembiayaan BPJS bagi para pekerja sebagai bentuk perhatian pemerintah di tengah kondisi yang mereka hadapi.

Ia juga mengapresiasi para pekerja yang selama ini turut menjaga situasi Batam tetap kondusif.

“Terima kasih sudah menjadikan Batam tetap kondusif,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PC SPAI FSPMI Kota Batam, Hartono, mengatakan kondisi PT Ghim Li Indonesia hingga kini belum memperoleh kejelasan setelah aktivitas produksi perusahaan berhenti sejak 7 September 2026.

Menurutnya, para pekerja membutuhkan kepastian mengenai keberlangsungan perusahaan serta hak-hak yang belum mereka terima.

“Intinya kami mengadukan nasib. Kalau bisa, manajemen dipanggil untuk hadir dan memperjelas sebenarnya apa yang terjadi di PT Ghim Li,” kata Hartono.

Hartono berharap pemerintah dapat memfasilitasi pertemuan antara pekerja dan manajemen perusahaan agar persoalan yang dihadapi dapat dibahas secara terbuka dan dicarikan penyelesaian.

Pertemuan di Kantor Wali Kota Batam tersebut menjadi ruang bagi para pekerja menyampaikan langsung kondisi yang mereka alami. Pemko Batam selanjutnya akan melakukan pendalaman bersama instansi terkait untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi perusahaan sekaligus memastikan penyelesaian persoalan ketenagakerjaan tetap memperhatikan hak-hak para pekerja.

BP Batam melalui Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan mencatatkan kinerja positif sepanjang Januari–Agustus 2026.

Sejumlah indikator utama menunjukkan pertumbuhan tahunan, dengan penerimaan mencapai Rp303,14 miliar, arus peti kemas 542.927 TEUs atau tumbuh 8,2% (YoY), bongkar muat general cargo 8.174.446 ton atau tumbuh 8% (YoY), serta mobilitas penumpang mencapai 6.718.075 orang atau tumbuh 8,02% (YoY).

Khusus Terminal Umum Batu Ampar, realisasi general cargo telah mencapai 1.376.034 ton atau 102% dari target tahunan.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa tren positif sektor kepelabuhanan menjadi salah satu indikator penting dalam menopang aktivitas ekonomi dan investasi di kawasan Free Trade Zone (FTZ) Batam.

Menurutnya, pertumbuhan arus logistik dan mobilitas penumpang menunjukkan aktivitas perdagangan serta konektivitas Batam terus bergerak positif.

“Pertumbuhan yang konsisten di sektor logistik dan kepelabuhanan hingga Agustus 2026 ini merupakan sinyal kuat bahwa denyut perekonomian dan iklim investasi Batam terus bergairah. Pelabuhan adalah urat nadi perdagangan Batam,” ujar Amsakar Achmad.

Ia menambahkan, BP Batam akan terus mendorong modernisasi infrastruktur, elektrifikasi peralatan bongkar muat, serta digitalisasi layanan dan proses logistik. Langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat posisi Pelabuhan Batam sebagai transshipment hub dan simpul logistik internasional di Selat Malaka.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menekankan bahwa peningkatan kinerja harus berjalan beriringan dengan penguatan kualitas pelayanan kepada pelaku usaha dan masyarakat. Hingga Agustus 2026, lalu lintas penumpang domestik dan internasional tercatat mencapai 6.718.075 orang, sementara kunjungan kapal barang dan penumpang mencapai 73.230 call atau tumbuh 1% (YoY).

“Tingginya mobilitas penumpang laut yang menembus 6,7 juta orang dan aktivitas logistik yang kian padat menuntut peningkatan mutu pelayanan publik di seluruh terminal. BP Batam terus mempererat sinergi dengan unsur CIQP serta para asosiasi maritim agar seluruh proses kepelabuhanan berjalan makin cepat, terukur, dan akuntabel,” tegas Li Claudia.

Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, menyampaikan apresiasi atas capaian unit bisnis kepelabuhanan yang dinilai mencerminkan penguatan tata kelola dan optimalisasi aset. Capaian general cargo Terminal Umum Batu Ampar yang telah mencapai 102% dari target tahunan, serta realisasi peti kemas sebesar 542.927 TEUs atau 72% dari target 750.000 TEUs, menjadi bagian dari kinerja yang terus dipantau hingga akhir tahun.

“Kinerja positif yang melampaui 100% pada komoditas general cargo di Batu Ampar serta realisasi peti kemas yang on track membuktikan efektivitas transformasi tata kelola bisnis di lingkungan pengusahaan. Melalui penguatan Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan, kami memastikan setiap aset kepelabuhanan BP Batam dioptimalkan secara komersial dengan standar tata kelola yang transparan dan profesional,” ujar Denny Tondano.

Direktur Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni, menjelaskan bahwa hingga akhir Agustus 2026, penerimaan sektor kepelabuhanan mencapai Rp303,14 miliar, atau 61,85% dari target tahunan sebesar Rp490,15 miliar. Capaian tersebut masih berada dalam koridor target dan diproyeksikan mengalami akselerasi pada kuartal IV-2026.

Benny menambahkan, dari sisi arus barang, volume peti kemas yang ditangani mencapai 542.927 TEUs, tumbuh 8,2% (YoY) dan merealisasikan 72% dari target tahunan. Sementara itu, total bongkar muat general cargo mencapai 8.174.446 ton, meningkat 8% (YoY).

“Capaian istimewa diraih Terminal Umum Batu Ampar yang telah melampaui target tahunan dengan realisasi 1.376.034 ton atau mencapai 102%, sedangkan Terminal Umum Curah Cair Kabil mencatatkan realisasi 2.792.750 ton atau 80% dari target,” urai Benny.

Dengan capaian tersebut, BP Batam akan melanjutkan penguatan kinerja kepelabuhanan melalui peningkatan kapasitas layanan, optimalisasi aset, modernisasi fasilitas, serta penguatan kolaborasi antarlembaga. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat daya saing Pelabuhan Batam dan mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan.

Badan Pengusahaan (BP) Batam menyampaikan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (17/9).

RKA tersebut disampaikan langsung Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, didampingi Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra dan jajaran.

BP Batam mengusulkan pagu anggaran Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp2,44 Triliun. Anggaran tersebut seluruhnya bersumber dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad mengatakan, penyusunan RKA 2027 diarahkan untuk mendukung percepatan perizinan investasi, memperkuat pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam.

“Rencana kerja dan anggaran tahun 2027 fokusnya adalah bagaimana pelayanan semakin cepat, infrastruktur semakin baik dan iklim investasi semakin memberikan kepastian,” kata Amsakar.

Ia menjelaskan, arah pembangunan BP Batam pada 2027 sejalan dengan tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027, yaitu “Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas melalui Produktivitas, Investasi dan Industri.”

Rp665,11 Miliar untuk Pengembangan Infrastruktur

Salah satu fokus utama BP Batam dalam RKA 2027 tersebut adalah pembangunan dan pengembangan infrastruktur. Sebesar Rp665,11 miliar dialokasikan untuk kegiatan pengembangan infrastruktur di KPBPB Batam.

Fokus pengembangan pada fasilitas pelabuhan, infrastruktur jalan, infrastruktur jembatan, fasilitas bandara, infrastruktur drainase, fasilitas air bersih dan limbah/IPAL, kawasan dan wisata serta fasilitas kesehatan.

Menurut Amsakar, pembangunan infrastruktur tersebut memiliki keterkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi dan investasi di Batam.

“Pembangunan infrastruktur harus memberikan dampak nyata terhadap produktivitas dan pertumbuhan ekonomi Batam,” tegasnya.

Amsakar juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Komisi VI DPR RI terhadap pelaksanaan tugas BP Batam dalam mengelola, mengembangkan dan membangun KPBPB Batam.

“Kami berkomitmen menjalankan anggaran secara efektif, efisien dan akuntabel, sehingga setiap program yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, dunia usaha, pengembangan Batam dan perekonomian nasional,” pungkasnya.

Sementara, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Adisatrya Suryo Sulisto mengapresiasi kinerja BP Batam dan berharap agar anggaran yang disiapkan BP Batam dapat dikelola secara akuntabel dan inklusif.

“Kami apresiasi kunjungan kita di lapangan mendapati banyak sekali capaian progresif Batam di mata masyarakat dan pelaku usaha. Kami harap agar anggaran ini dapat dikelola secara efektif dan akuntabel melalui program prioritas yang terukur untuk meningkatkan pelayanan publik, investasi, konektivitas, penciptaan lapangan kerja dan daya saing Batam,” harap Adisatrya.

Batam, September 2026 – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melalui Area Batam terus memperkuat upaya pengembangan jaringan gas rumah tangga di Kota Batam dengan target 34.000 Sambungan Rumah Tangga (SRT) pada periode 2026–2027. Sejalan dengan target tersebut, PGN memanfaatkan momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui program GEMPITA GasKita yang dilaksanakan sepanjang Agustus 2026 di 10 perumahan target pengembangan jaringan gas rumah tangga.

GEMPITA GasKita merupakan inisiatif PGN untuk membangun engagement dengan masyarakat sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai manfaat gas bumi dan jaringan gas rumah tangga. Dikemas dalam rangkaian kegiatan perayaan kemerdekaan, program ini menjadi ruang bagi PGN untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat di wilayah yang menjadi target pengembangan jaringan gas rumah tangga.

Melalui kegiatan tersebut, PGN tidak hanya berpartisipasi dalam memeriahkan rangkaian perayaan kemerdekaan bersama warga, tetapi juga menyampaikan informasi mengenai layanan jaringan gas rumah tangga, manfaat penggunaan gas bumi, aspek keamanan, serta tata cara penggunaannya. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat sekaligus mendukung kesiapan calon pelanggan dalam menyambut pengembangan jaringan gas rumah tangga di wilayahnya.

GEMPITA GasKita dilaksanakan di 10 perumahan yang menjadi target pengembangan jaringan gas rumah tangga PGN di Kota Batam, meliputi Perumahan Taman Cipta Asri Tahap 1 & 3, Taman Cipta Asri Tahap 2 & 4, Taman Raya Tahap 1, Taman Raya Tahap 2, Taman Raya Tahap 3, Taman Raya Tahap 4, Taman Raya Tahap 5, Taman Laguna Indah, Taman Victoria, dan Renggali Residence.

Area Head PGN Batam, Wendi Purwanto, menyampaikan bahwa pengembangan jaringan gas rumah tangga tidak hanya membutuhkan kesiapan infrastruktur, tetapi juga komunikasi dan pemahaman masyarakat sebagai bagian penting dalam keberhasilan program.

“Target pengembangan 34.000 SRT di Kota Batam merupakan bagian dari upaya PGN memperluas pemanfaatan gas bumi bagi masyarakat. Untuk mendukung target tersebut, kami terus membangun komunikasi dengan masyarakat di wilayah pengembangan. GEMPITA GasKita menjadi salah satu momentum bagi PGN untuk hadir secara langsung, membangun engagement, sekaligus memberikan pemahaman mengenai manfaat dan keamanan penggunaan gas bumi,” ujar Wendi.

Lebih lanjut, Wendi menyampaikan bahwa keterlibatan PGN dalam kegiatan masyarakat merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk membangun hubungan yang berkelanjutan dengan masyarakat di sekitar wilayah pengembangan.

“Kami berharap melalui komunikasi yang dilakukan secara berkelanjutan, masyarakat semakin mengenal manfaat jaringan gas rumah tangga dan memperoleh informasi yang tepat mengenai penggunaannya. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih siap menyambut pengembangan jaringan gas bumi di lingkungannya dan bersama-sama mendukung pencapaian target 34.000 SRT di Kota Batam,” tambah Wendi.

Pelaksanaan GEMPITA GasKita di 10 perumahan selama Agustus 2026 menjadi bagian dari strategi komunikasi PGN dalam memperkenalkan layanan gas bumi kepada masyarakat secara langsung. Momentum peringatan kemerdekaan dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat sekaligus menyampaikan edukasi mengenai pemanfaatan gas bumi sebagai energi yang praktis, efisien, dan aman.

Melalui pengembangan jaringan gas rumah tangga, PGN terus berkomitmen memperluas akses masyarakat terhadap energi gas bumi sekaligus mendukung pemanfaatan energi yang lebih efisien untuk kebutuhan rumah tangga. Pengembangan 34.000 SRT di Kota Batam pada 2026–2027 menjadi bagian dari upaya tersebut dan diharapkan dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat.

Page 2 of 281

Instagram

Tentang Kami