super me
Jakarta, Pegokart muda Morgan Holiondo Sonmoahi menjadikan musim pertamanya di Eshark ROK Cup Indonesia sebagai proses pembelajaran untuk tampil lebih baik pada tahun depan setelah menutup musim 2026 sebagai runner-up nasional kelas Mini ROK. "Ya, itu harapan saya. Semoga tidak ada aral melintang hingga saya bisa mewujudkan keinginan itu," kata Morgan dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu.
Pembalap Dewa United Motorsport itu baru mulai menekuni gokart pada awal tahun ini, namun mampu menjaga konsistensi sepanjang musim hingga menempati posisi kedua klasemen akhir kejuaraan nasional. Hasil tersebut menjadi modal bagi Morgan untuk melakukan evaluasi sekaligus meningkatkan kemampuan menghadapi persaingan pada musim berikutnya. Pada putaran keenam sekaligus seri terakhir Eshark ROK Cup Indonesia di Sirkuit Karting Internasional Sentul, Bogor, akhir pekan lalu, Morgan sebenarnya mengawali akhir pekan dengan cukup baik. Ia mencatatkan hasil terbaik pada sesi kualifikasi sebelum finis kelima pada heat dan kembali menempati posisi kelima pada prefinal.
Namun, kendala mesin pada balapan final membuat Morgan hanya mampu menyelesaikan perlombaan di posisi ke-15. Hasil tersebut tidak mengubah posisinya secara signifikan karena poin yang dikumpulkan sejak awal musim cukup untuk mengamankan peringkat kedua klasemen akhir Mini ROK. Morgan mengatakan pengalaman sepanjang musim pertamanya memberikan banyak pelajaran yang ingin ia gunakan untuk meningkatkan performa pada 2027. Ia juga bertekad berlatih lebih keras agar dapat tampil lebih konsisten dan bersaing memperebutkan gelar nasional. Morgan sebenarnya memiliki kesempatan tampil pada Kejuaraan Dunia ROK Cup di Italia setelah juara nasional Michael Vino tidak mengambil tiket tersebut.
Namun, keluarga memilih memprioritaskan pendidikan karena Morgan yang saat ini duduk di kelas P6 akan menghadapi ujian untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya. "Morgan saat ini kelas P6 dan akan menghadapi ujian nasional untuk ke tingkat selanjutnya. Jadi, pastinya kami akan lebih memprioritaskan sekolah dulu," kata ayah Morgan, Merlion Sonmoahi. Merlion berharap pengalaman satu musim penuh tersebut dapat membantu Morgan berkembang dan kembali mendapatkan kesempatan tampil di tingkat internasional melalui hasil yang diraih sendiri. "Semoga saja tahun depan bisa juara nasional sehingga bisa berangkat dengan tiket dari hasil usaha sendiri sebagai juara nasional," ujarnya.
Sumber: Kantor Berita Antara
Jakarta, Tim Patroli Brimob Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya mengamankan tiga orang yang diduga merampas telepon seluler (ponsel) dan uang tunai milik seorang sopir truk di kawasan keluar Tol Tomang, Jakarta Barat (Jakbar), Rabu dini hari.
Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan peristiwa itu terjadi di dekat lampu merah keluar Tol Tomang, Jalan Letjen S Parman, saat personel kepolisian sedang melakukan patroli rutin menuju kawasan Taman Cattleya.
"Penindakan berawal dari laporan korban yang langsung menghampiri petugas di lapangan. Sopir truk tersebut mengaku telepon seluler dan uang tunai Rp100 ribu miliknya diambil paksa oleh sekelompok pemuda," kata Henik.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung menyisir lokasi dan memeriksa sejumlah orang di sekitar tempat kejadian perkara.
"Dari pemeriksaan awal, tiga pria berinisial D (28), P (25), dan D (26) ditangkap karena diduga kuat terlibat dalam tindakan tersebut," ungkap Henik.
Ketiga terduga pelaku beserta barang bukti berupa satu unit telepon seluler dan uang tunai Rp100 ribu selanjutnya diserahkan ke Polsek Grogol Petamburan untuk pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
Secara terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila menjadi korban atau menyaksikan tindak pidana di jalan raya.
"Utamakan keselamatan diri dan segera laporkan kepada petugas terdekat atau melalui layanan Polisi 110. Sampaikan lokasi serta kejadian yang dialami agar petugas dapat memberikan bantuan," tutur Budi.
Sumber: Kantor Berita Antara
Eskalasi Memanas di Timur Tengah, Iran Serang Hanggar Jet Tempur F-35 AS di Yordania
TEHERAN — Ketegangan di wilayah Timur Tengah kembali memuncak setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) melancarkan serangan rudal yang menyasar pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Yordania. Serangan tersebut dilaporkan menghancurkan hanggar yang menampung jet-jet tempur canggih F-35 milik militer AS.
Pihak IRGC menyatakan bahwa aksi penyerangan ini merupakan balasan atas aksi militer AS sebelumnya yang menggempur sejumlah fasilitas dan wilayah Iran. Selain hanggar jet tempur F-35, beberapa titik strategis di kawasan pangkalan udara Yordania juga menjadi target gempuran rudal jarak jauh Iran.
Pemerintah Yordania mengonfirmasi adanya serangan rudal yang melintasi wilayah udaranya dan menyatakan telah berupaya mencegat sejumlah proyektil. Gempuran ini menandai berlanjutnya aksi saling balas antara Iran dan AS yang kian memperluas eskalasi konflik di kawasan tersebut.
Sumber: CNN Indonesia
Asap Karhutla Selimuti 14 Daerah di Sumut, Pemprov Siapkan Skema PJJ
MEDAN — Sebaran asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dilaporkan telah menyelimuti sedikitnya 14 daerah di wilayah Sumatera Utara (Sumut). Kondisi ini memicu penurunan kualitas udara yang berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak.
Menanggapi situasi tersebut, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah dan mulai menyiapkan skema Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi para siswa sekolah di wilayah yang terdampak parah.
Langkah antisipasi ini disiapkan untuk memastikan keselamatan serta kesehatan para siswa agar tidak terpapar kabut asap secara langsung selama proses belajar-mengajar berlangsung. Pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna memantau perkembangan indeks kualitas udara sekaligus mempercepat upaya pemadaman titik api di kawasan karhutla.
Sumber: CNN Indonesia
BATAM – Aktivitas pembangunan dan penimbunan lahan di sekitar kawasan Panaran, Batam, Kepulauan Riau, menjadi perhatian karena lokasinya berdekatan dengan jalur pipa transmisi gas yang disebut sebagai salah satu infrastruktur strategis penyaluran energi ke Batam.
Kekhawatiran muncul setelah terdapat aktivitas kendaraan dan alat berat yang melintasi salah satu titik jalur pipa transmisi tersebut. Kondisi ini dinilai berpotensi memberikan tekanan terhadap pipa apabila tidak dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan.
Area Head PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Area Batam Wendi Purwanto membenarkan hal tersebut pada hari Selasa pagi (8/9/2026). Pihaknya menjelaskan bahwa jalur tersebut merupakan bagian dari sistem penyaluran gas yang berasal dari Sumatra menuju Batam .
“Ukuran pipanya 28 inci. Pipa dari Sumatra menuju Batam, kemudian dari Batam menuju Singapura,” ujarnya.
Wendi menambahkan, terdapat satu titik di kawasan Panaran yang saat ini menjadi perhatian karena jalur aktivitas kendaraan dan alat berat melintasi pipa transmisi.
Kondisi tersebut bukan sekadar persoalan aktivitas pembangunan biasa. Sebab, pipa yang melintas di kawasan tersebut memiliki fungsi penting dalam menopang sistem energi Batam.
Pihak PGN menegaskan kekhawatiran yang disampaikan bukan berarti kepanikan, melainkan perhatian terhadap aspek keamanan dan keselamatan infrastruktur.
Berdasarkan penjelasan yang disampaikan, pipa tersebut merupakan jalur penyaluran gas yang dioperasikan oleh PT Transportasi Gas Indonesia (TGI). Jalurnya berasal dari Sumatra, tepatnya dari wilayah Kuala Tungkal, kemudian melalui jalur laut menuju Panaran, Batam.
Dari Batam, sistem penyaluran tersebut kemudian berlanjut menuju kawasan Dapur 12 dan selanjutnya menuju Kepulauan Pemping sebelum diteruskan ke Singapura.
Dengan demikian, jalur tersebut memiliki posisi strategis bukan hanya bagi kebutuhan energi di Batam, tetapi juga terkait penyaluran gas menuju Singapura.
Pihak PGN menyebut apabila penyaluran melalui pipa tersebut sampai mengalami gangguan serius, dampaknya dapat dirasakan pada sistem kelistrikan Batam dan penyaluran energi menuju Singapura.
Di sisi lain, pihak PGN menyatakan aktivitas pembangunan atau penimbunan yang berada di sekitar jalur pipa tersebut bukan dilakukan oleh PGN. Mengenai siapa pihak yang melakukan pembangunan, narasumber mengaku belum mengetahui secara pasti.
Ia menyarankan persoalan tersebut dikonfirmasi kepada Badan Pengusahaan (BP) Batam, terutama menyangkut perizinan pembangunan dan alokasi lahan di lokasi tersebut.
Perhatian utama saat ini adalah memastikan aktivitas kendaraan berat maupun pekerjaan penimbunan tidak mengganggu keselamatan pipa transmisi.
Sebab, selain berdiameter 28 inci, jalur tersebut merupakan bagian penting dari sistem pasokan energi yang menghubungkan Sumatra, Batam dan Singapura. Karena itu, aspek keselamatan dan pengamanan jalur pipa menjadi penting untuk mencegah potensi gangguan penyaluran gas yang dapat berdampak luas terhadap sistem energi di kawasan.
Jakarta, Indonesia, 7 September 2026 – Ascott Indonesia, bagian dari The Ascott Limited (Ascott), perusahaan perhotelan global yang berkantor pusat di Singapura dan dimiliki sepenuhnya oleh CapitaLand Investment Limited (CLI), memperkuat kemitraan strategis jangka panjangnya dengan PT Indonesian Paradise Property Tbk beserta perusahaan afiliasinya melalui perjanjian baru berdurasi 30 tahun yang mencakup sejumlah properti dalam portofolio grup.
Perjanjian tersebut mencakup tujuh properti dengan total 849-unit yang tersebar di Indonesia. Hal ini semakin menegaskan komitmen jangka panjang kedua perusahaan untuk memperkuat portofolio dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan di Indonesia.
Melalui anak perusahaan dan perusahaan properti afiliasinya, PT Indonesian Paradise Property Tbk saat ini bermitra dengan Ascott dalam pengelolaan sembilan properti dengan total sekitar 1.310 unit, menjadikannya salah satu mitra strategis terbesar Ascott di Indonesia. Perjanjian terbaru ini mencerminkan keyakinan kedua perusahaan terhadap kemitraan yang telah terjalin sekaligus menjadi landasan yang kuat bagi perluasan kolaborasi dan pertumbuhan portofolio ke depannya.
Sepanjang perjalanan kemitraannya dengan PT Indonesian Paradise Property Tbk, Ascott telah mengelola sembilan properti dalam portofolio PT Indonesian Paradise Property Tbk, yang mencakup sekitar 1.310 unit di berbagai wilayah Indonesia. Properti-properti tersebut meliputi Harris Hotel Kuta Tuban Bali dengan 148 kamar; Harris Resort Waterfront Batam dengan 310 kamar; Harris Hotel Batam Center dengan 171 kamar; Harris Suites fX Sudirman Jakarta dengan 144 kamar; Pop! Hotel Sangaji Yogyakarta dengan 151 kamar; Maison Aurelia Sanur, Bali by Préférence dengan 42 kamar; Yello Hotel Kuta Beachwalk Bali dengan 147 kamar; Beachwalk Residence dengan 22 unit; serta Citadines Antasari Jakarta dengan 175 kamar. Secara keseluruhan, portofolio ini mencakup beragam tipologi properti dan segmen wisatawan di berbagai destinasi perkotaan dan wisata utama di Indonesia.
Melalui perjanjian terbaru ini, tujuh dari sembilan properti tersebut akan melanjutkan kemitraannya dengan Ascott dalam jangka waktu 30 tahun ke depan. Kesepakatan ini mencerminkan kepercayaan yang telah terjalin antara Ascott dan PT Indonesian Paradise Property Tbk selama bertahun-tahun, sekaligus memperkuat komitmen bersama kedua perusahaan terhadap kinerja jangka panjang dan pengembangan portofolio secara berkelanjutan.
Philip Barnes, Country General Manager, Ascott Indonesia, mengatakan, “Kemitraan jangka panjang merupakan bagian penting dari pertumbuhan Ascott di Indonesia. Hubungan kami dengan PT Indonesian Paradise Property Tbk dibangun atas komitmen bersama untuk menghadirkan pengalaman menginap berkualitas sekaligus memperkuat kinerja jangka panjang setiap aset. Perjanjian ini mencerminkan optimisme bersama terhadap masa depan sektor perhotelan Indonesia serta memberikan landasan yang kuat bagi kami untuk terus bertumbuh bersama dalam beberapa dekade mendatang.”
Sebagai bagian dari kemitraan ini, Ascott dan PT Indonesian Paradise Property Tbk juga akan menjalankan sejumlah inisiatif peningkatan dan renovasi pada properti prioritas, termasuk Harris Hotel Batam Center dan Harris Suites fX Sudirman Jakarta. Peningkatan tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi kedua properti di pasar, mendukung kinerja jangka panjang, serta meningkatkan pengalaman menginap para tamu secara keseluruhan.
“Perpanjangan perjanjian untuk 30 tahun mendatang mencerminkan keyakinan kami terhadap Ascott sebagai mitra strategis, sekaligus terhadap potensi jangka panjang sektor perhotelan Indonesia. Dengan memadukan kekuatan Paradise Indonesia dalam mengembangkan destinasi gaya hidup ikonis dan keahlian global Ascott di bidang perhotelan, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas aset, menghadirkan pengalaman tamu yang semakin baik, serta menciptakan nilai berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan,” ujar Anthony P. Susilo, Komisaris PT Indonesian Paradise Property Tbk.
Berlandaskan kepercayaan yang tumbuh selama kemitraan jangka panjang ini, perjanjian yang diperbarui tersebut kembali menegaskan komitmen bersama Ascott dan PT Indonesian Paradise Property Tbk untuk memperkuat kinerja aset, meningkatkan pengalaman tamu, serta menciptakan nilai berkelanjutan dalam jangka panjang. Landasan ini akan terus menjadi pedoman bagi kedua perusahaan dalam mempererat kolaborasi dan menjajaki berbagai peluang pertumbuhan di Indonesia pada masa mendatang.
Natuna, 6 September 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Riau memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Kabupaten Natuna melalui Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) Tahun 2026 yang menjangkau sekitar 1.700 masyarakat.
OJK bersama Pemerintah Kabupaten Natuna dan PT Pegadaian menggelar rangkaian kegiatan edukasi keuangan untuk mendorong masyarakat semakin cerdas dalam mengelola keuangan serta menggunakan produk dan layanan jasa keuangan secara bijak.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Membangun Masyarakat Natuna yang Sehat, Cerdas Mengelola Keuangan, dan Semakin Inklusif dalam Mengakses Layanan Keuangan” dan berlangsung di Alun-alun Pantai Piwang, Kabupaten Natuna, Minggu (6/9). Rangkaian kegiatan diawali dengan senam sehat dan dilanjutkan dengan edukasi keuangan bagi masyarakat.
Kepala OJK Provinsi Kepulauan Riau yang dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Manajer Madya Roy Aditia Perangin-angin menyampaikan bahwa kesehatan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan kesehatan fisik, tetapi juga mencakup kesehatan dan ketahanan finansial.
“Konsumen yang cerdas tidak hanya mampu menggunakan produk keuangan, tetapi juga mampu memilih produk sesuai kebutuhan, memahami manfaat dan risikonya, mengetahui hak dan kewajibannya, serta mengambil keputusan keuangan secara bijak. Semangat tersebut terus kami dorong melalui program GENCARKAN,” ujar Roy.
Pelaksanaan GENCARKAN di Kabupaten Natuna menunjukkan perkembangan positif dan terus diperkuat secara berkelanjutan. Pada 2025, OJK bersama pemangku kepentingan telah melaksanakan 22 kegiatan edukasi keuangan yang menjangkau 1.150 peserta. Sementara itu, hingga Juli 2026, jumlah kegiatan meningkat menjadi 32 kegiatan dengan jumlah peserta mencapai 2.500 orang yang berasal dari berbagai kelompok masyarakat, antara lain pelajar, perempuan, pelaku usaha, dan masyarakat umum.
Perkembangan tersebut sejalan dengan capaian literasi dan inklusi keuangan di Kepulauan Riau. Berdasarkan Survei Literasi dan Inklusi Keuangan Tahun 2026, indeks inklusi keuangan masyarakat di Kepulauan Riau mencapai 98,43%, sedangkan indeks literasi keuangan mencapai 78,29%. Kedua capaian tersebut berada di atas indeks inklusi keuangan nasional sebesar 93,61% dan indeks literasi keuangan nasional sebesar 69,57%.
Roy menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi momentum bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat edukasi dan akses keuangan masyarakat.
“Capaian literasi dan inklusi keuangan di Kepulauan Riau menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperluas edukasi keuangan dan memperkuat akses masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan yang sesuai dengan kebutuhan,” ujar Roy.
Wakil Bupati Natuna Jarmin Sidik menyampaikan apresiasi kepada OJK dan Pegadaian atas sinergi dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan dan akses terhadap layanan keuangan.
“Peningkatan pengetahuan keuangan dan kemudahan akses terhadap layanan keuangan diharapkan dapat mendorong masyarakat menjadi lebih mandiri secara finansial,” ujar Jarmin.
Dari sisi industri jasa keuangan, PT Pegadaian turut mendorong masyarakat untuk memanfaatkan produk dan layanan keuangan secara tepat dan bijak. Kepala Pegadaian Cabang Natuna Jufriadi menyampaikan bahwa GENCARKAN menjadi momentum untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan serta pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan sesuai kebutuhan.
Sementara itu, Deputi Bisnis PT Pegadaian Area Kepulauan Riau Aris Suroso mengajak masyarakat Kabupaten Natuna untuk mengelola pendapatan secara lebih bijak, termasuk ketika masyarakat memiliki keterbatasan pendapatan. Menurutnya, pengelolaan keuangan yang baik dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan secara lebih terencana.
OJK bersama Pemerintah Kabupaten Natuna dan industri jasa keuangan berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat secara berkelanjutan. Melalui GENCARKAN, OJK mendorong masyarakat agar tidak hanya semakin mudah mengakses produk dan layanan jasa keuangan, tetapi juga semakin cerdas, bijak, dan bertanggung jawab dalam menggunakannya.
Ekonomi Batam pada Triwulan II 2026 tumbuh 7,28% (y-on-y), lebih tinggi dibandingkan Kepri 6,99% dan nasional 5,29%. Di antara kabupaten/kota di Kepri, Batam berada pada tiga besar pertumbuhan tertinggi, sekaligus menjadi penggerak utama ekonomi daerah berbasis industri, investasi, perdagangan, dan jasa.
AMSAKAR: JAGA MOMENTUM, PERKUAT DAYA SAING
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan capaian ini menunjukkan kepercayaan dunia usaha terhadap Batam terus menguat.
“Pertumbuhan 7,28 persen adalah hasil kerja bersama. Tugas kita sekarang adalah menjaga momentum melalui pelayanan yang semakin cepat, infrastruktur yang semakin baik, dan iklim investasi yang semakin kompetitif.”
LI CLAUDIA: PERTUMBUHAN HARUS DIRASAKAN MASYARAKAT
Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi harus diterjemahkan menjadi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pertumbuhan yang baik adalah pertumbuhan yang menciptakan pekerjaan, memperluas peluang usaha, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.”
Karena itu, penguatan layanan dasar, air bersih, transportasi, dan infrastruktur perkotaan akan terus menjadi prioritas.
FARY FRANCIS: DARI INVESTASI KE LAPANGAN KERJA
Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, menekankan bahwa investasi harus menghasilkan dampak ekonomi nyata.
“Investasi tidak boleh berhenti pada komitmen. Investasi harus menjadi proyek, proyek menjadi produksi, dan produksi menciptakan lapangan kerja.”
Menurutnya, keberhasilan investasi diukur bukan hanya dari nilai yang masuk, tetapi dari kecepatan realisasi, nilai tambah yang tercipta, dan jumlah pekerjaan yang dihasilkan.
BP Batam akan terus mendorong investasi berkualitas pada sektor manufaktur maju, data center, industri digital, energi, dan logistik, sejalan dengan visi Batam sebagai hub industri dan ekonomi digital Asia Tenggara.
BATAM: TUMBUH TINGGI, TUMBUH BERKUALITAS
Pertumbuhan 7,28 persen menegaskan bahwa Batam tidak hanya menjadi tujuan investasi, tetapi juga pusat penciptaan nilai ekonomi.
“Target kita bukan sekadar pertumbuhan yang tinggi, tetapi pertumbuhan yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.”
Emas telah lama menjadi salah satu pilihan investasi yang dikenal luas oleh masyarakat Indonesia. Selain relatif mudah dipahami, emas juga kerap digunakan sebagai instrumen untuk menjaga nilai aset, terutama di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi. Kini, investasi berbasis emas juga dapat dilakukan melalui pasar modal dengan hadirnya Exchange Traded Fund (ETF) Emas.
Produk ini memungkinkan investor memperoleh eksposur terhadap pergerakan harga emas melalui mekanisme perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), tanpa perlu membeli maupun menyimpan emas fisik secara langsung. Secara global, ETF Emas bukan merupakan produk baru dan telah lama diperdagangkan di berbagai bursa dunia sebagai salah satu alternatif investasi berbasis emas. Kehadirannya di Indonesia memperluas pilihan investasi masyarakat dengan menggabungkan karakteristik investasi emas dan kemudahan transaksi di pasar modal.
Berbeda dengan layanan jual beli emas digital, ETF Emas merupakan reksa dana yang unit penyertaannya diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), sehingga investor dapat membeli dan menjualnya melalui perusahaan sekuritas selama jam perdagangan Bursa. Untuk berinvestasi pada ETF Emas, investor cukup memiliki rekening efek pada perusahaan sekuritas.
Secara sederhana, dana yang dihimpun dari investor dikelola oleh Manajer Investasi dan ditempatkan terutama pada aset berbasis emas sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan karakteristik tersebut, pergerakan nilai ETF Emas pada umumnya mengikuti pergerakan harga emas. Ketika harga emas meningkat, nilai ETF Emas berpotensi ikut naik, dan sebaliknya, ketika harga emas menurun, nilainya juga dapat mengalami penurunan.
Bagi investor, ETF Emas menawarkan kemudahan karena tidak perlu memiliki dan menyimpan emas fisik secara langsung. Dengan demikian, investor tidak perlu memikirkan kebutuhan penyimpanan maupun risiko kehilangan emas fisik, namun tetap dapat memperoleh eksposur terhadap pergerakan harga emas melalui produk yang diperdagangkan di Bursa.
Pelaksana Harian (P.H.) Kepala Divisi Pengembangan Bisnis 2 BEI Edwin Hartanto mengatakan bahwa kehadiran ETF Emas merupakan bagian dari upaya BEI untuk menghadirkan pilihan investasi yang semakin beragam sekaligus mendukung pendalaman pasar modal Indonesia. “Melalui ETF Emas, masyarakat dapat berinvestasi emas dengan cara yang praktis melalui pasar modal. Kami berharap semakin banyak masyarakat yang mengenal bahwa pilihan investasi di Bursa tidak hanya saham, tetapi juga berbagai instrumen lain yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing”.
"ETF Emas diharapkan menjadi alternatif investasi yang mudah diakses oleh masyarakat, memberikan eksposur terhadap pergerakan harga emas melalui mekanisme perdagangan yang transparan, efisien, dan berada dalam ekosistem pasar modal Indonesia. Kehadiran produk ini juga menjadi langkah penting dalam memperkaya pilihan investasi bagi masyarakat sekaligus mendukung pendalaman pasar keuangan nasional," lanjut Edwin.
Selain praktis, ETF Emas juga menawarkan transparansi karena harganya terbentuk melalui mekanisme perdagangan di Bursa dan dapat dipantau secara langsung selama jam perdagangan. Investor juga dapat membeli maupun menjual ETF Emas secara real-time sesuai dengan kondisi pasar.
Produk ini juga dapat menjadi salah satu pilihan untuk diversifikasi portofolio, yaitu dengan menyebarkan investasi ke beberapa jenis aset agar tidak bergantung pada satu instrumen saja. Hal ini relevan karena pergerakan harga emas dalam kondisi tertentu dapat berbeda dengan instrumen investasi lainnya.
Bagi masyarakat yang ingin berinvestasi sesuai prinsip syariah, ETF Emas juga dapat menjadi pilihan. Produk ini diterbitkan berdasarkan prinsip syariah sesuai dengan Fatwa DSN-MUI Nomor 163/DSN-MUI/VIII/2025 tentang ETF Syariah Emas. Dalam ketentuannya, setiap unit penyertaan ETF Syariah Emas didukung oleh emas fisik yang disimpan secara khusus, sehingga tetap memenuhi prinsip-prinsip syariah.
Selain itu, pengembangan ETF Emas juga telah didukung oleh regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui POJK Nomor 2 Tahun 2026. Regulasi tersebut membuka jalan bagi penerbitan ETF Emas di Indonesia dan memberikan landasan hukum bagi pengembangan produk ini. Hal ini menunjukkan bahwa industri menyambut positif kehadiran ETF Emas sebagai pilihan investasi baru bagi masyarakat.
Meski menawarkan berbagai kemudahan, ETF Emas tetap merupakan instrumen investasi yang nilainya mengikuti pergerakan harga emas. Karena itu, investor perlu memahami karakteristik produk, tujuan investasi, dan profil risiko sebelum memutuskan untuk berinvestasi.
Saat ini, investor dapat memilih dari lima produk ETF Emas yang tersedia, yaitu (1) Reksa Dana Syariah Premier ETF Gold Sharia Indonesia (XGLD) yang diterbitkan oleh PT Indo Premier Investment Management; (2) Reksa Dana Syariah Trimegah Syariah ETF Emas (XTRA) yang diterbitkan oleh PT Trimegah Asset Management; (3) Reksa Dana Syariah Mandiri ETF Emas (XMES) yang diterbitkan oleh PT Mandiri Manajemen Investasi; (4) Reksa Dana Syariah BRI MI Gold ETF Syariah (XDES) yang diterbitkan oleh PT BRI Manajemen Investasi; dan (5) Reksa Dana Syariah Syailendra ETF Sharia Gold (XSGO) yang diterbitkan oleh PT Syailendra Capital.
Kehadiran ETF Emas menunjukkan bahwa pasar modal Indonesia terus berkembang dengan menghadirkan berbagai pilihan investasi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Kini, investor tidak hanya dapat berinvestasi pada saham, tetapi juga memiliki alternatif untuk memperoleh eksposur terhadap harga emas melalui mekanisme perdagangan yang transparan dan efisien di Bursa.
Ingin mengenal lebih jauh tentang ETF Emas dan berbagai pilihan investasi lainnya di pasar modal? Kunjungi https://www.idx.co.id/id/produk/exchange-traded-fund-etf/ atau ikuti media sosial resmi Bursa Efek Indonesia untuk mendapatkan informasi dan edukasi investasi terbaru
