Batam - Demi terciptanya pemerataan pembangunan di Kota Batam, Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) telah mengalokasikan lahan di kawasan Tangki Seribu kepada PT. Buskon Tunas Jaya. Dengan nomor PL, 25.85030217.H1 tanggal 5 Desember 2005 dengan luasan 19.995 M².
Selanjutnya pada tahun 2008, PT Buskon Tunas Jaya mengajukan permohonan peralihan hak atas lahan tersebut ke PT. Batamas Indah Permai. Atas permohonan peralihan hak tersebut, BP Batam kemudian mengeluarkan IPH dengan nomor 4939/PL/X/2008 tanggal 22 Oktober 2008.
Usai menerima pengelolaan lahan di kawasan Tangki Seribu dari PT. Buskon Tunas Jaya, PT. Batamas Indah Permai melakukan pembayaran perpanjangan UWT pada 11 Januari 2016.
Sehingga, saat ini telah memiliki dokumen PL; SPPT; SKPT; UWTO dan IPH dari BP Batam atas nama PT Batamas Indah Permai.
"PT. Batamas Indah Permai sudah mempunyai UWTO 9 Desember 2015 sampai dengan 8 Desember 2045," ujar Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait,
Terkait dengan relokasi yang dilakukan oleh tim terpadu, Rabu (5/7/2023) pagi, sebelumnya telah dilakukan dialog bersama dengan warga yang menduduki lahan milik PT Batamas Indah Permai, pada pada 07 Maret 2023.
Dalam dialog itu, PT. Batamas Indah Permai telah menyiapkan solusi bagi warga yang selama ini menduduki lahannya.
Kepada warga Tangki Seribu, PT Batamas Indah Permai menawarkan relokasi kepada warga di kawasan Punggur. Dari 500 Kepala Keluarga (KK), ada 450 KK yang bersedia direlokasi. Namun, 50 KK lainnya menolak dan tetap bertahan.
Kepada masyarakat yang menolak, tim terpadu memberikan surat peringatan pertama pada 10 Maret, surat peringatan kedua pada 20 Maret dan Surat Peringatan ketiga pada 8 Juni 2023.
"Jadi sebelumnya semua tahapan sudah dilakukan sesuai dengan ketentutan yang berlaku. Hingga pada hari ini (Rabu, red) dilakukan upaya pembongkaran oleh tim terpadu," imbuhnya.
Prioritaskan Kualitas Pelayanan, Alasan BP Batam Lakukan Penyesuaian Tarif Bongkar Muat Peti Kemas
Batam - BatamFM - Kualitas pelayanan bongkar muat peti kemas menjadi prioritas utama BP Batam dalam memajukan Terminal Umum Batu Ampar.
Melalui Badan Usaha Pelabuhan (BUP), BP Batam pun berkomitmen untuk terus menambah alat bongkar muat serta melakukan perluasan lapangan penumpukan guna peningkatan pelayanan jasa bongkar muat peti kemas ke depannya.
"Dalam dua tahun terakhir, BP Batam menempatkan pelabuhan sebagai prioritas utama dengan beberapa pembangunan infrastruktur yang telah dilakukan. Kami juga telah menyiapkan sejumlah kebijakan agar pelabuhan bongkar muat ini bisa sejajar dengan kota lainnya seperti di Tanjung Priok, Tanjung Perak, dan lainnya," ujar Direktur BUP BP Batam, Dendi Gustinandar, usai memimpin sosialisasi penyesuaian tarif bongkar muat peti kemas, Senin (3/7/2023).
Dendi menjelaskan, kebutuhan Kota Batam terhadap infrastruktur pendukung serta logistik itu pula yang menjadi alasan penyesuaian tarif bongkar muat peti kemas.
Di mana, pihaknya juga telah melakukan kajian strategis dan mendapatkan persetujuan dari beberapa stakeholder atau para pelaku usaha kepelabuhanan sebelum memastikan pemberlakuan penyesuaian tarif.
Apalagi sejak tahun 2012 lalu, BP Batam belum pernah melakukan penyesuaian tarif bongkar muat peti kemas sampai dengan saat ini.
"Selama 11 tahun masih belum berubah. Kita sudah berdiskusi dengan stakeholder serta asosiasi dan tercapai kata sepakat bahwa penyesuaian ini harus dilakukan. Hal ini juga berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku," bebernya lagi.
Sebagai catatan, tarif paket bongkar muat peti kemas 20 feet Isi dengan status FCL (full container load) sejak tahun 2012 hingga tahun 2023 adalah sebesar Rp 384.300 per boks.
Melalui penyesuaian tarif yang berlaku efektif per tanggal 15 Juli 2023 nanti, tarif Container Handling Charge (CHC) peti kemas 20 feet isi akan menjadi Rp 603.000 per boks.
Dengan komponen penyesuaian tarif yang telah disepakati Asosiasi sebagai berikut :
|
KEGIATAN |
KESEPAKATAN TARIF CHC ASOSIASI |
|||
|
20 Feet |
40 Feet |
|||
|
ISI |
KSG |
ISI |
KSG |
|
|
A. Container Handling Charge (CHC) |
603.000 |
440.000 |
875.000 |
655.000 |
|
B. Non-CHC |
|
|
|
|
|
a. Stevedore |
313.000 |
250.000 |
490.000 |
382.000 |
|
b. Haulage |
115.000 |
75.000 |
140.000 |
100.000 |
|
c. Lift Off/Lift On (LoLo) |
150.000 |
95.000 |
200.000 |
140.000 |
|
d. TKBM |
24.613 |
18.459 |
44.301 |
33.226 |
"Semua (Asosiasi dan Stakeholder) sepakat memang harus ada koreksi, dari Rp 384 ribu menjadi Rp 603 ribu per boks untuk kontainer 20 feet isi, dan juga merubah proses bisnis serta mengajak para pelaku usaha untuk mengawasi Service Level Agreement [SLA] ini. Perbaikan infrastruktur sudah dilakukan sehingga butuh penyesuaian tarif. BUP punya kewajiban untuk memaparkan kebutuhan penyesuaian tarif kepada stakeholder," jelas Dendi.
Ia memaparkan bahwa BP Batam juga telah melakukan sejumlah langkah strategis dalam mendukung Terminal Umum Batu Ampar menjadi Terminal Peti Kemas sejak dua tahun terakhir.
Mulai dari pengadaan alat bongkar muat STS Crane, pembangunan lapangan penumpukan (CY), pendalaman alur kolam dermaga utara sejak akhir tahun 2021 hingga awal tahun 2023, pembangunan Auto Gate System dan melakukan perkuatan dermaga.
"Dalam dua tahun, BP Batam menghabiskan capex [biaya modal pembelian aset] sekitar Rp 489 miliar. Kita sudah menginvestasikan banyak hal dan akan terus berinvestasi ke depannya. Kegiatan logistik ini harus mendapatkan perhatian agar dapat memberikan pelayanan yang lebih terhadap standar SLA kepada pelaku usaha biar betul-betul efektif dan efisien," pungkasnya.
Untuk diketahui, sosialisasi penyesuaian tarif bongkar muat peti kemas yang berlangsung di Gedung Marketing Centre BP Batam juga melibatkan beberapa pihak baik dari asosiasi kepelabuhanan serta pelaku usaha di Kota Batam.
Seperti APINDO Kota Batam, INSA Kota Batam, Aliansi Maritim Indonesia (ALMI), Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri, Indonesia Shipping Agency Assosiation (ISAA), Kadin Provinsi Kepri, serta Ombudsman Provinsi Kepri.
Meski mendapat tanggapan yang berbeda dari masing-masing asosiasi, namun penyesuaian tarif bongkar muat peti kemas tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan di Pelabuhan Batu Ampar.
“Demi mencapai cita-cita mewujudkan Batam sebagai logistic hub, maka kenaikan tarif ini kami rasa hanya menggeser pola pengelolaan di Pelabuhan. Kita inginkan kawasan industri, khususnya industri maritim, di Kota Batam menjadi maju dan produktif ke depannya,” ujar salah satu perwakilan ALMI.
Sedangkan perwakilan Indonesia Shipping Agency Assosiation (ISAA) juga menyampaikan hal senada.
ISAA beranggapan, tarif bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Batu Ampar relative lebih murah dibandingkan pelabuhan lain. Khususnya pelabuhan-pelabuhan maju seperti Tanjung Priok, Tanjung Perak, dan Belawan.
“Kami mendukung kenaikan tarif. Karena, kami melihat perbandingan dengan pelabuhan lain masih lebih murah,” jelas perwakilan ISAA.
Sementara, Kepala Perwakilan Ombudsman Provinsi Kepri, Lagat Siadari, menyambut baik tahap sosialisasi penyesuaian tarif tersebut.
"Dinamika diskusi ini cukup baik yang artinya rencana BP Batam dalam kenaikan tarif ini dapat diterima walaupun ada beberapa masukan. Karena kenaikan tarif ini sesuai dengan Undang-undang Pelayanan Publik," tegas Lagat. (DN)
Batam - BatamFM - Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), pada Juni 2023 gabungan 2 Kota IHK di Provinsi Kepulauan Riau mengalami inflasi sebesar 0,49% (month to month/mtm). Inflasi pada bulan Juni 2023 terutama didorong oleh kelompok transportasi khususnya peningkatan tarif angkutan udara; serta kelompok makanan, minuman dan tembakau terutama telur ayam ras, aneka sayuran, dan cabai rawit sejalan dengan peningkatan permintaan berkaitan dengan Hari Raya Idul Adha. Sementara itu, inflasi tertahan oleh penurunan harga bensin, seiring dengan dampak lanjutan penurunan harga bensin non subsidi, penurunan harga emas perhiasan mengikuti harga internasional, dan normalisasi harga daging ayam ke tingkat harga yang lebih rendah setelah mengalami peningkatan cukup tinggi pada periode sebelumnya.
Secara spasial, Kota Batam dan Kota Tanjungpinang mengalami inflasi masing-masing sebesar 0,52% (mtm) dan 0,29% (mtm). Dengan demikian, inflasi tahun kalender (IHK Juni 2023 dibandingkan Desember 2022) untuk gabungan 2 kota IHK di Kepri tercatat sebesar 0,62% (year to date/ytd), dan merupakan inflasi ytd terendah diantara 10 provinsi se-Sumatera. Selanjutnya, inflasi tahunan (IHK Juni 2023 dibandingkan Juni 2022) mencatatkan inflasi sebesar 2,64% (year on year/yoy), terkendali dalam kisaran target inflasi nasional 3%±1%.
Inflasi yang terkendali tersebut merupakan buah dari konsistensi, inovasi, dan sinergi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) baik di level provinsi maupun kabupaten dan kota se-Kepulauan Riau dalam melaksanakan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP). Pada bulan Juni 2023, TPID konsisten melakukan pemantauan distribusi dan ketersediaan kebutuhan pokok di tingkat distributor, sub distributor dan pasar, termasuk daging sapi untuk mengantisipasi HBKN Idul Adha. Di samping itu, TPID berkolaborasi dengan kelompok tani, produsen bahan pangan, asosiasi distributor, serta pelaku usaha perdagangan melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM). Selama bulan Juni 2023, telah dilaksanakan pasar murah di 12 titik di 5 daerah yaitu Kota Batam (7 titik), Kota Tanjungpinang (2 titik), Kab. Karimun (1 titik), Kab. Natuna (1 titik), dan Kab. Bintan (1 titik).
Selain itu, TPID terus berinovasi untuk mendorong produktivitas bahan pangan di Kepri, salah satunya dengan membentuk gerai tani di Kabupaten Natuna yang dikelola oleh kelompok petani muda. Gerai tani tersebut diharapkan dapat mempermudah para anggota dalam memperoleh bahan baku pertanian, dan menjadi wadah sharing serta pelatihan teknologi budidaya pertanian dan perikanan seperti teknik Proliga (Produksi Lipat Ganda) untuk cabai.
Ke depan, TPID juga akan terus memperkuat GNPIP baik dari sisi produksi maupun permintaan bahan pangan. Dari produksi, dilakukan dengan menggalakkan program tanam pekarangan berkolaborasi dengan kelompok wanita tani, ibu rumah tangga dan masyarakat binaan di rumah tahanan. Sementara dari sisi permintaan, dilakukan dengan menyelenggarakan kompetisi kreasi menu makanan menggunakan cabai kering dan umbi-umbian, sebagai upaya untuk mengurangi ketergantungan terhadap cabai segar dan mendorong diversifikasi pangan.
Batam - BatamFM - Pengawasan pelaksanaan PPDB Tahun 2023 terus dilakukan oleh Ombudsman RI Perwakilan Kepulauan Riau (Kepri). Pada Senin lalu (03/07), hari dimana proses daftar ulang berlangsung, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepri, Dr Lagat Siadari beserta Tim Keasistenan Pencegahan Maladministrasi menyambangi SMAN 3 dan SMAN 15 Kota Batam.
”Kami ingin memastikan tahapan ini berjalan dengan baik, sesuai ketentuan,” ucap Lagat saat pemantauan berlangsung di SMAN 3 Kota Batam.
Meskipun terbilang lancar, Ombudsman RI Perwakilan Kepri masih temukan fakta adanya orang tua yang masih memaksakan diri memasukkan siswa ke sekolah yang dianggap favorit seperti SMAN 3.
”Kami apresiasi hingga saat ini panitia di SMAN 3 komit dengan RDT. Namun memang masih terdapat orang tua yang memaksa agar anaknya diterima. Bahkan kami dapat informasi masih ada juga intervensi oknum pejabat,” tutur Lagat.
Oleh karenanya, Lagat meminta para petinggi untuk tidak melakukan intervensi, namun turut membangun persepsi ”sekolah dimana aja, sama saja”.
”Kita berharap kan tidak ada pelanggaran. Kita juga berharap kualitas pendidikan yang baik. Jadi jangan memaksa agar siswa dapat masuk karena tidak ada lagi kelas unggulan dan sekolah unggulan. Bersama-sama kita membangun persepsi ”sekolah dimana aja, sama saja”,” tegasnya.
Melanjutkan pemantauan ke SMAN 15 Kota Batam, Ombudsman RI Perwakilan Kepri justru mendapati pemandangan yang berbeda dimana keadaan sekolah tidak ramai disambangi oleh calon orang tua.
Berdasarkan hasil pemantauan pendaftar SMAN 15 Batam yang terverifikasi hanya 180 calon peserta didik dari RDT 324, sehingga sisa 144 calon peserta didik lagi diperoleh dari limpahan sekolah lain sehingga telah terpenuhi, namun sayangnya peserta didik yang telah diterima sekolah limpahan tidak mau disana.
Temuan lain yang didapati Ombudsman ialah adanya kewajiban siswa untuk membayar SPP selama 2 bulan di muka.
”Temuan kami, setelah daftar ulang siswa wajib membayar SPP 2 bulan di muka totalnya Rp 270.000,-. Informasinya ini adalah arahan dari Dinas Pendidikan. Kami akan telusuri terlebih dahulu karena seharusnya dalam PPDB ini tidak boleh ada pemungutan biaya apapun,” jelas Lagat.
Sebagai penutup, Lagat berpesan agar masyarakat tidak ragu melaporkan jika temukan penyimpangan selama pelaksanaan PPDB 2023.
”Mari bersama kita awasi pelaksanaan PPDB. Jika temukan penyimpangan, laporkan ke kami. Silahkan WA di 08119813737, kami akan proses laporannya,” tutup Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepri, Dr Lagat Siadari.
BP Batam Gelar Forum Diskusi, Guru Besar Universitas Pattimura Dorong Hilirisasi Industri
Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar forum diskusi bertajuk “Pengembangan Industri di Kawasan Berbasis Pulau-Pulau” di Balairungsari, Gedung BP Batam, Senin, (3/7/2023).
Diskusi tersebut menghadirkan keynote speaker yaitu Guru Besar sekaligus Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura, Prof. DR. IR. Alex Retraubun, M.Sc.
Mantan Wakil Menteri Perindustrian tahun 2010-2014 ini melihat Batam memiliki potensi besar yang berada di kawasan berbasis pulau-pulau. Disebutkan, sektor kelautan dan perikanan dapat dimanfaatkan di kawasan ini baik Batam, Rempang hingga Galang.
“Coba pikirkan investasi kelautan dan perikanan kedepan itu seperti apa dengan visi dan misi teman-teman di sini,” katanya.
Dengan potensi tersebut, pria yang pernah menjabat Dirjen Kelautan, Pesisir, dan Pulau-Pulau Kecil di Departemen Kelautan dan Perikanan itu menyarankan agar perencanaan pengembangan kawasan kedepannya dapat menuju kepada gerakan hilirisasi industri khususnya pada sumber daya kelautan yang dimiliki.
Langkah tersebut menurutnya, dapat memberikan nilai tambah bagi peningkatan ekonomi yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat.
“Kepri ini salah satu provinsi dengan sumber daya kelautan dan perikanan terkaya di Indonesia. Kesempatan ini yang harus ditangkap untuk agenda jangka panjang yang jauh kedepan,” ujar Doktor lulusan Marine Ecology, University of Newcastle Upon Tyne tersebut.
Menanggapi hal itu, Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi BP Batam, Sudirman Saad mengapresiasi atas masukan dari paparan yang diberikan. Dia ungkapkan alasan pihaknya mengundang Prof. Alex Retraubun, adalah ia pimpinannya semasa bertugas di Kementerian Kelautan dan Perikanan yang memiliki segudang pengalaman baik akademisi maupun birokrat.
“Saya sudah lama tidak bertemu dengan beliau, sesekali perlu kita diingatkan kembali sejatinya yang kita kelola ini adalah pulau kecil, perspektifnya tidak boleh sama dengan pulau besar, sehingga penting sekali untuk mendengarkan perspektif baru,” ungkapnya.
Disebutkannya, di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam Muhammad Rudi berbagai upaya telah dilakukan untuk menjaga daya saing investasi seperti pembangunan infrastruktur jalan, bandara dan pelabuhan hingga menyiapkan Kawasan ekonomi khusus kesehatan serta menjadikan Pulau Rempang sebagai The New Engine of Indonesian's Economic Growth.
“Oleh karenanya perlu ada beberapa strategi kedepan yang perlu dikembangkan lagi BP Batam,” imbuhnya.
Hadir dalam diskusi tersebut Direktur Pengelolaan Pertanahan Ilham Eka Hartawan, Direktur Infrastruktur Kawasan Ponco I. Subeki, Direktur PTSP Harlas Buana, Direktur Pengamanan Aset Moch. Badrus, pejabat tingkat III, IV dan staff di bawah lingkungan Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi.
Dewan Pengawas BP Batam Tinjau Perkembangan Pelabuhan Batu Ampar, Pantau Kesiapan Penyesuaian Tarif Bongkar Muat
Batam - Sekretaris Menteri Koordinator (Sesmenko) Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Dewan Pengawas BP Batam, Susiwijono Moegiarso, melakukan kunjungan ke Pelabuhan Batu Ampar pada Jumat (30/6/2023), guna memantau perkembangan dan kesiapan penyesuaian tarif bongkar muat peti kemas.
Susiwijono Moegiarso didampingi oleh Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi Sudirman Saad, Anggota Bidang Pengusahaan Wan Darussalam, dan didampingi oleh Direktur Badan Usaha Pelabuhan Dendi Gustinandar, serta Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait.
Dalam kunjungannya, Susiwijono Moegiarso menyampaikan bahwa pelaksanaan penyesuaian tarif bongkar muat peti kemas akan dilakukan pada tanggal 15 Juli 2023 mendatang, dengan harapan dapat mendorong kelancaran bongkar muat dan lalu lintas barang di Pelabuhan Batu Ampar.
Ia mengatakan tarif dan aspek operasional lainnya telah dibahas dan didiskusikan dengan berbagai pemangku kepentingan dan asosiasi terkait. Segala pertimbangan dan kalkulasi telah dipertimbangkan secara matang untuk memastikan kesepakatan yang adil dan berkelanjutan.
"Kita telah menghitung semua pertimbangan dan telah mensosialisasikan rencana ini kepada semua pemangku kepentingan dan asosiasi kepelabuhanan," kata Susiwijono.
Disamping itu, Susiwijono juga melihat kesiapan pengoperasian Ship to Shore (STS) Crane. Ia memperkirakan hal ini akan mempercepat proses bongkar muat di pelabuhan Batu Ampar, dan tentunya dapat meningkatkan efisiensi dan kelancaran lalu lintas barang.
"Dengan pengoperasian STS crane ini, kita harapkan kapasitas bongkar muat di Pelabuhan Batu Ampar dapat mencapai 35 teus per jam,” tegasnya.
Sehingga pihaknya memastikan akan terus melakukan evaluasi dan penambahan fasilitas di pelabuhan ini, dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan dan asosiasi usaha.
Dengan berbagai peningkatan fasilitas lainnya, Pelabuhan Batu Ampar diharapkan akan semakin berperan penting dalam memacu pertumbuhan ekonomi Batam.
"Kami memerlukan dukungan dan komitmen bersama untuk menjadikan Pelabuhan Batu Ampar sebagai titik daya saing ekonomi Batam di masa depan," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, Dendi Gustinandar menyampaikan, penyesuaian proses bisnis ini dilakukan untuk mewujudkan Terminal Umum Batu Ampar sebagai terminal peti kemas yang modern.
BP Batam melalui Badan Usaha Pelabuhan telah melakukan sosialisasi dengan para pengguna jasa terkait dengan penyesuaian proses bisnis ini.
“Dengan pengoperasian STS Crane ini, maka seluruh proses bongkar muat peti kemas baik domestik maupun internasional di Terminal Umum Batu Ampar akan diprioritaskan menggunakan alat bongkar muat asal Korea ini." Kata Dendi.
"Hal ini telah kami diskusikan dengan para pengguna jasa Pelabuhan Barang sehingga penerapan proses bisnis yang baru di Terminal Batu Ampar dapat diterima oleh semua pihak,” imbuhnya.
Adapun tarif bongkar muat peti kemas menggunakan STS Crane ini tetap mengacu pada Peraturan Kepala (Perka) BP Batam yang berlaku dan besarannya telah disepakati seluruh Asosiasi Kepelabuhanan yang terkait.
Sebagai contoh jasa Container Handling Charge (CHC) untuk peti kemas Full Container Load (FCL) ukuran 20 Feet isi, sebelumnya dikenakan tarif sebesar Rp 384.300,- per boks akan dilakukan penyesuaian tarif menjadi Rp 603.000,- per boks.
“Tentunya perubahan proses bisnis di Terminal Batu Ampar bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jasa dengan mempercepat proses bongkar muat sehingga waktu tunggu atau dwelling time di Terminal Umum Batu Ampar dapat menjadi lebih singkat,” kata Dendi.
Hal ini sejalan dengan komitmen Kepala BP Batam Muhammad Rudi untuk terus meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Batam melalui percepatan layanan dan pengembangan pelabuhan Batu Ampar.
Batam - Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso meninjau perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park, Kamis (29/6/2023).
Dalam peninjauan, Susiwijono didampingi oleh Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi, Sudirman Saad; Anggota Bidang Pengusahaan, Wan Darussalam; Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait; dan CEO Nongsa Digital Park, Mike Wiluan.
Susiwijono mengatakan, kehadirannya di KEK Nonga Digital Park dalam rangka menindaklanjuti hasil pertemuan antara Dewas BP Batam bersama jajaran pimpinan di lingkungan BP Batam.
Dalam rapat tersebut, terdapat kesepakatan bahwa pihaknya bersama BP Batam akan menindaklanjuti sejumlah potensi investasi baru untuk kedepannya. Salah satunya potensi investasi di KEK Nongsa Digital Park.
"Karena KEK Nongsa ini menjadi andalan kita. Terutama, terkait dengan ekonomi digital dan juga investasi terkait dengan data center dan sebagainya," ujar Susiwijono.
Ia melanjutkan, data center yang dibangun di lahan seluas 28.730 meter persegi dengan nilai komitmen investasi Rp 4 triliun dari PT GDS IDC Service asal Hongkong, merupakan data centre tier 3 yang memiliki kapasaitas 40 MW yang dikembangkan dalam dua tahap masing-masing 20 MW.
"Tadi kita lihat tadi progresnya sangat bagus sekali, jadi betul-betul pembangunannya berjalan terus. Sehingga kita berharap KEK Nongsa Digital Park ini menjadi pendorong seluruh sektor yang ada di Batam," katanya.
Untuk mendukung kelancaran investasi data center terbesar dunia di KEK Nongsa Digital Park, diperlukan dukungan infrastruktur hingga suplai energi listrik dan air.
Mengenai kebutuhan listrik dan air ini, pihaknya bersama dengan BP Batam dan PLN Batam telah membahas persoalan ini. Sehingga pasokan yang akan disalurkan ke KEK Nongsa Digital Park bisa terpenuhi dengan maksimal.
Hal ini dilakukan agar KEK Nongsa Digital Park bisa bersaing tidak hanya dengan negara-negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia. Namun juga bersaing dengan negara-negara dunia lainnya.
"Pemerintah sangat berkomitmen untuk terus mendorong (pemenuhuhan kebutuhan) agar meningkatkan daya saing. Supaya daya saing kita bisa menjadi daya tarik sendiri bagi investasi baru disini," jelasnya.
CEO Nongsa Digital Park, Mike Wiluan memberikan apresiasi atas dukungan yang telah diberikan pemerintah pusat dan BP Batam.
Hingga saat ini, sudah terdapat tiga akademi dibawah naungan Infinite Learning. Mulai dari Akademi IBM, Apple Academy dan Akademi Royal Melbourne Institute of Technology (RMIT).
"Kami selalu mencari brand yang tertarik dan mendorong industri digital, kita akan membawa kesini," katanya.
Batam kedepannya akan menjadi pusat dari pendidikan teknologi digital di Indonesia. Pihaknya pun akan menerima mahasiswa baru dari Jawa, Sumatera hingga Bali.
"Saya mengucapkan terima kasih dengan tim pak Susiwijono dan BP Batam untuk support misinya kita. Dengan demikian, kita bisa bangun pendidikan teknologi digital di Indonesia," imbuhnya.
Batam - Aliansi Maritim Indonesia (ALMI) mendukung langkah BP Batam untuk melakukan penyesuaian tarif bongkar muat pelabuhan peti kemas di Kota Batam.
Ketua ALMI, Osman Hasyim, menjelaskan bahwa langkah tersebut sudah sangat tepat untuk kelangsungan perawatan, pelayanan dan pembangunan infrastruktur pelabuhan ke depan.
Mengingat, BP Batam di bawah kepemimpinan Muhammad Rudi telah menyiapkan beberapa rencana strategis guna menjadikan pelabuhan peti kemas lebih maju dan modern serta berdaya saing internasional.
"Hal itu memang sudah wajar. BP Batam sudah terlalu baik, sejak berdiri sampai saat ini masih terus memberikan subsidi agar biaya pelabuhan murah. Justru hal ini kontraproduktif menurut pandangan saya," ujar Osman, Rabu (28/6/2023).
Menurut Osman, negara telah berinvestasi begitu besar untuk kemajuan industri maritim di Kota Batam.
Oleh karenanya, kata dia, pengelolaan pelabuhan pun harus mendatangkan pendapatan (income) yang memadai.
Hal ini tentunya juga mempertimbangkan kesesuaian antara peraturan perundangan serta kajian terhadap seluruh aspek. Mulai dari aspek komersil/investasi, aspek daya saing, dan aspek kemampuan masyarakat atau kemampuan industri.
"Pelabuhan itu sudah ditetapkan sebagai pelabuhan komersil. Artinya pelabuhan juga harus beroperasi dengan cara komersil. Bukankah dalam menetapkan tarif sudah ada alat ukurnya? Dilihat dari satu aspek saja, menurut saya harga yang ditetapkan jauh di bawah standar atau sangat murah. Ini malah tidak sehat. Padahal, yang kita inginkan semuanya sehat," bebernya lagi.
Osman menilai, penyesuaian tarif bongkar muat tersebut sebetulnya bukan menaikkan nilai. Tapi, hanya menggeser pola pengelolaannya saja.
Sehingga, BP Batam juga memiliki porsi yang pas dalam langkah pemenuhan investasi agar pelayanan dan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan terus terjaga.
"Undang-Undang kita bagus sebetulnya. Pemerintah tidak bisa menetapkan harga sembarangan. Jadi, kontrolnya dari asosiasi. Tapi, asosiasi juga tidak boleh menjadi penghambat. Kita ingin pelabuhan kita jauh lebih baik dari sekarang. Jadi incomenya pun juga harus cukup," pungkasnya.
Sementara, BP Batam telah melakukan pembahasan internal terkait penyesuaian tarif bongkar muat peti kemas tersebut, Kamis (22/6/2023) lalu.
Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan bahwa pihaknya berupaya untuk segera melakukan sosialisasi terkait penyesuaian tarif dalam waktu dekat.
"Pembahasannya awal Juni lalu sudah selesai. Akan tetapi, kami memerlukan waktu untuk melakukan sosialisasi. Minimal satu bulan ke depan," ujarnya. (DN)
Batam - BP Batam mendukung penuh pengembangan fasilitas penumpang di Bandara Internasional Hang Nadim.
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, melalui Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri peresmian Blue Sky Lounge Premier, Selasa (27/6/2023).
Ariastuty mengatakan, pihaknya mendukung kehadiran lounge yang telah memiliki 20 cabang di Indonesia tersebut.
Menurutnya, BP Batam selalu mendukung pengembangan bandara. Khususnya bagi kenyamanan penumpang.
"Kita selalu memberikan support terhadap pengembangan bandara. Apalagi yang berkaitan dengan fasilitas kenyamanan penumpang," ujarnya usai agenda peresmian.
Perempuan yang akrab disapa Tuty tersebut berharap, kehadiran lounge yang berada di lantai 2 (tepat di depan ruang tunggu A 5 Bandara Internasional Hang Nadim) itu dapat menambah daya tarik pengguna jasa transportasi udara di Kota Batam.
"Kehadirannya juga dapat membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat. Semoga ke depan, bandara kita semakin ramai dan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi," pungkasnya.
Sementara, CEO Blue Sky Group, Linan Kurniahu, menjelaskan bahwa Blue Sky Lounge Premier hadir pertama kalinya di Kota Batam.
Selain itu, kata Linan, lounge ini dilengkapi dengan fasilitas ruang VIP, smoking room, shower room, musala dan juga berbagai jenis makanan termasuk makanan khas Batam seperti prata, luti gendang dan mi tarempa.
Ada juga varian minuman seperti jamu sampai dengan kopi yg mempunyai ciri khas tersendiri.
"Kami sudah memiliki 20 cabang di Indonesia dan berkomitmen untuk memberikan excellent service atau pelayanan maksimal bagi pengguna jasa transportasi udara. Harapannya, kehadiran kami bisa memberi kontribusi positif untuk kemajuan Kota Batam," ujarnya. (DN)
Batam – BatamFM- Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Drs. Agus Suharnoko pimpin Upacara Ziarah dan Tabur Bunga Makam Pahlawan dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-77 Tahun 2023, yang turut juga dihadiri oleh Irwasda Polda Kepri, PJU Polda Kepri, Kapolresta Barelang, dan Wakil Ketua Bhayangkari Provinsi Kepri beserta Pengurus Bhayangkari yang dilaksanakan di Taman Makam Pahlawan Pusara Bhakti Bulan Gebang. Pada hari Selasa (27/6/2023).
Dalam kesempatan tersebut Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Drs. Agus Suharnoko mengatakan, bahwa tujuan diadakannya kegiatan Ziarah makam Pahlawan dan tabur bunga ini sebagai bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan bangsa, hal ini tidak lepas dari peran dan semangat juang para Pahlawan dalam mengabdi dan berkorban demi bangsa dan negara. Kegiatan ini juga sebagai bentuk bahwa kita sebagai generasi penerus bangsa untuk tidak melupakan perjuangan para Pahlawan Bangsa seperti halnya yang diungkapkan oleh Presiden Pertama RI Ir. Soekarno, “Bangsa Yang besar adalah Bangsa yang menghormati jasa para pahlawannya”
“Semoga dengan adanya kegiatan ini kita dapat terus melanjutkan perjuangan para pahlawan bangsa, serta meneladani sikap pengabdian mereka yang kemudian diterapkan dalam pekerjaan sebagai seorang polisi dalam melaksanakan tugas melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat serta menegakkan hukum guna menjaga kamtibmas di wilayah Provinsi Kepri”. Tutup Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Drs. Agus Suharnoko.
KEGIATAN LOMBA INOVASI PELAYANAN PUBLIK DALAM RANGKA MENYAMBUT HARI BHAYANGKARA KE-77 TAHUN 2023
Batam - BatamFM - Kegiatan Lomba Inovasi Pelayanan Publik dalam rangka perayaan Hari Bhayangkara ke-77 Tahun 2023 digelar dengan sukses di Hotel Beverly Batam, Jl. Raden Patah No. 12, Batam. Acara yang berlangsung selama dua hari ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Kabag RBP Rorena Polda Kepri, Kabagrenprogar Polda Kepri, Kabagdalprogar Polda Kepri, serta perwakilan dari Kabagren Polres Jajaran, Kasatlantas Polres Jajaran, dan Kasatintelkam Polres Jajaran. Tidak ketinggalan, peserta lomba inovasi pelayanan publik dari berbagai satuan kerja dan satuan wilayah Polda Kepri juga turut hadir dalam kesempatan ini, pada hari Selasa (27/6/2023).
Dalam sambutannya, Kabag RBP Rorena Polda Kepri menyampaikan apresiasi kepada semua peserta yang hadir dalam kegiatan ini. Ia menekankan bahwa lomba inovasi pelayanan publik merupakan bagian yang penting dalam penilaian evaluasi kinerja pelayanan publik tahun 2023. Kabag RBP juga menyoroti pentingnya kegiatan ini dalam meningkatkan peringkat Polda Kepri dalam penilaian Pemantauan Evaluasi Kinerja Penyelenggara Pelayanan Publik (PEKPPP) oleh Kemenpan RB setiap tahunnya. Lebih lanjut, Kabag RBP menjelaskan bahwa inovasi pelayanan publik yang akan dinilai oleh ombudsman dan Rorena Mabes menjadi faktor krusial dalam menentukan keberhasilan Polda Kepri dalam melayani publik.
Dalam suasana yang penuh semangat, perwakilan dari Polres Jajaran juga memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Kabagren Polres Jajaran dan Kasatlantas Polres Jajaran menekankan pentingnya kolaborasi dan kerja sama dalam menerapkan inovasi pelayanan publik di wilayah masing-masing. Kasatintelkam Polres Jajaran juga turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya lomba ini, serta mengajak para peserta untuk berbagi pengalaman dan ide-ide inovatif yang dapat memajukan pelayanan publik dibidang intelkam.
“Terakhir Lomba Inovasi Pelayanan Publik ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam peningkatan kualitas pelayanan publik dan kepuasan masyarakat. Keberhasilan dalam lomba ini juga diharapkan dapat membantu Polda Kepri meraih peringkat yang lebih baik dalam penilaian yang sangat memuaskan. Dalam dua hari ke depan, peserta akan mempresentasikan inovasi-inovasi mereka kepada tim juri yang terdiri dari para ahli dan praktisi pelayanan publik. Semua peserta siap berkompetisi dengan semangat yang tinggi, sekaligus menjunjung tinggi semangat fair play dan semangat saling berbagi pengetahuan demi kemajuan pelayanan publik yang lebih baik.” Tutup Kabag RBP rorena Polda Kepri AKBP Dra. Serfid
Batam - Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Ariastuty Sirait menerima kunjungan Konsulat Kedutaan Besar Belgia untuk Indonesia dan Singapura di Marketing Center, Batam Center pada Senin, (26/6/2023).
Kunjungan terserbut turut disambut Kepala Pusat Pengembangan KPBPBB dan KEK BP Batam Irfan Syakir dan jajaran.
Ariastuty mengatakan dua konsulat tersebut ingin mempelajari lebih lanjut tentang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan menjajaki peluang usaha bagi pelaku usaha Belgia khususnya sektor manufaktur di kawasan bebas Batam.
“Investasi Belgia di Indonesia ada 40 perusahaan, kebanyakan manufaktur dan Batam ini sesuatu yang menurut mereka belum terlalu familiar, jadi pertama datang mereka takjub akan pembangunan yang tengah berjalan,” katanya.
Disebutkannya pembangunan infrastruktur yang masif dan berkelanjutan di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam Muhammad Rudi sebagai langkah besar untuk menjadikan Batam sebagai tujuan investasi terkemuka.
Selain itu, ia juga menerangkan bahwa selain letak yang strategis, Batam memiliki KEK dengan beragam fasilitas dan kemudahan perijinan.
Untuk itu ia mengajak agar para pelaku usaha di Belgia secara langsung dapat melihat potensi dan dapat menjalin kerja sama investasi di Batam.
“Jadi BP Batam menawarkan agar lebih engage more company datang ke Batam, dan bersedia akan memfasilitasi mereka,” ujarnya.
Sebelumnya di hari yang sama, kedua Konsulat tersebut meninjau KEK Nongsa Digital Park di Gedung Kinema Studio Bersama CEO NDP Mike Wiluan.(a/*)
