super me
Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pejabat Struktural Tingkat II di lingkungan BP Batam, yang dipimpin oleh Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, pada Rabu siang (20/5/2026) di Balairungsari, BP Batam.
Sebanyak 27 Pejabat Eselon II resmi dilantik berdasarkan Surat Keputusan Kepala BP Batam Nomor 194 Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pejabat Struktural Tingkat II di Lingkungan BP Batam tertanggal 19 Mei 2026.
Sesuai amanah Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam melalui Surat Perintah Pelaksana Harian Nomor KP/1/M.EKON/05/2026 Wakil Kepala BP Batam telah ditunjuk sebagai Pelaksana Harian Kepala BP Batam terhitung Rabu, 20 Mei 2026.
Dalam sambutannya, Li Claudia Chandra menegaskan bahwa penguatan struktur organisasi menjadi langkah strategis untuk menjawab tantangan pembangunan serta meningkatkan daya saing Batam sebagai kawasan investasi, perdagangan, dan industri yang kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.
“Pelantikan ini bukan sekadar pengisian jabatan struktural, tetapi amanah besar untuk menghadirkan birokrasi yang profesional, responsif, adaptif, dan mampu bekerja cepat dalam mendukung percepatan investasi serta pelayanan kepada masyarakat dan pelaku usaha,” ujar Li Claudia Chandra.
Ia berharap seluruh pejabat yang dilantik mampu menghadirkan kinerja inovatif, pelayanan yang cepat dan transparan, serta memperkuat sinergi antarunit kerja demi mewujudkan Batam yang maju dan berdaya saing.
Li Claudia juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan, integritas, dan semangat melayani dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Menurutnya, tantangan pembangunan Batam ke depan membutuhkan kerja kolektif yang solid, adaptif, dan berorientasi pada hasil.
“Tantangan ke depan tidak ringan. Namun dengan kerja sama dan sinergi yang kuat, kita mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan organisasi dan pembangunan Batam,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad menyempatkan diri untuk hadir sebelum memasuki masa karantina keberangkatan Ibadah Haji. Ia turut menyampaikan pesan kepada seluruh pejabat yang dilantik agar bekerja sepenuh hati demi kemajuan Kota Batam.
“Bekerjalah sebaik-baiknya untuk Kota Batam yang kita cintai. Jangan ada sekat maupun kepentingan kelompok di dalam diri kita, focus pada kinerja untuk Batam yang lebih jaya.” pesan Amsakar Achmad.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Anggota/Deputi BP Batam di lingkungan BP Batam.
Berikut Daftar Pejabat Struktural Tingkat II yang Dilantik :
Imbuh Agustanto – Kepala Satuan Pemeriksa Intern
- Di bawah Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan, Alexander Zulkarnain
Mohamad Taofan – Kepala Biro Umum
Vitria Kusuma Ningrum – Kepala Biro Sumber Daya Manusia
Alex Sumarna – Kepala Biro Hukum
Siswanto – Kepala Biro Keuangan
Yuli Widyastuti – Kepala Biro Organisasi, Kepatuhan, dan Manajemen Risiko - Di bawah Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan, Sudirman Saad
Evy Yusriani – Kepala Pusat Perencanaan Program Strategis
Budi Susilo – Kepala Pusat Harmonisasi Kebijakan Strategis
Noor Azizah– Kepala Pusat Pelayanan Terpadu Satu Pintu - Di bawah Anggota/Deputi Bidang Pengelolaan Kawasan, Syarlin Joyo
Harlas Buana – Direktur Pengelolaan Pertanahan
Ilham Eka Hartawan – Direktur Pengelolaan Pengairan Pesisir
Hadjad Widagdo – Direktur Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Harry Prasetyo Utomo – Direktur Pengendalian Kawasan - Di bawah Anggota/Deputi Bidang Investasi, Fary Djemy Francis
Dendi Gustinandar – Direktur Promosi dan Fasilitasi Investasi
Irfan Syakir Widyasa – Direktur Perencanaan dan Pengembangan Investasi
Yani Alkindi– Direktur Pengendalian Investasi
Rully Syah Rizal – Direktur Lalu Lintas Barang - Di bawah, Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan, Denny Tondano
Kurnia Budi – Direktur Badan Pengelola Kawasan Bandar Udara
Benny Syahroni – Direktur Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Pelabuhan
Djohan Effendy – Direktur Badan Usaha Pemanfaatan Aset
Idul Priady – Direktur Badan Usaha SPAM dan Pengelolaan Limbah - Di bawah Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait
Brigjen Pol Mujiyono – Direktur Pengamanan Aset dan Kawasan
dr. Tanto Budiharto – Direktur Rumah Sakit Badan Pengusahaan
Sthefani Barlian – Direktur Diseminasi Informasi dan Antar Lembaga - Di bawah Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur, Mouris Limanto
Fesly Abadi Paranoan – Direktur Perencanaan Infrastruktur
Wulung Dahana – Direktur Pembangunan Infrastruktur
Boy Zasmita – Direktur Pengawasan Infrastruktur.
Jakarta, 20/5 - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengoptimalkan pemanfaatan media sosial dengan menggandeng para penggiat platform digital untuk mempercepat pelaporan dan penanganan kasus begal serta kejahatan jalanan.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin menjelaskan langkah ini dilakukan dengan membuka ruang koordinasi digital interaktif melalui akun resmi kepolisian agar masyarakat dapat memberikan informasi secara cepat.
"Untuk penggiat-penggiat media sosial, selama ini banyak memberikan informasi kepada kami, baik itu yang mengunggah di akun media sosial yang bersangkutan, kemudian ditandai (tag) ke akun media sosial yang kami miliki," katanya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu.
Iman menyebutkan adapun dua akun utama yang disiagakan untuk menampung laporan masyarakat tersebut adalah akun @ditreskrimum_pmj dan akun @sikat_mann.
"Wadah ini diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kriminal melalui efektivitas laporan berbasis digital," ucapnya.
Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan kanal-kanal komunikasi tersebut jika melihat atau mengetahui adanya indikasi kejahatan jalanan.
Sebelumnya Polda Metro Jaya telah membentuk Tim Pemburu Begal yang khusus untuk menuntaskan tindak kejahatan begal yang semakin meresahkan masyarakat.
"Kami sudah siapkan Tim Pemburu Begal yang siap beraksi 24 jam untuk bersama-sama kita menjaga Jakarta lebih aman lagi," kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (15/5).
Hal itu merupakan upaya dalam merespons cepat dan menyikapi berbagai kejadian yang terjadi di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
"Kami siapkan di berbagai titik yang cukup rawan terjadi kejahatan. Karena dari berbagai kejadian yang terjadi, kami analisa dan kami menemukan titik-titik rawan kejahatan. Di sana kami akan tempatkan tim kami, baik itu yang ada di jajaran Polsek, kemudian Polres, dan jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum," katanya.
Jakarta, 20/5 - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) mendukung penuh arahan pemerintah terkait pembagian komisi mitra pengemudi dengan perusahaan atau aplikator.
Hal ini menyusul Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 yang telah diteken dan diumumkan oleh Presiden Prabowo Subianto pada peringatan Hari Buruh Internasional/May Day 2026 Jumat (1/5).
“Kebijakan ini menetapkan skema bagi hasil 92 persen untuk mitra pengemudi dari setiap pendapatan perjalanan layanan roda dua (GoRide). Dengan aturan ini, perusahaan akan menerima potongan komisi sebesar 8 persen dibanding sebelumnya sebesar 20 persen,” kata Direktur Utama/CEO GoTo Hans Patuwo dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.
Sebagai bentuk dukungan terhadap arahan presiden terkait kebijakan skema bagi hasil ojek online, Gojek dan GoTo menyiapkan empat langkah konkret.
Hans mengatakan, langkah pertama adalah penyesuaian skema bagi hasil layanan roda dua sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Ia juga memastikan tidak ada perubahan harga bagi pengguna layanan GoRide reguler, sehingga jumlah order dari konsumen akan tetap stabil dan pendapatan total bagi mitra pengemudi akan terjaga.
Lebih lanjut, perusahaan juga menghapus “Program Langganan GoRide Hemat” untuk mitra pengemudi.
Penghapusan program langganan GoRide Hemat untuk mitra pengemudi ini dilakukan guna menciptakan ekosistem yang berkelanjutan bagi seluruh pihak.
“Ke depannya, GoRide Hemat juga akan mengikuti sistem bagi hasil 8 persen seperti GoRide reguler. Oleh sebab itu, akan ada penyesuaian harga konsumen yang moderat pada GoRide Hemat, dan di saat yang sama Gojek memastikan bahwa penyesuaian ini dilakukan secara terukur dan tetap mengutamakan keterjangkauan bagi masyarakat,” ujar Hans.
Ia menambahkan pihaknya juga mendukung Asta Cita dengan terus memastikan seluruh program kesejahteraan mitra pengemudi yang telah berjalan tetap menjadi prioritas, seperti Program Bonus Hari Raya (BHR), BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, beasiswa untuk mitra dan anak mitra pengemudi, Umroh gratis, Bursa Kerja Mitra Gojek, dan Cek Kesehatan Gratis bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan akan terus dilanjutkan.
Langkah terakhir, Gojek dan GoTo akan memperkuat ekosistem dan lini bisnis lain secara berkelanjutan.
“Melalui kekuatan ekosistem dan inovasi yang berkelanjutan, kami optimis dapat melakukan penyesuaian dengan baik, sekaligus menjaga stabilitas jangka panjang Gojek dan GoTo,” kata Hans.
“Seiring dengan arahan lebih lanjut yang diterima, perusahaan akan terus menyampaikan perkembangan serta langkah-langkah implementasi yang diperlukan kepada seluruh pemangku kepentingan terkait sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan,” imbuhnya.
Batam, 19/5 - Pemerintah Kota (Pemkot) Batam, Kepulauan Riau (Kepri), matangkan persiapan pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 dengan pelaksanaan Shalat Id di tiga lokasi serta pelaksanaan pemotongan hewan kurban di Masjid Agung Raja Hamidah.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Firmansyah mengatakan Shalat Idul Adha tingkat Kota Batam akan digelar mulai pukul 6.45 WIB pada tiga lokus.
“Di Dataran Engku Putri Batam Centre, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Batuaji, dan Masjid Baiturrahman Sekupang. Untuk pelaksanaan Shalat Id di Dataran Engku Putri, apabila hujan, kegiatan akan dialihkan ke Masjid Agung Raja Hamidah,” katanya dalam keterangan resmi yang diterima di Batam, Selasa.
Bertindak sebagai imam di Engku Puteri yakni H. Muslim Ahmad, khatib M. Nurudin Zaini, dan bilal Soni Paizal Sibandri. Sementara di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, imam dipimpin Sufian Muttagin, khatib KH. Lugman Rifa'i, dan bilal Ustaz Mukholil.
Adapun di Masjid Baiturrahman Sei Harapan, imam dipercayakan kepada Rudi Maulana, khatib Faturahman, dan bilal Abdul Azizurrahim.
Selain itu pelaksanaan kurban tingkat Kota Batam dijadwalkan berlangsung pada 27 Mei 2026 mulai pukul 09.00 WIB di Masjid Agung Raja Hamidah. “Jumlah hewan kurban sebanyak 41 ekor sapi dan tiga ekor Kambing,” kata Firmansyah.
Pada malam sebelum perayaan, kata dia, ada agenda pawai takbir dan lomba mobil hias.
Ia mengatakan kegiatan pawai takbir tidak hanya diikuti internal Pemkot Batam, tetapi juga melibatkan instansi vertikal, masjid, mushala, perbankan, hingga hotel di Kota Batam.
"Pawai takbir dan lomba mobil hias menjadi bagian dari syiar Islam sekaligus ajang mempererat kebersamaan masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Adha," ujarnya.
Pawai takbir dijadwalkan berlangsung pada Selasa (26/5) malam di kawasan Masjid Agung Raja Hamidah.
Pemkot Batam juga menyiapkan hadiah total Rp36 juta bagi para pemenang lomba mobil hias.
“Ketentuan lomba yakni menggunakan mobil pikap atau lori maksimal roda enam, tinggi kendaraan maksimal empat meter, serta wajib menampilkan tema, slogan, dan identitas peserta. Setiap peserta juga diwajibkan membawa tim berjumlah 7 hingga 10 orang,” kata dia.
Firmansyah mengajak masyarakat Batam turut hadir dan meriahkan pawai takbir dan lomba mobil hias. “Mari masyarakat bersama-sama menyaksikan dan memeriahkan pawai takbir serta lomba mobil hias tingkat Kota Batam," katanya.
Bandar Lampung, 19 Mei 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat basis investor domestik melalui peningkatan literasi dan inklusi keuangan di sektor pasar modal, khususnya di kalangan generasi muda yang diharapkan menjadi penggerak utama Pasar Modal Indonesia ke depan. “Yang paling menggembirakan, mayoritas investor tersebut berasal dari kelompok usia muda. Tidak kurang dari 54 persen investor Pasar Modal Indonesia berusia di bawah 30 tahun. Artinya generasi muda, termasuk adik-adik mahasiswa, akan menjadi penggerak utama Pasar Modal Indonesia sekarang dan di masa depan,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi dalam Kuliah Umum di Universitas Malahayati, Bandar Lampung, Selasa.
Acara ini merupakan bagian dari Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu (SEPMT) 2026 di Bandar Lampung yang digelar 18-19 Mei 2026. Menurut Hasan, hingga 5 Mei 2026 jumlah investor pasar modal Indonesia telah mencapai sekitar 26,7 juta investor. Sementara itu, jumlah investor pasar modal di Provinsi Lampung tercatat mencapai sekitar 614 ribu investor dan menempatkan Lampung pada peringkat kesembilan nasional. Menurut Hasan, di tengah perkembangan teknologi digital dan ketidakpastian global, masyarakat perlu memiliki pemahaman investasi yang memadai agar mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak. Hasan juga menyampaikan bahwa berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2025, tingkat literasi Pasar Modal Indonesia baru mencapai 17,78 persen.
“Nah tentu PR kita bersama, karena tingkat literasi yang masih terbatas, maka akan ada celah yang dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang memiliki niat tidak baik untuk menawarkan investasi bodong atau investasi palsu maupun melakukan tindakan penipuan,” kata Hasan. Hasan juga menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai bentuk penipuan keuangan digital yang berkembang pesat saat ini. “Kalau ada tawaran investasi, periksa dulu legal atau tidak. Apakah pihak yang menawarkan memiliki izin? Apakah produknya terdaftar di OJK atau otoritas terkait? Kemudian yang kedua, logis atau tidak. Kalau imbal hasil yang ditawarkan terlalu tinggi, terlalu muluk, dan tidak masuk akal, maka kita harus waspada,” ujar Hasan.
Sementara itu, perwakilan Gubernur Provinsi Lampung, Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Sulpakar menyampaikan apresiasi kepada OJK dan Universitas Malahayati atas penyelenggaraan kegiatan edukasi pasar modal bagi generasi muda. “Di tengah perkembangan ekonomi global dan transformasi digital yang berlangsung sangat cepat, generasi muda dituntut memiliki kemampuan adaptif, inovatif, dan literasi yang kuat, termasuk literasi keuangan,” kata Sulpakar saat membacakan sambutan Gubernur Lampung. Menurutnya, pemahaman mengenai pengelolaan keuangan, investasi, dan pasar modal akan menjadi semakin penting agar generasi muda mampu mengambil keputusan ekonomi secara cerdas, bijak, dan bertanggung jawab. Sulpakar juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap investasi ilegal dan praktik keuangan yang merugikan masyarakat.
“Kemudahan akses investasi saat ini harus diimbangi dengan pemahaman yang benar agar masyarakat, khususnya anak-anak muda, tidak mudah terjebak pada investasi ilegal. Sekali lagi saya ulang, mahasiswa tidak mudah terjebak pada investasi ilegal ataupun pinjaman online ilegal maupun praktik keuangan yang merugikan,” kata Sulpakar. Sementara itu, Rektor Universitas Malahayati Muhammad Kadafi mengatakan bahwa pasar modal kini memiliki peran strategis dalam mendorong pemerataan ekonomi dan penguatan pembangunan daerah.
“Pasar modal hari ini bukan lagi hanya milik pemain besar. Pasar modal sekarang menjadi instrumen pemerataan ekonomi dan juga kemandirian daerah,” ujar Muhammad Kadafi. Kadafi juga menilai literasi keuangan dan pemahaman investasi menjadi kebutuhan penting bagi generasi muda di tengah perkembangan ekonomi saat ini. “Ini menjadi motivasi besar bagi generasi muda untuk terus belajar, berkembang, dan memahami dunia investasi serta sektor keuangan Indonesia,” kata Muhammad Kadafi. SEPMT 2026 di Provinsi Lampung dilaksanakan dengan rangkaian kegiatan dengan menargetkan peserta dari berbagai kalangan, antara lain:
1. Sosialisasi Penerbitan Obligasi/Sukuk Daerah kepada Pemda se-Sumatera Bagian Selatan sebagai upaya pendalaman materi terhadap pemanfaatan Pasar Modal sebagai pembiayaan pembangunan daerah.
2. Sosialisasi Perdagangan Karbon di Bursa Karbon yang dihadiri oleh berbagai Lembaga Jasa Keuangan, KADIN, dan tenaga pendidik.
3. Kuliah Umum Universitas Malahayati yang menghadirkan sebanyak 1.500 mahasiswa untuk mendorong peningkatan literasi dan inklusi di Pasar Modal serta perlindungan investor.
4. Sosialisasi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 2 dan 3 Tahun 2026 secara Hybrid.
5. Media Gathering bersama wartawan lokal di Kota Bandar Lampung untuk membahas isu terkini mengenai Pasar Modal. Melalui SEPMT 2026, OJK berharap perluasan literasi dan inklusi pasar modal dapat semakin memperkuat partisipasi investor domestik, khususnya generasi muda, sekaligus mendukung pembiayaan pembangunan daerah yang berkelanjutan.
BP Batam melalui Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, kembali mengecam keras tindakan perusakan puluhan tanaman bugenvil yang terjadi di beberapa titik, Selasa (19/5/2026).
Ariastuty menilai, tindakan yang dilakukan oleh orang tidak dikenal (OTK) tersebut merupakan bentuk vandalisme yang merugikan upaya pemerintah dalam menata keindahan kota. Setelah sebelumnya, ulah pihak yang tidak bertanggung jawab juga menyebabkan kerusakan terhadap ratusan tanaman jati emas di beberapa titik.
“Kami sangat menyesalkan terjadinya perusakan terhadap tanaman bugenvil yang telah ditanam sebagai bagian dari upaya mempercantik Kota Batam. Tindakan seperti ini tidak dapat ditoleransi dan telah mencederai semangat kolektif di tengah komitmen pemerintah untuk menjadikan Batam sebagai kota modern yang estetik, hijau, dan nyaman bagi seluruh masyarakat maupun para investor yang datang,” tegas Tuty, panggilan akrabnya.
Berdasarkan laporan yang ia terima, sebanyak 59 tanaman bugenvil mengalami kerusakan tanpa sebab yang jelas. Dari jumlah tersebut, 13 tanaman diketahui hilang setelah diduga dibawa kabur, sementara sebagian lainnya ditemukan dalam kondisi tercabut dan dibuang di sekitar saluran parit.
Lebih lanjut, Tuty menegaskan bahwa setiap program penghijauan dan penanaman yang digagas pemerintah di bawah komando Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, merupakan bagian dari investasi jangka panjang untuk menciptakan kualitas lingkungan yang lebih baik. Kehadiran tanaman hias seperti bugenvil ini tidak hanya berfungsi memperindah wajah kota, tetapi juga menjadi simbol kepedulian terhadap ruang kota yang lebih tertata.
Ia juga memastikan bahwa BP Batam akan melakukan penanganan cepat terhadap tanaman yang rusak serta memperkuat pengawasan di sejumlah titik penataan kota untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas publik yang telah dibangun. Keindahan kota bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan partisipasi aktif seluruh warga. Jika melihat tindakan yang merusak fasilitas umum, kami berharap masyarakat tidak ragu untuk melapor agar dapat segera ditindaklanjuti,” pesannya.
BATAM, – Dua properti bagian dari The Ascott Limited (Ascott), HARRIS Hotel Batam Center dan HARRIS Resort Waterfront Batam, sukses melaksanakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR). Kegiatan ini diwujudkan melalui penyaluran infaq hasil dari menyisihkan sebagian keuntungan penjualan paket buka puasa selama bulan Ramadan 1447 H lalu.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan kedua hotel untuk memberikan dampak positif nyata bagi masyarakat sekitar, khususnya anak-anak yatim piatu dan dhuafa di Kota Batam.
Sinergi Kebaikan dari "Lentera Ramadan" dan "Teras Ramadan"
Sepanjang bulan suci, HARRIS Hotel Batam Center hadir dengan program kuliner "Lentera Ramadan", sementara HARRIS Resort Waterfront Batam memanjakan para tamu melalui program "Teras Ramadan". Kedua program ini tidak hanya dirancang untuk menyajikan pengalaman berbuka puasa yang berkesan dengan keanekaragaman kuliner khas, tetapi juga membawa misi mulia. Dari setiap paket berbuka puasa yang terjual, kedua hotel berkomitmen menyisihkan sebagian dana sebagai infaq yang dikumpulkan langsung dari para tamu setia.
Dana infaq yang terkumpul dari program Lentera Ramadan HARRIS Hotel Batam Center disalurkan secara langsung kepada Yayasan Panti Asuhan Qurrotu A'Yun yang berlokasi di kawasan Legenda Malaka, Batam Kota yang mengasuh 35 anak panti berusia 1-20 tahun. Sementara itu, infaq yang berhasil dihimpun dari program Teras Ramadan HARRIS Resort Waterfront Batam dialokasikan untuk membantu kebutuhan anak-anak di Yayasan Mutiara Terpelihara Batam yang mengasuh 21 anak berusia 7-16 tahun berada di daerah Batu Aji.
Penyaluran bantuan ini dilakukan secara langsung oleh manajemen hotel dengan mendatangi masing-masing panti asuhan pada tanggal 18 dan 19 May 2026. Selain menyerahkan dana infaq, perwakilan manajemen juga menyempatkan diri untuk berinteraksi, berbagi keceriaan, serta memberikan motivasi kepada anak-anak panti asuhan agar tetap semangat dalam menuntut ilmu dan mengejar cita-cita.
Wujud Nyata Kepedulian Terhadap Sesama
Kegiatan CSR ini menjadi momentum penting bagi kedua hotel untuk mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat lokal. Kehadiran manajemen disambut hangat dengan senyuman dan doa tulus dari para pengurus serta anak-anak di kedua yayasan tersebut.
Dodi Putra, selaku General Manager Shared Service HARRIS Resort Waterfront Batam dan HARRIS Hotel Batam Center, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas terlaksananya kegiatan sosial ini. Beliau menekankan bahwa keberhasilan program ini tidak lepas dari antusiasme dan kemurahan hati para tamu yang memilih merayakan momen berbuka puasa di jaringan hotel HARRIS Batam.
"Kami merasa sangat bersyukur dan bahagia dapat kembali berbagi kebahagiaan di bulan yang penuh berkah ini. Kegiatan penyaluran infaq ini adalah wujud nyata dari kepedulian sosial kami, sekaligus bentuk tanggung jawab moral perusahaan untuk selalu hadir dan membantu sesama. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh tamu setia HARRIS Hotel Batam Center dan HARRIS Resort Waterfront Batam. Melalui paket Lentera Ramadan dan Teras Ramadan, Anda tidak hanya menikmati hidangan berbuka bersama keluarga, tetapi juga turut berkontribusi memberikan secercah kebahagiaan bagi anak-anak di Yayasan Panti Asuhan Qurrotu A'Yun dan Yayasan Mutiara Terpelihara Batam. Semoga bantuan yang disalurkan ini dapat bermanfaat untuk mendukung operasional yayasan serta memenuhi kebutuhan sehari-hari anak-anak," ujar Dodi Putra.
Berbagi Kebahagiaan dan Harapan Baru
Bantuan yang diserahkan diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi perkembangan anak-anak di kedua panti asuhan. Pihak pengelola Yayasan Panti Asuhan Qurrotu A'Yun, Bapak Mahyun dan Yayasan Mutiara Terpelihara Batam, Ustdz Iqbal Rifa'i mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian yang ditunjukkan oleh manajemen HARRIS Hotels Batam. Bantuan ini dinilai sangat berarti, terutama dalam mendukung fasilitas pendidikan dan pemenuhan kebutuhan pokok anak-anak asuh mereka.
Melalui konsistensi dalam menjalankan program CSR seperti ini, HARRIS Hotel Batam Center dan HARRIS Resort Waterfront Batam berharap dapat terus menginspirasi pelaku industri pariwisata dan bisnis lainnya di Batam untuk bersama-sama membangun lingkungan sosial yang lebih peduli dan inklusif. Bagi manajemen HARRIS Hotels, esensi dari sebuah kesuksesan bisnis sejati adalah ketika keberadaan perusahaan mampu memberikan manfaat dan kesejahteraan bagi komunitas di sekitarnya.
Jakarta — PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) terus memperkuat pengembangan pasar modal syariah melalui edukasi dan kampanye publik yang semakin masif. Tercatat, berdasarkan data yang dihimpun dari AB-SOTS, jumlah investor saham syariah memiliki pertumbuhan yang sangat signifikan. Dimana jumlah investor saham Syariah dalam lima tahun terakhir sejak tahun 2020 telah meningkat 158% dari 85.891 investor, menjadi 221.714 investor pada Maret 2026.
Pada tahun ini, Pasar Modal Syariah Indonesia memperingati 15 (lima belas) tahun sejak peluncuran Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI), penerbitan Fatwa DSN-MUI Nomor 80, serta implementasi Sistem Online Trading Syariah (SOTS) yang menjadi tonggak penting dalam kebangkitan pasar modal syariah di Indonesia.
Untuk itu, dalam rangka peringatan 15 tahun kebangkitan pasar modal syariah, BEI, KPEI, dan KSEI bersama dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelenggarakan kegiatan Elevate 2026 yang terdiri dari IFN Indonesia Forum dan Sharia Investment Week (SIW) 2026 pada 20–23 Mei 2026 di Main Hall BEI. Mengusung tema “15 Years Rising – Heading Worldwide”, rangkaian kegiatan Elevate 2026 akan hadir secara istimewa dengan skala internasional sebagai upaya memperkenalkan pasar modal syariah Indonesia ke tingkat global.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tersebut, BEI menjalin kerja sama dengan Redmoney Group guna memperkuat branding pasar modal syariah Indonesia di kancah internasional. Kolaborasi ini akan diwujudkan melalui penyelenggaraan IFN Indonesia Forum 2026 pada 20 Mei 2026 sebagai rangkaian pembuka Elevate, menuju Sharia Investment Week (SIW) 2026. SIW sendiri merupakan kegiatan flagship pasar modal syariah Bursa Efek Indonesia yang telah diselenggarakan secara konsisten sejak tahun 2019 dan menjadi ajang silaturahmi investor syariah Indonesia melalui berbagai kegiatan talkshow dan expo yang bertujuan meningkatkan literasi serta inklusi pasar modal syariah di Indonesia.
Kepala Divisi Pasar Modal Syariah BEI, Irwan Abdalloh, menyampaikan bahwa pasar modal syariah kini semakin relevan sebagai pilihan investasi masyarakat Indonesia. Menurutnya, investasi syariah tidak hanya menawarkan potensi keuntungan finansial, tetapi juga memberikan ketenangan karena dijalankan sesuai prinsip-prinsip Islam. “Pasar modal syariah bukan sekadar alternatif, tetapi telah menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang ingin berinvestasi secara halal, transparan, dan berkelanjutan,” ujar Irwan.
Ia menambahkan bahwa seluruh aktivitas di pasar modal syariah berlandaskan prinsip Islam yang melarang unsur riba, gharar (ketidakpastian), dan maysir (spekulasi). Selain itu, instrumen investasi yang diperdagangkan juga harus berasal dari kegiatan usaha yang halal serta dikelola melalui mekanisme yang sesuai syariah.
Di Indonesia, penerapan prinsip tersebut mengacu pada regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Hal ini memastikan bahwa seluruh proses, mulai dari seleksi efek hingga transaksi, tetap berada dalam koridor syariah.
Irwan menambahkan, transaksi saham syariah di BEI dilakukan secara transparan melalui sistem perdagangan yang adil. Saham yang dapat diperdagangkan adalah saham yang tercantum dalam Daftar Efek Syariah (DES), yang diterbitkan secara berkala oleh OJK. “Investor tidak perlu ragu, karena seluruh proses sudah melalui pengawasan ketat regulator dan mengacu pada fatwa syariah yang berlaku,” jelasnya.
Kinerja pasar modal syariah Indonesia juga terus menunjukkan tren positif dan semakin inklusif. Pertumbuhan jumlah investor, peningkatan kapitalisasi pasar, serta aktivitas transaksi yang terus meningkat menjadi indikator tingginya minat masyarakat terhadap investasi syariah. “Kepercayaan masyarakat terus tumbuh. Ini terlihat dari peningkatan jumlah investor syariah yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir,” kata Irwan.
Dari sisi produk, pasar modal syariah Indonesia menawarkan beragam instrumen investasi, mulai dari saham syariah, reksa dana syariah, sukuk, hingga exchange-traded fund (ETF) syariah. Data per Maret 2026 menunjukkan jumlah efek syariah yang terus meningkat mencapai 673 saham atau sebesar 70% saham yang tercatat di BEI, mencerminkan perkembangan industri yang semakin kuat.
Lebih lanjut, Irwan menekankan bahwa pasar modal syariah tidak hanya berorientasi pada keuntungan finansial, tetapi juga memiliki dimensi sosial. Berbagai inovasi seperti wakaf saham, zakat saham, dan sukuk berbasis wakaf menjadi bukti bahwa investasi juga dapat memberikan dampak sosial yang lebih luas bagi masyarakat. “Pasar modal syariah menggabungkan aspek investasi dan nilai sosial. Ini yang menjadi kekuatan utama dalam mendorong ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Komitmen dalam membangun ekosistem pasar modal syariah yang inklusif dan berkelanjutan tersebut juga mendapat pengakuan di tingkat internasional. Penguatan posisi Indonesia di kancah global tercermin dari berbagai penghargaan internasional yang berhasil diraih pasar modal syariah Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. BEI berulang kali memperoleh penghargaan bergengsi pada ajang Global Islamic Finance Awards (GIFA), termasuk penghargaan The Best Supporting Institution for Islamic Finance pada 2016–2018, The Best Emerging Islamic Capital Market of the Year pada 2018, serta The Best Islamic Capital Market pada 2019, 2020, 2021, dan 2022.
Prestasi tersebut berlanjut dengan diraihnya GIFA Championship Award for Islamic Capital Market 2025, yang semakin menegaskan pengakuan dunia internasional terhadap konsistensi dan inovasi Indonesia dalam mengembangkan industri pasar modal syariah. Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa pasar modal syariah Indonesia mampu tumbuh secara berkelanjutan di tengah dinamika ekonomi global, sekaligus memperkuat optimisme bahwa pasar modal syariah Indonesia memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan menjadi salah satu pusat pasar modal syariah terkemuka di dunia.
Ke depan, BEI akan terus memperluas jangkauan edukasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak guna meningkatkan partisipasi masyarakat. Dengan semakin banyak masyarakat yang memahami pasar modal syariah, industri ini diharapkan dapat menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi nasional. “Edukasi adalah fondasi. Ketika masyarakat paham, maka kepercayaan akan tumbuh, dan pada akhirnya pasar modal syariah akan berkembang lebih pesat,” tutup Irwan.
Batam, 20/5 - Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepulauan Riau meningkatkan angka prevalensi kontrasepsi modern dan angka kesuburan total dalam rangka peringatan HUT Ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI).
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau dr. Victor Palimbong menekankan pentingnya peningkatan capaian Modern Contraceptive Prevalence Rate (mCPR) di Kepulauan Riau.
"Saat ini capaian mCPR Kepri berada pada angka 76,1, sementara Kota Batam masih di angka 72,0. Kesenjangan tersebut perlu terus ditingkatkan melalui dukungan dan peran aktif para bidan di Kepri,” katanya dalam keterangan resmi yang diterima di Batam, Rabu.
Selain itu, kata dia, capaian Total Fertility Rate (TFR) nasional saat ini berada pada angka 2,11 dari target 2,10, sedangkan Kepulauan Riau berada di angka 2,13.
Melalui momentum HUT Ke-75 IBI, capaian TFR di Kepulauan Riau dapat terus meningkat dan menyamai capaian nasional.
Selain itu, pihaknya juga menargetkan 4.587 akseptor keluarga berencana (KB) di provinsi ini.
“Kami siap untuk menyukseskan target pelayanan KB di Provinsi Kepulauan Riau sebanyak 4.587 akseptor, yang terdiri dari peserta KB Baru (PB) dan KB Pasca-Persalinan (KBPP),” katanya.
Pihaknya mendukung pelaksanaan pelayanan Keluarga Berencana (KB) yang dilaksanakan di seluruh Balai Penyuluhan KB dan fasilitas kesehatan lainnya.
“Kami lakukan secara maraton, selama 23 hari dimulai dari 29 April sampai 22 Mei menjadi bagian dari upaya peningkatan akses pelayanan KB, sekaligus mendukung program pembangunan keluarga dan percepatan penurunan stunting, Angka Kematian Ibu (AKI), serta Angka Kematian Bayi (AKB),” katanya.
Angka capaian pada saat ini 93.3 persen, dengan rincian target penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) sebanyak 2.437 akseptor atau 76.16 persen, non-MKJP sebanyak 2.150 akseptor atau 112.93 persen.
Selain itu, KB Pasca-Persalinan (KBPP) sebanyak 4.327 akseptor atau 71.76 persen serta Non-KBPP sebanyak 260 akseptor atau 453.46 persen.
"Mohon bantu kami mendukung capaian penggunaan kontrasepsi jangka panjang serta capaian rata-rata angka kelahiran di Kepri,” kata Victor.
Jakarta, 20/5 - Harga emas Antam, yang dipantau di laman Logam Mulia di Jakarta, Rabu, pukul 08.50 WIB, turun Rp24.000 dari semula Rp2.789.000 menjadi Rp2.765.000 per gram.
Begitu pula untuk harga beli kembali (buyback) turut turun ke angka Rp2.569.000 per gram.
Harga emas Antam sewaktu-waktu bisa berubah.
Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak, sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017 untuk semua jenis emas mulai dari gramasi 1 gram hingga 1.000 gram (1 kilogram).
Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang nomor pokok wajib pajak (NPWP) dan 3 persen untuk non-NPWP.
PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.
Berikut harga pecahan emas batangan yang tercatat di laman Logam Mulia Antam terbaru:
- Harga emas 0,5 gram: Rp1.432.500
- Harga emas 1 gram: Rp2.765.000
- Harga emas 2 gram: Rp5.470.000
- Harga emas 3 gram: Rp8.180.000
- Harga emas 5 gram: Rp13.600.000
- Harga emas 10 gram: Rp27.145.000
- Harga emas 25 gram: Rp67.737.000
- Harga emas 50 gram: Rp135.395.000
- Harga emas 100 gram: Rp270.712.000
- Harga emas 250 gram: Rp676.515.000
- Harga emas 500 gram: Rp1.352.820.000
- Harga emas 1.000 gram: Rp2.705.600.000
Potongan pajak harga beli emas sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP.
Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22.
