Live Streaming
super me

super me

Page 81 of 231

Jakarta, 29 Agustus 2025. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus meningkatkan efektivitas layanan perizinan di Bidang Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (PMDK) dengan meluncurkan Sistem Perizinan dan Registrasi Terintegrasi (SPRINT) modul Wakil Penjamin Emisi Efek, Wakil Perantara Pedagang Efek dan Penasihat Investasi Perorangan. Peluncuran SPRINT Bidang PMDK dilakukan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi di Solo, Selasa (26/08).

Dengan peluncuran SPRINT tersebut, wewenang perizinan untuk izin perorangan Wakil Penjamin Emisi Efek, Wakil Perantara Pedagang Efek dan Penasihat Investasi Perorangan beralih dari Kantor OJK Pusat kepada Kantor OJK Daerah. Pelaku Usaha Jasa Keuangan bidang PMDK di daerah kini dapat mengajukan proses perizinan Wakil Penjamin Emisi Efek, Wakil Perantara Pedagang Efek dan Penasihat Investasi Perorangan melalui: 1. Kantor OJK Provinsi Sumatera Utara, 2. Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan, 3. Kantor OJK Provinsi Jawa Barat, 4. Kantor OJK Provinsi Jawa Tengah, 5. Kantor OJK Provinsi Jawa Timur, 6. Kantor OJK Provinsi Bali, 7. Kantor OJK Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, dan 8. Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Pendelegasian wewenang perizinan kepada Kantor OJK Daerah ini merupakan langkah penting dalam mewujudkan layanan perizinan yang lebih dekat, cepat, dan efisien.

Dengan memperkuat peran Kantor OJK di daerah, perkembangan pasar modal, keuangan derivatif, dan bursa karbon dapat lebih inklusif serta memberikan manfaat nyata bagi perekonomian nasional. Langkah strategis ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas layanan perizinan serta mendekatkan layanan perizinan kepada pelaku usaha jasa keuangan di daerah, sekaligus mendorong percepatan pengembangan bidang Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon di Daerah. OJK memastikan SPRINT akan terus ditingkatkan sebagai platform perizinan satu pintu yang transparan, terukur, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi maupun kebutuhan industri.

Jakarta – Di balik angka-angka yang bergerak di layar perdagangan saham, tersembunyi kisah-kisah besar dari berbagai Perusahaan Tercatat yang menjalankan bisnis nyata di Indonesia. Mereka bukan sekadar kode saham. Mereka adalah Perusahaan Tercatat, istilah bagi perusahaan yang telah melewati proses panjang untuk mencatatkan diri di Bursa Efek Indonesia (BEI), membuka diri kepada publik, dan mengundang siapa saja untuk ikut memiliki bagian dari perjalanan mereka. 

Perusahaan Tercatat merupakan salah satu tulang punggung dari ekosistem pasar modal. Mereka datang dari berbagai latar belakang industri, ukuran bisnis, dan model usaha. Memahami siapa saja dan bagaimana karakter Perusahaan Tercatat di BEI adalah langkah penting bagi siapa pun yang ingin menjadi investor yang cerdas dan bijaksana, karena ketika seseorang membeli saham sebuah perusahaan, ia sebenarnya sedang membeli sebagian kepemilikan perusahaan itu. 

Untuk memudahkan pemahaman, BEI telah mengelompokkan Perusahaan Tercatat ini ke dalam dua belas sektor industri utama. Pengelompokan ini dinamakan IDX Industrial Classification (IDX-IC), yang mulai diterapkan pada awal tahun 2021. Klasifikasi ini bukan sekadar administratif, melainkan alat penting bagi investor untuk membaca arah pertumbuhan bisnis di Indonesia. Informasi mengenai IDX-IC, dapat investor akses melalui website BEI www.idx.co.id/id/produk/saham/

Sektor energi, menaungi perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam eksplorasi, produksi, dan distribusi sumber daya energi seperti minyak, gas, serta energi terbarukan. Di sektor ini, kita mengenal nama-nama besar yang berperan penting dalam menyediakan energi untuk negeri. Di sisi lain, sektor bahan baku mencakup industri dasar seperti pertambangan logam, semen, dan kimia dasar. 

Sektor industri berisikan perusahaan-perusahaan manufaktur dan konstruksi yang terlibat dalam pembangunan infrastruktur strategis. Ada pula sektor barang konsumsi primer, yang berisi perusahaan makanan, minuman, dan kebutuhan pokok sehari-hari. Adapun beberapa nama Perusahaan Tercatat pada sektor ini mungkin sudah familiar karena produknya akrab kita konsumsi setiap hari. 

Sementara itu, sektor barang konsumsi non-primer memuat perusahaan yang menyediakan barang sekunder atau tersier seperti kendaraan bermotor, peralatan rumah tangga, dan produk gaya hidup. Tak kalah penting, sektor kesehatan menjadi penopang dalam masa krisis seperti pandemi, dengan kehadiran rumah sakit, maupun produsen obat-obatan. 

Sektor keuangan adalah salah satu sektor paling dominan di BEI, karena mencakup berbagai bank, serta perusahaan pembiayaan, asuransi, dan sekuritas. Di sektor ini, stabilitas dan tata kelola perusahaan menjadi sangat penting karena berhubungan langsung dengan kepercayaan publik. 

Perusahaan pengembang perumahan, gedung perkantoran, dan kawasan industri tergolong dalam sektor properti dan real estate. Sementara itu, sektor teknologi mulai menunjukkan geliatnya dalam beberapa tahun terakhir, ditandai dengan masuknya perusahaan-perusahaan berbasis digital. 

Selain itu, sektor infrastruktur mencakup perusahaan penyedia layanan dasar, yang menghubungkan seluruh Indonesia lewat jaringan komunikasi. Di sektor transportasi dan logistik, terdapat perusahaan pelayaran, ekspedisi, dan maskapai penerbangan, yang memastikan pergerakan manusia dan barang tetap berjalan. Sektor terakhir adalah utilitas, yang mencakup penyedia layanan listrik, air, dan gas—elemen-elemen yang menopang kehidupan modern. 

Dari sisi struktur kepemilikan, perusahaan juga memiliki beberapa variasi. Ada perusahaan publik yang dimiliki masyarakat luas melalui sahamnya yang diperdagangkan di BEI. Ada juga Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yang walaupun dikuasai negara, namun sebagian sahamnya telah dilepas ke publik. Selain itu, semakin banyak perusahaan swasta, baik lokal maupun multinasional, yang memilih mencatatkan sahamnya di BEI. Fenomena yang cukup baru adalah masuknya startup digital ke BEI, yang menunjukkan bahwa ekosistem pasar modal semakin inklusif dan dinamis. 

BEI membagi Perusahaan Tercatat ke dalam empat papan perdagangan yang berbeda. Papan Utama diperuntukkan bagi perusahaan besar yang memiliki rekam jejak panjang, stabilitas keuangan, dan tata kelola yang baik. Di sinilah banyak perusahaan dengan fundamental yang baik dan biasanya menjadi pilihan utama investor jangka panjang. Ada pula Papan Utama Ekonomi Baru yang memiliki karakter seperti Perusahaan Tercatat pada Papan Utama dengan karakter tambahan pertumbuhan pendapatan yang tinggi dan kegiatan usaha yang menggunakan teknologi untuk menciptakan inovasi produk dan jasa yang memiliki kemanfaatan sosial. 

Papan Pengembangan adalah tempat bagi perusahaan yang masih dalam tahap pertumbuhan, namun memiliki prospek dengan tingkat risiko yang lebih tinggi. Terakhir, Papan Akselerasi adalah jalur khusus bagi perusahaan kecil, termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta startup yang ingin mengakses pasar modal sebagai sumber pendanaan usahanya dengan proses yang lebih ringan. Papan ini menunjukkan komitmen BEI untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dari akar rumput. 

Memahami sektor dan papan pencatatan bukan hanya penting bagi kalangan profesional saja, masyarakat umum yang mulai melirik investasi di pasar modal juga perlu memahami hal tersebut karena akan sangat membantu dalam menyusun strategi dan mengambil keputusan. Karena dalam investasi, prinsip utama adalah jangan meletakkan semua telur dalam satu keranjang. Artinya, tempatkan dana pada berbagai jenis aset, sektor, dan perusahaan untuk mengurangi dampak jika ada satu aset yang merugi. Investor dapat mengalokasikan dananya ke sektor-sektor yang ia pahami, sesuai tujuan keuangannya dan profil risikonya. 

Lebih dari sekadar angka dan grafik, Perusahaan Tercatat ini adalah wajah dari ekonomi Indonesia. Mereka menciptakan nilai, lapangan kerja, dan inovasi. Dengan menjadi bagian dari pasar modal, masyarakat tidak hanya berinvestasi untuk keuntungan pribadi, tetapi juga ikut serta dalam membangun negeri. 

Investasi yang cerdas dimulai dari pemahaman yang utuh. Maka, mengenali siapa saja Perusahaan Tercatat di BEI—dari sektor mereka, jenis usahanya, hingga papan pencatatannya—adalah langkah awal menuju keputusan investasi yang bijak dan bertanggung jawab. Di pasar modal, pengetahuan bukan sekadar kekuatan; ia adalah pelita dalam setiap langkah investasi. 

 

Batam – Dunia kesehatan terus berkembang pesat, dan kini masyarakat Kepri serta Riau dapat merasakan langsung kecanggihan teknologi medis terbaru yang dihadirkan oleh KPJ Johor Specialist Hospital. Rumah sakit ternama di Johor ini menghadirkan PET CT Scan berteknologi Artificial Intelligence (AI), yang mampu mendeteksi penyakit, khususnya kanker, dengan tingkat akurasi lebih tinggi.

Andra S. Kelana, Perwakilan KPJ untuk Batam, Kepri, dan Riau, menjelaskan bahwa mesin PET CT yang dimiliki KPJ Johor merupakan generasi terbaru dengan kemampuan 160 slice. Teknologi ini tidak hanya menampilkan gambaran organ tubuh, tetapi juga mampu melihat aktivitas sel hingga ke tingkat metabolisme.

“Dengan kemampuan ini, dokter bisa mendeteksi kanker lebih cepat, lebih tepat, dan tentunya membantu pasien mendapatkan penanganan medis yang optimal sejak dini,” ujar Andra. 

Lebih Nyaman, Lebih Terjangkau

Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan teknologi ini, KPJ Johor menghadirkan promo khusus. Menariknya, pasien tidak perlu lagi khawatir soal biaya yang terlalu tinggi atau repot mencari penginapan, karena paket layanan sudah dirancang lebih nyaman dan terjangkau.

“Cukup buat janji, datang, dan pastikan kesehatan Anda terpantau dengan baik. Semua kemudahan kami siapkan agar pasien bisa fokus pada kesehatan mereka,” tambah Andra.

Segera Buat Janji

PET CT Scan dengan teknologi AI ini menjadi pilihan tepat bagi siapa saja yang ingin melakukan deteksi dini, khususnya untuk penyakit kanker. Kesempatan ini terbuka lebar bagi warga Batam, Kepri, hingga Riau.

Untuk informasi lebih lanjut dan pendaftaran, masyarakat bisa langsung menghubungi Perwakilan Grup RS KPJ Malaysia melalui WhatsApp di +628127750800. 

Promo terbatas. Jangan lewatkan kesempatan menjaga kesehatan dengan teknologi medis paling mutakhir dari KPJ Johor Specialist Hospital.

#fyp #kanker #cancer #petctscan #ctscan

Pemerintah Kota (Pemko) Batam menanggapi sorotan publik terkait besaran anggaran belanja konsumsi, jasa sopir, serta perjalanan dinas yang diberitakan salah satu media online di Batam.

Pemko Batam menegaskan bahwa seluruh alokasi anggaran tersebut telah melalui sistem perencanaan berjenjang bersama masyarakat Batam di 64 kelurahan dan 12 kecamatan, selanjutnya dikolaborasi dalam forum perangkat daerah bersama akademisi dan Asosiasi pelaku usaha terkait serta mekanisme pembahasan bersama DPRD Kota Batam dan disusun sesuai ketentuan perundangan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, menyampaikan bahwa kritik masyarakat adalah bagian penting dari kontrol sosial dan kiranya dapat disajikan secara proporsional.

“Kami menghormati setiap kritik yang disampaikan dan menjadikannya sebagai masukan untuk memperkuat bahkan mendukung tata kelola keuangan daerah yang transparan dan senantiasa berorientasi hasil yang bermanfaat bagi masyarakat dan pembangunan Kota Batam. Prinsip kami, semua anggaran yang digunakan bersumber dari APBD dan sudah dibahas serta disahkan bersama DPRD,” ujarnya, Senin (25/8/2025).

Menurut Rudi, anggaran belanja konsumsi yang disampaikan senilai Rp43 miliar serta belanja jasa sopir senilai Rp41 miliar, pihaknya tengah berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait untuk rincian penggunaan anggaran tersebut.

“Perlu juga dipahami bahwa angka yang diangkat tersebut dan muncul dalam laporan pertanggungjawaban instansi dan perangkat daerah adalah total akumulasi untuk satu tahun anggaran dan seluruh perangkat daerah sebanyak 45 OPD, 64 kelurahan serta satuan unit kerja dibawah SKPD Pemko Batam. Bukan angka yang dikeluarkan setiap hari secara tunggal. Jadi dari total alokasi tertentu sangat tidak relevan jika dibagi kedalam jumlah hari dalam satu tahun anggaran, tegasnya.

Di akhir keterangannya, Rudi memastikan bahwa seluruh penggunaan anggaran diaudit secara berkala oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Pemko Batam berkomitmen mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada masyarakat,” tutupnya.
 
#fhotobykataBatam
 
 

Badan Pengusahaan Batam menggelar acara Konsultasi Publik Rancangan Perubahan PP Nomor 46 Tahun 2007 tentang Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.

Kegiatan digelar di Ruang Balairungsari pada Selasa siang (26/8/2025) dibuka oleh Deputi Bidang Koordinasi Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI Elen Setiadi melalui virtual zoom dan melibatkan seluruh partisipan publik.

Konsultasi Publik ini digelar guna menyerap aspirasi dan masukan berbagai pihak dalam rancangan perubahan PP 46 Tahun 2007. Dengan harapan perluasan wilayah mampu membuka peluang investasi yang lebih luas, menciptakan lapangan kerja baru, dan memperkuat posisi Indonesia dalam jaringan perdagangan internasional.

Hadir secara daring dan luring diantaranya perwakilan dari Kementerian Keuangan, Bea Cukai, Direktorat Jenderal Perbendaharaan, jajaran dan pimpinan BP Batam, Forkopimda Kota Batam, akademisi, asosiasi dan perusahaan, Lembaga Swadaya Masyarakat, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Kepri serta Lembaga Adat Melayu Kepri.

Elen Setiadi dalam sambutannya mengatakan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto memberikan perhatian besar pada Batam agar dapat menjadi Kawasan andalan di Indonesia dalam pengembangan Kawasan ekonomi dan meningkatakan kesejahteraan masyarakat.

“Arahan Presiden tanggal 13 Maret dan 22 Mei 2025 agar BP Batam dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pertumbuhan ekonomi, simplifikasi regulasi dan perizinan, penyelesaian lahan, optimalisasi sektor strategis dan destinasi pariwisata.” Kata Elen.

Pemerintah memberikan target perekonomian Batam dapat tumbuh 2% diatas nasional, yakni sebesar 10%.

Sehingga, Pemerintah Pusat telah memberikan dukungan dengan penerbitan PP 25 Tahun 2025 dan PP 28 Tahun 2025 untuk mendorong peran KPBPB berperan lebih optimal sebagai pusat logistik, manufaktur, dan perdagangan internasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Berdasarkan arahan tersebut, kami telah mendiskusikan perubahan dalam PP 46 Tahun 2007, dengan pokok perubahan yakni perluasan wilayah KPBPB Batam yang sebelumnya 8 Pulau saat ini ditambah 14 pulau dan sebagian kecil wilayah perairan.” ujar Elen Setiadi.

Dengan perluasan tersebut, Elen menjelaskan diharapkan investasi yang tidak tertampung di Batam, bisa dioptimalkan ke wilayah sekitar yang juga memiliki fasilitas KPBPB dengan adanya perluasan ini.

“Wilayah baru akan diberikan fasilitas sama dengan wilayah FTZ Batam. Artinya akan ada Kawasan unggulan baru dengan adanya fasilitas dan kemudahan." Kata Elen.

Konsultasi publik dilanjutkan dengan Pemaparan Rancangan Perubahan PP 46 Tahun 2007 tentang Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam disampaikan oleh Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan BP Batam Sudirman Saad.

Sudirman Saad menegaskan dalam paparan dan sesi tanya jawab bahwa hak-hak terhadap swasta dan masyarakat sekitar akan dihormati dan diberikan sesuai ketentuan perundangan-undangan yang berlaku.

“hak warga yang belum punya hak milik, namun secara substantif telah berada disana, akan diprioritaskan.” Tutur Sudirman Saad.

Ia menambahkan, “Meskipun akan dikembangkan sebagai daerah investasi, masyarakat dapat hidup secara alamiah dan perlu diproteksi lingkungan di pesisir, serta wilayah tangkapan nelayan akan tetap dihormati.” terang Sudirman Saad.

Sementara bagi swasta yang telah ada di sana, Sudirman menjelaskan bahwa Hak Atas Tanah yang sudah ada sebelum masuk ke FTZ, akan diakui sampai selesai jangka waktunya.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab, di mana para peserta dari berbagai lembaga dan asosiasi mendapat kesempatan untuk menyampaikan pandangan maupun pertanyaan secara langsung.

Harapan utama publik adalah agar dalam Pembangunan Perluasan Wilayah tersebut, BP Batam dapat mengedepankan kehidupan masyarakat pesisir dan kampung tua, mengedepankan mediasi dengan pihak swasta yang telah ada di sana, serta memperhatikan keselamatan lingungan pesisir, hutan dan laut.

Masukan komprehensif dari konsultasi publik ini ditampung secara baik oleh BP Batam guna menyempurnakan Rancangan Perubahan PP Nomor 46 Tahun 2007 tentang Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.

Revisi PP ini membawa beberapa tujuan utama, yaitu mendorong pertumbuhan ekonomi Batam agar lebih kompetitif, menciptakan iklim usaha yang kondusif, memperkuat peran Batam sebagai pusat logistik, manufaktur, perdagangan internasional dan pariwisata, serta memberikan kepastian hukum melalui integrasi wilayah darat dan laut dalam satu kesatuan KPBPB Batam.

Jakarta, 25 Agustus 2025. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menegaskan komitmen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam memperkuat peran Bank Pembangunan Daerah (BPD) sebagai pilar penting pembangunan ekonomi nasional di daerah baik sebagai lembaga intermediasi maupun penggerak ekonomi wilayah. OJK mendorong BPD terus melakukan transformasi untuk menghadapi persaingan di bidang perbankan yang semakin mengedepankan teknologi informasi. Hal ini disampaikan Dian pada Diskusi Perkembangan dan Tantangan Roadmap Penguatan BPD Tahun 2024-2027 yang diadakan oleh Asosiasi Perbankan Daerah (ASBANDA) di Yogyakarta, Kamis (21/8). Dalam forum ini, 27 BPD yang melayani 38 provinsi di Indonesia hadir untuk membahas mengenai strategi transformasi dan pengembangan BPD untuk terus menjadi bank yang resilien, sehat, serta mengedepankan perlindungan terhadap nasabah.

Menurut Dian, kinerja BPD menunjukkan capaian yang solid dengan rata-rata pertumbuhan aset sebesar 7,29 persen. Dari sisi kredit, BPD tumbuh 6,82 persen, yang mendekati capaian bank umum. Sementara itu, untuk DPK, BPD mampu mencatat pertumbuhan 7,30 persen yang menunjukkan daya tarik masyarakat terhadap BPD sebagai lembaga keuangan kepercayaan di daerah. BPD juga tetap mampu menjaga kualitas kredit dan level permodalan yang memadai. Meskipun terdapat beberapa keterbatasan struktural, kinerja intermediasi dan daya tahan BPD masih terjaga dengan baik. “Meski menghadapi keterbatasan struktural, BPD terbukti mampu menjaga kinerja intermediasi dan ketahanan perbankan dengan baik. Peran strategis BPD sebagai mitra pemerintah daerah menjadikannya lokomotif pembangunan dan inklusi keuangan di seluruh pelosok negeri,” ujar Dian. OJK juga mendorong sinergi antar-BPD melalui pembentukan Kelompok Usaha Bersama (KUB).

Pelaksanaan KUB ini diharapkan dapat memperkuat resiliensi BPD dan meningkatkan daya saing melalui sinergi yang baik antara induk dengan anggota KUB. Dengan jaringan yang begitu dekat dengan masyarakat, BPD memiliki potensi untuk memperkuat struktur perekonomian daerah, sekaligus menopang daya saing nasional. Penguatan peran BPD di daerah juga diharapkan dapat terlaksana dalam bentuk konsolidasi BPR yang dimiliki oleh Pemerintah Daerah/Kota dibawah BPD. Sinergi antara BPD dan BPR yang dimiliki oleh BPD diharapkan dapat meningkatkan kontribusi perbankan terhadap penyaluran kredit untuk level mikro dan meningkatkan kualitas penerapan tata kelola di BPR. “Transformasi BPD bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Dengan dukungan Pemegang Saham, Direksi, dan Dewan Komisaris, BPD diharapkan mampu mewujudkan dirinya sebagai “Regional Champion” melalui sinergi, kolaborasi, dan berinovasi demi memperkuat perekonomian daerah sekaligus menopang daya saing nasional,” kata Dian Sejalan dengan perkembangan zaman yang semakin dinamis, BPD dituntut untuk mampu menghadapi beragam tantangan dan peluang di era global dan digital.

Hal ini menjadikan transformasi BPD semakin penting untuk meningkatkan daya saing BPD dan menjadikannya tetap eksis di tengah persaingan industri perbankan yang ketat. Melalui arah kebijakan yang disempurnakan dalam Roadmap Penguatan BPD 2024–2027 yang telah diluncurkan pada 14 Oktober 2024 yang lalu, diharapkan transformasi BPD berjalan terarah dan berkelanjutan melalui empat pilar utama: 1. Penguatan struktur dan keunggulan BPD mencakup konsolidasi, permodalan, tata kelola, manajemen risiko, SDM, efisiensi, dan inovasi produk. 2. Akselerasi transformasi digital dengan pemanfaatan teknologi informasi secara optimal dan peningkatan ketahanan digital. 3. Penguatan peran terhadap perekonomian daerah dan nasional melalui sinergi dengan pemerintah daerah, penguatan perbankan syariah, dukungan pada UMKM, serta edukasi dan inklusi keuangan. 4. Penguatan perizinan, pengaturan, dan pengawasan BPD agar lebih cepat, terintegrasi, dan mendukung daya saing industri perbankan daerah. Selanjutnya, untuk mendukung transformasi digital dalam sektor perbankan.

Dalam kesempatan ini Dian juga menekankan pentingnya perhatian khusus dari Pemegang Saham dan Pengurus BPD untuk melakukan investasi terhadap infrastruktur dan sumber daya teknologi informasi terutama dalam aspek keamanan dan ketahanan siber. OJK melalui Panduan Digital Resilience telah menyediakan kerangka yang dapat digunakan bank untuk meningkatkan aspek keamanan siber dan daya tahan bisnis secara menyeluruh, agar bank mampu tetap beroperasi, beradaptasi, dan bertahan menghadapi disrupsi maupun perubahan mendadak dalam dunia usaha. OJK juga telah menerbitkan Panduan Tata Kelola Kecerdasan Artifisial (AI) Perbankan Indonesia untuk memastikan pemanfaatan AI berjalan secara bertanggung jawab, aman, transparan, serta mendukung keberlanjutan industri keuangan.

Batam – Harris Hotel Batam Center, salah satu destinasi akomodasi dan event terkemuka di Kota Batam, kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pengalaman perayaan yang tak terlupakan bagi para tamu. Dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin menghargai momen spesial dalam hidup, Harris Batam Center meluncurkan kampanye eksklusif bertema “Your Day, Your Celebration, Our Touch”, yang menawarkan sentuhan dekoratif elegan untuk berbagai acara penting seperti ulang tahun, arisan, pertemuan keluarga dan reuni teman dengan pembelian minimal Rp588,000 nett.

Kampanye ini merupakan wujud dari visi Harris Batam Center untuk menjadi mitra utama dalam merayakan setiap momen penting dalam kehidupan pelanggan. Dengan konsep “Your Day, Your Celebration, Our Touch”, hotel menekankan bahwa setiap hari istimewa milik Anda, tetapi Harris siap membantu mengubahnya menjadi perayaan yang benar-benar istimewa dengan sentuhan dekorasi yang indah.

Sentuhan Dekoratif untuk Membuat Acara Lebih Berkesan

Dalam promosi yang baru diberikan, hotel menampilkan suasana outdoor yang indah di area kolam renang dengan latar belakang taman hijau yang rimbun, cahaya matahari sore yang hangat, serta dekorasi meja makan yang dipenuhi dengan hiasan bunga, balon berwarna pastel, serta detail interior yang menawan.

“Kami percaya bahwa setiap perayaan memiliki makna tersendiri bagi siapa pun yang mengadakannya,” ujar Dodi Putra selaku General Manager Harris Batam Center. “Dengan ‘Our Touch’, kami ingin membantu memperkuat emosi positif dari momen tersebut melalui dekorasi yang estetis, nyaman, dan sesuai dengan tema acara. Kami tidak hanya menyediakan tempat, tetapi juga menjadi bagian dari cerita perayaan Anda.”

Penawaran Menarik untuk Setiap Acara Spesial

Untuk mendukung kampanye ini, Harris Batam Center menawarkan paket dekorasi eksklusif dengan syarat minimal pembelian makanan dan minuman seharga Rp588.000 nett. Dengan pengeluaran tersebut, pelanggan dapat menikmati layanan dekorasi profesional yang mencakup rangkaian bunga, setting meja, penataan kursi, serta elemen dekoratif lainnya yang disesuaikan dengan tema acara. Layanan ini sangat ideal bagi mereka yang ingin mengadakan acara intim namun tetap terasa mewah dan berkesan.

“Kami menyadari bahwa banyak orang ingin merayakan momen penting tanpa harus mengeluarkan biaya besar atau repot mempersiapkan segala sesuatu sendiri,” lanjut Dodi. “Dengan paket ini, kami menawarkan solusi praktis yang tetap mempertahankan kualitas tinggi dan kesan personal. Apakah itu ulang tahun anak, perayaan hari jadi pasangan, atau sekadar gathering teman, Harris siap membantu membuat acara Anda lebih berkesan.”

Lokasi Strategis dengan Nuansa Alam yang Menenangkan

Lokasi Harris Batam Center yang strategis di pusat kota, dengan akses mudah dari bandara dan transportasi umum, menjadikannya pilihan ideal bagi mereka yang ingin mengadakan acara di lingkungan yang nyaman dan modern. Area outdoor yang ditampilkan adalah salah satu dari beberapa ruang multifungsi yang dimiliki hotel, termasuk ruang meeting, ballroom, dan area lounge yang bisa disesuaikan untuk berbagai jenis acara.

Selain itu, HARRIS Batam Center juga menawarkan fasilitas pendukung seperti catering berkualitas tinggi, staf event profesional, serta sistem reservasi yang mudah melalui whatsapp, telpon dan media sosial. Pelanggan dapat menghubungi tim event HARRIS melalui nomor telepon (0778) 749 9999 atau mengunjungi akun media sosial @harrisbatamcenter untuk informasi lebih lanjut.

Komitmen Terhadap Kualitas dan Keberlanjutan

Sebagai bagian dari grup Ascott Star Rewards (ASR), HARRIS Batam Center juga menawarkan program loyalitas yang memungkinkan pelanggan mendapatkan poin saat menginap. Pelanggan dapat menukar poin tersebut untuk diskon, upgrade kamar, atau manfaat lainnya, sehingga meningkatkan nilai tambah dari setiap kunjungan.

“Kami tidak hanya fokus pada keindahan visual, tetapi juga pada pengalaman menyeluruh yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” tambah Dodi. “Semua bahan dekorasi yang digunakan didesain agar bisa dipakai kembali atau didaur ulang, sesuai dengan komitmen Harris terhadap keberlanjutan.”

Ajakan untuk Merayakan Bersama Harris

Dengan kampanye “Your Day, Your Celebration, Our Touch”, Harris Batam Center mengundang masyarakat Batam dan sekitarnya untuk mempercayakan momen-momen berharga mereka kepada tim profesional yang siap membantu menciptakan kenangan abadi. Tidak peduli seberapa kecil atau besar acaranya, Harris yakin bahwa setiap perayaan layak diberi sentuhan istimewa.

“Kami percaya bahwa setiap hari bisa menjadi hari spesial. Dan dengan bantuan kami, Anda bisa merasakan betapa istimewanya momen tersebut,” tutup Dodi.

Jakarta, 24 Agustus 2025. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae,menyampaikan bahwa sektor perbankan Indonesia menunjukkan daya tahan yang kuat di tengah dinamika perekonomian dan politik global. Kinerja perbankan diproyeksikan tetap stabil meskipun terdapat perlambatan pertumbuhan kredit yang sejalan dengan siklus ekonomi. Industri perbankan Indonesia masih menunjukkan resiliensi yang kuat dengan kinerja yang positif terhadap dinamika global yang terjadi. Pada Juli 2025, kredit perbankan tetap tumbuh solid sebesar 7,03 persen yoy, didukung oleh kualitas aset yang tetap baik dengan NPL terjaga di level 2,28 persen dan Loan at Risk (LaR) menurun menjadi sebesar 9,68 persen.


Pertumbuhan kredit juga masih dibarengi dengan pertumbuhan kredit investasi yang meningkat 12,42 persen yoy dengan didorong oleh sektor berbasis ekspor (pertambangan,perkebunan) serta transportasi, industri, dan jasa sosial. Pertumbuhan kredit tersebut masih sejalan dengan sektor yang menjadi penopang pertumbuhan di kuartal kedua 2025. Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat tumbuh sebesar 7 persen yoy sehingga turut menjadi salah satu faktor pendorong penguatan likuiditas perbankan. Selanjutnya, kondisi likuiditas perbankan terpantau memadai diperkuat dengan kondisi permodalan yang solid serta risiko kredit yang terjaga. Kondisi tersebut tecermin dari rasio AL/NCD dan AL/DPK masing-masing sebesar 119,43 persen dan 27,08 persen, masih di atas threshold masing-masing 50 persen dan 10 persen.

OJK menilai masih terdapat ruang penurunan suku bunga kredit lebih lanjut, sejalan dengan ekspektasi penurunan suku bunga global di paruh kedua 2025 dan penurunan BI Rate menjadi 5 persen per 20 Agustus 2025. Namun, penurunan suku bunga bergantung pada struktur biaya dana (Cost of Fund/CoF) tiap bank, karena sebagian masih mengandalkan dana mahal (time deposit) dalam komposisi DPK. Oleh karena itu,bank perlu mengelola strategi pendanaan, khususnya dengan meningkatkan porsi dana murah, untuk menciptakan ruang penurunan bunga kredit yang lebih signifikan. OJK terus mengimbau agar bank dapat secara bertahap menyesuaikan tingkat suku bunganya, agar tetap sejalan dengan kondisi pasar, rasio keuangan yang sehat dan tidak menciptakan persaingan bunga yang kurang sehat. Industri perbankan nasional juga diminta untuk tetap menjaga transparansi dan perlindungan konsumen dalam menyampaikan informasi terkait produk perbankan.

Hasil revisi Rencana Bisnis Bank Umum (RBB) pada paruh pertama 2025 menunjukkan adanya penyesuaian target menjadi lebih konservatif akibat perubahan kondisi makroekonomi dan dinamika global. Meski demikian, OJK memproyeksikan kinerja perbankan 2025 tetap stabil dengan pertumbuhan kredit yang sedikit termoderasi dari target. Hal ini sejalan dengan langkah bank untuk tetap berhati-hati dalam menyalurkan kredit, khususnya pada segmen berisiko tinggi, namun tetap ekspansif pada sektor-sektor yang berkontribusi besar terhadap perekonomian dan memiliki prospek baik. Hasil Survei Orientasi Bisnis Perbankan OJK (SBPO) pada triwulan III 2025 menunjukkan bank umum memiliki persepsi yang optimis. Hal ini didorong oleh ekspektasi bahwa kondisi makroekonomi domestik akan membaik sehingga akan berdampak positif terhadap kinerja perbankan, serta keyakinan bahwa bank cukup mampu mengelola risiko.

OJK meminta perbankan untuk senantiasa menerapkan strategi yang adaptif dan inovatif dalam menghadapi berbagai perubahan kondisi makroekonomi. Hal tersebut bertujuan tidak hanya untuk menjaga stabilitas sistem keuangan namun juga menggerakkan roda perekonomian dan menjadi pilar penting untuk terus mendukung pemulihan dan pertumbuhan ekonomi yang sehat dan berkesinambungan. OJK selaku otoritas perbankan akan terus memantau dan melakukan langkah-langkah yang diperlukan terhadap berbagai potensi gangguan terhadap kinerja bank, gangguan terhadap stabilitas sistem perbankan, dan kepercayaan publik untuk terus memastikan kontribusi sektor perbankan terhadap ekonomi Indonesia yang semakin meningkat, dan tentu saja dengan berkoordinasi dengah berbagai lembaga/kementrian terkait, khususnya Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

 

Batam, 23 Agustus 2025. Semangat kemerdekaan menggelegar di Pulau Ngenang, lokasi relokasi warga terdampak Proyek Strategis Nasional (PSN) KEK Tanjung Sauh. Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, PT Batamraya Sukses Bersama (PT BSP) bersinergi dengan warga Kelurahan Ngenang menggelar serangkaian perlombaan 17 Agustus pada Rabu, 20 Agustus 2025. Acara yang memadukan perlombaan tradisional dan kearifan lokal ini sukses menyatukan warga dan perusahaan dalam ikatan yang erat.

Sejak pagi, pukul 09.00 WIB, suasana meriah telah terasa. Mulai dari lomba mewarnai untuk anak-anak hingga lomba khas 17-an seperti balap karung, makan kerupuk, dan tarik tambang, semuanya berlangsung penuh antusiasme. Eka Teguh Kurniawan, Manajer Operasional PT BSP, menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar perayaan, melainkan sebuah jembatan untuk memperkuat hubungan antara perusahaan dan masyarakat. "Kami berharap sinergi ini dapat terus terjaga demi kehidupan yang lebih baik untuk masyarakat," ujarnya.

Momen Budaya dan Gotong Royong

Puncak acara yang tak kalah istimewa adalah digelarnya tradisi Melayu Mandi Safar. Ritual adat ini, yang dipercaya sebagai tolak bala dan permohonan keberkahan, dilaksanakan bersama-sama oleh seluruh warga dan tamu undangan. Lurah Ngenang, Rusdy, SE, menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan PT BSP. "Masyarakat sangat senang dengan kegiatan ini. Selain lomba, Mandi Safar yang merupakan tradisi turun temurun juga bisa kami laksanakan," katanya. Momen ini menjadi bukti bahwa modernisasi kawasan tidak melunturkan nilai-nilai budaya lokal, justru memperkuatnya.

Acara ditutup dengan pembagian hadiah bagi para pemenang dan sesi undian berhadiah dari pihak kelurahan. Semangat kebersamaan dan gotong royong yang tercipta diharapkan menjadi modal kuat untuk kemakmuran warga serta harmonisasi hubungan antara PT Batamraya Sukses Perkasa dan masyarakat Kelurahan Pulau Ngenang. Rencananya, perayaan Hari Kemerdekaan akan berlanjut dengan acara puncak yang lebih meriah dalam waktu dekat.

Page 81 of 231

Instagram

Tentang Kami