super me
Jakarta, 15 September 2025. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Peraturan OJK Nomor 19 Tahun 2025 tentang Kemudahan Akses Pembiayaan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (POJK UMKM) sebagai upaya semakin memberdayakan UMKM guna meningkatkan ketahanan dan pertumbuhan ekonomi nasional. Penerbitan POJK UMKM ini juga sejalan dengan Asta Cita Pemerintah untuk meningkatkan jumlah lapangan kerja, mempercepat pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan sebagai agenda prioritas. Dengan POJK UMKM ini OJK mendorong perbankan dan Lembaga Keuangan Nonbank (LKNB) untuk memberikan kemudahan akses pemberian kredit atau pembiayaan UMKM yang mudah, tepat, cepat, murah, dan inklusif dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.
“Dengan diberlakukannya POJK ini, Bank dan LKNB diharapkan dapat menghadirkan pendekatan yang lebih inovatif untuk menyediakan produk keuangan sesuai kebutuhan setiap segmen UMKM. Mulai dari usaha mikro dan ultra mikro yang membutuhkan akses cepat dan mudah, hingga usaha kecil dan menengah yang memerlukan layanan lebih kompleks dan beragam,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae. Hingga posisi Juli 2025, kredit tumbuh 7,03 persen yoy (Juni 2025: 7,77 persen) menjadi Rp8.043,2 triliun. Berdasarkan jenis penggunaan, Kredit Investasi tumbuh tertinggi sebesar 12,42 persen, diikuti oleh Kredit Konsumsi 8,11 persen, sedangkan Kredit Modal Kerja tumbuh 3,08 persen yoy. Dari kategori debitur, kredit korporasi tumbuh sebesar 9,59 persen, sementara kredit UMKM tumbuh sebesar 1,82 persen, di tengah upaya perbankan yang berfokus pada pemulihan kualitas kredit UMKM. Jika dilihat berdasarkan sektor ekonomi, penyaluran kredit ke beberapa sektor tercatat tumbuh tinggi secara tahunan mencapai double digit.
Sektor pertambangan dan penggalian tercatat tumbuh 20,69 persen, sektor jasa tumbuh 19,17 persen, sektor transportasi dan komunikasi tumbuh 17,94 persen, serta sektor listrik, gas dan air tumbuh 11,23 persen. Menurut Dian, POJK UMKM ini merupakan tindak lanjut amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) yang telah melalui proses konsultasi dengan DPR RI. Melalui aturan ini, OJK mendukung program pemerintah dalam memperluas akses keuangan, mendorong inovasi pembiayaan berbasis digital, serta memastikan tata kelola yang sehat dalam pembiayaan UMKM sehingga UMKM dapat semakin berdaya saing dan berkontribusi signifikan dalam pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan berkeadilan.
Dengan terbitnya POJK UMKM, OJK menegaskan dukungannya agar UMKM dapat semakin berdaya saing dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. Melalui kolaborasi sektor jasa keuangan, pemerintah, dan dunia usaha, aturan ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pembiayaan UMKM yang lebih sehat, inklusif, dan berkelanjutan. Dalam POJK ini Bank dan Lembaga Keuangan Nonbank (LKNB) diwajibkan memberikan kemudahan akses pembiayaan melalui berbagai kebijakan, antara lain: 1. Kebijakan khusus penyaluran pembiayaan, seperti penyederhanaan persyaratan atau kemudahan penilaian kelayakan UMKM. 2. Skema pembiayaan khusus sesuai karakteristik usaha, termasuk penerimaan jaminan berupa kekayaan intelektual dengan mempertimbangkan ekosistem dan metode penilaian yang memadai. 3. Percepatan proses bisnis, misalnya melalui penggunaan Pemeringkat Kredit Alternatif (PKA). 4. Penetapan biaya pembiayaan yang wajar bagi UMKM. 5. Bentuk kemudahan lain yang diinisiasi otoritas atau pemerintah.
Selain aspek kemudahan, POJK UMKM juga menekankan penerapan tata kelola dan manajemen risiko dalam pembiayaan UMKM. Setiap Bank dan LKNB diwajibkan menyusun rencana penyaluran pembiayaan kepada UMKM serta menyampaikan realisasinya kepada OJK. POJK ini juga mengatur: • Kolaborasi dan kemitraan antarlembaga jasa keuangan dan pihak terkait. • Pemanfaatan teknologi informasi untuk memperkuat ekosistem digital pembiayaan UMKM. • Penegasan ketentuan hapus buku dan/atau hapus tagih dalam pembiayaan UMKM. • Peningkatan literasi keuangan dan pelindungan konsumen bagi UMKM. • Insentif bagi Bank dan LKNB yang aktif memberikan kemudahan akses pembiayaan. POJK yang diundangkan pada 2 September 2025 ini mulai berlaku dua bulan sejak diundangkan dan berlaku bagi bank umum, BPR (termasuk bank umum syariah dan BPR syariah) dan Lembaga Keuangan Non Bank konvensional dan syariah. LKNB terdiri dari perusahaan pembiayaan, perusahaan modal ventura, lembaga keuangan mikro, penyelenggara layanan pendanaan bersama berbasis teknologi informasi (pindar), perusahaan pergadaian; dan LKNB lainnya (y.i. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia/LPEI dan PT Permodalan Nasional Madani/PNM).
BATAM, 13 September 2025 — Perekonomian Batam mencatatkan pertumbuhan impresif sebesar 6,66% secara tahunan (year-on-year) pada Triwulan II 2025, melampaui rata-rata pertumbuhan nasional sebesar 5,3%.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), Batam menyumbang lebih dari 66% Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi, melampaui pertumbuhan sektor non-migas provinsi yang tercatat sebesar 5,24%.
Sementara itu, sebagai pendorong utama, lonjakan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang tumbuh 9,22%, memberikan kontribusi 3,81 poin persentase terhadap total pertumbuhan ekonomi Batam.
Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan Fary Francis mengatakan angka tersebut mencerminkan kepercayaan investor yang kuat. Serta percepatan pembangunan kapasitas produksi di sektor manufaktur bernilai tambah, logistik, dan ekonomi digital.
“Data ini mengonfirmasi strategi kami: Batam adalah kota yang digerakkan oleh investasi,” ujar Fary Francis.
BP Batam telah meluncurkan Rencana Strategis 2025–2029. Sejalan dengan visi pemerintah pusat yang menargetkan pertumbuhan nasional 8% pada 2029, Batam ditargetkan lebih tinggi yakni pertumbuhan ekonomi 10% pada tahun yang sama.
Target dua poin persentase di atas target nasional, merupakan optimisme pemerintah terhadap Batam untuk dapat mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045 dan Asta Cita Presiden RI.
Untuk mencapai hal tersebut, BP Batam memiliki target realisasi investasi tahunan yang akan ditingkatkan dari Rp46,3 triliun (2025) menjadi Rp78,5 triliun pada 2029.
“Target ini adalah komitmen kami untuk membuka potensi penuh Batam, didukung oleh infrastruktur kelas dunia, regulasi yang efisien, dan koridor langsung menuju pasar global.” kata Fary.
Dengan target-target tersebut, BP Batam menetapkan Tiga Fokus Utama Investasi.
1. Hub Logistik dan Perdagangan Global
Memperkuat posisi Batam sebagai simpul utama lalu lintas barang dan jasa melalui modernisasi pelabuhan dan bandara, serta pengembangan jasa keuangan dan perdagangan internasional.
2. Industri Berbasis Teknologi dan Nilai Tambah Tinggi
Mendorong investasi di sektor manufaktur maju seperti kedirgantaraan serta mengakselerasi pertumbuhan ekonomi digital dan industri kreatif sebagai sumber inovasi baru.
3. Kawasan Ekonomi Baru dan Industri Jasa Modern
Mengembangkan kawasan dan sebagai pusat industri masa depan, sekaligus membangun sektor pariwisata kesehatan terpadu dan waterfront city berstandar internasional.
Kepala BP Batam Amsakar Achmad optimis, Batam menawarkan keunggulan komparatif dan geografis yang tak tertandingi.
"Posisi strategis ini, dikombinasikan dengan insentif fiskal yang kompetitif dan ekosistem industri yang matang, menjadikan Batam gerbang ideal menuju pasar internasional." Kata Amsakar.
“Kami sedang mengubah potensi Batam menjadi kinerja ekonomi yang nyata. Dunia internasional mulai memperhatikan, Pemerintah Pusat pun telah memberikan perhatian pada Batam, ini menjadi momentum yang harus kita ambil bersama untuk meraih capaian investasi dan target kinerja ekonomi.” terang Amsakar.
Dirinya juga mengajak semua pihak untuk bersama menjaga iklim investasi yang kondusif dan nyaman bagi para pelaku usaha. Agar tercipta Batam sebagai rantai pasok ekonomi dan investasi yang inklusif untuk masyarakat sejahtera dan masa depan emas Indonesia.
Pelaku usaha turut memberikan perspektif yang sejalan dengan capaian ini.
Dr. Rafki Rasyid, Ketua APINDO Kota Batam mengatakan kebijakan yang tepat dapat membuat pertumbuhan ekonomi tumbuh positif.
“Pertumbuhan ekonomi Batam, membuktikan iklim investasi yang solid, didukung kebijakan tepat dan infrastruktur yang terus membaik." ujar Dr. Rafki Rasyid.
Ia berharap tren positif ini terus berlanjut sehingga Batam dapat menjadi katalisator pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional.
OJK Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu (SEPMT) di Samarinda
Samarinda, 11 September 2025. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Self-Regulatory Organizations (SRO) yakni Bursa Efek Indonesia (BEI), Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) serta Asosiasi terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi pasar modal kepada generasi muda di daerah dengan menggelar Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu (SEPMT) 2025 di Samarinda, Kalimantan Timur yang berlangsung pada 10–12 September 2025.
Dalam salah satu rangkaian SEPMT, yaitu Kuliah Umum di Universitas Mulawarman (Unmul) di Samarinda, Kamis, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK Hasan Fawzi menyampaikan pentingnya pemahaman literasi keuangan bagi generasi muda untuk menyiapkan masa depannya.
“Tentu secara khusus kami mengarahkan pada sivitas akademika dan adik-adik mahasiswa sekalian, karena kami percaya pemahaman atau literasi ini akan menjadi justru modal utama dan modal awal sebelum kita dapat katakanlah melakukan investasi secara baik, secara cermat, dan bijak,” kata Hasan di hadapan ratusan mahasiwsa Unmul.
Ia mengharapkan dengan kegiatan edukasi pasar modal ini, para mahasiswa semakin memahami risiko investasi dan tujuan investasi yang disesuaikan dengan arah dan tujuan hidup.
“Nah yang lebih penting lagi tentu mengenal secara cermat risiko yang melekat pada tadi ya lembaganya dan instrumen atau produk yang ditawarkan. Jadi kalau mau dalam tanda petik berinvestasi di saham, ya harus mengenal lebih dulu sahamnya seperti apa, jangan hanya karena ikut-ikutan kemudian kita terjebak dengan pilihan yang keliru,” kata Hasan.
Hasan menegaskan untuk memahami setiap karakteristik investasi yang ingin digunakan termasuk potensi keuntungan dan risiko yang melekat, serta mengingatkan agar tidak terjebak pada Fear of Public Opinion (FOPO), atau sekadar ikut-ikutan pendapat orang lain dalam mengambil keputusan investasi.
“Jadi kalau sudah ahli di saham jangan kemudian setelah itu di kriptonya gak belajar dulu. Tetap juga pelajari dengan baik, seperti waktu kita mempelajari instrumen tertentu sampai kita cukup paham dan wise atau dewasa dalam melakukan itu,” kata Hasan.
Turut hadir dalam Kuliah Umum UNMUL, Kepala OJK Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara Parjiman, Wakil Rektor UNMUL Lambang Subagiyo, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa PT Bursa Efek Indonesia Irvan Susandy, Direktur Kliring dan Penjaminan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia Antonius Herman Azwar, serta Kepala Divisi Hubungan Internasional dan Dalam Negeri PT Kustodian Sentral Efek Indonesia Rasmi Maryda Ramyakim.
Lambang Subagiyo dalam sambutannya mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Kuliah Umum di Universitas Mulawarman yang dapat meningkatkan literasi finansial mahasiswa, khususnya di bidang pasar modal serta investasi di aset keuangan digital lainnya.
“Harapan kami tentu para mahasiswa nanti akan mendapatkan literasi yang bagus tentang pengelolaan keuangan, tentang cara berinvestasi, cara memproteksi diri, memproteksi aset-aset, dan lain-lain. Kemudian juga bagaimana cara berinvestasi yang baik,” ujar Lambang.
Dalam SEPMT 2025 di Kalimantan Timur ini OJK juga mengajak perusahaan lokal untuk memanfaatkan pasar modal sebagai alternatif sumber pendanaan. Go Public bukan sekadar mencari dana, tetapi lompatan besar untuk meningkatkan reputasi dan keberlanjutan usaha.
SEPMT 2025 di Kalimantan Timur melibatkan ribuan peserta dari berbagai kalangan, dengan agenda utama:
- Coaching Clinic TPAKD dan Bursa Karbon yang membahas strategi pengembangan ekonomi daerah, pemanfaatan securities crowdfunding (SCF), dan peluang perdagangan karbon.
- Kuliah Umum di Universitas Mulawarman yang diikuti lebih dari 500 mahasiswa, membahas aset digital, produk pasar modal, mekanisme transaksi, dan perlindungan investor.
- Sosialisasi Pasar Modal sebagai Alternatif Pendanaan Perusahaan yang dilanjutkan Coaching Clinic IPO di Balikpapan, untuk mendorong pelaku usaha lokal untuk go public.
- Sosialisasi Pasar Modal Syariah bersama ratusan santri, mengenalkan saham dan reksa dana syariah sekaligus penyerahan bantuan pembangunan fasilitas pesantren.
Pelaksanaan SEPMT ini juga merupakan bagian dari rangkaian peringatan 48 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia, yang menegaskan komitmen OJK dan SRO dalam memperluas akses keuangan, meningkatkan literasi pasar modal, serta mendukung pembangunan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Batam - Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2025, PT PLN Batam melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kelistrikan. Salah satunya dengan melakukan kunjungan langsung ke pelanggan yang tersebar di berbagai wilayah.
Direktur Utama PLN Batam, Kwin Fo, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus sarana untuk meninjau kondisi kelistrikan dan berdialog dengan pelanggan.
“Pelanggan adalah pusat dari setiap langkah kami. Kunjungan ini menjadi bukti nyata komitmen PLN Batam dalam memastikan layanan listrik terbaik hadir secara andal, bersih, dan profesional. Batam memiliki potensi besar sebagai salah satu kota industri terbesar di Indonesia, dan PLN Batam siap memberikan dukungan penuh melalui penyediaan energi berkualitas demi pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Kwin Fo.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa PLN Batam tidak hanya menyalakan listrik, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat. Melalui dialog langsung, kebutuhan dan aspirasi pelanggan dapat didengar secara utuh, sehingga solusi terbaik dapat dihadirkan demi peningkatan kualitas layanan.
“Mewakili segenap Manajemen PLN Batam, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pelanggan PLN Batam. Doa dan dukungan masyarakat sangat berarti agar PLN Batam terus mampu menghadirkan layanan listrik yang handal dan berdaya saing,” tutup Kwin Fo.
Apresiasi juga datang dari pelanggan yang merasakan manfaat langsung dari layanan PLN Batam.
Kamil, staf Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan PLN Batam.
“Kualitas listrik sangat penting bagi keberlangsungan operasional rumah sakit. Dukungan energi yang stabil dari PLN Batam menjadi penopang layanan kesehatan kami. Semoga PLN Batam terus meningkatkan layanan demi Batam yang semakin maju,” ujarnya.
Melalui rangkaian kunjungan ini, PLN Batam kembali menegaskan perannya bukan hanya sebagai penyedia listrik, tetapi juga mitra pembangunan ekonomi, penggerak industri, serta sahabat pelanggan di Kota Batam dan Provinsi Kepulauan Riau.
BATAM - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka bersama istrinya, Selvi Ananda, melakukan kunjungan kerja ke Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (10/9/2025). Sejumlah agenda strategis dijalankan, mulai dari bidang pendidikan, perikanan, hingga industri digital.
Agenda pertama, Wapres meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMK Negeri 1 Batam. Program ini merupakan inisiatif nasional Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan gizi pelajar sekaligus menekan angka stunting.
Dalam kunjungan itu, Gibran berinteraksi langsung dengan para pelajar,menu makan siang yang disajikan di sekolah tersebut terdiri dari nasi, chicken popcorn saus teriyaki, susu, sayur rebus, dan buah pepaya. Selain memastikan kecukupan gizi, Wapres juga menekankan pentingnya standar kebersihan dalam seluruh proses penyajian makanan.
Usai meninjau program MBG, Wapres melanjutkan agenda ke Balai Prasarana Budi Daya Laut (BPBL) Batam untuk menyaksikan panen perdana lobster. Kegiatan ini dinilai sejalan dengan arahan Presiden Prabowo dalam memperkuat industrialisasi sektor perikanan, meningkatkan ekspor, dan menjadikan Indonesia produsen utama produk kelautan bernilai tinggi.
Panen perdana tersebut diharapkan menjadi model pengembangan perikanan berkelanjutan yang mampu membuka lapangan kerja baru, meningkatkan kesejahteraan nelayan, serta memperkuat daya saing produk kelautan Indonesia di pasar global.
Selain itu, Gibran juga dijadwalkan meninjau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park untuk melihat langsung fasilitas unggulan di sektor industri digital yang tengah berkembang di Batam.
Kunjungan kerja Wapres ini disebut menjadi momentum penting bagi Batam dalam memperkuat tiga sektor strategis sekaligus: peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program gizi, penguatan ekonomi biru melalui perikanan, serta transformasi digital melalui KEK Nongsa.
Jakarta, 9 September 2025 - Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menyampaikan paparan arah kebijakan dan program prioritas 2025-2029 pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI, di Gedung Nusantara 1, Gatot Subroto, Jakarta, pada Selasa siang (9/9).
RDP Komisi VI dipimpin oleh Andre Rosiade dari Fraksi Partai Gerindra dan dihadiri para perwakilan dari 7 fraksi.
Andre Rosiade menekankan bahwa BP Batam memiliki peran strategis dalam mengelola kawasan Batam sebagai simpul utama perdagangan investasi dan industri di Indonesia.
"Dengan demikian, melalui pertemuan ini dengan fungsi legislasi dan fungsi anggaran, kami mengawal agenda pembangunan dengan memastikan bahwa setiap rupiah digunakan secara efisien dan akuntabel untuk kepentingan masyarakat." Pesan Andre.
Andre berharap fungsi dan peran BP Batam dapat memperkuat pondasi perekonomian nasional, menciptakan lapangan kerja , meningkatkan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kepala BP Batam Amsakar Achmad hadir didampingi Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra beserta 7 Anggota/Deputi Bidang beserta Pejabat Eselon II di lingkungan BP Batam.
Amsakar Achmad dalam kesempatan tersebut menyampaikan laporan Pagu Anggaran BP Batam Tahun 2026 sebagaimana tertuang dalam Surat Bersama Menteri Keuangan dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Nomor: S-505/MK.03/2025 dan B/621/D.9/PP.04.03/07/2025 tanggal 24 Juli 2025 adalah sebesar 2.447.948.530.000,-,
Alokasi Pagu Anggaran BP Batam tersebut lebih rendah dari jumlah yang diusulkan sebesar Rp5,327 triliun, karena belum adanya alokasi pagu Rupiah Murni (RM) yang diusulkan sebesar Rp2,880 triliun.
Usulan RM tersebut akan digunakan untuk mendanai program kegiatan peningkatan infrastruktur prioritas, guna menggesa pertumbuhan ekonomi nasional sesuai target Presiden RI, dimana Batam ditargetkan pada 8 persen pada tahun 2026 dan 9,5 – 10% pada tahun 2029 dibarengi peningkatan investasi.
BP Batam juga menargetkan penerimaan PNBP TA. 2026, sebesar Rp2,447 triliun atau lebih tinggi 23,75% dari target TA. 2025 sebesar Rp1,978 triliun.
Amsakar menuturkan upaya tersebut, akan menjadi dukungan daerah terhadap visi dan misi serta program prioritas nasional yang tertuang di dalam Asta Cita.
"Tahun 2026 merupakan tahun kedua pelaksanaan RPJMN 2025-2029 sehingga berperan penting dalam pencapaian Visi Indonesia Emas 2045, untuk itu dalam rangka mendukung Misi Presiden dan Wakil Presiden yang tertuang dalam Asta Cita, BP Batam mendukung Prioritas Nasional Tiga (PN 3)." Kata Amsakar.
Dengan itu, BP Batam berharap dapat meningkatkan investasi melalui pengembangan Kawasan Strategis Ekonomi yang berkelanjutan.
Serta meningkatkan kinerja organisasi BP Batam yang berkualitas, akuntabel dan efisien, agar Batam semakin berkembang menjadi kawasan ekonomi strategis berpengaruh di Indonesia.
Amsakar menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan yang diberikan DPR RI khususnya Komisi VI dalam mendukung pembangunan dan pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam sehingga dapat berjalan lebih terarah.
"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan dan perhatian yang senantiasa diberikan kepada BP Batam. Sehingga mampu memperkuat daya saing kawasan sekaligus memberi manfaat nyata bagi perekonomian nasional dan kesejahteraan masyarakat." Tutur Amsakar.
Dalam kesimpulannya, Komisi VI DPR RI menyambut baik upaya BP Batam mencapai target pembangunan dan ekonomi melalui usulan penambahan pagu alokasi TA 2026 sebesar Rp2,880 triliun (Rupiah Murni) untuk 94 kegiatan di bidang prasarana konektivitas darat, prasarana sumber daya air, prasarana pengembangan kawasan, prasarana konektivitas laut dan udara.
Batam, September 2025 – Bayangkan sebuah akhir pekan di tepi laut, di mana suara ombak menjadi latar, angin tropis menyapa lembut, dan senyum ramah menyambut Anda begitu memasuki lobi. Inilah suasana yang ditawarkan HARRIS Barelang Batam melalui promo terbaru mereka: Weekend Bliss, Weekday Escape, dan Barelang Night Market.
Resor yang berada di ikon Jembatan Barelang ini selalu dikenal sebagai tempat yang menghadirkan keseimbangan antara relaksasi, kebersamaan, dan pengalaman yang hangat. September ini, HARRIS Barelang Batam mengajak setiap tamu untuk menemukan kembali arti liburan singkat yang penuh makna.
Weekend Bliss – Sabtu yang Penuh Cerita
Sabtu adalah waktunya berhenti sejenak. Dengan paket Weekend Bliss, tamu bisa menikmati satu malam menginap nyaman dengan sarapan buffet untuk keluarga, ditambah voucher kuliner di Barelang Night Market. Lebih serunya lagi, tamu bisa berkeliling resort dengan skuter listrik, menciptakan momen-momen sederhana yang terasa menyenangkan.
Harga paket ini mulai dari IDR 1.250.000 nett, membuat akhir pekan terasa lebih berharga tanpa perlu jauh-jauh bepergian.
Weekday Escape – Rehat di Tengah Kesibukan
Di tengah rutinitas, selalu ada ruang untuk jeda. Weekday Escape menawarkan kesempatan untuk melepas penat di hari kerja. Selain menginap di kamar dengan suasana garden view, tamu juga bisa menikmati pizza hangat pilihan dari Rocksalt Beach Club, lengkap dengan sarapan pagi yang penuh energi.
Dengan harga mulai IDR 950.000 nett, paket ini dirancang untuk mereka yang percaya bahwa liburan tidak harus menunggu akhir pekan.
Barelang Night Market – Menikmati Malam dengan Cita Rasa
Ketika senja tiba, Rocksalt Beach Club berubah menjadi pasar malam penuh aroma dan cahaya. Barelang Night Market hadir setiap Sabtu dengan pilihan kuliner lokal dan internasional, menciptakan pengalaman bersantap di tepi pantai yang tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga menghadirkan suasana hangat kebersamaan.
Bagi anggota Ascott Star Rewards (ASR), tersedia potongan harga khusus IDR 80.000 untuk setiap pembelanjaan minimal IDR 200.000.
“Setiap tamu memiliki cerita berbeda ketika datang ke HARRIS Barelang Batam. Ada yang mencari ketenangan, ada yang ingin berbagi momen bersama keluarga, ada juga yang hanya butuh rehat sejenak dari kesibukan. Melalui promo ini, kami ingin menghadirkan pengalaman yang ringan, menyenangkan, dan penuh warna seperti cerita liburan itu sendiri,” ungkap Bart Jan van den Brink, General Manager HARRIS Barelang Batam.
bit.ly/HARRISBARELANG
BATAM – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Batam menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VI bertempat di Hotel Harmoni One, Musda menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen perjuangan politik PKS di tingkat daerah.
Mengusung tema “Kokoh Bersama, Majukan Batam untuk Indonesia”, Musda digelar, Minggu (7/9/2025) dengan terbatas dan hanya tamu undangan khusus yang hadir langsung, Kesederhanaan penyelenggaraan tidak mengurangi kekhidmatan Musda, yang justru mempertegas semangat konsolidasi dan arah perjuangan PKS Batam untuk lima tahun mendatang.
Hadir Wali Kota Batam sekaligus Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Amsakar Achmad, Ketua DPRD Kota Batam Muhammad Kamaluddin, Ketua DPD II Golkar Batam Muhammad Yunus Muda, Ketua DPC PKB Batam Surya Makmur Nasution dan partai lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua DPD PKS Kota Batam terpilih Yusuf mengutip pidato Ketua DPW PKS Kepri Suryani pada Muswil beberapa waktu lalu yang menyebut Musda bukan sekadar pergantian kepemimpinan, karena itu adalah sebuah keniscayaan.
Musda juga bukan sekadar pergantian nama dalam struktur, bukan hanya seremonial pelimpahan jabatan. Tetapi adalah perpindahan amanah, semangat dan cita-cita dari pengurus lama ke pengurus yang baru.
“Jabatan bukan diminta tapi ketika diamanahkan, sami’na wa atho’na. Insya Allah pengurus baru siap meneruskan kerja-kerja pengurus sebelumnya, yang baik ditingkatkan dan yang belum selesai dilanjutkan,” kata Yusuf.
Yusuf juga menegaskan, bahwa PKS akan terus mendukung pemerintahan Amsakar Achmad-Li Claudia Chandra dan berharap dapat terus bersinergi dan berkolaborasi dalam kerja-kerja kerakyatan, kesejahteraan, dan kemajuan Kota Batam.
“PKS Batam akan memberikan masukan-masukan kritis-konstruktif bagi kebaikan dan kemajuan kota batam tercinta,” kata Yusuf.
Sementara itu, Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan atas nama Pemko Batam dan BP Batam mengucapkan selamat atas terselenggaranya Musda VI PKS Batam serta terpilihnya kembali Yusuf sebagai Ketua DPD PKS Kota Batam. Ia berharap kepengurusan baru semakin solid dan kian erat bersinergi dengan pemerintah daerah.
“Kata kuncinya adalah sinergi dan kolaborasi. Kerja sama yang telah terbangun antara Pemko Batam dan PKS hendaknya terus dipelihara dan dikembangkan agar memberi manfaat lebih besar bagi masyarakat,” ujar Amsakar.
Walikota Batam Amsakar menegaskan, keberhasilan pembangunan Batam tidak lepas dari dukungan lintas partai. Ia mengapresiasi peran PKS yang dinilai konsisten memberi masukan dan mendukung program pemerintah.
“Mari kita terus bergerak bersama, maju bersama. Dengan sinergi, Batam akan semakin menggeliat dan memberi kontribusi besar bagi Indonesia,” katanya.
Oakwood Hotel & Apartments Grand Batam, bagian dari The Ascott Limited, mempersembahkan peningkatan layanan keamanan dan kesehatan yang dirancang khusus untuk memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi para tamu. Melalui kemitraan global Ascott dengan International SOS, penyedia layanan kesehatan dan keamanan perjalanan terdepan di dunia, yang menghadirkan dukungan menyeluruh yang dapat diakses kapan saja, di mana saja.
Kemitraan global antara Ascott dan International SOS telah dimulai secara resmi pada 1 Juni 2021 di bawah payung inisiatif Ascott Cares. Walaupun bukan kerja sama baru, kehadirannya tetap sangat relevan hingga kini. Di tengah dinamika perjalanan internasional, layanan ini menjadi keunggulan utama properti Ascott di seluruh dunia, membedakan Oakwood dan portofolio Ascott lainnya dalam memberikan rasa aman yang melengkapi kenyamanan setiap perjalanan.
Dengan kolaborasi ini, tamu hotel kini memperoleh akses 24 jam sehari, 7 hari seminggu terhadap berbagai layanan penting. Mulai dari konsultasi telehealth gratis dengan tenaga medis profesional, layanan tele-konseling untuk kesehatan mental, hingga advisory keamanan perjalanan yang memberikan informasi dan rekomendasi terkini. Inisiatif ini menempatkan Ascott sebagai grup perhotelan pertama di dunia yang mampu menyediakan layanan komprehensif tersebut, sehingga setiap tamu merasa lebih terlindungi sepanjang perjalanan mereka.
Di luar dukungan global dari International SOS, Oakwood Hotel & Apartments Grand Batam juga terus menguatkan sistem keamanan internal di area properti. Fasilitas keamanan yang tersedia meliputi sistem pengawasan CCTV 24 jam, akses kartu kunci (secure keycard) ke seluruh lantai tamu untuk menjaga privasi, serta tim keamanan yang selalu siap siaga. Tidak hanya itu, layanan concierge juga membantu memastikan transportasi tamu tetap aman serta memberikan pembaruan perjalanan sesuai kebutuhan.
Komitmen ini lahir dari pemahaman bahwa keamanan merupakan kebutuhan mendasar bagi setiap tamu. Lebih dari sekadar kenyamanan fasilitas, rasa aman memberikan nilai tambah yang membuat pengalaman menginap menjadi lebih berkesan. Oakwood percaya bahwa setiap tamu berhak mendapatkan perhatian penuh, bukan hanya pada saat mereka beristirahat di dalam kamar, tetapi juga sepanjang aktivitas mereka di Batam.
Dengan kombinasi standar keamanan yang kuat dan dukungan profesional dari International SOS, Oakwood Hotel & Apartments Grand Batam menegaskan posisinya sebagai pilihan akomodasi yang menghadirkan pengalaman menginap nyaman, aman, dan penuh perhatian. Setiap langkah yang diambil mencerminkan dedikasi untuk memastikan bahwa setiap tamu selalu merasa dijaga dan didukung selama berada di Batam.
Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Kantor Perwakilan Jakarta menyelenggarakan Business Gathering di Manhattan Hotel, Jakarta, Kamis (4/9/2025). Acara ini mengusung tema “Percepatan Perizinan dan Troubleshooting Demi Melesatnya Pertumbuhan Ekonomi” dengan tagline “BP Batam Kembali Menyapa” sebagai upaya memperkuat iklim investasi dan menjawab tantangan pelaku usaha di Batam.
Kegiatan ini sekaligus menjadi forum penyebaran informasi atas terbitnya dua regulasi penting, yakni Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2025 tentang Perubahan atas PP Nomor 41 Tahun 2021 mengenai Penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas, serta PP Nomor 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko.
Sebanyak lebih dari 60 peserta yang terdiri dari para pelaku usaha dan pejabat beserta staf Kementerian/Lembaga hadir dalam kegiatan ini.
Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain, menegaskan bahwa perhatian Presiden RI terhadap Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam semakin besar, sejalan dengan peran strategis Batam dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
“Dalam lima tahun terakhir, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pertumbuhan ekonomi Kota Batam melampaui rata-rata Provinsi Kepulauan Riau bahkan angka nasional. Oleh karena itu, tidak berlebihan jika Batam diharapkan menjadi salah satu motor penggerak utama perekonomian Indonesia,” ujarnya.
Lebih lanjut, Alexander menyebutkan bahwa lahirnya PP Nomor 25 dan PP Nomor 28 Tahun 2025 merupakan bentuk nyata komitmen BP Batam bersama pemerintah pusat dalam mengatasi berbagai kendala investasi. Tiga terobosan utama yang dihadirkan meliputi:
- Kampanye investasi melalui Duta Investasi BP Batam
- Percepatan layanan Perizinan Berusaha (PB) dan Perizinan Berusaha untuk Mendukung Kegiatan Usaha (PB-UMKU)
- Penyediaan Dashboard Investasi Batam sebagai kanal pelaporan kendala investasi.
“Kami berharap forum ini dapat menjadi corong penyebaran informasi inovasi yang sedang dijalankan, baik kepada pelaku usaha maupun masyarakat luas melalui sinergi dengan humas kementerian, media nasional, serta asosiasi asing,” tambah Alexander.
Langkah BP Batam ini mendapat apresiasi dari Direktur Pemberdayaan Usaha Kementerian Investasi/BKPM RI, Delfinur Rizky Novihamzah. Menurutnya, PP Nomor 28 Tahun 2025 hadir untuk menyempurnakan sekaligus mempertajam regulasi sebelumnya, PP Nomor 5 Tahun 2021, terutama dalam memperjelas prosedur dasar perizinan yang selama ini kerap multitafsir.
“Regulasi ini bukan menggantikan, melainkan mencabut aturan yang lama, sehingga dibutuhkan mekanisme transisi. Namun yang terpenting, kami mengajak seluruh pelaku usaha agar tetap bersemangat berinvestasi di Batam,” tegas Delfinur.
Dengan terobosan regulasi dan komitmen yang kuat dari pemerintah pusat maupun BP Batam, diharapkan Batam dapat terus menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional dan menarik lebih banyak investasi strategis di masa depan.
Turut hadir dalam acara, Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Francis; Direktur Lalu Lintas Barang BP Batam, Rully Syah Rizal; Direktur Investasi BP Batam, Dendi Gustinandar; Direktur Pengembangan KPBPBB dan KEK BP Batam, Irfan Syakir Widyasa; Kepala Pusat Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Hadjad Widagdo, dan Kepala Kantor Penghubung Jakarta, Irwan. (RUD)
