Live Streaming
super me

super me

Page 76 of 231

Batam, 26 September 2025. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Riau menyampaikan perkembangan industri perbankan di wilayah Kepulauan Riau pada semester I tahun 2025 yang sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau.

Kepala OJK Provinsi Kepulauan Riau, Sinar Danandjaya, menjelaskan bahwa apabila pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau yang tercatat sebesar 7,14% merupakan pertumbuhan ekonomi tertinggi se-Sumatera, maka pertumbuhan kredit Bank Umum di wilayah Kepulauan Riau tercatat sebesar 12,26%, atau Provinsi dengan pertumbuhan kredit tertinggi se-Sumatera.

“Selain itu, pertumbuhan Dana Pihak Ketiga Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di wilayah Kepulauan Riau juga tumbuh sebesar 14,89%, atau Provinsi dengan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga tertinggi se-Sumatera”, ungkap Sinar.

Perkembangan Bank Umum Konvensional dan Syariah

Pada semester I tahun 2025, Industri Perbankan di Kepulauan Riau yang terdiri dari Bank Umum Konvensional dan Bank Umum Syariah menunjukkan kinerja positif dengan indikator sebagai berikut:

  • Total aset sebesar Rp167,4 Triliun atau tumbuh 11,34% (yoy), di atas pertumbuhan aset Bank Umum Konvensional dan Syariah secara nasional yang hanya mencapai 6,43% (yoy).
  • Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp98,46 Triliun dengan pertumbuhan 10,73% (yoy), pertumbuhan tersebut juga di atas pertumbuhan DPK Bank Umum Konvensional dan Syariah secara nasional yang hanya mencapai 6,96% (yoy).
  • Penyaluran kredit sebesar Rp57,58 Triliun atau tumbuh 12,26% (yoy), pertumbuhan penyaluran kredit di Kepulauan Riau berada di atas pertumbuhan kredit Bank Umum Konvensional dan Syariah secara nasional yang hanya mencapai 7,77% (yoy).
  • Non Performing Loan (NPL): 3,31%, menurun apabila dibandingkan dengan data Juni tahun 2024 sebesar 3,84%.
  • Penyaluran kredit Bank Umum Konvensional dan Syariah di Kepulauan Riau ke sektor UMKM pada Semester 1 tahun 2025 mencapai Rp14,39 Triliun atau tumbuh sebesar 14,6% jika dibandingkan penyaluran kredit kepada UMKM pada semester I tahun 2024 yaitu sebesar Rp12,56 Triliun.

 

 

Perkembangan Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah (UUS)

Sektor perbankan syariah juga mencatatkan perkembangan yang positif. Pada semester I 2025:

  • Total aset sebesar Rp16,19 Triliun atau tumbuh 10,04% (yoy), di atas pertumbuhan aset Bank Umum Syariah dan UUS secara nasional yang hanya mencapai 7,83% (yoy).
  • Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp8,89 Triliun dengan pertumbuhan 7,19% (yoy), pertumbuhan tersebut juga di atas pertumbuhan DPK Bank Umum Syariah dan UUS secara nasional yang hanya mencapai 6,91% (yoy).
  • Penyaluran pembiayaan sebesar Rp11,1 Triliun atau tumbuh 15,15% (yoy), pertumbuhan penyaluran pembiayaan di Kepulauan Riau berada di atas pertumbuhan pembiayaan Bank Umum Syariah dan UUS secara nasional yang hanya mencapai 8,37% (yoy).
  • Non Performing Finance (NPF): 1,30%, lebih rendah dari NPF Bank Umum Syariah dan UUS secara nasional yaitu sebesar 2,24%.
  • Penyaluran pembiayaan Bank Umum Syariah dan UUS di Kepulauan Riau ke sektor UMKM pada Semester I tahun 2025 mencapai Rp1,33 Triliun atau tumbuh sebesar 30,62% jika dibandingkan penyaluran kredit kepada UMKM pada semester I tahun 2024 yaitu sebesar Rp1,02 Triliun.

 

Perkembangan Bank Perekonomian Rakyat Konvensional dan Syariah (BPR/S)

Sektor Bank Perekonomian Rakyat Konvensional dan Syariah (BPR/S) di Kepulauan Riau juga mencatatkan perkembangan yang positif. Pada semester I 2025:

  • Total aset sebesar Rp12,699 Triliun atau tumbuh 14,22% (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan aset BPR/S secara nasional sebesar 4,71% (yoy).
  • Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp10,014 Triliun dengan pertumbuhan 12,69% (yoy), pertumbuhan tersebut di atas pertumbuhan DPK BPR/S secara nasional yang tercatat sebesar 3,98% (yoy).
  • Penyaluran kredit sebesar Rp10,274 Triliun atau tumbuh 19,88% (yoy), pertumbuhan penyaluran kredit di Kepulauan Riau berada di atas pertumbuhan kredit BPR/S secara nasional sebesar 5,75% (yoy).
  • Non Performing Loan (NPL) sebesar 6,42%, NPL BPR/S di Kepulauan Riau tersebut lebih rendah dari NPL BPR/S secara nasional sebesar 12,73%.

 

Perkembangan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS)

Sektor Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) di Kepulauan Riau juga mencatatkan perkembangan yang positif. Pada semester I 2025:

  • Total aset sebesar Rp366 Miliar atau tumbuh 24,91% (yoy) di atas pertumbuhan aset BPRS secara nasional yang mencapai 7,75% (yoy).
  • Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp220 Miliar dengan pertumbuhan 24,29% (yoy); pertumbuhan tersebut juga di atas pertumbuhan DPK BPRS secara nasional yang hanya mencapai 10,39% (yoy).
  • Penyaluran pembiayaan sebesar Rp336 Miliar atau tumbuh 19,15% (yoy); pertumbuhan penyaluran pembiayaan di Kepulauan Riau berada di atas pertumbuhan pembiayaan BPRS secara nasional yang hanya mencapai 8,70% (yoy).
  • Non Performing Financing (NPF) sebesar 7,05%, NPF BPRS di Kepulauan Riau tersebut lebih rendah dari NPF BPRS secara nasional yaitu sebesar 10,36%.

Pertumbuhan ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap industri perbankan di Kepulauan Riau yang semakin kuat, serta wujud nyata dukungan perbankan terhadap pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau. OJK akan terus mendorong perbankan di Kepulauan Riau untuk:

  1. Menyalurkan pembiayaan ke sektor prioritas daerah dan UMKM di wilayah Kepulauan Riau.
  2. Meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan perbankan, baik konvensional maupun syariah.
  3. Menguatkan perlindungan konsumen dan edukasi keuangan untuk menjaga dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Dengan demikian, OJK berharap industri perbankan di Kepulauan Riau dapat terus berkontribusi secara optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

 

Batam, 27 September 2025 – Pagi di kawasan Nagoya, Batam terasa berbeda ketika langkah kaki para pelari dari berbagai komunitas menyusuri jalanan sambil mengumpulkan sampah yang berserakan. Inilah momen spesial dari kegiatan “Run & Clean” yang diadakan oleh HARRIS Hotel & Suites Nagoya Batam sebagai bagian dari program keberlanjutan global Ascott Cares. Acara ini dimulai sejak pukul 06.00 WIB dan diikuti oleh tiga komunitas pelari yang terkenal di Batam, yaitu Force Running Club, Omahan Runners, dan Crazy Run Batam. Para peserta berlari mengelilingi kawasan Nagoya Batam dengan misi ganda: menjaga kesehatan tubuh sekaligus membersihkan lingkungan. Tidak seperti lari pagi pada umumnya, “Run & Clean” menghadirkan pengalaman berbeda.

Setiap peserta membawa kantong untuk memungut sampah yang ditemukan di sepanjang rute. Mulai dari plastik sekali pakai hingga puntung rokok, semuanya dikumpulkan dengan penuh semangat. Hasilnya, hampir 50 kilogram sampah berhasil terkumpul hanya dalam waktu yang sangat singkat. Salah satu peserta dari Force Running Club mengungkapkan, “Biasanya kami hanya fokus pada kecepatan dan stamina, tapi kali ini ada kepuasan lebih. Rasanya senang bisa lari sekaligus membantu lingkungan sekitar tetap bersih.” Lebih dari Sekadar Lari Setelah menyelesaikan rute, para pelari tidak hanya disambut dengan senyum ramah tim HARRIS Hotel & Suites Nagoya Batam, tetapi juga dengan sarapan sehat berupa aneka rebusan – makanan yang dikenal menyehatkan tubuh. Sajian ini menjadi simbol sederhana bahwa gaya hidup sehat bisa dimulai dari pilihan makanan sehari-hari. Keseruan berlanjut dengan berbagai aktivitas yang menguji kekuatan dan daya tahan tubuh, seperti lomba plank, sprint, dan squat.

Tawa, sorak, dan semangat kebersamaan membuat suasana semakin hidup. Sebagai apresiasi, peserta dengan timbangan sampah terbanyak dianugerahi hadiah utama berupa menginap di HARRIS Hotel & Suites Nagoya Batam – menjadikan momen ini semakin berkesan. Ascott Cares: Komitmen Global untuk Kehidupan Berkelanjutan Ascott Cares adalah inisiatif global dari The Ascott Limited, yang menaungi merek HARRIS Hotels. Program ini berfokus pada 9 pilar keberlanjutan, mulai dari efisiensi energi, pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, hingga program yang mendukung komunitas lokal. Melalui “Run & Clean”, HARRIS Hotel & Suites Nagoya Batam berhasil menghadirkan implementasi nyata dari nilai-nilai tersebut. Kegiatan ini bukan hanya sekadar aksi bersih-bersih, tetapi juga simbol kolaborasi antara hotel, komunitas, dan masyarakat Batam untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan lestari.

Ryan Damanik, General Manager HARRIS Hotel & Suites Nagoya Batam menegaskan, “Kami ingin hotel ini lebih dari sekadar tempat menginap. Kami ingin menjadi bagian dari solusi – mendukung gaya hidup sehat, peduli lingkungan, dan terhubung dengan komunitas. Run & Clean adalah contoh nyata bahwa bersama-sama, kita bisa membawa perubahan positif.” Dampak yang Lebih Luas Selain kebersihan lingkungan yang lebih terjaga, acara ini juga mempererat hubungan antar-komunitas dan menginspirasi warga sekitar untuk ikut menjaga kebersihan. Kehadiran hotel sebagai fasilitator menjadikan kegiatan ini lebih terorganisir sekaligus memberi ruang bagi masyarakat untuk berkontribusi dengan cara yang menyenangkan. Kegiatan ini diharapkan menjadi program tahunan yang dapat mengajak lebih banyak komunitas, sekolah, hingga masyarakat umum untuk terlibat. Dengan begitu, gerakan kecil ini bisa berkembang menjadi budaya positif di Batam. 

Jakarta, 26 September 2025. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Kepolisian Negara RI, serta sejumlah kementerian dan lembaga terkait berhasil memulangkan dan menahan Sdr. AAG, mantan Direktur PT Investree Radhika Jaya, yang diduga melakukan penghimpunan dana masyarakat tanpa izin OJK.

Dalam proses penegakan hukum, Penyidik OJK berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung RI dalam menjerat tersangka dengan Pasal 46 jo Pasal 16 ayat (1) Bab IV Undang-Undang Perbankan, dan Pasal 305 ayat (1) jo Pasal 237 huruf (a) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan jo Pasal 55 KUHP, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 10 tahun.

Tersangka melakukan penghimpunan dana masyarakat secara melanggar ketentuan perundang-undangan pada periode Januari 2022 hingga Maret 2024 mencapai setidaknya Rp2,7 triliun.

Tersangka diduga menggunakan PT Radhika Persada Utama (RPU) dan PT Putra Radhika Investama (PRI) sebagai special purpose vehicle untuk menghimpun dana ilegal dengan mengatasnamakan PT Investree Radhika Jaya (Investree). Dana tersebut kemudian digunakan antara lain untuk kepentingan pribadi.

Selama tahap penyidikan, tersangka tidak kooperatif dan justru diketahui berada di Doha, Qatar. Penyidik OJK kemudian menetapkan AAG sebagai tersangka, dan melalui koordinasi intensif dengan Korwas PPNS Bareskrim Polri serta Divisi Hubungan Internasional Polri, diterbitkan daftar pencarian orang (DPO) dan Red Notice pada 14 November 2024. Dalam hal ini Kementerian Hukum dan Kementerian Luar Negeri juga mengupayakan jalur G to G berupa permohonan ekstradisi kepada Pemerintah Qatar. Selanjutnya Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan telah pula menetapkan pencabutan paspor tersangka.

Proses pemulangan AAG dilaksanakan melalui mekanisme kerja sama NCB to NCB serta kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Luar Negeri dan dukungan penuh dari KBRI di Qatar. Saat ini, tersangka merupakan tahanan OJK yang dititipkan di Rutan Bareskrim Polri untuk proses hukum lebih lanjut. OJK juga terus berkoordinasi dengan Bareskrim Polri terkait laporan korban yang masuk ke Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya.

OJK menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian Negara RI, Kejaksaan Agung, Kementerian Hukum, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Luar Negeri, serta PPATK atas dukungan dan kerja sama dalam pemulangan tersangka AAG. Sinergi dan koordinasi antar-kementerian/lembaga ini merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam memperkuat penegakan hukum di sektor jasa keuangan serta memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Batam, Jumat, 26 September 2025 — Topotels Hotels & Resorts resmi membuka Ayola Signature Ocarina Batam, properti pertama dari brand Ayola Signature di Indonesia. Mengusung konsep business–leisure di jantung Batam Center. Photo : Façade Ayola Signature Ocarina Batam Berlokasi di dalam Kawasan Mega Wisata Ocarina, Ayola Signature Ocarina Batam menawarkan perpaduan ideal bagi pelaku bisnis dan wisatawan dengan akses langsung ke Pantai Kampung Indonesia Ocarina, satu-satunya kawasan wisata tepi pantai di pusat kota. Hotel ini memiliki 88 kamar dengan empat tipe kamar yaitu Deluxe, Executive, Suite, dan Presidential Suite.

Ocarina Convention Centre terbangun dari 4 ruang meeting yang mampu menampung hingga 500 orang, cocok untuk rapat, konferensi, pameran, dan perhelatan sosial. Kedekatan dengan Batam Center International Ferry Terminal memudahkan tamu domestik maupun mancanegara, sementara akses Hang Nadim International Airport dapat ditempuh nyaman melalui perjalanan darat kurang dari 30 menit. Arsitektur paviliun low-rise dengan sirkulasi semi-terbuka dan ceiling tinggi pada area publik serta tipe kamar tertentu menghadirkan ruang yang lega dan terang. Banyak bukaan kaca lebar mengundang cahaya alami, dilengkapi teras atau balkon privat sehingga tamu bisa menikmati udara luar tanpa meninggalkan kamar dan dengan kamar yang memiliki pemandangan laut.

Keunggulan lokasi hotel juga terletak pada konektivitas internal ke kawasan rekreasi Ocarina; tamu dapat berjalan kaki ke area pantai dan beragam wahana permainan yang tersedia di dalam kawasan Ocarina. Inilah yang menjadikan properti ini berbeda dari hotel bisnis di pusat Batam yang sekaligus menawarkan pengalaman leisure tepi pantai dan kedekatan dengan atraksi keluarga dalam satu area yang terintegrasi. “Sebagai pengembang kawasan Ocarina, kami menghadirkan Ayola Signature Ocarina Batam sebagai hotel bintang 4 yang melengkapi ekosistem destinasi di pusat kota Batam yang nyaman untuk bisnis dan menyenangkan untuk liburan” ujar Rony, Pemilik Ayola Signature Ocarina Batam.

“Sebagai properti pertama Ayola Signature, kami ingin menegaskan pengalaman business–leisure yang ramah, terukur, dan bernilai bagi tamu domestik maupun internasional.” ujar Alfin Frans, Direktur Topotels Hotels & Resorts, Keunggulan lokasi hotel diperkuat oleh kedekatan dengan ikon Batam Center seperti Mega Mall Batam Centre, Alun-Alun Engku Putri, dan Masjid Raya Batam dalam mendukung agenda belanja, kuliner, kegiatan komunitas, hingga sesi foto destinasi dalam satu rute praktis. Area pemerintahan dan layanan publik BP Batam serta kampus Politeknik Negeri Batam dan Universitas Batam turut menambah dinamika kawasan.

Batam – Pemerintah pusat menegaskan komitmennya untuk menjalankan program relokasi dan pembangunan di kawasan Rempang secara manusiawi, sukarela, dan berkeadilan. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Transmigrasi Republik Indonesia M. Iftitah Sulaiman Suryanagara saat menghadiri kegiatan penyerahan 45  sertifikat hak milik kepada warga Tanjung Banon, Rabu (25/9/2025).

Dalam sambutannya, Menteri Transmigrasi Republik Indonesia M. Iftitah Sulaiman Suryanagara yang didampingi Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan BP Batam, Sudirman Saad serta Mouris Limanto, Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam menyampaikan permohonan maaf atas berbagai peristiwa di masa lalu yang menimbulkan luka bagi masyarakat.

Ia menegaskan, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, praktik-praktik penggusuran, pemaksaan, maupun intimidasi terhadap masyarakat tidak boleh lagi terjadi.

“Kalau ada warga Rempang yang merasa diintimidasi ataupun dipaksa, bahkan difoto tanpa izin, segera laporkan ke Wali Kota atau Wakil Wali Kota. Kami sudah sepakat, di bawah pemerintahan Presiden Prabowo tidak ada lagi intimidasi maupun paksaan,” tegasnya.

Pemerintah juga memastikan program transmigrasi berjalan sesuai amanat undang-undang, yaitu berbasis sukarela. Langkah ini, kata Menteri, merupakan upaya untuk mengakhiri pola lama di mana rakyat kerap menjadi korban pembangunan.

Dalam kesempatan itu, Menteri Transmigrasi mengungkapkan bahwa program relokasi dan pembangunan di Rempang melibatkan sinergi banyak pihak. Di antaranya BP Batam, Pemerintah Kota Batam, Kementerian ATR/BPN, Kementerian PUPR, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta lembaga pendidikan tinggi melalui Dikti dan Saintec.

Kolaborasi ini ditujukan agar pembangunan tidak hanya berorientasi pada investasi, tetapi juga ramah lingkungan serta menjamin kesejahteraan masyarakat.

“Kami semua tidak rela rakyat yang sudah berkorban dibiarkan menderita. Rakyat harus menjadi tuan rumah di negerinya sendiri, dan harus mendapat manfaat dari investasi maupun pembangunan,” tegasnya.

Menteri juga menyoroti sejumlah persoalan yang terjadi pada tahap awal pembangunan, termasuk beberapa rumah warga yang rusak karena tergesa-gesa dibangun. Ia memastikan hal tersebut akan diperbaiki.

Pemerintah bahkan melibatkan TNI Angkatan Darat untuk membantu pembangunan secara swadaya. Rencananya, 200 unit rumah baru beserta pematangan lahan dan fasilitas pendidikan akan segera direalisasikan di Tanjung Banon.

Sebagai langkah konkret, Menteri Transmigrasi menyerahkan 45 sertifikat hak milik bagi warga Tanjung Banon. Penyerahan ini melanjutkan program sebelumnya, di mana pemerintah telah membagikan 168 sertifikat.

Menteri mengakui masih ada pekerjaan besar yang harus dituntaskan, yakni penyelesaian 129 ribu bidang tanah yang belum bersertifikat akibat penundaan berulang.

“Di era Presiden Prabowo, masalah lahan tidak boleh lagi dibiarkan menumpuk. Semua harus diselesaikan secara tuntas,” ujarnya.

Menteri menegaskan bahwa penetapan Tanjung Banon sebagai kawasan transmigrasi bukan keputusan mendadak. Rencana tersebut sudah digagas sejak Februari 2025, melalui kajian akademis, riset, serta dialog berkelanjutan dengan masyarakat.

Tujuannya, agar program transmigrasi benar-benar menjadi solusi bagi masyarakat dan bukan sekadar pelengkap dari proyek investasi.

 “Sebelum ada investasi besar, masyarakat harus terlebih dahulu mendapatkan manfaat. Itu prinsip yang kami pegang,” pungkasnya.

Dengan pendekatan baru ini, tambahnya, pemerintah berharap pembangunan di Rempang berjalan harmonis, memberi kesejahteraan bagi masyarakat, dan tetap menjaga kelestarian lingkungan.

(Sumber :KabarEkonomi.co.id)

 

 

Pekanbaru, 18 September 2025 - Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) mendukung kontingen mahasiswa Riau yang berlaga di Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) 2025 di Semarang, Jawa Tengah. Dukungan tersebut diwujudkan melalui serratus set seragam resmi yang diperuntukkan bagi atlet, pelatih, dan ofisial kontingen Riau. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Indosat dalam mendukung pengembangan generasi muda, khususnya di bidang olahraga.

Penyerahan dilakukan secara simbolis dalam acara pelepasan atlet BAPOMI Riau di Ruang Siak Sri Indrapura, Lantai 4 Gedung Rektorat Universitas Riau (UNRI). Kehadiran Indosat tidak hanya memberikan dukungan material, tetapi juga menjadi simbol semangat dan dorongan moral bagi para atlet mahasiswa untuk tampil percaya diri di ajang nasional.

Agus Sulistio, EVP – Head of Circle Sumatra Indosat Ooredoo Hutchison mengatakan, “Indosat percaya bahwa mahasiswa adalah generasi penerus bangsa dengan potensi luar biasa. Kami ingin memberikan semangat kepada para atlet muda agar lebih percaya diri saat berlaga di POMNAS 2025. Semoga dukungan Indosat IM3 ini dapat menambah motivasi para mahasiswa untuk tampil maksimal dan membawa nama baik Riau di kancah nasional.”

Prof Dr Hermandra MA, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNRI sekaligus Ketua BAPOMI Riau menyampaikan apresiasinya atas kepedulian Indosat Sumatra. “Dukungan dari Indosat ini sangat berarti bagi kami. Seragam ini bukan hanya pakaian, tetapi juga simbol kebanggaan, kekompakan, dan semangat juang kami di POMNAS 2025.”

Selain dukungan berupa seragam, Indosat juga berkomitmen memperkuat fasilitas olahraga bagi mahasiswa. Salah satunya melalui inisiatif memperindah lapangan basket di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNRI dengan sentuhan branding Indosat dan kampus. Kehadiran fasilitas baru ini diharapkan dapat menciptakan suasana lebih inspiratif bagi mahasiswa sekaligus menjadikan Pekanbaru sebagai salah satu pusat kegiatan olahraga mahasiswa.

Dengan kontribusi ini, Indosat menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai mitra masyarakat dalam melahirkan talenta unggul di bidang akademik, olahraga, maupun kewirausahaan, demi kemajuan generasi muda Indonesia.

Batam, 23 September 2025 – PT PLN Batam berhasil meraih penghargaan Environmental and Social Innovation Award (ENSIA) 2025 yang diselenggarakan oleh PT Sucofindo sebagai bagian dari IDSurvey. Ajang tingkat nasional ini memberikan apresiasi kepada 178 pelaku usaha dan 56 local hero atas inovasi mereka di bidang lingkungan dan sosial. Acara berlangsung di Jakarta Selatan dan dibuka langsung oleh Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Diaz Hendropriyono.

Penghargaan ENSIA diberikan sebagai momentum inovasi berkelanjutan untuk menjawab tantangan sosial, ekonomi, dan ekologi masa depan. Project Coordinator PROPER PT Sucofindo, Retno Suryani, menyampaikan bahwa apresiasi ini diberikan kepada para pelaku usaha yang memiliki inovasi mendukung kebijakan strategis pemerintah.

“Kita memberikan penghargaan kepada para pelaku usaha yang mempunyai inovasi untuk mendukung kebijakan strategis pemerintahan,” ujar Retno.

ENSIA (Environmental and Social Innovation Award) adalah penghargaan tingkat nasional yang digagas oleh PT Sucofindo terhadap inovasi lingkungan dan sosial. Berbeda dengan penghargaan lingkungan konvensional, ENSIA menekankan pada orisinalitas, keberlanjutan, serta keterlibatan masyarakat.

Fokusnya adalah mendorong terciptanya keseimbangan antara aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi, melalui solusi nyata seperti efisiensi energi, pengelolaan limbah, konservasi sumber daya, hingga penerapan ekonomi sirkular.

Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, menyampaikan apresiasinya atas penghargaan ini.

“Penghargaan ENSIA ini merupakan pengakuan atas komitmen PLN Batam dalam menjalankan praktik bisnis yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan sosial. Kami percaya, inovasi yang kami lakukan, mulai dari efisiensi energi, pengurangan emisi, hingga pemberdayaan masyarakat, adalah bagian penting dari perjalanan menuju target Net Zero Emission dan pencapaian SDGs Indonesia,” ungkap Kwin Fo.

Lebih lanjut, ia menambahkan Capaian ini tentu tidak lepas dari kerja keras seluruh insan PLN Batam dan dukungan para pemangku kepentingan.

“Penghargaan dari ENSIA menjadi motivasi bagi kami untuk terus menciptakan inovasi yang orisinal, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi Batam,” pungkas Kwin Fo.

Jakarta, 23 September 2025. Deputi Gubernur Bank Indonesia, Juda Agung, dilantik sebagai Anggota Dewan Komisioner OJK Ex-officio Bank Indonesia. Pengucapan sumpah jabatan Juda dilakukan di hadapan Ketua Mahkamah Agung RI Sunarto di Gedung MA Jakarta, Selasa.

Juda ditetapkan menjadi Anggota Dewan Komisioner OJK Ex-officio Bank Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 72/P Tahun 2025 tentang Penggantian Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Ex-officio dari Bank Indonesia.

Pelantikan Juda melengkapi jajaran Anggota Dewan Komisioner OJK menjadi 11 orang yang terdiri dari sembilan ADK hasil Panitia Seleksi dan dua ADK Ex-officio Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan.

Hadir dalam pelantikan Juda sejumlah jajaran pejabat Kementerian Keuangan, Bank Indonesia serta Anggota Dewan Komisioner OJK beserta jajaran pejabat OJK lainnya.

Berikut Jajaran Anggota Dewan Komisioner OJK:

  1. Ketua: Mahendra Siregar
  2. Wakil Ketua: Mirza Adityaswara
  3. Anggota Dewan Komisioner/Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan: Dian Ediana Rae
  4. Anggota Dewan Komisioner/Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon: Inarno Djajadi
  5. Anggota Dewan Komisioner/Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun: Ogi Prastomiyono
  6. Anggota Dewan Komisioner/Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen: Friderica Widyasari Dewi
  7. Anggota Dewan Komisioner/Ketua Dewan Audit: Sophia Issabella Wattimena
  8. Anggota Dewan Komisioner/Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya: Agusman
  9. Anggota Dewan Komisioner/Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto: Hasan Fawzi
  • Anggota Dewan Komisioner OJK Ex-officio Bank Indonesia: Juda Agung
  • Anggota Dewan Komisioner OJK Ex-officio Kementerian Keuangan: Thomas A.M. Djiwandono

Batamfm – Kapolda Kepri Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menerima kunjungan silaturahmi Kepala Badan Karantina Kepri Bpk. Hasim, S.Pi., M.Pi., yang dilaksanakan di ruangan kerja Kapolda Kepri. Turut hadir dalam kegiatan Wakapolda Kepri Brigjen. Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., Pejabat Utama Polda Kepri, serta Pejabat Utama Badan Karantina Kepri. Selasa, (23/9/2025).

Dalam sambutannya, Kapolda Kepri Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan Kepala Badan Karantina Kepri beserta jajaran. Kapolda Kepri menegaskan pentingnya sinergi dan koordinasi antara Polda Kepri dengan stakeholder terkait, khususnya dalam menjaga keamanan, kenyamanan, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kepri. Beliau juga menyoroti sejumlah hal strategis, antara lain pelaksanaan program Gerakan Pangan Murah bersama Bulog dengan dukungan distribusi beras sebanyak 1.058 ton, pentingnya pengawasan agar tidak terjadi kembali praktik pemalsuan dokumen maupun sertifikat, serta rencana pembukaan jalur transportasi Batam–Johor yang diharapkan dapat memperkuat kerja sama antarnegara di bidang ekonomi.

Sementara itu, Kepala Badan Karantina Kepri, Hasim, S.Pi., M.Pi., menyampaikan apresiasi atas dukungan yang selama ini diberikan oleh Polda Kepri. Ia menegaskan bahwa setiap barang yang masuk wajib dilengkapi dengan sertifikat karantina sesuai dengan ketentuan. Untuk komoditas kehutanan, diperlukan izin dari Kementerian Kehutanan sebelum diberikan persetujuan ekspor. Lebih lanjut, ia menjelaskan pentingnya analisis risiko dan uji laboratorium terhadap barang yang masuk.

Dikesempatan yang sama, Wakapolda Kepri Brigjen. Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., juga menegaskan bahwa setiap aktivitas perlintasan barang, terutama hasil laut, tentu melibatkan peran Karantina. Potensi besar yang dimiliki perairan Kepri diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Kegiatan silaturahmi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komunikasi, koordinasi, serta kerja sama strategis antara Polda Kepri dengan Badan Karantina Kepri. Dengan sinergi yang solid, diharapkan pengawasan, pelayanan, dan pengendalian distribusi pangan, hewan, serta tumbuhan dapat berjalan lebih optimal, sehingga masyarakat Kepulauan Riau dapat merasakan manfaat berupa keamanan, kenyamanan, dan kesejahteraan bersama.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, melakukan kunjungan kerja ke Kawasan Rempang Eco City, Tanjung Banun, Sabtu (20/9/2025) pagi.

Dalam kunjungannya, Li Claudia didampingi oleh Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan, Sudirman Saad, beserta jajaran Pejabat Tingkat II dan III BP Batam.

Adapun tujuan kunjungan ini adalah untuk meninjau progres pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut, mencakup pembangunan rumah warga, fasilitas umum, serta dermaga.

Dimana beberapa pekerjaan, seperti pembangunan 200 rumah warga, pembangunan tahap 1 Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMA), serta Dinding Penahan Tanah (DPT) untuk reservoir direncanakan akan selesai pada akhir tahun ini.

“Melalui kunjungan ini, BP Batam menunjukkan langkah nyata dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur, dengan tetap menempatkan kesejahteraan masyarakat sebagai bagian integral dari setiap kebijakan pengembangan,” ujar Li Claudia Chandra di sela kunjungannya.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Li Claudia juga menyalurkan bantuan sosial berupa 250 kantong beras, masing-masing seberat 5 kilogram, kepada masyarakat sekitar.

Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat yang terdampak langsung oleh pengembangan kawasan.

Menariknya, dalam suasana yang hangat dan akrab, Li Claudia turut menyempatkan diri untuk berbaur dengan masyarakat setempat serta melariskan dagangan para pelaku UMKM yang menggelar lapak di lokasi kegiatan dan membagikan beberapa hadiah.

Kehadirannya disambut antusias oleh warga, yang mengapresiasi perhatian dan keterlibatannya secara langsung di tengah-tengah mereka.

“Kami sangat mengapresiasi semangat gotong royong dan kekompakan warga Rempang. Harapan kami, semangat ini terus dijaga agar pembangunan bisa berjalan lancar dan membawa manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujarnya.

Di sela-sela kunjungan, Li Claudia juga turut menyerahkan sumbangan atas nama pribadi untuk mendukung pembangunan mushala di area fasilitas umum (fasum).

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Ketua Ikatan Keluarga Besar Rempang Eco City, Samsudin Bujur.

“Kami mengucapkan terima kasih banyak atas perhatian Wakil Kepala BP Batam, Bu Li Claudia Chandra beserta jajaran atas dukungannya dalam pembangunan fasum di Kawasan Rempang Eco City,” Ungkap Samsudin. (RUD)

Page 76 of 231

Instagram

Tentang Kami