Live Streaming
super me

super me

Page 52 of 219

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis,  perekonomian Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada triwulan III 2025 melanjutkan kinerja yang solid dengan pertumbuhan sebesar 7,48% (yoy), meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya tercatat sebesar 7,14% (yoy). Secara kumulatif, perekonomian Kepri hingga triwulan III 2025 tercatat tumbuh 6,60% (ctc). Pertumbuhan ekonomi di Kepri mempertahankan posisi tertinggi di Sumatera dan memberikan kontribusi sebesar 7,07% terhadap PDRB Pulau Sumatera. Capaian ini juga lebih tinggi dibanding pertumbuhan Sumatera yang tercatat sebesar 4,90% (yoy). 

Kinerja positif ini terutama ditopang oleh sektor industri pengolahan, pertambangan dan penggalian, konstruksi, dan perdagangan yang tumbuh secara berturut-turut tumbuh sebesar 6,82% (yoy), 19,83% (yoy), 5,71% (yoy), dan 5,54% (yoy) serta memberikan andil terhadap pertumbuhan ekonomi Kepri sebesar 2,80% (yoy), 2,07% (yoy), 1,10% (yoy), dan 0,47% (yoy). Pertumbuhan Lapangan Usaha (LU) Industri Pengolahan sejalan dengan berlanjutnya aktivitas produksi pasca kepastian penetapan tarif resiprokal AS. LU Pertambangan juga tumbuh seiring dengan berlanjutnya kinerja dua sumur migas baru di Natuna. Pertumbuhan LU Konstruksi didukung oleh berlanjutnya pembangunan sejumlah proyek strategis yang mencakup Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Kawasan Industri (KI) di Kepri. Lebih lanjut, LU Perdagangan meningkat didukung oleh kegiatan MICE dan pariwisata. Pertumbuhan ekonomi Kepri turut tercermin dari intermediasi perbankan terpantau kuat pada triwulan III 2025 baik pertumbuhan kredit, Dana Pihak Ketiga (DPK), dan aset yang tumbuh sebesar 20,61% (yoy), 14,06% (yoy), dan 13,14% (yoy).  Adapun pembiayaan korporasi dan UMKM turut tumbuh sebesar 26,37% (yoy) dan 12,96% (yoy) pada triwulan III 2025. 

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi Kepri pada Tw III 2025 didorong oleh pertumbuhan positif pada Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang tumbuh 9,05% (yoy), dengan andil 3,75%. PMTB masih kuat didorong oleh dukungan iklim investasi baik PMA maupun PMDN serta kemudahan perizinan yang dituangkan dalam PP Nomor 25 tahun 2025 dan PP Nomor 28 tahun 2025. Sementara itu, konsumsi RT pada triwulan III 2025 tercatat tumbuh sebesar 4,12% (yoy), dengan andil 1,64%, sejalan dengan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK), Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE), dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang tercatat lebih optimis dibandingkan triwulan sebelumnya. Selanjutnya, net ekspor masih tumbuh kuat sebesar 16,45% (yoy) dengan andil 2,46%, sejalan dengan membaiknya permintaan.

 Dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, Bank Indonesia turut mendukung peran digitalisasi sebagai katalisator dalam perputaran roda ekonomi diantaranya dengan menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Hingga September 2025, volume dan QRIS telah mencapai 64,94 juta transaksi atau tumbuh sebesar 181, 93% (yoy) dan nominal transaksi sebesar Rp 7,71 triliun atau sebesar 140,62% (yoy). Selain itu transaksi QRIS Cross Border Thailand, Malaysia, dan Singapura turut menunjukan tren pertumbuhan yang signifikan sejak implementasi. 

Di tengah pertumbuhan ekonomi yang solid tersebut, inflasi di Kepri tetap stabil. IHK (Indeks Harga Konsumen) Kepri pada Oktober 2025 tercatat mengalami inflasi sebesar 0,36% (mtm), lebih rendah dibanding bulan sebelumnya yang tercatat inflasi sebesar 0,64% (mtm). Secara tahunan inflasi Kepri tercatat sebesar 3,01% (yoy), lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 2,70% (yoy). Berdasarkan kelompok pengeluaran, Inflasi di bulan Oktober 2025 terutama didorong oleh Kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya yang mengalami inflasi 3,88% (mtm) dengan andil sebesar 0,27% (mtm). Inflasi pada kelompok ini utamanya disebabkan oleh kenaikan harga pada komoditas emas perhiasan seiring dengan berlanjutnya ketidakpastian geopolitik. Inflasi yang lebih tinggi tertahan oleh Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau yang mengalami deflasi 0,18% (mtm) dan andil deflasi 0,04 (mtm). 

Ke depan, perekonomian Kepri diyakini masih dapat tumbuh positif. Keberlanjutan ini didukung oleh pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Kawasan Industri (KI), dan Proyek Strategis Nasional (PSN), serta didukung oleh meningkatnya mobilitas masyarakat pada akhir tahun. Bank Indonesia bersama pemerintah daerah dan pelaku usaha terus menyiapkan langkah-langkah terukur untuk mendukung keberlanjutan pertumbuhan ekonomi bersama Tim Percepatan Pertumbahan Ekonomi Daerah (TP2ED). 

”Sementara itu, inflasi turut diprakirakan akan tetap terjaga dalam rentang sasaran inflasi melalui penguatan koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Berdasarkan pemantauan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) hingga akhir Oktober 2025, pengendalian harga pangan yang perlu menjadi fokus utama adalah cabai merah keriting, cabai rawit merah, dan cabai merah besar. Bank Indonesia bersinergi dengan stakeholders terkait dalam menjaga stabilitas Inflasi pangan bergejolak diantaranya dengan program Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) yang mencakup strategi 4K yakni Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif,”tutup Rony WidijartoP Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau .

OJK Gelar Student Integrity Campaign di Universitas Andalas

Padang, 5 November 2025. Ketua Dewan Audit Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sophia Wattimena menekankan pentingnya penguatan nilai integritas di kalangan generasi muda sebagai fondasi dalam mewujudkan sektor jasa keuangan yang bersih, akuntabel, dan berkelanjutan, serta mendorong perekonomian.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Audit OJK Sophia Wattimena, dalam pelaksanaan Student Integrity Campaign (In Camp) dengan mengusung tema “Bersama OJK Wujudkan Keuangan Bersih dan Kuatkan Ekonomi Bangsa” di Auditorium Universitas Andalas, Padang, Rabu.

Sophia menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga integritas bangsa. Mengutip survei yang dilakukan oleh Deloitte dan IDN Research Institute, menunjukkan bahwa Gen Z dan milenial memiliki idealisme tinggi dalam menjunjung etika dan nilai moral di lingkungan kerja.

“Hampir 40 persen dari audiens atau responden itu memilih menolak pekerjaan yang tidak sesuai dengan etika atau keyakinan pribadi mereka. Tapi yang menarik tadi adalah yang pertama, bahwa kawan-kawan ini bersedia untuk menolak pekerjaan yang tidak sesuai dengan keyakinan atau etika, nah ini tentunya merupakan suatu hal yang baik, karena ada idealisme di situ, ada bibit-bibit integritas yang patut dipupuk dan dipertahankan sampai nanti kawan-kawan ini memasuki dunia kerja,” jelas Sophia.

Sophia berpesan agar mahasiswa dan pelajar sebagai generasi muda perlu untuk memahami bahwa integritas merupakan hal yang sangat penting, dan terus menumbuhkannya saat memasuki dunia sekolah, dunia kuliah, dunia kerja, dan di manapun mereka berada.

Dalam kesempatan tersebut, Sophia juga memaparkan langkah penguatan tata kelola sektor jasa keuangan yang telah dilakukan OJK, antara lain melalui penerbitan berbagai Peraturan OJK terkait integritas pelaporan keuangan, independensi akuntan publik, transparansi audit, serta penerapan Sistem Manajemen Anti-Penyuapan (SMAP) pada industri jasa keuangan.

Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut bertujuan meningkatkan kepercayaan publik dan mencegah praktik fraud di sektor keuangan.

Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini dihadiri oleh Rektor Universitas Andalas Efa Yonnedi, Komite Etik Level Governance OJK Eko Prasojo, dan Kepala OJK Provinsi Sumatera Barat Roni Nazra, serta diikuti oleh lebih dari lebih dari 2.500 mahasiswa dan segenap civitas academica Universitas Andalas. 

Efa Yonnedi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada OJK yang telah mempercayakan kepada Universitas Andalas sebagai host dalam pelaksanaan Student Integrity Campaign (In Camp) ini.

“Acara ini tidak saja sekedar talk show, seminar, tapi juga sarana untuk membangun komitmen bersama agar nilai-nilai kejujuran dan integritas menjadi warna dari sikap keseharian kita semuanya,” kata Efa.

Ia berpesan kepada mahasiswa dan mendorong mereka untuk dapat menerapkan nilai-nilai integritas dan kejujuran dalam kehidupan bermasyarakat.

“Kejujuran dalam berjuang, kejujuran dalam menuntut ilmu, kejujuran dalam meniti karir. Saya kira itu pesan utama yang hendak disampaikan oleh OJK melalui Student Integrity Campaign,” tutupnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Roadshow Governansi yang dilakukan OJK secara berkesinambungan di berbagai wilayah Indonesia, guna membangun pemahaman dan kesadaran publik, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya tata kelola yang baik dan nilai-nilai integritas.

OJK akan terus memperkuat sinergi dengan lembaga pendidikan dan pemangku kepentingan terkait dalam rangka membangun budaya integritas dan tata kelola yang baik di Indonesia untuk mendukung terciptanya sektor jasa keuangan yang sehat, berkelanjutan, dan berdaya saing.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, membuka Kick Off Pelatihan Calon Transmigran yang berlangsung di Batalyon Infanteri 10/Satria Bhumi Yudha, Senin (3/11/2025). 

Amsakar yang hadir bersama Wakil Kepala BP, Li Claudia Chandra, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyiapkan 504 Kepala Keluarga (KK) asal Rempang Eco-City sebagai calon transmigran yang unggul dan berdaya saing. 

Melalui kolaborasi antara BP Batam dan pemerintah pusat, pelatihan ini tidak hanya berfokus pada pemberdayaan ekonomi, tetapi juga pembentukan karakter masyarakat. Tujuannya adalah agar warga Rempang Eco-City mampu beradaptasi dan tumbuh di wilayah baru dengan semangat gotong royong dan kemandirian. 

Amsakar berharap, para calon transmigran dapat menjadi penggerak ekonomi baru di Rempang Eco-City dan berkontribusi dalam memperkuat ketahanan sosial-ekonomi daerah. 

“Kebijakan dari pemerintah harus kita maknai secara baik. Program ini bertujuan menciptakan kesejahteraan dan pusat pertumbuhan ekonomi baru,” ujar Amsakar dalam sambutannya. 

Ia juga optimistis, pelatihan ini menjadi pondasi awal bagi masyarakat untuk mengawali kehidupan Rempang yang berdikari. 

Dengan sarana dan prasarananya yang lengkap, baik fasum maupun fasos. Era transformasi transmigrasi ini akan menciptakan kesejahteraan dan menjadikan masyarakat sebagai subjek untuk membangun peradaban baru yang produktif. 

“Pemerintah ingin seluruh calon transmigran lebih produktif dan memiliki taraf hidup yang lebih baik,” tambah Amsakar. 

Senada, Staf Ahli Bidang Politik dan Hukum Kementerian Transmigrasi, Prima Idwan Mariza, melaporkan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program transmigrasi nasional. 

Ia menjelaskan, sebanyak 1.394 Kepala Keluarga (KK) dari beberapa daerah secara serentak juga mengikuti pelatihan tersebut. Dan 504 KK di antaranya merupakan warga Rempang Eco-City. 

“Transmigrasi masa kini bukan sekadar perpindahan penduduk, tapi membangun kehidupan baru yang sejahtera,” jelas Prima. 

Batam, 5 November 2025. PT Batamraya Sukses Perkasa (PT BSP), selaku pengembang utama Proyek Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Sau, hari ini menegaskan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan dan tanggung jawab sosial melalui pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan menanam ribuan bibit pohon mangrove di wilayah pesisir Pulau Ngenang.

Aksi nyata ini merupakan bukti tanggung jawab dan kepedulian Proyek KEK Tanjung Sau terhadap ekosistem pesisir Batam yang rentan terhadap abrasi dan dampak perubahan iklim.

“Pembangunan KEK Tanjung Sau tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan. Penanaman mangrove ini adalah fondasi komitmen kami untuk memastikan bahwa pengembangan kawasan berjalan selaras dengan pelestarian ekosistem. Selain itu kami juga berharap bahwa aksi tanam mangrove ini dapat menjadi sinergi keberlanjutan antara pihak perusahaan dan Masyarakat dalam menjaga lingkungan. Kami percaya bahwa investasi pada lingkungan adalah investasi pada masa depan.” ujar Martina, Corporate Legal Panbil Group dalam sambutannya.

Sebanyak 5.000 bibit pohon mangrove jenis Mangi Kurata disiapkan dan akan ditanam secara bertahap oleh PT BSP. Adapun jumlah mangrove yang ditanam pada kegiatan aksi peduli lingkungan kali ini yaitu sebanyak 1.000 bibit. Acara ini turut melibatkan Bapak Rusdy S.E. selaku Lurah Pulau Ngenang, Bapak Suwardi dari PLHK / Peduli Lingkungan Hidup dan Kelautan Kepulauan Riau, Perwakilan Babinsa, Babinpotmar, Babinkamtibmas, Organisasi Karang Taruna Pulau Ngenang beserta Masyarakat.

Pohon mangrove memiliki peran krusial sebagai benteng alami terhadap erosi dan abrasi pantai, serta berfungsi sebagai habitat penting bagi berbagai biota laut. Dengan menanam mangrove, PT Batamraya Sukses Perkasa berharap dapat memperkuat ketahanan pesisir yaitu melindungi Pulau Ngenang dan wilayah sekitarnya dari dampak air laut dan gelombang, meningkatkan keanekaragaman hayati serta menciptakan ekosistem yang sehat untuk ikan, udang, kepiting, dan burung air. Selain itu diharapkan bahwa penanaman pohon mangrove ini juga dapat memitigasi perubahan iklim.

Rusdy S.E. selaku Lurah Pulau Ngenang menyatakan apresiasinya terhadap pihak perusahaan yang terus menerus memberikan kepedulian terhadap Masyarakat dan lingkungan yang terdampak proyek KEK Tanjung Sau. Mulai dari pemberian rumah relokasi beserta fasilitas lengkap seperti air bersih dan listrik hingga penanaman bibit pohon mangrove. Diharapkan bahwa kegiatan akan terus berlanjut secara berkala untuk mencegah abrasi.

PT Batamraya Sukses Perkasa berkomitmen untuk terus berinovasi dalam praktik pembangunan berkelanjutan dan menjadi percontohan bagi pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus yang peduli terhadap lingkungan di Indonesia.

Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan mencatatkan kinerja cemerlang di sektor logistik selama periode Januari-September 2025.

Tiga indikator utama, yaitu volume peti kemas, general cargo, dan kunjungan kapal barang, menunjukkan pertumbuhan dua digit dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kepala BP Batam Amsakar Achmad mengatakan pertumbuhan dua digit pada seluruh indikator utama, menandakan posisi strategis Pelabuhan Batam dan transformasi pelayanan Pelabuhan terus meningkat dalam memberikan performa pelayanan.

Ia menjelaskan, sepanjang periode Januari-September tahun ini, total volume peti kemas yang ditangani oleh Pelabuhan Batam tumbuh 18% atau mencapai angka 583.267 TEUs.

Kenaikan ini didorong secara masif oleh kinerja Terminal Peti Kemas Batu Ampar yang baru saja memulai Tahap Komersial 2 pada awal September lalu dan menyumbang 65% dari total volume dengan pertumbuhan signfikan sebesar 24%.

“aktivitas impor menunjukkan laju tercepat dengan kenaikan 27% (226.576 TEUs), sejalan dengan kebutuhan industri, sementara ekspor tetap solid dengan pertumbuhan 19% (216.203 TEUs),” ujar Amsakar.

Tak hanya peti kemas, sektor kargo umum (general cargo) juga mencatat rekor signifikan. Total bongkar muat general cargo periode Januari-September 2025 berhasil menembus 8,6 juta ton, meningkat substansial 18% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Terminal Umum Curah Cair Kabil dan Terminal Batu Ampar tercatat menjadi kontributor utama dalam volume general cargo ini.

“Menariknya, dominasi logistik domestik terlihat jelas pada general cargo, di mana volume bongkar muat untuk kebutuhan pasar dalam negeri melonjak 25%, mengukuhkan peran Batam sebagai hub distribusi regional yang efisien,” imbuh Amsakar.

Lebih lanjut, Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan Benny Syahroni menambahkan bahwa jumlah kunjungan kapal barang tercatat 22.509 call sepanjang Januari-September 2025, dengan total bobot 39 Juta GT, naik masing-masing 6% dan 11% dibandingkan tahun sebelumnya.

Terminal Batu Ampar menjadi pintu utama dengan jumlah kunjungan kapal 6.139 call (naik 11%) dan 7,8 juta GT.

Perbandingan antara kenaikan jumlah kapal dan bobot kapal ini menandakan bahwa layanan Pelabuhan di Batam memenuhi standar logistik internasional yang menuntut efisiensi skala ekonomi.

“Pertumbuhan dua digit pada sejumlah indikator logistik di periode Januari-September 2025 ini adalah bukti nyata kinerja kolaboratif antara BP Batam, CIQP dan para pemangku kepentingan."

"Capaian ini sejalan dengan arahan Kepala dan Wakil Kepala BP Batam, yang terus mendorong transformasi digital dan efisiensi layanan agar Batam kokoh sebagai tumpuan pertumbuhan ekonomi nasional,” Pungkasnya.

Padang, 4 November 2025. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan untuk semakin mewujudkan sektor jasa keuangan yang bersih, akuntabel, dan berintegritas melalui sinergi berbagai pihak sebagai fondasi bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Demikian disampaikan oleh Ketua Dewan Audit (KDA) merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK Sophia Wattimena, dalam kegiatan Governansi Insight Forum (INFO) dengan mengusung tema "Bersama OJK Membangun Sektor Jasa Keuangan Berintegritas", yang diselenggarakan di Auditorium Gubernur Sumatera Barat, Padang, Selasa.

“Pembangunan ekonomi tidak akan berkelanjutan tanpa integritas dan tata kelola yang baik. Tindakan kecurangan dan korupsi merupakan hambatan besar bagi pembangunan ekonomi”, kata Sophia.

Sophia menekankan, penerapan tata kelola yang baik bukan hanya soal kepatuhan, tetapi juga penopang stabilitas ekonomi nasional.

Lebih lanjut, Ia berharap sektor jasa keuangan memegang peran yang sangat strategis, bukan sekadar mengelola uang yang dipercayakan masyarakat, tetapi merupakan pilar utama yang menopang dan menggerakkan roda perekonomian nasional dan daerah.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas pelaksanaan Governansi Insight Forum oleh OJK. Ia menyambut baik inisiatif OJK dan menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi untuk senantiasa mendorong penguatan tata kelola (GRC) dan integritas di BUMD agar dapat berkontribusi optimal bagi perekonomian daerah.

“Untuk meningkatkan perbaikan tata kelola dan menegakkan integritas, diperlukan penyatuan visi dan penguatan sinergi seluruh pemangku kepentingan, salah satunya dengan mendorong pertumbuhan ekonomi yang adil dan merata di seluruh daerah”, ujar Mahyeldi.

Menurutnya, kegiatan ini dapat mendorong transformasi sektor jasa keuangan yang lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada tata kelola yang baik untuk mencegah korupsi dan fraud di industri keuangan.

Ia berharap kolaborasi dan sinergi antara sektor jasa keuangan dengan pemerintah daerah, sivitas akademika, dan pemangku kepentingan lainnya akan memperkuat governansi sektor jasa keuangan yang bersih, akuntabel, dan berintegritas.

Dalam kesempatan tersebut, OJK memaparkan strategi anti-kecurangan OJK yang mencakup empat pilar: Assess, Prevent, Detect, dan Respond. OJK tidak hanya menerapkan di internal OJK, yang dibuktikan dengan capaian SPI OJK 84,87 (kategori TERJAGA), tetapi juga mewajibkan seluruh LJK menerapkannya melalui POJK Nomor 12 Tahun 2024 tentang Strategi Anti-Fraud.

OJK juga telah mengoptimalkan teknologi pengawasan (SupTech), seperti OJK Suptech Integrated Data Analytics (OSIDA) dan Sistem Informasi Pelaku Sektor Jasa Keuangan (SIPELAKU) untuk mendeteksi anomali dan rekam jejak pelaku fraud secara dini.

Governansi Insight Forum menjadi langkah konkret OJK, Pemda, KPK, dan BPKP untuk menyatukan visi dan langkah dalam membangun ekosistem Sektor Jasa Keuangan yang kredibel dan terpercaya. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan SJK di Sumatera Barat dari risiko fraud dan korupsi, sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional secara berkelanjutan.

 Batam - Mengusung tema “Unlocking Kepri’s Inclusive Growth Potential Through The Blue Economy”, forum ini menjadi ajang kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, dan lembaga keuangan dalam merumuskan arah pembangunan ekonomi Kepri lima hingga dua puluh tahun ke depan.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menegaskan komitmennya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif melalui pengembangan ekonomi biru (blue economy). Komitmen ini disampaikan dalam kegiatan Kepri Economic Forum dan Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi (LPP) Kepri yang digelar di Grand Mercure Batam Center, Selasa (4/11/2025).

Gubernur Kepulauan Riau  dalam hal ini diwakili  Adi Prihatara Plh Sekretaris Daerah Kepri ,  menyampaikan bahwa Kepri memiliki potensi besar untuk menjadi pusat ekonomi maritim Indonesia.

Luas laut Kepulauan Riau (Kepri) sangat besar, diperkirakan mencapai sekitar 415.231,79 km², yang mencakup sekitar 97% dari total wilayah provinsi.

Dalam sambutannya ia menyampaikan “kami ingin menjadikan Kepri sebagai permata biru di gerbang utara Nusantara.Dengan luas laut mencapai 96 persen dan daratan hanya 4 persen, laut harus menjadi penggerak utama yang menyejahterakan darat”.

Ia menambahkan, arah pembangunan ekonomi Kepri lima tahun ke depan akan berfokus pada penguatan sektor bioekonomi, di mana potensi kelautan dan maritim dikembangkan bukan hanya untuk perikanan, tetapi juga untuk industri turunan seperti galangan kapal, bioteknologi laut, hingga perdagangan maritim.

“Selama ini potensi laut kita baru dimanfaatkan sebatas hasil tangkap. Padahal nilai tambahnya jauh lebih besar bila dikembangkan menjadi rantai ekonomi maritim yang lengkap,” jelasnya.

Pemerintah daerah juga memastikan bahwa arah kebijakan pembangunan Kepri selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

Proses penyusunan peta jalan pembangunan dilakukan bersama Bappenas agar Kepri dapat tumbuh sebagai provinsi yang maju, makmur, dan merata.

Adi juga menyoroti pentingnya inovasi dan kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi Kepri. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk aktif memberikan masukan dan ide-ide kreatif guna memperkuat kebijakan ekonomi daerah.

“Kita menyadari bahwa kemampuan fiskal daerah terbatas. Karena itu, kolaborasi dan inovasi menjadi kunci untuk mempercepat pemerataan pembangunan di lebih dari dua ribu pulau yang tersebar di Kepri,” ungkapnya.

Dengan semangat gotong royong dan visi yang jelas, Pemerintah Provinsi Kepri berharap dapat mewujudkan “Provinsi Kepulauan Riau yang maju, makmur, dan merata”, sekaligus mempercepat transformasi ekonomi menuju ekonomi biru berkelanjutan di kawasan strategis utara Indonesia.(IMAN)

Batam-Tahun ini UT kembali menyelenggarakan INNODEL 2025 (International Conference on Innovation in open and Distance Learning) bertajuk :Strengthening Initiative,Authencity, and Usefulness (SIANU)  di Grand Lotus Aston Pelta Selasa (4/11/2025). Hadir Prof Dra.Dewi Artati Podmo Putri, M.A.,Ph.D (Head of Institute Of Research and Community Service UT), Prof Rahmat Budiman S.S., M.hum., Ph.D Vice Rector For Academic Affairs UT) juga Syamsul Bahrum Ph.D mewakili Gubernur Kepulauan Kepri Ansar Ahmad.

INNODEL tahun 2025 ini membawa isu- isu menarik dan juga menyediakan forum berbagi,diskusi dan konsultasi untuk memelihara inovasi dalam pembelajaran terbuka dan jarak jauh dengan melibatkan akademisi dan praktisi pendidikan dari berbagai negara,melalu exhibition dan workshop.

 “Kami berharap informasi-informasi atau pemakalah-pemakalah dan keynote speaker pada acara ini dapat lebih memperluas informasi pengetahuan hasil penelitian terkait dengan pendidikan jarak jauh,sehingga pendidikan jarak jauh di Indonesia semakin dikenal,diIndonesia sendiri dan International,”ujar Prof Dra.Dewi Artati Podmo Putri, M.A.,Ph.D (Head of Institute Of Research and Community Service UT).

“Provinsi Kepulauan Riau berada diposisi pertama human depelovment index yaitu 79,89 dan no 3 di Indonesia setelah Jakarta dan Yogyakarta,dan kami yakin kontribusi UT terhadap keberhasilan index manuasia di Kepri itu bagian dari keberhasilan UT tuntuk meningkatkan kemampuan belajar penduduk Indonesia khususnya di Kepulauan Riau,”begitu yang disampaikan Syamsul Bahrum.

Wakil rektor UT menyampaikan bahwa acara ini sudah di persiapan sejak 1 tahun yang lalu,”Alhamdulillah hari ini acara berlangsung lancar ,universitas terbuka wajib memberikan layanan kepada semua anak bangsa ,hari ini kita mendengar informasi yang sangat luar biasa bahwa index sumber daya manusia di Kepri sangat tinggi,dan peran UT sangat berarti disini”.

Bahkan bagi mereka yang tinggal di pulau –pulau kecil bisa mengenyam pendidikan tinggi negeri yang berkwalitas,jadi siapapun warga kepri yang masih belum S1 bisa langsung kuliah di UT dengan biaya yang sangat terjangkau dan masa studynya bisa diatur oleh mahasiswa yang bersangkutan. 

Direktur Universitas Terbuka (UT)  Angga Sucitra Hendrayana, S.E., M.Si menambahkan ,”diBatam ada regional office ada ut batam yang mengelola mahasiswa diseluruh kepri,dan merupakan salah satu kantor perwakilan atau ktr regional di kepri, sampai saat ini kami sudah melayani kurang lebih 16.385 orang mahasiswa di seluruh kepri”.

“Kami mengucapkan terimakasih banyak kepada bapak gubernur kepri atas dukungannya selama ini ,kami sudah menjangkau keseluruh pelosok lapisan   masyarakat yang ada di kepulauan riau sampai dgn pulau pulau terpencil,Ut memberikan akses yg  seluas luasnya untuk melanjutkan jenjang pendidikan tingginya ke yang lebih tinggi lagi”.

Dengan kegiatan seminar INNODEL 2025 kami mengucapkan terimakasih kepada pusat atas kepercayaanya untuk penyelenggaraan di Batam,kegiatan seminar ini bisa membuktikan bahwa secara kwalitas akademic dari  segi riset dan pengembangan2 lainnya ini bisa dibuktikan pada seluruh lapisan masyarakat  dan Sudah teruji  Semakin memperkuat keyakinan masyarakat untuk menempuh pendidikan di UT.

Kegiatan INNODEL 2025 berlangsung selama 2 hari dengan peserta dari beberapa negara seperti Jepang,Australia,Srilangka,Pakistan,Singapore dan Johor Malaysia , bahkan saat ini ada beberapa  mahasiswa yang sedang menempuh jenjang pendidikan di Universitas Terbuka dari negara tetangga Singapore dan Johor Malaysia.

JAKARTA. PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) terus memperkuat peran dalam pembangunan infrastruktur dan ketahanan energi bersih di Indonesia, salah satunya melalui kemitraan strategis dengan PT PLN Batam (PLN Batam). Dalam kerja sama ini, CIMB Niaga menyalurkan fasilitas sindikasi syariah dengan akad Ijarah Muntahiyah Bittamlik (IMBT) berbasis keberlanjutan untuk mendukung pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Batam #1 berkapasitas 120 MW.

 

Fasilitas sindikasi IMBT ini disalurkan CIMB Niaga bersama PT Bank Maybank Indonesia Tbk dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), dengan total senilai Rp3,3 triliun. Dalam sindikasi ini, CIMB Niaga berperan sebagai Joint Mandated Lead Arranger sekaligus Bookrunner dan Lead Sustainability Coordinator. Penandatanganan perjanjian dilakukan oleh Direktur Syariah Banking CIMB Niaga Pandji P. Djajanegara dan Head of Corporate Banking CIMB Niaga Miranty Supardi, bersama Direktur Utama PLN Batam Kwin Fo serta perwakilan masing-masing lembaga keuangan beberapa waktu lalu.

 

Kemitraan ini juga menjadi pencapaian penting sebagai pembiayaan sindikasi syariah berbasis keberlanjutan pertama di Indonesia yang menggunakan akad IMBT. Hal ini semakin memperkuat posisi CIMB Niaga sebagai salah satu pelopor pembiayaan syariah yang mendukung agenda keberlanjutan nasional.

 

Skema IMBT memungkinkan pelaksanaan proyek strategis tanpa menambah beban utang jangka panjang secara langsung, sekaligus mendukung efisiensi modal dan stabilitas arus kas. Pendekatan ini sejalan dengan komitmen CIMB Niaga dalam mendorong pembiayaan yang bertanggung jawab dan mendukung transisi menuju energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.

 

Direktur Syariah Banking CIMB Niaga Pandji P. Djajanegara menyampaikan, kerja sama ini merupakan bagian dari strategi CIMB Niaga dalam memperluas kontribusi terhadap pembiayaan proyek-proyek energi yang berorientasi masa depan. “Kami percaya sinergi lintas sektor seperti ini akan mempercepat pencapaian target energi nasional yang lebih hijau dan efisien, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan perekonomian daerah,” ujar Pandji di Jakarta, Selasa (4/11/2025).

 

Pandji menambahkan, CIMB Niaga sebagai Corporate & Investment Bank terkemuka di Indonesia memiliki pengalaman dan kapabilitas unggul dalam menyediakan solusi perbankan bagi nasabah korporasi. Selain pembiayaan sindikasi dan pembiayaan berkelanjutan (sustainability-linked loan), perseroan juga menawarkan pendanaan jangka panjang, kredit modal kerja, structured finance, dan beragam produk lainnya. “Kami  bangga dapat berperan aktif dalam proyek strategis ini, yang mendukung pasokan listrik yang andal sekaligus mendorong pembangunan berkelanjutan,” jelasnya.

 

Lini bisnis Corporate Banking CIMB Niaga juga menawarkan jasa di dalam pasar modal dan pasar utang (debt & capital market) termasuk penerbitan obligasi dan sukuk secara domestik maupun internasional, mendukung transaksi strategis seperti initial public offering (IPO), right issue, merger & akuisisi, restrukturisasi, hingga divestasi aset. Hal ini didukung kapabilitas digital yang unggul melalui platform BizChannel@CIMB yang aman dan terintegrasi untuk mendukung transaksi bisnis secara online.

 

Seluruh kapabilitas ini didukung oleh tim profesional dengan keahlian lintas bahasa dan budaya, termasuk dalam menangani perusahaan dari Tiongkok dan Jepang. Kredibilitas CIMB Niaga sebagai Corporate & Investment Bank terkemuka di Indonesia telah diakui melalui berbagai penghargaan bergengsi seperti Syndicated Loan of The Year dari Asian Banking & Finance selama enam tahun berturut-turut. Sejalan dengan purpose Advancing Customers & Society, CIMB Niaga terus berkomitmen membantu nasabah dan masyarakat mewujudkan mimpi dan aspirasinya melalui semangat bekerja dari hati.

Tanjungpinang, 3 November 2025 — ‎PT PLN Batam kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan menerima Penghargaan Paritrana Award Tingkat Provinsi Kepulauan Riau. Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, kepada Samsul Bahri, Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam, yang hadir mewakili manajemen perusahaan dalam acara penganugerahan di Gedung Daerah Provinsi Kepri, Tanjungpinang.

Paritrana Award merupakan bentuk apresiasi dari BPJS Ketenagakerjaan kepada instansi pemerintah, badan usaha, dan lembaga yang menunjukkan komitmen tinggi dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerjanya. Penilaian meliputi aspek cakupan kepesertaan, inovasi dalam perlindungan pekerja, serta kepemimpinan institusi dalam pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap perlindungan sosial pekerja, sebelumnya PLN Batam telah memberikan bantuan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada 3.000 pekerja rentan di wilayah Kepulauan Riau. Program ini dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap kesejahteraan masyarakat yang bekerja di sektor informal.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada BPJS Ketenagakerjaan atas dedikasi dan kolaborasinya dalam melindungi para pekerja di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Kepri.

“Penghargaan Paritrana bukan sekadar simbol apresiasi, tetapi wujud nyata dari kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan dan keselamatan tenaga kerja. Melalui penghargaan ini, kami ingin menumbuhkan semangat bersama untuk memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial bagi seluruh pekerja di Kepulauan Riau,” ujar Gubernur Ansar.

Gubernur Ansar menegaskan bahwa jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan bagian penting dari tanggung jawab pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa Pemprov Kepri terus berupaya memperluas jangkauan perlindungan, tidak hanya bagi pekerja formal tetapi juga bagi kelompok pekerja rentan di berbagai sektor.

“Masih banyak pekerja yang perlu kita lindungi, mulai dari nelayan, petani, hingga pengemudi transportasi daring. Tahun 2025, kami akan memperluas program perlindungan ini agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat BPJS Ketenagakerjaan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Gubernur Ansar juga menekankan bahwa manfaat jaminan sosial tidak hanya memberikan perlindungan finansial, tetapi juga menjamin keberlanjutan hidup keluarga pekerja yang terdampak risiko kerja.

“Manfaat jaminan sosial bukan hanya bagi pekerja, tetapi juga bagi keluarganya. Perlindungan ini memberi rasa aman, serta jaminan pendidikan bagi anak-anak mereka hingga ke jenjang perguruan tinggi. Inilah bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat,” tutup Gubernur Ansar.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam, Samsul Bahri, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi bukti nyata keseriusan PLN Batam dalam mengedepankan kesejahteraan pekerja serta tanggung jawab sosial perusahaan.

“Dengan diterimanya Paritrana Award ini, PLN Batam semakin memperkuat posisinya sebagai perusahaan yang tidak hanya unggul secara teknis dan bisnis, tetapi juga unggul secara sosial dan tata kelola sumber daya manusia,” ujar Samsul.

Ia menambahkan bahwa PLN Batam akan terus mengembangkan berbagai program perlindungan pekerja dan memperluas cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai bagian dari kontribusi nyata terhadap pembangunan masyarakat Kepulauan Riau.

“Penghargaan ini adalah buah dari kerja keras seluruh manajemen dan dukungan tenaga kerja kami. Kami berkomitmen melangkah lebih jauh dengan meningkatkan kepesertaan jaminan sosial bagi pekerja formal dan informal, sebagai wujud tanggung jawab sosial dan keberlanjutan operasional kami,” lanjutnya.

“Kami mensyukuri pengakuan ini sebagai bukti bahwa PLN Batam tidak hanya fokus pada penyediaan energi dan layanan kelistrikan, tetapi juga serius memperhatikan kesejahteraan pekerja kami, termasuk mereka yang berada di sektor rentan,” pungkas Samsul Bahri.

Page 52 of 219

Instagram

Tentang Kami