super me
Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui melalui Biro Umum menggelar sosialisasi sekaligus pelatihan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Aset Negara (SIMAN) V2 pada Rabu (14/8/2024) di Hotel Santika Batam Center.
Dibuka oleh Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan, Wahjoe Triwidijo Koentjoro, kegiatan ini menghadirkan empat orang narasumber dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Dalam sambutannya, Wahjoe menyambut baik pembaharuan aplikasi yang di inisiasi oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) ini karena memudahkan instansi untuk mengelola aset Barang Milik Negara (BMN) – nya.
“Dengan aplikasi ini, Biro Umum sangat dimudahkan karena mulai dari proses perencanaan, pengelolaan, alih status, hingga penghapusan BMN dapat dilakukan di komputer maupun dalam genggaman (gawai) sehingga bisa diakses kapan pun dimana pun,” terang Wahjoe.
Wahjoe berharap setelah kegiatan yang dihadiri oleh para perwakilan pengelola aset dari setiap Unit Kerja ini selesai, penggunaan aplikasi ini sudah bisa menjadi sebuah rutinitas dan tidak ada kendala dalam pelaksanaannya.
"Dalam rangka mempermudah pengelolaan aset BMN di lingkungan BP Batam melalui aplikasi SIMAN V2, kami harapkan pegawai yang mengikuti kegiatan ini dapat berdiskusi aktif dengan narasumber untuk memperdalam wawasan tentang aplikasi ini," ujar Wahjoe.
“Semoga ilmu dan wawasan yang didapat dari narasumber dapat dijadikan bekal untuk mengelola aset dari setiap Unit Kerja Bapak/Ibu dan tidak ada kendala berarti selama proses menggunakan aplikasi ini secara rutin,” pungkas pria alumni Kementerian Keuangan Republik Indonesia ini.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Biro Umum, Budi Susilo serta beberapa Pejabat Tingkat III dan IV di lingkungan BP Batam. (MI)
BP Batam kembali memfasilitasi pergeseran terhadap tiga Kepala Keluarga (KK) yang terdampak Pembangunan Rempang Eco-City, Selasa (13/8/2024).
Jumlah tersebut menambah total warga yang telah menempati hunian sementara menjadi sebanyak 166 KK.
Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait menjelaskan, ketiga KK yang bergeser ke hunian sementara tersebut berasal dari Sembulang dan siap mendukung penuh realisasi pengembangan Kawasan Rempang sebagai The New Engine of Indonesian's Economic Growth.
"BP Batam masih terus berupaya untuk menuntaskan proyek strategis nasional ini. Kami berharap, seluruh komponen daerah pun dapat mendukung percepatan investasi di Rempang," ujar Tuty, panggilan akrabnya.
Di samping itu, lanjut Tuty, pihaknya juga terus menggesa pengerjaan rumah baru untuk warga terdampak pengembangan Rempang Eco-City yang berlokasi di Tanjung Banon.
Berdasarkan laporan tim di lapangan, Tuty menyampaikan bahwa pembangunan sebanyak 46 unit rumah masih terus berlangsung.
"Kita berharap, semua proses berjalan lancer dan dapat memenuhi target. Sehingga, tidak ada lagi keraguan bagi masyarakat untuk mendukung proyek strategis pemerintah ini," tambah Tuty.
Sementara, warga Sembulang Bernama Salipan mengatakan jika keluarganya mendukung penuh proyek pengembangan Rempang sebagai kawasan ekonomi baru.
Dengan harapan, proyek ini dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat Rempang.
"Kami siap mendukung pemerintah supaya warga bisa lebih maju dan anak cucu nantinya bisa hidup lebih baik. Namanya proyek pemerintah, tentu tujuannya baik," tegas Salipan. (*)
BP Batam berpartisipasi dalam kegiatan Indonesia Internet Expo & Summit (IIXS) 2024 yang keenam di Jakarta International Expo, Senin (12/8/2024).
Partisipasi BP Batam ini bertujuan untuk mempromosikan Batam sebagai salah satu kawasan ramah investasi, khususnya dalam mendukung kemajuan ekosistem digital di Indonesia.
Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait mengatakan, keikutsertaan BP Batam pada kegiatan tersebut sekaligus momentum untuk memperkenalkan potensi pengembangan Data Center yang menjadi keunggulan Batam dalam investasi sektor inovasi teknologi.
"Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung transformasi digital. Dengan harapan, kemajuan inovasi teknologi dapat memberikan peningkatan nilai dan daya saing investasi di Batam," ujar Tuty, panggilan akrabnya, yang turut hadir di Jakarta.
Tuty juga mengapresiasi penyelenggaraan IIXS 2024 yang mendapat dukungan penuh dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Republik Indonesia.
Melalui kegiatan ini, lanjut Tuty, industri teknologi mendapat perhatian khusus dari pemerintah sehingga mampu memberikan dampak terhadap kesejahteraan dan perekonomian masyarakat.
"Kemkominfo telah menjelaskan pemetaan dan prospek industri inovasi teknologi terhadap ekonomi daerah. BP Batam juga menangkap akan potensi ini dan siap berkolaborasi dengan pelaku industri agar realisasi investasinya bisa maksimal," pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan IXXS 2024 Wakil Menteri Kominfo, Nezar Patria serta Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet (APJII), Muhammad Arif.
Dalam sambutannya, Nezar Patria menyampaikan bahwa transformasi digital juga mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia apabila dilihat dari aspek bisnis di tengah gelombang digitalisasi yang kian pesat.
Di samping itu, lanjut Nezar, transformasi digital menjadi salah satu agenda dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
"Ini membutuhkan kolaborasi yang maksimal antar pemangku kepentingan agar terwujudnya transformasi digital yang inklusif dan bermakna," terang Nezar. (*)
Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan, Wahjoe Triwidijo Koentjoro menerima langsung kunjungan dari Direktur Politeknik Caltex Riau (PCR), Dadang Syarif Sihabudin Sahid di Marketing Centre, Selasa (13/8/2024).
Kunjungan itu dalam rangka memperoleh informasi mengenai perkembangan pembangunan di Kota Batam, untuk menjadi bahan pertimbangan penyusunan perencanaan strategis Politeknik Caltex Riau dalam memenuhi kebutuhan dunia industri.
“Batam begitu berkembang khususnya di lima tahun terakhir, banyak alumni kami yang berkiprah di sini. Oleh karena itu, Batam menjadi hal yang strategis bagi kami untuk menjadi bagian dalam perencanaan strategis, khususnya bagaimana membuka program-program studi baru, bagaimana membina lulusan dan proses akademik yang dilakukan oleh kami,” kata Direktur PCR, Dadang Syarif Sihabudin Sahid.
Lebih lanjut ia berharap, dapat terjalin kolaborasi dan sinergi bersama BP Batam maupun industri di kota Batam.
“Harapan kedepannya tentu hubungan ini akan tetap dilakukan tidak hanya dengan BP Batam, tetapi juga dengan industri-industri yang ada di Batam. Sehingga lulusan institusi pendidikan tinggi khususnya di vokasi, diharapkan betul-betul siap mendukung perencanaan strategis suatu daerah,” ujar pria yang sudah memimpin PCR dalam 4 periode itu.
Menanggapi hal tersebut, Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan, Wahjoe Triwidijo Koentjoro menyambut baik dan mengapresiasi upaya PCR untuk menyiapkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing.
“Batam yang berkembang pesat membutuhkan tenaga kerja yang terampil, oleh karenanya kita harus siap dan memastikan bahwa Batam tetap kompetitif di kancah global,” seru Wahjoe.
Turut hadir dalam pertemuan, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait, Kepala Biro SDM, Lilik Lujayanti, Kabag Humas, Sazani dan Kabag Promosi, Sofyan.
Dalam langkah strategis untuk mewujudkan komitmen PLN Batam mendukung Transformasi PLN sekaligus mendukung Indonesia untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060, PT PLN Batam melakukan Penandatanganan Perjanjian Pemegang Saham dan Perjanjian Pendanaan Ekuitas dengan PT Aruna Cahaya Pratama, di Radisson Hotel, Batam, (7/8).
Perjanjian ini mencakup co-invesment kepemilikan saham PT PLN Batam di dalam PT Aruna Hijau Power (AHP) dalam rangka kerjasama proyek pembangkit pembangkit listrik tenaga surya (PTLS) 100 MWp di wilayah usaha PT Tatajabar Sejahtera. Kegiatan ini di hadiri langsung oleh Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis, PT PLN (Persero), Hartanto Wibowo dan Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PT PLN (Persero), Yusuf Didi Setiarto yang hadir secara daring. Hadir juga Direktur Utama PT Aruna Cahaya Pratama Robby Eduardo Quento.
Pada sambutannya, Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis, PT PLN (Persero), Hartanto Wibowo mengatakan bahwa kerjasama ini merupakan momentum yang bersejarah, baik bagi PLN Batam maupun PT Aruna Cahaya Pratama.
“PT PLN Batam adalah anak perusahaan dari PT PLN (Persero), BUMN dengan asset terbesar sekaligus jantungnya Indonesia. Sementara itu PT Aruna Cahaya Pratama merupakan bagian dari Salim Group. Sehingga penandatanganan ini merupakan kolaborasi dari dua perusahaan besar yang akan menjadi keluarga besar,” ujar Hartanto.
Hartanto juga memuji dan memberikan apresiasi terhadap jalannya proyek pembangunan PLTS 100 MWp Tata Jabar yang dapat selesai lebih cepat daripada target yang ditentukan.
“Hal ini menjadi legacy yang pantas kita banggakan. Dimana pembangunan PLTS 100 MWp Tata Jabar ini adalah PLTS Ground Mounted terbesar di Indonesia, menggunakan teknologi termutakhir dan menjadi proyek dengan pembangunan tercepat. Ini menjadi catatan indah bagi PT PLN Batam dan juga PT Aruna,” bebernya lagi.
“Semoga dengan penandatanganan perjanjian ini, Insya Allah akan memberi manfaat dan berkah bagi kita semua, bukan hanya bagi PT PLN Batam dan PT Aruna, namun juga bagi Bangsa Indonesia dalam mempercepat pencapaian bauran energi hijau untuk masa depan yang lebih cerah,” harap Hartanto.
Sejalan dengan itu Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PT PLN (Persero), Yusuf Didi Setiarto juga mengucapkan selamat kepada PT PLN Batam dan PT Aruna Cahaya Pratama. Menurutnya PT Aruna merupakan mitra strategis perusahaan yang sangat baik.
“Melalui kerjasama ini, kami mendapatkan banyak hikmah dan pelajaran baru yang dapat kita terapkan dikemudian hari, dimana akhirnya apa yang kita nantikan akan terwujud. Pembangunan PLTS 100 MWp yang tercepat, dengan tekhnologi termutahir dan terbesar di Indonesia segera kita resmikan. Semoga kerjasama antara PLN Group dan Salim Group bisa terus di kembangkan,” kata Yusuf Didi.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT PLN Batam, Muhammad Irwansyah Putra mengungkapkan kebanggaannya bagi PLN Batam yang turut serta menjadi bagian untuk impian dari negara Indonesia mencapai NZE.
“Terimakasih kami ucapkan kepada Holding Kami, PT PLN (Persero) khususnya Bapak Hartanto Wibowo yang dari awal hingga akhir proyek selalu memberikan masukan dan support-nya. Inysa Allah pada Jumat ini, 9 Agustus 2024 PLTS 100 MWp Tata Jabar sudah bisa commissioning,” ucap Irwansyah.
Lebih lanjut Irwansyah menjelaskan kerjasama pembangunan PLTS dengan kapasitas sebesar 100 MWp merupakan tonggak penting dalam eksploitasi energi matahari. Proyek ini menggunakan panel surya hampir 170.000 modul yang tersebar luas pada area seluas lebih dari 85 hektar. PLTS ini menggunakan sistem panel surya yang terpasang di tanah dan tersebar pada 5 lokasi di Kawasan Kota Bukit Indah Industrial City.
“Mudah-mudahan melalui penandatanganan ini menjadi ikatan keluarga antara PLN Batam dan Aruna untuk membangun kerjasama lain ke depannya,” pungkas Irwansyah.
Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma'ruf Amin, memberikan penghargaan kepada kepala daerah dari 33 provinsi dan 460 kabupaten/kota di Indonesia yang telah berhasil meraih predikat Universal Health Coverage (UHC), Kamis (8/4). Penghargaan ini diberikan dalam acara UHC Awards, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam mendaftarkan penduduknya pada Program JKN.
Dalam acara tersebut, Ma'ruf Amin menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pemerintah daerah yang telah menunjukkan komitmen tinggi dalam mendukung Program JKN. Pencapaian UHC di berbagai daerah ini menunjukkan komitmen negara dalam memberikan jaminan kesehatan bagi masyarakat Indonesia.
“Pencapaian ini tidak lepas dari sinergi dan kolaborasi yang solid antara BPJS Kesehatan, kementerian/lembaga, dan seluruh pemerintah daerah. Pemerintah daerah harus mendorong agar setiap penduduk yang berada di wilayahnya terdaftar sebagai peserta aktif dalam Program JKN,” terang Ma’ruf Amin.
Dirinya juga menegaskan bahwa pemerintah pusat, daerah, dan fasilitas kesehatan harus memastikan bahwa setiap warga negara dapat mengakses layanan kesehatan, tanpa terkendala biaya dan lokasi. Selain itu, Indonesia juga mendapat pengakuan internasional dari International Social Security Association (ISSA). Penghargaan tersebut diserahkan oleh Presiden ISSA, Mohammed Azman, sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Indonesia dalam mencapai UHC. Penghargaan ini semakin mengukuhkan posisi Indonesia di kancah global sebagai negara yang serius dalam perlindungan jaminan kesehatan. “UHC sangat penting untuk memastikan bahwa setiap orang memiliki akses ke layanan kesehatan yang berkualitas, yang sejalan dengan prinsip kami.
Dalam mencapai UHC, melibatkan berbagai upaya yang signifikan, seperti menjangkau semua masyarakat, dan memastikan pengelolaan Program JKN dalam rangka keberlanjutan finansial,” ucap Mohammed Azman. Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, dalam sambutannya juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh kepala daerah atas kesuksesan Program JKN. Dirinya juga menambahkan, bahwa capaian UHC di berbagai daerah merupakan bentuk implementasi pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). “Jumlah kepesertaan JKN per 1 Agustus 2024 telah mencapai 276.520.647 jiwa, atau 98,15 persen dari total penduduk di Indonesia. Pencapaian ini bukan hanya tentang jumlah kepesertaan, tetapi juga memastikan seluruh penduduk memiliki akses terhadap layanan kesehatan,” jelas Ghufron.
Untuk memastikan akses layanan kesehatan tersebut, per 1 Agustus 2024 BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan 23.205 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan 3.129 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL). Selain itu, BPJS Kesehatan juga memberikan pelayanan bagi masyarakat di Daerah Belum Tersedia Fasilitas Kesehatan Memenuhi Syarat (DBTFMS), di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), salah satunya melalui kerja sama dengan rumah sakit terapung. "Sejak awal pelaksanaan Program JKN, BPJS Kesehatan terus mengalami peningkatan baik dari sisi penerimaan iuran maupun pemanfaatan layanan. Pada 2014, BPJS Kesehatan menerima iuran sebesar Rp40,7 triliun, sementara pada tahun 2023 jumlahnya meningkat menjadi Rp151,7 triliun dengan kolektibilitas iuran mencapai 98,62%," terang Ghufron. Ghufron juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2023, BPJS Kesehatan telah menggelontorkan Rp34,7 triliun untuk membayar pelayanan kesehatan 29,7 juta kasus penyakit berbiaya katastropik "Penting untuk deteksi dini dalam rangka mengendalikan angka penderita penyakit berbiaya katastropik. Lebih cepat diketahui, lebih cepat penanganannya," ujar Ghufron. Ghufron juga menjelaskan berbagai inovasi yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan, seperti Aplikasi Mobile JKN, yang memudahkan peserta dalam mengakses layanan administrasi dan fasilitas kesehatan. "Aplikasi Mobile JKN menyediakan berbagai fitur dalam mempermudah layanan administrasi JKN, seperti pendaftaran bagi peserta mandiri, perubahan FKTP, skrining riwayat kesehatan, konsultasi dengan dokter di FKTP, hingga pencarian fasilitas kesehatan terdekat. "Fitur Antrean Online juga memungkinkan peserta untuk mengambil nomor antrean secara praktis, memudahkan akses layanan JKN tanpa harus menunggu lama," kata Ghufron.
Selain itu, Ghufron menuturkan fitur i-Care JKN, yang memungkinkan peserta JKN dan dokter di fasilitas kesehatan mengetahui riwayat kunjungan, obat yang diberikan, hingga tindakan yang pernah dijalani. Dengan demikian, dokter dapat memberikan tindakan yang cepat dan tepat bagi peserta JKN. "Pada 2014, tercatat 92,3 juta pemanfaatan per tahun, sementara pada tahun 2023 angkanya meningkat menjadi 606,7 juta pemanfaatan, atau sekitar 1,7 juta pemanfaatan layanan setiap harinya. Hal ini menunjukkan bahwa semakin banyak masyarakat yang percaya dengan Program JKN," tandas Ghufron. Ghufron juga menegaskan bahwa BPJS Kesehatan kembali mencatatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atau Wajar Tanpa Modifikasian (WTM) untuk laporan keuangan selama 10 kali berturut-turut. "Pencapaian ini menunjukkan konsistensi BPJS Kesehatan dalam menerapkan tata kelola yang baik, serta menjalankan Program JKN dengan prinsip kehati-hatian dan akuntabilitas," kata Ghufron. Menurutnya, mengelola jaminan kesehatan bagi ratusan juta jiwa penduduk Indonesia bukanlah tugas yang mudah, mengingat ekosistem JKN yang kompleks dan ekspektasi masyarakat yang terus meningkat. Dengan Program JKN, diharapkan kualitas hidup masyarakat Indonesia semakin baik. "Maka dari itu saya mengajak seluruh kepala daerah untuk mendaftarkan seluruh warganya sebagai peserta JKN bagi yang belum memperoleh predikat UHC. Bagi yang telah meraih predikat UHC, diharapkan untuk mempertahankan dan memastikan bahwa seluruh penduduk telah didaftarkan sebagai peserta JKN," tutup Ghufron. Untuk wilayah BPJS Kesehatan Cabang Batam yakni Kota Batam dan Karimun, keduanya ikut diundang dalam kegiatan UHC Award karena sudah mencapai UHC dengan capaian sebagai berikut. Kota Batam dengan capaian 98,60% dari total penduduk 1.260.785 jiwa dan Kabupaten Karimun dengan capaian 97,12% dari total penduduk 270.121 jiwa.
Delapan Kepala Keluarga (KK) asal Desa Blongkeng yang terdampak Proyek Rempang Eco-City memilih untuk bergeser ke hunian sementara, Rabu (7/8/2024).
Langkah ini merupakan bentuk dukungan warga terhadap realisasi pengembangan Kawasan Rempang sebagai The New Engine of Indonesian's Economic Growth.
"Mudah-mudahan proyek Rempang bisa berjalan lancar," harap Ahmat Zulimin, warga Desa Blongkeng, Rempang.
Ia juga berharap, Proyek Rempang Eco-City dapat memberikan lapangan pekerjaan bagi seluruh masyarakat setempat.
Sehingga, perekonomian warga sekitar proyek pun bisa ikut meningkat dengan hadirnya pembangunan ini.
"Terima kasih pula kepada pemerintah dan BP Batam yang telah membantu pergeseran terhadap kami. Semoga ekonomi warga bisa lebih sejahtera ke depannya," tambahnya.
Senada, warga lainnya bernama Kahar juga berharap penuh dengan kehadiran Proyek Rempang Eco-City.
Pria yang telah bermukim di Desa Blongkeng sejak puluhan tahun lalu ini ingin, ekonomi masyarakat lokal bisa ikut meningkat signifikan.
"Saya dan keluarga mendukung pemerintah agar proyek ini bisa berjalan. Sebagai masyarakat, saya ingin anak-cucu kami ke depan bisa hidup lebih baik dan mendapat pekerjaan yang layak," ungkapnya.
Terpisah, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait menyampaikan, pergeseran terhadap delapan KK asal Desa Blongkeng ini sekaligus menambah total warga yang telah bergeser ke hunian sementara menjadi sebanyak 163 KK.
Sebagaimana komitmen BP Batam sejak awal, lanjut Ariastuty, tiap warga yang bergeser akan mendapatkan santunan berupa biaya hidup sebesar Rp 1,2 juta per jiwa.
Di samping itu, mereka juga mendapat biaya sewa rumah dengan jumlah yang sama yakni Rp 1,2 per bulan.
"Kami berupaya untuk menyelesaikan hak-hak masyarakat sebelum investasi Rempang Eco-City terealisasi. Pada prinsipnya, BP Batam tidak ingin ada hak warga yang terabaikan sehingga proyek ini mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat," tegasnya. (*)
Jakarta, 6 Agustus 2024 - Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) mencatatkan tonggak sejarah baru dalam perjalanan transformasi digitalnya melalui peresmian Digital Intelligence Operations Center (DIOC). Fasilitas termutakhir ini menandai kemajuan signifikan bagi komitmen Indosat menggunakan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam memberikan pelayanan terbaik bagi lebih dari seratus juta pelanggan di seluruh Indonesia.
DIOC diresmikan oleh Vikram Sinha, President Director and CEO, Indosat Ooredoo Hutchison, beserta jajaran manajemen dan komisaris Indosat Ooredoo Hutchison, serta Simon Lin, President Huawei Asia-Pacific Region dan jajarannya. Peresmian ini juga sekaligus menegaskan kerja sama strategis antara kedua belah pihak. DIOC didirikan sebagai pusat operasi jaringan Indosat untuk menyediakan real-time insights dan manajemen layanan proaktif, menggabungkan keandalan fungsi Network Operations Center (NOC) dan Service Operations Center (SOC).
Vikram Sinha, President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison mengatakan, “Digital Intelligence Operations Center menandai babak baru dalam mewujudkan ambisi kami untuk menjadi perushaan telekomunikasi berbasis AI. Melalui DIOC, Indosat tidak hanya meningkatkan kinerja jaringan, tetapi juga merevolusi pelayanan pelanggan. Integrasi teknologi canggih dan pengembangan talenta, menjadi kombinasi dalam menetapkan standar baru dalam kinerja jaringan dan kepuasan pelanggan. Kolaborasi ini menjadi kunci untuk mewujudkan misi kami dalam menghubungkan dan memberdayakan setiap masyarakat Indonesia melalui konektivitas digital.”
Keunggulan fungsi DIOC dalam memberikan Real-time Network Insights, memungkinkan Indosat beralih dari penyelesaian masalah reaktif ke manajemen layanan proaktif dengan data waktu nyata untuk mengoptimalkan kinerja jaringan. DIOC juga menyediakan End-to-End Service Management, termasuk kinerja, pengalaman aplikasi, dan kualitas layanan, yang mempercepat penyelesaian masalah pelanggan. Kemampuan DIOC untuk mengintegrasikan analisis data dan teknologi mutakhir mendorong Data-Driven Innovation yang berkelanjutan, memungkinkan Indosat mengembangkan produk dan layanan baru yang berfokus pada pelanggan, serta memimpin dalam kemajuan layanan digital.
Peresmian ini juga memperkuat kemitraan antara Indosat dan Huawei, dengan tujuan bersama untuk meningkatkan infrastruktur jaringan, mempercepat transformasi digital, dan mengembangkan talenta unggul bagi masa depan digital Indonesia. Solusi ICT canggih dan kepemimpinan teknologi Huawei akan membantu Indosat membangun jaringan yang berorientasi masa depan, otomatis, dan cerdas, memastikan fleksibilitas untuk memenuhi kebutuhan digital pelanggan yang dinamis.
Simon Lin, President of Huawei Asia-Pacific Region mengatakan, “Peresmian Digital Intelligence Operations Center (DIOC) Indosat merupakan pencapaian yang luar biasa, menandai era baru kerja sama dalam mengembangkan pusat inovasi dan menyambut manajemen jaringan cerdas. Kolaborasi ini didasarkan pada kemitraan strategis jangka panjang kami dengan Indosat, yang menjadi bukti komitmen bersama untuk terus memberikan pengalaman jaringan yang luar biasa. Sebagai inovator teknologi, pelopor industri, dan kontributor lokal yang berakar di region, Huawei berkomitmen untuk memanfaatkan solusi inovatif kami guna membantu pelanggan kami mencapai kesuksesan bisnis yang berkelanjutan dan daya saing. Bersama-sama, kita membentuk masa depan yang lebih digital, terhubung, dan cerdas untuk Indonesia.”
Indosat telah mencapai hasil signifikan dalam transformasi digitalnya dan mencapai hasil yang signifikan. Dalam kolaborasinya dengan Huawei melalui pusat layanan dan operasi terkelola, Indosat berhasil melakukan konsolidasi jaringan berfokus pada pengalaman dan secara signifikan meningkatkan kualitas jaringan serta pengalaman pengguna. Pengujian independen pihak ketiga menunjukkan peningkatan substansial Indosat di daerah pedesaan, perkotaan, dan pinggiran kota, di mana kecepatan unduh meningkat secara signifikan dari tahun ke tahun (YoY), meningkat 44,1% YoY di daerah pedesaan, 43,5% YoY di daerah perkotaan, dan 43,9% YoY di daerah pinggiran kota, berkontribusi pada kepuasan pelanggan dan kinerja jaringan yang lebih tinggi. Indosat juga meningkatkan cakupan populasi hingga 12,7 juta penduduk.
Penerapan strategi transformasi jaringan dan adopsi teknologi mutakhir yang didukung oleh kolaborasi kuat dengan mitra global sangat penting untuk memberikan pengalaman yang luar biasa kepada pelanggan. Indosat dan Huawei telah memulai perjalanan kolaborasi untuk memperdalam kerja sama, dengan fokus pada infrastruktur jaringan, operasi jaringan, dan pengembangan talenta. Indosat juga menciptakan lingkungan terbuka dan kolaboratif dengan bekerja sama dengan organisasi internasional seperti TM Forum untuk mendorong inovasi dan mengeksplorasi kasus penggunaan baru dengan pemimpin industri global lainnya.
“Seiring Indosat terus menerapkan teknologi inovatif seperti digital twin networks, AI/ML, dan otomatisasi, kami tetap berkomitmen untuk menjadi katalisator masa depan digital Indonesia. Dengan memanfaatkan jangkauan jaringan yang luas dan adopsi teknologi generasi berikutnya, Indosat bertujuan untuk menghubungkan individu, bisnis, dan segala sesuatu di antaranya, membuka potensi digital di seluruh Indonesia,” tutup Vikram.
Sejak dioperasikan oleh mitra pengelola baru, yakni PT Metro Nusantara Bahari, Terminal Ferry Internasional Batam Center telah melayani 23 Ribu penumpang sejak Jumat, 2 Agustus 2024 hingga Minggu, 4 Agustus 2024.
Disampaikan Direktur Badan Usaha Pelabuhan, Dendi Gustinandar, 73 persen atau 17.534 penumpang diantaranya datang dan berangkat menuju Singapura, dengan jumlah kunjungan kapal sebanyak 298 call.
“Sedangkan yang menuju Malaysia berjumlah 6.418 orang atau 27 persen dari total penumpang baik datang dan berangkat, dengan jumlah kunjungan kapal sebanyak 138 call,” ujar Dendi Gustinandar dalam keterangan resminya, Senin, 5 Agustus 2024.
Dendi mengatakan data ini menunjukkan bahwa operasional Terminal Ferry Internasional Batam Center tetap berjalan normal seperti biasa. Ia memprediksi terdapat lonjakan penumpang pada periode 9-11 Agustus 2024 mendatang sebagai imbas dari National Day Singapura yang jatuh pada 9 Agustus 2024.
“Badan Usaha Pelabuhan BP Batam bersama tim pengelola akan melakukan persiapan guna mengantisipasi lonjakan penumpang di periode 9-11 Agustus 2024 mendatang sehingga penumpang tetap merasakan kenyamanan selama menggunakan fasilitas di Terminal Ferry Internasional Batam Center,” tandasnya.
Batam, Jamkesnews – Per 1 Agustus 2024 BPJS Kesehatan Cabang Batam Batam kembali memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat Kota Batam di Mal Pelayanan Publik (MPP) yang berlokasi di Gedung Sumatera Promotion Centre di Kelurahan Belian, Batam Centre.
Kepala Cabang Batam, Harry Nurdiansyah mengatakan bahwa dibukanya layanan BPJS Kesehatan di MPP adalah salah satu bentuk dukungan kepada Pemerintah Kota Batam dalam hal meningkatkan kualitas pelayanan publik secara terpadu. Selain itu hal ini juga dilakukan untuk memberikan layanan yang mudah dijangkau oleh masyarakat yang ingin memperoleh layanan di luar kantor cabang.
”Sebagai salah satu lembaga yang menyelenggarakan pelayanan publik, BPJS Kesehatan juga berupaya untuk mendukung pelayanan terpadu ini untuk menciptakan pelayanan publik yang cepat, mudah, nyaman dan terintegrasi pada Mal Pelayanan Publik Kota Batam,” kata Harry.
Harry menjelaskan, layanan BPJS Kesehatan di MPP berlangsung dari pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB pada hari Senin sampai Jumat. Sementara layanan yang dapat diperoleh oleh peserta sama dengan di kantor cabang.
”Layanan yang diberikan di MPP sama dengan di kantor cabang yakni pendaftaran, perubahan data, dan lainnya. Untuk itu bagi peserta yang ingin memperoleh layanan BPJS Kesehatan tidak harus ke kantor cabang, layanan bisa juga diperoleh di MPP.
Maghdalena, salah satu peserta JKN yang berprofesi sebagai Ibu Rumah Tangga ini, mengakses loket BPJS Kesehatan di MPP untuk mengetahui status kepesertaanya dan
anak-anaknya.
“Iya, jadi anak saya sudah bekerja semua dan sudah berpisah KK sama saya. Untuk itu saya ingin memastikan tagihan saya sudah terpisah dengan mereka. Untungnya sekarang BPJS Kesehatan sudah ada di MPP.
Maghdalena juga mengaku ingin melakukan pembayaran tunggakan, namun diarahkan untuk melakukan pembayaran ke bank atau secara online di kanal yang telah disediakan oleh BPJS Kesehatan.
“Selain merasa tertolong dengan hadirnya loket BPJS Kesehataan di MPP ini, saya juga ingin mengapresiasi keramahan dan responsifnya pegawai BPJS Kesehatan, karena pertanyaan saya walaupun banyak tapi tetap dijawab. Sepertinya kalau durasi jam pelayanan di MPP ini diperpanjang, bakalan lebih enak karena tidak perlu lagi ngantri di kantor yang selalu padat peserta,” kata Maghdalena.
Noza Selvianingsih, seorang guru yang juga mengakses layanan di MPP ini mengatakan bahwa keberadaan MPP ini lebih dekat dengan lokasinya sehingga lebih mudah dijangkau.
“Saya terbantu banget dengan adanya loket BPJS Kesehatan di MPP ini karena dekat dengan tempat saya, dan saya tidak perlu pusing memikirkan parkir dan bisa langsung ke mall sebelah kalau sudah selesai pelayanan,” kata Noza.
Sama seperti Maghdalena, Noza pun menyampaikan pengalaman yang menyenangkan setelah dilayani di loket BPJS Kesehatan sebab tidak ada perlakuan buruk yang didapatkan.
“Saya senang dengan pelayanannya, petugasnya ramah dan murah senyum juga,” kata Noza.
Kehadiran BPJS Kesehatan di MPP diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Batam untuk memperoleh layanan administrasi sehingga peserta tidak perlu datang ke kantor cabang.
Namun apabila peserta memang berhalangan untuk mengakses layanan secara tatap muka, peserta JKN maupun masyarakat Kota Batam dapat mengakses layanan secara non tatap muka melalui Aplikasi Mobile JKN dengan mengunduh di playstore maupun apps store, Pandawa di 0811 8 165 165 atau melalui Care Center di 165.
