Jakarta, Pegokart muda Morgan Holiondo Sonmoahi menjadikan musim pertamanya di Eshark ROK Cup Indonesia sebagai proses pembelajaran untuk tampil lebih baik pada tahun depan setelah menutup musim 2026 sebagai runner-up nasional kelas Mini ROK. "Ya, itu harapan saya. Semoga tidak ada aral melintang hingga saya bisa mewujudkan keinginan itu," kata Morgan dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu.
Pembalap Dewa United Motorsport itu baru mulai menekuni gokart pada awal tahun ini, namun mampu menjaga konsistensi sepanjang musim hingga menempati posisi kedua klasemen akhir kejuaraan nasional. Hasil tersebut menjadi modal bagi Morgan untuk melakukan evaluasi sekaligus meningkatkan kemampuan menghadapi persaingan pada musim berikutnya. Pada putaran keenam sekaligus seri terakhir Eshark ROK Cup Indonesia di Sirkuit Karting Internasional Sentul, Bogor, akhir pekan lalu, Morgan sebenarnya mengawali akhir pekan dengan cukup baik. Ia mencatatkan hasil terbaik pada sesi kualifikasi sebelum finis kelima pada heat dan kembali menempati posisi kelima pada prefinal.
Namun, kendala mesin pada balapan final membuat Morgan hanya mampu menyelesaikan perlombaan di posisi ke-15. Hasil tersebut tidak mengubah posisinya secara signifikan karena poin yang dikumpulkan sejak awal musim cukup untuk mengamankan peringkat kedua klasemen akhir Mini ROK. Morgan mengatakan pengalaman sepanjang musim pertamanya memberikan banyak pelajaran yang ingin ia gunakan untuk meningkatkan performa pada 2027. Ia juga bertekad berlatih lebih keras agar dapat tampil lebih konsisten dan bersaing memperebutkan gelar nasional. Morgan sebenarnya memiliki kesempatan tampil pada Kejuaraan Dunia ROK Cup di Italia setelah juara nasional Michael Vino tidak mengambil tiket tersebut.
Namun, keluarga memilih memprioritaskan pendidikan karena Morgan yang saat ini duduk di kelas P6 akan menghadapi ujian untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya. "Morgan saat ini kelas P6 dan akan menghadapi ujian nasional untuk ke tingkat selanjutnya. Jadi, pastinya kami akan lebih memprioritaskan sekolah dulu," kata ayah Morgan, Merlion Sonmoahi. Merlion berharap pengalaman satu musim penuh tersebut dapat membantu Morgan berkembang dan kembali mendapatkan kesempatan tampil di tingkat internasional melalui hasil yang diraih sendiri. "Semoga saja tahun depan bisa juara nasional sehingga bisa berangkat dengan tiket dari hasil usaha sendiri sebagai juara nasional," ujarnya.
Sumber: Kantor Berita Antara
