Live Streaming
Page 71 of 121

Batam, 14/10 (ANTARA) - Kepolisian Daerah Kepulauan Riau menggelar Operasi Zebra Seligi 2024 untuk menyukseskan pelantikan presiden dan wakil presiden dengan mengajak masyarakat tertib berlalu lintas dan menyasar tujuh jenis pelanggaran lalu lintas untuk penegakan hukumnya.

Wakil Kepala Polda Kepri Brigadir Jenderal Polisi Asep Safrudin saat memimpin apel gelar pasukan Operasi Zebra Seligi 2024 di Mapolda Kepri, Kota Batam, Senin, mengatakan operasi ini berlangsung selama 14 hari mulai tanggal 14 sampai 27 Oktober 2024.

"Dalam rangka mendukung suksesnya pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih serta mengajak masyarakat untuk tertib berlalu lintas demi terwujudnya kamseltibcarlantas yang aman dan nyaman sesuai amanat undang-undang, diharapkan seluruh personel yang terlibat dengan didukung stakeholders terkait dapat mewujudkan kamseltibcarlantas wilayah Kepri," kata Asep.

Jenderal polisi bintang satu itu menerangkan Operasi Zebra 2024 dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dan khusus wilayah Kepri dengan sandi Operasi Zebra Seligi 2024 melibatkan 55 personel.

Dalam operasi ini akan memberikan imbauan dan teguran serta penegakan hukum, baik secara manual maupun secara elektronik melalui empat ETLE statis yang tersebar di Kota Batam.

Dia menjelaskan operasi ini bertujuan menciptakan keamanan, ketertiban, kelancaran, serta keselamatan lalu lintas (Kamseltibcarlantas), mencegah pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, serta menekan angka fatalitas.

Berdasarkan evaluasi Operasi Zebra Seligi 2023, tercatat jumlah pelanggaran lalu lintas yang terekam melalui ETLE statis di wilayah hukum Polda Kepri sebanyak 23.723 kendaraan dan dilakukan penilangan sebanyak 1.132 pelanggar.

Sementara angka kecelakaan lalu lintas tercatat sebanyak 58 kejadian dengan 10 korban meninggal dunia, 19 korban luka berat dan 51 korban luka ringan, serta total kerugian material yang ditimbulkan sebesar Rp72,8 juta.

 

Sumber : antaranews.com

Batam, 13/10 (ANTARA) - Bea Cukai Batam kembali menggagalkan penyelundupan 266.600 ekor benih lobster di Perairan Wisata Jaya Ressort, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, upaya ini telah menyelamatkan kerugian negara senilai Rp26,9 miliar.

Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Tipe B Batam Zaky Firmansyah dalam keterangannya di Batam, Minggu, mengatakan pengungkapan ini berawal dari laporan intelijen yang diterima oleh pihaknya terkait adanya high speed craft (HSC) yang diduga akan melakukan kegiatan penyeludupan benih lobster menuju Malaysia pada Sabtu (12/10).

“Berdasarkan informasi intelijen tersebut, tim melakukan pemantauan terhadap kapal dimaksud,” kata Zaky.

Dari pemantauan tersebut, kata dia, Tim Bea Cukai yang sedang melakukan Operasi Jaring Sriwijaya dalam rangka rencana strategis pengawasan laut yang berlapis langsung melakukan pengejaran terhadap HSC yang dicurigai tersebut.

“Operasi pengejaran dilakukan cukup panjang karena pelaku sempat melarikan diri,” ujarnya.

Namun, sinergitas yang solid antara tim Bea Cukai Batam, PSO Batam, Bea Cukai khusus Kepulauan Riau yang menggunakan kapal BC11001, BC10029, BC1601 dan BC20003 berhasil menggagalkan upaya penyeludupan sumber daya perikanan yang bernilai jual tinggi tersebut.

“Dengan kesigapan seluruh tim pada akhirnya bisa dihentikan HSC tersebut dan berhasil diamankan di pantai Pulau Wisata Jaya Ressort, Kabupaten Bintan,” ujarnya.

Tim kemudian mengamankan HSC berukuran 12 x2,5 meter yang menggunakan mesin Yamana 4x300 PK tersebut memuat 53 boks berisi 266.600 ekor benih lobster.

Benih lobster tersebut, kata dia, terdiri atas 261 ribu ekor benih lobster pasir dan 5.600 benih lobster mutiara, keduanya memiliki nilai jual mencapai Rp26,9 miliar.

Menurut Zaky, para pelaku terus membuat modus baru untuk menyelundupkan benih lobster Indonesia ke luar negeri. Namun, tim Bea Cukai dan stakeholders lainnya terus mengantisipasi modus-modus baru para pelaku.

“Saat ini modus yang digunakan oleh para penyeludup telah beralih, yang mulainya sering melakukan kegiatan di malam hari. Saat ini melakukan kegiatan di siang hari,” katanya.

“Tentu, tim kami sudah mengantisipasi perubahan modus tersebut dengan selalu melakukan patroli rutin, dan tindakan pengawasan lainnya,” sambung dia.

Zaky menegaskan penyelundupan benih lobster dapat dijerat Pasal 102A Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara dan denda Rp5.000.000.000 (lima miliar rupiah) dan Pasal 88 jo Pasal 16 ayat 1 dan/atau Pasal 92 jo Pasal 26 ayat 1 Undang-Undang (UU) Republik Indonesia Nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 44 tahun 2009 tentang Perikanan dan/atau Pasal 87 jo Pasal 34 UU RI Nomor 21 tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 6 tahun dan denda Rp 3 miliar.

Demi keberlangsungan hidup benih lobster tersebut, petugas kemudian melepasliarkan benih tersebut ke perairan Kepri.

Upaya menggagalkan penyeludupan benih lobster di Perairan Kepulauan Riau hampir setiap bulan terjadi. Pada Selasa (3/9), Bea Cukap melepasliarkan 275 ribu benih lobster di perairan Kota Batam dekat Jembatan 6 Barelang.

Benih lobster tersebut merupakan hasil operasi gabungan Bea Cukai bersama tim coast guard di Perairan Pulau Topang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

Sepekan sebelumnya, akhir Agustus, Bea Cukai juga menggagalkan penyeludupan 177.300 ekor benih baby lobster senilai Rp17,7 miliar di Perairan Pulau Pengelap dan Pulau Abang.

 

Sumber : antaranews.com 

Sebelumnya juga, Kanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau bersama Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kanwil Batam juga berhasil menggagalkan penyeludupan 795 ribu benih lobster atau benur senilai Rp90 miliar.

KARIMUN - Ribuan warga Pulau Buru, Kabupaten Karimun, tampak antusias menyambut pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), nomor urut 2, H Muhammad Rudi (HMR)-Aunur Rafiq (Rudi-Rafiq), Minggu (13/10/2024).

Tokoh masyarakat Pulau Buru, Daeng Efendi mengatakan, figur Rudi-Rafiq adalah harapan, sekaligus energi baru untuk mewujudkan pembangunan Kepri yang lebih maju dan merata.

"Ribuan masyarakat datang dengan ikhlas. Ini merupakan bentuk kecintaan mereka kepada Pak Rudi dan Pak Rafiq," ujarnya dalam sambutan singkat.

Ia mengatakan, seluruh masyarakat Pulau Buru pun telah berkomitmen untuk mendukung penuh perjuangan Rudi - Rafiq sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri lima tahun ke depan.

Komitmen ini, lanjut Daeng, tak terlepas dari kepiawaian HMR maupun Aunur Rafiq dalam memimpin roda pemerintahan Kota Batam dan Karimun selama 10 tahun terakhir.

"Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala mewujudkan doa kita semua agar Pak Rudi dan Pak Rafiq bisa memimpin Kepri tercinta," tambahnya.

Sementara, Rudi- Rafiq yang hadir dalam kegiatan silaturahmi ini menyambut baik dukungan dari seluruh masyarakat Pulau Buru, Kabupaten Karimun.

Menurut HMR, dirinya dan Aunur Rafiq telah berkomitmen penuh untuk mewujudkan percepatan pembangunan Kepulauan Riau dengan merujuk kepada potensi masing-masing daerah.

Hal ini, lanjutnya, merupakan salah satu langkah agar pertumbuhan ekonomi bisa lebih merata dan memberikan dampak signifikan kepada masyarakat Kepri.

"Saya dan Pak Rafiq ingin roda ekonomi Kepri melaju lebih cepat. Apabila masyarakat menghendaki kami untuk memimpin, maka kami akan langsung bekerja apabila terpilih nanti," ujarnya. (ski

TANJUNGPINANG - Warga Minang Kota Tanjungpinang, siap memenangkan pasangan calon Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 2, H Muhammad Rudi (HMR)- Aunur Rafiq (Rudi-Rafiq) pada Pilgub Kepri 2024 mendatang.

Ketua Persatuan Perantau Minang Kepulauan Riau (PPMK), Arjon Efendi mengatakan, pihaknya telah satu suara untuk mendukung penuh perjuangan Rudi - Rafiq.

Dengan harapan, ekonomi Provinsi Kepulauan Riau bisa lebih maju dan pembangunan daerah pun lebih merata dari sebelumnya.

"Kami warga Minang siap memenangkan Pak Rudi dan Pak Rafiq. Coblos nomor 2 untuk Kepri lebih maju," ujar Arjon saat memimpin pernyataan sikap, Sabtu (12/10/2024).

Komitmen tersebut, lanjut Arjon, tentu memiliki alasan yang kuat. Apalagi jika melihat prestasi kepemimpinan Rudi - Rafiq selama 10 tahun terakhir.

"Pak Rudi dan Pak Rafiq menjadi harapan bagi masyarakat agar Kepri ini bisa lebih hebat," tambahnya.

Sementara itu, HMR mengapresiasi kekompakan seluruh perantau Minang Kota Tanjungpinang yang telah bersedia untuk mendukung dirinya dan Aunur Rafiq.

Wali Kota Batam/Kepala Badan Pengusahaan Batam ini berharap, masyarakat Minang bisa ikut berpartisipasi aktif dalam mewujudkan pembangunan daerah yang lebih merata, apabila dirinya dan Aunur Rafiq mendapat kesempatan memimpin roda Pemerintah Provinsi Kepri lima tahun ke depan.

"Dukungan dan energi dari masyarakat inilah yang saya dan Pak Rafiq butuhkan. Kepri ini akan maju apabila

TANJUNGPINANG - Kampanye dialogis Calon Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 2, H Muhammad Rudi atau HMR di Tanjungpinang, Sabtu (12/10/2024) benar-benar menyala.

HMR mengunjungi lima lokasi dan mendapatkan dukungan luar biasa dari paguyuban berbagai etnis dan suku serta dukungan para mubalig dan ustaz.

Di fasum Gang Datuk, Kelurahan Kamboja, Tanjungpinang, misalnya. Di sini HMR mendapatkan dukungan penuh dari warga dan tokoh-tokoh Tionghoa di kawasan Bakarbatu tersebut.

Warga menginginkan HMR dapat menularkan program strategis pembangunan Batam ke tiap daerah yang di Kepri, terutama ke Tanjungpinang, ibu kota Provinsi Kepri.

"Semoga kemajuan Batam bisa ditularkan ke kota tercinta kami, Tanjungpinang," kata perwakilan warga.

Usai dari kawasan Bakar Batu, Rudi menuju pertemuan selanjutnya di Gedung Muhammadyah Tanjungpinang.

Dalam dialog yang didominasi ibu-ibu tersebut, disampaikan berbagai aspirasi dan keinginan kepada HMR. Seperti, insentif bagi mubaligh, ulama dan marbot. Adanya Kantor MUI, dan kantor FKM dan Kantor DMI.

“Kami ingin Pak Rudi menyejahterakan para mubaligh, dan ulama di Tanjungpinang dan Kepri seluruhnya, sebagaimana yang sudah bapak lakukan di Batam. Harapan kami bapak bisa mewujudkan aspirasi dan keinginan kami ini. Semoga Pak Rudi terpilih,” ungkapnya.

Sambutan yang sangat heboh didapatkan HMR saat bertemu ribuan warga Jawa Timur di Bintancenter. Di sini, HMR disuguhi atraksi reog dan berbagai kesenian Jawa Timuran.

Ketua Panitia, Rudi Hartono menyampaikan, bahwa masyarakat Tanjungpinang berasal dari Jawa Timur siap mendukung Rudi-Rafiq karena dinilai telah berhasil membangun daerah dan siap memajukan Kepri dan Kota Tanjungpinang sebagai Ibu Kota Provinsi.

"Pilihlah calon yang baik dan yang sudah teruji, karena masyarakat Tanjungpinang yang berasal dari Jawa Timur menganggap Rudi-Rafiq adalah pasangan yang baik dan telah berhasil membangun daerah saat mereka memimpin," katanya.

Malamnya di Lapangan Pamedan, HMR didukung penuh oleh warga Minang
dalam acara Silaturahmi Akbar Orang Minang Bersama H Muhammad Rudi - H Aunur Rafiq (Rudi-Rafiq).

Dukungan penuh dari paguyuban-paguyuban di Tanjungpinang itu membuat H Muhammad Rudi terharu dan berjanji akan memegang teguh kepercayaan masyarakat Kepri tersebut. (ski)

TIBANBARU - Harapan dan desakan masyarakat Kota Batam agar H Muhammad Rudi (HMR) memajukan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kian tak terbendung.

Hal ini tampak dalam acara Silaturahmi dan Kampanye Dialogis, Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri, HMR dan H Aunur Rafiq (Rudi- Rafiq), di Tibanbaru, dan Tanjungriau, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Jumat (11/10/2024).

Dalam acara di Komplek Tiban Petra Mandiri, Tibanbaru, masyarakat terang-terangan mendukung dan mendoakan HMR, terpilih menjadi Gubernur Kepri priode 2025- 2030.

Seperti yang disampaikan, Amir Khasim, mewakili tokoh dan masyarakat Kelurahan Tibanbaru.

"Masyarakat ingin kehebatan Pak Rudi dalam membangun dan meningkatkan kesejahteraan Kota Batam, juga dapat dilakukan di daerah- daerah seluruh Kepri," jelasnya.

Selain pembangunan di Batam yang begitu luar biasanya, ia juga mengatakan perhatian kepada masyarakat juga terus bertambah. Misalnya, atas kebijakan pemberian insentif ketua RT/RW, guru, tokoh agama, dan banyak lagi yang beliau berikan insentif.

Bahkan, setiap tahun insentif yang diberikan terus mengalami kenaikan, hingga saat ini mencapai Rp1 juta.

"Ke depan kami ingin manfaat pembangunan dan kebijakan beliau yang selalu memperhatikan kesejahteraan masyarakat Kota Batam bisa lebih luas, sehingga bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat di Kepri," ujarnya.

Sayangnya karena ada kegiatan yang tak bisa diwakilkan, HMR tak dapat hadir dalam kesempatan ini, dan diwakili Sekretaris Tim Pemenangan Rudi- Rafiq, Kamaluddin.

Dalam orasinya, Ketua DPRD Kota Batam tersebut, menyampaikan salam dari HMR.

"Kami menyampaikan permohonan maaf dari calon gubernur kita Pak Rudi, kepada Bapak/ibu, masyarakat Tibanbaru. Mudah- mudahan ketidak hadiran beliau tidak mengurangi makna dari pertemuan malam ini," ungkapnya.

Kenapa masyarakat harus memilih Paslon Rudi- Rafiq? Menurutnya, kedua tokoh pemimpin tersebut sudah teruji saat memimpin Kota Batam dan Kabupaten Karimun.

"Kita sudah menikmati hasil pembangunan Pak Rudi di Kota Batam. Pembangunan jalan yang begitu luar biasa. Tidak hanya jalan- jalan utama saja, melalui program Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan (PSPK), beliau membangun jalan hingga ke gang- gang warga," terangnya.

Selain pembangunan jalan, juga terdapat beberapa pembangunan lainnya, seperti Kawasan Ekonomi Khusus Kesehatan di Sekupang, Pelabuhan Batuampar, pembangunan Terminal II dan revitalisasi Terminal I Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

"Selain kebermanfaatan yang sudah beliau lakukan untuk masyarakat dan Kota Batam. Alasan lainnya adalah harus memilih calon yang memiliki potensi menang yang besar," ujarnya.

Menurutnya, hasil survei terkahir paslon Rudi- Rafiq tetap unggul dibandingkan dengan yang lain. Ia menilai, masyarakat di Kepri sudah cerdas memilih mana pemimpin yang bekerja serta ingin ada perubahan kemajuan untuk Provinsi Kepri.

"Terpilihnya beliau menjadi Wali Kota Batam 2 periode, merupakan bukti masyarakat Batam percaya HMR memajukan daerah. Doa dan dukungan masyarakat kepada beliau, akan melahirkan perubahan untuk Kepri yang maju merata," tutupnya. (sur)

TANJUNGRIAU - Jasa H Muhammad Rudi (HMR) memajukan Kota Batam, saat menjabat Wali Kota Batam dan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, sangat dihargai seluruh masyarakat.

Hal ini tampak dalam acara Silaturahmi dan Kampanye Dialogis, Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri, HMR dan H Aunur Rafiq (Rudi- Rafiq), di Tibanbaru, dan Tanjungriau, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Jumat (11/10/2024).

Dalam acara di Tanjungriau, Mansar tokoh masyarakat tempatan, menyampaikan tiga hal terkait jasa HMR yang akan terus dikenang masyarakat.

Pertama, ia menyampaikan terima kasih karena memperjuangkan legalitas kampungtua. Khususnya di Tanjungriau.

Selanjutnya, Program Batam Anti-kumuh telah mengubah Tanjungriau menjadi daerah yang banyak dikunjungi orang, baik itu warga Batam, maupun dari luar Batam.

"Beliau sudah menata dan membangun Tanjungriau menjadi daerah yang maju. Kini Tanjungriau mulai hari Senin hingga Minggu selalu ramai orang datang. Sehingga warga yang jualan juga laku semua," ujarnya.

Selain itu, ia berterima kasih kepada HMR yang telah melaksanakan Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) Tingkat Kota Batam di Tanjungriau, beberapa tahun lalu. Ia menilai, kini nama Tanjungriau sudah dikenal oleh seluruh masyarakat Kota Batam.

Sayangnya karena ada kegiatan yang tak bisa diwakilkan, HMR tak dapat hadir dalam kesempatan ini, dan diwakili Sekretaris Tim Pemenangan Rudi- Rafiq, Kamaluddin.

Dalam orasinya, Ketua DPRD Kota Batam tersebut, menyampaikan salam dari HMR.

"Kami menyampaikan permohonan maaf dari calon gubernur kita HMR, kepada Bapak/ibu, masyarakat Tibanbaru. Mudah- mudahan ketidak hadira beliau tidak mengurangi makna dari pertemuan malam ini," ungkapnya.

Kenapa masyarakat harus memilih Paslon Rudi- Rafiq? Menurutnya, kedua tokoh pemimpin teraebut sudah teruji saat memimpin Kota Batam dan Kabupaten Karimun.

"Kita sudah menikmati hasil pembangunan Pak Rudi di Kota Batam. Pembangunan jalan yang begitu luar biasa. Tidak hanya jalan- jalan utama saja, melalui program Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan (PSPK), beliau membangun jalan hingga ke gang- gang warga," terangnya.

Selain pembangunan jalan, juga terdapat beberapa pembangunan lainnya, seperti Kawasan Ekonomi Khusus Kesehatan di Sekupang, Pelabuhan Batuampar, pembangunan Terminal II dan revitalisasi Terminal I Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

"Selain kebermanfaatan yang sudah beliau lakukan untuk masyarakat dan Kota Batam. Alasan lainnya adalah harus memilih calon yang memiliki potensi menang yang besar," ujarnya.

Menurutnya, hasil survei terkahir paslon Rudi- Rafiq tetap unggul dibandingkan dengan yang lain. Ia menilai, masyarakat di Kepri sudah cerdas memilih mana pemimpin yang bekerja serta ingin ada perubahan kemajuan untuk Provinsi Kepri.

"Terpilihnya beliau menjadi Wali Kota Batam 2 periode, merupakan bukti masyarakat Batam percaya HMR memajukan daerah. Doa dan dukungan masyarakat kepada beliau, akan melahirkan perubahan untuk Kepri yang maju merata," tutupnya. (sur)

Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), melalui Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol, Ariastuty Sirait menerima kunjungan dari PT. Toyota - Astra Motor pada Jum'at (11/10/2024) di Marketing Centre.

Rombongan dari PT. Toyota - Astra Motor yang dipimpin oleh Southern Sumatera Head Coordinator, Leonard Johanes hadir ke BP Batam dalam rangka update outlook perekonomian dan infrastruktur Batam tahun 2024 - 2025.

Berdasarkan informasi dari Leonard Johanes, di tengah penurunan pasar penjualan Toyota di Indonesia tahun 2024 sebesar 10%, Kepulauan Riau (Kepri) masih menyumbang peningkatan penjualan sebesar 3,3% dan 90% penjualan Toyota di Kepri merupakan kontribusi dari Batam.

"Kami melihat Batam sebagai salah satu penyumbang terbesar peningkatan sales kendaraan Toyota di Indonesia, oleh karena itu kami datang ke BP Batam untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang kondisi perekonomian dan infrastruktur disini,” ujar Leonard.

“Terima kasih atas penerimaan yang baik dari Ibu Ariastuty dan tim, semoga data yang kami terima lewat pertemuan ini dapat mendukung langkah strategis bisnis kami kedepannya," pungkas Leonard.

Merespon hal tersebut, Ariastuty berharap paparan dari pihaknya dapat menjadi salah satu referensi pengembangan bisnis PT. Toyota - Astra Motor agar mampu meningkatkan penjualannya untuk memberikan kontribusi peningkatan perekonomian khususnya di Batam secara berkelanjutan.

"Berdasarkan pertemuan hari ini, melalui paparan kami mudah-mudahan Bapak/Ibu dari PT. Toyota - Astra Motor mendapatkan data yang dibutuhkan untuk pengembangan bisnisnya,” kata Ariastuty.

“Jika penjualan PT. Toyota - Astra Motor khususnya di Batam dapat terus meningkat, harapannya peningkatan ini juga dapat memberikan kontribusi yang maksimal terhadap perekonomian di Batam terlebih dari sektor otomotif," pungkas Tuty sapaan akrabnya.

Turut hadir dalam pertemuan ini, Kepala Bagian Promosi, Sofyan; dan beberapa Pejabat Tingkat IV di lingkungan BP Batam. (MI)

Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melaporkan progres terkini pekerjaan konstruksi Bundaran Punggur.

Kepala Sub. Dit. Pembangunan Jalan dan Jembatan BP Batam, M. Gazali Djajasasmita mengatakan saat ini pekerjaan konstruksi secara umum telah mencapai 75,99 persen.

Ia mengatakan, dari pekerjaan ini akan terbangun dua ruas jalan, dimana Ruas 1 merupakan jalan dari kawasan Perumahan Cendana menuju Bandara Hang Nadim dengan panjang 1.468 meter. Kemudian Ruas 2 merupakan jalan dari bundaran ke arah Punggur dengan panjang 200 meter.

Masing-masing ruas jalan akan memiliki 5 lajur di sisi kiri dan 5 lajur di sisi kanan.

“Selain dua ruas jalan tersebut, pekerjaan ini akan membangun Bundaran Punggur dengan diameter 100 meter,” ujar Gazali.

Pekerjaan konstruksi Bundaran Punggur ini menggandeng PT. Maju Bersama Jaya sebagai Kontraktor Pelaksana dan PT. Bumi Madani sebagai Konsultan Pengawas.

Selain itu , pekerjaan ini adalah proyek Multi Years Contract (MYC) yang sudah dimulai dari bulan Oktober 2023 dan rencananya akan rampung pada Desember 2024 mendatang.

Tentunya kabar ini menjadi angin segar bagi masyarakat Kota Batam, mengingat ruas jalan pada area Bundaran Punggur merupakan salah satu jalan protokol yang memiliki tingkat mobilitas yang tinggi.

Tidak hanya dilewati oleh masyarakat yang bermukim di sekitar area bundaran, namun ruas jalan yang saat ini sedang dikembangkan adalah rute andalan bagi para pekerja di Kawasan Industri Kabil dan masyarakat yang ingin bepergian melalui jalur laut maupun udara.

“Kami berusaha semaksimal mungkin agar pekerjaan ini selesai sesuai target, agar mobilitas di sekitar bundaran dapat kembali lancar,” pungkas Gazali.

Badan Pengusahaan (BP) Batam menyerahkan rumah hunian baru kepada 1 Kepala Keluarga terdampak PSN Rempang Eco City di Tanjung Banun, Kamis (10/10/2024) siang.

Serah terima itu menambah total warga Rempang yang pindah ke rumah baru sebanyak 8 KK dari 210 KK yang telah berada di hunian sementara.

"Terima kasih banyak kepada pemerintah khususnya BP Batam yang telah sungguh-sungguh melayani kami," ujar Wulan Ratnasati, warga Rempang.

Sementara, Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait, kembali menyatakan komitmen pihaknya dalam menyelesaikan investasi Rempang Eco City. Ia katakan Rempang akan menjadi daerah maju dalam beberapa tahun kedepan bila investasi terwujud.

"Pembangunan Rempang Eco City akan memberikan banyak manfaat ekonomi, oleh karenanya dukungan dari seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan," ucap Ariastuty.

Batam, Kepri, 10/10 (ANTARA) - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat pada hari kedua pelaksanaan Trade Expo Indonesia (TEI) di ICE BSD Tangerang, Banten, Kamis, pelaku usaha Indonesia melakukan penandatangan kontrak kerja sama dengan pembeli atau buyer dari 13 negara senilai 863 juta dolar AS.

"Hari ini, kita menyaksikan momen penting penandatanganan 38 kontrak kerja sama bisnis antara pelaku usaha Indonesia dan mitra dari 13 negara dengan nilai total mencapai 863 juta dolar AS," ujar Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Perdagangan Internasional Bara Hasibuan melalui keterangan yang diterima di Batam, Kepulauan Riau, Kamis.

Pembeli asing yang menandatangani kontrak kerja sama berasal dari Italia, Persatuan Emirat Arab, Kanada, Mesir, Arab Saudi, Kamerun, Amerika Serikat, Prancis, Inggris, Australia, Nigeria, Chili dan Malaysia.

Sementara itu, pembeli dengan kontrak terbesar berasal dari Mesir untuk produk biji kopi, bubuk kakao, dan minyak kelapa sawit.

Bara mengapresiasi perwakilan perdagangan RI dan para pelaku usaha Indonesia yang telah menunjukkan dedikasi, semangat dan inovasi dalam membangun hubungan bisnis dengan mitra internasional.

Bara juga menekankan penandatanganan kontrak kerja sama ini hanyalah permulaan. Menurutnya, keberhasilan sesungguhnya tercermin dari tindak lanjut dan realisasi komitmen yang telah disepakati.

“Saya mengajak semua pihak untuk terus menjaga komunikasi yang baik dan efektif untuk merealisasikan dan mengoptimalkan manfaat dari kerja sama yang diinisiasi. Mari terus berinovasi, memperluas jaringan, dan bersama-sama mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan," kata Bara.

Batam, 10/10 (ANTARA) - Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut (PKRL) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Victor Gustaaf Manoppo mengatakan bahwa aktivitas pengerukan dan hasil kerukan (dumpling) pasir laut yang dilakukan dua kapal berbendera asing di perairan Kepulauan Riau tanpa dilengkapi dokumen, telah merugikan negara lebih dari Rp223 miliar.

“Jadi kerugian total yang negara kita alami setahun ini kita rugi Rp223 miliar, kalau ada 10 kapal bisa dikalikan lagi,” kata Victor di Batam, Kepri, Kamis.

KKP melalui Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) menghentikan dan memeriksa dua kapal berbendera Malaysia yang kedapatan sedang melakukan aktivitas pengerukan dan hasil kerukan pasir laut di perairan Kepri pada 9 Oktober, ketika berpapasan dengan kapal Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono hendak kunjungan kerja ke Pulau Nipa.

Atas perintah Menteri KKP, penyidik PSDKP langsung melakukan penghentian dan pemeriksaan terhadap dua kapal yang dinahkodai oleh dua warga negara Indonesia (WNI), dengan anak buah kapal (ABK) dari China sebanyak 13 orang dan Malaysia 1 orang.

Kapal MV YC 6 berukuran 8.012 gross tonnage (GT) dan MV ZS 9 berukuran 8.559 GT merupakan kapal jenis keruk yang berfungsi untuk mengambil pasir yang ada di dalam laut, atau disebut kapal dredgers jenis TSHD.

Kedua kapal tersebut setelah ketahuan terindikasi melakukan pengerukan di wilayah perairan Indonesia tetapi tidak dilengkapi dokumen resmi. Hanya ada dokumen pribadi nakoda kapal.
 

Menurut Victor, kapal tersebut terindikasi sudah beberapa kali masuk ke wilayah Indonesia, tapi berapa kali melakukan pengerukan pasir laut masih didalami, termasuk banyaknya jumlah pasir yang sudah dikerah yang dibawa ke Singapura.

Pada salah satu kapal yang diperiksa, memuat 10 ribu meter kubik pasir laut hasil kerukan.

Dari pemeriksaan awal, menurut keterangan nahkoda, mereka mengambil pasir 10 ribu ton hanya dalam waktu 9 jam.

“Menurut pengakuan mereka 10 kali dalam sebulan, kita bisa menghitung per bulan ada 100 ribu ton yang mereka ambil bawa keluar. 1 tahun berarti 1,2 juta ton,” ujarnya.

Dia menyebut sesuai ketentuan Pasal 18 angka 12 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi undang-undang menyatakan bahwa setiap orang yang melakukan pemanfaatan ruang dari perairan pesisir wajib memiliki KKPRL dari pemerintah pusat.

“Ini baru kerugian sumber daya kelautan yang diambil material. Kalau kita gabungkan, kalau ikut aturan PP Nomor 26, kapal ini harus bayar KKPRL, harus bayar bea keluar, harus membayar persetujuan ekspor, harus bayar IUP penjualan, harus membayar Amdal, artinya potensi penerimaan negara yang hilang lebih dari Rp223 miliar,” kata Victor.

Saat ini kedua kapal berbendera asing tersebut masih dalam pemeriksaan. KKP membentuk tim penyidik yang akan mendalami sudah berapa lama aktivitas pengerukan pasir laut itu dilakukan oleh kapal tersebut.

Direktur Jenderal PSDKP KKP Pung Nugroho Saksono mengatakan perlu sanksi tegas agar ada efek jera supaya kejadian serupa tidak kembali terulang.

Selain itu, patroli di wilayah perbatasan oleh KKP dan stakeholders terkait lainnya juga dimaksimalkan untuk bisa mengawasi wilayah perairan dari pencurian.

“Patroli pasti diperketat, kami tidak berdiri sendiri, ada angkatan laut, bea cukai, Polri, semua saling bahu membahu kerja sama, masyarakat nelayan jangan dikira diam, mereka memvideokan dan mengirimkan kepada kami, namanya Pokwasmas,” kata Ipung.

Page 71 of 121

Instagram

Tentang Kami