Hadiri Undangan Ultah ke- 28 FKAG, Rudi Ajak Jemaat Kristiani Kompak Bangun Tanjungpinang dan Kepri
TANJUNGPINANG-
Calon Gubernur Kepulauan Riau nomor urut 2, H. Muhammad Rudi (HMR), menghadiri acara Hari Ulang Tahun (HUT) Forum Komunikasi Antar Gereja (FKAG) di Bintan Plaza Hotel, Tanjungpinang, Selasa (22/10/2024) malam.
Kehadiran HMR yang berpasangan dengan Calon Wakil Gubernur Kepri, H. Aunur Rafiq itu disambut hangat oleh para Pengurus FKAG Tanjungpinang dan juga sekitar 500 jemaat Kristiani lainnya.
"Kami menyambut hangat kehadiran Calon Gubernur Kepri H. Muhammad Rudi di HUT ke- 28 FKAG Tanjungpinang. Kami jemaat kristiani sangat bangga dengan memiliki calon pemimpin Kepri yang sudah berpengalaman membangun Kota Batam. Kami doakan Pak Rudi bersama Bapak Aunur Rafiq menjadi pemimpin Kepri ke depan," ujar Anggota DPRD Tanjungpinang, Johan Siringoringo, mewakili jemaat.
Sementara, HMR dalam sambutannya mengajak seluruh jemaat Kristiani Tanjungpinang, untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan dalam membangun Tanjungpinang dan Kepri.
"Jemaat kristiani Tanjungpinang yang dikasihi Tuhan, kekompakan dan sinergi dari semua pihak sangat diperlukan dalam pembangunan Tanjungpinang dan Kepri," ujar HMR.
HMR juga menyampaikan, selain hal tersebut, calon pemimpin Kepri juga harus mampu membuat perubahan dan kemajuan negeri untuk kesejahteraan seluruh rakyat Kepri.
"Oleh karena itu, jika diamanahi oleh seluruh masyarakat Kepri untuk menjadi pemimpin Kepri, saya H. Muhammad Rudi, bersama H. Aunur Rafiq akan bekerja langsung membenahi Kepri," ujar Rudi yang disambut gegap gempita tepuk tangan jemaat yang hadir.
Khusus untuk Kota Tanjungpinang, menurut Rudi, akan menjadi prioritas dalam pembangunan ke depan. Hal tersebut dilakukan mengingat Tanjungpinang adalah Ibu Kota Provinsi Kepri.
"Jika nanti saya diamanahi menjadi Gubernur Kepri, saya akan benahi dan percantik Kota Tanjungpinang agar lebih layak jadi Ibu Kota Kepri. Saya pastikan dalam waktu dua tahun, Tanjungpinang sudah bedelau. Saya akan membangun kabupaten/kota di Kepri dengan merata, namun Tanjungpinang adalah prioritas kita," kata HMR.
Selain HMR, dalam acara tersebut berapa tokoh penting lainnya juga tampak hadir, di antaranya, Anggota DPRD Kepri, Onward Siahaan, Calon Wakil Wali Kota Tanjungpinang nomor urut 2 Raja Ariza, Anggota DPRD Kota Tanjungpinang dari Fraksi PDI Perjuangan, Johan Siringoringo, Anggota DPRD Kota Tanjungpinang dari Fraksi Nasdem, Hendra Jaya.
TANJUNGPINANG - Mayoritas masyarakat ibu kota Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Tanjungpinang, ingin perubahan. Semua ingin kotanya dibenahi dan bersolek indah.
Semua harapan ini mereka luahkan saat calon Gubernur Kepri nomor urut 2, H Muhammad Rudi (HMR), tiba dalam kampanye dialogis di Bukitcermin, Kota Tanjungpinang, bertempat di di Pujasera Asun, Selasa (22/10/2024) sore.
Yel yel serta teriakan perubahan, Tanjungpinang bersolek, menggema, dihiasi warna warni permintaan pembangunan Kepri yang merata.
Ramainya masyarakat yang hadir, makin yakin memilih HMR yang berpasangan dengan calon Wakil Gubernur Kepri H Aunur Rafiq ini, usai mendengarkan paparan Wali Kota Batam/Kepala Badan Pengusahaan Batam tersebut.
"Saya melihat program pak Rudi ini sangat jelas. Saya dan warga ingin Tanjungpinang berkembang jangan gini gini saja kata," kata Sarah (33).
Ia mengaku melihat jiwa pemimpin yang baik dalam sosok Rudi-Rafiq. "Keduanya bisa di percaya dan sudah terbukti keberhasilan beliau," jelasnya.
Sementara itu, di hadapan masyarakat yang hadir HMR mengapresiasi semangat masyarakat yang menginginkan Rudi-Rafiq jadi Gubernur Kepri.
“Ke mana mana saya berkeliling, di Tanjungpinang dan Bintan, saya selalu dengar bahwa masyarakat di seluruh daerah se-Kepri, butuh perubahan. Inilah saatnya kita bangkit menyongsong perubahan," ujarnya.
Menurutnya tugas dari kepala daerah untuk memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. Untuk itu, jika Tanjungpinang sudah bersolek, maka ekonomi akan tumbuh sehingga melahirkan kesejahteraan.
Selanjutnya HMR mengingatkan kepada masyarakat dan pendukungnya untuk bersatu memajukan Provinsi Kepri, tanpa menjelek-jelekan dan menghina siapapun.
"Kita harus tetap semangat berjuang. Namun tetap santun," tutupnya. (ski)
TANJUNGUMA - Membludaknya masyarakat yang hadir di setiap kampanye pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H Muhammad Rudi (HMR) dan H Aunur Rafiq (Rudi- Rafiq), menjadi tanda bahwa mayoritas rakyat Ingin perubahan kepemimpinan.
Hal ini disampaikan Sekretaris Tim Pemenangan Rudi- Rafiq, H Muhammad Kamaluddin, menanggapi membludaknya warga yang menghadiri silaturahmi dan kampanye dialogis Rudi-Rafiq di Lapangan Bola Tanjunguma, Lubukbaja, Batam, Senin (20/10/2024).
"Ramainya warga yang hadir pada malam hari ini, sudah menjadi tanda bahwa H Muhammad Rudi, akan menjadi Gubernur Kepri mendatang," ujarnya.
Menurutnya, semangat masyarakat yang menginginkan HMR menjadi Gubernur Kepri tak hanya di Kelurahan Tanjunguma dan Kota Batam pada umumnya. Tetapi juga masyarakat di seluruh Kabupaten/ Kota se- Kepri.
"Itu yang kita tangkap dari masyarakat di seluruh daerah se-Kepri, saat mendampingi H Muhammad Rudi, bersilaturahmi dan berkampanye di tujuh Kabupaten/ Kota. Tak heran jika hasil survey Paslon Rudi- Rafiq, tetap unggul dibandingkan Paslon lain," katanya.
Ia berharap, kepada para relawan, pendukung, dan tim pemenangan untuk tetap semangat berjuang door to door, menyampaikan visi- misi dan program HMR kepada masyarakat.
"Mari kita bersama- sama menyampaikan pesan dari H Muhammad Rudi ini kepada masyarakat. Kita mulai dari keluarga dan orang terdekat kita. Waktu kampanye yang tak lama harus kita gunakan secara optimal," katanya.
"kami memohon kepada orang tua kami, bapak/ibu semuanya untuk mendoakan H Muhammad Rudi, diberi kesehatan, umur panjang, kemudahan, dan kemenangan untuk bisa membangun dan memajukan kepri," sambungnya.
???????????? ???????????????????? ???????????????????????????????????????????????????? ????????????????????????
Selanjutnya, dalam orasinya HMR menegaskan bahwa tugas dari kepala daerah untuk memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. Menurutnya, melalui pembangunan ekonomi suatu daerah akan tumbuh sehingga melahirkan kesejahteraan.
"Kalau seluruh fasilitas dan infrastruktur sudah dibangun, maka ekonomi akan tumbuh. Kalau ekonomi sudah tumbuh, maka akan melahirkan kesejahteraan bagi masyarakat," ujarnya.
Berbicara pembangunan tidak akan pernah selesai dan berhenti, sebab menurut HMR, pembangunan akan terus mengikuti perkembangan zaman itu sendiri.
"Kalau Kota Batam tak perlu diceritakan bapak/ibu sudah tahu. Kalau saya jadi Gubernur saya akan melakukan pembangunan merata di seluruh Kepri. Namun Kota Tanjungpinang harus diproritaskan agar layak menjadi Ibu Kota Provinsi," ungkapnya.
Selain itu, HMR kembali berpesan kepada masyarakat dan pendukungnya untuk bersatu memajukan Provinsi Kepri, tanpa menjelek-jelekan dan menghina siapapun. (sur)
Batam, 19/10 (ANTARA) - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kepulauan Riau memiliki Program Sampul Kepri dalam rangka memudahkan masyarakat kepulauan yang ada di wilayah tersebut untuk membayar pajak kendaraan bermotor tanpa perlu mendatangi kantor-kantor Samsat yang berada di Kota Batam.
Dirlantas Polda Kepri Kombes Pol. Tri Yulianto saat dikonfirmasi ANTARA di Batam, Sabtu, mengatakan Sampul Kepri merupakan akronim dari Samsat Pulau Kepri.
“Hari ini kegiatan Sampul Kepri dilaksanakan di Pulau Belakangpadang,” kata Tri.
Perwira menengah Polri itu menjelaskan Program Sampul Kepri sudah ada sejak 2023, setiap dua kali dalam sepekan mendatangi masyarakat pulau untuk jemput bola melayani masyarakat yang ingin membayar pajak kendaraan.
Masyarakat yang tinggal di kepulauan tidak perlu jauh-jauh mendatangi kantor Samsat yang ada di Batam, maupun ibu kota kabupaten/kota. Petugas Samsat gabungan dari Polda Kepri, Bapenda Kepri dan perbankan akan datang langsung atau jemput bola melayani masyarakat yang akan membayar panjak kendaraan.
“Kepri ini terdapat banyak pulau yang jarak tempuh menuju lokasi Samsat itu tidaklah dekat. Sampul Kepri ini dirancang untuk memudahkan masyarakat melaksanakan kewajibannya,” katanya.
Menurut Tri, selain memudahkan, Sampul Kepri ini juga bertujuan meningkatkan kepatuhan masyarakat selaku wajib pajak membayarkan kewajibannya dalam membayar pajak.
Di mana pajak kendaraan yang dibayarkan oleh masyarakat masuk ke kas daerah yang menjadi pendapat daerah untuk menjalankan program pembangunan khususnya jalan.
Pada pelaksanaan Sampul Kepri di Pulau Belakangpadang, tercatat melayani pembayaran pajak untuk dua unit kendaraan roda empat, dan tujuh unit kendaraan roda dua.
Dalam kesempatan itu, petugas Regident Polda Kepri mengimbau masyarakat Belakangpadang untuk tertib administrasi dengan melakukan pembayaran pajak tepat waktu.
Sumber : antaranews.com
Tanjungpinang, 22/10 (ANTARA) - Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Yan Patmos dan jajaran memanen sayur pakcoy atau dikenal sawi sendok hasil budidaya oleh warga binaan pemasyarakatan rutan setempat.
Yan Patmos mengatakan sayur pakcoy dibudidayakan melalui program pembinaan warga binaan pemasyarakatan Rutan Kelas I Tanjungpinang, yang menggunakan metode hidroponik dengan masa tanam selama 45 hari.
"Panen kali ini menjadi bukti keberhasilan jajaran rutan dalam menjalankan program pembinaan kepada warga binaan," kata Yan Patmos usai panen sayur pakcoy di area brandgang Rutan Kelas I Tanjungpinang, Senin.
Ia mengklaim sekitar 30 kilogram hasil panen pakcoy berkualitas baik, mulai dari daun tumbuh subur dan berwarna hijau segar, pangkal daun tampak sehat, serta ketinggian tanaman seragam dan merata.
Adapun hasil panen sayur pakcoy akan didistribusikan untuk konsumsi warga binaan serta petugas Rutan Tanjungpinang.
Program penanaman sayur hidroponik ini merupakan bagian dari upaya pembinaan kemandirian bagi warga binaan pemasyarakatan, khususnya Rutan Kelas I Tanjungpinang.
"Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka dalam bidang pertanian, sehingga dapat menjadi bekal saat mereka kembali ke masyarakat," ungkap Kepala Rutan Kelas I Tanjungpinang.
Melalui program ini, lanjutnya, diharapkan warga binaan dapat memperoleh pengalaman serta keterampilan yang bermanfaat, sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pangan di lingkungan Rutan Tanjungpinang.
Pihaknya akan terus mendorong agar hasil panen pakcoy ke depan semakin meningkat, sehingga diharapkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan di lingkungan rutan, namun bisa pula dijual ke pasar sembako.
Sumber : antaranews.com
Meluas, Tokoh Masyarakat Indonesia Timur dari 10 Provinsi Deklarasi Dukung Rudi-Rafiq
BENGKONG - Tokoh masyarakat Indonesia Timur, dari 10 Provinsi mendeklarasikan dukungan terhadap pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), nomor urut 2, H Muhammad Rudi (HMR) dan H Aunur Rafiq (Rudi- Rafiq).
Deklarasi dilaksanakan di sela acara silaturahmi bersama calon Gubernur Kepri HMR, di Golden Prawn, Bengkonglaut, Bengkong, Batam, Senin (21/10/2024) malam.
Perwakilan dari 10 Provinsi yang mendeklarasikan diri yakni Bali, Nusa Tenggara Barat dan Timur, Sulawesi Selatan, Tenggara, Tengah, dan Utara. Selanjutnya Provinsi Gorontalo, Maluku, dan Malut.
Mewakili tokoh masyarakat dari 10 Provinsi tersebut, Efedius Helima, dengan tegas mengatakan, bahwa kehadirannya tak hanya menyatakan diri untuk memberi dukungan, tetapi juga siap menjadi tim sukses untuk memenangkan Rudi- Rafiq pada Pilkada mendatang.
"Mengapa harus Bapak Rudi yang kami dukung? Karena kita warga Batam, yang sama- sama sudah menikmati pembangunan dan kemajuan Kota Batam. Keberhasilan ini tak lain adalah peran Pak Rudi," ujarnya.
Ia juga mengatakan, bahwa hampir seluruh paguyuban dan organisasj daerah yang ada di Kepri, juga sudah memberi dukungan terhadap paslon Rudi- Rafiq.
"Sudah 80 persen mendukung Rudi- Rafiq. Dukungan ini tentu memiliki harapan dan keinginan, Pak Rudi dapat meneruskan pembangunan di seluruh kabupaten/kota se- Kepri, khususnya Ibu Kota Tanjunpinang," ujarnya.
Sedangkan dalam sambutannya, HMR menanggapi, bahwa harapan masyarakat, khususnya masyarakat Indonesia Timur yang menginginkan perubahan dan kemajuan untuk Kepri akan diwujudkan jika terpilih sebagai Gubernur Kepri nantinya.
"Harapan masyarakat yang menginginkan perubahan dan kemajuan, khususnya di Ibu Kota Tanjungpiang akan saya wujudkan. Yang penting ada kekompakan dan dukungan masyarakat semua akan berjalan baik," ujarnya.
HMR secara tegas juga mengatakan, bahwa jika terpilih nanti tidak akan menunggu tiga bulan untuk bekerja, melainkan setelah pelantikan saja akan langsung bekerja untuk Kepri.
"Saya tak akan menunggu waktu jika terpilih menjadi Gubernur. Habis dilantik langsung bekerja agar Kepri, khususnya Ibu Kota Tanjungpinang segera ada perubahan yang baik," ungkapnya. (sur)
BATAM - Rencana Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri nomor urut 2, HM Rudi - H Aunur Rafiq untuk menaikkan level ibukota Provinsi Kepri, yakni Kota Tanjungpinang, masih disalahtafsirkan sebagian kalangan.
Juru bicara Tim Pemenangan Rudi-Rafiq Candra Ibrahim menjelaskan, Kota Tanjungpinang akan menjadi prioritas setelah nanti Rudi-Rafiq berkantor di Dompak.
Bahkan, dalam beberapa kali penjelasannya, menurut Candra, Calon Gubernur HM Rudi menegaskan, dalam dua tahun sudah akan terlihat perubahan di Kota Tanjungpinang.
"Pak Rudi menyebutkan, Beliau dan Pak Rafiq tidak mengenal istilah kerja 100 hari, tapi akan langsung tancap gas begitu dilantik," jelas Candra.
Akan tetapi, hal itu akan mulai dikerjakan secara penuh pada APBD 2026, sebab APBD 2005 sudah disahkan oleh pemerintahan saat ini.
Namun, postur APBD Kepri akan dilakukan evaluasi oleh Rudi-Rafiq, karena jadwal pelantikan masih di awal tahun 2025. Maka, 2027 hasilnya sudah akan terlihat. Pemprov Kepri akan berkolaborasi dengan Pemko Tanjungpinang.
Salah satu yang akan menjadi prioritas Rudi-Rafiq di ibukota provinsi di awal pemerintahan mereka kelak, menurut juru bicara tersebut, adalah akses masuk ke Kota Tanjungpinang. Khususnya akses pelabuhan yang akan dibenahi dan dibuat lebih aman dan nyaman.
Begitu pula transportasinya, yakni kapal feri, akan diminta kepada pemilik kapal dan operator untuk membuatnya lebih nyaman. Sebab, pelabuhan adalah wajah depan sebuah kota di kepulauan.
"Jika moda transportasinya sudah nyaman, bersih, AC dingin, serta penumpang tidak dicampur dengan barang yang beraroma menyengat, maka orang akan makin banyak datang ke Tanjungpinang. Wisatawan dari Batam pun akan sering ke Tanjungpinang untuk mencari tempat-tempat wisata baru," kata Candra.
Berikutnya adalah jalan dari pelabuhan ke kota, juga akan dibenahi dan dirapikan agar warga ibukota dan pendatang semakin nyaman menggunakannya.
"Tentu saja tidak akan sama persis dengan jalan-jalan di Batam yang sudah dilebarkan Pak Rudi menjadi 5 lajur di setiap jalurnya. Sesuai kebutuhan saja. Penduduk Tanjungpinang yang hanya 204 ribu tak memerlukan jalan sampai lima lajur seperti Batam," tutup Candra, mengutip HM Rudi. *
TANJUNGUMA - Momen saat masyarakat Kelurahan Tanjunguma memberi kejutan di ulang tahun (ultah) calon Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H Muhammad Rudi (HMR) ke-61, yang jatuh pada Minggu, 20 Oktober 2024.
Kejutan tersebut berlangsung di sela acara Silaturahmi dan Kampanye Dialogis Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri, nomor urut 2, HMR dan H Aunur Rafiq (Rudi- Rafiq), di lapangan bola Tanjunguma, Lubukbaja, Kota Batam, Minggu (20/10/2024) malam.
Masyarakat sengaja menyiapkan tumpeng hingga kue ulang tahun untuk memberi kejutan kepada calon gubernur pilihannya yang tak lain Wali Kota Batam dan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam.
Dengan diiringi musik ulang tahun, masyarakat dengan kompak mengucapkan selamat ulang tahun sembari mengacungka dua jari untuk HMR.
"Selamat ulang tahun Pak Rudi, semoga panjang umur, diberikan kesehatan, keselamatan, kemudahaan dalam langka dan kemenangan di Pilkada Kepri, sehingga dapat berjuang membangun dan memajukan Kepri," doa Eda, warga yang hadir.
Sedangkan dalam kesempatan tersebut, Rudi mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Kelurahan Tanjunguma atas pemberian tumpeng dan kue ulang tahun.
"Bapak/ibu, saya berterima kasih atas kejutan dan pemberian tumpeng serta kue ulang tahunnya," ujar Rudi. (sur)
Aktivis Batam Minta Bawaslu dan Pemko Batam Tegas *Tolak Fasilitas Pemerintah Jadi Lokasi Kampanye
BATAM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepri, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kepri, dan Pemko Batam diminta tegas menolak kawasan Engku Putri Batam Centre dan fasilitas pemerintah non komersial lainnya sebagai lokasi kampanye. Pasalnya, mulai beredar video penyempaian sebuah organisasi masyarakat yang hendak menggunakan Dataran Engku Putri Batam sebagai tempat menampilkan calon kepala daerah, di sela-sela kegiatan pameran budaya.
Hal itu disampaikan Aktivis LSM Gebrak, yang juga Sekretaris Hanura Provinsi Kepri, Uba Ingan Sigalingging, Sabtu (19/10/2024) di Batam. Uba menyebut larangan itu sudah sesuai dengan UU Pilkada dan PKPU Nomor 13 tahun 2024, tentang Kampanye Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota.
Ketegasan itu juga penting, untuk menjaga keadilan penyelenggara Pilkada dan Pemerintah. "Fasilitas Pemerintah harus steril dari kegiatan politik praktis. Itu berlaku untuk semua. Jadi jangan berlaku tidak adil," tegas Uba.
Saat ini, beredar video sebuah ormas yang akan menggelar kegiatan di Dataran Engku Putri. Mereka bahkan sudah mengajukan izin pemanfaatan fasilitas Pemerintah ke Pjs Wali Kota Batam, Andi Agung.
Ormas yang menjadi relawan salah satu pasangan Cagub-Cawagub Kepri itu, akan menggelar kegiatan politik, yang dibungkus kegiatan budaya dan UMKM. Namun di sela-sela kegiatan itu, akan ada agenda penampilan artis dan salah satu Calon Gubernur Kepri.
"Apa yang menjadi aturan dalam UU dan PKPU, harus dijalankan. Bawaslu dan KPU, harus menjalankan aturan. Pjs Wali Kota Batam juga, harus tegas, karena ada sanksinya, kalau membiarkan lapangan Engku Putri jadi lokasi kampanye" kata Uba mengingatkan.
Sebelumnya, Bawaslu Kepri menegaskan larangan calon kepala daerah menggunakan fasilitas pemerintah yang tidak dikomersialkan untuk kepentingan kampanye. Jika ada calon atau partai dan kelompok yang berkampanye di fasilitas-fasilitas yang dilarang, akan ditindak tegas.
"Itu sudah sesuai aturan tertulis memang tidak dibenarkan fasilitas pemerintah yang non-komersial sebagai ajang kampanye politik. Karena itu kawasan tersebut harus netral," tegas Anggota Bawaslu Kepri, Maryamah.
Maryamah akan meminta Bawaslu Batam mengecek rencana adanya acara kampanye di Engku Putri. Kalau memang ada, kata Maryamah, kegiatan itu harus dicegah agar jangan digelar di fasilitas pemerintah non komersial. (mba) *
BELIAN -- Calon Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 2, H Muhammad Rudi (HMR), membocorkan sedikit kiatnya untuk memajukan Tanjungpinang, sebagai ibu Kota Provinsi Kepri.
Hal itu diungkapkan HMR dalam acara Silaturahmi dan Kampanye Dialogis Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri, nomor urut 2, HMR dan H Aunur Rafiq (Rudi- Rafiq) di lapangan bola, Perumahan Cendana, Belian, Batamkota, Batam, Sabtu (19/10/2024).
Caranya? HMR akan membuat banyaknya orang datang ke Kota Batam, digiring untuk masuk ke Kota Tanjungpinang. Dengan begitu, perputaran ekonomi Kepri selain Batam, akan laju.
"Ini nanti akan saya giring. Dengan apa? Dengan menghidupkan daya tarik Ibu Kota Tanjungpinang. Kalau sudah begitu, ekonomi di sana juga akan hidup. Kota Tanjungpinang memang akan menjadi prioritas karena sebagai Ibu Kota Provinsi," ujarnya.
Namun begitu, pembangunan di Kepri nantinya akan dilakukan secara merata di seluruh kabupaten/ kota. Sehingga semua masyarakat dapat merasakan dampak pembangunan.
Sedangkan soal jalan Provinsi Kepri yang saat ini dilepas tanggung jawab ke Kota Batam, khususnya jalan Cikitsu yang banyak dikeluhkan masyarakat selama ini, dalam waktu dekat akan segera dibangun oleh HMR.
"Sudah saya masukkan dalam anggaran 2025. Tahun depan sudah mulai dibangun. Selain itu juga jalan ke Rempang dan Galang juga akan ditambah jalur baru. Nanti akan menjadi dua lajur masing- masing jalur," katanya.
HMR mengungkapkan, bahwa yang namanya pembangunan tidak akan pernah selesai dilakukan. Bahkan di kota- kata besar di dunia sekalipun.
"Kalau bicara pembangunan tidak akan pernah berhenti. Namun pembangunan yang saya rencanakan untuk Kota Batam ini akan selesai dalam lima tahun ke depan," ungkap HMR.
Menurutnya, pembangunan yang ada dalam perencanaan semua sudah berjalan dengan baik. Mulai pembangunan jalan- jalan utama, Pelabuhan Batuampar, dan pembangunan Terminal II Bandara Internasional Batam.
???????????????? ???????????? ???????????????????? ???????? ???????????? ???????????????????????????????????? ????????????????????
Sedangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan, di sana akan dilengkapi Fakultas Kedokteran dengan kelas Internasional.
"Kalau jadi Gubernur Kepri, saya akan memberikan beasiswa untuk anak kita di sana. Saya ingin Kota Batam juga dikenal dengan kota kesehatan dan pendidikannya," katanya.
Menurutnya, tidak perlu panjang lebar menjelaskan apa yang telah dilakukan untuk Kota Batam, karena masyarakat Kota Batam sudah mengetahui semuanya.
"Batam sudah indah, sekarang tugas saya membuat Indah Ibu Kota Tanjungpinang, dan membangun secara merata di seluruh daerah yang berada di Kepri," katanya.
Sedangkan tokoh masyarakat Belian mengatakan akan berjuang untuk menjadikan Rudi- Rafiq sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri mendatang.
Menurutnya, Masyarakat Kota Batam, khususnya di Belian sudah tak ragu dengan kerja HMR dalam memajukan Kota Batam.
"Kami sudah tak ragu jika beliau gubernur, juga dapat memajukan Provinsi Kepri. Khususnya Ibu Kota Tanjungpinang," ujarnya. (sur)
TANJUNGPINANG - Di tengah semarak kampanye calon Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H Muhammad Rudi (HMR), masyarakat Pantaiimpian Tanjungpinang berbahagia dikunjungi HMR pada Sabtu (19/10/2024).
Masyarakat Pantaiimpian Tanjungpinang, hadir menunjukkan antusiasme yang luar biasa untuk bertatap muka sama calon gubernur nomor urut 2.
Masyarakat yang hadir menggambarkan harapan masyarakat akan perubahan dan kemajuan di kampung Pantaiimpian Tanjungpinang.
Perwakilan dari RW setempat, Handoko, berharap kepada 2 Rudi-Rafiq untuk membenahi jalan di Pantaiimpian.
"Pak jalan di kampung kami sekitar 20 tahun tak pernah tersentuh pembangunan dan perbaikan," kata Handoko.
Pada kunjungan pertamanya di hari Sabtu pagi, HMR dijadwalkan di Pantaiimpian, raut wajah masyarakat yang hadir sangat senang ketika mendengarkan paparan HMR yang hadir di hadapan masyarakat.
HMR mengatakan, dengan analisa Rudi-Rafiq beserta tim, permintaan warga akan terwujud. Sebab, tekadnya akan menghidupkan Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang.
Hal ini seperti yang dia lakukan saat menjadi Wali Kota Batam dan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, yakni menghidupkan Kota Batam, sehingga Batam menjadi tujuan banyak orang.
"Saya akan menghidupkan Ibu Kota Tanjungpinang sehingga orang akan datang. Oleh karenanya, fasilitas harus saya bangun seperti di Kota Batam," ungkapnya. (ski)
Batam, 18/10 (ANTARA) - Jaksa peneliti Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kejati Kepri) meminta penyidik Polda Kepri untuk melengkapi berkas perkara kasus dugaan tindak pidana penyisihan barang bukti narkoba yang melibatkan belasan mantan anggota Satresnarkoba Polresta Barelang sebagai tersangka.
Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Kepri Yusna Yusuf dikonfirmasi di Batam, Jumat, mengatakan JPU sudah meneliti berkas perkara 12 tersangka mantan anggota Satresnarkoba Polresta Barelang yang dinyatakan belum lengkap.
“Berkas perkara dinyatakan belum lengkap (P-18), saat ini jaksa peneliti sedang menyusun petunjuk atau P-19,” kata Yusna.
Menurut dia, berkas perkara yang diserahkan penyidik Polda Kepri pada Kamis (10/10) telah diteliti oleh jaksa peneliti selama sepekan. Berkas perkara belum lengkap baik secara materil maupun formil.
“Berkas perkara nanti dikembalikan kepada penyidik sekalian dengan surat petunjuk (P-19), paling lambat hari ke-14 sejak terima berkas perkara,” ujarnya.
Adapun kedua belas berkas perkara tersangka, yakni inisial AC, SI, AR, SA, FA, JS, AM, IM, ZK , WR, JU dan RA.
Diketahui, mantan Kasatresnarkoba Polresta Barelang Kompol SN bersama 9 anggotanya diproses secara etik dan pidana terkait pelanggaran etik dan tindak pidana menyisihkan barang bukti sabu seberat 1 Kg.
Kesepuluh anggota Polri tersebut sudah dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) oleh KKEP Polda Kepri dan sedang proses banding.
Sementara itu, 5 orang mantan anggota Satresnarkoba Polresta Barelang dari unit 2 yang diduga terlibat menjual barang bukti seberat 5 Kg di Riau, juga diproses etik dan pidana.
Sumber : antaranews.com
