Live Streaming
Saturday, 25 July 2026 10:37

Melalui Seminar Perkuat Literasi Keuangan Digital,BI Dorong Masyarakat Manfaatkan QRIS Secara Aman

Batam – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Riau terus memperkuat literasi keuangan digital sebagai fondasi percepatan transformasi ekonomi di daerah.

Upaya tersebut diwujudkan melalui Seminar Literasi Keuangan Digital Golden Future bertema "Smart Today, Golden Tomorrow" yang digelar bersamaan dengan Creative & Innovative Riau Island Carnival (Cernival) 2026 di Marriott Hotel Harbour Bay, Batu Ampar, Batam, Jumat (24/7/2026). 

Asisten Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Husni Naparin, mengatakan perkembangan digitalisasi di sektor keuangan harus diimbangi dengan meningkatnya pemahaman masyarakat agar mampu memanfaatkan layanan keuangan digital secara aman, cerdas, dan bertanggung jawab. 

"Perkembangan digitalisasi berlangsung sangat cepat. Karena itu masyarakat perlu memiliki pemahaman yang baik agar dapat memanfaatkan berbagai layanan keuangan digital secara optimal dan aman," kata Husni saat membuka seminar. 

Ia menjelaskan, seminar tersebut menghadirkan sejumlah narasumber yang memiliki kompetensi di bidang digitalisasi dan sistem pembayaran.

 Kehadiran peserta dari beberapa kampus ternama di Batam ikut meramaikan acara seminar yang dimulai dengan makan siang bersama,peserta juga diberi kesempatan berdiskusi langsung mengenai perkembangan transaksi digital, sistem pembayaran nasional, hingga berbagai tantangan yang dihadapi di era ekonomi digital. 

Menurut Husni, kolaborasi lintas lembaga menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem ekonomi digital yang sehat. 

Karena itu, kegiatan tersebut turut melibatkan Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), industri perbankan, serta penyedia jasa pembayaran. 

"Melalui kegiatan ini kami berharap masyarakat memperoleh pengetahuan yang lebih luas mengenai transformasi digital dan dapat memanfaatkan layanan keuangan digital dengan lebih bijak," ujarnya. 

Dalam kesempatan itu, BI Kepri juga menyoroti semakin luasnya penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai salah satu instrumen pembayaran digital nasional. 

Husni mengatakan QRIS telah mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksi karena seluruh penyedia jasa pembayaran kini menggunakan satu standar kode QR yang sama. 

"Dulu setiap penyedia jasa pembayaran memiliki kode QR masing-masing sehingga menyulitkan pengguna. Sekarang cukup menggunakan satu standar QRIS sehingga transaksi menjadi jauh lebih mudah, cepat, dan efisien," jelasnya. 

Menurutnya, penggunaan QRIS tidak hanya memberikan kemudahan bagi masyarakat, tetapi juga membantu pelaku usaha, khususnya UMKM, memperluas akses pembayaran digital sekaligus mendukung inklusi keuangan di Indonesia. 

Melalui kegiatan literasi seperti ini, BI Kepri berharap masyarakat semakin siap menghadapi perkembangan ekonomi digital sekaligus mampu memanfaatkan inovasi sistem pembayaran nasional secara aman, nyaman, dan produktif. 

 

Read 59 times

Instagram

Tentang Kami