Live Streaming
Wednesday, 09 July 2025 10:46

CERNIVAL 2025 HANYA DENGAN 1 RUPIAH!!!

RADIO BATAM FM – Setelah sukses tahun 2023 yang lalu di One Batam Mall, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kepulauan Riau kembali akan menggelar CERNIVAL  2025 ( Creative and Innovative Riau Islands  Carnival) pada tanggal 24-27 Juli 2025 di Harbourbay Downtown Batam. CERNIVAL ini merupakn sebuah event KpwBI Provinsi Kepulauan Riau yang merupakan salah satu event Road to FEKDI(Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia) yang bertujuan untuk meningkatkan edukasi dan akseptasi masyarakat terkait pembayaran non tunai.

Ada beberapa rangkaian acara yang cukup menarik diantaranya ada Focus Group Discussion Elektronifikasi Transportasi,ada Seminar Perlindungan Konsumen,Pasar Malam,Bazaar UMKM dan yang lebih istimewanya anda bisa mengikuti Fun Night Run. Seluruh peserta diwajibkan untuk melakukan scan QRIS Rp1 untuk mengikuti seluruh aktivitas selama kegiatan CERNIVAL 2025 berlangsung.

“semoga tahun 2025 target yang diharapkan mencapai Rp13 milyar ,”ungkap Rony Widijarto ,Kepala Perwakilan BI Kepri, dalam Bincang Bareng Media (BBM) pada Selasa (8/7/2025) sore, di Ruang Raja Ali Haji, Lantai II Kantor BI Kepri, Batam center.Rony menambahkan upaya UMKM naik kelas diantaranya dengan menggelar kerajinan Wastra (seni membuat kain tradisional Indonesia yang kaya akan nilai budaya dan simbol). Yang akan berkolaborasi dengan desainer – desainer muda, ini merupakan perdana digelar dari programnya Bank Indonesia Kepri selama tahun 2025.

Berbagai upaya terus dilakukan BI kepri terkait QRIS ke berbagai lapisan masyarakat  termasuk usaha mikro kecil apapun diharapkan pemakaian QRIS  saat  setiap transaksi di CERNIVAL semakin meningkat.”dengan hadirnya  CERNIVAL upaya untuk digitalisasi semakin meluas , strategi digitalisasi lainnya di kepri ,salah satunya yang akan menjadi topik menarik adalah kerjasama dengan pemerintah daerah,perbankan  dan dunia usaha berupaya untuk mendigitalisasi dari transportasi pelabuhan atau angkutan laut, saat ini untuk transportasi internasional  sebagian sudah menggunakan sarana pembayaran  menggunakan non tunai,”lanjut Rony Widijarto.

“Tetapi diharapkan kedepannya pelabuhan pelabuhan domestik lainnya bisa mulai menerapkan pembayaran non tunai dan bagi pengusahapun  akan diuntungkan karena transaksinya langsung masuk ke rekeningnya,”tutupnya.

Read 449 times

Instagram

Tentang Kami