super me
Badan Pengusahaan (BP) Batam terus melakukan pemantauan terhadap kondisi seluruh waduk, khususnya Waduk Nongsa yang mengalami penurunan Tinggi Muka Air (TMA).
Berdasarkan pemantauan, TMA Waduk Nongsa berada pada level 5,96 meter. Kondisi ini mendorong BP Batam dan PT ABH melakukan pengaturan pengambilan air baku untuk menjaga ketahanan cadangan air yang tersedia di tengah fenomena El Nino.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, memahami keresahan warga Nongsa akibat kondisi tersebut. Ia pun telah menginstruksikan tim untuk turun langsung ke area sekitar waduk guna menindaklanjuti keresahan masyarakat.
“Kami terus memantau kondisi waduk setiap hari. Pengaturan produksi juga terus dilakukan sebagai langkah antisipasi agar cadangan air baku dapat bertahan lebih lama, terutama selama kondisi cuaca masih minim hujan. Pada prinsipnya, kebutuhan masyarakat tetap menjadi perhatian utama kami,” ujarnya, Senin (21/9/2026).
Ia menegaskan bahwa tim BP Batam bersama PT ABH juga telah melakukan suplai air bersih melalui mobil tangki sebagai langkah antisipatif sementara. Terutama bagi wilayah yang alirannya belum terpenuhi secara maksimal.
Di samping itu, solusi lain terhadap permasalahan ini juga telah dilakukan. Salah satunya dengan penguatan suplai ke wilayah Nongsa. Setelah dilakukan pengoperasian sistem pendukung tersebut, aliran suplai ke masyarakat perlahan akan kembali optimal.
Berdasarkan laporan tim, Amsakar menjelaskan bahwa produksi air bersih di Batam secara keseluruhan saat ini masih di atas kebutuhan rata-rata.
Dengan tingkat kehilangan air sekitar 16 persen, volume air yang efektif masuk ke sistem distribusi mencapai sekitar 3.780 Lps. Angka tersebut masih berada di atas kebutuhan rata-rata masyarakat yang mencapai sekitar 3.700 Lps. Dengan demikian, sistem saat ini masih memiliki margin sekitar 80 Lps di atas kebutuhan rata-rata.
Meski demikian, lanjutnya, BP Batam terus memberikan perhatian khusus terhadap wilayah yang sumber air bakunya berasal dari waduk dengan kondisi TMA yang terus dipantau, terutama Nongsa dan Sei Harapan.
“Penurunan tampungan air baku memang terjadi seiring rendahnya intensitas hujan. Kondisi tersebut akan terus kami evaluasi dan sejumlah skenario antisipasi juga telah disiapkan agar kebutuhan masyarakat tidak terganggu,” ujarnya lagi.
Siapkan Sejumlah Skenario Antisipasi
Untuk menghadapi kemungkinan berlanjutnya kondisi minim hujan, BP Batam juga menyiapkan sejumlah langkah antisipasi.
Salah satunya melalui koordinasi tambahan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk membantu meningkatkan potensi hujan di kawasan tangkapan air dan Pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru berkapasitas 50 liter per detik (lps) di Sei Ladi untuk menambah daya dorong dan kontinuitas pasokan air.
BP Batam juga mengkaji pemanfaatan sejumlah embung sebagai sumber alternatif. Beberapa opsi yang disiapkan antara lain memompa air dari embung untuk membantu mengisi waduk terdekat atau membangun fasilitas pengolahan air baru di sekitar embung sehingga air dapat dimanfaatkan untuk mendukung sistem distribusi.
Skenario pengaturan suplai secara bergilir juga menjadi bagian dari opsi yang dikaji. Namun, penerapannya akan mempertimbangkan kondisi jaringan perpipaan dan dampaknya terhadap masyarakat.
“Kami tidak ingin menunggu sampai kondisi menjadi lebih sulit. Oleh karena itu, berbagai skenario sudah kami siapkan dan terus kami evaluasi berdasarkan perkembangan kondisi waduk di lapangan. Kami ingin pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik,” tegas Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano.
Dalam jangka panjang, Denny mengungkapkan bahwa BP Batam juga terus mengembangkan konsep Batam Integrated Total Water Management untuk memperkuat ketahanan air dan mengurangi ketergantungan terhadap sumber air baku konvensional.
Pengembangan sumber air alternatif mencakup pemanfaatan teknologi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO), air daur ulang, embung, serta pemanfaatan stormwater.
Dalam rencana atau proyeksi ketersediaan sumber air jangka panjang, Denny mengatakan BP Batam menargetkan kontribusi SWRO sebesar 2.500 Lps, air daur ulang 500 Lps, serta pemanfaatan embung dan stormwater sebesar 500 Lps.
Secara teknis, BP Batam juga mengkaji opsi pengembangan waduk laut dan pemanfaatan sumber air dari wilayah sekitar Batam dengan total rencana kapasitas mencapai 3.000 Lps.
Langkah tersebut dipersiapkan untuk menjawab kebutuhan air Batam yang diproyeksikan mencapai 7.149 Lps pada 2045, seiring pertumbuhan penduduk, kawasan hunian, industri, pusat data, dan berbagai aktivitas ekonomi lainnya.
“Ketahanan air merupakan kebutuhan bersama. Oleh karena itu, BP Batam tidak hanya fokus pada kondisi hari ini, tetapi juga menyiapkan sumber air baru untuk di masa mendatang,” tutup Denny.
Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Kejaksaan Negeri Batam berhasil menyelesaikan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sewa perairan Terminal Khusus (Tersus) periode 2021–2025 senilai Rp18.820.259.094.
Capaian tersebut ditandai melalui Serah Terima dan Pemberian Penghargaan atas Pendampingan Hukum (Legal Assistance) Penyelesaian PNBP Sewa Perairan pada Terminal Khusus BP Batam Periode 2021–2025, Minggu (21/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Batam, I Wayan Wiradarma, secara simbolis menyerahkan penerimaan PNBP tersebut kepada Kepala BP Batam, Amsakar Achmad.
I Wayan mengatakan, penyelesaian kewajiban PNBP merupakan hasil sinergi Kejaksaan Negeri Batam, BP Batam, asosiasi, dan para pelaku usaha. Dari 135 pemegang Tersus yang menjadi objek penanganan, hingga September 2026 sebanyak 111 perusahaan telah menyelesaikan kewajibannya.
“Capaian ini merupakan keberhasilan bersama dalam mengoptimalkan penerimaan negara sekaligus memberikan kepastian hukum kepada para pelaku usaha. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut untuk mewujudkan tata kelola Terminal Khusus yang lebih tertib dan transparan,” ujar I Wayan.
Ia menjelaskan, hal tersebut bermula setelah berlakunya Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas yang membawa perubahan dalam pengelolaan pemanfaatan perairan Terminal Khusus di Batam.
Dalam proses penyelesaiannya, Kejaksaan Negeri Batam melalui Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara melakukan koordinasi, fasilitasi, serta pendampingan hukum kepada para pemilik dan pengelola Tersus.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan hak negara dapat terpenuhi sekaligus memberikan kepastian hukum kepada para pelaku usaha dalam menjalankan kegiatan usahanya.
Sementara itu, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan apresiasi kepada Kepala Kejaksaan Negeri Batam beserta jajaran dan para pelaku usaha atas sinergi yang telah terbangun dalam menyelesaikan kewajiban tersebut.
Menurut Amsakar, optimalisasi PNBP memiliki peran penting dalam mendukung keberlanjutan pembangunan Batam. Terlebih, berbagai kegiatan BP Batam ditopang oleh penerimaan negara bukan pajak yang dihimpun dari kegiatan pengusahaan.
“Apa yang kita lakukan ini harus kita maknai sebagai cara untuk mengabdikan diri bagi bangsa dan negara yang kita cintai. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Kepala Kejaksaan Negeri Batam beserta jajaran serta rekan-rekan pelaku usaha,” kata Amsakar.
Amsakar juga menekankan pentingnya membangun we feeling atau “rasa berkita” di antara seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, kolaborasi pemerintah, aparat penegak hukum, asosiasi, dan dunia usaha menjadi modal penting dalam menjaga momentum pembangunan Batam.
Ia menyebut, pertumbuhan ekonomi Batam pada semester I 2026 telah mencapai 7,28 persen. Capaian tersebut perlu terus dijaga melalui iklim usaha yang kondusif, kepastian hukum, dan sinergi seluruh pemangku kepentingan.
Semangat tersebut sejalan dengan komitmen Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, dalam memperkuat pelayanan dan kepastian berusaha serta menjaga daya saing Batam sebagai kawasan perdagangan, industri, dan kepelabuhanan.
Penyelesaian kewajiban PNBP sewa perairan Tersus ini diharapkan mampu mengoptimalkan penerimaan negara sekaligus meningkatkan kepercayaan pelaku usaha dan investor terhadap tata kelola pengusahaan di Batam.
“Kalau pelaku usaha sudah sehati, insyaallah Batam ke depan semakin jaya,” tutup Amsakar.
Kegiatan turut dirangkai dengan pemberian penghargaan kepada pihak-pihak yang berkontribusi dalam penyelesaian PNBP sewa perairan Tersus periode 2021–2025.
Turut hadir jajaran Kejaksaan Negeri Batam dan BP Batam, KSOP Khusus Batam, Batam Shipyard and Offshore Association (BSOA), DPC Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) Batam, serta pimpinan dan perwakilan perusahaan pengelola Terminal Khusus.
Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memimpin Upacara Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tingkat Kota Batam 2026 di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Senin (21/9/2026).
Upacara tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam, serta jajaran insan perhubungan se-Kota Batam.
Harhubnas 2026 mengusung tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju”. Tema tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen insan perhubungan dalam menghadirkan layanan transportasi yang aman, selamat, terhubung, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam upacara tersebut, Amsakar membacakan amanat Menteri Perhubungan Republik Indonesia Dudy Purwagandhi. Dalam amanatnya, Menhub mengingatkan bahwa peringatan Harhubnas juga menjadi momentum untuk mengevaluasi pelayanan sekaligus memperbarui komitmen kepada masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan di tengah keprihatinan atas sejumlah musibah transportasi yang terjadi belakangan ini. Karena itu, aspek keselamatan harus menjadi perhatian utama dalam setiap penyelenggaraan transportasi.
“Peristiwa-peristiwa itu mengingatkan kita pada satu hal yang sangat mendasar dalam transportasi. Keselamatan tidak boleh hanya menjadi rutinitas administratif terhadap sistem yang kita bangun dan kita awasi. Keselamatan adalah tanggung jawab moral,” ucap Amsakar saat membacakan amanat Menhub.
Selain keselamatan, konektivitas menjadi bagian penting dalam pembangunan sektor perhubungan. Transportasi berperan menghubungkan berbagai wilayah, sekaligus memperlancar aktivitas masyarakat dan perekonomian.
“Kita menghubungkan pulau dengan pulau. Kota dengan desa. Sentra produksi dengan pasar. Rumah dengan sekolah dan rumah sakit,” ujarnya.
Dalam amanat tersebut juga ditegaskan pentingnya konektivitas antara pusat produksi dan permukiman. Konektivitas yang semakin baik diharapkan dapat menekan biaya angkut dan logistik sekaligus memperluas pemerataan pembangunan.
“Kita harus memperbaiki sistem logistik agar konektivitas benar-benar menghasilkan nilai tambah bagi perekonomian,” lanjutnya.
Menhub turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan perhubungan yang selama ini menjalankan tugas menjaga konektivitas dan pelayanan transportasi. Namun, apresiasi tersebut harus diikuti dengan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan.
Pelayanan transportasi, kata dia, harus terus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Keberhasilan pembangunan sektor transportasi tidak semata-mata dilihat dari banyaknya infrastruktur atau sistem yang dibangun, tetapi dari manfaat yang dirasakan masyarakat.
“Ukuran keberhasilan transportasi pada akhirnya adalah manfaat yang dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.
Usai upacara, rangkaian peringatan Harhubnas Tingkat Kota Batam dilanjutkan dengan penyerahan alat keselamatan perhubungan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat aspek keselamatan dalam pelayanan transportasi.
Selain itu, dilakukan peluncuran stiker tahunan berlangganan sebagai bagian dari inovasi pelayanan sektor perhubungan di Kota Batam.
Peringatan Harhubnas 2026 di Batam menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan sinergi seluruh pemangku kepentingan. Upaya tersebut diarahkan untuk menghadirkan konektivitas transportasi yang semakin aman, lancar, dan mampu mendukung mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi di Kota Batam.
Dalam rangka merayakan 19 tahun perjalanan, Amaris Hotel menghadirkan Reels Competition bertajuk “Smart Traveler at Smart Hotel”. Kompetisi ini mengajak para traveler untuk menunjukkan kreativitas sekaligus berbagi inspirasi liburan bersama sahabat melalui Instagram Reels tentang bagaimana menciptakan pengalaman liburan yang seru dan berkesan dengan budget dan itinerary yang smart. Melalui ajang ini, peserta diharapkan untuk membuat Instagram Reels berdurasi 60–90 detik tentang keseruan liburan bersama sahabat dengan terlebih dahulu mengikuti akun Instagram @amarishotels serta menggunakan hashtag #SmartTraveleratSmartHotel dan #Amaris19.point tambahan dapat didapatkan Apabila peserta melakukan shooting di unit jaringan Amaris Hotel seluruh Indonesia.
Kompetisi yang berlangsung pada 4 September hingga 12 Oktober 2026 ini menawarkan hadiah menarik bagi dua pemenang. Juara pertama mendapatkan paket liburan gratis untuk empat orang, lengkap dengan tiket pesawat pulang-pergi dari Citilink Indonesia, akomodasi di Amaris Hotel pilihan pemenang, serta merchandise eksklusif dari Amaris Hotel. Untuk juara kedua, peserta akan mendapatkan smartphone persembahan dari MyEraspace.
“Perjalanan 19 tahun Amaris Hotel merupakan perjalanan yang penuh cerita dan tidak lepas dari kepercayaan dan kesetiaan para tamu untuk selalu memilih Amaris Hotel sebagai partner perjalanan mereka. Melalui Reels Competition ini, kami ingin merayakan momen tersebut dengan cara yang menyenangkan. Kami percaya bahwa liburan yang berkesan tidak harus selalu mahal, tetapi dengan memilih semuanya sesuai dengan budget, kebutuhan dan juga lifestyle. Amaris Hotel ingin mengajak para tamu untuk berbagi tips-tips itu.” ujar Prita Gero, Corp. Marcomm Manager Santika Indonesia Hotels & Resorts.
Ready to be a Smart Traveler? Saatnya ajak sahabatmu, bagikan cerita liburanmu, pilih Amaris Hotel dan ciptakan momen seru dengan cara yang smart!
Jakarta, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengoptimalkan pemanfaatan teknologi industri 4.0 untuk mendukung upaya pencegahan, mitigasi, penanganan, hingga pemulihan bencana, sejalan dengan percepatan transformasi digital sektor manufaktur nasional.
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan transformasi digital perlu diarahkan pada pemanfaatan teknologi yang memberikan manfaat nyata.
"Komponen terpenting pada proses transformasi digital berupa kesadaran manfaat penggunaan peralatan digital, tidak hanya sekadar kemampuan adopsi teknologi, namun harus sejalan dengan perubahan mindset digital," ujar Menperin dalam keterangannya, yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin.
Dalam mengakselerasi transformasi digital, Kemenperin menjadikan Pusat Industri Digital Indonesia 4.0 (PIDI 4.0) sebagai technology and digital hub bagi sektor manufaktur nasional. PIDI 4.0 saat ini telah membangun kolaborasi dengan sedikitnya 65 mitra yang mencakup industri, penyedia teknologi, asosiasi, hingga perguruan tinggi.
Menurut Menperin, ekosistem transformasi industri 4.0 memiliki potensi besar untuk menghasilkan berbagai inovasi yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat. Salah satunya melalui pemanfaatan teknologi dalam mendukung penanggulangan bencana di Indonesia.
Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Adie Rochmanto Pandiangan mengatakan PIDI 4.0 juga membangun kemitraan dengan perusahaan rintisan yang mengembangkan teknologi untuk mendukung penanggulangan bencana.
"Terkait dengan bidang penanggulangan bencana, PIDI 4.0 Kementerian Perindustrian memiliki kemitraan dengan dua startup, yaitu TechnoGIS dari Sleman, Yogyakarta dan BATARI Energy dari Cimahi, Jawa Barat. Kedua perusahaan tersebut telah melahirkan inovasi teknologi yang bermanfaat bagi pencegahan dan penanggulangan bencana di Indonesia," ujar Adie.
Kemenperin menghadirkan kedua perusahaan tersebut dalam Asia Disaster Management and Civil Protection Expo & Conference (ADEXCO) 2026 yang diselenggarakan BNPB pada 9-12 September 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Partisipasi itu ditujukan untuk memperluas peluang kerja sama business-to-business (B2B) sekaligus memperkenalkan kemampuan teknologi dalam negeri.
TechnoGIS mengembangkan teknologi geospasial, antara lain NiVO VTOL yang mampu menyediakan data dan analisis geospasial secara real time untuk pemetaan wilayah terdampak bencana. Perusahaan tersebut juga mengembangkan Blue Marine Echosounder untuk pemetaan bawah laut dan perubahan alur sungai akibat sedimentasi atau banjir.
Sementara itu, BATARI Energy mengembangkan solusi energi surya dan energy storage, termasuk panel surya serta perangkat energi portabel untuk penyediaan energi darurat pascabencana. Baterai berkapasitas tinggi dan berbobot ringan juga dikembangkan untuk mendukung pengoperasian drone dalam pemetaan wilayah terdampak bencana.
Selain teknologi, Kemenperin memperkuat penyiapan sumber daya manusia (SDM) industri. Politeknik APP Jakarta melalui Program Studi D3 Manajemen Logistik Industri Elektronika menyiapkan kompetensi logistik yang berkaitan dengan mitigasi, penanganan keadaan darurat, dan pemulihan pascabencana.
"Kementerian Perindustrian terus memperkuat terwujudnya ekosistem kemandirian teknologi kebencanaan, termasuk kesiapan sumber daya manusianya. Harapannya, ke depan Indonesia akan semakin mampu membangun teknologi yang bermanfaat dalam penanganan bencana alam. Bukan sekadar teknologi canggih, tetapi bagaimana teknologi tersebut dapat dirasakan kehadiran dan manfaatnya oleh masyarakat," tutur Adie.
Sumber: Kantor Berita Antara
Nagoya, Jepang, Vallensia Fahira Hotmauli mempersembahkan tambahan medali perunggu Indonesia dari Asian Games 2026 berkat keberhasilannya finis urutan ketiga dari cabang olahraga Mixed Martial Arts (MMA) putri kelas -54Kg, Senin.
Vallensia membuat Indonesia mendapatkan perunggu yang keenamnya dari Asian Games ini setelah terhenti pada semifinal semifinal yang dihelat di Inae Sports Center, Nagoya.
Pada babak empat besar Vallensia dipaksa mengakui keunggulan atlet Thailand Kanjutha Phattaraboonsorn dengan skor 0-3.
Sebelumnya dalam babak perempat final pada Minggu (20/9), Vallensia lolos ke babak semifinal setelah mengalahkan Adelina Murzagalieva.
Vallensia menjadi salah satu dari dua atlet Merah Putih yang berlaga dalam MMA nomor -65 Kg.
Satu lainnya adalah Gibran Alfarizi, yang lebih dulu terdegradasi dari susunan permainan.
Hingga hari kedua, Indonesia mengantongi enam medali perunggu dari lima cabang olahraga.
Kelima medali perunggu lainnya disumbangkan oleh Leica Al Humaira Lubis dari Karate, tim beregu putra soft tenis, Yoga Ardika Putra dai teqball, serta Seraf Naro Siregar dan Euginia Diva Widodo dari wushu.
Indonesia sudah mengumpulkan tujuh medali, termasuk satu medali perak yang sejauh ini menjadi perolehan medali tertinggi Indonesia pada Asian Games 2026.
Sumber: Kantor Berita Antara
JAKARTA, Panggung hiburan dan musik di tanah air kembali menggeliat akhir pekan ini dengan menghadirkan sederet gelaran konser skala besar dan festival musik populer. Pencinta musik di kawasan Jakarta dan sekitarnya dimanjakan dengan beragam pilihan pertunjukan, mulai dari perhelatan festival musik lokal berskala masif hingga sajian konser dari bintang papan atas internasional.
Salah satu agenda utama yang paling dinantikan publik adalah festival musik tahunan Pestapora. Menampilkan ratusan musisi lintas genre dari berbagai generasi, festival ini menjadi magnet utama bagi para penikmat hiburan outdoor dengan ragam tata panggung dan pengalaman festival interaktif selama tiga hari berturut-turut.
Tak kalah menyedot perhatian, musisi internasional Abel Tesfaye atau yang dikenal sebagai The Weeknd juga turut mewarnai agenda hiburan dengan gelaran konsernya. Kehadirannya menjadi salah satu suguhan megah yang menyajikan aksi panggung dramatis serta deretan lagu hits hits berskala global bagi para penggemarnya di Indonesia.
Selain Pestapora dan penampilan The Weeknd, akhir pekan ini juga diwarnai oleh serangkaian pertunjukan musik lain di area Jabodetabek. Antusiasme masyarakat yang tinggi diperkirakan bakal membuat titik-titik lokasi acara serta akses transportasi sekitarnya dipadati oleh para pengunjung sepanjang akhir pekan.
Sumber: CNN Indonesia
Jakarta, 21 September 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pemegang Saham Bursa Efek (POJK 13 Tahun 2026) yang telah berlaku sejak tanggal diundangkan pada 17 September 2026.
Penerbitan POJK 13 Tahun 2026 merupakan tindak lanjut amanat Angka 63 angka 3a Pasal 8 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan yang memberikan mandat kepada OJK untuk mengatur lebih lanjut mengenai pemegang saham Bursa Efek dalam bentuk Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK).
POJK 13 Tahun 2026 ini menjadi landasan hukum bagi Bursa Efek untuk melakukan langkah-langkah Demutualisasi Bursa Efek, yang akan mengubah struktur kepemilikan atas saham Bursa Efek dari yang semula terbatas hanya dimiliki oleh anggota Bursa Efek (mutual) menjadi dapat dimiliki oleh orang perseorangan dan/atau badan hukum Indonesia baik anggota Bursa Efek maupun bukan anggota Bursa Efek (demutual).
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi, menyatakan bahwa Demutualisasi Bursa Efek merupakan bagian penting dari rencana aksi percepatan reformasi integritas di Pasar Modal Indonesia, mengingat langkah transformatif ini tidak hanya mengubah struktur kepemilikan Bursa Efek, tetapi juga akan membangun Bursa Efek yang lebih transparan, efisien, dan inovatif.
“Struktur Demutualisasi Bursa Efek yang memungkinkan kepemilikan secara luas oleh anggota bursa, investor strategis, dan publik akan mendorong peningkatan kualitas tata kelola, membuka akses permodalan yang lebih luas, dan percepatan pengembangan bagi Bursa Efek,” kata Hasan.
POJK 13 Tahun 2026 memuat pokok-pokok pengaturan yang meliputi saham Bursa Efek, pemisahan kepemilikan dan keanggotaan Bursa Efek, pelaksanaan Demutualisasi Bursa Efek, pemisahan fungsi pengaturan, pengawasan, dan bisnis, pembagian dividen, dan laporan Bursa Efek.
POJK 13 Tahun 2026 juga memuat sejumlah substansi pengaturan untuk menjamin independensi Bursa Efek dan penguatan pengawasan oleh OJK, diantaranya:
- Demutualisasi Bursa Efek dilaksanakan dengan tetap mempertahankan independensi Bursa Efek, integritas pasar, dan fungsi pengaturan serta pengawasan Bursa Efek oleh OJK.
- Kepemilikan Bursa Efek oleh pihak selain Anggota Bursa Efek dilakukan dengan tetap mempertahankan independensi Bursa Efek.
- Kepemilikan saham Bursa Efek oleh pemegang saham Bursa Efek dipisahkan dari keanggotaan Bursa Efek.
- Pemegang saham Bursa Efek dapat memiliki saham Bursa Efek paling banyak 5% (lima persen) dari jumlah saham Bursa Efek yang telah dikeluarkan.
- Persetujuan Otoritas Jasa Keuangan untuk kepemilikan saham lebih dari 5% (lima persen) dari jumlah saham Bursa Efek yang telah dikeluarkan dimaksudkan untuk mencegah dominasi, konsentrasi kepemilikan saham, dan/atau pengendalian oleh satu Pihak, sehingga independensi Bursa Efek tetap terjaga.
- Setiap Pihak dilarang memiliki saham Bursa Efek secara mayoritas (lebih dari lima puluh persen) baik secara langsung maupun tidak langsung termasuk melalui afiliasinya.
- Direksi dan Dewan Komisaris Bursa Efek dipilih dan wajib terlebih dahulu melalui Penilaian Uji Kemampuan dan Kepatutan oleh OJK.
- Pemegang saham, Direksi dan Dewan Komisaris Bursa Efek dalam pelaksanaan tugas dan kewenangannya tunduk pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Pasar Modal.
Jakarta, Polda Metro Jaya mengungkapkan motif sementara aksi seorang pria yang menendang seorang wanita di pusat perbelanjaan kawasan Jakarta Pusat, lantaran pelaku merasa terganggu dengan keberadaan korban. "Kesimpulan sementara yang kita dapatkan terhadap motif bahwa pelaku merasa terganggu dengan keberadaan korban," kata Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya di Jakarta, Senin. Anom menjelaskan meski motif awal telah didapatkan dari hasil pemeriksaan saksi dan tersangka, penyidik tetap membuka peluang untuk melakukan pemeriksaan kejiwaan atau psikologis terhadap pelaku. "Langkah ini dilakukan untuk memastikan penyebab tindakan impulsif penganiayaan yang dilakukan di ruang publik tersebut," katanya. Anom menyebutkan tersangka berinisial RS (44) sebelumnya ditangkap jajaran kepolisian di daerah Penjaringan, Jakarta Utara, dan resmi ditahan di Rutan Polda Metro Jaya sejak Sabtu (19/9).
Saat ini, penyidik tengah melengkapi berkas perkara untuk segera dikoordinasikan dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Mengenai kondisi korban, Anom menyampaikan korban mengalami luka fisik pada bagian lutut dan pinggang, serta mengalami trauma psikis. "Korban sudah berobat dan kita sudah mintakan visum. Untuk korban, kondisi korban mengalami luka. Ada luka di lutut, kemudian pinggang, dan tentunya mengalami trauma psikis," ucapnya. Ia juga memastikan polisi memberikan ruang pemulihan melalui pendampingan psikologis dan menepis rumor adanya intimidasi terhadap korban. Atas perbuatannya, penyidik menjerat tersangka dengan Pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penganiayaan, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama dua tahun enam bulan.
Sebelumnya, penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya terus mendalami motif di balik penganiayaan seorang pria berinisial RS (44) yang menendang seorang pelanggan wanita di area food court salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta Pusat. "Motif masih didalami karena yang bersangkutan baru diamankan subuh dini hari. Terkait alkohol, dinyatakan tidak terpengaruh, yang bersangkutan dalam kondisi tidak mengonsumsi minuman keras," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto di Jakarta, Jumat (18/9).
Sumber: Kantor Berita Antara
JAKARTA, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Jepang menuai gelombang kecaman publik setelah mengunggah foto-foto simulasi latihan anti-terorisme yang memperlihatkan pemeran teroris menggunakan atribut khas masyarakat Arab dan Muslim. Foto-foto yang diunggah pada 10 September lalu tersebut memicu protes luas di media sosial karena dinilai mendiskriminasi serta memperkuat stereotip negatif terhadap kelompok tertentu.
Dalam dokumentasi yang diunggah, tampak seseorang yang berperan sebagai teroris mengenakan penutup kepala yang menyerupai keffiyeh Arab. Pada salah satu adegan simulasi, orang tersebut terlihat memasukkan kepala pemeran korban sandera ke dalam tas. Aksi tersebut dinilai warganet sangat tidak pantas dan sarat prasangka, bahkan dianggap sebagai bentuk pemicu rasisme yang tak seharusnya dilakukan oleh lembaga resmi pemerintah.
Menanggapi kritik pedas dari publik, Kemlu Jepang memutuskan untuk menghapus foto-foto latihan tersebut dari platform resmi mereka. Pihak kementerian menyampaikan klarifikasi bahwa penggunaan kostum dalam latihan tersebut sama sekali tidak didasarkan pada kelompok etnis, wilayah, atau agama tertentu, serta menyatakan penyesalan atas kesalahpahaman yang ditimbulkan. Menteri Luar Negeri Jepang, Toshimitsu Motegi, menegaskan bahwa pihaknya menanggapi serius berbagai masukan yang masuk dari masyarakat.
Pelatihan anti-terorisme ini sendiri diselenggarakan di fasilitas pemerintah di Tokyo bekerja sama dengan perusahaan keamanan swasta sebagai bagian dari edukasi keselamatan bagi warga Jepang di luar negeri. Latihan tersebut dirancang merujuk pada pengalaman tragedi serangan teror di Dhaka, Bangladesh, pada tahun 2016 yang menewaskan 22 orang, termasuk tujuh warga negara Jepang. Meskipun rutin digelar sejak 2018, insiden penggunaan kostum kali ini memicu desakan publik agar pemerintah Jepang lebih sensitif terhadap isu kebudayaan dan agama.
Sumber: CNN Indonesia
