super me
Menghadapi tren cuaca ekstrem yang berpotensi meningkat jelang libur Natal dan Tahun Baru, Pemko Batam mengimbau seluruh masyarakat agar tetap waspada. Risiko utama seperti hujan lebat, angin kencang, petir, gelombang tinggi, hingga jarak pandang terbatas perlu diantisipasi bersama.
Ayo lakukan langkah kesiapsiagaan:
* Cek informasi cuaca BMKG sebelum beraktivitas
* Hindari bepergian saat ada peringatan cuaca ekstrem
* Jauhi pohon dan papan reklame saat angin kencang
* Ikuti arahan petugas jika kondisi memburuk
Jika menemukan kondisi darurat atau membutuhkan bantuan segera hubungi: DISKOMINFO 112
Periode risiko kritis: Minggu ke-2 Desember – awal Januari
Dipengaruhi fenomena cuaca global & regional seperti Monsoon Asia, MJO, hingga potensi bibit siklon tropis.
Tetap waspada dan saling mengingatkan. Informasi prakiraan cuaca dapat diakses melalui website resmi BMKG: www.bmkg.go.id
Padang Pariaman, 1 Desember 2025 – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) menyalurkan bantuan kepada para korban banjir dan longsor di Padang Pariaman, Sumatra Barat. Bantuan yang diserahkan melalui Posko Penyaluran Maransi, Nagari Seulayat Ulakan, Kabupaten Padang Pariaman, mencakup berbagai kebutuhan dasar seperti makanan siap santap, air minum, selimut, alas tidur, dan perlengkapan kebersihan diri.
Agus Sulistio, EVP – Head of Circle Sumatra Indosat Ooredoo Hutchison, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud komitmen perusahaan untuk hadir di tengah masyarakat dalam kondisi darurat. “Kami memahami bahwa bencana ini memberikan dampak besar bagi saudara-saudara kita di Sumatra Barat. Indosat Ooredoo Hutchison berkomitmen untuk berada di sisi masyarakat dalam situasi apa pun,” ujarnya.
Agus menambahkan bahwa dukungan ini merupakan bagian dari inisiatif Indosat SIGAP (Siap Tanggap Keadaan Darurat) yang berada di bawah payung program Corporate Social Responsibility (CSR) pilar filantropi.
Selain bantuan logistik, Indosat turut menyalurkan kartu perdana IM3 dan Tri untuk memastikan kebutuhan akses komunikasi masyarakat tetap terjaga. Dengan dukungan kartu perdana dan jaringan telekomunikasi, para penyintas dapat tetap berkomunikasi dengan lebih mudah, khususnya untuk keperluan darurat dan informasi terkait upaya penyelamatan.
Sejak bencana terjadi, kebutuhan komunikasi pelanggan di wilayah terdampak terus menjadi perhatian. Hingga Senin, 1 Desember 2025, sebanyak 95% site di wilayah Sumatra bagian Barat berfungsi dengan baik.
Tim teknis Indosat terus mempercepat pemulihan layanan melalui perbaikan jalur transport telekomunikasi serta pengoperasian sumber daya portable di berbagai titik terdampak. Dengan langkah-langkah tersebut, Indosat telah mampu menjaga keberlangsungan layanan dasar, seperti telepon, pesan singkat, dan layanan data terbatas tetap berjalan.
Indosat Ooredoo Hutchison akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan membuka peluang untuk penambahan dukungan sesuai kebutuhan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Indosat dalam menjalankan tanggung jawab sosial serta mendukung percepatan pemulihan pascabencana.
Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Harga Konsumen (IHK) Kepri pada November 2025 tercatat mengalami inflasi sebesar 0,23% (mtm), lebih rendah dibanding bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 0,36% (mtm). Secara tahunan inflasi Kepri tercatat sebesar 3,00% (yoy), lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 3,01% (yoy). Inflasi juga terjadi pada 3 Kabupaten/Kota IHK di Kepri, yaitu Batam, Tanjungpinang dan Karimun yang masing-masingnya tercatat inflasi sebesar 0,25% (mtm), 0,23% (mtm), dan 0,07% (mtm). Dengan realisasi tersebut, Kepri menduduki inflasi bulanan dengan posisi ke-3 tertinggi di Sumatera. Sedangkan secara tahunan, inflasi Kepri lebih tinggi dibanding inflasi Nasional yang tercatat sebesar 2,72% (yoy).
Berdasarkan kelompok pengeluaran, Inflasi di bulan November 2025 terutama didorong oleh Kelompok Transportasi yang mengalami inflasi 1,99% (mtm) dan berkontrribusi 0,27% terhadap realisasi inflasi. Inflasi kelompok ini utamanya disebabkan oleh tingkat mobilitas masyarakat dan tenaga kerja yang meningkat menjelang akhir tahun serta kenaikan bahan bakar angkutan udara. Kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya sebesar 0,37% (mtm) dan andil sebesar 0,03%. Inflasi kelompok ini utamanya disebabkan oleh kenaikan harga emas seiring dengan berlanjutnya ketidakpastian geopolitik. elain itu, kenaikan harga komoditas hortikultura seperti kangkung dan bayam didorong oleh faktor curah hujan tinggi yang terjadi di Provinsi Kepulauan Riau. Adapun inflasi yang lebih tinggi tertahan oleh Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau yang mengalami deflasi 0,33% (mtm) dengan andil deflasi 0,10% seiring dengan pasokan komoditas hortikultura seperti cabai merah, bayam, kangkung, tomat, dan cabai hijau yang terjaga.
Terkendalinya inflasi di Kepri tidak terlepas dari kuatnya koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) baik dilevel provinsi maupun kabupaten/kota. Bank Indonesia secara konsisten bersinergi dengan TPID se-Kepri dalam melaksanakan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) dengan strategi 4K (Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi yang Efektif). Berbagai upaya stabilisasi harga yang dilaksanakan pada bulan November 2025, antara lain (i) High Level Meeting (HLM) TPID Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Tanjungpinang; (ii) Publikasi Iklan Layanan Masyarakat (ILM) untuk menjaga ekspektasi inflasi tetap terkendali; (iii) Edukasi mengenai inflasi melalui sosialisasi; dan (iv) Pelaksanaan capacity building klaster pertanian ke Jawa Barat..
Memasuki bulan Desember 2025, terdapat beberapa pendorong inflasi yang perlu diwaspadai, antara lain (i) Bibit siklon tropis yang terjadi di Sumatera bagian utara dapat berpotensi terjadinya hambatan dalam rantai pasok komoditas hortikultura (ii) Potensi imported inflation didorong oleh kenaikan harga komoditas global, dan (iii)meningkatnya harga emas sejalan dengan ketidakpastian geopolitik yang masih berlangsung. Disisi lain, faktor penahan inflasi kedepan diantaranya :(i)Akselerasi penyaluran beras SPHP pada semester II 2025, dan (ii)program diskon angkutan udara menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan tahun baru.
“Kedepan, Bank Indonesia bersama TPID akan terus memperkuat sinergi untuk stabilitas inflasi di Kepri. Peningkatan produksi pangan, pelaksanaan pasar murah, penguatan KAD serta penguatan koordinasi pengendalian inflasi diharapkan dapat menjaga tekanan inflasi tetap terkendali dalam rentang sasaran 2,5±1%,” tutup Deputi Perwakilan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kepulauan Riau Ardhienus.
Bali, 1 Desember 2025. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) sepakat mengembangkan transformasi dan inovasi keuangan digital yang bertanggung jawab sejalan dengan upaya menjaga stabilitas sistem keuangan dan memperkuat pelindungan konsumen. Demikian benang merah diskusi dalam OECD Asia Roundtable on Digital Finance 2025 yang digelar OJK bersama OECD di Bali, Senin. Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar dalam sambutannya mengatakan OJK dalam tugasnya mengatur dan mengawasi area inovasi keuangan dan aset digital harus mampu mengikuti perkembangan teknologi dan industri digital.
“Seiring cepatnya perkembangan teknologi dan Artifisial Intelligence (AI), penting bagi kita berbagi pandangan tentang kebijakan di masing-masing negara, serta bagaimana menyusun kerangka regulasi yang seimbang mendorong inovasi namun tetap menjaga stabilitas keuangan dan pelindungan konsumen,” kata Mahendra. Dijelaskannya, mengenai perkembangan AI di sektor teknologi keuangan, OJK pada 2023 telah mulai membangun fondasi tata kelola AI dengan menerbitkan Code of Ethics Guidelines on Responsible and Trustworthy AI untuk sektor fintech, yang berfungsi sebagai pedoman etis agar penggunaan AI tetap bermanfaat, adil, dan akuntabel.
Di sektor perbankan, OJK telah menerbitkan Indonesian Banking Artificial Intelligence Governance pada April 2025, yang memperkuat tata kelola dan manajemen risiko model AI pada bank. OJK saat ini juga tengah mengembangkan program tokenisasi yang menjadi tema utama dalam perkembangan aset digital. “OJK telah mengeksplorasi tokenisasi melalui regulatory sandbox, dengan fokus pada tiga model: tokenisasi emas, obligasi, dan properti. Kami mendorong inovasi ini secara hati-hati, memastikan keseimbangan antara pengembangan teknologi, perlindungan konsumen, dan stabilitas keuangan,” kata Mahendra.
Sementara itu Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Pemerintah saat ini tengah menyusun berbagai kebijakan untuk membangun fondasi yang kuat untuk pemanfaatan AI dalam konteks pemanfaatan, serta kompetensi SDM. “Sektor jasa keuangan perlu memperluas inovasi AI untuk memperlebar akses terhadap perbankan digital, pembiayaan mikro dan decision tools bagi UMKM. Berbagai inovasi yang lebih adaptif dengan standar operasional digital menunjukkan bahwa teknologi menghadirkan solusi yang lebih efisien,” kata Airlangga. Menurutnya, upaya OECD dalam bidang keuangan digital dan kecerdasan buatan juga sangat membantu Indonesia dalam memperbarui kerangka regulasi dan mempercepat transformasi digital. Hal ini juga menjadi bagian dari komitmen agar regulasi nasional selaras dengan standar OECD.
Peran Penting Asia
Sementara itu, Direktur Financial and Enterprise Affairs OECD Carmine Di Noia dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kemitraan dengan OJK dan menyoroti peran penting Asia sebagai pusat inovasi keuangan digital. Ia menegaskan komitmen OECD untuk mendukung pengembangan kerangka kerja yang harmonis secara global. Dalam konteks ini, OECD menggandeng OJK sebagai mitra utama dalam penyelenggaraan OECD Asia Roundtable on Digital Finance 2025, sekaligus menegaskan eratnya kerja sama antara kedua institusi "Asia berada di garis depan transformasi keuangan digital, didorong oleh ekosistem fintech yang dinamis dan adopsi teknologi yang cepat. Kolaborasi seperti yang kita saksikan hari ini sangat penting untuk memastikan bahwa inovasi dapat berkembang secara bertanggung jawab, menciptakan pasar yang lebih efisien dan
inklusif, serta memperkuat kepercayaan publik," kata Carmine Di Noia. Pada kesempatan ini juga dilakukan peluncuran The OECD Report On Artificial Intelligence in Asia’s Financial Sector dan Panduan Kode Etik Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence/AI) yang Bertanggung Jawab dan Terpercaya di Teknologi Finansial di bawah pengawasan IAKD. Peluncuran ini menjadi bagian dari komitmen OJK agar regulasi nasional selaras dengan praktik terbaik internasional. Indonesia berkomitmen memperkuat transformasi digital, memperkuat fundamental ekonomi, dan memperdalam kerja sama internasional melalui strategi yang efektif dan peningkatan kapasitas teknologi.
Kegiatan dengan OECD ini juga merupakan bagian dari proses aksesi Indonesia menjadi anggota penuh OECD. Posisi strategis Indonesia sebagai negara G20 dan pengawas sektor jasa keuangan terintegrasi menjadikan keterlibatan OJK di forum OECD semakin penting. Kolaborasi tersebut sebelumnya telah diformalisasi melalui Memorandum of Understanding (MoU) antara OJK dan OECD yang terakhir diperbarui pada tahun 2021, dan mencakup berbagai sektor jasa keuangan, termasuk pengembangan regulasi, perlindungan konsumen, serta penguatan integritas dan stabilitas sistem keuangan. “OECD Asia Roundtable on Digital Finance 2025 menjadi momentum penting untuk menyelaraskan langkah kita di seluruh negara Asia dan negara anggota OECD.
Melalui forum ini, kita dapat berbagi pengalaman, mengembangkan praktik terbaik, dan membangun kerangka kebijakan yang memungkinkan inovasi keuangan digital menjadi pengubah permainan untuk pertumbuhan dan inklusi keuangan, sambil mengelola risiko secara kolektif,” kata Mahendra Siregar. Pada sesi siang hari, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Hasan Fawzi, memberikan sambutan yang mengawali diskusi mengenai aset digital. Hasan Fawzi memaparkan perkembangan pesat pasar aset digital di Indonesia serta pendekatan OJK dalam menyeimbangkan inovasi dan manajemen risiko.
"Seiring kita beralih ke sesi sore ini, fokus kita bergeser ke kekuatan transformatif lainnya dalam keuangan digital yaitu aset digital. Sementara AI membentuk kembali intelligence dan proses di balik layanan keuangan. Aset digital secara fundamental mendefinisikan kembali sifat aset itu sendiri dan infrastruktur untuk pertukarannya," jelas Hasan Fawzi. Kegiatan hari pertama ditutup dengan diskusi panel yang mendalam mengenai berbagai topik, termasuk pendekatan kebijakan terhadap AI di sektor keuangan dan keseimbangan antara inovasi dan regulasi dalam aset digital. Acara akan dilanjutkan pada hari kedua dengan agenda pembahasan mengenai tokenisasi aset dan implikasinya bagi pengembangan pasar. Kegiatan ini dihadiri lebih dari 40 perwakilan dari regulator, pelaku industri global dan pakar di bidang keuangan digital yang berasal dari berbagai negara.
Batam, 28 Oktober 2025 – Aston Inn Gideon Batam kembali menghadirkan pengalaman kuliner yang berbeda melalui Angkringan Gideon, sebuah konsep makanan kaki lima khas Indonesia yang semakin diminati para tamu, khususnya pengunjung dari Singapura dan Malaysia yang banyak menginap di akhir pekan.
Diselenggarakan setiap Jumat dan Sabtu pukul 18.30 – 21.00, Angkringan Gideon menawarkan suasana santai ala warung kaki lima dengan ragam pilihan makanan yang melimpah. Para tamu dapat menikmati sate dengan live cooking langsung di meja, aneka gorengan hangat, Indomie khas angkringan, beragam pilihan nasi bungkus, serta minuman herbal tradisional yang menghadirkan cita rasa autentik Indonesia.
“Angkringan ini bukan sekadar tempat makan, tetapi pengalaman unik yang membawa para tamu merasakan kehangatan suasana lokal. Banyak tamu kami dari Singapura dan Malaysia sangat antusias karena konsep ini jarang mereka temui di negara mereka,” ujar Randi Pratama, Restaurant Banquet Manager Aston Inn Gideon Batam.
Hadirnya Angkringan Gideon menjadi bagian dari komitmen Aston Inn Gideon Batam untuk terus menyajikan pengalaman kuliner yang berbeda, meriah, dan penuh cita rasa lokal yang dapat dinikmati oleh seluruh tamu hotel maupun masyarakat Batam.
Tunggu apalagi segera reservasi ke +62 811 7036 387 atau langsung datang ke Komplek Penuin Centre Blok AA No. 1, Penuin, Lubuk Baja, Batam, Kepulauan Riau .
Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) menyampaikan empati yang mendalam atas bencana banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra Utara, mulai dari Aceh, Kota Sibolga, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, hingga Tapanuli Utara, serta beberapa area di Sumatra Barat. Peristiwa ini turut berdampak pada layanan telekomunikasi di beberapa titik.
Hingga Kamis, 27 November 2025, sebanyak 71,68% site di wilayah Sumatra bagian utara berfungsi dengan baik.
Saat ini, tim teknis Indosat terus mempercepat proses pemulihan melalui perbaikan jalur transport telekomunikasi dan mengoperasikan sumber daya portable yang disebar di lokasi lokasi terdampak.
"Dengan langkah-langkah tersebut, Indosat telah mampu menjaga keberlangsungan layanan dasar, seperti telepon dan pesan singkat serta layanan data secara terbatas tetap berjalan.
Indosat berkomitmen untuk menjaga keberlangsungan layanan dan mendukung kebutuhan komunikasi pelanggan di wilayah terdampak,"ujar EVP - Head of Circle Sumatra Indosat Ooredoo Hutchison Agus Sulistio.
Jakarta-Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyampaikan pesan kuat mengenai pentingnya sinergi kebijakan nasional dalam menjaga ketangguhan perekonomian Indonesia di tengah ketidakpastian global yang terus meningkat. Hal itu disampaikannya dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 bertema “Tangguh dan Mandiri: Sinergi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi dan Berdaya Tahan”, Jumat (28/11/2025) malam.
Dalam paparannya, Perry menekankan bahwa ketidakpastian dunia masih berada pada level tinggi. Menurutnya, kebijakan proteksionis Amerika Serikat, yang kini semakin agresif, memberikan dampak besar pada arus perdagangan global. Ketegangan geopolitik juga belum mereda, dan hingga kini belum ada kepastian kapan konflik akan mencapai titik harmonisasi.
Perry memaparkan lima karakteristik utama yang membuat prospek ekonomi global tahun 2026–2027 tampak meredup:
- Kebijakan proteksionisme dan regionalisme meningkat
Amerika Serikat terus memperketat kebijakan industrinya, membuat perdagangan global melemah. Arus barang dan rantai pasok global menjadi lebih terbatas, menekan banyak negara berkembang.
- Perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia
Ekonomi dunia diprediksi tumbuh lebih lambat, terutama Amerika Serikat dan Tiongkok.
“Uni Eropa, India, dan Indonesia masih cukup baik, namun tekanan global membuat ruang gerak kebijakan semakin sempit,” ujarnya.
- Inflasi turun lebih lambat
Turunnya inflasi global yang tersendat membuat bank sentral di berbagai negara sulit menurunkan suku bunga. Negara-negara maju dibayangi beban utang tinggi, sementara negara berkembang menghadapi ongkos fiskal yang makin berat.
- Kerentanan sistem keuangan makin tinggi
Perry menyoroti maraknya transaksi produk derivatif berisiko tinggi, terutama yang melibatkan cash fund dan machine trading.
“Ini meningkatkan risiko pelarian modal dan tekanan nilai tukar di negara-negara emerging market,” imbuhnya.
- Ledakan uang kripto dan stablecoin swasta
Lonjakan penggunaan aset kripto tanpa pengawasan memadai dinilai berpotensi menimbulkan risiko sistemik. Karena itu, Perry kembali menekankan urgensi penguatan kebijakan Central Bank Digital Currency (CBDC) yang tengah disiapkan BI.
Indonesia Masih Tangguh, Sinergi Menjadi Kunci
Meski awan global kian gelap, Perry menyampaikan rasa syukurnya karena ekonomi Indonesia mampu menjaga ketahanan di tengah tekanan dunia.
Ia menegaskan bahwa sinergi kebijakan menjadi penopang utama keberhasilan tersebut. kolaborasi fiskal–moneter, penguatan sektor pangan, serta stabilitas nilai tukar yang terjaga, dinilai mampu membuat ekonomi Indonesia tetap kokoh.
Menurut BI, pada 2026–2027, Indonesia berpotensi tumbuh lebih tinggi dengan pendorong utama berupa: kenaikan konsumsi rumah tangga, investasi yang makin kuat ekspor yang tetap bertahan meskipun ekonomi dunia melambat, inflasi yang tetap terkendali, cadangan devisa yang cukup serta neraca pembayaran yang sehat, pertumbuhan kredit yang meningkat & percepatan ekonomi keuangan digital seperti e-commerce, digital banking, dan uang elektronik.
Perry kemudian memaparkan arah kebijakan dan transformasi ekonomi nasional untuk memperkuat daya tahan Indonesia di masa depan. Ia menegaskan bahwa posisi Indonesia harus semakin tangguh dan mandiri, berbasis sumber daya alam dan ekonomi kerakyatan.
Ada lima area sinergi besar yang akan menjadi fokus Indonesia ke depan:
- Memperkuat stabilitas dan mendorong permintaan domestik
Stabilitas harga, nilai tukar rupiah, dan kondisi pasar keuangan harus menjadi pondasi utama pertumbuhan.
- Hilirisasi, industrialisasi, dan ekonomi kerakyatan
Transformasi struktural menjadi keharusan agar Indonesia tidak lagi bergantung pada komoditas mentah.
- Penguatan pemberdayaan dan pendalaman pasar keuangan
Pengembangan instrumen keuangan, literasi masyarakat, serta penguatan UMKM menjadi prioritas.
- Akselerasi ekonomi keuangan internasional
Indonesia harus meningkatkan posisi dalam arus ekonomi global melalui penguatan kerja sama dan integrasi sistem pembayaran.
- Kerja sama investasi dan perdagangan internasional
Kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai negara diperlukan untuk mengamankan pasar dan arus modal.Perry menegaskan bahwa stabilitas bukan berarti stagnasi.
“Stabilitas yang dinamis adalah stabilitas yang membuat harga terkendali, rupiah stabil, ekonomi bergerak cepat, dan rakyat merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Ia menyebut konsep tersebut sebagai “sumitronomis”, yang menekankan kolaborasi erat antara kebijakan fiskal dan moneter sebagai mesin pertumbuhan dan stabilitas.
Perry menegaskan bahwa masa depan ekonomi Indonesia membutuhkan komitmen kuat dari seluruh pemangku kepentingan.
Pertemuan Tahunan BI 2025 pun menjadi ruang refleksi sekaligus peta jalan untuk menavigasi tantangan global menuju Indonesia yang lebih kuat, adaptif, dan berdaya saing.
Oakwood Hotel & Apartments Grand Batam bersama Batam Jazz Society (BJS) dengan bangga mempersembahkan Sea Jazz Blossoms 2025, sebuah signature event musik jazz di Batam yang siap menjadi gelombang baru dalam kalender event Batam 2025. Acara ini berlangsung dua malam berturut-turut, 6–7 Desember 2025, di Oakbistro lantai 8, mulai pukul 19.00 WIB — menjadikannya salah satu agenda Desember Batam yang paling dinantikan.
Sebagai festival jazz yang dirancang untuk merayakan ekspresi, kolaborasi, dan kreativitas, Sea Jazz Blossoms 2025 menghadirkan intimate urban jazz stage dengan pemandangan kota Batam dari ketinggian. Event ini diharapkan menjadi magnet bagi pecinta live music Batam, wisatawan, serta komunitas musik nasional.
Deretan artis yang akan tampil mencakup talenta lokal, nasional, hingga internasional seperti:
- Jazz Alley ft. Darryl Ervin & Namie
- Daniel Purnomo
- COA ft. Aurora
- Nanyang Hill Jazz
- Luke Jozsua Trio
- BOTR
Rangkaian performers ini menghadirkan spektrum jazz yang luas — dari modern jazz, soulful, warm contemporary, hingga groove yang enerjik — menjadikan event ini salah satu konser jazz terbaik di Batam.
Sea Jazz Blossoms 2025 didukungan berbagai pihak yang memperkuat ekosistem kreatif dan komunitas jazz Batam, termasuk:
- D Production
- Arigato Production
- Kuma Creative Work
- Event di Batam
- Forum Jazz Indonesia
- Komunitas Jazz Indonesia
- Ninetynine
Keberadaan partner ini menegaskan bahwa industri kreatif Batam kian solid dan berpengaruh dalam lanskap musik nasional.
Jakarta, 29 November 2025. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong peningkatan literasi keuangan digital mahasiswa dengan menyelenggarakan kegiatan OJK Digital Financial Literacy di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).
Perkembangan teknologi membawa potensi yang sangat besar dalam mendorong inovasi di sektor keuangan serta membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat terhadap produk keuangan. Namun, di balik peluang tersebut, terdapat pula risiko yang harus diperhatikan seperti pergerakan harga yang sangat fluktuatif dan rentan dengan penyalahgunaan untuk tindak kejahatan.
Demikian disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK Hasan Fawzi dalam sambutannya dalam acara tersebut di kampus UMSU Medan, Jumat (28/11).
“Oleh karena itu, sangat penting bagi kita semua terutama teman-teman mahasiswa untuk betul-betul memahami dan mempelajari karakteristik, manfaat, dan risiko sebelum memutuskan untuk mengakses layanan keuangan digital. Dengan pemahaman yang memadai, diharapkan teman-teman mahasiswa dapat memperoleh manfaat yang optimal dari Aset Keuangan Digital, Aset Kripto, dan layanan keuangan digital lainnya,” kata Hasan Fawzi.
Menurutnya, melalui kegiatan Digital Financial Literacy ini, diharapkan mahasiswa dapat lebih mengenal dan memahami inovasi keuangan digital yang berada di bawah pengawasan OJK. Untuk selanjutnya, diharapkan mahasiswa dapat memanfaatkan produk keuangan digital tersebut secara bijak dan bertanggung jawab.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala OJK Provinsi Sumatera Utara Khoirul Muttaqien mengajak mahasiswa untuk merencanakan keuangan sejak dini dan menjadi investor yang bijak di era digital.
“Ada tiga pesan kunci agar mahasiswa dapat menjadi calon digital human capital dan digital investor masa depan. Pertama, pahami produk dan layanan jasa keuangan yang akan digunakan sebelum berinvestasi. Kedua, ingat prinsip Legal dan Logis (2L) ketika berinvestasi. Ketiga, jadikan keahlian digital sebagai peluang karis, bukan hanya sarana spekulasi,” kata Khoirul Muttaqien.
Lanjutnya, mahasiswa juga diimbau untuk berhati-hati terhadap kejahatan di sektor jasa keuangan, seperti investasi bodong dan pinjaman online ilegal. Mahasiswa juga diimbau agar menghindari praktik judi online.
Dekan Fakultas Hukum UMSU Faisal mengapresiasi program peningkatan literasi keuangan generasi muda terutama mahasiswa yang dilakukan oleh OJK.
“Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi atas program kerja peningkatan literasi keuangan digital yang dilakukan oleh OJK pada hari ini. Selanjutnya, kami mengimbau agar seluruh mahasiswa sebagai peserta kegiatan dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik. Diharapkan ilmu yang diperoleh tidak hanya berguna bagi diri sendiri tetapi juga bagi masyarakat. Mahasiswa diharapkan dapat menjadi agen literasi di lingkungannya,” kata Faisal.
Kegiatan ini dilaksanakan secara hibrida yang dihadiri secara fisik oleh mahasiswa dan dosen UMSU serta secara daring oleh perwakilan TPAKD di 33 kabupaten dan kota di wilayah Sumatera Utara dengan jumlah peserta lebih dari 600 orang.
Pada kesempatan yang sama, dilakukan pula talkshow bertema "Aset Kripto dan Perkembangan Inovasi Keuangan Digital di Indonesia" dengan narasumber Ketua Career Development and Alumni Center (CDAC) UMSU Sukma Lesmana, Wakil Kepala Eksekutif Aset Digital dan Kripto, Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI) Jodhi A. Sardjono, dan Direktur Grup Inovasi Keuangan Digital (GIKD) OJK Ludy Arlianto. Talkshow ini memberikan wawasan mengenai tren aset digital, pengembangan aset kripto berbasis syariah, serta arah kebijakan OJK dalam memperkuat ekosistem inovasi keuangan digital di Indonesia.
Melalui OJK Digital Financial Literacy, OJK berkomitmen untuk memperluas jangkauan edukasi dan mendorong literasi keuangan digital di berbagai wilayah Indonesia. OJK berharap generasi muda tidak hanya menjadi pengguna layanan keuangan digital yang bijak dan aman, tetapi juga berperan sebagai inovator dalam membangun masa depan sektor keuangan digital yang inklusif dan berkelanjutan.
JAKARTA. PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) terus berinovasi untuk menghadirkan solusi finansial yang relevan dengan kebutuhan nasabah dan masyarakat sesuai purpose Advancing Customers and Society. Terbaru, CIMB Niaga melalui produk pinjaman OCTO Loan meluncurkan fitur Bayar Transaksi Pakai QRIS dari aplikasi OCTO dengan memanfaatkan limit pinjaman OCTO Loan.
Direktur Consumer Banking CIMB Niaga Noviady Wahyudi menyatakan, kehadiran fitur baru ini menjadikan OCTO Loan sebagai produk personal loan yang memiliki fitur lengkap dan dapat digunakan sesuai preferensi nasabah, baik dicairkan ke rekening tabungan sebagai dana tunai maupun untuk transaksi QRIS. Hal ini semakin memudahkan nasabah dalam memenuhi beragam kebutuhan mendesak atau gaya hidup sehari-hari, tanpa harus menunggu tanggal gajian.
“Kami memahami di tengah kondisi perekonomian saat ini nasabah dan masyarakat membutuhkan solusi keuangan yang cepat, mudah, dan aman, termasuk dana talangan yang fleksibel untuk membantu mengelola keuangan harian secara efisien. Karena itu, kami terus memperkuat OCTO Loan dengan menambahkan fitur transaksi QRIS dari aplikasi OCTO yang bisa digunakan untuk bertransaksi di merchant mana saja dan kapan saja. Dengan demikian, nasabah tidak perlu khawatir dan tetap bisa memenuhi beragam kebutuhannya secara bijak,” kata Noviady di Jakarta, Jumat (28/11/2025).
Seperti diketahui, OCTO Loan merupakan fasilitas pinjaman digital yang fleksibel dengan limit kredit bergulir hingga Rp10 juta. Nasabah dapat mencairkan limit secara instan melalui aplikasi maupun website OCTO, dengan suku bunga harian 0,0833% (setara 2,5% per bulan). Fasilitas ini menyediakan dua opsi pembayaran: bayar saat tagihan atau cicilan 1, 3, 6, dan 12 bulan, yang bisa dilunasi lebih awal kapan saja. Setelah pelunasan, limit akan otomatis ter-update dan siap digunakan kembali.
Inovasi ini juga didukung dengan berbagai promo menarik hingga 31 Desember 2025. Nasabah bisa menikmati cashback hingga Rp100 ribu untuk transaksi QRIS di merchant pilihan seperti Erafone, Urban Republic, Atria, Depo Bangunan, dan Blibli Store Offline. Untuk pembelanjaan di Blibli.com dan Superindo, tersedia cashback hingga Rp50 ribu. Khusus pengguna baru, tersedia cashback spesial mulai dari Rp30 ribu hingga Rp100 ribu untuk transaksi pertama, baik tarik tunai maupun QRIS.
Tak hanya itu, CIMB Niaga juga menghadirkan program bebas bunga untuk tenor cicilan 3 bulan, di mana bunga akan dikembalikan dalam bentuk cashback ke rekening nasabah pada bulan angsuran pertama. Seluruh cashback diberikan langsung ke OCTO Pay atau rekening tabungan sesuai ketentuan program.
Bagi nasabah yang tertarik untuk memanfaatkan fasilitas OCTO Loan, dapat mengajukan dengan proses mudah dan sepenuhnya digital melalui aplikasi OCTO. Nasabah hanya perlu mengisi formulir di aplikasi OCTO, menyertakan e-KTP, dan memiliki penghasilan tetap minimal Rp2 juta per bulan. Proses persetujuan berlangsung cepat dalam 2 hingga 3 hari kerja, dan limit akan langsung tersedia begitu disetujui. Informasi lengkap tentang produk OCTO Loan dapat diakses di cimb.id/kta/octoloan.
“Dengan fitur baru dan promo yang ditawarkan, OCTO Loan tak sekadar menjadi solusi keuangan digital yang praktis, tetapi juga mendorong nasabah untuk mengelola keuangan secara cerdas dan bertanggung jawab. Hal ini sejalan dengan komitmen kami untuk terus menghadirkan layanan yang memudahkan sekaligus memberikan dampak positif bagi nasabah dan masyarakat luas,” pungkas Noviady.
