Live Streaming
super me

super me

Page 76 of 219

Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan BP Batam, Sudirman Saad menjadi narasumber dalam kegiatan pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), pada Senin (21/7/2025).

Dihadapan para mahasiswa UMRAH, Sudirman Saad mewakili Kepala BP Batam, Amsakar Achmad memaparkan potensi maritim wilayah Batam kaitannya dengan program prioritas Pelabuhan Logistik Internasional Batu Ampar, guna memaksimalkan potensi strategis dari jalur pelayaran internasional Selat Malaka.

Sudirman mengajak mahasiswa UMRAH untuk berkolaborasi dalam mengembangkan industri maritim yang sangat potensial. Sebab, hal ini tidak terlepas dari letak geografis Provinsi Kepulauan Riau, yang terdiri dari 96 persen lautan dan 4 persen daratan.

"BP Batam saat ini sudah bergerak ke pengembangan industri maritim dan ingin Kota Batam menjadi katalisator dalam transformasi industri maritim," ujarnya.

Ia melanjutkan, setiap tahunnya terdapat 82.000 kapal dan 60 juta PP kargo yang lalu lalang di Selat Malaka. Oleh sebab itu, BP Batam ingin menangkap peluang ini, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

Salah satu upaya yang telah berjalan adalah transformasi Pelabuhan di Kota Batam. Transformasi yang dilakukan ini, telah mencatatkan kinerja positif pada tahun 2024 lalu.

Dengan upaya tersebut, terdapat peningkatan arus peti kemas sebesar 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dari 624.061 TEUs pada tahun 2023 menjadi 673.343 TEUs pada 2024. Terdiri dari 180 ribu TEUs peti kemas domestik dan 493 ribu TEUs ekspor-impor.

Disamping itu, BP Batam juga telah melaksanakan sejumlah upaya strategis, seperti digitalisasi layanan pelabuhan melalui penyempurnaan Sistem Pelaporan Tersus pada Batam Seaport Information Management System (B-SIMS), implementasi Batam Terminal Operating System (B-TOS) di Terminal Peti Kemas Batu Ampar.

Upaya tersebut mendapatkan respon positif internasional dengan masuknya rute pelayaran perdana Direct Call ke China yang dimulai pada 31 Maret 2024 lalu melalui Kapal MV SITC Hakata dan disusul rute pelayaran perdana Kapal MV Uni Active Evergreen Line pada 20 Agustus 2024 lalu.

"Sebagai mana arahan dari Bapak Presiden dan komitmen Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, Batam akan terus mengoptimalkan sektor strategis sehingga menjadi penggerak utama perekonomian nasional," katanya pria lulusan S3 UGM tersebut.

"Upaya BP Batam tersebut, dapat berjalan lebih cepat dengan hadirnya SDM yang kuat di dalam industri kemaritiman. Kami mengajak seluruh mahasiswa ayo jadi bagian penting dari masa depan industri maritim Batam-indonesia." Pungkas Sudirman (*)

Bank Indonesia (BI) bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) kembali menyelenggarakan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2025, sebagai wujud nyata komitmen dalam menjaga kedaulatan NKRI melalui penyediaan uang Rupiah layak edar di wilayah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T). Tahun ini, ERB akan menjangkau 90 pulau di 18 provinsi.

Pelaksanaan ERB 2025 kesebelas secara resmi ditandai dengan seremonial pelepasan KRI Hasan Basri-382 dari Pelabuhan Batu Ampar, Batam oleh Kepala Departemen Pengelolaan Uang, M. Anwar Bashori. Acara pelepasan dihadiri oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Rony Widijarto P.; Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Misni; dan Komandan Lantamal IV, Laksamana Pertama TNI Berkat Widjanarko; serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kepulauan Riau.

Pemilihan Batam sebagai lokasi pelaksanaan ERB kesebelas dilatarbelakangi oleh kekuatan simbolik dan strategis. Kepulauan Riau memiliki keterkaitan erat dengan Rupiah karena di tahun 1963-1964 memiliki mata uang khusus yang dikenal dengan Kepulauan Riau Rupiah (KRRp). Selain itu, secara geografis Kepulauan Riau berbatasan langsung dengan negara Singapura dan Malaysia sehingga terdapat tantangan tersendiri untuk menjaga eksistensi dan kedaulatan Rupiah di daerah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T) sepanjang masa.

Dalam pelaksanaan pengedaran Rupiah, BI menghadapi sejumlah tantangan terutama dari kondisi geografis Indonesia yang terdiri atas ribuan pulau dengan keterbatasan infrastruktur. Hal ini menyebabkan tidak semua wilayah dapat dijangkau secara optimal, khususnya di kawasan 3T yang memiliki tantangan tersendiri dalam pendistribusian uang Rupiah layak edar, baik melalui jaringan kantor wilayah BI maupun perbankan. Kawasan 3T juga berbatasan langsung dengan negara tetangga sehingga terdapat risiko penggunaan mata uang asing selain Rupiah sebagai alat pembayaran yang berpotensi mengganggu kedaulatan negara.

Selain faktor geografis, keberagaman tingkat pendidikan masyarakat juga turut memengaruhi perilaku dalam memperlakukan uang. Banyak uang tidak layak edar ditemukan karena perilaku melipat uang, menstaples, atau membasahi uang. Kondisi ini mendorong pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya merawat Rupiah.

Untuk menjawab tantangan tersebut, sinergi antara BI dan TNI AL terus diperkuat. Kolaborasi ini telah memberikan dampak positif dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI. TNI AL menjaga kedaulatan dari sisi pertahanan dan militer, sementara BI memastikan kedaulatan ekonomi dan kedaulatan Rupiah sebagai simbol negara.

Sejak tahun 2012, ERB telah menjangkau 655 pulau melalui 127 kegiatan kas keliling. Sementara, pada tahun 2024, ERB mencatat capaian sejumlah 18 kegiatan yang menjangkau 90 pulau dengan total nilai penukaran uang mencapai Rp164,4 miliar. Tahun ini, ERB di wilayah Kepulauan Riau 2025 akan berlangsung pada 22 s.d. 28 Juli 2025, dengan menyasar lima pulau, yakni: Tarempah, Subi Besar, Tambelan Besar, Midai, dan Singkep dan membawa 13 milyar Rupiah.

Ronny Widijarto P (Kepala Perwakilan BI Kepri) mengatakan  Bank Indonesia akan terus memperluas jangkauan pelayanan kas dan memperkuat literasi masyarakat tentang Rupiah melalui sinergi yang inklusif dan berkelanjutan. Upaya ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama dalam membangun Indonesia Maju, dari kota hingga ke pelosok negeri.

 

Dan inilah Rencana jadwal kegiatanya:

 23 Juli 2025: Pulau Tarempa

- 24 Juli 2025: Pulau Midai

- 25 Juli 2025: Pulau Subi Besar

- 26 Juli 2025: Pulau Tambelan

- 27 Juli 2025: Pulau Dabo Singkep dengan agenda yang sama yaitu :

  1. Edukasi CBP Rupiah di Aula Camat Singkep
  2. ⁠Penukaran kpd masyarakat

Jakarta, 22 Juli 2025. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Peraturan OJK (POJK) Nomor 16 Tahun 2025 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Serta Penilaian Kembali bagi Pihak Utama di Sektor Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (POJK PKK PKPU IAKD) dalam rangka memperkuat tata kelola dan integritas penyelenggara Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto (IAKD).

Penerbitan POJK ini merupakan respons atas pesatnya perkembangan teknologi informasi di sektor jasa keuangan, yang mendorong kebutuhan akan penguatan pengawasan terhadap pihak utama seperti pemegang saham pengendali, direksi, dan dewan komisaris penyelenggara IAKD, guna menjaga kepercayaan masyarakat. Penerapan tata kelola yang baik, termasuk kecakapan manajerial dan integritas para pengelola, diyakini akan meningkatkan kredibilitas penyelenggara IAKD. Sebaliknya, ketidakpatuhan dan pelanggaran oleh pihak utama dapat menimbulkan ketidakstabilan operasional dan menurunkan kepercayaan publik terhadap industri. POJK ini mengatur pelaksanaan penilaian kemampuan dan kepatutan (PKK) serta penilaian kembali terhadap pihak utama IAKD sebagai bagian dari penerapan prinsip kehati-hatian.

Penilaian PKK bertujuan memastikan bahwa pihak yang memiliki atau mengelola IAKD memenuhi persyaratan integritas, reputasi atau kelayakan keuangan, dan kompetensi. Penilaian kembali dilakukan apabila terdapat indikasi keterlibatan pihak utama dalam permasalahan integritas, kelayakan keuangan, reputasi keuangan, dan/atau kompetensi yang terjadi pada penyelenggara IAKD. POJK yang akan mulai berlaku pada tanggal 1 Oktober 2025 ini juga merupakan pelaksanaan amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), khususnya Pasal 216 ayat (3) yang memberikan kewenangan kepada OJK untuk mengatur dan mengawasi kegiatan IAKD, termasuk melalui mekanisme perizinan dan penilaian kemampuan serta kepatutan yang terintegrasi.

OJK berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan dan inovasi di sektor jasa keuangan melalui penerapan tata kelola dan integritas yang kuat. Melalui POJK ini, penyelenggara IAKD diharapkan senantiasa dikelola oleh pihak yang kompeten dan berintegritas tinggi guna menjaga stabilitas dan keberlanjutan sektor keuangan digital di Indonesia.

Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain hadir mewakili Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dalam gelaran Kongres 1 Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) 2025 pada Sabtu (19/7/2025) bertempat di The Dome at Senayan Park Jakarta.

Bersamaan dengan momentum besar untuk memperkuat peran pelaku ekonomi kreatif dalam pembangunan nasional, turut terpilih kembali Kawendra Lukistian sebagai Ketua Umum DPP GEKRAFS untuk 4 tahun ke depan.Alexander Zulkarnain yang ditemui selepas acara mengucapkan selamat atas terpilihnya Ketua Umum DPP GEKRAFS lewat Kongres ini.

"Kami apresiasi kelancaran dan kesuksesan Kongres 1 GEKRAFS 2025 ini, kami turut mengucapkan selamat kepada Bapak Kawendra atas terpilihnya sebagai Ketua Umum DPP GEKRAFS untuk 4 tahun ke depan," ujar Alexander.

Alexander berharap di bawah kepemimpinan Kawendra, GEKRAFS dapat memberikan dampak positif dalam kemajuan ekonomi Indonesia tak terkecuali Batam."Semoga tangan dingin Bapak Kawendra sebagai Ketua DPP GEKRAFS dapat terus membawa kemajuan bagi ekonomi kreatif Indonesia sekaligus memberikan dampak positif bagi Batam," harap Alexander.

Menilik sektor ekonomi kreatif yang sering kali berhubungan dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Batam tentu memiliki potensi besar dalam bidang kuliner, kriya, fesyen, periklanan, fotografi, musik, dan lainnya.Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau hingga akhir tahun 2024, jumlah UMKM Batam tercatat di angka 75.575 unit yang di dominasi oleh sektor kuliner dan mampu menyerap 156.997 tenaga kerja.Angka ini tentu menjadi potensi besar bagi Batam dalam memajukan perekonomian kawasan ini.

Melihat fakta yang ada, Alexander berharap eskalasi kolaborasi antara pelaku usaha dengan pemerintah dapat membawa kemajuan yang inklusif bagi Batam."Di tengah tantangan global, pelaku usaha skala besar serta UMKM di Batam diharapkan untuk terus berkolaborasi dengan BP Batam maupun Pemko Batam agar dapat meningkatkan potensi usahanya dan mewujudkan proses bisnis berorientasi ekspor untuk membawa kemajuan bagi Batam," pungkas Alexander.

Turut hadir mendampingi Alexander Zulkarnain dalam kegiatan ini, Kepala Biro Umum, Mohamad Taofan; serta beberapa Pejabat Tingkat III dan IV di lingkungan BP Batam. (MI)

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengikuti kegiatan Gowes Santai bersama Polda Kepri, Minggu (20/7/2025).

Keduanya menempuh rute mulai dari Pollux Habibie, melewati sejumlah titik strategis seperti Bundaran Madani dan Kantor BP Batam, lalu berakhir di kawasan Orchard Park Batam Center.

Selain memperkuat sinergi antarinstansi, kegiatan ini sekaligus bertujuan untuk menumbuhkan budaya hidup sehat di tengah masyarakat Batam.

“Kegiatan ini sederhana, tapi memiliki manfaat yang besar. Kita sehat, bahagia, dan semakin kompak. Kebersamaan seperti ini juga harus terus kita jaga dalam membangun Kota Batam yang lebih baik,” ujar Amsakar Achmad.

Senada, Li Claudia turut mendorong agar kegiatan tersebut dapat menarik minat masyarakat untuk terus melanjutkan tradisi ini sebagai agenda rutin. Dengan harapan dapat meningkatkan kepedulian akan pentingnya kesehatan. Lebih lanjut, ia mengapresiasi upaya pemerintah bersama Polda Kepri untuk terus bersinergi dalam menjaga situasi kondusif Batam sebagai kota ramah investasi.

“Selain sebagai ajang mempererat silaturahmi, momen ini sekaligus menjadi kolaborasi antarinstansi demi ekosistem investasi Batam yang stabil,” ujar Li Claudia.

Turut hadir Kapolda Kepri, Irjen Pol. Asep Safrudin; Direktur Pengelolaan Lahan BP Batam, Harlas Buana; dan Direktur Perencanaan Infrastruktur BP Batam, Fesly Abadi Paranoan; Kepala Pusat Harmonisasi Kebijakan Strategis BP Batam, Budi Susilo dan Kepala Pusat Perencanaan Program Strategis BP Batam, Harry Prasetyo Utomo. (*)

Aston Batam Hotel & Residence kembali menorehkan prestasi gemilang dalam ajang tahunan Making Bed & Towel Art Competition 2025 yang diselenggarakan oleh BPD IHKA (Indonesian Housekeepers Association) Kepulauan Riau bersama Batam Tourism Politeknik. Kompetisi ini berlangsung meriah di One Batam Mall pada tanggal 18 Juli 2025 dan diikuti oleh 24 hotel berbintang dua hingga lima dari seluruh Kepulauan Riau.

Dalam kompetisi ini, Aston Batam mengirimkan dua tim yang terdiri dari para room attendant terbaik, di bawah arahan langsung Bapak Irfan selaku Executive Housekeeper Aston Batam Hotel & Residence. Tim pertama diwakili oleh Roni Putra dan Khairil Azmi, yang tampil luar biasa dan berhasil menyabet Juara 1 dalam kategori Making Bed & Towel Art untuk Hotel & Villa. Selain itu, mereka juga dinobatkan sebagai peraih The Best Performance dan The Best Neatness dalam kategori yang sama.

Pencapaian gemilang ini mengantarkan Aston Batam sebagai peraih Piala Bergilir, sekaligus membuka jalan untuk mewakili Kepulauan Riau di ajang nasional yang akan digelar di Jakarta pada Indonesian Housekeeping Olympic tanggal 23 & 24 Agustus mendatang. Bapak Irfan menyampaikan rasa bangganya atas hasil kerja keras tim, “Kami sangat bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih oleh tim Housekeeping kami, khususnya Roni Putra dan Khairil Azmi.

Kemenangan ini adalah buah dari latihan, ketekunan, dan semangat kerja sama. Lebih dari sekadar kompetisi, ini adalah bentuk nyata dari dedikasi kami dalam memberikan pelayanan terbaik dan menjaga standar kualitas tinggi yang selalu kami junjung di Aston Batam.” Kemenangan ini sekaligus menjadi pengakuan atas kualitas sumber daya manusia di Aston Batam, khususnya tim Housekeeping, yang terus berkomitmen menghadirkan kenyamanan dan pelayanan berkelas kepada setiap tamu yang menginap Untuk reservasi atau pemesanan, silakan hubungi kami langsung di +62 811-6200-788.

Aston Inn Gideon Batam merayakan hari jadinya yang kelima dengan menggelar General Staff Meeting tahunan bertajuk #5YearsStronger pada Selasa, 15 Juli 2025. Kegiatan internal ini dihadiri oleh seluruh tim hotel dan diselenggarakan di area hotel dengan mengusung tema "Rockstar" yang penuh semangat, diiringi dengan dress code khas rockstar untuk seluruh karyawan. Perayaan dibuka secara khidmat dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan lima tahun Aston Inn Gideon Batam memberikan pelayanan terbaik. Momen ini menjadi refleksi pencapaian dan komitmen untuk terus berkembang dalam industri perhotelan.

Acara berlanjut dengan pemberian apresiasi kepada para staf berprestasi, seperti penghargaan untuk "Best Mention in Google Review" dan "Best Department in Training Hours", sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi luar biasa mereka dalam menjaga standar kualitas pelayanan hotel. Tidak hanya itu, masing-masing departemen juga menampilkan pertunjukan kreatif yang semakin menyemarakkan suasana kebersamaan. Sebagai penutup, dilakukan pembagian lucky draw yang ditunggu-tunggu oleh para karyawan, dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi dan kenangan manis dari perayaan ini.

"Lima tahun bukan hanya tentang waktu, tapi tentang bagaimana setiap individu di dalamnya tumbuh dan menguat bersama. Semangat rockstar kami tahun ini menggambarkan energi dan dedikasi luar biasa dari seluruh tim," ujar Ade Irwansyah, Operational Manager Aston Inn Gideon Batam. Kiri ke Kanan: Staff Performance, Tumpeng, General Staff Meeting Dengan semangat #5YearsStronger, Aston Inn Gideon Batam terus memperkuat posisinya sebagai pilihan utama para tamu di Batam dengan pelayanan yang semakin prima dan tim yang solid. 

Badan Pengusahaan Batam kembali melakukan inovasi baru bagi akselerasi dunia investasi dan transformasi pelayanan bagi dunia usaha, dengan meluncurkan Dashboard Investasi dan memperkenalkan Duta Investasi Batam 2025, pada Jum'at pagi (18/7/2025).

Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra didampingi Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan Fary Francis secara simbolik menekan tombol virtual di layar sebagai tanda resmi telah diluncurkan Digital Dashboard Investasi sekaligus memperkenalkan para Duta Investasi Batam 2025.

Dalam sambutannya, Kepala BP Batam Amsakar Achmad menjelaskan bahwa kedua program tersebut merupakan langkah inovatif BP Batam untuk memperkuat ekosistem investasi yang inklusif dan responsif.

Digital Dashboard Investasi, sebuah solusi inovatif untuk para pelaku usaha di berbagai Kawasan Industri di Batam, untuk menyampaikan kendala secara langsung dan mendapatkan respons yang cepat dan dapat dimonitor secara real time melalui dashboard investinbatam.bpbatam.go.id.

Amsakar menyebutkan bahwa sejak awal Batam telah didesain sebagai kawasan industri dan tujuan investasi yang diharapkan menjadi kontributor utama pertumbuhan ekonomi nasional.

Dimulai sejak tahun 1971 di saat BP Batam membangun Batam, tren statistik menunjukkan kontribusi signifikan dalam menopang pertumbuhan ekonomi, investasi, dan penciptaan lapangan kerja.

"Batam berkontribusi siginifikan dalam enam dekade mendongkrak investasi dan membuka lapangan kerja. Kami tidak ingin hebat dalam angka tapi problem di bawah tidak tertangani dengan baik. Dalam konteks itulah Dashboard Investasi ini kita launching." Kata Amsakar.

Peluncuran Dashboard Investasi ini menjadi salah satu langkah konkret BP Batam dalam menjawab amanah Presiden Prabowo Subianto untuk mengakselerasi investasi di Batam.

Presiden Prabowo menekankan percepatan investasi serta penyelarasan kebijakan strategis antara pemerintah pusat dan daerah. Hal ini diperlukan untuk meningkatkan daya saing Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam di tingkat nasional dan internasional.

“Pemerintah Jakarta sedang memberikan atensi serius kepada Batam. Ini momentum bagi kita untuk bahu-membahu membangun energi kolektif, mengkomunikasikan kebijakan baru di daerah, melaksanakan penyederhanaan perizinan serta mempromosikan potensi strategis Batam.” Kata Amsakar.

Amsakar meyakini pada era ini dapat menjadi tonggak, dimana upaya pertemuan dengan Presiden menghasilkan sejumlah kebijakan baik bagi masa depan investasi di Batam.

Antara lain melalui dua regulasi baru yakni PP Nomor 25 Tahun 2025 dan PP Nomor 28 Tahun 2025, yang memberi pelimpahan kewenangan dari kementerian/lembaga ke BP Batam dalam 16 sektor usaha.

Sejalan dengan hal tersebut, Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan Fary Francis dalam laporannya mengatakan bahwa dashboard investasi dan duta investasi menjadi langkah konret BP Batam dalam menjawab tantangan global.

Dalam laporannya, Fary mengatakan, Dashboard Investasi dan Duta Investasi telah sukses menjadi Benchmarking di sejumlah negara adidaya seperti Singapura dan Korea Selatan.

“Belajar dari Singapura telah menjadi Benchmark karena memiliki kanal pelaporan dengan pro-enterprise panel yang langsung menjembatani dunia usaha. Korea Selatan dalam contoh sukses pendampingan investor melalui Petugas Khusus Duta Investasi yang tanggap dan professional. Dan kini saatnya Batam.” Kata Fary.

Untuk itu, pihaknya berupaya mewujudkan langkah nyata bagi Batam untuk menciptakan ekonomi inklusif, responsif dan berdaya saing global.

Turut hadir menyaksikan peresmian ini perwakilan Konsul Jenderal (Konjen) Singapura, Mr. Bynes Liau, Para Duta Investasi dari Batam Singapura dan Malaysia, para Deputi dan Pejabat di lingkungan BP Batam, pelaku usaha dan asosiasi, pimpinan redaksi media dan pewarta, serta pegiat media sosial atau influencer di Batam.

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Juda Agung, memimpin upacara pengukuhan Rony Widijarto P. sebagai Kepala Perwakilan BI Provinsi Kepulauan Riau pada Jumat (18/7) di Ruang Raja Haji Fisabilillah, Kantor Perwakilan BI Provinsi Kepulauan Riau. Prosesi pengukuhan ini menjadi penanda resmi peralihan jabatan Kepala Perwakilan BI Provinsi Kepulauan Riau dari Suryono kepada Rony Widijarto P. Sebelumnya, Rony Widijarto P. menjabat sebagai Kepala Perwakilan BI Provinsi Aceh, sementara Suryono kini ditugaskan sebagai Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumatera Utara.

Dalam sambutannya, Juda Agung menyampaikan apresiasi kepada Suryono atas dedikasi dan pencapaian kinerja yang telah ditorehkan selama menjabat sebagai Kepala Perwakilan BI Provinsi Kepulauan Riau. Selanjutnya, Juda Agung juga menyampaikan lima pesan utama kepada Rony Widijarto P. selaku Kepala Perwakilan BI Provinsi Kepulauan Riau yang baru. Pertama, penguatan langkah strategis dan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk menjaga daya saing ekspor produk-produk unggulan Kepulauan Riau, khususnya produk hasil industri dalam merespons dampak dari penerapan tarif Amerika Serikat. Kedua, terus mendukung kemudahan masuknya Foreign Direct Investment (FDI). Ketiga, melanjutkan sinergi pengendalian inflasi bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Keempat, memperkuat pengawasan Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing (KUPVA) di Kawasan Batam sebagai salah satu gerbang perdagangan internasional di Indonesia. Kelima, terus mendukung pembangunan infrastruktur dan ekosistem industri dan pariwisata di Provinsi Kepulauan Riau.

 Deputi Gubernur Juda Agung juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Kepulauan Riau, Walikota/Bupati, dan seluruh stakeholders di wilayah kerja BI Kepulauan Riau atas sinergi dan kolaborasi dalam berbagai program pengembangan perekonomian Kepulauan Riau. Dalam tiga triwulan terakhir, perekonomian Kepulauan Riau mampu tumbuh lebih tinggi dibandingkan Nasional. Capaian inflasi pada tahun 2024 juga terkendali dalam rentang 2,5 ± 1%, dan diprakirakan dapat tetap terjaga sampai dengan akhir tahun 2025 melalui sinergi yang kuat dalam TPID.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, menyampaikan apresiasinya kepada Suryono atas sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dengan Bank Indonesia. Kolaborasi tersebut mencakup pengendalian inflasi, penguatan ekosistem pembayaran digital melalui implementasi QRIS termasuk QRIS antarnegara (cross-border), serta Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Selain itu, kerja sama juga dilakukan dalam mendorong UMKM naik kelas melalui kurasi produk, onboarding, dan perluasan akses pasar. Dengan telah dikukuhkannya Rony Widijarto P., Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berharap sinergi dan kolaborasi yang telah terbangun dapat semakin diperkuat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Kepulauan Riau.

Badan Pengusahaan (BP) Batam menegaskan komitmennya untuk melindungi dunia usaha dan menjaga iklim investasi yang bersih, aman, dan berdaya saing. Hal tersebut disampaikan pada kunjungan resmi BP Batam ke PT NOV Profab Indonesia pada Rabu (16/7).

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Fary Francis, Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, bersama jajaran internal BP Batam serta turut hadir perwakilan dari Polres Barelang, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam, Pemerintah Kota Batam, dan Karang Taruna Kota Batam.

Sesuai arahan Kepala BP Batam Amsakar Achmad, kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi antar-instansi dalam menjaga kepercayaan investor terhadap Batam sebagai kawasan investasi strategis nasional.

Menyerap aspirasi dan keluhan yang disampaikan pelaku usaha, BP Batam menegaskan bahwa segala bentuk gangguan terhadap kegiatan investasi, termasuk pemerasan dan intimidasi kepada pelaku usaha, tidak akan ditoleransi.

BP Batam menegaskan keprihatinan dalam beberapa waktu terakhir, muncul hal yang meresahkan dunia investasi, yakni praktik premanisme seperti pemerasan, intimidasi, dan penguasaan ruang publik secara illegal dari oknum dengan mengatasnamakan organisasi masyarakat.

“Batam adalah tempat investasi unggulan. Kita tidak bisa biarkan satu-dua oknum merusak iklim usaha dengan premanisme atau tekanan yang tidak berdasar. Negara hadir untuk melindungi pelaku usaha yang ingin berinvestasi secara sah dan produktif,” ujar Fary Francis.

Dalam pertemuan tersebut, manajemen pelaku usaha menyampaikan keprihatinan atas adanya tekanan dari pihak-pihak yang mengaku mewakili kelompok masyarakat.

Perusahaan telah aktif merekrut warga lokal, membuka ruang magang industri, dan berkontribusi secara sosial melalui program CSR. Profab menegaskan komitmennya untuk terus membina masyarakat sekitar secara profesional, namun membutuhkan jaminan perlindungan dari pemerintah terhadap praktik-praktik yang tidak sehat.

Menanggapi hal ini, BP Batam menyatakan akan terus hadir secara aktif di lapangan dan memperkuat kolaborasi dengan aparat penegak hukum untuk menghapus segala bentuk gangguan dan tekanan yang menghambat investasi.

Sebagai langkah nyata, BP Batam juga akan meluncurkan Dashboard Investasi pada 18 Juli 2025, yang memungkinkan investor menyampaikan langsung kendala, masukan, dan laporan kepada pimpinan BP Batam secara cepat dan terdokumentasi.

“BP Batam berkomitmen menciptakan kawasan yang tidak hanya terbuka bagi investasi, tetapi juga aman dan profesional bagi seluruh pelaku usaha.” tegas Fary Francis menutup pertemuan.

Page 76 of 219

Instagram

Tentang Kami