super me
Jakarta – Dalam beberapa tahun terakhir, dunia dihadapkan pada berbagai konflik geopolitik yang mengubah peta perekonomian global. Mulai dari perang Israel – Iran yang tengah berlangsung, perang Rusia-Ukraina, ketegangan di Timur Tengah, hingga konflik di Asia Timur, semua turut memengaruhi pergerakan pasar modal. Ketidakpastian yang muncul akibat konflik ini menjadi momok bagi para investor, baik institusi maupun ritel. Namun, di balik ketakutan, selalu ada peluang yang bisa dimanfaatkan jika kita memahami bagaimana jalur dampaknya terhadap pasar saham.
Hal pertama yang terjadi saat muncul kabar konflik atau perang adalah meningkatnya ketidakpastian. Psikologi pasar cenderung bereaksi negatif terhadap ketidakpastian. Banyak investor memilih menjual saham dan mengalihkan dana ke aset "safe haven" seperti emas atau obligasi pemerintah. Lonjakan harga emas pada awal perang Rusia-Ukraina adalah contoh nyata bagaimana investor mencari perlindungan.
Selain itu, investor global cenderung menarik modalnya dari pasar negara berkembang (emerging markets), termasuk Indonesia, untuk mengurangi risiko. Penarikan dana ini dikenal dengan istilah capital outflow, yang kemudian menekan nilai tukar mata uang lokal dan membuat volatilitas pasar semakin tinggi. Salah satu dampak langsung dari perang adalah fluktuasi harga komoditas global, khususnya minyak, gas, dan pangan. Misalnya, Rusia dan Ukraina merupakan eksportir gandum terbesar dunia. Konflik di wilayah tersebut sempat memicu lonjakan harga gandum global hingga puluhan persen. Kenaikan harga pangan dan energi kemudian mendorong inflasi di banyak negara.
Di Indonesia, saham-saham sektor energi (misalnya emiten batu bara atau minyak) bisa terdorong naik saat harga energi dunia melonjak. Akan tetapi, bagi sektor yang sangat bergantung pada bahan baku impor (seperti industri manufaktur), kenaikan harga komoditas justru bisa menjadi beban yang mengurangi profitabilitas. Saat konflik geopolitik meletus, investor global cenderung memilih mata uang yang lebih stabil seperti dolar AS. Akibatnya, mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, sering kali tertekan. Depresiasi rupiah akan meningkatkan biaya impor, menaikkan beban utang perusahaan yang memiliki kewajiban dalam dolar, dan berpotensi menekan laba bersih emiten.
Sebaliknya, bagi emiten yang memiliki pendapatan ekspor dalam dolar, pelemahan rupiah bisa menjadi keuntungan tambahan. Contohnya, perusahaan kelapa sawit atau nikel yang mengekspor produknya dalam dolar bisa mencatatkan keuntungan selisih kurs.
Indeks saham suatu negara merupakan cerminan optimisme dan ekspektasi para investor terhadap kondisi ekonomi dan kinerja perusahaan-perusahaan besar di dalamnya. Saat terjadi perang, indeks saham di banyak negara cenderung jatuh karena dominasi aksi jual. Contohnya, pada awal perang Ukraina, banyak indeks utama dunia seperti S&P 500, FTSE 100, hingga Nikkei 225 mengalami koreksi cukup tajam.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Indonesia juga tak luput dari tekanan. Namun, Indonesia memiliki keunikan karena didukung sektor komoditas yang justru bisa diuntungkan ketika harga komoditas global naik. Inilah sebabnya, meskipun sempat turun, IHSG pada beberapa periode perang berhasil pulih lebih cepat dibanding negara lain.
Adapun sektor usaha yang rentan adalah manufaktur berbasis impor. Kenaikan harga bahan baku dan pelemahan rupiah bisa menggerus margin laba. Lalu transportasi & logistik, terkena dampak kenaikan harga bahan bakar. Perbankan juga mengalami risiko kredit meningkat jika banyak perusahaan yang kesulitan membayar utang.
Sementara sektor yang diuntungkan adalah energi dan batu bara berkat harga komoditas global yang naik karena permintaan tinggi. Selain itu, perkebunan (CPO, karet) juga mendapat tambahan pendapatan ekspor. Lalu, logam dan mineral (nikel, tembaga) medapatkan dukungan permintaan global, khususnya terkait energi baru terbarukan.
Mengapa investor tidak perlu panik? Dalam jangka pendek, konflik geopolitik memang memicu volatilitas tajam. Namun, sejarah membuktikan bahwa pasar modal cenderung pulih dalam jangka panjang. Investor yang disiplin dan memiliki horizon investasi panjang justru bisa memanfaatkan koreksi harga saham sebagai peluang untuk membeli di harga lebih murah.
Penting bagi investor untuk fokus pada fundamental perusahaan, bukan hanya sentimen sesaat. Perusahaan dengan manajemen solid, model bisnis kuat, serta rekam jejak kinerja yang baik biasanya mampu bertahan bahkan berkembang di tengah gejolak. Investor perlu punya strategi investasi di tengah gejolak. Pertama, diversifikasi portofolio dengan cara tidak menaruh seluruh dana pada satu sektor atau satu jenis aset. Diversifikasi membantu meminimalkan risiko. Kedua, perhatikan valuasi. Saat harga saham turun, jangan langsung tergoda. Pastikan valuasi masih menarik secara fundamental.
Ketiga, tetap berpegang pada rencana keuangan. Konflik global seharusnya tidak mengubah tujuan investasi jangka panjang. Jika tujuan investasinya adalah pensiun 20 tahun lagi, maka volatilitas jangka pendek sebaiknya tidak mengganggu. Keempat, kombinasikan dengan instrumen defensif, seperti obligasi pemerintah atau reksa dana pasar uang yang bisa dijadikan penyeimbang portofolio saat pasar saham bergejolak.
Kelima, pantau sektor-sektor yang resilient. Sektor consumer staples, kesehatan, dan energi umumnya lebih stabil dalam situasi krisis. Perang Rusia-Ukraina yang meletus pada Februari 2022 menjadi salah satu contoh konkret. Pada saat itu, harga minyak Brent naik hingga di atas USD120 per barel, harga emas melonjak, dan bursa saham global sempat melemah signifikan. Akan tetapi, beberapa bulan kemudian, pasar mulai menyesuaikan diri. Selain itu, harga komoditas yang tinggi menguntungkan Indonesia sebagai negara eksportir.
Bahkan, Indonesia mencatatkan surplus neraca perdagangan yang cukup besar pada 2022. Begitupun perkiraan yang akan terjadi di tahun 2025 ini saat perang Israel dan Iran Meletus, yang tentunya perlu diamati perkembangannya.
IHSG pun sempat mencatatkan kinerja positif dibandingkan sejumlah indeks global pada saat perang Rusia-Ukraina. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya memahami konteks global dan tidak terburu-buru mengambil keputusan emosional. Kesimpulannya, jangan abaikan risiko, tapi lihat peluang.
Konflik geopolitik memang membawa risiko besar, tetapi juga menghadirkan peluang bagi investor yang siap. Pemahaman mendalam terhadap faktor makroekonomi, arus modal, pergerakan nilai tukar, dan harga komoditas menjadi kunci untuk mengambil keputusan yang lebih bijak.
Pasar modal selalu bergerak mengikuti dinamika global. Bagi investor ritel, hal terpenting adalah disiplin, edukasi yang berkelanjutan, serta kemampuan mengelola emosi. Dengan demikian, investor bisa tetap tenang di tengah badai, sekaligus memanfaatkan momentum untuk meraih hasil optimal dalam jangka panjang. ***
KUALA LUMPUR. PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) kembali berhasil meraih prestasi membanggakan di tingkat regional yaitu Top 50 ASEAN Public Listed Companies (PLCs/Perusahaan Terbuka) dan Top 1 in Indonesia PLCs untuk ketiga kalinya. Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) Regional Assessment 2024 yang diselenggarakan oleh ASEAN Capital Markets Forum (ACMF) dan Minority Shareholders Watch Group (MSWG) di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (24/7/2025).
Direktur Compliance, Corporate Affairs & Legal CIMB Niaga Fransiska Oei menyatakan, penghargaan dari lembaga kredibel di tingkat ASEAN ini merupakan apresiasi dan bukti atas konsistensi CIMB Niaga dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) sesuai standar ASEAN.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh karyawan, jajaran Direksi dan Dewan Komisaris CIMB Niaga yang telah bekerja dengan standar tata kelola yang tinggi, bimbingan dari regulator, serta kepercayaan dari nasabah maupun masyarakat sehingga CIMB Niaga dapat meraih kembali penghargaan bergengsi sejajar dengan perusahaan-perusahaan terkemuka di ASEAN. Kami percaya, konsistensi kami dalam menerapkan GCG berdampak positif bagi keberlangsungan usaha CIMB Niaga dan memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya. Kami juga ingin mengajak perusahaan publik di Indonesia lainnya untuk menerapkan ACGS dan bersama-sama membawa nama Indonesia ke kancah ASEAN” kata Fransiska.
CIMB Niaga akan mempertahankan prestasi ini dengan terus aktif meningkatkan kualitas penerapan GCG di setiap proses yang dijalankan Bank oleh seluruh jajaran mulai dari Dewan Komisaris, Direksi, hingga karyawan sesuai dengan standar yang berlaku di Indonesia, ASEAN maupun best practice internasional.
ACGS Awards merupakan penghargaan yang di-inisiasi oleh ASEAN Capital Markets Forums (ACMF) yang memberikan penilaian independen atas praktik GCG para emiten atau perusahaan publik di negara-negara Asia Tenggara. Proses penilaian tahun 2024 dilakukan secara ketat terhadap 569 perusahaan dengan kapitalisasi pasar besar di seluruh ASEAN dengan metodologi penilaian yang didukung oleh seluruh regulator pasar modal di ASEAN. Melalui inisiatif ini diharapkan, perusahaan-perusahaan di seluruh kawasan meningkatkan standar dan implementasi tata kelola perusahaan sehingga dapat menciptakan iklim usaha sehat dan berdaya saing tinggi.
Jakarta, 25 Juli 2025. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya dalam mendukung proses penegakan hukum terhadap Sdr. Adrian Asharyanto Gunadi (Sdr. Adrian), mantan Direktur Utama PT Investree Radhika Jaya (Investree), yang saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan tindak pidana sektor jasa keuangan dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) serta berstatus red notice.
Sebagai tindak lanjut upaya penegakan hukum, OJK terus mendorong proses pemulangan Sdr. Adrian ke Indonesia melalui kerja sama dengan otoritas terkait di dalam dan luar negeri.
Menyikapi pemberitaan di media massa mengenai Sdr. Adrian, OJK menyesalkan pemberian izin oleh instansi terkait di Qatar kepada Sdr. Adrian untuk menjabat sebagai Chief Executive Officer di JTA Investree Doha Consultancy mengingat status hukum yang telah diberikan kepada yang bersangkutan di Indonesia.
OJK akan meningkatkan dan melanjutkan koordinasi dan kerja sama dengan aparat penegak hukum dan berbagai pihak di dalam dan luar negeri untuk menyikapi hal tersebut, termasuk memulangkan Sdr. Adrian ke tanah air untuk meminta pertanggungjawaban dari yang bersangkutan baik secara pidana maupun perdata.
Sebagaimana diketahui, OJK telah melakukan langkah-langkah tegas sesuai kewenangan dalam penanganan kasus Investree dengan melakukan pencabutan izin usaha Investree pada 21 Oktober 2024 karena tidak memenuhi ekuitas minimum dan sejumlah pelanggaran lainnya.
Selanjutnya, OJK juga telah menjatuhkan sanksi larangan menjadi pihak utama kepada Sdr. Adrian, melakukan pemblokiran rekening dan penelusuran aset, serta mendukung proses hukum yang sedang berjalan.
OJK juga telah menetapkan Sdr. Adrian sebagai tersangka dalam kasus penghimpunan dana tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 46 Undang-Undang Perbankan yang merupakan tindak lanjut dari proses penyidikan yang dilakukan oleh Departemen Penyidikan Sektor Jasa Keuangan (DPJK) OJK.
OJK berkomitmen untuk menciptakan industri jasa keuangan yang sehat dan berintegritas. OJK akan memastikan setiap bentuk pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku akan ditindak tegas sebagai wujud konsistensi dalam menegakkan hukum dan menjaga kepercayaan publik.
BATAM. PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) menggelar Malam Kejar Mimpi untuk Indonesia di Swiss-Belhotel, Batam, Kepulauan Riau, pada Jumat, (25/7/2025). Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menyambut 70 tahun CIMB Niaga yang digelar di berbagai kota sepanjang 2025, untuk membawa semangat Kejar Mimpi lebih dekat kepada masyarakat dan nasabah di seluruh Indonesia, salah satunya di Batam.
Mengusung tema “A Symphony of Success”, Malam Kejar Mimpi untuk Indonesia memadukan dua flagship event CIMB Niaga, yaitu Ngobrol Biznis (NGOBIZ) dan Mini Concert. Dengan konsep yang eksklusif dan intimate, acara ini diharapkan dapat memberikan pengalaman penuh makna sebagai apresiasi atas kepercayaan dan loyalitas nasabah kepada CIMB Niaga.
Head of Region Sumatera CIMB Niaga Maya Sartika menyatakan, Malam Kejar Mimpi untuk Indonesia merupakan wujud nyata dari komitmen CIMB Niaga dalam mendukung nasabah untuk mengejar mimpi dan aspirasinya, sejalan dengan brand promise Kejar Mimpi. “Melalui acara ini kami menghadirkan hiburan sekaligus inspirasi bisnis terkini bagi nasabah, sehingga dapat menavigasi perjalanan finansial dan usahanya di tahun ini. Kami berharap momen ini dapat meningkatkan loyalitas dan memperkuat hubungan jangka panjang antara nasabah dan CIMB Niaga,” kata Maya.
Rangkaian acara diawali dengan sesi NGOBIZ yang menghadirkan fengshui master ternama, Angelina Fang. Dalam sesi ini, nasabah diajak untuk memahami potensi bisnis di Batam dan sekitarnya, serta strategi ekspansi usaha dari perspektif fengshui yang disampaikan secara relevan dengan dinamika ekonomi saat ini. Selain menjadi ruang belajar, sesi NGOBIZ ini juga menjadi wadah strategis bagi nasabah untuk membangun jejaring bisnis (networking) di antara mereka.
Usai sesi inspiratif tersebut, nasabah dihibur dengan Mini Concert yang menampilkan penyanyi spesialis lagu Mandarin yaitu Desy Huang serta talenta berbakat pemenang Kejar Mimpi Rising Start 2024 Annisa. Kolaborasi musik lintas genre dan tampilan multimedia yang memukau dikemas dengan konsep visual yang elegan dan hangat, menghadirkan suasana konser yang intim, personal, dan tak terlupakan.
Maya menambahkan, Batam dipilih sebagai kota dalam rangkaian Malam Kejar Mimpi untuk Indonesia tahun ini karena memiliki basis nasabah yang besar dan potensi pertumbuhan ekonomi yang tinggi sebagai kawasan Free Trade Zone (FTZ). Dalam kesempatan ini, CIMB Niaga juga mengajak nasabah untuk memaksimalkan manfaat layanan CIMB Preferred sebagai solusi pengelolaan keuangan menyeluruh yang dirancang khusus bagi nasabah prioritas dan keluarganya.
Tak hanya itu, CIMB Niaga juga terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis bagi nasabah bisnis melalui ekosistem perbankan yang komprehensif. Didukung kapabilitas digital yang inovatif serta customer experience yang unggul, CIMB Niaga menghadirkan solusi untuk menjalankan, mengembangkan, dan mengekspansi usaha secara berkelanjutan. Dengan jaringan luas di Indonesia dan kawasan ASEAN sebagai bagian dari CIMB Group, CIMB Niaga siap membantu mewujudkan aspirasi bisnis nasabah sesuai kebutuhan dan tahap perkembangan usahanya.
Untuk menunjang layanan bagi seluruh nasabah di Batam, CIMB Niaga menghadirkan jaringan lengkap yang siap melayani nasabah secara Simpler, Better, dan Faster. Jaringan tersebut termasuk 5 kantor cabang konvensional dan 1 kantor cabang Syariah (1 di antaranya Digital Branch), serta 1 Kas Mobil. Selain itu, CIMB Niaga juga hadir di Tanjung Pinang dengan 1 kantor cabang guna melayani masyarakat Kepulauan Riau secara lebih luas. Layanan tersebut diperkuat dukungan kapabilitas digital seperti OCTO Mobile, OCTO Clicks, BizChannel@CIMB, dan OCTO Merchant.
Malam Kejar Mimpi untuk Indonesia di Batam merupakan kelanjutan dari acara serupa yang sebelumnya telah digelar di Pontianak, Pekanbaru, dan sejumlah kota lainnya. “Ke depan, kami akan terus melanjutkan inisiatif seperti ini di kota-kota lain, sebagai bagian dari strategi customer-centric untuk menghadirkan layanan perbankan yang lebih dekat dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,” tutup Maya.
Jakarta, 24 Juli 2025. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat tata kelola organisasi melalui penguatan fungsi audit internal, manajemen risiko, pengendalian kualitas, serta penegakan integritas dengan meluncurkan Sistem Informasi Governance, Risk, and Compliance (SI-GRC) untuk mendukung tugas-tugas OJK mengatur dan mengawasi sektor jasa keuangan. Peluncuran SI-GRC dilakukan dalam kegiatan Risk and Quality Officer (RQO) Forum 2025 secara hybrid di Jakarta, Kamis. RQO Forum 2025 mengusung tema “Everything Everywhere All at Once: An Integrated Approach to GRC”.
Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar dalam sambutannya menyampaikan OJK sebagai regulator perlu memperkuat ketahanan industri jasa keuangan terhadap volatilitas ekonomi global melalui peningkatan manajemen risiko yang cermat termasuk manajemen risiko siber yang adaptif melalui investasi berkelanjutan pada infrastruktur dan SDM. “Implementasi Sistem Informasi Governance Risk and Compliance (SI-GRC) akan menjadi alat bantu penting dalam memastikan bahwa pengelolaan risiko dilakukan secara menyeluruh dan terintegrasi dari level Satuan Kerja hingga OJK secara keseluruhan,” kata Mahendra. Untuk itu, Forum RQO 2025 menjadi momentum penting untuk memperkuat peran strategis Pimpinan Satuan Kerja dan RQO dalam tata kelola dan pengendalian internal dalam mendukung agenda utama OJK.
Selain itu, kualitas dan kapabilitas insan OJK, kemampuan berinovasi, menjaga tata kelola dan mengelola risiko secara efektif menjadi pondasi paling penting dalam menentukan stabilitas dan pertumbuhan Industri Jasa Keuangan ke depan. Sebagai bagian dari penguatan implementasi SI-GRC, diperlukan peningkatan peran strategis dan kesadaran risiko (risk awareness) seluruh Pimpinan Satuan Kerja sebagai lini pertama (first line), termasuk RQO di setiap satuan kerja. Sementara itu, Ketua Dewan Audit OJK Sophia Wattimena menyampaikan apresiasi atas kolaborasi seluruh unit kerja dalam pengembangan SI-GRC yang dimulai sejak sebelum 2019. Saat itu, sistem informasi masih berjalan terpisah antarsatuan kerja. Seiring meningkatnya kebutuhan terhadap data yang efisien, cepat, dan akurat, OJK kemudian mengembangkan SI-GRC sebagai platform terintegrasi untuk mendukung tata kelola organisasi.
“SI-GRC telah menyatukan sistem informasi manajemen risiko dan pengendalian internal ke dalam satu platform, yang dilengkapi dengan dashboard interaktif untuk menyajikan laporan risiko secara real-time, mulai dari statistik kejadian dan mitigasi risiko, IRU, hingga pemantauan tindak lanjut CACM,” kata Sophia. Sebagai bagian dari agenda forum RQO, diselenggarakan pula Diskusi Panel dengan pembicara Inspektur VI Itjen Kemenkeu Dedhi Suharto dan Deputi Direktur Kelompok Pengembangan Aplikasi OJK Adi Purwoko.
Jakarta, 24 Juli 2025. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat kerja sama pertukaran data dengan Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) Kementerian Hukum (Kemenkum) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Penyediaan, Pertukaran, Pemanfaatan Data dan/atau Informasi Untuk Mendukung Tugas, Fungsi, dan Kewenangan Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan Otoritas Jasa Keuangan yang dilaksanakan pada tanggal 16 Juli 2025.
Penandatanganan PKS tersebut dilaksanakan oleh Deputi Komisioner Stabilitas Sistem Keuangan OJK Agus E. Siregar dan Sekretaris Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Widodo. PKS terkait pertukaran data ini merupakan salah satu tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara OJK dan Kemenkum yang telah ditetapkan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK dan Menteri Hukum Republik Indonesia pada 24 Januari 2025.
Kerja sama antara OJK dan Ditjen AHU Kemenkum sangat penting dalam mendukung pelaksanaan Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia. Untuk memberikan kepastian hukum bagi para pihak, OJK mewajibkan jaminan fidusia dalam perjanjian pembiayaan didaftarkan ke kantor pendaftaran fidusia. Melalui pertukaran data dengan Ditjen AHU, pengawasan terhadap kewajiban pendaftaran jaminan fidusia dapat dilakukan secara lebih efektif.
Lebih lanjut, pelaksanaan PKS terkait pertukaran data ini juga merupakan perwujudan komitmen kedua lembaga dalam pelaksanaan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2018 tentang Penerapan Prinsip Mengenali Pemilik Manfaat dari Korporasi Dalam Rangka Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme, serta mendukung pelaksanaan Strategi Nasional Pemberantasan Korupsi 2025-2026 melalui integrasi data pemilik manfaat.
Melalui kerja sama ini, OJK dan Ditjen AHU Kemenkum berupaya meningkatkan sinergi antarlembaga melalui pemanfaatan Data dan/atau Informasi guna mendukung validitas data profil entitas badan hukum yang akan digunakan dalam rangka pelaksanaan perizinan maupun pengawasan. Pertukaran data ini diharapkan dapat memperkuat integritas pelaku usaha yang dihasilkan dari peningkatan akurasi data pemilik manfaat melalui penguatan proses verifikasi.
OJK dan Ditjen AHU berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama ini guna mendukung efektivitas pelaksanaan perizinan, pengawasan, serta menjaga integritas sektor jasa keuangan.
Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam Amsakar Achmad resmi dikukuhkan gelar Doktor pada Rabu siang (23/7/2025) pada acara Wisuda Doktor Ilmu Pemerintahan di Gedung Balairung Rudini Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Jawa Barat.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memimpin prosesi 1.305 Wisudawan dengan rincian 1.110 Sarjana, 81 Pascasarjana, 56 Doktor dan 58 Profesi di kampus IPDN.
Hasil ini merupakan keberhasilan Amsakar Achmad dalam disertasi bertema “Implementasi Kebijakan Ex-Officio dalam Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.”
Didalamnya memuat pengayaan dan kajian mendalam dalam menguatkan posisi Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam sebagai pusat destinasi investasi global dan lokomotif perekonomian nasional.
"Dalam disertasi kami melakukan komparasi dengan daerah serupa, bagaimana menghilangkan overlapping dan simplifikasi proses perizinan sehingga investor merasakan kemudahan dan kenyamanan dalam melangsungkan kegiatan investasi di Kota Batam." Kata Amsakar.
Pihaknya bersyukur bahwa rangkaian pemikiran, kajian dan analisa yang dilakukan selaras dengan upaya pemerintah pusat dalam mendorong pertumbuhan pembangunan dan ekonomi Batam melalui hadirnya dua kebijakan Peraturan Pemerintah yang akan mengakselerasi percepatan investasi.
Dua regulasi baru yakni PP Nomor 25 Tahun 2025 dan PP Nomor 28 Tahun 2025, memberi pelimpahan kewenangan dari Kementerian/Lembaga kepada BP Batam dalam 16 sektor usaha.
"Kami bersyukur melalui kajian dan pengayaan yang telah kami lakukan dalam disertasi, dapat selaras dengan kebijakan percepatan pembangunan kawasan dan investasi Kota Batam yang ditetapkan Pemerintah Pusat." Kata Amsakar.
Presiden Prabowo menekankan percepatan investasi serta penyelarasan kebijakan strategis antara pemerintah pusat dan daerah.
Hal ini diperlukan untuk meningkatkan daya saing Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam di tingkat nasional dan internasional.
Lebih lanjut, dengan gelar Doktor yang telah disandang, Amsakar berharap dapat memberikan kontribusi lebih jauh lagi, bagi pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam yang kompetitif, inklusif dan berdaya saing global ke depan.
Tak lupa, Amsakar yang hadir didampingi oleh Ibu Ketua TP PKK Kota Batam sekaligus Ketua Pikori BP Batam Erlita Amsakar dan keluarga besar, menyampaikan apresiasi terhadap dukungan yang diberikan seluruh masyarakat Kota Batam.
"Saya mengucapkan terimakasih kepada kedua entitas yang membesarkan saya yakni Pemko Batam dan BP Batam serta do'a dan dukungan seluruh masyarakat Kota Batam." Ujar Amsakar.
Putra daerah asal Sungai Buluh, Singkep, Kabupaten Lingga ini, memiliki gelar Sarjana Sosiologi dari Universitas Riau pada tahun 1994 dan gelar Magister Manajemen dari Universitas Airlangga pada tahun 2005. Dan pada tahun 2025 ini, ia lulus program doktoral Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan IPDN.
"Dari sini saya belajar, bahwa teruslah belajar, pantang menyerah, lantas dedikasikanlah ilmu itu, berikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah." Pungkas Amsakar.
Turut hadir Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan Alexander Zulkarnain dan Kepala Biro Umum Mohamad Taofan.
Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Direktorat Lalu Lintas dan Penanaman Modal BP Batam menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait ketentuan asal barang Indonesia dan penerbitan Surat Keterangan Asal (SKA), pada Selasa (22/7/2025).
Bertempat di Grand Maple Oakwood Hotel, kegiatan ini dibuka langsung oleh Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan BP Batam, Sudirman Saad serta dihadiri narasumber dari Kementerian Perdagangan, Agung Wicaksono Sochirin, Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Bea dan Cukai Batam.
Sudirman menjelaskan, dibawah kepemimpinan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, BP Batam akan terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan dan memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha, termasuk dalam proses penerbitan SKA.
"Saya mengajak kepada seluruh pelaku usaha untuk memahami secara menyeluruh ketentuan-ketentuan asal barang dan memanfaatkan fasilitas preferensi tarif yang tersedia, dengan tetap mematuhi aturan yang berlaku," ujarnya.
Sebagaimana yang diketahui, Kawasan Pedagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam mempunyai keunggulan strategis sebagai pusat logistik dan industri. Disamping itu juga, Kawasan Pedagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam merupakan salah satu gerbang ekspor nasional.
Oleh karena itu, melalui sistem digital dan integrasi data yang dilakukan, BP Batam mendorong adanya transparansi, kecepatan serta kepastian hukum dalam proses pengurusan dokumen SKA. Termasuk berkoordinasi dengan instansi pusat maupun daerah, agar ketentuan teknis ini dapat diterapkan secara efektif dan tidak menghambat arus ekspor di Batam.
Menurut data dari Direktorat Lalu Lintas dan Penanaman Modal BP Batam, pada tahun 2024 lalu telah diterbitkan form SKA sebanyak 17.367 form, kepada 248 perusahaan terdafar. Dengan nilai Free On Board (FOB) sebesar 3,5 miliar USD.
"Sehingga harapan kedepannya, melalui kegiatan ini dapat meningkatkan lagi kegiatan ekspor di Batam serta memperkuat daya saing produk-produk dari Batam di pasar global," tutupnya. (*)
Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar Rapat Management Expose Studi Kelayakan (Feasibility Study) Pembukaan Jalur RORO Batam Johor di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa, (22/7/2025).
Kegiatan ini dibuka Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan, Fary Francis dan diikuti lebih dari 40 peserta perwakilan dari Kemenko Perekonomian, Kementerian Perhubungan, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perindustrian, Kementerian Keuangan, Konsulat Jenderal RI Johor Bahru, Badan Karantina Indonesia, dan PT ASDP Indonesia Ferry.
Forum ini menghadirkan tiga pembicara ahli dari Pusat Studi Transportasi dan Logistik (PUSTRAL) UGM yang menjadi mitra BP Batam dalam melakukan kajian ilmiah tersebut yaitu Prof. Ir. Nur Yuwono, Dip.HE, Ph.D. selaku Ketua Tim Ahli; Ir. Ikaputra, M.Eng., Ph.D selaku Ahli Perencanaan Wilayah dan Kota dan Ir. Dwi Ardianta Kurniawan, S,T., M.Sc selaku Ahli Ekonomi Kebijakan Publik.
Fary Francis yang dalam kesempatan itu mewakili Kepala BP Batam, Amsakar Achmad mengatakan, Batam ditargetkan pemerintah pusat untuk bisa menjadi role model pertumbuhan ekonomi melalui investasi yang inklusif. Salah satunya, Batam harus bisa menangkap peluang dari gagasan pembukaan jalur RORO Batam Johor, sehingga, masyarakat diharapkan dapat langsung merasakan manfaatnya.
"Momentum pembukaan jalur RORO ini menjadi salah satu agenda strategis nasional untuk mengangkat pertumbuhan ekonomi sebagaimana target dari Bapak Presiden kepada kami selaku pengelola Kawasan Bebas Batam," kata Fary.
Untuk itu, melalui management expose studi kelayakan ini, Fary menginginkan bisa memberikan gambaran utuh dalam upaya memperkuat infrastruktur konektivitas dan mendorong potensi ekonomi kawasan strategis di KPBPB Batam.
"Melalui expose ini, maka hasil studi kelayakan pembukaan jalur RORO Batam Johor dapat disampaikan secara komprehensif kepada pihak-pihak terkait guna memastikan bahwa proyek ini layak secara teknis, finansial, lingkungan, dan sosial," jelas Fary.
Adapun hasil studi kelayakan pembukaan jalur RORO dipaparkan secara komprehensif oleh akademisi PUSTRAL UGM dan diperoleh hasil kesimpulan kelayakan terhadap seluruh aspek meliputi aspek pasar, aspek legal, aspek teknis dan operasional, aspek finansial, dampak ekonomi dan manajemen resiko.
Sementara itu, Konsul Jenderal RI Johor Bahru, Sigit S. Widiyanto ditemui usai rapat, mengaku optimis proyek ini dapat segera direalisasikan.
Meskipun, dari hasil studi kelayakan ada sejumlah catatan yang harus ditindaklanjuti dan diselesaikan oleh BP Batam bersama Kementerian dan Lembaga terkait lebih lanjut.
"Pada dasarnya jalur ini layak, baik secara infrastruktur, operasional, maupun ekonomi, namun dibutuhkan juga perbaikan-perbaikan yang memang harus dilaksanakan, seperti penetapan beberapa aturan, itu wajar karena memang suatu hal yang baru, dalam hal ini Johor dan Batam," ujar Sigit.
Ia pun berharap adanya konektivitas ini dapat meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan melalui pengembangan potensi wisatawan, lalu lintas barang dan kendaraan.
"Kami tentu mengharapkan ini bisa segera kita wujudkan, dampak positif ekonominya, dampak wisatanya, dampak perdagangannya, akan sangat baik bagi kedua belah pihak," harap Sigit.
Turut hadir Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Regional dan Sub Regional Kemenko Perekonomian, Bobby Chris Siagian; Coordinator Country Malaysia and Brunei Darussalam, Kementerian Luar Negeri, Retno Supeni; Anggota/Deputi Bidang Pengelolaan Bandara, Pelabuhan dan Lalu Lintas Barang BP Batam, Ruslan Aspan; Direktur Pengembangan KPBPBB dan KEK, Irfan Syakir dan Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan, Benny Syahroni.
Jakarta – Pasar modal syariah di Indonesia terus menunjukkan perkembangan yang signifikan dari tahun ke tahun. Salah satu upaya untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap investasi berbasis prinsip syariah adalah dengan menggelar berbagai kegiatan edukatif dan inklusif. Salah satu kegiatan yang paling dinantikan setiap tahunnya adalah Sharia Investment Week (SIW), yang kembali hadir pada tahun 2025 dengan semangat dan konsep yang segar.
SIW merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama dua Self-Regulatory Organization (SRO) lainnya, yaitu PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Acara ini juga mendapat dukungan penuh dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai bentuk sinergi bersama dalam mendorong literasi dan inklusi pasar modal syariah.
Tahun ini, SIW 2025 diadakan selama tiga hari, yaitu pada tanggal 19 hingga 21 Juni 2025. Kegiatan ini berlangsung secara hybrid, yakni luring di Main Hall BEI, Jakarta, dan daring melalui platform resmi https://siw.idx.co.id. Dengan sistem hybrid ini, seluruh lapisan masyarakat, baik di kota besar maupun daerah, dapat mengikuti rangkaian acara secara mudah dan fleksibel.
Mengusung tema yang unik dan menarik, "The Pursuit of Blessed and Wealthy Life", SIW 2025 mencoba menginspirasi masyarakat bahwa hidup berkah dan kaya secara finansial bisa dicapai dengan investasi yang sesuai prinsip syariah. Beberapa subtema kreatif seperti "When Market Gives You Tangerines", "The Star is Reborn", dan "The Hunger Gains" dipilih untuk membangun narasi yang relevan dan menyentuh berbagai aspek dalam dunia investasi.
Tema ini juga terinspirasi dari film dan serial populer, yang membangun keterhubungan emosional dengan generasi muda dan masyarakat luas. Lebih dari sekadar ajang edukasi, SIW 2025 menjadi panggung untuk menyebarkan semangat bahwa investasi syariah bukan hanya soal profit, tapi juga keberkahan.
SIW 2025 dibuka dengan sambutan oleh Direktur BEI dan dilanjutkan oleh perwakilan dari OJK, yakni Kepala Direktorat Pengembangan Pasar Modal dan Pasar Modal Syariah OJK, Evy Junita. Sambutan pembuka ini sekaligus menjadi penanda dimulainya rangkaian kegiatan yang padat dan beragam.
Terdapat 52 tenant yang berpartisipasi dalam SIW 2025. Untuk pengunjung luring, tersedia 16 booth dari Anggota Bursa Sharia Online Trading System (AB-SOTS), booth dari SRO, anak usaha SRO, IDX Mobile, dan juga booth dari OJK. Bagi peserta daring, tersedia virtual expo yang dibagi dalam tiga area, yaitu, Area AB-SOTS, Area OJK, SRO, dan lembaga terkait. Area perbankan syariah, manajer investasi, dan lembaga filantropi Islam.
Dalam 3 hari penyelenggaraan, terdapat tujuh sesi seminar dan talk show yang menghadirkan 24 narasumber dan moderator yang ahli di bidangnya. Para pembicara berasal dari latar belakang yang beragam, mulai dari , investor inspiratif, perencana keuangan, hingga figur publik dan praktisi pasar modal syariah. Beberapa nama publik figur yang turut hadir sebagai pembicara adalah aktor Nicholas Saputra, musisi Raim Laode, dan Ustaz Koh Dennis Lim yang dikenal dengan dakwah digitalnya. Perpaduan tokoh-tokoh ini menambah daya tarik bagi generasi muda untuk ikut mengenal lebih dalam tentang investasi syariah.
Tak hanya edukatif, SIW 2025 juga menghadirkan hiburan yang bernuansa positif. Hal ini bertujuan untuk membangun suasana yang menyenangkan sekaligus menggugah minat peserta agar terlibat lebih aktif dalam mengenal dunia pasar modal syariah. Investasi syariah adalah investasi yang dilakukan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah Islam, yang menjunjung tinggi nilai keadilan, transparansi, dan keberkahan. Dalam konteks pasar modal, investasi syariah melibatkan saham-saham yang telah masuk dalam Daftar Efek Syariah (DES), reksa dana syariah, sukuk, dan instrumen pasar modal lainnya yang sesuai dengan fatwa DSN-MUI.
Beberapa keunggulan investasi syariah di antaranya, agar terhindar dari riba dan praktik haram. Mengedepankan bisnis riil dan produktif, cocok untuk jangka panjang, dan menawarkan keseimbangan antara dunia dan akhirat. Dengan edukasi yang tepat seperti SIW 2025, masyarakat dapat memahami bahwa investasi tidak harus rumit, dan justru bisa menjadi jalan untuk meraih keberkahan hidup.
Menurut survei OJK, tingkat literasi keuangan syariah di Indonesia masih perlu ditingkatkan. Inilah sebabnya, SIW 2025 menjadi bagian penting dalam mendorong literasi (pemahaman) dan inklusi (aksesibilitas) terhadap produk dan layanan pasar modal syariah.
Melalui kegiatan ini, masyarakat dari berbagai kalangan—termasuk pelajar, mahasiswa, pekerja, hingga ibu rumah tangga—dapat memperoleh informasi langsung dari para ahli dan praktisi. Dengan demikian, partisipasi masyarakat dalam pasar modal syariah bisa semakin meningkat. Terdapat antusiasme yang luar biasa dari peserta, yaitu terdapat 3.330 jumlah peserta yang mendaftar ke situs siw.idx.co.id dan terdiri dari 984 peserta investor syariah dan 2.346 peserta yang merupakan calon investor syariah. Sedangkan jumlah total pengunjung selama pelaksanaan acara mencapai 5.088 pengunjung, dimana yang hadir langsung di Main Hall BEI mencapai sebanyak 1.894 pengunjung, dan yang hadir secara daring, baik dari website SIW dan Youtube resmi IDX, sebanyak 3.194 pengunjung.
Keberhasilan SIW 2025 tidak lepas dari sinergi antara BEI, KPEI, dan KSEI sebagai SRO, serta dukungan dari OJK. Seluruh pihak berkomitmen untuk menjadikan pasar modal syariah sebagai instrumen keuangan yang kuat, kompetitif, dan dipercaya oleh masyarakat.
SIW 2025 juga membuka ruang kolaborasi bagi berbagai stakeholders, termasuk anggota bursa sharia online trading system (AB SOTS), bank RDN syariah, manajer investasi, hingga lembaga filantropi Islam, untuk saling bersinergi dalam membangun ekosistem pasar modal syariah yang berkelanjutan.
Melalui SIW 2025, SRO dan para mitra ingin menyampaikan pesan bahwa hidup berkah dan kaya secara finansial dapat dicapai melalui investasi yang sesuai prinsip Islam. Semangat "The Pursuit of Blessed and Wealthy Life" bukan sekadar slogan, melainkan ajakan untuk membangun masa depan finansial yang sehat, etis, dan berdampak positif. Mari terus belajar, berinvestasi, dan menjadi bagian dari perubahan besar menuju pasar modal syariah yang inklusif dan memberdayakan seluruh masyarakat Indonesia. ***
