Live Streaming
Page 48 of 132

Jakarta – Perdagangan karbon di Indonesia memasuki babak baru dalam sejarahnya dengan lahirnya Bursa Karbon Indonesia atau IDXCarbon. Bursa ini resmi beroperasi sejak 26 September 2023, di bawah naungan Bursa Efek Indonesia (BEI), dan langsung menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara yang berkomitmen dalam membangun ekosistem perdagangan karbon di tingkat global. 

Inisiatif ini bukan hanya sekadar mekanisme perdagangan, tetapi juga menjadi instrumen strategis untuk mencapai target Net Zero Emission 2060, sejalan dengan komitmen pemerintah Indonesia dalam Perjanjian Paris serta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Hingga 22 Agustus 2025, capaian IDXCarbon menunjukkan pertumbuhan yang mengesankan. Dari sisi jumlah proyek, IDXCarbon kini mencatat delapan proyek yang terdaftar, meningkat tajam dibandingkan hanya tiga proyek pada 2024. 

Penambahan proyek ini turut mendorong peningkatan jumlah Sertifikat Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca (SPE-GRK) yang dapat diperdagangkan, naik hingga 73 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Data menunjukkan bahwa volume perdagangan karbon sepanjang 2025 sudah mencapai 696.763 ton CO₂ ekuivalen (tCO₂e), dengan nilai transaksi Rp27,74 miliar. Angka ini melonjak 483 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang hanya mencatatkan 119.463 tCO₂e dengan nilai Rp6,14 miliar. Frekuensi transaksi pun tumbuh 158 persen, dari 50 kali menjadi 129 kali. 

Salah satu aspek penting dalam perdagangan karbon adalah mekanisme retirement, yaitu penarikan karbon kredit dari peredaran sebagai bentuk kompensasi emisi. Hingga Agustus 2025, volume retirement di IDXCarbon mencapai 554.076 tCO₂e, naik 34 persen dari tahun sebelumnya. Angka ini menunjukkan meningkatnya kesadaran perusahaan, institusi, maupun individu untuk melakukan offset emisi, baik sebagai bagian dari kewajiban kepatuhan maupun inisiatif sukarela. 

Menariknya, pengguna jasa retirement bukan hanya berasal dari korporasi besar, melainkan juga kegiatan non-komersial seperti seminar nasional, pernikahan, bahkan pelantikan profesor. Fenomena ini menandai mulai luasnya pemahaman masyarakat bahwa jejak karbon merupakan tanggung jawab bersama. 

Keberhasilan IDXCarbon tidak lepas dari berbagai pengembangan yang dilakukan oleh pemangku kepentingan perdagangan karbon. Pada Januari 2025, Kementerian Lingkungan Hidup meluncurkan perdagangan karbon internasional melalui IDXCarbon yang memungkinkan produk karbon Indonesia diperdagangkan lintasnegara. Langkah ini memperkuat posisi Indonesia dalam peta global, apalagi didukung dengan pencapaian prestisius berupa penghargaan Carbon Positive Awards 2025 sebagai Best Official Carbon Exchange in Emerging Economy. Penghargaan ini diberikan oleh Green Cross United Kingdom, sebuah organisasi internasional yang fokus pada keberlanjutan lingkungan. Faktor penilaian utama adalah berjalannya IDXCarbon di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan integrasi IDXCarbon dengan Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN-PPI) milik pemerintah, sehingga setiap kredit karbon memiliki jejak yang jelas, dapat dilacak, dan mengurangi risiko double counting

Jika dibandingkan dengan negara lain, performa Indonesia di bursa karbon justru lebih progresif. Pada periode Januari – 22 Agustus 2025, volume perdagangan karbon di Malaysia hanya mencapai 21.586 tCO₂e dan Jepang 239.674 tCO₂e. Angka ini jauh di bawah capaian IDXCarbon yang sudah menembus 696.763 tCO₂e dalam periode yang sama. Artinya, dalam kurun waktu kurang dari dua tahun sejak berdiri, IDXCarbon sudah mampu menciptakan pasar yang lebih likuid dibandingkan dua negara yang menginisiasi bursa karbonnya dalam waktu tidak jauh berbeda dengan Indonesia. Hal tersebut menjadi bukti bahwa potensi Indonesia sebagai carbon hub kawasan Asia cukup besar, mengingat kekayaan sumber daya alam dan peluang proyek hijau yang masih terbuka luas. 

Namun, perjalanan IDXCarbon tidak lepas dari tantangan. Dari sisi kebijakan nasional, Indonesia hingga saat ini belum memberlakukan pajak karbon secara penuh, meski sudah direncanakan sejak 2021. Perdagangan emisi di subsektor pembangkit listrik untuk periode 2025 pun belum berjalan, sementara sektor lainnya masih dalam tahap penyusunan peta jalan. Di tingkat internasional, Indonesia sudah menandatangani Mutual Recognition Agreement (MRA) dengan Gold Standard Registry, dan sedang dalam proses negosiasi dengan VERRA Registry. 

MRA ini menjadi tonggak penting karena akan memastikan kredit karbon Indonesia dapat diakui dalam mekanisme global, termasuk dalam skema Article 6 Paris Agreement, Carbon Offsetting and Reduction Scheme for International Aviation (CORSIA), maupun pasar sukarela internasional. Selain dari sisi kebijakan, tantangan lainnya adalah kebutuhan menciptakan permintaan (demand side) yang kuat. Saat ini sebagian besar transaksi masih bersifat sukarela, baik oleh perusahaan yang ingin menunjukkan komitmen Environmental, Social, Governance (ESG) maupun individu yang peduli lingkungan. 

Ke depan, agar pasar karbon lebih berkelanjutan, diperlukan regulasi yang mendukung mengenai kewajiban offset emisi bagi sektor-sektor tertentu, insentif fiskal bagi perusahaan yang aktif melakukan dekarbonisasi, serta pengakuan internasional yang luas atas kredit karbon Indonesia. Dengan demikian, nilai ekonomis dari pasar karbon bisa semakin besar dan menjadi instrumen nyata dalam mendorong transformasi ekonomi hijau. 

Sejalan dengan itu, BEI juga meluncurkan program CarbonACT Indonesia, sebuah rangkaian inisiatif untuk mendukung transisi menuju Net Zero. Program ini mencakup edukasi publik melalui kampanye nasional, penyediaan Carbon Calculator untuk individu maupun perusahaan, pelaksanaan Net Zero Incubator bagi perusahaan tercatat, hingga penerbitan produk investasi hijau seperti obligasi berkelanjutan (Green, Social, and Sustainability Bonds), reksadana ESG, maupun indeks saham berbasis ESG. 

Transparansi investasi keberlanjutan semakin terjamin dengan hadirnya panduan pelaporan ESG Metrics Reporting Guidelines yang dikeluarkan BEI. Panduan ini mencakup 28 metrik utama yang meliputi aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola, sehingga memberikan kejelasan bagi emiten dalam menyusun laporan keberlanjutan sekaligus membantu investor dalam menilai risiko serta peluang. 

Melihat capaian hingga 2025, IDXCarbon membuktikan peran aktifnya dalam menghadapi krisis iklim global. Pertumbuhan volume transaksi yang masif, peningkatan jumlah pengguna, serta pengakuan internasional menjadi sinyal kuat bahwa perdagangan karbon di Indonesia bukan sekadar wacana, tetapi sudah menjadi kenyataan yang diperhitungkan dunia. Tantangan regulasi dan pengembangan pasar memang masih ada, tetapi justru di situlah peluang terbuka, menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat perdagangan karbon terbesar di Asia, bahkan dunia. 

Ke depan, kesuksesan IDXCarbon akan sangat bergantung pada kolaborasi berbagai pihak, pemerintah, regulator, pelaku pasar, investor, dan masyarakat. Setiap pihak memiliki peran untuk memastikan bahwa perdagangan karbon benar-benar membawa manfaat, tidak hanya secara ekonomi, tetapi juga lingkungan. Jika dikelola dengan baik, bursa karbon tidak hanya akan memperkuat daya saing Indonesia, tetapi juga mewariskan bumi yang lebih lestari bagi generasi mendatang. 

 

Jakarta, 10 Oktober 2025. Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar melantik dan mengambil sumpah jabatan Adi Surahmat sebagai Kepala Kantor OJK Provinsi Maluku Utara dalam acara yang berlangsung di Kantor OJK, Gedung Wisma Mulia, Jakarta, Jumat. Pelantikan ini menandai langkah strategis OJK dalam memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan sektor jasa keuangan serta layanan kepada masyarakat di daerah. Adi Surahmat diharapkan dapat segera menjalankan peran kepemimpinannya untuk memastikan kehadiran OJK semakin dirasakan manfaatnya bagi masyarakat dan pelaku industri jasa keuangan di wilayah timur Indonesia.

Kantor OJK Provinsi Maluku Utara merupakan kantor baru OJK di daerah yang efektif beroperasi pada 6 Oktober 2025 dengan wilayah kerja meliputi Provinsi Maluku Utara. Pembukaan Kantor OJK Provinsi Maluku Utara sejalan dengan upaya OJK untuk dapat hadir di seluruh Provinsi di Indonesia sebagaimana Roadmap Pembukaan Kantor OJK Baru tahun 2024 – 2027. Pembentukan kantor ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pengawasan sektor jasa keuangan di daerah, termasuk pengawasan perilaku pelaku usaha jasa keuangan (market conduct), pelaksanaan program edukasi dan literasi keuangan, serta pengembangan ekonomi daerah.

Selain itu, keberadaan Kantor OJK Provinsi Maluku Utara juga diharapkan dapat memfasilitasi sinergi antara sektor jasa keuangan dan pengembangan potensi ekonomi daerah, khususnya dalam mendukung industri dan komoditas unggulan Maluku Utara secara berkelanjutan dengan tetap menjunjung tinggi prinsip pengawasan yang prudensial. Sebelumnya, Provinsi Maluku Utara termasuk dalam wilayah kerja Kantor OJK Provinsi Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara yang berkedudukan di Manado, Sulawesi Utara. Dengan pemekaran ini, OJK menegaskan komitmennya untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan di wilayah Maluku Utara.

 

Perayaan Musik, Fashion, dan Warisan Peranakan

Batam, 7–8 November 2025 | Wyndham Panbil Batam, Bajafash, festival musik dan fashion tahunan yang telah menjadi ikon budaya di Batam, kembali hadir untuk ke-7 kalinya pada tahun 2025. Mengusung tema “The Strait Inspiration”, Bajafash tahun ini menghadirkan pengalaman unik yang merayakan warisan Peranakan—sebuah identitas yang lahir dari percampuran budaya Timur dan Nusantara, penuh warna, detail, dan harmoni.

Perpaduan Heritage & Modernitas

Budaya Peranakan dikenal dengan kekayaan detail ornamen, kuliner yang menggugah selera, hingga busana kebaya encim yang diwariskan lintas generasi. Bajafash 2025 mengangkat kekayaan tersebut dalam panggung modern, menghadirkan sebuah selebrasi yang menghubungkan sejarah, musik, dan fashion dalam satu narasi.

“Tema The Strait Inspiration merefleksikan semangat keterhubungan yang sudah ada sejak berabad-abad di jalur perdagangan Selat Malaka. Bajafash ingin menghadirkan esensi itu—bahwa musik, fashion, dan budaya bisa menjadi jembatan antara masa lalu, kini, dan masa depan,” ujar Indina Putri Fadjar selaku Founder Bajafash.

Line-Up Bertaraf Internasional

Tahun ini, Bajafash menghadirkan sederet artis dan musisi lintas negara, termasuk diva legendaris Vina Panduwinata bersama proyek spesial F.I.E.R.Y. Deretan performer lain yang siap memukau penonton antara lain:

  • Societeit de Harmonie
  • The Shang Sisters (Malaysia)
  • Jamie Aditya
  • Yohanes Gondo ft. Amelia Ong
  • Simone Prattico ft. Sri Hanuraga
  • Sumii Wen, BOTR, COA, SGIA Jazz Choir, Kangakubawa

Tidak hanya musik, Bajafash juga menghadirkan karya fashion dari desainer ternama Lenny Agustin (Indonesia) dan Eric Choong (Malaysia), ditambah kolaborasi dengan komunitas lokal seperti Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kepri dan SMK Muhammadiyah Kabil Batam.

Venue & Atmosfer Premium

Diselenggarakan di Wyndham Panbil Batam pada 7–8 November 2025, Bajafash menghadirkan suasana intimate namun eksklusif. Penonton tidak hanya menikmati pertunjukan musik dan fashion, tetapi juga diajak menyelami keindahan heritage Peranakan yang dikemas modern.

Informasi Tiket

Tiket resmi Bajafash 2025 sudah tersedia dan dapat dibeli secara online melalui QR Code pada materi publikasi resmi atau langsung melalui mitra penjualan tiket yang bekerja sama. Dengan jumlah terbatas, tiket diharapkan segera habis terjual mengingat tingginya antusiasme dari tahun ke tahun.

Tentang Bajafash

Bajafash telah memasuki edisi ke-7 sejak pertama kali digelar. Festival ini lahir sebagai ruang kreatif untuk memadukan musik jazz kelas dunia dengan fashion, sekaligus menempatkan Batam sebagai destinasi budaya internasional.

 #Bajafash2025 #TheStraitInspiration

 

Batam — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam bersama sejumlah instansi terkait melaksanakan Razia Gabungan sebagai bagian dari upaya menciptakan budaya tertib berlalu lintas serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor di kantor dishub Kamis (9/10/2025).

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), dan Satuan Lalu Lintas Polresta Barelang serta Jasa Raharja. Kolaborasi ini disebut sebagai bentuk sinergi antarinstansi dalam menjaga keselamatan dan ketertiban di jalan raya.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Batam, Edward Purba menjelaskan bahwa, kegiatan ini merupakan razia gabungan pertama di tahun ini dengan melibatkan lintas sektor.

Menurutnya, pelaksanaan razia bukan hanya sekadar penegakan hukum, tetapi juga bentuk edukasi kepada masyarakat agar lebih disiplin dalam berkendara.

“kita mengadakan razia gabungan, Ini merupakan kegiatan bersama antara Dishub, Samsat, Lantas, BPTD, dan  Jasa Raharja. Tujuannya untuk menertibkan lalu lintas dan menumbuhkan kesadaran membayar pajak kendaraan,” jelas Edward.

Edward juga mengungkapkan, kegiatan razia gabungan ini juga difokuskan pada pemeriksaan kelengkapan dokumen kendaraan, seperti SIM, STNK, dan bukti pembayaran pajak.

Selain itu, tim dari BPTD turut berperan dalam pemasangan alat penerangan cahaya (APC) pada kendaraan berat, guna meningkatkan keamanan pengguna jalan lainnya.

“BPTD membantu pemasangan alat penerangan cahaya di kendaraan besar. Dengan adanya lampu di sisi kiri, kanan, dan belakang kendaraan, diharapkan pengendara lain dapat melihat dengan jelas, terutama saat malam hari,” terangnya.

Dari hasil kegiatan di lapangan, petugas menemukan sejumlah pelanggaran, baik pada kendaraan roda dua maupun kendaraan angkutan barang.

“Rata-rata pelanggaran yang ditemukan adalah pengendara tidak membawa SIM, STNK yang sudah tidak berlaku, pajak kendaraan yang menunggak, serta kendaraan barang (Niaga)yang mati kir-nya,” kata Edward.

Ia menambahkan, kegiatan razia ini juga menjadi sarana pendataan dan penertiban kendaraan di Kota Batam.

Edward menegaskan bahwa kegiatan seperti ini bukan dilakukan sesekali, melainkan merupakan agenda rutin yang telah dijadwalkan sepanjang tahun. 

“Pelaksanaan razia ini kita lakukan sebanyak 16 kali dalam setahun. Jadi bukan kegiatan harian, tapi agenda resmi yang kita jalankan secara berkelanjutan,” tegasnya.

Menurutnya, pelaksanaan razia gabungan ini memiliki dua sasaran utama, yaitu tertib lalu lintas dan tertib pajak kendaraan bermotor. Kedua hal ini menjadi kunci dalam menciptakan sistem transportasi kota yang aman, tertib, dan berkelanjutan.

“Goal dari kegiatan ini sebenarnya bukan semata-mata untuk peningkatan pendapatan daerah, tapi lebih pada kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan di jalan dan tanggung jawab sebagai pemilik kendaraan,” jelas Edward.

Ia berharap, masyarakat semakin memahami bahwa kepatuhan terhadap aturan berlalu lintas dan kewajiban membayar pajak kendaraan merupakan bagian dari tanggung jawab bersama dalam menciptakan kota yang tertib dan aman.

“Kami ingin mengingatkan bahwa tertib lalu lintas dan tertib pajak bukan hanya urusan pemerintah, tapi juga kesadaran dari masing-masing pengendara. Melengkapi dokumen, menjaga kondisi kendaraan, dan mematuhi aturan adalah langkah kecil untuk keselamatan bersama,” tutupnya.

 

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya RSBP Batam dalam mempersiapkan diri menjadi Rumah Sakit Pendidikan, sejalan dengan komitmen Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan dan mendukung pengembangan sumber daya manusia di bidang kedokteran.

Rombongan BP Batam dipimpin oleh Ariastuty Sirait, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, bersama Tanto Budiharto, Direktur RSBP Batam; Evi Bangun, Wakil Direktur Keuangan dan Umum; serta manajer dan perwakilan dokter RSBP Batam.

Kehadiran rombongan disambut oleh dr. Nurwestu Rusetiyanti, M.Kes., Sp.DVE., Subsp. Ven, Kepala Bagian Akademik dan Riset RSA UGM, serta dr. Domas Fitria Widyasari, Sp.MK, Ketua Komite Koordinasi Pendidikan RSA UGM.

Kegiatan diawali dengan paparan dan diskusi mengenai tahapan akreditasi Rumah Sakit Pendidikan, yang mencakup sistem pembelajaran, jejaring pendidikan, dan integrasi fungsi pelayanan, pendidikan, serta penelitian. Rombongan juga meninjau berbagai fasilitas akademik, seperti laboratorium keterampilan klinik, ruang diskusi mahasiswa koas, dan unit riset terpadu.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi langkah awal pihaknya menuju kolaborasi dengan sejumlah universitas.

“Kami belajar banyak dari RSA UGM sebagai salah satu rumah sakit pendidikan terbaik di Indonesia. Dalam waktu dekat, kami akan bekerja sama dengan dua universitas besar di Batam agar RSBP dapat berperan sebagai rumah sakit pendidikan utama dan satelit,” ujar Ariastuty.

BP Batam berharap, melalui langkah ini, RSBP dapat segera memenuhi seluruh kriteria sebagai Rumah Sakit Pendidikan dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan serta pengembangan tenaga medis di Kepulauan Riau dan sekitarnya. (AP)

Batamfm – Polda Kepri melaksanakan kegiatan Zoom Meeting Tanam Jagung Serentak Kuartal IV dan Peresmian Operasi Gudang Penyimpanan Jagung oleh Slog Polri, yang dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia dan Wakil Presiden Republik Indonesia Tahun 2025, Rabu (8/10/2025).

Pelaksanaan kegiatan di Kota Batam berlangsung secara serentak di dua lokasi utama, yakni Kampung Cate, Kecamatan Galang, dan Teluk Mata Ikan, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program strategis Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional berbasis komoditas jagung.

Hadir dalam Kegiatan ini Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., Wakapolda Kepri Brigjen Pol Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., unsur Forkopimda Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam, Pejabat Utama Polda Kepri, Kapolresta Barelang, Kepala Bulog Batam, Dandim 0316 Batam, Wali Kota Batam, Kadis Ketahanan Pangan Provinsi Kepri dan Kota Batam, Kadis Lingkungan Hidup Provinsi Kepri, Badan Pusat Statistik Kota Batam, perwakilan kelompok tani, perwakilan mahasiswa, pimpinan PT. MEG, serta tokoh masyarakat, lurah, dan LPM setempat.

Dalam sambutannya, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menegaskan komitmen Polri untuk terus berperan aktif dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Polri akan bekerja sama dengan kementerian dan lembaga terkait untuk memastikan program ini berjalan secara berkelanjutan. Kami berkomitmen agar seluruh jajaran Polri ikut berkontribusi langsung dalam menjaga stabilitas pangan nasional,” ujar Kapolri.

Kapolri menjelaskan, hingga saat ini potensi program Ketahanan Pangan Polri telah mencapai 1,19 juta hektare lahan jagung, terdiri dari 881.743 hektare lahan binaan Polri dan 313.941 hektare lahan baku sawah.
Dari total lahan yang telah ditanami selama periode Januari hingga September 2025, dihasilkan 2,83 juta ton jagung, dengan peningkatan hasil panen pada setiap kuartal.

Produksi jagung nasional periode Januari–Agustus 2025 mencapai 11,42 juta ton, meningkat 13,95 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
Pada kesempatan tersebut, sebanyak 1.268 ton jagung secara simbolis diberangkatkan untuk diserap oleh Bulog di seluruh Indonesia melalui kegiatan flag off.

Selain dua titik utama di Kota Batam, pelaksanaan Tanam Jagung Serentak Kuartal IV juga dilakukan secara serentak oleh seluruh jajaran Polres di wilayah Kepri, yaitu:

1. Polresta Tanjungpinang di Kampung Sungai Ungar Dompak, Kota Tanjungpinang.

2. Polres Karimun di Kampung Balak, Kel. Tanjung Berlian, Kec. Kundur Utara.

3. Polres Bintan di Jl. Lintas 2 Ko. Bugis, Toapaya.

4. Polres Lingga di lahan Polres Lingga, samping Masjid Al-Munawwar.

5. Polres Natuna di Desa Sebadai Ulu, Kec. Bunguran Timur Laut.

6. Polres Kepulauan Anambas di Desa Bukit Padi, Kec. Jemaja Timur.

Kegiatan ini menunjukkan komitmen Polda Kepri dalam mengimplementasikan kebijakan Kapolri secara nyata di lapangan melalui kerja sama dan kolaborasi berkelanjutan dengan pemerintah daerah dan masyarakat.

Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya simbolis, tetapi juga langkah konkret memperkuat ketahanan pangan lokal di wilayah Kepri.

“Melalui kerja sama dengan pemerintah daerah, kelompok tani, dan masyarakat, Polri siap menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi berbasis pertanian untuk mendukung kedaulatan pangan nasional,” ucap Kapolda Kepri.

Dengan semangat kebersamaan dan sinergi lintas sektor, jajaran Polda Kepri siap mendukung penuh kebijakan Kapolri dalam mewujudkan program ketahanan pangan nasional melalui penguatan sektor pertanian di daerah.

Batamfm – Polda Kepri melaksanakan kegiatan Zoom Meeting Tanam Jagung Serentak Kuartal IV dan Peresmian Operasi Gudang Penyimpanan Jagung oleh Slog Polri, yang dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia dan Wakil Presiden Republik Indonesia Tahun 2025, Rabu (8/10/2025).

Pelaksanaan kegiatan di Kota Batam berlangsung secara serentak di dua lokasi utama, yakni Kampung Cate, Kecamatan Galang, dan Teluk Mata Ikan, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program strategis Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional berbasis komoditas jagung.

Hadir dalam Kegiatan ini Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., Wakapolda Kepri Brigjen Pol Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., unsur Forkopimda Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam, Pejabat Utama Polda Kepri, Kapolresta Barelang, Kepala Bulog Batam, Dandim 0316 Batam, Wali Kota Batam, Kadis Ketahanan Pangan Provinsi Kepri dan Kota Batam, Kadis Lingkungan Hidup Provinsi Kepri, Badan Pusat Statistik Kota Batam, perwakilan kelompok tani, perwakilan mahasiswa, pimpinan PT. MEG, serta tokoh masyarakat, lurah, dan LPM setempat.

Dalam sambutannya, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menegaskan komitmen Polri untuk terus berperan aktif dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Polri akan bekerja sama dengan kementerian dan lembaga terkait untuk memastikan program ini berjalan secara berkelanjutan. Kami berkomitmen agar seluruh jajaran Polri ikut berkontribusi langsung dalam menjaga stabilitas pangan nasional,” ujar Kapolri.

Kapolri menjelaskan, hingga saat ini potensi program Ketahanan Pangan Polri telah mencapai 1,19 juta hektare lahan jagung, terdiri dari 881.743 hektare lahan binaan Polri dan 313.941 hektare lahan baku sawah.
Dari total lahan yang telah ditanami selama periode Januari hingga September 2025, dihasilkan 2,83 juta ton jagung, dengan peningkatan hasil panen pada setiap kuartal.

Produksi jagung nasional periode Januari–Agustus 2025 mencapai 11,42 juta ton, meningkat 13,95 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
Pada kesempatan tersebut, sebanyak 1.268 ton jagung secara simbolis diberangkatkan untuk diserap oleh Bulog di seluruh Indonesia melalui kegiatan flag off.

Selain dua titik utama di Kota Batam, pelaksanaan Tanam Jagung Serentak Kuartal IV juga dilakukan secara serentak oleh seluruh jajaran Polres di wilayah Kepri, yaitu:

1. Polresta Tanjungpinang di Kampung Sungai Ungar Dompak, Kota Tanjungpinang.

2. Polres Karimun di Kampung Balak, Kel. Tanjung Berlian, Kec. Kundur Utara.

3. Polres Bintan di Jl. Lintas 2 Ko. Bugis, Toapaya.

4. Polres Lingga di lahan Polres Lingga, samping Masjid Al-Munawwar.

5. Polres Natuna di Desa Sebadai Ulu, Kec. Bunguran Timur Laut.

6. Polres Kepulauan Anambas di Desa Bukit Padi, Kec. Jemaja Timur.

Kegiatan ini menunjukkan komitmen Polda Kepri dalam mengimplementasikan kebijakan Kapolri secara nyata di lapangan melalui kerja sama dan kolaborasi berkelanjutan dengan pemerintah daerah dan masyarakat.

Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya simbolis, tetapi juga langkah konkret memperkuat ketahanan pangan lokal di wilayah Kepri.

“Melalui kerja sama dengan pemerintah daerah, kelompok tani, dan masyarakat, Polri siap menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi berbasis pertanian untuk mendukung kedaulatan pangan nasional,” ucap Kapolda Kepri.

Dengan semangat kebersamaan dan sinergi lintas sektor, jajaran Polda Kepri siap mendukung penuh kebijakan Kapolri dalam mewujudkan program ketahanan pangan nasional melalui penguatan sektor pertanian di daerah.

Jakarta — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengelar Webinar ,ini merupakan rangkaian dari World Investor Week (WIW) 2025 yang digagas oleh International Organization of Securities Commissions (IOSCO) dengan tujuan meningkatkan literasi dan pemahaman investor ritel terkait prinsip investasi yang bijak serta strategi pencegahan terhadap penipuan di sektor keuangan.

Otoritas Jasa keuangan (OJK) menegaskan komitmennya untuk menciptakan industri pasar modal yang adil, transparan, dan inklusif, sekaligus menjaga kepercayaan investor.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, pada acara OJK International Webinar bertajuk “Empowering Investors: Invest Wisely and Stay Safe from Fraud and Scams” yang digelar secara hybrid, Kamis (9/10/2025).

Friderica menekankan pentingnya edukasi sebagai bagian krusial dari perlindungan konsumen dalam meningkatkan keyakinan masyarakat menggunakan produk dan jasa keuangan.

 “Membangun kepercayaan konsumen di sektor jasa keuangan sangat esensial. Konsumen tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjadi bagian vital dalam menjaga stabilitas sistem keuangan,” ujarnya.

Ketua Komite IOSCO untuk Investor Ritel dari Kanada, Camille Beaudoin, memberikan apresiasi atas pelaksanaan webinar ini. Ia menilai kegiatan tersebut dapat memperkuat pemahaman peserta mengenai investasi dan upaya pencegahan kejahatan di sektor jasa keuangan.

Webinar menghadirkan narasumber dari berbagai otoritas jasa keuangan internasional dalam dua sesi diskusi utama. Sesi pertama mengangkat tema “Pentingnya Cerdas Berinvestasi: Dari Investor Pemula Menuju Investor Sejahtera” dengan narasumber dari OJK, Securities and Exchange Board of India (SEBI), Financial Services Agency (FSA) Jepang, dan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Sesi kedua bertema “Waspada Penipuan: Lindungi Aset Investasi” menghadirkan pembicara dari OJK, Investor and Financial Education Council (IFEC) Hongkong, Monetary Authority of Singapore (MAS), serta dimoderatori oleh Kepala Departemen Keamanan Siber AFTECH Indonesia.

Acara yang digelar secara virtual melalui Zoom ini diikuti lebih dari 2.400 peserta yang berasal dari berbagai kalangan, termasuk pejabat kementerian, lembaga pemerintah, akademisi, mahasiswa, dan pelaku industri keuangan.

Sebagai otoritas yang menjaga kepentingan konsumen dan stabilitas sektor jasa keuangan, OJK konsisten mendorong literasi dan inklusi keuangan di tingkat nasional dan internasional.

Pelaksanaan webinar internasional ini merupakan wujud dukungan OJK terhadap kampanye WIW 2025, dengan harapan dapat memperkuat perlindungan investor dan menciptakan ekosistem investasi yang aman, transparan, dan berkelanjutan.(Iman)

Jakarta (09/10/2025) - BPJS Kesehatan memberikan penghargaan kepada sejumlah fasilitas kesehatan yang dinilai berkomitmen  dalam menghadirkan layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang lebih baik. Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang mudah, cepat, dan setara, keberadaan Program JKN telah menjadi kebutuhan nyata bagi jutaan rakyat Indonesia. Karena itu, seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan terbaik bagi peserta. 

Penghargaan yang diberikan BPJS Kesehatan tahun ini mengusung semangat “Seva Paramahita”, yang menjadi landasan nilai dalam pemberian apresiasi kepada faskes terbaik. Istilah “Seva” bermakna pelayanan kepada sesama dengan tulus sebagai bentuk pengabdian kepada Tuhan Yang Maha Esa melalui tindakan nyata, sedangkan “Paramahita” berarti kualitas luhur atau kesempurnaan yang menjadi jalan menuju kebaikan.

Dengan filosofi tersebut, BPJS Kesehatan berharap seluruh faskes terus menumbuhkan semangat pelayanan yang penuh integritas, empati, dan profesionalitas demi kebaikan bersama. Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti menegaskan bahwa keberhasilan Program JKN tidak lepas dari kontribusi faskes di seluruh tingkatan. Ia menyebut, sinergi yang kuat antara BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi fondasi keberlanjutan sistem jaminan kesehatan nasional. 

“Program JKN adalah milik kita bersama. Kami percaya, dengan sinergi yang kuat dan komitmen bersama, Program JKN akan terus menjadi harapan seluruh masyarakat dalam menjamin layanan kesehatan. Selain itu, hadirnya Program JKN sekaligus wujud nyata hadirnya negara dalam melindungi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Ghufron, Kamis (9/10). 

Per 1 Oktober 2025, jumlah kepesertaan Program JKN sudah mencapai 282,7 juta peserta atau 98,6% dari jumlah penduduk. Sebagai upaya memperkuat akses layanan, BPJS Kesehatan terus menjalin kerja sama dengan rumah sakit apung dan rumah sakit bergerak, serta memberikan kompensasi bagi Daerah Belum Tersedia Faskes Memenuhi Syarat (DBTMFS). Langkah ini memastikan masyarakat di wilayah terpencil tetap dapat memperoleh layanan kesehatan yang dijamin Program JKN. 

Selain itu, berbagai inovasi juga dilakukan untuk menyederhanakan alur pelayanan, di antaranya penggunaan NIK/KTP sebagai identitas tunggal di faskes, fitur pendaftaran terjadwal di aplikasi Mobile JKN, serta simplifikasi proses rujukan bagi pasien hemodialisa, thalassemia, hemofilia, dan peserta program rujuk balik. 

“BPJS Kesehatan juga telah memperkuat fondasi digital sistem pelayanan di fasilitas kesehatan. Melalui optimalisasi layanan digital, BPJS Kesehatan juga berupaya mengelola Program JKN dengan transparan. Hal ini juga dibuktikan dengan adanya Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama (PIF FPKTP) dan penambahan fitur laporan Kekosongan Obat pada Aplikasi Apotek Online,” tambah Ghufron. 

Portal Informasi Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama (PIF FPKTP) merupakan dashboard berisi profil pelayanan kesehatan yang dapat diakses oleh setiap fasilitas kesehatan atas informasi pengelolaan pelayanan JKN secara lengkap dan terkini. Fasilitas Kesehatan dapat memantau proses pengajuan klaim, pembayaran kapitasi dan non kapitasi, data utilisasi pelayanan kesehatan, pelaksanaan komitmen dan mutu pelayanan seperti overview keluhan peserta. 

Sementara itu, BPJS Kesehatan juga mendorong peningkatan transparansi ketersediaan obat di fasilitas kesehatan melalui fitur laporan Kekosongan Obat pada Aplikasi Apotek Online. Inovasi ini memungkinkan faskes melaporkan stok obat secara real time sehingga respon terhadap potensi kekosongan dapat dilakukan lebih cepat. 

“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa JKN bukan hanya program pemerintah, melainkan milik seluruh rakyat Indonesia. Dengan semangat gotong royong dan inovasi yang berkelanjutan, kita bersama menjaga keberlangsungan sistem jaminan kesehatan yang adil dan inklusif bagi semua,” tutup Ghufron. 

Pada kesempatan yang sama, BPJS Kesehatan juga memberikan penghargaan khusus atas peran dan kontribusi dalam pemberian kompensasi pada pelayanan kesehatan Program JKN di Daerah Belum Tersedia Fasilitas Kesehatan Memenuhi Syarat (DBTFMS) Tahun 2025. 

Penghargaan tersebut diberikan kepada Puskesmas Taman Mataru Kabupaten Alor dan Rumah Sakit Kapal Nusa Waluya II. 

Berikut Daftar Pemenang Fasilitas Kesehatan Berkomitmen Terbaik dalam Pelayanan Kesehatan Program JKN Tingkat Nasional Tahun 2025. 

Kategori Klinik Pratama

Peringkat Pertama : Klinik Pertama Dokter Vitis Kabupaten Kediri

Peringkat Kedua : Klinik Aisyiyah Siti Hajar Kota Tegal

Peringkat Ketiga : Klinik Pratama Jentera Medika Kota Jambi 

Kategori Tempat Praktik Mandiri Dokter

Peringkat Pertama : Dokter Fitrijah Kabupaten Jombang

Peringkat Kedua : Dokter Wiwi Marma Kota Padang

Peringkat Ketiga : Dokter Hasnur Elfiyeni Kota Banda Aceh 

Kategori Puskesmas

Peringkat Pertama : UPTD Puskesmas Lamno Kabupaten Aceh Jaya

Peringkat Kedua : Puskesmas Kota Wilayah Utara Kota Kediri

Peringkat Ketiga : UPTD Puskesmas Tanah Sareal Kota Bogor 

Kategori Tempat Praktik Mandiri Dokter Gigi

Peringkat Pertama : Dokter Gigi Dewi Susanty Kota Bukittinggi

Peringkat Kedua : Dokter Gigi Willy Kota Palembang

Peringkat Ketiga : Dokter Gigi Ivony Yesikertasari Kota Jayapura 

Kategori Rumah Sakit D Pratama

Peringkat Pertama : RSUD Dr. Ir. H. Ibnu Saleh, MM Kabupaten Bangka Tengah

Peringkat Kedua : RSUD Kelas D Pratama Bulu Paccing Bikeru Kabupaten Sinjai

Peringkat Ketiga : RSUD Pratama Selaparang Kabupaten Lombok Timur 

Kategori Klinik Utama

Peringkat Pertama : Klinik Jantung Hasna Medika Kota Malang

Peringkat Kedua : Klinik Utama Medika Antapani Kota Bandung

Peringkat Ketiga : Klinik Utama Alif Medika Kabupaten Luwu Utara

 

Kategori Rumah Sakit Kelas D

Peringkat Pertama : RS Hasyim Asy'ari Kabupaten Jombang

Peringkat Kedua : RSUD Cabangbungin Kabupaten Bekasi

Peringkat Ketiga : RS Pertamina Kota Dumai 

Kategori Rumah Sakit Kelas C

Peringkat Pertama : RSI Aisyiyah Kota Malang

Peringkat Kedua : RS Bunda Kota Palembang

Peringkat Ketiga : RS Bhayangkara Kota Manado 

Kategori Rumah Sakit Kelas B

Peringkat Pertama : RS Santa Maria Kota Pekanbaru

Peringkat Kedua : RSUD Welas Asih Provinsi Jawa Barat

Peringkat Ketiga : RSD Kota Tidore Kepulauan Kota Tidore Kepulauan 

Kategori Rumah Sakit Kelas A

Peringkat Pertama : RSUD Dokter Soetomo Kota Surabaya

Peringkat Kedua : RSPAD Gatot Soebroto Kota Jakarta Pusat

Peringkat Ketiga : RSUP Dokter M. Djamil Kota Padang 

Kategori Rumah Sakit Khusus

Peringkat Pertama : RSJD Dokter Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah

Peringkat Kedua : RSIA Selasih Medika Kota Bekasi

Peringkat Ketiga : RS Paru Manguharjo Kota Madiun

 

Disinyalir masih rendahnya Pad dari sektor Retribusi Penempatan orang asing jauh dari jumlah data kunjungan melalui ke imigrasian sehingga mengakibatkan Retrubusi TKA menjadi Rendah hal tersebut tentunya menjadi perhatian DisnakerTrans kepri untuk dapat segera mendata sekaligus Razia terkait keberadaan TKA di tiap tiap Perusahaan yang mempekerjaan orang asing apakah sesui dengan data yang disampaikan atau sebaliknya.

"kemudian kita juga akan melihat apakah hak hak pekerja yang ada sudah di jamin terkait jaminann sosialnya dan lain lain sehingga data tersebut menjadi data acuan yg sdh di himpun dalam data WLKP kementrian Tenaga Kerja Apakah bentuknya sidak atau razia akan kami sampaikan nanti ,"ujar Diky wijaya selaku kepala Dinas Tenagakerja Provinsi Kepulauan Riau.

Terletak di kepulauan, perairan menjadi bagian penting bagi kehidupan masyarakat Batam. Tercemarnya laut dan pesisir dapat memengaruhi kualitas hidup masyarakat sekaligus merusak ekosistem lokal,sehingga menjaga kebersihan lingkungan laut menjadi tanggung jawab bersama.Dalam rangka World Cleanup Day 2025, tim Oakwood Hotel & amp; Apartments Grand Batam ikutberpartisipasi dalam aksi bersih-bersih di Batu Ampar, bersama komunitas lokal Batu Merah dan Bank Sampah. Kegiatan ini digagas oleh Free The Sea, yang mengadakan aksi bersih-bersih di berbagai titik strategis di Kota Batam.


Partisipasi Oakwood menunjukkan komitmen hotel untuk terlibat secara aktif dalam pelestarian lingkungan. Tim hotel tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga ikut membersihkan area sekitar,mendukung semangat gotong-royong, dan mendorong masyarakat sekitar untuk lebih peduli terhadap kebersihan laut dan pesisir. Sebagai bagian dari inisiatif Ascott Cares, Oakwood Hotel & Apartments Grand Batam juga terus
menerapkan praktik ramah lingkungan di fasilitasnya. Hotel menyediakan botol non-plastik di setiap kamar tamu dan ruang pertemuan, sebagai langkah nyata mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.


Langkah ini sejalan dengan tujuan global Ascott untuk mendukung keberlanjutan dan pengelolaan limbah yang lebih baik, sekaligus mengedukasi tamu dan staf tentang pentingnya menjaga lingkungan. Aksi bersih-bersih di Batam dilakukan secara serentak di 8 lokasi utama, mulai dari kawasan pantai hingga wilayah pemukiman, termasuk Piayu Laut, Pantai Nongsa, Setokok, SP Plaza, Pulau Buluh, dan Patam Lestari. Kegiatan ini juga mencakup kecamatan Sekupang, Batu Aji, Nongsa, Sei Beduk, Sagulung, Batam Kota, Lubuk Baja, Bulang, Bengkong, dan Batu Ampar.


Melalui partisipasi ini, Oakwood Hotel & amp; Apartments Grand Batam berharap dapat menjadi contoh bagi masyarakat dan tamu hotel dalam menjaga kebersihan lingkungan, mendorong perubahan positif, dan
memperkuat kesadaran akan pentingnya pelestarian laut dan pesisir.

Purwokerto, 8 Oktober 2025. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar Kuliah Umum Literasi Keuangan Syariah bagi dosen dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Selasa (07/10) yang bertujuan mendorong perencanaan keuangan yang bijak dengan memahami asuransi syariah, dan menumbuhkan peran civitas academica sebagai agen perubahan menuju Indonesia Emas 2045.

Kuliah umum bertema “Expect the Unexpected, Plan for the Better Future ini dihadiri Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono, Ketua Umum Dewan Asuransi Indonesia (DAI) Yulius Bhayangkara dan perwakilan pimpinan UMP.

Dalam paparannya, Ogi Prastomiyono menjelaskan manfaat produk asuransi yang membantu masyarakat mengalihkan (transfer) dampak kerugian finansial yang bersifat low probability–high impact. (Istilah dalam manajemen risiko yang menggambarkan suatu peristiwa yang sangat jarang terjadi tetapi akan menyebabkan kerugian atau konsekuensi yang sangat besar jika terjadi).

Sementara pada asuransi syariah, prinsipnya adalah ta’awun (tolong-menolong) dan sharing of risk dengan akad yang jelas (bebas dari gharar, maysir, dan riba), serta pengelolaan Dana Tabarru’ sebagai milik kolektif peserta.

“Dengan ekosistem halal yang kian luas, asuransi syariah relevan untuk berbagai kebutuhan, dari perjalanan haji/umrah, asuransi mikro syariah bagi pedagang, asuransi pertanian syariah untuk gagal panen, hingga proteksi aset UMKM. Inovasi produk ini membuat proteksi semakin terjangkau dan dekat dengan keseharian kita,” kata Ogi.

Ogi menyampaikan bahwa sebagai generasi muda, mahasiswa perlu sejak dini merencanakan masa depan yang baik termasuk merencanakan keuangan dengan salah satunya memanfaatkan produk asuransi.

“Adik-adik sekalian adalah generasi emas yang akan menjadi tulang punggung dari visi besar negara kita: Indonesia Emas 2045. Salah satu pilar utama untuk mencapai visi tersebut adalah peningkatan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM), dan mahasiswa menjadi salah satu motor penggeraknya,” tambahnya.

Ketua Umum Dewan Asuransi Indonesia Yulius Bhayangkara dalam kesempatannya mengharapkan kegiatan kuliah umum ini bisa meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap pentingnya berasuransi.

“Acara ini merupakan bagian upaya bersama Industri Jasa Keuangan Perasuransian dan OJK serta civitas academica untuk terus meningkatkan pemahaman masyarakat Indonesia mengenai perasuransian di Indonesia melalui kegiatan edukasi ini,” ujar Yulius.

Wakil Rektor 1 bidang Akademik dan Kerja Sama UMP, Saefurrohman menyampaikan pentingnya bagi Gen Z untuk tidak takut berasuransi karena manfaatnya yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Sebelumnya, OJK bersama Dewan Syariah Nasional - Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) juga telah menyelenggarakan training of trainers bagi sekitar 150 dosen di Universitas Islam Negeri (UIN) Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen OJK untuk terus mendorong peningkatan literasi keuangan syariah di kalangan akademisi.

Sebagai langkah konkret untuk menindaklanjuti penguatan literasi, acara ini juga menjadi saksi penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Sinergi Asuransi Syariah. Kolaborasi antara Industri Asuransi Syariah dengan UMP dan UIN Saizu ini diharapkan menjadi titik awal sebuah ekosistem baru antara regulator, industri, dan akademisi untuk melahirkan inovasi dan meningkatkan literasi secara berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan ini ditutup dengan seruan "Lindungi Ikhtiarmu, Majukan Negerimu!" sebagai pengingat untuk menjadikan produk keuangan syariah, khususnya asuransi, sebagai pernyataan ikhtiar untuk melindungi aset berharga dan membangun ekonomi yang lebih tangguh.

Batam, 06 Oktober 2025 – Setelah sukses mencatat penjualan perdana Renewable Energy Certificate (REC) kepada PT Volex Indonesia sebagai bukti nyata dukungan terhadap transisi energi, PT PLN Batam kembali melangkah maju dengan menjalin kerja sama strategis bersama PT Avecode Internasional. Kolaborasi ini difokuskan pada pengembangan solar panel dan micro Energy Storage System (ESS) sebagai solusi penyimpanan energi terbarukan yang efisien, andal, dan berkelanjutan.

Inisiatif bersama ini dirancang tidak hanya untuk kebutuhan Batam, tetapi juga sebagai peluang memperluas pengembangan ke luar daerah. Langkah ini menegaskan keseriusan PLN Batam dalam memperkuat portofolio energi hijau sekaligus mendukung roadmap pemerintah menuju Net Zero Emission (NZE) 2060.

Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha PT PLN Batam, Raditya Surya Danu, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan wujud nyata konsistensi PLN Batam dalam memperluas inisiatif energi terbarukan melalui sinergi dengan mitra strategis.

“Dengan hadirnya teknologi solar panel dan micro ESS, kami yakin ketersediaan energi bersih di Batam maupun wilayah lainnya dapat semakin terjamin, andal, dan berkelanjutan.” ujar Danu.

Lebih lanjut ia menambahkan, sebagai pemegang Wilayah Usaha Listrik (Wilus) di Batam, PLN Batam memiliki peran penting dalam memastikan ketersediaan, distribusi, dan keberlanjutan pasokan tenaga listrik bagi masyarakat maupun industri.

Perwakilan PT Avecode Internasional, Mr. Kim, menyampaikan kebanggaannya dapat bermitra dengan PLN Batam.

“Kompetensi kami dalam manufaktur solar panel dan micro ESS akan melengkapi peran PLN Batam sebagai pemegang Wilus, sehingga bersama-sama kita bisa mendukung transisi energi nasional menuju masa depan yang lebih hijau,” ungkapnya.

Dengan adanya kolaborasi ini, PLN Batam semakin mempertegas posisinya sebagai pionir penyedia energi hijau di kawasan Batam. Melalui pengembangan solar panel dan micro ESS, PLN Batam tidak hanya mendukung pemenuhan kebutuhan listrik berbasis energi terbarukan, tetapi juga memperkuat daya saing Batam sebagai kawasan industri strategis yang ramah lingkungan dan kompetitif secara global.

Langkah ini sekaligus menjadi kelanjutan dari capaian sebelumnya, yakni penjualan REC pertama kepada pelanggan industri. Kedua inisiatif ini memperlihatkan konsistensi PLN Batam dalam membangun ekosistem energi bersih yang kredibel, transparan, dan diakui secara internasional, demi mewujudkan visi besar: “Sustainability Energy for Digital Industry 4.0.”

Page 48 of 132

Instagram

Tentang Kami