Live Streaming

Batam - Setelah sukses mendatangkan 1 unit Ship to Shore (STS) asal Korea pada April lalu, Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) siap mengoperasikan alat bongkar muat kontainer modern tersebut di Terminal Umum Batu Ampar mulai 1 Juni 2023.

Dalam rangka persiapan pengoperasian STS Crane ini, maka BP Batam menggelar Sosialisasi Penyesuaian Proses Bisnis Kegiatan Bongkar Muat Kontainer Terminal Umum Batu Ampar, di Marketing Centre BP Batam, pada Kamis (25/5/2023).

Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, Dendi Gustinandar mengatakan bahwa dengan dioperasikannya STS Crane ini, maka pelayanan bongkar muat peti kemas di Terminal Umum Batu Ampar akan menjadi lebih cepat dan efisien.

“Dibawah kepemimpinan Kepala BP Batam Bapak Muhammad Rudi, saat ini, BP Batam berupaya mewujudkan Pelabuhan Batu Ampar yang lebih modern dengan menggunakan teknologi terkini untuk mempercepat layanan bongkar muat peti kemas,” ujar Dendi.

STS Crane dengan bobot 760 ton ini, memiliki kemampuan bongkar muat hingga 35 box kontainer yang dapat mempersingkat waktu tunggu atau dwelling time di Terminal Umum Batu Ampar yang pada gilirannya dapat berimplikasi pada penurunan beban biaya logistik yang dikeluarkan oleh pengusaha.

“Dengan alat bongkar muat konvensional, kecepatan bongkar muat peti kemas dalam 1 jam hanya bisa memindahkan 4-8 box kontainer, namun dengan STS Crane yang baru ini kapasitas bongkar muatnya meningkat hingga 35 box kontainer per jam,” ujarnya.

Dendi juga mengatakan, dengan dimulainya pengoperasian STS Crane ini oleh BP Batam, maka proses bisnis Terminal Umum Batu Ampar secara bertahap akan dilakukan beberapa penyesuaian.

“Jika sebelumnya, kegiatan bongkar muat peti kemas di Terminal Umum Batu Ampar dilakukan oleh Perusahaan Bongkar Muat, maka setelah STS Crane milik BP Batam beroperasi, maka kegiatan bongkar muat peti kemas dilakukan oleh pegawai BP Batam,” kata Dendi.

Sehingga, penyesuaian proses bisnis ini juga berlaku untuk pengurusan proses administrasi keuangan dan operasional bongkar muat peti kemas yang saat ini dikoordinir oleh BP Batam.

Selain percepatan layanan, Dendi menyampaikan dengan dioperasikannya STS Crane oleh BP Batam, maka seluruh proses bongkar muat peti kemas baik domestik maupun internasional di Terminal Umum Batu Ampar akan diprioritaskan menggunakan alat bongkat muat asal Korea ini.

Adapun tarif bongkar muat peti kemas menggunakan STS Crane ini tetap mengacu pada Peraturan Kepala BP Batam yang berlaku.

“Tentunya perubahan proses bisnis di Terminal Batu Ampar bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jasa, sehingga di tahap ini kami juga sudah melakukan sosialisasi secara bertahap dengan para pengguna jasa dan berharap pengoperasian STS Crane mulai 1 Juni 2023 mendatang mendapat dukungan dari semua pihak,” pungkasnya.

Batam - Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, menaruh atensi serius terhadap pengembangan kapasitas dan kualitas birokrasi ke depan.

Selain itu, Rudi juga mendorong agar birokrat dapat terus berinovasi seiring kemajuan Kota Batam.

Dalam rangka mewujudkan pelayanan publik yang kompetitif, lanjut Rudi, BP Batam pun menghadirkan Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Adi Suryanto, sebagai narasumber dalam ceramah umum bagi pejabat di lingkungan BP Batam yang bertempat di Balairung Sari, Rabu (24/5/2023).

“Perkembangan Batam saat ini, tentu tidak lepas dari dukungan pemerintah dan peran SDM yang secara bahu-membahu bersama masyarakat serta kalangan dunia usaha dalam mewujudkan Kota Batam sebagai kota investasi,” ujar Muhammad Rudi.

Selain itu, menurutnya, BP Batam hingga saat ini terus mengakselerasi perbaikan kualitas pelayanan publik yang dapat memangkas alur birokrasi, memudahkan dan meningkatkan investasi di Kota Batam yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Sebagaimana diketahui, pertumbuhan ekonomi Kota Batam tahun 2022 lalu meroket dengan persentase yang mencapai 6,84 persen, lebih tinggi dari Nasional 5,31 persen dan 5,09 persen Provinsi Kepulauan Riau.

Selain meningkatkan kualitas pelayanan publik, BP Batam juga fokus untuk mendorong sektor infrastruktur, khususnya pengembangan akses jalan di Kota Batam.

“Saat ini, kami sedang membangun infrastruktur pendukung utama dan konektivitas transportasi yang dapat menciptakan kelancaran dan kemudahan perhubungan serta perdagangan di Kota Batam,” ujar Rudi.

Menurutnya, hal tersebut merupakan langkah penting untuk meningkatkan dan mempercepat pertumbuhan ekonomi di Kota Batam. Terlebih lagi telah diterbitkannya PP Nomor 41 Tahun 2021 yang dapat memberikan kemudahan investasi bagi seluruh pelaku usaha baik domestik maupun internasional.

Seiring dengan pengembangan jalan di Kota Batam, BP Batam ingin memulai babak baru pada tahun 2023.

“Saat ini berbagai program strategis yang sedang kami gesa, yakni pengembangan Bandara Hang Nadim Batam, Pelabuhan Batu Ampar, dan pelebaran jalan,” ungkap Muhammad Rudi.

Sementara itu, Kepala Lembaga Administrasi Negara RI, Adi Suryanto, mengatakan jalinan kerjasama ini dalam rangka pengembangan kompetensi para pejabat BP Batam. Sebab, hal ini menjadi kunci penting untuk mengakselerasi pengembangan sebuah institusi.

"Jadi tidak ada institusi yang maju, kalau SDMnya tidak maju. Kami melihat, BP Batam bisa menjadi lembaga percontohan untuk instansi lain dalam pengembangan SDM. Terlebih lagi, kami melihat perubahan Batam saat ini yang cukup signifikan,” ujarnya.

Sehingga, kebutuhan pengembangan kompetensi harus menjadi perhatian bersama. Sebab, pengembangan kompetensi ini dapat menunjang target dan sasaran yang diinginkan institusi.

"Harapan ke depan, saya pesan untuk terus tingkatkan kemampuan dan upgrade diri agar dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut turut dilakukan penandatanganan Kerjasama antara Biro SDM BP Batam dengan Pusat Pelatihan dan Pengembangan dan Pemetaan Kompetensi Aparatur Negara LAN RI tentang Penyelenggaraan Pelatihan Teknis Manager Madya untuk Pejabat Tingkat III BP Batam.

Hal tersebut merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara LAN RI dengan BP Batam tentang Kerjasama Penguatan Kapasitas Lembaga.

Batam - Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) Muhammad Rudi, terus membangun infrastruktur di Kota Batam dengan taraf Internasional. Pembangunan tersebut menunjukkan komitmen dan keseriusan Muhammad Rudi dalam menjadikan Kota Batam sebagai kota modern.

Muhammad Rudi, menargetkan Batam jadi kota modern pada 2029 mendatang. Saat itu, seluruh pembangunan infrastruktur di Kota Batam sudah rampung seluruhnya.

Salah satu infrastruktur bertaraf internasional yang dibangun oleh Muhammad Rudi adalah, ruas jalan arteri yang menghubungkan Batu Ampar hingga Batu Besar, Nongsa.

"hari ini sedang dilakukan semenisasi beton yang tebalnya lebih dari 20 cm. Setelah itu, kemudian baru diaspal lagi. Maka daya tahannya bisa bertahun tahun. Itulah infrastruktur yang berstandar internasional," ujar Muhammad Rudi di Aula Asrama Haji Provinsi Kepri, Tanjungpinang, Minggu (21/5/2023) lalu.

Muhammad Rudi mengatakan sejak ia ditunjuk sebagai Kepala BP Batam tahun 2019 dan Walikota Batam tahun 2016, ia lebih fokus menyelesaikan pembangunan infrasktruktur. Terutama pembangunan jalan, pembangunan Bandara Hang Nadim, Pelabuhan Batu Ampar hingga pembangunan Rumah Sakit Internasional.

"Semuanya sudah berjalan, namun belum selesai. Karena untuk pembangunan infrasktruktur ini tidak semudah yang kita bayangkan," kata Muhammad Rudi.

Untuk infrastruktur jalan, ia mentargetkan di tahun 2029 seluruh infrastruktur sudah rampung seluruhnya. Baik itu pembangunan jalan utama hingga pembangunan jalan-jalan di perumahan.

"Maka kekompakan ini harus kita jaga supaya nanti di 2029, saya berharap seluruh jalan di Kota Batam sudah selesai semua. Kalau 2029 kita kejar dan selesai semua, maka Batam kota modern sudah kita nikmati," tegasnya.

Adapun pembangunan yang tengah dikerjakan saat ini, mulai dari Simpang Batu Besar hingga Simpang Turi Beach; peningkatan jalan arteri dari Batu Ampar menuju Nonga dan beberapa ruas jalan lainnya. Sementara untuk jalan arteri Batu Aji ke Sagulung, pembangunannya dikerjakan oleh Pemko Batam.

"Intinya di 2029 ini sudah sempurna," katanya.

Dengan rampungnya seluruh pembangunan ini, maka Kota Batam akan menjadi tempat kedatangan seluruh penduduk di Indonesia. Tentunya, masyarakat Batam diingatkannya untuk tidak menjadi penonton saat Batam menjadi kota modern.

"Hari ini sudah mulai ramai (investor) yang akan mau masuk. Datang ke BP Batam mau investasi. Untuk itu kedepannya persaingan akan semakin tinggi," jelasnya.

Sehingga, ia tak henti-hentinya meminta agar masyarakat Batam untuk mempersiapkan diri. Ia tidak ingin, Batam yang sudah menjadi kota modern dinikmati oleh orang luar, akan tetapi masyarakat Batam yang harus terlebih dahulu menikmatinya.

"Saya siapkan seluruh infrasktruktur, warga Batam tinggal mempersiapkan diri. Momentum ini harus kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk kehidupan bapak dan ibu masyarakat Kota Batam kedepan," pungkasnya. (EI)

Batam - Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, menyampaikan jika kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci kesuksesan pembangunan daerah.

Rudi menyampaikan pesan tersebut saat menghadiri Pelantikan Ikatan Keluarga Sumatera Barat (IKSB) sekaligus malam puncak pelaksanaan Internasional Rumah Gadang Expo (IRGE) 2023 di Dataran Engku Putri, Sabtu (20/5/2023) lalu.

Menurut Rudi yang juga menjabat sebagai Wali Kota Batam, dukungan masyarakat memiliki peranan penting dalam mewujudkan perencanaan kota baru yang modern ke depannya.

"Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakatnya merupakan kunci keberhasilan pembangunan Kota Batam," ujar Rudi.

Pada kesempatan tersebut, Rudi mengajak seluruh masyarakat Kota Batam asal Sumatera Barat untuk turut aktif dalam menjaga iklim investasi.

Mengingat, BP Batam juga sedang menyiapkan beberapa rencana strategis untuk percepatan realisasi investasi. Baik modal asing ataupun dalam negeri.

Rudi yakin, peningkatan investasi bakal memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Batam.

Terbukti, ekonomi Kota Batam tumbuh 6,84 persen sepanjang tahun 2022 lalu.

Angka tersebut lebih baik dari pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepri (5,09 persen) dan Nasional (5,31 persen).

Di sisi lain, Kota Batam juga menjadi lokomotif perekonomian Provinsi Kepri dengan berhasil menyumbangkan 82,9 persen realisasi investasi sepanjang Triwulan I (Januari-Maret) 2023.

Sehingga, Rudi pun optimistis untuk menjadikan Kota Batam sebagai destinasi unggulan investasi di Indonesia.

"Seluruh elemen masyarakat ataupun paguyuban harus bersatu dan berkolaborasi untuk menjadikan Kota Batam maju. Saya sedang benahi Batam, dukungan seluruh pihak menjadi modal penting menyelesaikan pembangunan ini," pungkasnya. (DN)

Batam - Kota Batam kini berubah menjadi daerah yang semakin diperhitungkan. Pembangunan infrastruktur di bawah kepemimpinan Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) Muhammad Rudi, terus berjalan.

Pembangunan infrastruktur merupakan kunci utama agar daerah itu bisa maju. Keberadaan nya harus berada dalam keadaan prima. Hal ini bertujuan meningkatkan perekonomian sehingga terciptanya kesejahteraan masyarakat.

Kini pembangunan infrastruktur Batam kian menggeliat setiap tahunnya. Wajah Batam, seluruhnya dipoles agar memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi investor maupun masyarakat Batam.

Muhammad Rudi mengatakan, pembangunan yang saat ini tengah dibangun di Kota Batam tidak lain demi kesejahteraan masyarakat. Tak hanya kesejahteraan bagi masyatakat di Kota Batam, namun juga terciptanya kesejahteraan seluruh masyarakat di Provinsi Kepri.

Sehingga, momentum pembangunan yang saat ini tengah digesa, bisa dimanfaatkan oleh masyarakat di Provinsi Kepri.

"Kota Batam akan kita bangun menjadi suatu kota modern. Kalau sudah menjadi kota modern tidak mungkin kita baru persiapkan diri. Maka momentumnya adalah sekarang ini," ujar Muhammad Rudi saat menghadiri undangan halal bihalal bersama Ikatan Warga Kabupaten Karimun (IWKK) Tanjungpinang-Bintan, Minggu (21/5/2023).

Ia menjelaskan, jika Kota Batam sudah menjadi kota modern, sudah tentu akan berdampak pada harga-harga yang akan semakin melonjak. Sebagai contoh, harga properti yang berada di kota modern, tidak akan mungkin sama dengan harga properti disaat suatu kota belum modern.

"Saya ingin, agar warga Kabupaten Karimun yang ada di Provinsi Kepulauan Riau juga bisa menikmati. Mudah mudahan setelah saya sampaikan ini, hari ini (investasi properti), 10 tahun kedepan (harganya) akan berubah," katanya.

Muhammad Rudi menjelaskan, saat ini ada sejumlah pembangunan yang tengah dijalankan untuk menuju Batam sebagai kota baru dan modern.

Mulai dari pembangunan Terminal 2 Bandara Hang Nadim; infrastruktur seluruh jalan di Kota Batam; pembangunan Pelabuhan Batu Ampar; Rumah Sakit Internasional hingga transportasi modern berupa Light Rapid Transit (LRT) di Kota Batam.

"Dengan dibangunnya LRT, maka Kota Batam merupakan satu-satunya kota tingkat 2 yang punya LRT di Indonesia. Pembangunan yang dibangun daerah sendiri," katanya.

Untuk infrastruktur jalan, ia menargetkan tahun 2029 seluruh infrastruktur sudah rampung seluruhnya. Baik itu pembangunan jalan utama hingga pembangunan jalan-jalan di perumahan.

"Maka saya berharap masyatakat Karimun yang ada di Tanjungpinang dan Bintan harus menikmati dulu. Belilah (properti) karena harganya masih murah. Silahkan nikmati Kota Batam yang kita cintai ini," imbuhnya. (EI)

Batam - Penerbangan perdana Jeju Air 7C2775 dari Incheon Airport Korea Selatan (Korsel) menuju Bandara Internasional Hang Nadim mendapat sambutan positif dari Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, Sabtu (20/5/2023) dinihari.

Melalui Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Wan Darussalam, Rudi berharap kunjungan wisatawan asal Korsel tersebut dapat mendorong pemulihan ekonomi Kota Batam pasca Pandemi Covid-19 melanda tiga tahun lalu.

"Sesuai pesan Pak Kepala BP Batam, kita ingin kunjungan turis asing mampu memberikan peningkatan terhadap sektor pariwisata Kota Batam yang kita cintai," ujarnya usai menyambut 142 orang wisatawan asal Korsel di Bandara Internasional Hang Nadim.

Wan juga menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di Kota Batam guna mendukung kunjungan wisatawan ke depan.

Hal ini sejalan dengan komitmen Muhammad Rudi yang menginginkan Batam menjadi kota modern yang madani ke depannya.

Mengingat, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kota Batam berada dalam tren positif sepanjang bulan Maret 2023.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam mencatat, kunjungan pada bulan Maret sebanyak 98.268 wisman.

Angka tersebut mengalami peningkatan sebesar 32,45 persen jika dibandingkan kunjungan pada bulan sebelumnya.

Sedangkan dibandingkan pada bulan Maret 2022, jumlah kunjungan wisman ke Kota Batam naik sebesar 9.776,18 persen.

Pencapaian posisi ini pula yang membuat Muhammad Rudi antusias terhadap penerbangan perdana rute Incheon Airport - Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

"Ini merupakan salah satu bukti komitmen bersama untuk terus mendongkrak sektor pariwisata agar berdampak pada pertumbuhan ekonomi," pungkasnya.

Sementara, Direktur PT Bandara Internasional Batam (BIB), Pikri Ilham Kurniansyah, mengungkapkan bahwa penerbangan carter (Charter Flight) kali ini membawa sebanyak 142 orang wisatawan asal Korsel menuju Kota Batam.

Pihaknya juga berkomitmen untuk menjadikan rute Korsel - Batam menjadi rute reguler. Tentunya, hal tersebut juga tak terlepas dari rencana strategis BP Batam yang ingin menjadikan Batam sebagai kota modern.

"Kita ingin semua penerbangan terhubung agar ekonomi Kota Batam terus tumbuh tiap tahun. Ini langkah awal dari pengembangan Kota Batam. Membangun jaringan penerbangan juga termasuk dalam upaya pembangunan ke depan," ujar Pikri. (DN)

Batam - Berbagai proyek strategis dilakukan BP Batam sebagai Badan Layanan Umum (BLU) yang bertugas untuk meningkatkan nilai investasi serta pelayanan publik di Batam. Salah satunya, dengan pembangunan infrastruktur yang terus dilanjutkan hingga tahun 2023 ini.

Pada tahun 2023 ini, BP Batam melanjutkan kembali pembangunan jalan Jalan Hang Kesturi. Pembangunan jalan ini akan dilaksanakan sepanjang 3,4 kilometer, mulai dari Ruas Citra Aerolink - Simpang Batu Besar.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan, pembangunan jalan ini dilakukan guna meningkatkan konektivitas, terutama antara Kawasan Industri Kabil dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

"Hari ini bisa kita lihat, industri di Kabil didominasi oleh industri alat berat. Frekuensi kebutuhan distribusi logistiknya pasti sangat tinggi. Jika tidak kita fasilitasi dengan benar, akan merugikan seluruh pihak nantinya," kata Muhammad Rudi, Selasa (16/5/2023).

Ia melanjutkan, dengan dibangunnya Jalan Hang Kesturi ini, juga sebagai penghubung industri kreatif di Nongsa dan akses menuju Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

"Jadi visinya adalah menghubungkan jalan dari kawasan industri ke KEK di Batam. Ini jelas menjadi nilai tambah untuk daya saing Batam kedepannya," jelas Muhammad Rudi.

Tidak hanya Jalan Hang Kesturi, BP Batam juga membangun Jalan Hang Jebat sepanjang 5,5 kilometer, mulai dari Ruas Simpang Batu Besar-Simpang Turi.

Kemudian, dilanjutkan pembangunan Jalan Hang Jebat tahap 2 sepanjang 3 kilometer, mulai dari Ruas Simpang Batu Besar hingga Simpang Polda Kepri. Selain itu juga, pembangunan ruas Jalan Hang Tuah sepanjang 3,6 kilometer mulai dari Ruas Simpang Bandara hingga Simpang Batu Besar.

"Saya yakin, bila infrastrukturnya sudah bagus, kawasan industri juga berkembang dengan baik. Kepercayaan investor asing juga otomatis akan meningkat. Jadi efek bola saljunya bisa kita lihat, karena konsep pembangunannya jelas dan transparan,” lanjut Muhammad Rudi.

Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur ini selaras dengan apa yang dicita-citakan Presiden RI, Joko Widodo, untuk memulihkan perekonomian, khususnya Batam yang berada di wilayah terdepan bagian Barat Indonesia.

"Saya kembangkan ini agar ekonomi Batam semakin baik lagi. Kalau ekonomi Kota Batam membaik, masyarakat akan sejahtera, mari kita sambut pembangunan ini," imbuhnya. (EI)

Batam - Kepala BP Batam/Wali Kota Batam Muhammad Rudi menghadiri perayaan Paskah Oikumene Umat Kristiani se-Kota Batam di Stadion Tumenggung Abdul Jamal, Sabtu (13/5/2023) malam.

Perayaan Paskah Oikumene mengusung tema "Ia Mendahului Kamu Ke Galilea; Jangan Takut (Matius 28:7,8)" ini, dihadiri puluhan ribu umat Kristiani yang datang dari seluruh Kota Batam.

Dalam sambutannya, Muhammad Rudi mengapresiasi toleransi umat beragama di Kota Batam yang sangat baik. Sehingga, umat Kristiani dapat merayakan Paskah Oikumene dengan keadaan aman dan tenang.

"Ini harus kita jaga, supaya Kota Batam tetap aman dan terkendali. Karena kami Forkopimda Provinsi dan Kota Batam juga lagi membangun Kota Batam. Kami akan menjadikan Kota Batam sebagai kota baru dan kota modern untuk kita semua," ujarnya.

Muhammad Rudi menjelaskan, saat ini ada sejumlah pembangunan yang tengah dijalankan untuk menuju Batam sebagai kota baru dan modern.

Mulai dari pembangunan Terminal 2 Bandara Hang Nadim; infrastruktur seluruh jalan di Kota Batam; pembangunan Pelabuhan Batu Ampar; Rumah Sakit Internasional hingga transportasi modern berupa Light Rapid Transit (LRT) di Kota Batam.

"Hanya satu yang saya minta. Mari kita kompak dan bersatu. Mari kita bersatu padu untuk mendukung program pemerintah dalam membangun Kota Batam yang kita cintai ini," tegasnya.

Muhammad Rudi berharap, masyarakat Kota Batam tidak terpecah belah karena adanya permasalahan kecil. Untuk itu, Muhammad Rudi mengajak pada momentum pembangunan saat ini seluruh masyarakat bisa memanfaatkan dengan sebaik-baiknya, karena momentum itu tidak datang dua kali.

"Momentum yang ada hari ini, yang telah Allah berikan kepada kita, adalah momentum untuk perbaikan Kota Batam. Maka hanya satu kata, mari kita kompak dan bersatu dalam pembangunan ini," imbuhnya.

Pada perayaan Paskah Oikoumene tersebut, hadir sebagai pengkhotbah Pdt. E.H. Michael Palar, Ph. D dan dimeriahkan oleh penyanyi ibu kota yang merupakan jebolan Indonesian Idol, Joy Tobing serta Novia Situmeang.

Turut hadir dalam perayaan ini, Wakil Gubernur Kepri sekaligus Ketua PIKORI BP Batam, Marlin Agustina Rudi; Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto dan jajaran Forkopimda di Kota Batam. (EI)

Batam - Pembangunan infrastruktur memberikan peranan yang sangat penting dalam menggeliatkan investasi di Kota Batam. Dibawah kepemimpinan Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) Muhammad Rudi, pembangunan infrastruktur menuju Batam Kota Baru yang lebih maju terus digesa hingga 2024 mendatang.

Untuk mendukung Kota Batam sebagai tujuan berinvestasi, hingga tahun 2024 mendatang akan ada 22 proyek infrastruktur jalan yang akan dilaksanakan.

"Dari 22 proyek pembangunan infrastruktur jalan tahun 2023 hingga 2024, terdiri dari 5 kegiatan prioritas nasional dan 17 kegiatan prioritas BP Batam," ujar Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait.

Ariastuty Sirait atau yang akrab disapa Tuty ini menjelaskan, 5 proyek kegiatan prioritas nasional yang akan dilaksanakan hingga 2024 mendatang yakni, pembangunan jalan koridor utama dari simpang Laluan Madani hingga ke Simpang Bundaran Punggur. Jalan ini, akan dibangun sepanjang 9 kilometer dan akan dibangun 3 lajur kiri dan tiga lajur kanan. Sehingga nantinya akan menjadi 5 lajur kanan dan kiri.

Selanjutnya, pembangunan Jalan Yos Sudarso tahap III. Dimana pembangunan sepanjang 1,2 kilometer ini akan dimulai dari simpang Bengkong hingga underpass Pelita. Kemudian, jalan koridor utama sepanjang 2,6 kilometer dari Bundaran Punggur hingga ke Simpang Bandara Hang Nadim. Jalan ini merupakan jalan, juga akan dibangun 3 lajur kiri dan kanan.

Dua proyek prioritas nasional lainnya adalah, pembangunan bundaran punggur dan bundaran bandara, dengan diameter bundaran 100 meter yang belum termasuk badan jalan.

Sementara itu, 17 proyek prioritas BP Batam yakni, Jalan Hang Jebat dari Simpang Batu Besar hingga Simpang Turi sepanjang 5,5 kilometer, Jalan Yos Sudarso Tahap 4 mulai dari underpass Pelita hingga Nagoya Gate sepanjang 1,2 kilometer, Jalan Hang Jebat tahap 2 dari Simpang Batu Besar ke Simpang Polda Kepri sepanjang 3 kilometer.

Selanjutnya, pembangunan jalan Hang Tuah dari Simpang Bandara ke Simpang Batu Besar sepanjang 3,6 kilometer, Jalan Hang Kesturi sepanjang 3,4 kilometer, Jalan Alternatif Bandara 1,2 kilometer, Jalan Kawasan Industri Kabil 1,3 kilometer, Simpang Sei Harapan 0,3 kilometer.

Peningkatan Jalan Hang Lekiu sepanjang 12 kilometer, jalan Todak-Kerapu (ruas gerbang keluar Pelabuhan Batu Ampar) sepanjang 1,8 kilometer, Jalan Duyung sepanjang 2,6 kilometer, Jalan Gajah Mada Tahap III (Dari SPBU Vitka hingga Sei Harapan) 3,1 kilometer, jalan dan drainase di Kawasan Industri Kabil sepanjang 2,9 kilometer serta revitalisasi landscape Bundaran Sijori Batam.

Terakhir, pembangunan Fly Over Sei Ladi hingga Simpang Laluan Madani sepanjang 2,5 kilometer. Dimana, proyek pembangunan Fly Over Sei Ladi - Bundaran Madani ini merupakan proyek pembangunan gagasan dari Muhammad Rudi sebagai perwujudan mimpi bebas dari kemacetan dan mengurangi kendaraan yang melintas di Jembatan Sei Ladi.

Sebagaimana diketahui, jembatan Sei Ladi sudah berusia hampir 50 tahun. Sehingga jika jembatan itu terus digunakan dan dilalui oleh kendaraan berat, tentu akan membahayakan.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, pengembangan dan pembangunan jaringan jalan akan tetap menjadi prioritas pihaknya dalam agenda pembangunan 2021. Sebab, menurutnya, infrastruktur perlu terus dibangun untuk menggerakan ekonomi masyarakat dan menjadikan Batam berdaya saing sebagai kota tujuan investasi.

"Untuk mempercepat ekonomi, maka pertama yang dilakukan BP Batam dan Pemerintah Daerah saat ini adalah dengan meningkatkan infrastrukturnya, utamanya adalah jalan-jalan utama," kata Muhammad Rudi di Batam Centre.

Ia melanjutkan, pembangunan infrastruktur jalan ini perlu segera dibenahi untuk merespons kebutuhan masyarakat dan para pelaku usaha. Jika kemacetan terus saja terjadi, maka akan mengakibatkan membengkaknya biaya produksi dan tersendatnya sirkulasi barang serta jasa. Tentu saja hal ini tidak baik bagi citra Batam sebagai kawasan yang ramah investasi.

"Namun dengan adanya pembangunan infrastruktur juga harus diikuti dengan kesadaran semua pihak untuk menjaga sarana dan prasarana infrastruktur yang sudah dibangun," pesan Muhammad Rudi. (EI)

Batam - Head of Russian Trade Representation of the Russian Federation in the Republic of Indonesia, Mr. Alexander Svinin melakukan kunjungan kerja ke BP Batam, pada Kamis (11/5/2023).

Ia mengatakan bahwa Batam merupakan satu destinasi investasi unggulan di Indonesia bagi investor asing.

Sehingga, pihaknya sebagai Delegasi dari Ministry of Industry and Trade of the Russian Federation mengakui bahwa Batam telah dikenal luas sebagai daerah potensial di Asia.

”Batam adalah satu destinasi unggulan bagi investasi asing di Indonesia, dan kami disini untuk eksplor lebih jauh, agar perusahaan Rusia dapat investasi dan bekerja sama secara positif dengan Indonesia khususnya Batam.” kata Mr. Alex usai pertemuan di Ruang Coffee Room Marketing Centre.

Mr. Alex menyebut ada banyak prospek cerah di sektor besar yang dapat dikolaborasikan kedua wilayah Rusia-Batam.

Pada kesempatan ini Ia datang bersama dengan Mr. Mikhail Monakhov sebagai Consultant, Mr. Ivan Dronov Senior Expert dan Mr. Leonid Rudenski sebagai Consultant.

Seperti diketahui Rusia merupakan negara dengan kekuatan besar berpengaruh di dunia khususnya dalam bidang Digital dan Teknologi.

Namun, menurutnya banyak sektor unggulan lainnya yang berpengaruh di Rusia seperti perdagangan, manufaktur, infrastruktur, solar panel dan waste water management, agrikultur hingga pasriwisata.

Mr. Alex berharap pertemuan ini dapat mendekatkan kalangan bisnis Rusia dengan Batam dalam meningkatkan hubungan di bidang ekonomi digital, investasi pariwisata, solar panel, hingga infrastruktur.

Pihaknya serius akan menjembatani informasi ini kepada perusahaan Rusia yang Bersiap investasi di Indonesia.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait menerima kunjungan ini dengan hangat.

Ia mengatakan bahwa kunjungan ini akan membawa kesempatan baru bagi dunia investasi Batam, mengingat investasi asing saat ini masih didominasi oleh negara Singapura dan Eropa.

Saat ini terdapat sekitar 100 perusahaan asing asal Rusia di Indonesia. Dirinya berharap ke depan akan ada perusahaan Rusia yang dapat mengembangkan bisnisnya ke Batam.

”ini suatu opportunity yang sangat baik. Kita encourage agar (perusahaan) Rusia bisa ada di Batam, mungkin dalam satu dua tahun ke depan (harapannya).” kata Tuty Optimis.

Dalam kesempatan ini, Tuty juga menyampaikan sejumlah sektor dan proyek di Batam yang saat ini akan dibangun dan membuka peluang kerja sama bersama, seperti Light Rail Transit (LRT), Solar Panel dan Waste Water Management Phase II, Digital dan Teknologi hingga Pusat Data Centre.

Hal ini sejalan dengan target Kepala BP Batam Muhammad Rudi, terkait pengembangan Kota Batam yang semakin modern dengan infrastruktur dan suprastruktur unggulan.

“Besar harapan kami, pertemuan dapat menghasilkan kolaborasi yang saling menguntungkan antara komunitas bisnis kedua wilayah.” Pungkas Tuty.

Hadir mendampingi dalam kunjungan ini, Kepala Kantor Perwakilan Jakarta Purnomo Andiantono, Kasubdit Penanaman Modal Yani Alkindi, Kasubdit Pelayanan Pelanggan dan Perizinan Evi Elviana Bangun, Plt. Kabag Promosi Sofyan dan Kabag HAL dan Promosi Moch. Badrudjamal.

Batam - Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menyampaikan permintaan maafnya karena tidak bisa menghadir dalam acara halal bihalal bersama masyarakat Rempang-Galang.

Bersamaan dengan permintaan maaf tersebut, Muhammad Rudi berharap bisa segera melakukan halal bihalal secara langsung bersama masyarakat Rempang-Galang.

"Sekali lagi, salam bagi seluruh masyarakat Rempang-Galang, Insya Allah pada kesempatan lain kita segera bersilaturahmi secara langsung," ujarnya melalui Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Ariastuty Sirait.

Ariastuty menjelaskan, Kepala BP Batam Muhammad Rudi tidak bisa menghadiri acara halal bihalal tersebut karena undangan halal bihalal yang tidak tersampaikan.

Ia melanjutkan, Kepala BP Batam Muhammad Rudi tentunya akan sangat senang bisa hadiri halal bihalal dengan masyarakat Rempang-Galang.

"Dalam waktu dekat, karena keinginan yang kuat dari Kepala BP Batam untuk bertemu dengan masyarakat Rempang-Galang, kami akan aturkan agenda khusus untuk ini," imbuhnya.

Untuk itu, Ariastuty meminta masyarakat Kota Rempang-Galang tetap bisa saling kompak dan mendukung program BP Batam dalam pembangunan. Ia berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan isu hoaks yang mengandung unsur negatif.

Dari informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, Kepala BP Batam Muhammad Rudi dijadwalkan hadir dalam acara halal bihalal bersama masyarakat Rempang-Galang di Pantai Melayu, Kamis (11/4/2023). (EI)

Batam - Bandara Internasional Hang Nadim Batam dijadwalkan akan menerima penerbangan carter dari Korea Selatan-Batam pada 20 Mei mendatang sekitar pukul 00.00 WIB.

Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) Muhammad Rudi mengajak kepada semua pihak untuk bersama-sama menyambut penerbangan langsung ini.

"Kalau bersedia kita undang dan tunggu di Bandara Hang Nadim. Demi menyambut kedatangan pertama penerbangan langsung dari Korea Selatan ke Kota Batam yang kita cintai ini," ujarnya di beberapa kesempatan.

Ia melanjutkan, jika penerbangan carter dari Korea Selatan ini berhasil, diharapkan kedepannya ada rute penerbangan permanen dari Korea Selatan ke Batam dan sebaliknya.

Dalam rapat bersama PT Bandara Internasional Batam (BIB) beberapa waktu yang lalu, untuk pembukaan rute permanen dari Korea Selatan ke Batam tidak semudah yang dibayangkan. Sebab, setiap maskapai penerbangan, sudah mempunyai kesepakatan penerbangan dari luar negeri ke wilayah Indonesia.

"(Rute ke) Indonesia pun sudah dibagi, paling banyak ke Jakarta dan Bali. Pastinya mereka tidak akan izinkan saya tarik ke sini (Batam), maka harus tambah line baru. Dan line baru (tidak mudah). Prosesnya agak panjang," jelasnya.

Sehingga, saat ini penerbangan langsung dari Korea Selatan ke Batam masih menggunakan sistem carter.

Jika kedepannya penerbangan ke luar negeri ini banyak peminatnya, maka akan BP Batam bersama dengan PT BIB akan mencari rute baru untuk penerbangan ke luar negeri. Tidak hanya penerbangan ke Korea Selatan, namun juga penerbangan ke China hingga Australia.

"Karena janjinya BIB, minimal mendatangkan tiga penerbangan langsung dari luar negeri ke Kota Batam. Tidak termasuk Malaysia, karena Malaysia susah eksisting masuk ke Kota Batam," tururnya.

Ia menambahkan, saat ini Bandara Hang Nadim terus berbenah untuk mendatangkan lebih banyak wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara untuk datang ke Kota Batam. Bahkan saat ini, desain terminal 2 Bandara Hang Nadim sudah selesai dan terbuka bagi siapa saja yang ingin ikut dalam lelang pembangunan Bandara Hang Nadim.

"Anggarannya besar sekali. Karena anggaran keseluruhannya Rp6,89 triliun. Target kita, di tahun 2040, Bandara Hang Nadim ini bisa menampung sampai 40 juta penumpang per tahunnya. Maka pembangunan Bandara ini harus segera diselesaikan," imbuhnya. (EI)

Instagram

Tentang Kami