Live Streaming
super me

super me

Tanjungpinang, 18/10 (ANTARA) - Kepala Cabang Bulog Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Arief Alhadihaq menyampaikan pihaknya tidak lagi menjual daging kerbau beku sebagaimana penugasan dari pemerintah pusat.


"Sesuai penugasan pemerintah, Bulog tidak lagi memegang kendali penjualan daging beku, tapi dikembalikan ke pihak swasta," kata Arief di Tanjungpinang, Jumat.

Ia menyebut stok daging beku di gudang Bulog Tanjungpinang sudah kosong sejak tiga bulan terakhir. Setelahnya, tak ada lagi penambahan pasokan daging beku dari pusat.

Menurutnya selama ini permintaan daging beku di wilayah Tanjungpinang dan Bintan cukup tinggi, terutama pada hari-hari besar keagamaan seperti menyambut bulan Ramadhan hingga Idul Fitri.

"Kami biasanya menjual daging beku di pasaran seharga Rp80 ribu per kilogram," ujar Arief.

Ia menambahkan saat ini Bulog Tanjungpinang masih tetap menjual beras medium SPHP, beras premium, gula pasir, serta minyak goreng kemasan "Minyakita".

Untuk stok beras medium SPHP di gudang mereka tersisa 800 ton, dan ditargetkan kembali masuk 2.000 ton hingga bulan November 2024.

Sementara khusus beras premium tersisa tujuh ton, jumlahnya akan ditambah ketika stok sudah habis. Sedangkan stok minyak goreng tersisa 3.000 liter, lalu gula pasir 1.500 ton.

Arief melanjutkan harga beras Bulog Tanjungpinang masih mengacu pada putusan Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI tanggal 1 Mei 2024, di mana beras medium SPHP dijual seharga Rp11.300 per kilogram, sedangkan harga eceran tertinggi (HET) di pasaran sebesar Rp13.100 per kilogram.

"Beras medium kemasan lima kilogram dijual sebesar Rp65.500 per kilogram," ungkapnya.

Kemudian, untuk harga beras premium Rp13.700 per kilogram, gula pasir Rp14.000 per kilogram, dan minyak goreng kemasan Rp15 ribu per liter.

 

Sumber : antaranews.com

Tanjungpinang, 18/10 (ANTARA) - Pemkot Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) berupaya memperjuangkan karya monumental Gurindam 12 agar masuk dalam daftar memori kolektif bangsa (MKB).

Kepala Dinas DPK Tanjungpinang Meitya Yulianti menyebut berbagai langkah telah ditempuh untuk mewujudkan hal ini, antara lain mencari naskah Gurindam 12 asli dan naskah pendukung karya Raja Ali Haji di Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI Jakarta.

“Alhamdulillah, naskah asli Gurindam 12 sudah kita temukan di Perpusnas RI," kata Meitya Yulianti di Tanjungpinang, Jumat.

Meitya menjelaskan selain menemukan naskah asli, koordinasi juga dilakukan dengan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), tokoh masyarakat, akademisi, dan sejarawan yang memahami secara mendalam makna tersirat dan tersurat dalam karya Raja Ali Haji tersebut.

Menurutnya Gurindam 12 merupakan karya bersejarah yang layak diakui sebagai bagian dari MKB, terlebih karena telah diteliti dan diakui secara internasional.



“Jika Gurindam 12 masuk MKB, maka kita bisa melangkah untuk mengusulkannya ke tingkat memori kolektif dunia," jelas Meitya.

Sementara, Kepala Bidang Kearsipan DPK Tanjungpinang Maswito menambahkan pihaknya sudah mendapatkan dukungan dari Direktur Preservasi ANRI Nandar, dan Sekretaris Daerah Pemkot Tanjungpinang Zulhidayat guna mendorong upaya tersebut.

"Mereka sangat mendukung dan mendorong upaya ini. itulah yang menguatkan kami untuk terus maju," kata Maswito.

Gurindam 12 merupakan salah satu karya agung sastra Indonesia. Karya ini termasuk ke dalam jenis gurindam, yaitu salah satu jenis puisi Melayu klasik.

Karya ini terdiri atas dua belas pasal dan dikategorikan sebagai Syi'r Al-lrsyadi atau puisi didaktik karena berisikan nasehat atau petunjuk hidup, antara lain tentang ibadah, kewajiban raja, kewajiban anak terhadap orang tua, tugas orang tua kepada anak, budi pekerti dan hidup bermasyarakat.

Gurindam 12 merupakan hasil karya dari Raja Ali Haji yang seorang sastrawan, pahlawan nasional dan bangsawan dari Kesultanan Lingga yang kini menjadi wilayah dari Provinsi Kepri.

Raja Ali Haji menyelesaikan penulisan Gurindam 12 di Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang pada tanggal 23 Rajab 1264 Hijriah atau bertepatan dengan 1847 Masehi, di mana saat itu ia masih berusia 38 tahun.

Sumber : antaranews.com

???????????????????? ???????????????? ???????????????????? ????????????????????????????????, ???????????????????????????????????????? ???????????? ???????????????????? ???????????????????????????????? ????????????????????????????, ???????????????????????? ???????????????????????? 75% ???????????????????????????????????????? ???????????????????????????? ???????????????? ???????????????????? ???????????????????????????????????? ???????????????????????????????? ???????? ????????????????????. ???????????????????????? ???????????????????????????????????????????? ???????????????????????????????? ???????????????????????? ???????????? ????????????????????????????????. ???????????????????????????? ???????????????????????????? ???????????????????? ???????????????????? ???????????????????????????????????????? ???????????????????????????????? ???????????????????? ???????????????????? ???????????????????????????????????????????? ???????????????????????????????????????????????????? ???????????????????? ???????? ????????????????????.

???????????? ???????????????????? ????????????????????????????????????????????????, Tokoh Aktivis Kota Batam

PROVINSI KEPRI, yang terdiri dari tujuh kabupaten dan kota, telah mengalami kemajuan. Namun hasilnya belum sepenuhnya memuaskan, terutama dalam aspek pemerataan pembangunan, ekonomi, dan pendidikan. Kota Batam, misalnya, bergerak lebih cepat dibandingkan daerah lain di Kepri.

Salah satu aspek yang mencolok adalah pertumbuhan ekonomi. Pada tahun 2023, pertumbuhan ekonomi Kota Batam mencapai 7,04%, melampaui pertumbuhan di kabupaten dan kota lain di Kepri, serta di provinsi (4,45%) dan nasional (5,05%).

Selain pertumbuhan ekonomi, kita perlu memperhatikan Gini Ratio dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kepri. Gini Ratio provinsi pada tahun 2023 adalah 0,340, mengalami penurunan dari tahun 2022 yang sebesar 0,325.

Sementara itu, IPM Kepri mencapai 79,08, lebih tinggi dibandingkan nasional yang berada di angka 74,39. Gini Ratio Kota Batam sendiri tercatat 0,338, dengan IPM mencapai 82,64.

Perbandingan ini menunjukkan bahwa Kota Batam unggul dibandingkan dengan daerah lain di Kepri, dan mencerminkan kondisi pembangunan provinsi secara umum.

???????????? ???????????????????? ???????????????????????????????? ????????????????????????????
Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan faktor penting dalam upaya membangun daerah. Namun, dalam lima tahun terakhir, pencapaian PAD Kepri terkesan stagnan, dengan hampir 75% pendapatan berasal dari Pajak Kendaraan Bermotor di Batam. Tidak ada upaya serius dari pemerintah provinsi untuk meningkatkan pendapatan daerah di luar pajak tersebut.

???????????????????? ???????????????????? ???????????????????? ???????????????????????? ???????????????????? ????????????????????????????
Salah satu langkah yang diharapkan untuk meningkatkan pendapatan daerah adalah melalui penarikan biaya Labuh Jangkar. Pemprov Kepri pernah meluncurkan pungutan untuk biaya ini pada 9 Maret 2021, tapi penarikan tersebut terhenti, dan target pendapatan sebesar 200 miliar gagal tercapai. 

???????????????????????????????????????????? ???????????????????? ???????????????????????????????? ????????????????????????
Ketidakmampuan Pemerintah Provinsi Kepri untuk meningkatkan PAD berdampak pada kualitas kinerja pemerintahan dan pembangunan. Proses pembangunan terkesan lambat dan seadanya. Padahal Pemprov Kepri telah melepaskan tanggung jawab dalam pembangunan infrastruktur jalan di Batam.

???????????????????? ???????????????????????????? ????????????????????????????????
Satu hal yang mengejutkan adalah terjadinya defisit anggaran belanja daerah Provinsi Kepri tahun 2024, yang hampir mencapai 500 miliar. Defisit ini menunjukkan ketidakmampuan pemerintah dalam meningkatkan pendapatan dan perencanaan pembangunan yang buruk.

???????????????????????????????????????????? ???????????????????? ???????????????? ???????????????????????????????????? ???????????????????????????????? ???????????????????????????????????? ???????????????????????????? ????????????????????????????????
Mengingat pentingnya pemerataan dan peningkatan pembangunan di Kepri, kita memerlukan gubernur dengan visi dan misi yang jelas, serta kepemimpinan yang tegas.

Pembangunan di Kota Batam dapat menjadi barometer untuk mengukur kemampuan seorang pemimpin. Batam yang padat penduduk tentunya memerlukan anggaran besar untuk pembangunan, dan kemajuan di Batam seharusnya menjadi stimulus bagi seluruh daerah di Kepri.

Untuk merealisasikan kemajuan pembangunan, kita memerlukan gubernur yang memiliki kapasitas kepemimpinan yang mampu mengonsolidasikan semua potensi yang ada di Provinsi Kepri.

???????????????? -???????????????????? ???????????????????????? ????????????????????????????????????????
Calon Gubernur Haji Muhammad Rudi dan calon Wakil Gubernur Haji Aunur Rafiq adalah pasangan yang tepat untuk itu.

Pengalaman Haji Muhammad Rudi sebagai Walikota Batam dan Ex-Officio Kepala BP Batam, bersama Haji Aunur Rafiq sebagai Bupati Karimun, memberikan jaminan untuk membangun Provinsi Kepri yang lebih maju. (*)

Dalam rangka Hari Ulang Tahun PLN Batam ke-24 dan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-79, PT PLN Batam mengadakan Lomba Menulis Feature dan Foto bertajuk "Energi Berkelanjutan sebagai Penggerak Kebangkitan Ekonomi dan Tingkatkan Kesejahteraan Bangsa" yang diperuntukkan bagi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya jurnalis dan penggemar fotografi.

Manajer Komunikasi dan Hubungan Masyarakat PLN Batam, Bukti Panggabean menyampaikan, lomba ini dapat menjadi ajang masyarakat untuk berkarya, khususnya di bidang menulis dan fotografi. Selain itu, melalui kegiatan ini, PLN Batam ingin memberikan apresiasi kepada insan media serta pegiat fotografi atas dukungan yang telah diberikan kepada PLN Batam.

“Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi PLN Batam terhadap jurnalis dan fotografer Indonesia yang selama ini telah mendukung PLN Batam dan PLN Group dalam menyediakan listrik yang andal serta berkelanjutan dengan membantu menyebarkan informasi mengenai PLN Batam dalam bentuk tulisan dan foto yang baik,” jelas Bukti, Selasa (17/10).

Lebih lanjut Bukti menuturkan bahwa total hadiah yang telah disiapkan mencapai nilai Rp83.000.000,- bagi tiga pemenang untuk masing-masing kategori, yaitu menulis feature dan foto.

“Kategori menulis feature eksklusif untuk yang berprofesi sebagai jurnalis, baik tetap maupun lepas, yang bekerja di media massa media cetak, daring, atau televisi. Sementara kategori foto terbuka untuk umum,” ujarnya.

Karya yang diikutsertakan harus dipublikasikan di media massa untuk kategori menulis feature dan media sosial untuk kategori foto. Karya yang dikirim juga harus karya baru dan orisinil. Peserta hanya dapat mengirimkan maksimal tiga karya untuk setiap kategori.

“Lomba ini tidak memungut biaya. Peserta cukup mengisi formulir pendaftaran sesuai ketentuan yang berlaku," terang Bukti lagi.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Lomba Menulis Feature dan Foto PLN Batam 2024, peserta dapat mengunjungi media sosial Instagram PT PLN Batam dengan nama akun @ptplnbatam.

SADAI -- Masyarakat Kelurahan Sadai sangat antusias menghadiri Silaturahmi sekaligus Kampanye Dialogis Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), nomor urut 2, H Muhammad Rudi (HMR), dan H Aunur Rafiq (Rudi- Rafiq).

HMR yang didampingi Sekretaris Tim Pemenangan, Kamaluddin, hadir langsung pada acara yang digelar di Fasum RT 02/ RW 12, Seinayon, Kelurahan Sadai, Bengkong, Batam, kamis (17/10/2024) malam.

Masyarakat Seinayon tampak begitu kompak untuk mendukung dan memenangkan calon Gubernur dan Wakil Gubernur pilihannya, yakni pasangan ideal Rudi- Rafiq pada pilkada mendatang.

"Kami, masyarakat Seinayon siap bersatu dan kompak untuk memenangkan Rudi- Rafiq sebagai gubernur dan wakil gubernur pada pilkada mendatang," ungkap Anwar, mewakili tokoh dan masyarakat.

Ia juga mengungkapkan terima kasih kepada HMR, sebagai Wali Kota Batam dan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam yang terus membangun, memajukan, dan terus berusaha memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Kota Batam.

"Terkhusus komitmen bapak HMR dalam membantu memperjuangkan soal legalitas lahan di Seinayon. Meski hingga saat ini belum selesai, kami berharap HMR jika menjadi Gubernur Kepri nanti tetap memperjuangkan masalah ini," ungkapnya.

Sedangkan dalam kesempatan tersebut, HMR mengatakan akan meperjuangkan dan menyelesaikan persoalan legalitas lahan masyarakat Seinayon tersebut.

"Bapak/ibu tak mungkin saya akan membiarkan masyarakat kesusahan. Tugas kepala daerah ya untuk mensejahterahkan rakyatnya," ujar HMR.

HMR mengajak masyarakat untuk bersama- sama menjaga dan mengawal keberlangsungan pembangunan di Kota Batam.

Lebih- lebih, menurutnya, pembangunan- pembangunan strategis yang tak menggunakan APBD, seperti misalnya pembangunan Bandara Terminal II Hang Nadim Batam, Pelabuhan Logistik di Batuampar, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan di Sekupang, dan pembangunan lainnya.

"Itu duitnya sudah ada, tidak menggunakan APBD Kota Batam. Jadi tak ada alasan untuk tidak dilanjutkan oleh pemerintahan ke depan," ujarnya

Soal KEK Kesehatan, HMR mengungkap KEK Kesahatan tersebut juga akan dilengkapi Fakultas kedokteran dengan bertaraf internasional.

"Bapak/ibu kalau ada anak- anaknya yang memiliki kemampuan lebih masukan di sana. Saya kalau jadi Gubernur akan memberi Beasiswa. Saya ingin Dokter di sana dari anak- anak Kepri," ujarnya.

Menurut HMR, pihaknya membangun fasilitas sedemikian rupa tak lain demi kesejahteraan masyarakat Kota Batam dan Kepri pada umumnya.

Selain itu, jika pihaknya terpilih menjadi Gubernur Kepri nantinya akan menghidupkan daya tarik Ibu Kota Tanjungpinang. HMR akan membuat Kota Tanjungpinang sebagai kota sejarah seperti halnya Melaka.

"Tanjungpinang adalah kota sejarah. Itu akan Saya hidupkan nanti sehingga akan menjadi daya tarik orang untuk datang ke Tanjungpinang. Dengan begitu, ekonomi akan hidup," ucapnya.

Sebelum mengakhiri, HMR berpesan agar masyarakat, khususnya para pendukungnya untuk menjaga kebersihan hati. Dengan begitu, kehidupan di Kepri akan damai.

"Tak usah menjelek- jelekan, kalau ada, tugas Bapak/ibu meluruskan. Tak usah membalas dengan keburukan," katanya. (sur)

Badan Pengusahaan (BP) Batam memfasilitasi pergeseran terhadap warga yang terdampak pembangunan Rempang Eco-City. Satu Kepala Keluarga (KK) bersedia pindah ke hunian sementara pada Kamis, (17/10/2024).

Jumlah tersebut menambah total warga yang berada di hunian sementara sebanyak 199 KK. Jumlah itu, mengingat 12 KK telah berada di hunian baru Tanjung Banun.

"BP Batam terus berupaya untuk menyelesaikan investasi di Rempang, dengan harapan masyarakat dapat memperoleh manfaat dari investasi itu sendiri," kata Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait.

Tuty kembali menekankan bahwa BP Batam menjamin hak warga yang telah bergeser ke hunian sementara. Warga yang bersedia bergeser ke hunian sementara akan diberikan biaya santunan sewa rumah sebesar Rp 1,2 juta untuk tiap KK.

"BP Batam juga memberikan santunan biaya hidup senilai Rp 1,2 juta per jiwa," ujarnya.

Sementara, Warga Rempang, M. Taufik Haji Kadri, berucap kesediaan dirinya bersama keluarga pindah ke hunian sementara bentuk dukungan yang diberikan kepada pemerintah dalam pengembangan kawasan Rempang dan kesejahteraan keluarganya.

"Mudah-mudahan investasi berjalan lancar, pembangunan terus berlanjut hingga anak cucu kami bisa juga bekerja di sana (Rempang Eco City)," ucap M. Taufik.

Badan Pengusahaan (BP) Batam memfasilitasi pergeseran terhadap warga yang terdampak pembangunan Rempang Eco-City. Satu Kepala Keluarga (KK) bersedia pindah ke hunian sementara pada Kamis, (17/10/2024).

Jumlah tersebut menambah total warga yang berada di hunian sementara sebanyak 199 KK. Jumlah itu, mengingat 12 KK telah berada di hunian baru Tanjung Banun.

"BP Batam terus berupaya untuk menyelesaikan investasi di Rempang, dengan harapan masyarakat dapat memperoleh manfaat dari investasi itu sendiri," kata Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait.

Tuty kembali menekankan bahwa BP Batam menjamin hak warga yang telah bergeser ke hunian sementara. Warga yang bersedia bergeser ke hunian sementara akan diberikan biaya santunan sewa rumah sebesar Rp 1,2 juta untuk tiap KK.

"BP Batam juga memberikan santunan biaya hidup senilai Rp 1,2 juta per jiwa," ujarnya.

Sementara, Warga Rempang, M. Taufik Haji Kadri, berucap kesediaan dirinya bersama keluarga pindah ke hunian sementara bentuk dukungan yang diberikan kepada pemerintah dalam pengembangan kawasan Rempang dan kesejahteraan keluarganya.

"Mudah-mudahan investasi berjalan lancar, pembangunan terus berlanjut hingga anak cucu kami bisa juga bekerja di sana (Rempang Eco City)," ucap M. Taufik.

BINTAN TIMUR - Hati siapa yang tak tersentuh mendengar curahan hati warga Kampung Lengkuas, RT/RW 001/002 Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur, terkait susahnya mengais lapangan kerja di Bintan.

Hal tersebut mereka luahkan kepada calon Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H Aunur Rafiq, Kamis (17/10/2024).

Marni, salah satu warga, menyoroti tingginya angka pengangguran di daerah tersebut, terutama di perusahaan. Di mana anak-anak lokal kesulitan mendapatkan pekerjaan tanpa mengenal orang dalam.

“Saya melihat mereka sulit mencari nafkah, semua pekerjaan diisi orang luar,” keluh Marni.

Ia berharap jika calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri nomor urut 2, H Muhammad Rudi -H Aunur Rafiq (Rudi-Rafiq) terpilih, dapat memberikan perhatian lebih pada pembukaan lapangan kerja bagi warga setempat.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh Rendi (47), yang menegaskan bahwa warga lokal mengalami kesulitan yang sama.

"Semua yang bekerja di sini rata-rata adalah orang luar. Mohon diperhatikan setelah bapak terpilih,” katanya.

Pertemuan tersebut berlangsung dalam kampanye dialogis calon Gubernur nomor urut 2 di Kabupaten Bintan, disambut oleh Persatuan Pemuda Musi (Perdasi).

Ketua Persatuan Pemuda Musi, Irvan Al Fauzi, menyatakan dukungan mereka untuk Rudi-Rafiq.

"Visi misi calon gubernur menggugah hati kami. Kami ingin perubahan, terutama dalam hal lowongan kerja di Kabupaten Bintan,” ungkapnya.

Sorakan yel-yel "Rudi-Rafiq" menggema, menandakan semangat perubahan di kalangan pemuda dan masyarakat yang hadir. Mereka mendoakan Rudi-Rafiq menjadi pemimpin yang amanah dan dapat membawa perubahan positif bagi Bintan.

Dalam sambutannya, Rafiq menekankan perhatian serius terhadap masalah lapangan kerja bagi warga lokal.

“Kami belum bisa berbuat banyak saat ini, tetapi jika terpilih, insya Allah kami akan membahas masalah ini hingga ke pelosok Bintan. Mari kita bersama-sama menyelesaikan permasalahan ini,” tutup Rafiq. (ski)

Jumlah warga terdampak PSN Rempang Eco-City yang telah menempati hunian baru terus bertambah. BP Batam kembali memfasilitasi pergeseran terhadap satu Kepala Keluarga Keluarga (KK) ke hunian baru di Tanjung Banun, Rabu (16/10/2024).

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait menjelaskan pergeseran itu, menambah total keseluruhan warga yang telah pindah ke hunian baru menjadi 12 KK. Dari, 210 KK yang telah pindah ke hunian sementara.

"BP Batam berkomitmen untuk menyelesaikan investasi di Rempang. Sudah 12 KK yang pindah dan jumlah tersebut akan terus bertambah karena masih ada 198 KK di hunian sementara," kata Ariastuty.

Ia menekankan, bahwa pergeseran warga ke hunian baru tersebut, sebagai bentuk komitmen dari BP Batam. Terutama komitmen dalam memperhatikan hak-hak masyarakat yang terdaftar dalam PSN tersebut.

"Komitmen utama dari PSN ini adalah, yang pertama dalam memperoleh manfaatnya itu adalah warga Rempang sendiri," imbuhnya.

Di samping itu, Ariastuty menyebut jika BP Batam masih terus berupaya maksimal untuk menggesa pengerjaan hunian baru untuk warga terdampak PSN ini.

Dengan harapan, warga yang terdampak bisa segera menempatinya dan menikmati fasilitasi yang ada di kawasan permukiman tersebut.

"Hingga saat ini, tim di lapangan masih terus bekerja keras agar hunian baru di Tanjung Banon bisa selesai tepat waktu," tambah Ariastuty. (*)

MANGSANG - Masyarakat Kelurahan Mangsang dan Mukakuning, siap dan kompak untuk mengantarkan H Muhammad Rudi (HMR) sebagai Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) periode 2025- 2030 mendatang.

Han ini ditegaskan Idris, tokoh masyarakat dalam acara Silaturahmi dan Kampanye Dialogis Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri nomor urut 2, HMR dan H Aunur Rafiq (Rudi- Rafiq), di BTC, Mangsang, Seibeduk, Kota Batam, Rabu (16/10/2024).

"Kami masyarakat Mangsang dan Mukakuning siap bersatu untuk mengantarkan bapak HMR menjadi Gubernur Kepri mendatang," ujarnya.

Kenapa harus pilih Rudi-Rafiq menjadi Gubernur Kepri? Menurut Idris, HMR selama dua priode menjabat sebagai Wali Kota Batam sudah melakukan banyak perubahan.

"Selain pandai membangun dan memajukan Batam. Beliau (HMR) juga memperhatikan kesejahteraan masyarakatnya. Beruntung kita punya pemimpin seperti beliau," katanya.

Sedangkan dalam sambutannya, Rudi mengatakan, akan menjadikan Ibu Kota Tanjungpinang lebih baik dan maju dari yang sekarang.

"Kota Tanjungpinang harus saya prioritaskan, karena merupakan Ibu Kota Provinsi. Saya ingin Tanjungpinang nanti dapat dikenal masyarakat luar. Jadi tak hanya Kota Batam saja yang dikenal," ujarnya.

Rudi menyebut, bahwa sebentar lagi akan mengakhiri jabatannya sebagai Wali Kota dan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, tapi menurutnya pembangunan yang direncanakan belum selesai.

Oleh karenanya, ia mengajak mssyarakat untuk bersama- sama menjaga dan mengawal keberlangsungan pembangunan di Kota Batam.

Lebih- lebih menurutnya, pembangunan- pembangunan strategis yang tak menggunakan APBD, seperti misalnya pembangunan Bandara Terminal II Hang Nadim Batam, Pelabuhan Logistik di Batuampar, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan di Sekupang, dan pembangunan lainnya.

"Itu duitnya sudah ada, tidak menggunakan APBD Kota Batam. Jadi tak ada alasan untuk tidak dilanjutkan," ujarnya

Bahkan, HMR mengatakan untuk membantu dan mendorong pembangunan Batam selesai, saat terpilih menjadi Gubernur akan mengambil kembali jalan provinsi yang sudah dikembalikan ke Kota Batam.

"Jalan di depan ini (Mangsang) yang tak dikerjakan oleh Provinsi nanti akan saya bangun menjadi dua lajur hingga ke hujung pantai," tutupnya.

Seperti diketahui ada 26 jumlah ruas jalan provinsi di Batam. Namun lewat Surat Keputusan (SK) Gubernur Kepri Nomor 485 tahun 2023 tentang ruas jalan provinsi yang diterbitkan pada 3 April 2023 lalu, Pemprov Kepri telah memangkas jumlah jalan provinsi di wilayah ini.

Kota Batam, tidak ada lagi menyandang status jalan provinsi. Padahal kota ini menjadi penyumbang pajak terbesar untuk Provinsi Kepri. (sur)

Instagram

Tentang Kami