super me
Jakarta – Pasar modal adalah tempat bagi investor untuk mengembangkan kekayaan mereka melalui berbagai instrumen investasi. Bagi pemula, memahami instrumen-instrumen utama seperti saham, obligasi, reksa dana, dan derivatif sangat penting sebelum mulai berinvestasi. Terutama memahami potensi keuntungan serta risiko masing-masing produk investasi tersebut.
Instrumen atau produk investasi yang paling populer di pasar modal dan diperdagangkan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah saham. Saham adalah bukti kepemilikan atas suatu perusahaan. Dengan membeli saham, investor menjadi pemilik sebagian dari perusahaan tersebut dan berhak atas keuntungan yang dihasilkan.
Ada tiga potensi keuntungan menjadi pemegang saham yaitu bisa mendapatkan capital gain, atau keuntungan dari selisih harga beli dan harga jual saham. Lalu bisa mendapatkan dividen yaitu pembagian laba perusahaan kepada pemegang saham. Serta memiliki hak suara untuk berpartisipasi dalam keputusan perusahaan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Sementara risiko dari investasi saham yang pertama adalah fluktuasi harga. Harga saham bisa naik dan turun dengan cepat karena berbagai faktor, baik kondisi ekonomi domestik maupun global dan kinerja keuangan perusahaan.
Kedua, risiko likuiditas. Tidak semua saham mudah dijual kembali dengan harga yang diinginkan. Dan ketiga, risiko perusahaan, jika perusahaan mengalami kerugian atau bangkrut, investor bisa kehilangan modalnya.
Produk kedua yang diperjualbelikan di BEI adalah obligasi atau surat utang, baik yang diterbitkan oleh pemerintah atau perusahaan untuk mengumpulkan dana dari investor. Investor yang membeli obligasi akan menerima pembayaran bunga (kupon) secara berkala serta pengembalian pokok investasi pada saat jatuh tempo.
Keuntungan obligasi adalah memberikan pendapatan tetap berupa kupon obligasi yang dibayarkan secara berkala, sehingga memberikan penghasilan yang stabil. Termasuk instrumen yang memiliki keamanan lebih tinggi terutama pada obligasi pemerintah, karena dijamin oleh negara. Sehingga memiliki risiko lebih rendah dibanding saham. Memiliki obligasi atau surat utang negara bisa dijadikan sarana diversifikasi portofolio untuk mengurangi risiko dalam investasi.
Meski demikian, berinvestasi pada instrumen obligasi tetap memiliki risiko. Pertama, risiko suku bunga, jika suku bunga naik, harga obligasi cenderung turun. Kedua, risiko gagal bayar, jika penerbit obligasi mengalami kesulitan keuangan, pembayaran kupon dan pokok bisa terhambat. Ketiga, risiko likuiditas, karena tidak semua obligasi mudah diperjualbelikan di pasar sekunder.
Instrumen berikutnya, yang lebih mudah untuk investor pemula adalah reksa dana. Reksa dana adalah produk investasi yang dikelola oleh manajer investasi. Dana pembelian unit dari berbagai investor dikumpulkan dan diinvestasikan ke berbagai instrumen seperti saham, obligasi, atau pasar uang oleh manajer investasi yang menjadi pengelola reksa dana.
Keuntungan reksa dana dikelola profesional yaitu manajer investasi yang berpengalaman mengelola dana, sehingga cocok bagi pemula. Secara otomatis dana investasi yang dikelola manajer investasi sudah terdiversifikasi, sehingga mengurangi risiko karena dana tersebar di berbagai instrumen. Dan yang terpenting adalah aksesibilitas bagi masyarakat umum karena bisa mulai berinvestasi di pasar modal dengan modal kecil.
Adapun risiko reksa dana yang pertama memiliki risiko pasar. Nilai investasi dalam bentuk harga unit bisa naik atau turun tergantung kondisi pasar. Kedua, ada biaya pengelolaan berupa biaya administrasi dan pengelolaan yang dapat mengurangi keuntungan. Ketiga, ketergantungan pada manajer investasi, karena kinerja investasi bergantung pada keahlian manajer investasi yang dipilih oleh investor.
Selanjutnya, yang juga ada di pasar modal dan diperdagangkan di BEI adalah produk derivatif. Derivatif adalah instrumen keuangan yang nilainya bergantung pada aset dasar seperti saham, obligasi, atau komoditas. Di BEI, beberapa produk derivatif yang diperdagangkan meliputi kontrak berjangka (futures) dan opsi saham.
Keuntungan produk derivatif adalah pada leverage. Investor bisa mendapatkan eksposur yang lebih besar dengan modal yang lebih kecil. Lalu bagi investor yang sudah sophisticated atau memahami investasi, dapat menjadikan instrument derivatif sebagai fasilitas hedging, yaitu untuk melindungi portofolio dari risiko fluktuasi harga. Produk ini juga memiliki potensi keuntungan tinggi, jika berinvestasi dengan strategi yang tepat.
Namun, investor harus mewaspadai risiko produk derivatif, yaitu pertama, risiko leverage. Karena menggunakan margin, potensi kerugian juga bisa lebih besar dari investasi awal. Kedua, kompleksitas karena membutuhkan pemahaman yang lebih mendalam dibandingkan saham atau obligasi. Ketiga, risiko likuiditas, akibat tidak semua kontrak derivatif memiliki likuiditas tinggi di pasar.
Dengan memahami produk-produk atau berbagai instrumen investasi yang ada di pasar modal, para investor bisa memilih instrumen investasi sesuai dengan tujuan keuangan, profil risiko, dan jangka waktu investasi masing-masing. Saham menawarkan potensi keuntungan tinggi tetapi juga memiliki risiko tinggi, obligasi memberikan pendapatan tetap tetapi memiliki risiko suku bunga dan gagal bayar.
Sementara reksa dana adalah pilihan yang lebih mudah bagi pemula karena dikelola secara profesional. Sedangkan produk derivatif hanya untuk investor yang betul-betul sudah mengerti mengenai strategi berinvestasi. Sebelum berinvestasi, pastikan untuk memahami risiko yang ada dan melakukan analisis mendalam agar keputusan investasi lebih bijak.
PT Tanjung Piayu Makmur menggelar Sholat Jumat pertama bersama dengan warga relokasi Tembesi Tower pada hari Jumat, 14 Februari 2025 yang lalu di Masjid Al – Ghofur yang berlokasi di Komplek Piayu Makmur di Sei Daun, Piayu yang merupakan daerah relokasi bagi warga Tembesi Tower terdampak penertiban pada tanggal 8 Januari 2025 lalu. Diikuti oleh puluhan warga Komplek Piayu Makmur dan sekitarnya, ibadah Sholat Jumat ini berlangsung dengan khidmat dan lancar.
Sesuai dengan peruntukan permukiman, warga Tembesi Tower yang telah setuju untuk pindah ke lahan relokasi Sei Daun Piayu mendapatkan kepastian hukum berupa sertifikat lahan serta fasilitas pendukung seperti listrik, air serta tempat ibadah yang telah dipersiapkan untuk memudahkan warga beraktivitas sehari-hari. Pihak PT TPM mengupayakan yang terbaik agar warga yang tinggal mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik serta nyaman. Hal ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab sosial kepada seluruh warga Tembesi Tower yang terdampak pembebasan lahan terkait dengan pengembangan Kawasan Industri Tembesi yang telah dan sedang berlangsung.
Masjid Al-Ghofur yang dibangun oleh PT TPM ini dapat memuat hingga 500 warga. Fasilitas Masjid seperti tempat wudhu terpisah untuk pria dan wanita, toilet, serta tempat parkir yang cukup luas disediakan untuk kenyamanan warga beribadah. Beberapa hari sebelum Sholat Jumat tanggal 14 Februari 2025 yang lalu, pihak PT TPM bersama dengan warga bergotong royong membersihkan dan menyiapkan Masjid untuk dapat digunakan dengan nyaman.
“Alhamdulilah pelaksanaan Sholat Jumat perdana ini berjalan dengan lancar. Antusiasme masyarakat sangat luar biasa, saling guyub bergotong royong membersihkan dan mempersiapkan Masjid. Kita optimalkan agar bisa berfungsi dengan baik hari ini, seterusnya dan selamanya amin. Pada saat ini telah hadir juga bersama dengan kita instansi terkait dari Kelurahan (Seklur), anggota Polsek serta Tim Kecamatan Sei Beduk, artinya Masjid kita sudah bisa beroperasi secara optimal. Harapan kami, kita beserta masyarakat dapat saling menjaga agar supaya Masjid ini dapat berfungsi sebagaimana layaknya Masjid, Sholat Fardhunya berjalan ditambah lagi dengan kegiatan-kegiatan keagamaan yang telah direncanakan oleh masyarakat.” ujar Eka Teguh Kurniawan selaku Koordinator Tim Pembebasan PT TPM.
Warga Komplek Piayu Makmur menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan sholat Jumat perdana. Perwakilan warga berterima kasih kepada PT TPM atas fasilitas tempat ibadah yang luas, bersih, dan nyaman//.
Dalam rangka merayakan ulang tahunnya yang ke-7, HARRIS Resort Barelang Batam menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dengan mengundang anak-anak dari Panti Asuhan Bina Insan Madani. Acara ini sekaligus merayakan World Environmental Education Day dan berkolaborasi dengan Free the Sea untuk menghadirkan edukasi lingkungan hidup pada 12 February 2025 berlokasi di HARRIS Cafe.
Kegiatan ini dipandu oleh Agiana Ditakristi, Head of Business Development & Director Free the Sea, yang membagikan wawasan tentang pentingnya menjaga lingkungan dan langkah-langkah konkret yang dapat dilakukan untuk menciptakan perubahan positif. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan isu lingkungan di kalangan anak-anak dan masyarakat sekitar. Selain edukasi lingkungan, HARRIS Barelang Batam juga memberikan sumbangan sembako serta tempat sampah daur ulang kepada panti asuhan. Anak-anak panti turut diundang untuk menikmati makan siang bersama, berenang, serta mengikuti foam party sebagai bagian dari rangkaian kegiatan spesial ini.
Ophelia Firsty, Marketing and Branding Manager HARRIS Resort Barelang Batam, menyampaikan, “Kami ingin menjadikan perayaan ulang tahun ini lebih bermakna dengan berbagi tidak hanya kepada para tamu, tetapi juga kepada karyawan dan komunitas sekitar. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menanamkan nilai kepedulian lingkungan sejak dini serta memberikan pengalaman yang berharga bagi anak-anak panti asuhan.” Selain edukasi lingkungan, acara ini juga mencakup berbagai aktivitas interaktif dan sesi berbagi untuk mempererat hubungan antara peserta, tamu hotel, dan tim HARRIS Barelang Batam. HARRIS Barelang Batam terus berkomitmen untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan dan komunitas sekitar. Diharapkan program CSR ini dapat menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk lebih peduli terhadap keberlanjutan lingkungan//.
HARRIS Hotel Batam Center mengumumkan bahwa penawaran harga Early Bird untuk program "Berkat Ramadan" akan berakhir pada Selasa, 19 Februari 2025. Masyarakat Batam yang ingin menikmati paket berbuka puasa dengan lebih dari 50 menu pilihan disarankan untuk segera melakukan pemesanan untuk mendapatkan harga spesial Rp178.000 nett per orang.
Setelah tanggal 19 Februari 2025, harga paket berbuka puasa akan kembali ke tarif normal sebesar Rp218.000 nett per orang. Meski demikian, HARRIS Hotel Batam Center tetap menawarkan promo "Beli 10 Gratis 1" sepanjang bulan Ramadan nanti.
"Kami menghadirkan promo Early Bird ini sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan setia kami dan juga untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat Batam menikmati berbuka puasa berkualitas dengan harga terjangkau," ujar Dodi Putra selaku General Manager Share Service HARRIS Resort Waterfront Batam dan HARRIS Hotel Batam Center.
Ramadan tahun ini diperkirakan jatuh pada bulan Maret 2025. Program "Berkat Ramadan" Berbuka Nikmat Ramadan di HARRIS Hotel Batam Center menawarkan pengalaman berbuka puasa dengan konsep all-you-can-eat yang menyajikan beragam hidangan tradisional dan internasional. Semua menu disajikan dengan standar kualitas HARRIS Hotel yang telah dikenal masyarakat Batam.
Keistimewaan Paket Berkat Ramadan
Paket berbuka puasa di HARRIS Hotel Batam Center mencakup berbagai fasilitas, di antaranya:
Buffet Ramadan dengan lebih dari 50 menu pilihan
- Hiburan musik Ramadan
- Infaq
- Tempat sholat
- Hadiah harian
"Menu berbuka puasa kami dirancang oleh tim chef berpengalaman dengan memperhatikan cita rasa lokal dan internasional. Kami juga menyediakan menu-menu tradisional yang selalu dinantikan saat berbuka puasa," tambah Dodi.
Syarat dan Ketentuan Berlaku
- HARRIS Hotel Batam Center juga memberikan promo menarik selama bulan Ramadan dengan ketentuan sebagai berikut:
- Beli 5 gratis 1 untuk pemesanan pada tanggal 1-4 dan 28-29 Ramadan
- Beli 10 gratis 1 untuk pemesanan pada tanggal 5-27 Ramadan
- Diskon 50% untuk anak usia 4-10 tahun
Masyarakat Batam dapat menikmati suasana berbuka puasa yang nyaman dengan keluarga, teman, atau kolega bisnis di HARRIS Hotel Batam Center. Lokasi hotel yang strategis di pusat kota Batam menjadikannya pilihan ideal untuk berbuka puasa, baik bagi individu maupun untuk acara korporat.
Dukungan pada Ekonomi Lokal
Program berbuka puasa "Berkat Ramadan" di HARRIS Hotel Batam Center turut memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal. Selain menggunakan bahan makanan dari pemasok lokal, hotel juga mempekerjakan tenaga tambahan selama bulan Ramadan.
Reservasi dan Informasi Lebih Lanjut
Masyarakat Batam yang ingin memanfaatkan harga Early Bird Rp178.000 nett per orang dapat segera melakukan reservasi sebelum tanggal 19 Februari 2025. Reservasi dapat dilakukan melalui nomor telepon dan whatsapp +627787499999 atau melalui akun media sosial resmi @harrisbatamcenter.
Untuk informasi lebih detail, pengunjung juga dapat memindai QR code yang tersedia pada material promosi atau mengunjungi website resmi HARRIS Hotel Batam Center. bit/ly/BERKATHARRIS
"Kami mengundang masyarakat Batam untuk merencanakan berbuka puasa dari sekarang dan memanfaatkan promo Early Bird ini. Jangan sampai terlewatkan kesempatan untuk menikmati pengalaman berbuka puasa premium dengan harga spesial," tutup Dodi.
Sebagai upaya maksimal dalam memenuhi komitmen, Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) mitra BPJS Kesehatan Batam, bersama dengan Dinas Kesehatan Kota Batam, menghadiri pertemuan koordinasi terkait rujukan pada Jumat (14/02), di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Batam.
Kepala BPJS Kesehatan, Harry Nurdiansyah mengatakan bahwa Faskes mitra BPJS Kesehatan, dihimbau untuk terus mengedepankan komitmen dan integritas tinggi dalam hal memenuhi regulasi.
“BPJS Kesehatan dan Faskes menjalin hubungan sebagai mitra berdasarkan Perjanjian Kerjasama, untuk itu tentunya komitmen dan integritas kita dalam hal pelayanan dibutuhkan untuk optimalisasi fungsi melayani kepada masyarakat,” kata Harry.
Harry menyampaikan, BPJS Kesehatan mengharapkan agar tiap Faskes dapat memberikan pelayanan sesuai dengan kesepakatan yang disetujui pada saat penandatanganan kerjasama salah satunya adalah terkait dengan 144 penyakit yang harus tuntas di FKTP.
144 penyakit tersebut diharapkan tuntas di FKTP dan tidak dilakukan rujukan ke Faskes Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) sebab dokter layanan primer dapat mendiagnosis dan melakukan penatalaksanaan secara mandiri dan tuntas sesuai Perkonsil No 11 Tahun 2012 tentang Standar Kompetensi Dokter Indonesia Tahun 2012.
Penyakit tersebut antara lain tetanus, migrain, vertigo, kejang demam, insomnia, influenza, faringitis, pneumonia, tuberkulosi paru tanpa komplikasi, gastritis, demam tifoid, infeksi saluran kemih bagian bawah, kehamilan normal, malaria, dermatitis atopik, scabies, reaksi gigitan serangga, alergi makanan dan lain lain.
Harry mengatakan, meskipun demikian rujukan tetap dapat diberikan sesuai indikasi medis, jika penyakit tersebut tidak dapat diselesaikan di FKTP dan membutuhkan pemeriksaan lanjutan. Indikasi medis tersebut berdasar kepada Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No HK.01.07/MENKES/1936/2022 Tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri Kesehatan No HK.01.07/MENKES/1186/2022 Tentang Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama.
”Jadi 144 penyakit itu bukan tidak dapat dijamin oleh BPJS Kesehatan, tapi memang penanganannya harus terlebih dahulu di Pusksmas, klinik, dokter praktik dan diharapkan dapat tuntas di Faskes tingkat pertama tersebut,” kata Harry.
Sub Koordinator Pelayanan Kesehatan Primer dan Tradisional Dinas Kesehatan Kota Batam, Ananda Pinnaera turut menekankan kembali terkait pengendalian rujukan dari FKTP ke FKRTL.
Berdasarkan data BPJS Kesehatan, penyakit yang seringkali dirujuk adalah Hipertensi dan Diabetes Melitus. Penyakit tersebut merupakan dua dari penyakit yang diarahkan untuk dapat diselesaikan di FKTP, dengan pengecualian apabila terdapat indikasi medis maka rujukan juga dapat diberikan.
“Penekanan dari tiap pimpinan faskes kepada tenaga medis yang bertugas di bagian pelayanan perlu dilakukan agar tenaga medis juga memiliki awareness dari peraturan yang berlaku dalam asuhan keperawatan yang diberikan dalam Program JKN,” kata Ananda.
Ananda juga menjelaskan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) adalah tempat pertama pasien mendapatkan asuhan keperawatan yang mereka butuhkan.
”Rujukan dapat diberikan apabila sesuai indikasi medis dengan mengacu ke regulasi dan beberapa hal yang menjadi kriteria rujukan. Upaya awal yang dapat dilakukan dari tiap Faskes adalah mapping dari tiap penyakit yang seringkali dirujuk,” ujar Ananda.
Harapan utama dari pertemuan ini adalah kesamaan persepsi dari seluruh pihak yang berkaitan untuk berkomitmen menuntaskan 144 penyakit di FKTP sekaligus mendukung peran FKTP untuk memberikan pelayanan primer kepada masyarakat dalam program JKN.
BP Batam melalui Kepala Pusat Pengembangan KPBPB dan KEK BP Batam, Irfan Syakir menerima audiensi dan koordinasi dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Kamis (13/2/2025).
Kegiatan yang berlangsung di IT Center ini, dalam rangka pengembangan infrastruktur pipa gas bumi di Kota Batam. Dimana, Kota Batam merupakan salah satu wilayah jaringan distribusi gas bumi melalui pipa.
BP Batam menyambut baik pengembangan jaringan distribusi gas bumi di Kota Batam ini. Sebab jaringan gas bumi sangat penting, dalam meningkatkan daya saing Kota Batam sebagai tujuan investasi kedepannya.
"Persaingan wilayah saat ini sudah sangat ketat dalam berbagai sektor. Jadi kami berterima kasih kepada BPH Migas atas pengembangan jaringan distribusi gas bumi di Batam," ujar Kepala Pusat Pengembangan KPBPB dan KEK BP Batam, Irfan Syakir.
Anggota Komite BPH Migas, Wahyudi Anas mengatakan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengeluarkan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral nomor 173.K/MG.01/MEM.M/2024.
Dalam keputusan tentang Rencana Induk Jaringan Transmisi dan Distribusi Gas Bumi Nasional tahun 2024-2033 tersebut, menetapkan Kota Batam sebagai salah satu Wilayah Jaringan Distribusi (WJD) gas bumi nasional.
Oleh sebab itu, BPH Migas sesuai dengan tugas dan fungsinya, berkewajiban untuk melakukan proses lelang WJD.
"Jadi Batam adalah WJD pertama yang akan kita lelang, karena infrastruktur transmisi serta distribusi eksisting yang sudah tersedia," ujarnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan lelang WJD Kota Batam saat ini telah berjalan. Jika tidak ada aral yang melintang, pemenang lelang WJD akan diumumkan pada tanggal 24 Maret 2025.
"Jika nanti gas bumi ini sudah terintegrasi dan seluruh jaringan pipa sudah terbangun, maka kemandirian energi khususnya di Kota Batam dapat berjalan dengan baik," tutupnya. (*)
Badan Pengusahaan (BP) Batam menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI di Gedung Nusantara I, Jakarta, Rabu (12/2/2025). BP Batam melaporkan rencana efisiensi atas Anggaran Belanja Kementerian/Lembaga TA. 2025.
Hadir Kepala BP Batam, Muhammad Rudi; Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto; para Anggota Bidang dan sejumlah pejabat eselon II BP Batam.
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi menyampaikan pihaknya sangat mendukung kebijakan efisiensi belanja sebagaimana Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD TA. 2025.
"Menindaklanjuti instruksi Presiden dan sesuai hasil rapat pembahasan rekonstruksi efisiensi anggaran bersama Kementerian Keuangan yang dilaksanakan pada hari selasa (11/2) kemarin, pagu DIPA BP Batam TA 2025 menjadi Rp1.247.92 miliar dari semula sebesar Rp 1.992,72 miliar," kata Muhammad Rudi.
Lebih lanjut, sebagai konsekuensi logis dari kondisi tersebut, pihaknya tak memungkiri akan ada sejumlah dampak penurunan kualitas terhadap layanan yang diberikan.
Kendati demikian, ia dan jajaran tetap berusaha maksimal melaksanakan layanan publik dan mendukung kebijakan prioritas pemerintah dalam menarik investasi dan menjadikan Batam sebagai kawasan ekonomi yang berdaya saing dan semakin modern.
"BP Batam akan terus berupaya memberikan layanan terbaik kepada masyarakat dan pelaku usaha di KPBPB Batam," ujar Muhammad Rudi.
Dalam kesempatan itu juga, ia menyampaikan apresiasi dan memohon dukungan kepada Pimpinan dan Para Anggota Komisi VI DPR RI bagi pengembangan kawasan ekonomi strategis Batam baik dalam perencanaan maupun pelaksanaan di masa akan datang.
"Kami tetap mengharapkan dukungan dari Komisi VI DPR RI demi terwujudnya kawasan Batam Rempang Galang sebagai kawasan ekonomi yang berprestasi dan bermartabat seperti kawasan serupa di negara lain," harap Muhammad Rudi.
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi menggelar silaturahmi bersama unsur Forkopimda, Selasa (11/2/2025). Acara yang digelar di Wisma Batam tersebut, berlangsung dengan penuh keakraban dan kekeluargaan.
Turut hadir Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto; Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain, Anggota Bidang Kebijakan Strategis, Enoh Suharto Pranoto; Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi, Sudirman Saad; Anggota Bidang Pengusahaan, Wan Darussalam pejabat eselon 2 di lingkungan BP Batam dan jajaran pegawai BP Batam.
Pada kesempatan itu, Muhammad Rudi menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh seluruh unsur Forkopimda. Keberhasilan pembangunan di Kota Batam, tak terlepas dari kerjasama yang baik selama ini.
"Saya yakin, kita semua mempunyai niat dan keinginan yang sama, untuk Batam yang lebih maju dengan cepat," ujarnya.
Untuk itu, kata Muhammad Rudi, siapapun yang akan melanjutkan kepemimpinan di Kota Batam kedepannya harus didukung penuh, demi Kota Batam yang berdaya saing kedepannya.
Sebab, pembangunan yang telah direncanakan oleh BP Batam maupun Pemko Batam ini dapat dinikmati bersama-sama hingga anak dan cucu nantinya.
"Kalau pembangunan ini bisa kita wujudkan, maka akan semakin indah Kota Batam ini, akan semakin banyak orang datang kesini. Maka ekonomi juga akan berputar," katanya.
Masih dalam kesempatan yang sama, Muhammad Rudi juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat khilaf dan salah selama memimpin. Baik itu selaku Walikota Batam maupun Kepala BP Batam.
"Dari hati terkecil yang paling dalam, saya menyampaikan permohonan maaf lahir dan bathin," tutupnya.
Mewakili unsur Forkopimda, Komandan Lantamal IV Batam Laksamana Pertama TNI Berkat Widjanarko menyampaikan, Kota Batam saat ini sudah berkembang dengan sangat pesat.
Oleh karena itu, Lantamal IV Batam bersama dengan Forkopimda lainnya siap memberikan dukungan penuh untuk Kota Batam kedepannya.
"Kami adalah garda terdepan dan benteng terakhir untuk kemajuan Kota Batam yang telah dipimpin oleh pak Rudi dan bapak dan ibu sekalian," tegasnya dengan disambut tepuk tangan dari unsur Forkopimda yang hadir. (*)
Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menggelar Entry Meeting Laporan Pengawasan Bidang Kerjasama Investasi dan Pembiayaan Pembangunan bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Republik Indonesia (BPKP RI) pada Selasa (11/2/2025) di Marketing Centre.
Pertemuan ini dipimpin oleh Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan, Alexander Zulkarnain bersama Direktur Pengawasan Bidang Kerjasama Investasi dan Pembiayaan Pembangunan BPKP RI, Gumbira Budi Purnama yang dihadiri oleh Pejabat Tingkat II, III, dan IV di lingkungan BP Batam serta tim dari BPKP RI.
Melalui pertemuan ini BPKP RI akan memulai pengawasan di BP Batam tahun 2025 dan pada kesempatan ini juga BPKP RI turut menyerahkan laporan hasil pengawasan tahun 2024 kepada BP Batam.
Dalam sambutannya, Alexander Zulkarnain menuturkan bahwa ia bersama jajaran berkomitmen mewujudkan good governance di lingkungan BP Batam dan berharap sinergi antara BP Batam dengan BPKP RI dapat merealisasikan hal tersebut secara berkelanjutan.
"Kami di BP Batam berkomitmen untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, oleh karena itu selama pengawasan tim BPKP RI ini nantinya jika ada kendala maupun kebutuhan data pendukung kami akan siapkan secara satu pintu melalui Satuan Pemeriksa Intern (SPI)," kata Alex sapaan akrabnya.
" Harapannya BP Batam bersama BPKP RI dapat terus bersinergi untuk mewujudkan pengelolaan keuangan dan pembangunan di lingkungan BP Batam yang transparan dan akuntabel," tutup Alex.
Merespon pernyataan Alex, Direktur Pengawasan Bidang Kerjasama Investasi dan Pembiayaan Pembangunan BPKP RI, Gumbira Budi Purnama juga berharap BP Batam dapat menjalankan seluruh rekomendasi dari BPKP RI atas pengawasan tahun sebelumnya untuk mewujudkan tata kelola lembaga yang baik.
"Melalui pertemuan ini kami sampaikan arahan Kepala BPKP RI dalam bentuk rekomendasi dalam laporan pengawasan tahun 2024, harapan kami di tahun 2025 ini BP Batam dapat menjalankan seluruh rekomendasi tersebut untuk terus mewujudkan tata kelola lembaga yang transparan dan akuntabel," pungkas Gumbira. (MI)
Jumlah investor pasar modal Indonesia pada akhir Januari 2025 telah mencapai tonggak penting dengan menembus angka 15 juta single investor identification (SID). Pencapaian pada awal tahun 2025 ini yang tidak lepas dari dukungan penuh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Self-Regulatory Organization (SRO) dan anak usahanya, serta sinergi dan kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dalam melaksanakan program edukasi pasar modal yang inovatif.
Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman mengatakan pasar modal dapat berperan aktif dalam pencapaian pertumbuhan ekonomi Indonesia. Potensi ini hanya dapat terwujud jika seluruh pemangku kepentingan seperti pemerintah, regulator, korporasi, dan investor, bersinergi untuk memajukan pasar modal yang lebih inklusif, transparan, dan berdaya saing global. “Bersama-sama, kita dapat mewujudkan cita-cita besar untuk ekonomi Indonesia yang lebih kuat dan berkelanjutan,” ujar Iman, baru-baru ini. Berdasarkan data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada Kamis (30/1), jumlah investor pasar modal telah mencapai 15.161.166 SID. Jika dibandingkan bulan sebelumnya, pertumbuhan jumlah investor pasar modal sepanjang Januari 2025 sebesar 289.527 SID, atau lebih tinggi 144.639 SID dibandingkan pertumbuhan bulanan pada Januari 2024 yaitu sebesar 144.888 SID.
Pertumbuhan ini mencerminkan optimisme terhadap pasar modal Indonesia, seiring dengan meningkatnya literasi keuangan dan partisipasi masyarakat dalam investasi. Hal tersebut menunjukkan minat masyarakat yang semakin besar terhadap kepemilikan saham sebagai instrumen investasi jangka panjang. Sejak pencapaian 14 juta SID, BEI telah aktif melaksanakan berbagai kegiatan edukasi pasar modal, termasuk penyelenggaraan Capital Market Summit & Expo 2024 (CMSE 2024), Road to CMSE 2024, Duta Pasar Modal dan berbagai program inovatif lainnya. Sepanjang 2024, BEI telah mengadakan 34.676 kegiatan edukasi, melibatkan 59,66 juta peserta secara daring, luring, maupun hybrid, yang menjadi satu kesatuan dalam tema kampanye Aku Investor Saham. Mengawali tahun 2025, BEI telah melaksanakan 411 kegiatan edukasi di berbagai daerah seperti penyelenggaraan sekolah pasar modal, forum investor, edukasi publik dan kunjungan ke BEI, hingga pembuatan konten edukasi di media sosial. Upaya tersebut menunjukkan komitmen BEI dalam menjangkau masyarakat luas dan mendorong peningkatan jumlah investor yang berkelanjutan.
Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, “Jika dibandingkan dengan total penduduk Indonesia yang melebihi 280 juta jiwa, pencapaian jumlah investor pasar modal saat ini menunjukkan potensi pertumbuhan yang masih sangat besar.” Oleh karena itu, lanjut Jeffrey, BEI akan terus memperluas jangkauan edukasi ke seluruh lapisan masyarakat, meningkatkan inklusi pasar modal melalui kolaborasi strategis dengan berbagai pihak, serta mengoptimalkan program-program edukasi idx.co.id Indonesia Stock Exchange Building, Tower I, 6 th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia Call Center: 150515 (Domestic Only) | Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. | WhatsApp: +62 811 81 150515 Twitter/TikTok: @idx_bei | Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange www.idx.co.id yang inovatif, agar semakin banyak masyarakat yang dapat berinvestasi dengan aman dan berkelanjutan. Salah satu fokus BEI adalah meningkatkan literasi dan inklusi keuangan seluruh masyarakat Indonesia serta mendorong generasi muda untuk berpartisipasi aktif di pasar modal Indonesia. BEI sangat mengapresiasi peran seluruh pendukung, termasuk mitra strategis, yang telah bekerja sama dalam upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di seluruh Indonesia. Melalui pencapaian pada awal tahun ini serta sinergi dan dukungan yang diberikan oleh para pihak, diharapkan pasar modal Indonesia dapat senantiasa menjadi fondasi bagi perekonomian Indonesia yang kuat dan berkelanjutan//.
